Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) merupakan kumpulan artikel/jurnal tugas akhir mahasiswa PG PAUD di bidang Pendidikan Anak Usia Dini. JIKAD mulai diterbitkan pada tahun 2021 di Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) terbit tiga kali setahun pada bulan Februari, Juni dan Desember. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) merupakan kumpulan artikel/jurnal tugas akhir skripsi mahasiswa PG PAUD di bidang Pendidikan anak usia dini yang belum pernah dimuat/diterbitkan di media lain, dengan ruang lingkup: Perkembangan Nilai agama dan moral AUD Perkembangan Fisik-Motorik AUD Perkembangan Kognitif AUD Perkembangan Bahasa AUD Perkembangan Sosial-Emosional AUD Perkembangan Seni AUD Model Pembelajaran dan Pengembangan Anak Usia Dini Inovasi Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini Media dan Teknologi Pembelajaran Anak Usia Dini Kemitraan PAUD dan Masyarakat Pengembangan Kreatifitas Anak Usia Dini Pola Asuh Anak Karakter Anak Usia Dini Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini Asesmen Perkembangan Anak Usia Dini Psikologi perkembangan anak Alat bermain dan Permainan Anak Usia Dini
Articles
65 Documents
MENGEMBANGKAN KEDISIPLINAN ANAK MELALUI KOMBINASI MODEL ROLEX DAN MEDIA AUDIO VISUAL
Salsabila Salsabila;
Ratna Purwanti
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) Vol 3, No 2 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jikad.v3i2.9134
Tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan aktivitas guru serta siswa serta menganalisis pengembangan kemampuan berbahasa anak menggunakan model Rolex (Role Playing, dan Explicit Instruction) dan Media Audio Visual. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas lewat 3 kali pertemuan, dengan setting penelitian pada anak kelompok B di TK Muslimat NU Martapura yang berjumlah 13 orang anak. Teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, wawancara dan penilaian aspek perkembangan bahasa. Analisis data penelitian ini menerapkan teknik deskriptif analisis serta cross tabulasi dijabarkan lewat tabel, grafik serta interpretasi melalui persentase. Penelitian menyatakan yaitu dengan menerapkan model Rolex (Role Playing dan Explicit Instruction) dan Media Audio Visual bisa meningkatkan aktivitas anak dengan sangat aktif dan kemampuan berbahasa tercapai dengan berkembang sangat baik (BSB). Penggunaan model dan media pembelajaran tersebut dapat menjadi alternatif pilihan dalam mengembangkan aspek berbahasa anak.
MANAJEMEN KELAS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI, AKTIVITAS, DAN KOGNITIF ANAK DALAM MENGENAL HURUF HIJAIYAH
Qomariah, Nur;
cinantya, Celia;
Halimatussadi’yah, Halimatussadi’yah
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) Vol 4, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jikad.v4i1.11723
Permasalahan dalam penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi, aktivitas dan hasil perkembangan aspek kognitif anak dalam hal mengenal huruf hijaiyah. Solusinya adalah menggunakan model PANDAI (akronim dari Project bAsed learNing, numbereD heAd together, dan media heelIn). Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan menganalisis motivasi, aktivitas, serta hasil perkembangan kognitif anak dalam mengenal huruf hijaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 3 pertemuan, setting penelitian pada anak kelompok B di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 38 Banjarmasin yang berjumlah 18 anak. Teknik pengumpulan data yaitu observasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif menggunakan tabel dan grafik. Instrumen penelitian berupa lembar observasi aktivitas guru, motivasi belajar, aktivitas dan capaian perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan 3 aktivitas guru telah mencapai kategori Sangat Baik. Motivasi belajar anak secara klasikal mencapai kategori Hampir Seluruh Anak Termotivasi pada pertemuan 3. Aktivitas anak secara klasikal mencapai kategori Hampir Seluruh Anak Aktif pada pertemuan 3 serta hasil perkembangan anak secara klasikal mencapai kategori BSB dan BSH pada pertemuan 3. Disarankan penggunaan model PANDAI dapat digunakan sebagai referensi penggunaan model pembelajaran yang efektif.
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA LISAN MENGGUNAKAN MODEL EXAMPLE NON EXAMPLE, TIME TOKEN DENGAN MEDIA PAPAN TEMPEL PADA TK TUNAS MUDA II
Muzdalifah, Nunik;
Faqihatuddiniyah, Faqihatuddiniyah
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) Vol 3, No 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jikad.v3i3.10063
Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya aktivitas guru, aktivitas anak dan perkembangan kemampuan berbahasa lisan. Untuk mengatasi hal tersebut peneliti memberikan solusi melalui model Example Non Example dan Time Token dengan Media Papan Tempel. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan menganalisis aktivitas anak dan perkembangan kemampuan berbahasa lisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah anak Kelompok A TK Tunas Muda II Pelaihari yang berjumlah 12 anak. Jenis data yang digunakan adalah kualitatif. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis dijabarkan dengan tabel, grafik dan interpretasi dengan persentase. Hasil penelitian menujukkan bahwa aktivitas guru pada setiap pertemuan terlaksana sesuai rencana dari skor 55 kriteria baik, meningkat pada pertemuan 4 dengan skor 100 kriteria Sangat baik. Aktivitas anak juga mengalami peningkatan pada pertemuan 1 memperoleh 57.63% kriteria sebagian kecil dan meningkat pada pertemuan 4 menjadi 97.22% kriteria hampir seluruhnya. Begitu pula dengan kemampuan berbahasa lisan pada pertemuan 1 memperoleh 58.33% kriteria Mulai Berkembang dan meningkat pada pertemuan 4 menjadi 93.75% Berkembang Sangat Baik.
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK, WARNA DAN UKURAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN MEDIA PAPAN KANCING PINTAR PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN
Monalisa, Monalisa;
Maimunah, Maimunah
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) Vol 4, No 2 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jikad.v4i2.12614
Permasalahan dalam penelitian ini adalah perkembangan kognitif anak dalam mengenal bentuk, warna dan ukuran belum berkembang sesuai harapan. Hal ini disebabkan karena pembelajaran kurang menarik, kurangnya kegiatan mengembangkan kemampuan mengenal bentuk, warna dan ukuran serta bersifat abstrak. Adapun yang dapat dilakukan adalah menggunakan model problem based learning dan media papan kancing pintar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak dan hasil perkembangan anak. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun di kelompok A TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Banjarmasin dengan jumlah anak 12 orang. Instrumen penelitian berupa lembar observasi aktivitas guru, lembar aktivitas anak, lembar hasil capaian perkembangan, dan rubrik penilaian digunakan untuk mengumpulkan data kualitatif. Aktvitas guru pertemuan I-IV terlaksana dari skor 23 sampai 30 dengan kriteria sangat baik. Aktivitas anak pertemuan I-IV terlaksana dari awalnya 41,7% mencapai 91,7% dengan kriteria sangat aktif. Hasil perkembangan kognitif anak pada pertemuan I-IV meningkat dari 41,7% hingga mencapai 91,7% dengan kriteria berkembang sangat baik. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif masukan dalam pemilihan model pembelajaran.
INOVASI PEMBELAJARAN DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN SAINS ANAK
rahma, kabila;
Anggreani, Chresty;
Purwanti, Ratna
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) Vol 4, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jikad.v4i1.11724
Permasalahan pada penelitian ini yaitu kurangnya pengasahan peningkatan kemampuan sains anak dan tidak melibatkan anak dalam percobaan langsung saat pembelajaran sains sehingga anak kurang aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas yang dilakukan guru dan menganalisis aktivitas yang dilakukan anak, serta menganalisis hasil pengembangan kemampuan sains anak. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek yang digunakan dalam penelitian adalah kelompok B TK Kenanga Banjarmasin sebanyak 11 anak yang terdiri dari 7 perempuan dan 4 laki-laki. Penelitian ini dijalankan dalam dua siklus dan setiap siklus memiliki tiga pertemuan. Hasil penelitian menunjukan dengan memanfaatkan model project based learning dan media loose parts dapat meningkatkan kemampuan sains anak, sebagaimana dibuktikan dengan aktivitas guru siklus 1 pertemuan 1 guru memperoleh persentase 75%, lalu diiringi aktivitas anak memperoleh persentase 59,08% kemudian diiringi kemampuan sains anak memperoleh persentase 72,71%. Kemudian pada siklus 2 pertemuan 3 guru memperoleh persentase 100%, lalu diiringi aktivitas anak memperoleh persentase 88,6% kemudian diiringi hasil kemampuan sains anak memperoleh persentase 91,47%. Disarankan penggunaan model Project Based Learning dan media Loose Parts sebagai referensi pembelajaran efektif guna mewujudkan hasil peningkatan kemampuan sains anak dengan baik.
STRATEGI EFEKTIF DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN ANAK MENCERITAKAN KEMBALI CERITA YANG DIDENGAR
Nurhanifah, Diana;
Rachman, Ali;
Riandy Agusta, Akhmad
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) Vol 4, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jikad.v4i1.11744
Permasalahan yang mendasari penelitian ini yaitu kurang optimalnya kemampuan menceritakan kembali cerita yang telah diceritakan guru kepada anak yang disebabkan oleh penggunaan metode dan model pembelajaran yang monoton dan kurang menarik sehingga kemampuan bahasa anak dalam menceritakan kembali cerita dari guru belum berkembang secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak dan hasil perkembangan kemampuan menceritakan kembali menggunakan model Direct Instruction dan Talking Stick dengan Media Boneka Tangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas dengan 3 kali pertemuan. Penelitian ini dilakukan pada Kelompok B PAUD Budi Bakti Kab. Batola, dengan jumlah anak sebesar 7 orang yang terdiri 2 orang perempuan dan 5 orang laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan ke-3 mencapai indikator keberhasilan dengan kategori Sangat Baik. Aktivitas anak pada pertemuan ke-3 mencapai kategori Sangat Aktif serta hasil perkembangan anak pada pertemuan ke-3 mencapai persentase 100% dengan kategori Berkembang Sangat Baik
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK, WARNA DAN UKURAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN MEDIA PUZZLE SHAPE PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN
Iryanti, Dian Ekayuti;
maimunah, maimunah
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) Vol 3, No 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jikad.v3i3.10064
Pada penelitian ini yang menjadi permasalahan adalah kurang berkembangnya kognitif anak dalam mengenal dalam mengenal bentuk, warna, dan ukuran dikarenakan pembelajaran bersifat satu arah dan abstrak, kurang bermakna dan kurang menarik. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak dan hasil perkembangan koginitif anak dalam mengenal bentuk warna dan ukuran dengan menggunakan model Problem Based Learning dan media Puzzle Shape. Dengan pendekatan menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dilakukan empat kali pertemuan. Setting penelitian ialah 12 orang anak kelompok A2 TK Idhata II Banjarmasin. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi serta penilaian aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil perkembangan kognitif anak. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif yang dipaparkan dalam tabel dan grafik disajikan beserta indikator keberhasilan perkembangan yang ditetapkan. Hasil penelitian terlihat bahwa aktivitas guru pertemuan 1-4 terjadi peningkatan dari skor 23 menjadi 37 dengan katergori Sangat Baik. Pada aktivitas anak pertemuan 1-4 meningkat dari 25% menjadi 100% pada kategori Seluruh Anak Aktif. Dan capaian perkembangan anak mengalami peningkatan dari 33% menjadi 100%. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai alternatif dalam pemilihan model pembelajaran.
MENGEMBANGKAN MOTIVASI, AKTIVITAS BELAJAR DAN ASPEK BAHASA MENGGUNAKAN MODEL DIRECT INSTRUCTION, MAKE A MATCH DENGAN MEDIA KARTU HURUF BERGAMBAR
Maharani, Destiria;
Cinantya, Celia
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) Vol 4, No 2 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jikad.v4i2.12615
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi, aktivitas anak dan aspek bahasa anak dalam mengenal keaksaraan awal yang belum berkembang. Hal ini dikarenakan pembelajaran yang kurang menarik, pembelajaran bersifat satu arah, dan abstrak. Tujuan penelitian ini untuk mendekripsikan aktivitas guru, menganalisis motivasi, aktivitas anak dan menganalisis hasil perkembangan aspek bahasa dalam mengenal keaksaraan awal anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan 3 pertemuan. Penelitian ini dilakukan di TK Kristen Betlehem pada kelompok B yang berjumlah 19 orang anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Analisis menggunakan analisis deskripsi dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil temuan menunjukkan aktivitas guru, motivasi, aktivitas anak dan perkembangan bahasa anak mengalami peningkatan pada setiap pertemuan. Hal ini dibuktikan dengan hasil pertemuan 3 aktivitas guru mendapatkan kategori sangat baik, motivasi anak secara klasikal mencapai kategori seluruh anak termotivasi, aktivitas anak secara klasikal mencapai kategori seluruhnya aktif, begitu juga dengan hasil perkembangan bahasa anak mencapai kategori seluruhnya berkembang.
STRATEGI PEMBELAJARAN DALAM MENGEMBANGKAN BAHASA RESEPTIF ANAK
Fitriani, Dina Aulia;
sulistiyana, sulistiyana;
Mujiyat, Mujiyat
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) Vol 4, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jikad.v4i1.11746
Permasalahan yang didapat pada penelitian ini ialah rendahnya kemampuan bahasa reseptif anak dalam menceritakan kembali apa yang didengar dengan kosakata lebih. Hal ini diisebabkan karena anak mengalami kesulitan dalam memfokuskan perhatian untuk mendengarkan apa yang disampaikan oleh guru serta metode dan media pembelajaran yang digunakan kurang bervariasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, serta menganalisis aktivitas anak dan hasil perkembangan bahasa anak dalam menceritakan kembali apa yang didengar dengan kosa kata lebih menggunakan model time token dan metode bercerita dengan media digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan tiga kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 3 dengan kriteria sangat baik. Aktivitas anak pada pertemuan 3 mendapat kategori seluruh anak aktif. Hasil perkembangan anak Pertemuan 3 mencapai 100% dengan kategori berkembang sangat baik (BSB). Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan dan informasi untuk memilih model pembelajaran.
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DALAM MENGENAL BENDA BERDASARKAN FUNGSI MENGGUNAKAN MODEL PBL DAN METODE TANYA JAWAB PADA KELOMPOK A TK MEKAR SARI BALANGAN
Muzdalifah, Nurul;
Novitawati, Novitawati
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) Vol 4, No 2 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jikad.v4i2.12612
Permasalahan penelitian ini yaitu sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam mengenal benda berdasarkan fungsinya. Anak TK Kelompok A belum mengenal persis nama benda yang ada disekitarnya. Hal ini disebabkan oleh sifat pasif dan kurangnya rasa percaya diri anak. Upaya pemecahan masalah tersbeut adalah dengan menggunakan kombinasi Model Problem based learning dan Metode Tanya Jawab. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas hasil capaian kemampuan kognitif anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas serta dianalisis secara kualitatif. Jumlah anak di kelompok A yaitu 10 yang dijadikan sebagai subjek. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas guru selalu mengalami peningkatan yaitu pada pertemuan ketiga mencapai skor 22 yang berkategori Sangat Baik. Aktivitas anak juga mengalami peningkatan, pada pertemuan ketiga yaitu 100% berkembang sangat baik