cover
Contact Name
Ahmad Fitriansyah
Contact Email
ahmad.fitriansyah@swadharma.ac.id
Phone
+6287870716976
Journal Mail Official
jurnal.jeis@swadharma.ac.id
Editorial Address
Kampus 1 Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma Jl. Malaka No.3, Tambora, Jakarta Barat 11230
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
JURNAL ELEKTRO DAN INFORMATIKA SWADHARMA (JEIS)
ISSN : 27745775     EISSN : 27745767     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh LPPM ITB Swadharma. Jurnal ini berisi tentang karya ilmiah hasil penelitian dengan topik Elektronika, Robotika, Otomasi, Kecerdasan Buatan, Teknologi Blockchain, Komputasi Awan, Arsitektur Komputer, Computer Vision, Teknologi dan Sistem Multimedia, Deep Learning, Interaksi Manusia dan Komputer, Digital Forensic, Internet of Things, IT Security, Machine Learning, Jaringan Komputer, Semantic Web, Sistem Terdistribusi, Wireless Network
Articles 120 Documents
PERANCANGAN USER INTERFACE DAN USER EXPERIENCE APLIKASI MOBILE UNTUK SMART FARMING DENGAN METODE DESIGN SPRINT Lazwardi, Yusri Azra; Hartono, Rudi; Hidayat, Cepi Rahmat
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 4, No 2 (2024): JEIS EDISI JULI 2024
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol4no2.475

Abstract

The focus of this research is on developing user interfaces (UI) and user experiences (UX) to assist farmers in identifying and overcoming common agricultural issues, such as plant diseases, limited technology knowledge, suboptimal fertilizer selection, and adverse weather impacts. The Design Sprint methodology, comprising five stages, namely Understand, Diverge, Decide, Prototype, and Validate, is employed in the design of a prototype with features such as plant disease scanning for rapid identification, direct consultation with agricultural experts, and e-commerce functionality for agricultural purchases. Validity testing is conducted using the maze design method, revealing promising results: an average time efficiency of 51%, indicating task completion success for 41% of participants. Additionally, qualitative feedback from 20 participants and opinion scale assessments indicate high user satisfaction with the mobile-based smart farming application design.Fokus penelitian ini adalah pada pengembangan antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) untuk membantu petani mengidentifikasi serta mengatasi masalah umum dalam pertanian, seperti penyakit tanaman, keterbatasan pengetahuan teknologi, pemilihan pupuk yang kurang optimal, dan dampak negatif cuaca. Metode Design Sprint, yang terdiri dari lima tahap, yaitu Understand, Diverge, Decide, Prototype, dan Validate, diterapkan dalam perancangan prototype dengan fitur-fitur seperti pemindaian penyakit tanaman untuk identifikasi cepat, konsultasi langsung dengan ahli pertanian, dan fungsionalitas e-commerce untuk pembelian kebutuhan pertanian. Pengujian validate dilakukan menggunakan metode maze design, yang mengungkapkan hasil yang menjanjikan: efisiensi waktu rata- rata sebesar 51%, menunjukkan keberhasilan dalam menyelesaikan tugas bagi 41% peserta. Selain itu, umpan balik kualitatif dari 20 peserta dan penilaian skala opini menunjukkan kepuasan pengguna yang tinggi terhadap desain aplikasi pertanian pintar berbasis mobile.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMA BLT DD MENGGUNAKAN METODE SAW DI DESA MEKARSARI Purnama, Aris; Supriatman, Agus; Hartono, Rudi
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 4, No 2 (2024): JEIS EDISI JULI 2024
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol4no2.460

Abstract

Village fund budget receipts are insufficient to meet the targets in the Village Fund Assistance Program in Mekarsari Village. This study aims to obtain a recommendation system design using the SAW method to users so that there are no mistakes in beneficiaries. This research method uses the Literature Study method through books  and journals related to the decision support system of aid recipients as well as interview methods to the village. The method of data collection is carried out through observation and interviews. The results showed that the implementation of SAW on BLT DD beneficiaries in Mekarsari Village can help the government in solving the problem of inaccurate target recipients so that the results are more accurate and in accordance with community expectations.Penerimaan anggaran dana desa tidak mencukupi untuk memenuhi target dalam Program Bantuan Dana Desa di Desa Mekarsari. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rancangan sistem rekomendasi menggunakan metode SAW kepada pengguna agar tidak ada kesalahan penerima bantuan. Metode penelitian ini menggunakan metode Studi Pustaka melalui buku dan jurnal terkait sistem pendukung keputusan penerima bantuan serta metode wawancara kepada pihak desa. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi SAW pada penerima bantuan BLT DD di Desa Mekarsari ini dapat membantu pemerintah dalam menyelesaikan masalah ketidaktepat sasaran penerima bantuan tersebut sehingga hasilnya lebih akurat dan sesuai harapan masyarakat.
APLIKASI PERAWATAN DAN PENGECEKAN ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR) PADA PT. SALIM IVOMAS PRATAMA BERBASIS ANDROID DENGAN QR CODE Hasibuan, Tuhfatul Habibah; Winarno, Heru; Periyanto, Periyanto
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 4, No 1 (2024): JEIS EDISI JANUARI 2024
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol4no1.451

Abstract

PT Salim Ivomas Pratama is a company in the agribusiness field that processes palm oil. The monitoring system for light fire extinguishers still uses a checklist form. This activity is executed by recording on a yellow card every two months. This reasoned less efficient because sometimes the card is damaged so it cannot be read or even lost. It causes the process of making reports to take a long time. The research aims to design an Android-based maintenance and checking application for light fire extinguishers using a QR Code. This research uses field research methods with observation and interview data collection techniques. The results of the research are in the form of an Android-based light fire extinguisher maintenance and checking application using a QR Code. The application has been tested, and the results found no errors, and it runs smoothly following the planned functions.PT. Salim Ivomas Pratama merupakan sebuah perusahaan dalam bidang agribisnis pengolahan kelapa sawit, dalam melakukan pengamanan sistem monitoring alat pemadam api ringan masih menggunakan formulir ceklis. Kegiatan ini dilakukan dengan pencatatan pada kartu kuning yang dilakukan setiap dua bulan sekali. Hal ini dirasa kurang efisien karena sering kali kondisi kartu dalam keadaan rusak sehingga tidak bisa dibaca atau bahkan hilang. hal ini menyebabkan proses pembuatan laporannya membutuhkan waktu lama. Tujuan Penelitian adalah merancang aplikasi perawatan dan pengecekan alat pemadam api ringan berbasis android menggunakan QR Code. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian lapangan dan dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Hasil penelitian berupa aplikasi perawatan dan pengecekan alat pemadam api ringan berbasis Android menggunakan QR Code. Aplikasi telah dilakukan pengujian sistem, dan hasilnya tidak ditemukan kesalahan pada aplikasi dan aplikasi berjalan lancar sesuai dengan fungsi yang direncanakan.
PERANCANGAN ALAT MONITORING PERUBAHAN PPM DAN SUHU AIR SECARA DIGITAL Karjono, Karjono; Hasibuan, Tuhfatul Habibah
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 4, No 1 (2024): JEIS EDISI JANUARI 2024
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol4no1.437

Abstract

Limited land in Bekasi City is not an obstacle to farming for residents of Mustika Jaya, Bekasi City. The residents formed the "Amanah Hidroponik" Farmers Group in Cimuning Village, Mustika Jaya Subdistrict, Bekasi City to farm on the public facility land using the hydroponic method. The problem faced is the low participation of people in efforts to record ppm and water temperature data every hour and the lack of knowledge about the importance of data from the recording of ppm and water temperature data. This research aims to design a digital monitoring tool for ppm and water temperature changes to provide convenience to farmers in obtaining ppm information through Android mobile applications in real-time. Data collection methods were carried out by field studies and interviews of farmer group members. The results are in the form of a prototype with the ability and success of mixing nutrient water and clean water according to the predetermined ppm value of nutrients for each type of plant, providing benefits for hydroponic kale farmers in controlling nutrition and monitoring plants. In addition, it can also reduce the risk of crop failure of kale plants because it monitors by using a smartphone in real-time.Keterbatasan lahan di kota Bekasi tidak menjadi hambatan untuk bertani bagi warga Mustika Jaya, Kota Bekasi. Warga membentuk Kelompok Tani “Amanah Hidroponik” kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi untuk bertani di atas lahan fasum dengan metode hidroponik. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya peran dan partisipasi warga dalam upaya pencatatan data ppm dan suhu air setiap jam dan kurangnya pengetahuan tentang pentingnya data hasil pencatatan data ppm dan suhu air tersebut. Penelitian ini bertujuan merancang alat monitoring perubahan ppm dan suhu air secara digital untuk memberikan kemudahan kepada para petani dalam mendapatkan informasi ppm melalui aplikasi mobile android secara realtime. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi lapangan serta wawancara anggota kelompok tani. Hasil penelitian berupa purwarupa dengan kemampuan dan keberhasilan mencampur air nutrisi dan air bersih sesuai dengan nilai ppm nutrisi yang sudah ditentukan untuk setiap jenis tanaman, memberikan manfaat bagi petani tanaman kangkung hidroponik dalam mengontrol nutrisi dan monitoring tanaman. Selain itu juga dapat mengurangi resiko gagal panen tanaman kangkung karena sudah terkontrol dengan menggunakan smartphone secara realtime.
APLIKASI MULTIMEDIA PENGENALAN BAHASA SUNDA PADA ANAK USIA DINI (PAUD) DENGAN METODE MDLC Ardiani, Annisa; Mufizar, Teuku; Hikmatyar, Missi
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 4, No 2 (2024): JEIS EDISI JULI 2024
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol4no2.479

Abstract

The introduction of local languages in early childhood plays an important role in preserving local culture and enriching their linguistic understanding. One of the local languages that needs to be introduced is Sundanese, especially for children living in the West Java area. This study aims to evaluate the application of multimedia applications for Sundanese language introduction in early childhood. The research method used is a case study with participants from parents and early childhood teachers. The multimedia application developed consists of interactive learning modules covering letter recognition, family members, and names of limbs in Sundanese, accompanied by pictures and sounds. The results showed that children showed high interest in the app and were actively engaged in learning. Teachers also gave positive responses to the app, stating that it is effective in improving the understanding of Sundanese language in early childhood. Thus, this multimedia application has great potential to be used as a tool for Sundanese language learning in PAUD and can be a model for the development of similar applications for introducing regional languages to early childhood. Pengenalan bahasa daerah pada anak usia dini memiliki peran penting dalam melestarikan budaya lokal serta memperkaya pemahaman linguistik mereka. Salah satu bahasa daerah yang perlu diperkenalkan adalah bahasa Sunda, terutama bagi anak-anak yang tinggal di daerah Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan aplikasi multimedia pengenalan bahasa Sunda pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan partisipan dari orang tua siswa dan guru-guru PAUD. Aplikasi multimedia yang dikembangkan terdiri dari modul pembelajaran interaktif yang mencakup pengenalan huruf, Anggota Keluarga, dan Nama anggota tubuh dalam bahasa Sunda, disertai dengan gambar, dan suara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak menunjukkan minat yang tinggi terhadap aplikasi ini dan terlibat secara aktif dalam pembelajaran. Guru-guru juga memberikan tanggapan positif terhadap aplikasi ini, menyatakan bahwa aplikasi ini efektif dalam meningkatkan pemahaman bahasa Sunda pada anak usia dini. Dengan demikian, aplikasi multimedia ini memiliki potensi besar untuk digunakan sebagai alat bantu pembelajaran bahasa Sunda di PAUD dan dapat menjadi model bagi pengembangan aplikasi serupa dalam memperkenalkan bahasa daerah pada anak usia dini.
RANCANGAN UI/UX APLIKASI PEMBELAJARAN BIMBEL DASAR KOMPUTER MENGUNAKAN METODE USER-CENTERED DESIGN (UCD) Satia, Shoheh Lucky
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 5, No 2 (2025): JEIS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol5no2.655

Abstract

The purpose of this study is to design the UI/UX of a basic computer tutoring learning application. The User-Centered Design (UCD) method is employed in designing the UI/UX, encompassing the stages of specifying the context of use, identifying user and organizational requirements, generating design solutions, and evaluating the design through data collection using the literature study method, interviews, and observations. The results of the study are presented in the form of a UI/UX design for a basic computer tutoring learning application, which was tested by users using the System Usability Scale (SUS) with a total score of 915 from 10 respondents. Thus, the average score is 91.5. From the results of this calculation, it can be concluded that the design of the application that has been created is included in the excellent category with a grade of B.Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang UI/UX aplikasi pembelajaran bimbel dasar komputer. Metode User-Centered Design (UCD) digunakan dalam merancang UI/UX dengan tahapan specify the context of use , specify the user and organizational requirements, produce design solution, dan evaluate design. Untuk pengumpulan data menggunakan metode studi pustaka, wawancara dan observasi. Hasil penelitian berupa rancangan UI/UX aplikasi pembelajaran bimbel dasar komputer yang telah diuji oleh pengguna menggunakan system usability scale (SUS) dengan total skor sebesar 915 dari 10 responden. Dengan demikian, rata-rata skor adalah 91.5. Dari hasil perhitungan ini, dapat disimpulkan bahwa desain pada aplikasi yang sudah dibuat termasuk kepada kategori yang excellent dengan skala nilai B.
PENERAPAN METODE CERTAINTY FACTOR PADA SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA GAYA BELAJAR SISWA Haryoko, Annsia; Miftahudin, Muhamad
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 5, No 2 (2025): JEIS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol5no2.749

Abstract

This study aims to develop an expert system that diagnoses students’ learning styles based on the VARK model (Visual, Auditory, Read/write, Kinesthetic) using the Certainty factor method. This study employs the Certainty factor approach, integrated with an expert system model, and was developed through a prototyping approach. The results of the study indicate that the application of the Certainty factor method produces an effective and accurate system. In the developed system, a feasibility test was carried out by experts, yielding a feasibility percentage result of 100%, which indicates “Very Feasible.” This system has also been tested for feasibility by users using the PSSUQ questionnaire, where the average percentage calculation results from all categories are “88.85%,” which is stated as “Very Feasible.” The system has been tested using the confusion matrix on each metric, and an accuracy level of 87% is obtained, indicating that most predictions are correct; the balance between precision and recall with the same value of 84% indicates that the system can maintain a balance in capturing correct data and can also avoid errors. A good F1-Score result with a value of 84% indicates a stable overall performance. From these calculations, it is demonstrated that expert system modeling using the certainty factor method, as simulated, exhibits good performance.Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pakar untuk mendiagnosa gaya belajar siswa berdasarkan model VARK (Visual, Auditory, Read/write, Kinesthetic) dengan metode Certainty factor. Penelitian ini menggunakan pendekatan Certainty factor yang terintegrasi dengan model sistem pakar dan dikembangkan melalui pendekatan prototyping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Certainty factor menghasilkan sistem yang efektif dan akurat, pada sistem yang dikembangkan telah dilakukan uji kelayakan dari ahli dimana dapat diperoleh hasil presentase kelayakan sebesar 100% yang berarti “Sangat Layak”. Sistem ini juga telah dilakukan uji kelayakan dari pengguna menggunakan kuesioner PSSUQ dimana hasil perhitungan rata-rata persentase dari seluruh kategori yaitu “88,85%” yang dinyatakan “Sangat Layak”. Sistem telah dilakukan uji hasil dengan menggunakan confusion matrix pada masing-masing metrik diperoleh tingkat accuracy 87% yang menunjukkan bahwa sebagian besar prediksi sudah benar, keseimbangan antara precision dan recall dengan nilai sama 84% yang menunjukkan sistem mampu menjaga keseimbangan dalam menangkap data yang benar juga dapat menghindari kesalahan. Hasil F1-Score yang baik dengan nilai 84% menunjukkan performa keseluruhan yang stabil. Dari perhitungan tersebut menunjukan bahwa pemodelan sistem pakar dengan metode certainty factor yang telah disimulasikan menunjukkan performa yang sudah baik.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP USER EXPERIENCE APLIKASI MOBILE JASA LAYANAN RUMAH TANGGA BTASKEE DENGAN METODE HEURISTIC EVALUATION Dwiputro, Saka Satrio; Piliang, Faisal; Al-Faruq, Umar
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 5, No 2 (2025): JEIS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol5no2.764

Abstract

This research aims to apply the Heuristic Evaluation method to identify and improve user satisfaction with the bTaskee mobile application. The research uses a case study approach focusing on the bTaskee mobile application for household service to understand and improve user experience in using the mobile application. Heuristic evaluation is a method that allows for evaluating a mobile application and identifying various user experience issues. This research involves qualitative analysis to understand user experience with the bTaskee mobile application. The research results are then evaluated and validated through testing the developed UI/UX solutions. Data collection was conducted by distributing questionnaires to users of the bTaskee application. The collected data includes user preferences, recommendations for visual design improvements, and issues faced by users. The research findings identified several issues with the application's UI/UX, including information visibility, language inconsistency, lack of user control, and insufficient documentation and user assistance. A feasibility test was carried out after the improvements and retesting were conducted using the Heuristic Evaluation method. Each parameter's severity scores were calculated using the Score Severity Rating. The results of testing each variable indicate an improvement in assessment. However, some variables still receive a severity rating of 1 or cosmetic, namely HE1, HE2, HE6, HE7, and HE9. After the repairs and retesting were conducted, it was concluded that most of the issues had been resolved, and the redesigned application could help improve user satisfaction with the bTaskee mobile application. The results of this research will impact increasing user satisfaction with the bTaskee mobile application and provide valuable insights for future UI/UX development in similar applications.Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Heuristic Evaluation untuk mengidentifikasi serta meningkatkan kepuasan pengguna aplikasi mobile bTaskee. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan fokus pada aplikasi mobile jasa layanan rumah tangga bTaskee untuk memahami dan meningkatkan pengalaman pengguna dalam menggunakan aplikasi mobile tersebut. Heuristic Evaluation merupakan metode yang memungkinkan untuk mengevaluasi suatu aplikasi mobile serta mengidentifikasi berbagai masalah user experience. Penelitian ini melibatkan analisis kualitatif untuk memahami pengalaman pengguna terhadap aplikasi mobile bTaskee. Hasil dari penelitian ini kemudian dievaluasi dan divalidasi melalui pengujian solusi UI/UX yang dikembangkan. Pengumpulan data dilakukan melalui menyebar kuisioner kepada pengguna aplikasi bTaskee. Data yang terkumpul mencakup preferensi pengguna, rekomendasi perbaikan desain visual, serta masalah-masalah yang dihadapi pengguna. Hasil penelitian menemukan beberapa masalah dengan UI/UX aplikasi, termasuk visibilitas informasi, inkonsistensi bahasa, kekurangan kontrol pengguna, dan kurangnya dokumentasi dan bantuan pengguna.Setelah perbaikan dan pengujian ulang yang dilakukan menggunakan metode Heuristic Evaluation, dilakukan uji kelayakan kemudian dihitung skor tingkat keparahan dari masing-masing parameter menggunakan Score Severity Rating. Hasil pengujian masing-masing variabel menunjukan terdapat peningkatan penilaian. Namun, masih ada beberapa variabel yang masih mendapatkan penilaian severity rating 1 atau kosmetik yaitu HE1, HE2, HE6, HE7 dan HE9. Setelah perbaikan dan pengujian ulang yang dilakukan disimpulkan bahwa sebagian besar masalah telah diselesaikan dan aplikasi hasil redesign dapat membantu meningkatkan kepuasan pengguna aplikasi mobile bTaskee. Hasil penelitian ini memberikan dampak terhadap peningkatan kepuasan pengguna dalam menggunakan aplikasi mobile bTaskee dan memberikan wawasan yang berguna untuk pengembangan UI/UX pada aplikasi serupa di masa depan.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI LI-FI (LIGHT FIDELITY) SEBAGAI PENDUKUNG OPTIMALISASI KONEKSI IOT PADA SMART HOME S, Usanto; Sopian, Adi; Dewi, Christine Sientta; Syahrial, Riza; Ningtyas, Septiana; Nurlaela, Lela
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 5, No 2 (2025): JEIS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol5no2.772

Abstract

Communication technology continues to advance, with Light Fidelity (Li-Fi) emerging as an innovation offering high transmission speeds, low latency, and energy efficiency. This study aims to evaluate the potential of Li-Fi as a connectivity solution for the Internet of Things (IoT) in smart homes in Indonesia, considering the limitations of Wi-Fi, which often experiences interference, high latency, and significant energy consumption. The research employs a field experiment approach in a smart home simulation that encompasses IoT devices, such as bright lights, security cameras, and thermostats, alongside interviews with users, developers, and technology practitioners. The findings reveal that Li-Fi achieves an average speed of 8.5 Gbps with a latency of 1.2 milliseconds, significantly outperforming Wi-Fi, which only reaches 450 Mbps and a latency of 15 milliseconds. Li-Fi also demonstrates superior energy efficiency, requiring just 0.2 watts per GB of data compared to Wi-Fi's 1.5 watts. Furthermore, network interference is virtually undetectable with Li-Fi, making it an ideal solution for densely populated urban environments. Interviews indicate that smart home users desire fast and stable connectivity but identify initial costs and a lack of education as key challenges. The study concludes that Li-Fi has significant potential to address IoT connectivity challenges in smart homes, offering benefits such as energy efficiency, high speed, and connection stability. However, its implementation requires the development of new hardware, user education, and adequate regulatory support. With a holistic strategy, Li-Fi could become a cornerstone in the development of efficient, secure, and sustainable smart homes, while also supporting other sectors such as education and healthcare in Indonesia.Teknologi komunikasi terus berkembang, dengan Light Fidelity (Li-Fi) muncul sebagai inovasi yang menawarkan kecepatan transmisi tinggi, latensi rendah, dan efisiensi energi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi Li-Fi sebagai solusi konektivitas Internet of Things (IoT) dalam rumah pintar (smart home) di Indonesia, mengingat keterbatasan Wi-Fi yang sering mengalami interferensi, latensi tinggi, dan konsumsi energi besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen lapangan pada simulasi rumah pintar yang mencakup perangkat IoT seperti lampu pintar, kamera keamanan, dan termostat, serta wawancara dengan pengguna, pengembang, dan praktisi teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Li-Fi mencapai kecepatan rata-rata 8,5 Gbps dengan latensi 1,2 milidetik, jauh lebih baik dibandingkan Wi-Fi yang hanya mencapai kecepatan 450 Mbps dan latensi 15 milidetik. Li-Fi juga lebih hemat energi, hanya membutuhkan daya 0,2 watt per GB data, dibandingkan Wi-Fi yang memerlukan 1,5 watt. Selain itu, interferensi jaringan hampir tidak terdeteksi pada Li-Fi, menjadikannya solusi ideal untuk lingkungan urban yang padat perangkat. Wawancara mengungkapkan bahwa pengguna rumah pintar menginginkan konektivitas yang cepat dan stabil, namun mengidentifikasi biaya awal dan kurangnya edukasi sebagai tantangan utama. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Li-Fi memiliki potensi besar untuk mengatasi kendala konektivitas IoT pada rumah pintar, dengan manfaat yang mencakup efisiensi energi, kecepatan tinggi, dan stabilitas koneksi. Namun, implementasi Li-Fi membutuhkan pengembangan perangkat keras baru, edukasi pengguna, dan dukungan regulasi yang memadai. Dengan strategi yang holistik, Li-Fi dapat menjadi pilar utama dalam pengembangan rumah pintar yang efisien, aman, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung berbagai sektor lain seperti pendidikan dan kesehatan di Indonesia.
EKSPLORASI MULTISPECTRAL TERHADAP CITRA FOTO UDARA MENGGUNAKAN KAMERA BERSENSOR APS-C 3100 Pribadi, Agus; Krismono, Bambang
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 5, No 2 (2025): JEIS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol5no2.822

Abstract

Aerial photo imagery usage has expanded significantly, driven by the need to calculate regional potential, provide pre-planning views, support tourism, advertising, events, surveillance, and entertainment. Visually, obtaining aerial photo imagery using a DSLR camera can meet spatial information needs. A study is needed to investigate the potential for spectrum diversity (multispectral) in aerial photo imagery captured by the APS-C 3100 sensor camera, to determine the availability of spatial information based on its multispectral capabilities. Exploration of APS-C 3100 sensor camera imagery with stages ( or method): aerial photo capture using APS-C 3100 sensor camera, image correction and sharpening, and multispectral observation. The stage of the method involves exploring the imagery produced by the APS-C 3100 sensor camera to determine the multispectral capabilities of the image. Based on the exploration result of 4 (four) aerial photo images acquired using an APS-C 3100 sensor camera, it was found that all of the aerial photo images did not have multispectral capabilities.Pemanfaatan citra aerialphoto untuk data spasial telah berkembang lebih luas, mulai untuk keperluan perhitungan potensi wilayah, view pra-perencanaan, pariwisata, pelaksanaan event, surveillance, hiburan dan periklanan. Secara visual, perolehan citra aerialphoto menggunakan kamera DSLR dapat memenuhi kebutuhan informasi secara spasial. Kajian potensi keragaman spektrum pada citra aerialphoto hasil kamera bersensor APS-C 3100 diperlukan untuk mengetahui ketersediaan informasi spasial berdasar kapabilitas multispectral. Eksplorasi citra hasil kamera bersensor APS-C 3100 dengan tahapan (/ metode), pemotretan udara menggunakan kamera bersensor APS-C 3100, koreksi dan penajaman citra, observasi multispectral. Tahapan tersebut merupakan proses eksplorasi terhadap citra hasil kamera bersensor APS-C 3100 untuk mengetahui kapabilitas multispectral citra. Berdasar hasil eksplorasi terhadap 4 (empat) citra aerialphoto hasil kamera bersensor APS-C 3100, diperoleh bahwa keseluruhan citra aerialphoto tersebut tidak memiliki kapabilitas multispectral. Dengan demikian, citra aerialphoto hasil kamera bersensor APS-C 3100 tidak dapat digunakan untuk pemrosesan maupun analisa multispectral.

Page 8 of 12 | Total Record : 120