cover
Contact Name
Bambang Budi Santoso
Contact Email
bambang.bs@unram.ac.id
Phone
+6283129672890
Journal Mail Official
siarilmuwantani@unram.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Mataram Jln. Majapahit No. 62 Mataram-NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27225488     EISSN : 27225496     DOI : https://doi.org/10.29303/jsit
Core Subject : Agriculture,
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI (JSIT), Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember oleh Fakultas Pertanian Universitas Mataram (Unram). Artikel yang dimuat pada jurnal ini meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dari hasil kajian pengembangan dan penerapan IPTEKS yang berhubungan dengan ilmu-ilmu pengetahuan terkait pengembangan dan pembangunan pertanian dalam arti luas (agrokomplek). FOCUS AND SCOPE Artikel yang dimuat di JSIT meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang berhubungan dengan agrokomplek baik pada aspek budidaya, sain, dan sosial-ekonomi yang telah dipertimbangkan dan disetujui oleh Dewan Editor. Adapun bidang tersebut meliputi: pembangunan manusia dan daya saing bangsa; pembangunan pertanian, perikanan, kehutanan, dan peternakan; pengentasan kemiskinan; pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir; pengembangan ekonomi dan kewirausahaan; dan pengembangan teknologi berwawasan lingkungan.
Articles 159 Documents
Penyuluhan dan Pelatihan Pengelolaan Edu-ekowisata Bukit Cahaya Dusun Rangsot Desa Sigar Penjalin Lombok Utara Novita Hidayatun Nufus; Afifah Farida Jufri; Anjar Pranggawan Azhari; Amrul Jihadi; Al-Fajr Adriansyah; Muhammad Alif Pradipta Adji
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.167

Abstract

KSM Rangsot merupakan kelompok usaha masyarakat dusun Rangsot Desa Sigar Penjalin yang saat ini menaungi 3 kelompok usaha, yaitu 1) kelompok usaha olahan mete, 2) kelompok usaha budidaya dan olahan trigona, dan 3) Wisata Bukit Cahaya. Bukit Cahaya yang saat ini dikelola oleh KSM Rangsot sebagai lokasi perkemahan memiliki potensi yang cukup besar untuk dapat berkembang. Lokasinya yang menghadap perairan menuju Gili Matra menghasilkan pemandangan indah yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Berdasarkan hasil diskusi dengan mitra, upaya yang ditawarkan sebagai solusi terhadap permasalahn tersebut adalah dengan mengembangkan kawasan Bukit Cahaya dan sekitarnya sebagai destinasi wisata dengan pendekatan berbasis Edu-ekowisata. Untuk itu, dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis kemitraan yang berjudul ‘Pendampingan Inisiasi Edu-ekowisata Bukit Cahaya Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Rangsot, Desa Sigar Penjalin Kabupaten Lombok Utara.
Adopsi dan Implementasi Permakultur Dalam Meningkatkan Pendapatan Petani dan Mempertahankan Keragaman Biodiversitas Liana Suryaningsih B.; Herman Suheri; Nurrachman; Jayaputra; Ziyadil Ikbar
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.168

Abstract

Pembangunan sektor pertanian saat ini dititikberatkan pada pertanian industri yang berkelanjutan untuk meningkatkan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia. Dusun Selen Aik menghadapi tantangan dalam pengelolaan kebun dan keragaman tanaman, yang menyebabkan resiko penyakit dan manajemen kebun yang rendah. Penerapan Good Agricultural Practices (GAP) penting untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk yang dihasilkan dari lahan kebun petani. Produksi buah yang tidak merata dan kurangnya pemanfaatan limbah pertanian juga menjadi masalah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan keterampilan petani dengan teknologi ramah lingkungan untuk mencapai pertanian yang berkelanjutan. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk perkebunan dan hortikultura melalui penerapan Good Agricultural Practices (GAP) pada penerapan permakultur dan teknologi ramah lingkungan yang bermanfaat terhadap upaya peningkatan pendapatan petani, keberlanjutan ekonomi, serta perlindungan lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan 56 petani dari kelompok Tandan Hijau. Metode yang digunakan meliputi survei, observasi, dan pendekatan tindak partisipatif, di mana petani dilibatkan dalam semua tahapan kegiatan yang mencakup ceramah, diskusi, pelatihan, dan demonstrasi lapangan tentang sistem permakultur dan teknologi budidaya organik. Evaluasi dilakukan untuk menilai keterlibatan, antusiasme, dan penerapan pengetahuan oleh peserta. Petani menunjukkan peningkatan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya permakultur, penanganan hama, dan 'carbon farming.' Mereka juga mulai mengolah limbah kebun menjadi kompos dan pakan ternak. Selain itu, bantuan alat seperti rak pengering diserahkan dan demplot pengelolaan kebun secara permakultur akan segera dilakukan dengan pendampingan yang berkelanjutan. Permakultur berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta memberikan kontribusi positif pada masyarakat dengan memperbaiki ekonomi dan lingkungan.
Pengelolaan Sampah Organik Terpadu untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Desa Huluduotamo Kabupaten Bone Bolango Solihin, Angry Pratama; Iswati, Rida; Dama, Hasna
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.169

Abstract

Pengelolaan sampah organik merupakan salah satu langkah penting dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Di Desa Huluduotamo, Kabupaten Bone Bolango, masyarakat menghadapi permasalahan minimnya kesadaran dan keterampilan dalam mengolah sampah organik menjadi pupuk yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian. Selain itu, ketergantungan petani pada pupuk kimia menjadi tantangan tersendiri bagi keberlanjutan pertanian. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik menjadi pupuk organik yang dapat mendukung pertanian berkelanjutan dan menciptakan peluang ekonomi baru. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat setempat dalam pengolahan brangkasan jagung, jerami padi, dan sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos dengan bantuan jamur Trichoderma sp., serta pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos dan pupuk cair menggunakan lalat Black Soldier Fly (BSF). Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mengaplikasikan teknik-teknik yang telah diajarkan dalam pengolahan sampah organik menjadi pupuk organik. Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat mengurangi permasalahan sampah, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa Huluduotamo.
Pelatihan Pembuatan Tepung Pisang sebagai Sumber Makanan Bergizi untuk Menekan Angka Stunting di Desa Tegal Maja Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara Wuryantoro; Candra Ayu; Eka Nurminda Dewi Mandalika; M, Yusuf; Firdah Maharani
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.170

Abstract

Kabupaten Lombok Utara merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan jumlah stunting yang cukup tinggi. Stunting merupakan kegagalan pertumbuhan disebabkan oleh kurangnya nutrisi yang dapat diserap tubuh saat masih dalam kandungan dan setelah lahir, dan pada gilirannya dapat mempengaruhi kemampuan belajar anak. Tujuan kegiatan pengabdian adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan stunting melalui makanan bergizi Desa Tegal Maja Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. . Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode partisipatif yang seluruh kegiatannya melibatkan masyarakat sasaran. Hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program pengabdian ini dapat terlaksana dengan yang baik. Keberhasilannya terlihat dari peserta penyuluhan yang merespon positif dan berpartisipasi aktif dalam seluruh kegiatan yang terprogram, mulai dari sosialisasi hingga pelaksanaan program. Transfer pengetahuan terkait pencegahan stunting yang mealalui makanana bergizi sehat dapat dipahami sangat baik oleh masyarakat. Kegiatan pelatihan peningkatan keterampilan masyarakat dalam pembuatan tepung dan produk olahannya telah berhasil dilaksanakan dengan baik. Peserta menunjukkan respon yang cukup baik dan berpartisipasi secara aktif dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pengabdian, serta terjadi peningkatan tidak saja pada aspek kognitif dan afektif namun juga pada. aspek psikomotorik. Para peserta sudah berani untuk melakukan kegiatan pembuatan tepung dan produk olahan pisang secara mandiri, dan memahami bahwa jika pisang dan produk olahan dikonsumsi secara rutin dapat menekan angka stunting.
Edukasi Pembuatan Arang Sekam Padi Ramah Lingkungan untuk Pembenah Tanah Siti Azira Zilfida; Rina Husnawati; Muhammad Hamdani; I Wayan Sutresna
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.175

Abstract

Sekam padi diperoleh dari hasil proses penggilingan yang menjadi limbah pertanian yang cukup banyak. saat ini masih kurang dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sehingga dapat berdampak negatif bagi lingkungan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah sekam tersebut. Salah satu cara yang efektif dalam mengatasi limbah sekam ini adalah dengan membuat arang sekam untuk pembenah tanah di lahan pertanian. Diperlukan upaya yang difokuskan pada edukasi mengenai manfaat dan proses pembuatan arang sekam, serta harapannya adalah masyarakat dapat mendapatkan penghasilan tambahan dari hasil pengolahan limbah sekam padi tersebut. Kegiatan ini melakukan sosialisasi mengenai manfaat dan cara pembuatan arang sekam kepada kepada masyarakat, yang dibuat menggunakan alat-alat sederhana yang mudah didapatkan seperti corong asap dibuat dari seng bekas untuk membantu dalam pembakaran sekam menjadi arang. Selain itu, petani juga diberikan kesempatan untuk praktek langsung dalam mengolah sekam menjadi arang. Dengan kegiatan sosialisasi dan praktik yang telah dilakukan, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani terkait pemanfaatan limbah sekam padi menjadi arang sekam yang dapat diaplikasikan sebagai pembenah tanah dalam kegiatan budidaya pertanian.
Upayah dan Pendampingan Strategi Percepatan Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Sumbawa Barat Melalui Pengolahan Pangan Lokal Sehat Eko Supriastuti; Muhammad Nursan; Amry Rakhman
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.176

Abstract

Kabupaten Sumbawa Barat, terjadi peningkatan angka stunting dari tahun 2019 dibandingkan dengan tahun 2020 yaitu sebanyak 0,1%. Pada tahun 2019 persentase stunting sebanyak 15,09% sedangkan pada tahun 2020 naik menjadi 15,80%. Hal ini menunjukkan adanya kenaikan angka stunting secara kabupaten walaupun di beberapa kecamatan ada yang menurun. Meskipun angka ini sudah di bawah angka target yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), stunting tidak lebih dari 20%. Namun kendala pelaksanaan pencapaian target penurunan stunting karena belum adanya strategi prioritas yang dapat dilaksanakan dalam percepatan penurunan angka stunting di kabupaten sumbawa Barat. Oleh karena di lakukan berbagai upayah dan strategi untuk merunkan angka stunting. Pengabdian bertujuan untuk mendampingi para kader dalam pemberian PMT pada ibu hamil dan menyusui, dan strategi prioritas percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sumbawa Barat, lokasi penelitian di Desa Batu Putih, Metoda pengabdian pendampingan praktek atau pelatihan pada para kader, ibu hamil dan menyusui. Hasil pengabdian di dapatkan beberapa upayah inovasi yang telah di lakukan dalan percepatan penurunan stunting di kabupaten Sumbawa Barat yaitu: 1). Meni Sekok (jimpitan beras), 2). Juminten (jumat minum tablet tambah darah dan penyuluhan kesehatan), 3). Kerling mata hati (kelompok peduli stunting menuju balita sehat indonesia). 4) Mengolah pangan local dengan isian gizi seimbang, dengan strategi yaitu 1). Meningkatkan pendampingan secara intensif pada masyarakat yang kurang berpendidikan, masyarakat ekonomi menengah kebawah, masyarakat berpotensi pernikahan dini dengan memaksimalkan posyandu gotong royong.
Pendampingan Pembuatan Kebun Sekolah di SDN 2 Merembu untuk Meningkatkan Kepedulian Siswa terhadap Lingkungan Afifah Farida Jufri; Dwi Noorma Putri; Reni Apriani; Suprayanti Martia Dewi; Vera Yulandasari
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.177

Abstract

Salah satu alasan yang menyebabkan siswa menjadi apatis terhadap lingkungan karena adanya rasa tidak keberdayaan dalam mencegah kerusakan lingkungan. Peningkatan kesadaran lingkungan akan efektif jika siswa turut berpartispasi aktif dalam proyek lingkungan lokal yang memberikan pengalaman secara langsung, sehingga dapat memperkuat kepedulian dan tanggung jawab sosial di kalangan siswa. Salah satu proyek lingkungan lokal yang dapat dikembangkan adalah kebun sekolah. Dengan terlibat secara langsung mengelola kebun sekolah, siswa akan belajar untuk bertanggung jawab, berkomunikasi yang baik, bekerja sama dalam tim, dan belajar kepemimpinan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2024 di SD Negeri 2 Merembu, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu pendekatan partispatif dimana peserta terlibat aktif dalam setiap tahap kegiatan. Tahap kegiatan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan berjalan dengann baik dan lancar. Siswa sasaran dan kegiatan ini sangat antusias mengikuti setiap tahap kegiatan. Siswa memiliki kegiatan lain selain proses belajar mengajar di dalam kelas. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam menjaga ekosistem lingkungan melalui pemeliharaan tanaman. Dari kegiatan ini, tentu kepedulian siswa terhadap lingkungan belum terlihat perubahan yang secara signifikan. Oleh karena itu perlu dilakukan kegiatan lanjutan dalam pemeliharaan kebun sekolah sehingga dapat membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan. Langkah selanjutnya akan dilakukan monitoring secara berkala terhadap keberlanjutan kebun sekolah.
Penerapan Diversifikasi Tanaman Sebagai Strategi dalam Menghadapi Perubahan Iklim untuk Mendukung Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani di Desa Sukadana Lombok Utara Jayaputra; I Komang Damar Jaya; Bambang Budi Santoso
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.178

Abstract

Iklim merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi praktik pertanian, termasuk pola tanam, waktu tanam dan serangan hama dan penyakit. Dampak perubahan iklim mengakibatkan perubahan pola hujan, kemarau lebih panjang, bergesernya waktu tanam, menurunkan kualitas lahan dan produksi tanaman yang dapat mengancam usahatani masyarakat di Desa Sukadana. Oleh karena itu, petani membutuhkan pengetahuan dan keterampilan berusahatani yang adaptif terhadap perubahan iklim. Salah satu teknologi budidaya tanaman yang adaptif terhadap perubahan iklim adalah diversifikasi tanaman. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani di Desa Sukadana untuk dapat menerapkan praktik pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim sehingga dapat berpeluang meningkatkan penghasilan serta mendukung ketahanan pangan rumah tangga dan tangguh dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama bulan April-Oktober 2024. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode pendekatan tindak-partisipatif (Participatory Action). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dinilai cukup berhasil dilihat dari antusiasme dan ketekunan peserta dalam mengikuti kegiatan penyuluhan dan pelatihan/ demplot. Hasil yang nyata ditunjukkan baik pada produktivitas tanaman maupun keanekaragaman tanaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan menanam secara monokultur serta menjanjikan sebagai sumber pangan bergizi untuk mendukung ketahanan pangan rumahtangga. Pendampingan yang berkelanjutan dari semua pihak terutama pemerintah setempat sangat diharapkan untuk keberlanjutan pengembangan teknologi budidaya yang adaptif terhadap perubahan iklim guna meningkatkan ketersediaan pangan dan pemenuhan gizi keluarga, peningkatan pendapatan dan ketahanan pangan rumah tangga petani di Desa Sukadana.
Peningkatan Kapasitas Bisnis Kelompok Usaha Cahaya di Dusun Rangsot Barat Melalui Pelatihan Pembukuan Sederhana Ni Made Wirastika Sari; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Farah Ainun Jamil; Siska Ita Selvia; Moh. Taqiuddin
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.179

Abstract

Pembukuan sederhana merupakan proses dalam pencatatan keuangan sebuah usaha dengan tujuan menghasilkan informasi keuangan usaha, sehingga perkembangan usaha dapat terlihat jelas. Minimnya keterampilan dalam mencatat pemasukan dan pengeluaran menghambat evaluasi kinerja dan pengambilan keputusan bisnis yang strategis (Christian dan Rita,2016). Masalah ini umum terjadi di kalangan UMKM di Indonesia, sebagaimana tercermin dalam data Badan Pusat Statistik (2022), yang menunjukkan bahwa kurangnya keterampilan manajerial adalah salah satu kendala utama UMKM. Penelitian Bank Indonesia (2021) juga menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik untuk keberlanjutan usaha. Menurut Hasanah (2020) dan Supriadi, et.al (2023) pembukuan yang baik sangat penting bagi perkembangan sebuah usaha mikro kecil dan menengah karena memalui pembukuan daat melihat perkembangan usaha yang telah dilakukan dari waktu ke waktu, sehingga keuntungan yang diperoleh terlihat jelas. Oleh karena itu, pelatihan pembukuan sederhana bagi Kelompok Usaha Cahaya dirancang untuk memberikan pemahaman praktis tentang pengelolaan keuangan. Program ini mencakup materi dasar pembukuan, sehingga dapat meningkatkan kapasitas bisnis anggotanya.
Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Jambu Kristal (Psidium guajava L.) Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Di Agrowisata Desa Labuapi Farrah Azzahra Yulfitriandi; Lalu Rosmawan; Tijani Zata Izzati Auladifa; Abdul Gani; Ade Irma Silviani; Ridho Dwi Putra; Ruba’yah; Lilik Apriani; Faziah Putri Dwi Yunita; Leoni Elda Saputri; Suprayanti Martia Dewi; Kisman; Sri Maryanti
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.181

Abstract

Pupuk Organik Cair (POC) merupakan salah satu bentuk pupuk yang berasal dari tanaman atau kotoran hewan yang berguna untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Pupuk tersebut diproduksi dengan teknik molase yang melibatkan mikroorganisme lokal (MOL), dengan memanfaatkan limbah buah jambu kristal, serta proses fermentasi menggunakan mikroba EM4. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat Desa Labuapi tentang cara pembuatan pupuk orgaik cair dari limbah buah jambu kristal. Kegiatan ini menjelaskan mengenai program pembuatan POC dari limbah jambu kristal sebagai bahan dasar yang meliputi proses atau tahapan pembuatan, hasil, dan manfaat dari pembuatan POC. Ouput dari kegiatan ini, masyarakat akan memperoleh pemahaman baru mengenai pemanfaatan limbah buah jambu kristal sebagai bahan dasar pembuatan POC. Hal ini menjadi langkah positif dalam mendukung budidaya pertanian berkelanjutan, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan pupuk cair menggunakan bahan lokal, yaitu limbah jambu kristal yang tersedia di Agrowisata Labuapi.