cover
Contact Name
Bambang Budi Santoso
Contact Email
bambang.bs@unram.ac.id
Phone
+6283129672890
Journal Mail Official
siarilmuwantani@unram.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Mataram Jln. Majapahit No. 62 Mataram-NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27225488     EISSN : 27225496     DOI : https://doi.org/10.29303/jsit
Core Subject : Agriculture,
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI (JSIT), Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember oleh Fakultas Pertanian Universitas Mataram (Unram). Artikel yang dimuat pada jurnal ini meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dari hasil kajian pengembangan dan penerapan IPTEKS yang berhubungan dengan ilmu-ilmu pengetahuan terkait pengembangan dan pembangunan pertanian dalam arti luas (agrokomplek). FOCUS AND SCOPE Artikel yang dimuat di JSIT meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang berhubungan dengan agrokomplek baik pada aspek budidaya, sain, dan sosial-ekonomi yang telah dipertimbangkan dan disetujui oleh Dewan Editor. Adapun bidang tersebut meliputi: pembangunan manusia dan daya saing bangsa; pembangunan pertanian, perikanan, kehutanan, dan peternakan; pengentasan kemiskinan; pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir; pengembangan ekonomi dan kewirausahaan; dan pengembangan teknologi berwawasan lingkungan.
Articles 159 Documents
Pemberdayaan Petani Melalui Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Kotoran Sapi dan Tanaman dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Desa Pringgajurang Utara, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur M. Yusuf; Fadli; Aeko Fria Utama FR; Amry Rakhman; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Ketut Budastra; Muhammad Nursan
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.153

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilaan petani tentang pembuatan pupuk organik dari limbah kotoran sapi dan tanaman dalam mendukung pertanian berkelanjutan di Desa Pringgajurang Utara, Kecamatan Motong Gading Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode pengembangan masyarakat (community development) yang menekankan pembelajaran orang dewasa, dengan melibatkan 20 orang anggota kelompok sasaran. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa: (1) Secara umum pelaksanaan kegiatan telah berlangsung dengan baik dan lancar yang ditunjukkan dengan adanya partisipasi aktif dari kelompok sasaran serta ipteks yang ditawarkan dapat diterima oleh kelompok sasaran; (2) Kegiatan ini telah mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta terutama yang berkaitan dengan: (a) aspek pembuatan pupuk organik dari sisa limbah kotoran sapi dan tanaman dalam mendukung pertanian berkelanjutan; dan (b) kemampuan manajemen kelompok, khusunya petani upaya memanfaatkan potensi yang ada; dan (3) Kegiatan pengabdian ini juga telah ikut mendorong semakin intensifnya komunikasi timbal balik antara perguruan tinggi dalam hal ini Fakultas Pertanian, Universitas Mataram (UNRAM) dengan masyarakat, khusunya petani di Desa Pringgajurang Utara Kecamatan Motong Gading Kabupaten Lombok Timur.
Membangun Kemandirian Kelompok Tani Melalui Implementasi Administrasi Kegiatan dan Keuangan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat Komariyati; Aditya Nugraha; Dedy Kurniady
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.154

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) oleh Tim Universitas Tanjungpura ini bermitra dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar berjumlah 25 orang, melibatkan pengurus dan anggota kelompok tani serta Penyuluh Pertanian Lapangan di Entikong, Sanggau Kalimantan Barat. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya administrasi kegiatan dan keuangan untuk meningkatkan kemandirian kelompok tani serta keterampilan dalam mengimplementasikannya. Tahapan pelaksanaan terdiri dari orientasi lapangan, proses pemahaman, pelatihan dan pendampingan. Metode yang digunakan dalam tahapan pemahaman berupa ceramah, tanya jawab (diskusi) dan simulasi, sedangkan pelatihan melalui contoh/demonstrasi dan praktik secara langsung. Target capaian kegiatan pengabdian: (1) peningkatan pengetahuan pengurus dan anggota tentang pentingnya implementasi administrasi kegiatan dan keuangan dalam kelompok tani sebesar 50% tercapai; (2) Peningkatan kemampuan/keterampilan pengurus dan anggota KWT Mawar dalam implementasi administrasi kegiatan dan keuangan sebesar 60%. Pendampingan dalam rangka kemandirian kelompok tani akan lebih baik hasilnya jika tim pengabdi melibatkan berbagai stakeholder, sehingga langkah-langkah pemecahan masalah akan lebih efektif.
Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik dan Pembibitan Tanaman Hortikultura Mendukung Implementasi Sistem Pertanian Terpadu Berbasis Zero Waste di Desa Sukadana Pujut Lombok Tengah Aluh Nikmatullah; Suprayanti Martia Dewi; Amrul Jihadi
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.155

Abstract

Desa Sukadana di Kecamatan Pujut memiliki potensi pengembangan pertanian terintegrasi karena ketersediaan lahan pertanian dan sebagai besar penduduk adalah petani yang juga memiliki ternak sapi atau kerbau yang dipelihara di pekarangan, namun limbah ternak sapi tersebut belum dikelola. Sehingga telah dilakukan satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang bertujuan untuk mendiseminasikan dan membimbing mitra PKM untuk membuat pupuk organik bermutu dari limbah kotoran sapi serta mengintegrasikannya pada pembibitan tanaman hortikultura untuk mendukung pengembangan hortikultura. Pelatihan pembuatan pupuk organik dilakukan menggunakan kotoran sapi kering dicampur dengan limbah baglog jamur (1:4) dengan fermentasi selama 4 minggu. Pupuk yang dihasilkan digunakan untuk pendampingan pembibitan tanaman hortikultura sistem sosis pada media yang mengandung campuran tanah, pupuk kandang dan cocopeat (2:2:1). Kegiatan ini melibatkan narasumber alumni Program Studi Agroekoteknologi yang menjadi pengusaha pupuk dan pembibitan. Mitra terlibat secara aktif dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan ini. Kegiatan ini berhasil merintis usaha pembuatan pupuk organik dan pembibitan cabe, tomat dan terung.
Sosialisasi dan Pendampingan Penerapan Teknologi Budidaya Porang di Desa Batu Rakit Kabupaten Lombok Utara Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Suwardji; Riezka Zuhriatika Rasyda; Mariani; Irwin Aryadi; Muhammad Dinul Islami; Yusrisal Nahendra; Rindu Salsabila Ulayya
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.156

Abstract

Kabupaten Lombok Utara merupakan kabupaten yang memiliki kondisi iklim kering dengan curah hujan yang cukup rendah, sehingga menyulitkan petani padi yang membutuhkan ketersediaan air yang cukup banyak. Masalah lain yang dihadapi petani padi yaitu budidaya padi membutuhkan pembukaan lahan yang luas. Kombinasi permasalahan ketersediaan air dan lahan serta kurangnya pengetahuan dan keterampilan petani pada pembudidayaan jenis tanaman pangan lain mengakibatkan petani padi di Desa Batu Rakit Kabupaten Lombok Utara seringkali mengalami kerugian. Kegiatan pengabdian ini menawarkan porang sebagai tanaman pangan alternatif yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Tanaman porang merupakan tanaman pangan jenis umbi-umbian yang dapat hidup dibawah naungan dan tidak membutuhkan banyak air. Oleh karena itu, untuk membantu petani di Desa Batu Rakit maka dilakukan kegiatan pengabdian berupa pelatihan dan pendampingan penerapan teknologi pembudidayaan porang untuk menghasilkan petani yang dapat secara mandiri dan berkelanjutan membudidayakan tanaman porang sebagai produk lokal unggulan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada tanggal 07 September tahun 2024 di Desa Batu Rakit dengan sasaran Kelompok Tani Suka Maju sejumlah 15 anggota perwakilan. Pelaksanaannya dilakukan dengan cara sosialisasi/ penyuluhan pembudidayaan dan dilanjutkan dengan kegiatan pembudidayaan pada demplot dengan pembibitan awal menggunakan polybag. Hasil kegiatan ini memberikan dampak positif yaitu meningkatkan diversitas produk dalam budidaya tanaman pangan.
Pelatihan dan Pendampingan Pengolahan Keripik Pisang, Keripik Pare dan Peyek dengan Varian Rasa Baru di KWT Rasa Saling Sayang Kuta Mandalika Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Idiatul Fitri Danasari; Riezka Zuhriatika Rasyda; Abdul Majid Azzuandi; Dinda Marita; Rizki Putra Masyhadani; Muhammad Harish Maulidi
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.157

Abstract

Kawasan Mandalika merupakan Kawasan Ekonomi Khusus yang dikembangkan sebagai kawasan wisata. Kelompok Wanita Tani Rasa Saling Sayang (KWT) merupakan kelompok UMKM yang bergerak di bidang pembuatan produk makanan olahan, antara lain keripik pisang, keripik pare, dan peyek kacang. Keterbatasan penguasaan teknologi para anggota KWT mengakibatkan kurangnya pemahaman untuk membuat produk dengan berbagai varian rasa, sehingga kurang diminati di pasaran. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada KWT Rasa Saling Sayang agar dapat mengolah keripik dan peyek dengan varian rasa yang baru. Kegiatan ini dilaksanakan pada 15 Agustus 2024 bersama 20 orang anggota KWT di rumah produksi KWT Rasa Saling Sayang di Dusun Ebunut, Desa Kuta, Mandalika. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan praktek langsung pembuatan keripik pisang, keripik pare, dan peyek kacang dengan varian rasa baru. Hasilnya KWT Rasa Saling Sayang mampu memproduksi secara mandiri varian rasa baru, yaitu keripik pisang rasa cokelat dan matcha, keripik pare rasa jagung bakar dan barbeque, serta peyek kacang rasa pelecing dan ayam taliwang.
Sosialisasi Pemanfaatan Benih Bermutu Sebagai Upaya Menuju Ketahanan Pangan Ni Wayan Sri Suliartini; Wayan Wangiyana; I Gusti Putu Muiarta; I Wayan Sudika; Novita Hidayatun Nufus; Ridhon Khudairi
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.161

Abstract

Dalam rangka mempertahankan Lombok Barat sebagai lumbung pangan Nusa Tenggara Barat khususnya dan ikut serta dalam mempertahankan ketahanan pangan secara nasional maka perlu kiranya memperdayakan kelompok-kelompok tani yang ada dipedesaan sebagai pelaksana dalam penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) khusus dengan penggunaan benih bermutu dan varietas unggul. Permasalahan yang dijumpai dalam pada kelompok tani di desa Kebun Ayu kecamatan Gerung Lombok Barat belum memahami serta mengunakan secara menyeluruh terkait dengan benih bermutu dan penggunaan varietas unggul baru. Dari hasil kegiatan ini target khusus yang yang akan dihasilkan peningkatan pengetahuan, pemahaman dalam penerapan penggunaan benih bermutu serta varietas unggul baru. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode ceramah, diskusi dan demontrasi benih. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi pemanfaatan benih varietas unggul dan bermutu sebagai upaya menuju ketahan pangan, dan demonstrasi jenis-jenis benih varietas unggul padi, jagung dan tanaman kacang-kacangan. Evaluasi untuk mengukur keberhasilan kegiatan ini dilakukan melalui respon peserta pada saat penyampai teori/diklat, dan hasil pretest dan posttest peserta sebelum dan setelah kegiatan. Pelaksaaan kegiatan adalah bulan Februari 2024. Sasaran kegiatan ini adalah kelompok tani pangan yang yang berada di desa Kebun Ayu Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta penyuluhan tentang peran Peran Benih Bermutu dan Varietas Unggul dalam Meningkatkan Produksi untuk Mempertahankan Ketahanan Pangan. Hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta anggota kelompok tani yang mengikuti penyuluhan, antusias peserta selama mengikuti kegiatan dan peningkatan nilai dari pretest ke post test.
Pemanfaatan Hasil Laut dalam Pembuatan Abon Ikan sebagai Makanan Khas Dusun Gerupuk, Desa Sengkol Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Shinta Wahyu Ningsih; M. Zohri; Rizki Hendriawan; Deby Putri Christianingsih; Slamet Suprayogi; Febriana Irfani; Agung Suryanto; Suhd; Tannia Rosali Oktaviani; Nasril Hanan; Muhammad Junaidi
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.162

Abstract

Dusun Gerupuk merupakan dusun yang terletak pada sisi barat Teluk Gerupuk. Mayoritas penduduk di Dusun Gerupuk bekerja sebagai nelayan, baik nelayan tangkap maupun nelayan budidaya. Hasil tangkap ikan nelayan umumnya didistribusikan ke pedagang kecil. Namun, waktu simpan ikan sangat pendek sehingga harus ada inovasi yang dapat memperpanjang waktu simpan ikan tersebut. salah satunya yaitu dengan membuat inovasi produk olahan berupa Abon Ikan. Karena minimnya pengetahuan masyarakat Gerupuk mengenai pengolahan ikan segar menjadi abon, sehingga diadakan pelatihan pembuatan abon ikan di Dusun Gerupuk tujuan dilakukannya kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan motivasi masyarakat terutama ibu-ibu dalam mengolah ikan serta dapat memperpanjang waktu simpan dan meningkatkan nilai ekonomi dari ikan. Metode yang digunakan yaitu FGD (Focus Group Discussion). Persiapan uji coba produksi, kegiatan pelatihan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pelatihan ini yaitu sebuah produk berupa abon ikan serta terbentuknya kelompok usaha yang berjumlah 4 orang. Diharapkan setelah kegiatan ini usaha abon ikan akan terus berjalan dan produk abon ikan bisa menjadi produk oleh oleh Khas Dusun Gerupuk.
Pelatihan Pembuatan Botol Bambu Laminasi (Laminated Bamboo Bottles) Kelompok Wanita Tani Subur Desa Gondang Kabupaten Lombok Utara Febriana Tri Wulandari; Raehanayati; Kornelia Webliana; Diah Permata Sari; Rima Vera Ningsih
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.163

Abstract

Pengabdian terkait bambu diawali dengan melakukan penelitian sifat fisika dan mekanika beberapa jenis bambu pada beberapa Kawasan yaitu HKM Aik bual, KHDTK Senaru dan Sumbawa pada tahun 2019 dan 2020, tahun 2021 melakukan pembuatan bambu menjadi papan laminasi dan tahun 2022 melakukan kegiatan pengabdian papan laminasi bambu menjadi produk cutting board bamboo (talenan bambu). Selain dapat meningkatkan nilai ekonomis bambu juga mendukung pemanfaatan bahan baku yang ramah lingkungan (eco green) dalam rangka mengurangi penggunaan bahan baku plastik. Pelatihan ini diharapkan mendukung pemanfaatan bahan baku yang ramah lingkungan, menambah lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Tujuan penyelenggaraan kegiatan ini yaitu: memberikan modul tahapan pengawetan bahan baku bambu dan pembuatan botol bambu laminasi, menyediakan peralatan pembuatan bahan pengawet untuk bahan baku bambu, menyediakan peralatan pembuatan botol bambu laminasi dan menyediakan peralatan packing botol bambu laminasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukan peserta sangat antusias untuk mengembangkan produk botol bambu karena teknologi yang mudah dan sederhana sehingga peserta mudah memahami dan mengembangkan produk tersebut. Pemberian modul berupa leaflet diharapkan dapat memudahkan peserta kelompok usaha wanita tani subur memahami tahapan dalam pembuatan botol bambu.
Penyuluhan dan Pendampingan Petani Jambu Mete untuk Memproduksi Pupuk Organik di Dusun Renggorong Desa Sambik Elen Bayan Lombok Utara NTB I Ketut Ngawit; Akhmad Zubaidi; Wayan Wangiyana; Nihla Farida
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.164

Abstract

Petani jambu mete di desa Sambik Elen, kesulitan mendapatkan pupuk, akibatnya produksi mete rendah dan harga jualnya murah. Solusi untuk mengatasi masalah itu adalah memanfaatkan kotoran dan limbah kandang ternak menjadi pupuk organik. Masalahnya, pengetahuan dan keterampilan petani rendah untuk memproduksi pupuk organik. Selain itu kemampuan kewirausahaan dan wawasan agribisnis petani juga masih kurang. Karena itu maka dilaksanakan program penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani memproduksi pupuk organik untuk menanggulangi kelangkaan dan mahalnya harga pupuk anorganik. Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan tertib, aman dan lancar. Pengetahuan dan keterampilan petani memproduksi pupuk organik meningkat, terbukti dari tingkat partisipasi dan antusiasme petani yang semula rendah setelah mengikuti penyuluhan dapat ditingkatkan menjadi tinggi. Aplikasi beberapa tindak agronomi secara intensif seperti aplikasi pupuk organik 15 - 20 ton ha-1 dan pupuk NPK Ponska 75 - 150 kg ha-1, memberikan hasil total bobot buah gelondong pohon-1 dan total bobot nut pohon-1 signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan aplikasi NPK Ponska 300 kg ha-1 tanpa aplikasi pupuk organik. Dosis aplikasi pupuk organik padat untuk tanaman jagung, kacang tanah, kacang panjang dan cabai yang diusahakan pada tanah tegakan jambu mete 25 ton ha-1.
Demplot Efisiensi Pengusahaan Sayur-Sayuran Melalui Peningkatan Aplikasi Pupuk Organik pada Tanah Tegakan Jambu Mete di Desa Anyar Kecamatan Bayan Lombok Utara NTB I Ketut Ngawit; Anjar Pranggawan Azhari; Amrul Jihadi
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.165

Abstract

Tanaman jambu mete di dusun Lendang Mamben, desa Anyar, Bayan, Lombok Utara tidak pernah dipelihara intensif karena adanya persepsi petani yang keliru, bahwa jambu mete mampu beradaptasi pada bebagai tipe agroklimat sehingga tanah yang paling marginal bisa ditanami. Oleh sebab itu maka telah dilakukan program pengabdian kepada masyarakat berupa demontrasi plot dan pendampingan yang tujuan utamanya untuk menikngkatkan pengetahuan dan keterampilan petani mengelola tanah tegakan jambu metenya dengan mengusahakan berbagai jenis sayur-sayuran semusim. Kegiatan demplot dan pendampingan langsung di lapang berlangsung dengan aman dan lancar. Pengetahuan dan keterampilan peserta kegiatan mengusahakan sayur-sayuran dan mengelola tanah tegakan jambu metenya meningkat, terbukti tingkat partisipasi dan antusiasme para peserta tinggi. Aplikasi pupuk organik 15 - 25 ton ha-1 ditambah pupuk NPK Ponska 100 - 200 kg ha-1, memberikan hasil tanaman cabe rawit, cabe merah dan tomat lebih tinggi dibandingkan dengan aplikasi NPK Ponska 300 kg ha-1 tanpa pupuk organik dan aplikasi NPK Ponska 250 kg ha-1 ditambah pupuk organik 10 ton ha-1. Pendapatan dan keuntungan dengan mengusahakan tomat, cabe rawit dan cabe merah pada tanah tegakan jambu mete lebih banyak dibandingkan dengan mengusahakan kacang panjang dan bayam. Disarankan aplikasi dosis pupuk organik untuk tanaman sayur-sayuran sawi-pakcoy, tomat, cabe rawit dan cabe merah pada tanah tegakan jambu mete, 20 - 25 ton ha-1 ditambah NPK Ponska 100 - 150 kg ha-1 dengan waktu aplikasi setelah pengolahan tanah.

Page 11 of 16 | Total Record : 159