cover
Contact Name
Ade Evriansyah Lubis
Contact Email
lubisadee@gmail.com
Phone
+628126332367
Journal Mail Official
lubisadee@gmail.com
Editorial Address
Street Alumunium Raya No. 77 Tanjung Mulia Hilir, 20241, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
ISSN : -     EISSN : 2747061X     DOI : https://doi.org/10.22145/jphr.v2i1.225
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia merupakan jurnal nasional yang terbuka untuk segala bentuk artikel ilmiah yang memiliki inovasi dan kreativitas dalam bidang olahraga dan kesehatan. Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia terbit pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
Profil Tingkat Anxiety Atlet Usia 17 Tahun dalam Pertandingan Sepak Bola Mochammad Dhifansah Ramadhan Hutomo; Hadi Hadi
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i3.4996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan atlet sepak bola Persiwi Wonogiri U-17 dalam pertandingan resmi Piala Soeratin 2025. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel 29 atlet yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup berbasis Competitive State Anxiety Inventory–2R (CSAI-2R) yang telah diadaptasi ke bahasa Indonesia dan memiliki reliabilitas serta validitas yang memadai untuk mengukur kecemasan kompetitif. Data dianalisis dengan statistik deskriptif menggunakan distribusi frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kecemasan atlet sebesar 41,48 yang termasuk kategori rendah. Distribusi klasifikasi memperlihatkan 24,14% atlet memiliki kecemasan sangat rendah, 27,59% rendah, 37,93% tinggi, dan 10,34% sangat tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa mayoritas atlet mampu mengendalikan kecemasan dengan baik, meskipun sebagian masih menunjukkan gejala kecemasan tinggi. Kesiapan mental atlet Persiwi U-17 relatif terjaga, namun aspek keterampilan teknik dan kondisi fisik tetap perlu diperkuat secara berkesinambungan untuk mendukung performa optimal.
Scoping Review: Efektivitas Intradialytic Exercise terhadap Blood Pressure pada Pasien Hemodialisa Nafa Alda Khaerunnisa; Popi Sopiah; Ria Inriyana
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i3.5070

Abstract

Ketidakseimbangan tekanan darah selama sesi hemodialisis, yang bermanifestasi sebagai hipotensi atau hipertensi intradialisis, merupakan komplikasi umum yang memperburuk kondisi penyakit ginjal kronis (PGK) dan meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas kardiovaskular pada pasien PGK. Latihan intradialisis, suatu intervensi non-farmakologis, semakin banyak diteliti potensinya untuk menstabilkan tekanan darah selama dialisis. Namun, belum ada tinjauan sistematis yang memetakan efektivitasnya di berbagai protokol atau mengkaji mekanismenya terhadap tekanan darah pada pasien hemodialisis. Scoping review ini memetakan bukti yang tersedia mengenai efektivitas latihan intradialisis, karakteristik berbagai protokol terapi, dan mengkaji mekanisme yang memengaruhi tekanan darah pada pasien hemodialisis dari studi yang ada. Pencarian attikel dilakukan di database PubMed, ScienceDirect, Semantic Scholar, dan Google Scholar dengan kata kunci Intradialytic Exercise, Blood Pressure, Hemodialysis. Pemetaan bukti menunjukkan bahwa latihan intradialisis secara positif menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hemodialisis. Protokol meliputi latihan ROM dan resistensi 2-3 sesi/minggu selama 4-12 minggu. Mekanisme yang mendasarinya meliputi peningkatan curah jantung dan aliran balik vena, peningkatan fungsi endotel melalui pelepasan oksida nitrat, modulasi sistem saraf otonom, dan stabilisasi volume intravaskular selama dialisis. Latihan ini muncul sebagai intervensi keperawatan komplementer yang aman, dan efektif untuk menstabilkan tekanan darah pada pasien hemodialisis.
Korelasi Obesitas, Kadar Gula Darah, dan Stres dengan Kejadian Hipertensi pada Wanita Dewasa Widya Nuraeni; Popi Sopiah; Ria Inriyana; Ida Nurhidayah
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i3.5108

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan global dan banyak dialami oleh wanita dewasa. Faktor risiko seperti obesitas, kadar gula darah tinggi, dan stres diduga berperan dalam peningkatan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara obesitas, kadar gula darah, dan stres dengan kejadian hipertensi pada wanita dewasa di wilayah kerja Puskesmas Sumedang Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 198 wanita dewasa berusia 18–59 tahun yang memiliki riwayat hipertensi, dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data diperoleh melalui pengukuran tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT), kadar gula darah sewaktu, dan tingkat stres menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale-10 (PSS-10). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas, kadar gula darah, dan tingkat stres dengan kejadian hipertensi (p>0,05). Variasi data yang sempit dan homogenitas responden diduga menjadi penyebab utama tidak munculnya korelasi. Meskipun demikian, secara teori ketiga faktor tersebut tetap memiliki potensi dalam memengaruhi tekanan darah melalui mekanisme fisiologis dan psikologis.
Korelasi Indeks Massa Tubuh dengan Power Otot Tungkai pada Atlet Bola Voli Ajri Nurli Almuhtadi; Elias Sandy; Reza Rizki Fahlevi; Muhammad Arief Setiawan; Miftahudin Sigit
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i3.5124

Abstract

Kemampuan vertical jump merupakan komponen penting dalam performa atlet bola voli karena berperan langsung dalam gerakan smash, block, dan serve. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kemampuan lompatan vertikal adalah Indeks Massa Tubuh (IMT), yang mencerminkan komposisi tubuh atlet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara IMT dan kemampuan vertical jump pada atlet bola voli putra SMAN 1 Karawang. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan korelasional, melibatkan 15 atlet yang dipilih secara purposive sampling. Pengukuran meliputi tinggi badan, berat badan untuk perhitungan IMT, serta tes vertical jump. Analisis data diawali dengan uji normalitas Shapiro–Wilk dan dilanjutkan dengan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan terdapat hubungan negatif yang sangat kuat dan signifikan antara IMT dan vertical jump (r = –0,847; p < 0,01). Nilai koefisien determinasi (R² = 0,717) menunjukkan bahwa 71,7% variasi penurunan kemampuan vertical jump dipengaruhi oleh IMT. Atlet dengan IMT normal cenderung memiliki kemampuan lompatan yang lebih baik dibandingkan atlet dengan IMT gemuk dan obesitas. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa IMT memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan eksplosif tungkai, sehingga pengelolaan komposisi tubuh menjadi faktor penting dalam pembinaan atlet bola voli.
Integrasi Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal pada Ekstrakurikuler Sepak Bola Ade Evriansyah Lubis; Lalu Hulfian; Agung Nugroho
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i3.5122

Abstract

Penelitian ini diorientasikan untuk mengoptimalkan efektivitas model internalisasi nilai Gotong Royong melalui manajemen aktivitas ekstrakurikuler sepak bola di SMP Negeri 1 Pekanbaru. Dengan mengimplementasikan desain Penelitian Tindakan Lapangan (PTL) berbasis model Kemmis & McTaggart, penelitian ini menempuh siklus ganda yang mencakup fase perencanaan, aksi, observasi, dan refleksi terhadap partisipan didik di unit ekstrakurikuler sepak bola. Data komprehensif diperoleh melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta evaluasi instrumen perilaku yang tervalidasi. Temuan empiris mengonfirmasi peningkatan signifikansi internalisasi nilai; di mana baseline pra-siklus sebesar 52% (kategori rendah) tereskalasi menjadi 70% pada Siklus I (kategori moderat), dan mencapai kulminasi pada angka 89% di Siklus II (kategori sangat memuaskan). Secara konseptual, penelitian ini menyimpulkan bahwa rekayasa program latihan yang mengedepankan sinergitas tim dan tanggung jawab kolektif bertindak sebagai katalisator efektif dalam pembentukan karakter siswa. Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan perlunya redefinisi fungsional kegiatan olahraga, dari sekadar aktivitas kinetik menjadi laboratorium sosial strategis dengan arah untuk mentransformasi nilai budaya menjadi pola perilaku spontan yang relevan dengan tuntutan kehidupan bermasyarakat.
Korelasi Indeks Massa Tubuh dan Durasi Tidur dengan Tingkat Kebugaran Kardiovaskular Mahasiswa Boy Sembaba Tarigan; Imam Safei; Burhaan Shodiq; Bagus Aryatama; Inosen Lingsir Maghribi
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i4.5056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan durasi tidur terhadap tingkat kebugaran kardiovaskular pada mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) angkatan 2024. Sebanyak 656 mahasiswa 364 laki-laki dan 292 perempuan terlibat dalam penelitian ini dengan kategori imt terdiri dari 391 normal 145 kurus 50 gemuk dan 70 obesitas. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil uji menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal (P< 0.001), sehingga digunakan pendekatan non-parametrik. Hasil uji korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara IMT (rs = -0.046; p = 0.239) dan durasi tidur (rs = 0.045; p = 0.247) terhadap VO2max. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa IMT dan durasi tidur bukan merupakan prediktor signifikan bagi tingkat kebugaran kardiovaskular mahasiswa. Temuan ini menekankan perlunya memperhatikan faktor lain seperti aktivitas fisik dan komposisi tubuh dalam menentukan kebugaran kardiovaskular.
Korelasi Pengetahuan Gizi serta Asupan Protein dan Kalsium dengan Status Gizi Atlet Pencak Silat A'inun Mardiatus Sya'diyah; Milliyantri Elvandari; Linda Riski Sefrina
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i4.5142

Abstract

Penelitian cross-sectional ini menganalisis hubungan antara pengetahuan gizi seimbang, asupan protein, dan asupan kalsium dengan status gizi pada 40 atlet pencak silat dari Perguruan Pusaka Kencana. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan gizi, wawancara food recall 1×24 jam, serta pengukuran antropometri BMI/U, lalu dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas atlet (70%) memiliki status gizi normal. Analisis statistik membuktikan tidak ada hubungan signifikan antara pengetahuan gizi dengan status gizi (p = 0,394; r = 0,138). Sebaliknya, asupan protein (p = 0,034; r = 0,336) dan asupan kalsium (p = 0,001; r = 0,524) menunjukkan korelasi positif yang signifikan dengan status gizi atlet. Kesimpulannya, status gizi optimal yang mendukung performa atlet pencak silat secara nyata dipengaruhi oleh kecukupan asupan protein dan kalsium yang dikonsumsi, bukan oleh tingkat pengetahuan gizi mereka secara teoretis.
Kesesuaian Model Pembelajaran PJOK sebagai Kunci Peningkatan Minat Belajar Siswa Faizatun Nisa’; Mochamad Ridwan
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i4.5272

Abstract

Rendahnya minat siswa terhadap PJOK sering disebabkan oleh metode pengajaran konvensional yang monoton dan didominasi guru. Untuk mengatasi masalah ini, sebuah penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experimental dilakukan pada 54 siswa kelas delapan untuk menguji efektivitas kombinasi model pendidikan luar ruang (outdoor education) dan pengajaran berbasis gerakan. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert kemudian dianalisis menggunakan uji-t sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dibanding kelompok kontrol (p = 0,004; t (52) = -3,046) dengan ukuran efek yang besar (Cohen's d = 0,83). Temuan ini membuktikan bahwa integrasi aktivitas fisik luar ruang dan instruksi berbasis gerakan mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bervariasi dan menyenangkan. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran berbasis aktivitas dan kontekstual ini sangat penting untuk meningkatkan minat, motivasi, perkembangan motorik, serta keterlibatan berkelanjutan siswa dalam pendidikan jasmani.
Analisis Perbandingan Kontribusi Metode Sport Massage dan Foam Rolling terhadap Pemulihan pada Kelelahan Otot Muhammad Rifky Arifin; Rafa Dinnantra Limastyningrum; Sheva Naufal Fadillah; Muhammad Arief Setiawan; Muhammad Arief Setiawan; Miftahudin Sigit
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i4.5162

Abstract

Test
Korelasi Chronotype dan Stres Akademik dengan Risiko Hipertensi pada Siswa Sekolah Menengah Atas Ratih Agustina; Popi Sopiah; Ria Inriyana; Iyos Sutresna
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i4.5192

Abstract

Hipertensi pada remaja kini menjadi isu yang sering ditemukan dan berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kardiovaskular. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan chronotype dan stres akademik dengan risiko hipertensi pada remaja di SMAN 1 Kibin. Studi kuantitatif dengan desain cross-sectional ini melibatkan 258 siswa yang dipilih melalui metode probability sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Composite Scale of Morningness (CSM), Perception of Academic Stress Scale (PASS), dan kuesioner risiko hipertensi yang disebar melalui gform. Analisis dilakukan menggunakan uji Spearman’s rho untuk menilai hubungan antara variabel independen dengan dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian responden yaitu 40.3% memiliki kategori evening type, 44.2% responden mengalami stres akademik tinggi, dan 39.5% responden termasuk risiko tinggi mengalami hipertensi. Terdapat hubungan yang signifikan antara chronotype dengan risiko hipertensi dengan p=0.000 (p<0.05), nilai koefisien korelasi sebesar r=0.301 menunjukkan hubungan yang lemah. Stres akademik juga memiliki hubungan signifikan dengan risiko hipertensi dengan p=0.000 (p<0.05) dan nilai korelasi koefisien sebesar r=0.252 termasuk dalam kekuatan lemah. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan pola tidur dan stres akademik pada remaja sebagai upaya pencegahan risiko hipertensi sejak dini. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi sekolah, tenaga kesehatan, orang tua, dan peneliti selanjutnya dalam merancang program promotif dan preventif yang lebih terarah.