Articles
145 Documents
Perbandingan Kontribusi Metode Blocked Practice dan Random Practice terhadap Keterampilan Teknik Dasar Permainan Bulu Tangkis
Akhmad Mar’i Muyassar
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/joki.v6i3.4410
Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan terhadap keterampilan teknik dasar permainan bulu tangkis dan kurangnya pemahaman seorang terhadap suatu metode latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan metode latihan Block Practice dan Random Practice terhadap keterampilan teknik dasar permianan bulu tangkis. Metode penelitian ini menggunakan metode True-Eksperimental Desain. Suatu desain penelitian yang hanya menggunakan pasca tes dengan subjek penelitian diacak dan terdapat kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Perlakuan terhadap kedua kelompok tersebut diberikan metode latihan. Jumlah sampel adalah 14 orang siswa-siswi, yaitu dengan kelompok eksperimen pemberian Random Practice dan kelompok kontrol pemberian program Block Practice. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan antara metode Block Practice dan Random Practice terhadap keterampilan teknik dasar permainan bulu tangkis dengan mean kelompok Random Practice sebesar 60.57 dan kelompok Block Practice 64.00 dengan selisih rata-rata 3.43. Dengan perhitungan independent sample test nilai kedua metode tersebut 0.673. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara metode Block Practice dan Random Practice terhadap keterampilan teknik dasar permainan bulu tangkis, walaupun kedua metode tersebut memberikan pengaruh.
Implementasi Hold Relax Stretching untuk Memperbaiki Kemampuan Fungsional Otot Tangan pada Pembuat Canang Ceper
Ida Bagus Gede Karunia Wahyu Suputra;
I Gede Arya Sena;
Daryono, Daryono;
Ni Made Rininta Adi Putri
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/joki.v6i3.4627
Pembuat canang ceper merupakan seseorang memiliki keahlian membentuk janur menjadi sarana upakara dalam kegiatan keagamaan yaitu canang ceper. Pembuatan canang ceper melibatkan gerakan tangan dan pergelangan tangan yang berulang dan berkepanjangan sehingga menyebabkan risiko penyakit akibat kerja, salah satunya adalah rasa pegal dan nyeri akibat kekakuan otot sehingga mengganggu kemampuan fungsional tangan. Penelitian ini menggunakan Pre-Experiment Design dengan rancangan One Grup Pretest-Posttest design dengan jumlah sampel sebanyak 9 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner WHDI (Wrist and Hand Disability Indeks) untuk mengukur kemampuan fungsional tangan dan data dianalisis dengan menggunakan uji Paired Sampel T-Test. Hasil penelitian berdasarkan analisa data menggunakan uji Paired Sampel T-Test menunjukkan bahwa hasil statistik pada pre-testdan post-test menggunakan kuesioner WHDI didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05) yang berarti ada pengaruh pemberian Hold Relax Stretching untuk memperbaiki kemampuan fungsional tangan pada pembuat canang ceper di Griya Kertha Sari. Dari hasil penelitian ini diharapkan pembuat canang ceper dapat melakukan kegiatan latihan berupa Hold Relax Stretching secara rutin agar dapat mengurangi risiko gangguan fungsional pada tangan.
Kontribusi Program Latihan Pull Up dan Bench Press untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas pada Remaja
Dewa Gede Putra Nugraha;
Agung Wahyu Permadi;
Ni Luh Made Reny Wahyu Sari;
Ni Made Rininta Adi Putri
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/joki.v6i3.4628
Kurangnya aktivitas fisik pada remaja menjadi salah satu faktor yang dapat menurunkan kebugaran fisik, khususnya pada kekuatan otot ekstremitas atas. Salah satu metode latihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan otot tersebut adalah melalui latihan pull-up dan bench press. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan pull-up dan bench press terhadap peningkatan kekuatan otot ekstrimitas atas pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan design one group pre-test dan post-test, di mana kekuatan otot ekstremitas atas diukur menggunakan hand dynamometer sebelum dan sesudah latihan. Pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability ditentukan yaitu purposive sampling dan sampel penelitian berjumlah 18 orang yang ditentukan berdasarkan kriteria inklusi, eksklusi dan drop out. Penelitian ini menggunakan uji normalitas shapiro wilk test dan didapatkan hasil nilai signifikan pre-test kanan p=0,120, post-test p=0,153 dan pre-test kiri p=0,703, post-test p=0,701 yang berarti data berdistribusi normal. Uji hipotesis menggunakan paired samples t-test nilai signifikansi p=0,000 (p<0,05) yang menunjukkan bahwa adanya pengaruh latihan pull-up dan bench press terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas. Dapat disimpulkan bahwa program latihan pull-up dan bench press dapat meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada laki-laki di Br. Samping Desa Adat Gianyar.
Telaah Peran Gaya Mengajar dan Fasilitas Pembelajaran PJOK dalam Menentukan Tingkat Motivasi Belajar Siswa
Sofi Alyana;
Mochamad Ridwan
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/joki.v6i3.5048
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran gaya mengajar guru dan sarana prasarana dengan motivasi belajar siswa pada mata Pelajaran PJOK di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta yang berada di Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional jenis cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 69 siswa, sekaligus menjadi sampel penelitian melalui teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa kuesioner berskala likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji Korelasi Pearson dan uji ANOVA. Hasil analisis uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa peran gaya mengajar guru memiliki hubungan positif dan signifikan dengan motivasi belajar (Sig. = 0,001; r = 0,395), sedangkan sarana prasarana tidak menunjukkan hubungan signifikan (Sig. = 0,613; r = -0,062). Hasil analisis secara simultan menggunakan uji ANOVA menunjukkan bahwa kedua variabel memiliki hubungan signifikan terhadap motivasi belajar (Sig. ANOVA = 0,003). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa lebih banyak dipengaruhi oleh gaya mengajar guru dibandingkan sarana.
Efektivitas Metode RICE dalam Penanganan Cedera Akut pada Atlet Bola Voli
Sigit Nugroho;
Wisnu Hadi;
Muhammad Adrian Maulana;
Muhammad Arief Setiawan;
Miftahudin Sigit
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/joki.v6i3.5106
Penelitian ini menganalisis efektivitas metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) dalam menangani cedera akut seperti ankle sprain dan trauma lutut pada atlet bola voli melalui kajian literatur sistematis terhadap artikel terindeks Google Scholar dan SINTA. Hasil analisis kritis terhadap enam artikel relevan menunjukkan bahwa metode RICE terbukti efektif dalam mengurangi edema, mempercepat penurunan nyeri, serta memperbaiki fungsi awal jaringan lunak pasca-cedera. Meskipun tingkat pemahaman atlet terhadap komponen Ice dan Compression tergolong baik, aspek Elevation sering kali masih menjadi kelemahan dalam praktik di lapangan. Penelitian ini juga menyoroti bahwa pelatihan berbasis simulasi mampu meningkatkan keterampilan penerapan metode ini secara signifikan. Secara keseluruhan, RICE merupakan intervensi awal yang krusial bagi atlet, namun keberhasilannya sangat bergantung pada ketepatan pengetahuan dan teknik implementasi. Oleh karena itu, edukasi serta pelatihan terstruktur bagi atlet dan pelatih sangat diperlukan guna memastikan penanganan cedera berjalan optimal dan meminimalkan risiko komplikasi lanjutan.
Profil Keterampilan Passing Sepak Bola pada Siswa Sekolah Dasar
Muhammad Luthfy Fuady;
Firman Maulana
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/joki.v6i3.4577
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan passing bawah dalam permainan sepak bola mini pada siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya penguasaan teknik dasar passing bawah sebagai keterampilan fundamental dalam permainan sepak bola. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan populasi seluruh siswa kelas V dan VI di SDN 01 Cibodas Bojong Genteng yang berjumlah 70 siswa. Dari populasi tersebut diambil 20 siswa sebagai sampel penelitian dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi keterampilan passing bawah yang telah divalidasi oleh ahli. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan passing bawah siswa bervariasi, yaitu 5 siswa (25%) berada pada kategori sangat baik, 7 siswa (35%) berada pada kategori baik, 5 siswa (25%) berada pada kategori cukup, dan 3 siswa (15%) berada pada kategori kurang. Dengan demikian, mayoritas siswa berada pada kategori baik, meskipun masih terdapat sebagian siswa yang perlu mendapat perhatian khusus untuk meningkatkan keterampilan passing bawahnya.
Efektivitas Latihan Hurdle Hops terhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai Atlet Taekwondo
Ni Putu Tata Pradnya Dewi;
I Made Yoga Parwata;
Ni Putu Dwi Larashati;
Luh Putu Ayu Vitalistyawati
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/joki.v6i3.4613
Daya ledak otot tungkai sangat penting untuk mengoptimalkan komponen kebugaran jasmani yang berhubungan dengan tendangan. Daya ledak otot tungkai dapat ditingkatkan dengan latihan plyometric, salah satunya adalah latihan hurdle hops. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas latihan hurdle hops terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai pada anggota Dojang Taekwondo Gamarga. Desain penelitian menggunakan quasi-experimental dengan pendekatan nonequivalent control group design melalui purposive sampling terhadap 16 atlet laki-laki berusia 12-15 tahun yang terbagi dalam kelompok eksperimen (hurdle hops) dan kontrol (latihan standar rutin). Intervensi dilakukan sebanyak 12 kali pertemuan selama 4 minggu dengan pengukuran vertical jump test. Hasil penelitian menunjukkan kelompok eksperimen mengalami peningkatan 16,44%, sedangkan kelompok kontrol 5,95%. Analisis Independent Samples T-Test menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol dengan nilai signifikansi p<0,001 (p < 0,05), Paired Samples T-Test mengonfirmasi peningkatan dalam kelompok eksperimen dengan nilai signifikansi p<0,001 (p < 0,05), dan ANCOVA membuktikan efektivitas latihan hurdle hops setelah mengontrol kovariat dengan nilai signifikansi p=0,034 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa latihan hurdle hops secara signifikan lebih efektif dibandingkan latihan standar rutin dalam meningkatkan daya ledak otot tungkai pada atlet taekwondo.
Kontribusi Hold Relax Stretching terhadap Fleksibilitas Leher Siswa dengan Kebiasaan Bermain Game
Gede Agus Airlangga;
I Made Yoga Parwata;
Daryono, Daryono;
Ni Made Rininta Adi Putri
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/joki.v6i3.4626
Anak Usia 15-17 sangat sering memainkan game dan bisa menghabiskan waktu rata rata selama 2-3 jam dalam memainkan game. Ketika bermain game, anak usia remaja sering menggunakan postur saat duduk menunduk yang terlalu lama, postur ini dapat mengakibatkan penurunan fleksibilitas di area otot leher. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian latihan Hold Relax Stretching terhadap fleksibilitas leher pada siswa yang bermain game di SMAN 4 Denpasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one group pre-test post-test. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa laki-laki berusia 15-17 tahun yang memiliki hobi bermain game. Pengukuran fleksibilitas leher dilakukan menggunakan goniometer dan Neck Disability Index (NDI) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada nilai rentang gerak (ROM) leher setelah diberikan latihan Hold Relax Stretching selama 4 minggu. Rata-rata peningkatan nilai fleksibilitas leher pada gerak aktif flekssi 11%, ekstensi 14 %, lateral fleksi 12%, dan rotasi 12% sementara nilai NDI menunjukkan penurunan disabilitas sebesar 26%.
Analisis Teknik Grab Start dan Track Start pada Cabang Olahraga Renang
Bintang Firdaus Afla Fauza;
Tri Tunggal Setiawan
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/joki.v6i3.4950
This study aimed to compare the effectiveness of grab start and track start techniques in swimming through a systematic literature review. Eight national and international articles indexed in Sinta were analyzed using content analysis. The review focused on biomechanical and kinematic parameters, including block time, take-off angle, flight distance, and entry velocity. Results indicate that the grab start generally provides advantages in flight distance and entry velocity, while the track start tends to reduce block time more effectively. However, no single technique was found to be universally superior, as performance outcomes are influenced by individual factors such as leg strength, reaction speed, and experience level. These findings emphasize that the selection of start techniques should be adjusted to each swimmer’s physical and technical characteristics. The study contributes to the understanding of biomechanical aspects of swimming starts and provides practical insights for coaches in optimizing start training through individualized approaches.
Korelasi Program Olahraga dengan Kinerja Karyawan pada Perusahaan Asuransi
Desi Puspita Handayani;
Fiqi Nurbaya
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/joki.v6i3.4962
Program olahraga perusahaan menjadi strategi penting dalam mendukung kesehatan dan kinerja karyawan, terutama di sektor jasa dengan tekanan kerja tinggi seperti industri asuransi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat keikutsertaan dalam program olahraga perusahaan dan kinerja karyawan pada salah satu perusahaan asuransi di Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan melibatkan 70 responden yang aktif mengikuti kegiatan olahraga selama tiga bulan. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara tingkat keikutsertaan dalam program olahraga dan kinerja karyawan (r = 0,287; p = 0,016). Meskipun hubungan tersebut tergolong lemah, temuan ini menegaskan pentingnya kegiatan olahraga sebagai bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia berbasis kesehatan kerja. Penerapan program olahraga yang berkelanjutan dan terintegrasi dalam budaya organisasi dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan karyawan secara keseluruhan.