cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 919 Documents
Seminar Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan pada Anak dengan Pemeriksaan Pulse Oxymetri dan Ekokardiografi di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Utamayasa, I Ketut Alit; Rahman, Mahrus A.; Hidayat, Taufiq; Wicaksono, Henry; Nastiti, Prima Hari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1354

Abstract

Penyakit jantung bawaan (PJB) merupakan salah satu penyakit kelainan bawaan yang sering terjadi dengan presentase 0,8% hingga 1,2% dengan angka kematian 81 kasus per 100.000 kelahiran hidup. Umumnya, PJB merupakan kelainan struktur jantung dan (atau) pembuluh darah besar yang muncul saat lahir. Kegiatan dari seminar ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada tenaga medis tentang deteksi dini penyakit jantung bawaan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan saturasi oksigen menggunakan pulse oxymetri dan ekokardiografi di Sampang, Madura, Jawa Timur. Metode seminar ini dilakukan melalui seminar disertai pelatihan deteksi dini PJB dengan peserta tenaga kesehatan di Madura. Seminar meliputi metode deteksi dini, diagnosis dan terapi, serta simulasi kasus PJB. Evaluasi berdasarkan Pre dan Post-test untuk melihat tingkat pengetahuan para peserta. Pemeriksaan Ekokardiografi dan Pulse Oxymeter dilakukan oleh dokter Spesialis Jantung Anak. Hasil dari kegiatan ini, terdapat 100 peserta yang mengikuti pelatihan seminar. Nilai rata-rata pre-test adalah 53,7/100 dengan hanya 2 peserta yang mendapatkan nilai sempurna. Di akhir seminar, rata-rata nilai post-test adalah 92,3/100 dengan 45 peserta yang akhirnya mendapatkan nilai sempurna. Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 20 anak diperiksa dengan pemeriksaan ekokardiografi. 11 anak didiagnosis PJB asianotik, 1 anak didiagnosis PJB sianotik, dan 8 anak normal. Pada pemeriksaan oksimetri nadi, seluruh bayi mempunyai saturasi oksigen 95% atau lebih dan tidak terdapat perbedaan lebih dari 3% antara lokasi pra dan post ductal. Dengan diadakannya seminar dan pelatihan ini membuat para tenaga medis menjadi paham dan mengerti cara melakukan deteksi dini pada pasien anak dengan PJB.
Pelatihan Digitalisasi Pemasaran Produk Olahan Komoditas Lokal Pisang guna Meningkatkan Ekonomi dan Peluang Pasar bagi UMKM Desa Sidodadi, Kabupaten Malang Fauzan, Slamet; Aditiya, Risma Hamzah; Sianawati, Yulinda Tri; Moliani, Ayuneng Indah; Istigfarin, Wilda Auwalina; Putri, Arum Serina
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JAMSI - Januari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1360

Abstract

Desa Sidodadi berada di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur memiliki potensi unggulan yaitu buah pisang. Melimpahnya buah pisang yang belum dimanfaatkan secara maksimal kemudian menciptakan inovasi makanan baru yaitu Tiwul Pisang. Inovasi makanan baru bukanlah hal yang mudah diterimanya kebutuhan pasar, begitupun yang dialami oleh pelaku UMKM Tiwul Pisang Desa Sidodadi. Pelaku UMKM Desa Sidodadi memiliki kesulitan dalam pemasaran produk. Kegiatan pemasaran yang dilakukan sebatas pada penjualan di toko oleh-oleh atau menawarkan melalui platform whatssapp. Maka dari itu tujuan pengabdian ini adalah untuk mendampingi pelaku UMKM dalam memasarkan inovasi makanan baru Tiwul pisang di era digital saat ini melalui pelatihan digitalisasi pemasaran. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode pendampingan dan pelatihan pemasaran digital. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah terlaksananya kegiatan pelatihan digitalisasi pemasaran kepada pelaku UMKM dan masyarakat Desa Sidodadi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat perubahan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan dilaksanakan. Hal tersebut terlihat dari adanya peningkatan keterampilan peserta dalam membuat konten pemasaran. Peserta menjadi memiliki pengetahuan dasar tentang digitalisasi pemasaran dan mampu menyusun video atau pamflet promosi yang menarik. Sehingga dengan adanya kegiatan pelatihan ini, peserta dapat melaksanakan pemasaran digital untuk menciptakan peluang pasar dan meningkat perekonomian masyarakat di Desa Sidodadi.
Pengabdian Masyarakat Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan pada Anak di RSUD dr. Soedono Madiun Hidayat, Taufiq; Rahman, Mahrus Abdur; Utamayasa, I Ketut Alit; Wicaksono, Henry; Nastiti, Prima Hari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1361

Abstract

Penyakit jantung bawaan (PJB) mempengaruhi sekitar 0,8% hingga 1,2% dengan angka kematian 81 kasus per 100.000 kelahiran hidup. Umumnya, PJB merupakan kelainan struktur jantung dan (atau) pembuluh darah besar yang muncul saat lahir. Kurangnya pengetahuan terkait PJB pada tenaga kesehatan mengakibatkan tatalaksana PJB terlambat. Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan seminar kepada tenaga medis tentang deteksi dini penyakit jantung bawaan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan saturasi oksigen menggunakan pulse oxymetri dan ekokardiografi di Madiun Jawa Timur. Hal baru dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini karena memberikan pelatihan deteksi dini penyakit jantung bawaan. Metode pelatihan dilakukan melalui seminar dengan peserta tenaga kesehatan di Madiun. Materi yang diberikan meliputi metode deteksi dini, diagnosis dan terapi, serta simulasi kasus PJB. Pre dan Post-test digunakan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan. Kunjungan pemeriksaan ekokardiografi dan pulse oximetri oleh dokter spesialis jantung. Hasil dari kegiatan tersebut, terdapat 75 peserta yang mengikuti pelatihan seminar. Nilai rata-rata pre-test adalah 60,2/100 dengan hanya 3 peserta yang mendapatkan nilai sempurna. Di akhir seminar, rata-rata nilai post-test adalah 72,06/100 dengan 10 peserta yang akhirnya mendapatkan nilai sempurna. Sebanyak 17 anak diperiksa dengan pemeriksaan ekokardiografi. 12 anak didiagnosis PJB asianotik, 2 anak didiagnosis PJB sianotik, dan 3 anak normal. Pada pemeriksaan pulse oxymetri, seluruh bayi mempunyai saturasi oksigen 95% atau lebih dan tidak terdapat perbedaan lebih dari 3% antara lokasi pra dan post ductal. Kesimpulan Pelatihan seminar dapat meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan tentang deteksi dini penyakit jantung bawaan. Pasien yang terdeteksi PJB dilakukan perujukan di RSUD Dr. Soetomo untuk direncanakan tindakan selanjutnya.
Penyuluhan Penggunaan Jalan untuk Meredam Konflik antar Pengguna di Rukun Warga 04 Kayuringin Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat Wiranegara, Hanny Wahidin; Wartaman, Anita Sitawati; Luru, Marselinus Nirwan; Susetyarto, Martinus Bambang; Ikhsan, Satrio Maulana
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1371

Abstract

Terjadi konflik penggunaan jalan antar pengguna di perumahan Rukun Warga O4 Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Fungsi utama jalan sebagai ruang publik adalah untuk pergerakan masyarakat umum. Di lapangan, jalan digunakan untuk berbagai kepentingan pribadi seperti tempat parkir kendaraan, tempat berusaha, tempat menyimpan perabot rumah tangga, tempat menyimpan pot tanaman, tempat bermain dan berkumpul, dan lain-lain. Telah ada peraturan tentang penggunaan jalan sebagai ruang publik, tetapi warga perumahan belum mengetahui dan memahaminya. Agar mereka menjadi tahu dan paham perlu dilakukan “Penyuluhan Penggunaan Jalan untuk Meredam Konflik Antar Pengguna di Rukun Warga 04 Kayuringin Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat”. Metode pengabdian yang dipilih adalah penyuluhan. Hasil penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta penyuluhan tentang fungsi jalan, keragaman pengguna, prinsip penggunaan jalan, dan berbagai contoh konflik penggunaan badan jalan di perumahan melalui perbandingan antara hasil pretest dengan hasil post-test. Dampak yang diharapkan dari penyuluhan ini adalah adanya perubahan dalam perilaku penggunaan jalan di perumahan sehingga dapat meredam konflik antarpenggunanya serta fungsi utama jalan tidak banyak terganggu.
Wawasan Ekonomi Berkelanjutan bagi Masyarakat Pengelolah Pariwisata di Desa Fatumnasi Timor Tengah Selatan Rene, Mariayani Oktafiana; Fallo, Adriana Rodina; Long, Belandina Liliana; Kolianan, Jim Briand; Adam, Cataryn Vlantyna; Ibiruni, William; Neolaka, Grace
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1373

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat pengelolah objek wisata akan wawasan ekonomi berkelanjutan dalam pengelolaan pariwisata. Desa Fatumnasi merupakan kawasan konservasi sumber daya alam di Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pelaksanaan pengabdian ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab perguruan tinggi sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan untuk dapat memberikan edukasi bagi pihak yang membutuhkan khususnya masyarakat pengelolah objek wisata terkait pentingnya wawasan ekonomi berkelanjutan dalam pengelolaan wisata sebagai salah satu bentuk dukungan dan partisipasi dalam mewujudkan ekonomi hijau dalam pembangunan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui beberapa tahap yaitu; tahap pertama tim Survei kepada mitra dan pengurusan berkas. Tahap kedua berupa workshop wawasan ekonomi berkelanjutan dalam pengelolaan pariwisata oleh tim pengabdian terkait wawasan ekonomi berkelanjutan dalam pengelolaan pariwisata, mulai dari penjelasan terkait apa itu pariwisata, pentingnya pariwisata dalam peningkatan ekonomi desa.  Tahap kegita berupa diskusi bersama masyrakat, dan Tahap terakhir berupa evaluasi, yang mana hasilnya menunjukkan bahwa 85% peserta memberikan respon positif terhadap pelaksanaan PkM, 90% peserta memiliki partisipasi yang baik dalam kegiatan dan 80% dari peserta memahami akan materi yang diberikan. Selain itu melalui diskusi para peserta meminta agar kegiatan seperti ini dapat dilaksankan kembali diwaktu berikutnya, dan meminta tim untuk mendampingi Pemerintah Desa Fatumnasi dan masyarakat untuk menyusun rencana pembangunan pariwisata Desa Fatumnasi.
Optimasi Produksi UMKM Jamu NGEJAMU ANG Kekinian Kediri melalui Pelatihan Teknologi Mikrokontroller untuk Mendukung Kualitas dan Efisiensi Hadiwiyatno, Hadiwiyatno; Wirayoga, Septriandi; Junus, Mochammad; Habibi, Isaz Ilham Akbar; Huda, Miftakhul; Astono, Guntur Yanuar
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1374

Abstract

UMKM Jamu NGEJAMU ANG KEKINIAN menghadapi tantangan dalam meningkatkan efisiensi produksi dan mempertahankan daya saing di tengah pesatnya perkembangan teknologi di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam memajukan sektor ekonomi lokal. Salah satu UMKM yang memiliki nilai budaya dan tradisional yang tinggi adalah UMKM Jamu NGEJAMU ANG KEKINIAN. Meskipun memiliki warisan khas, UMKM Jamu NGEJAMU ANG KEKINIAN perlu menghadapi tantangan dalam meningkatkan efisiensi produksi dan mempertahankan daya saing di era modern. Teknologi mikrokontroller menawarkan solusi inovatif yang dapat diimplementasikan untuk mendukung hasil produksi UMKM Jamu. Melalui pelatihan teknologi mikrokontroller, diharapkan para pelaku UMKM Jamu NGEJAMU ANG KEKINIAN dapat memanfaatkan teknologi tersebut dengan optimal, meningkatkan kualitas produk, efisiensi produksi, serta menjawab tuntutan pasar yang terus berubah. Latar belakang ini menjadi dasar untuk menginisiasi program pelatihan teknologi, yang bertujuan memberikan dampak positif dalam pengembangan dan keberlanjutan UMKM Jamu NGEJAMU ANG KEKINIAN di era yang serba canggih ini.
Program Pengabdian Masyarakat bagi Kader Posyandu dalam Peningkatan Kesehatan dan Wirausaha di Kelurahan Noborejo, Salatiga, Jawa Tengah Kisnawaty, Sudrajah Warajati; Andriyani, Nur; Sofyan, Aan; Anjalya Pertiwi, Munitya; Afifah, Afifah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1377

Abstract

Noborejo merupakan kelurahan yang teridentifikasi adanya pengangguran, ibu rumah tangga dan lanjut usia sehingga perekonomian setempat masih kurang baik. Lingkup Puskesmas Cebongan adalah kelurahan Noborejo, di area tersebut terdapat 931 kasus essential (primary) hypertension dan 583 kasus non-insulin dependent Diabetes Melitus. Namun terdapat keterbatasan edukasi berkaitan dengan pangan dan gizi, sehingga diperlukan adanya upaya peningkatan taraf kesejahteraan dan kesehatan. Pengabdian ini dilakukan dengan tahapan sosialisasi, penyuluhan dan pelatihan, serta pendampingan dan evaluasi pelaksanaan program. Adapun media edukasi yang digunakan pada kegiatan meliputi buku saku, brosur resep produk, label produk, stand banner, backdrop, dan powerpoint. Hasil evaluasi kegiatan berupa pengisian kuesioner pretest dan post-test, serta evaluasi dari sesi tanya jawab. Seluruh kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. Terdapat 43 kader lansia yang hadir dengan kategori usia masa dewasa akhir dan masa lansia awal. Terdapat perbedaan yang signifikan pemberian penyuluhan tentang pemanfaatan pangan lokal untuk pencegahan PTM sebelum dan setelah dilakukan. Adapun luaran pada kegiatan pengabdian ini berupa produk beras analog umbi gembili dan cookies tepung biji nangka beserta kemasan plastik dan labelnya, karya cipta sederhana pada media buku saku, toko online shopee, dan akun instagram sebagai sarana promosi.
Pemberdayaan UMKM melalui Digitalisasi dengan Penerapan Qris di Kelurahan Umban Sari, Pekanbaru, Riau Wahyudi, Bintang; Andreson, Simon; Yusman, Tengku Resti Erika; Fauziah, Tiara; Anwar, Halisya Rahmawati; Busyro, Wahyi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1384

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Umban Sari berfokus pada dua aspek utama: peningkatan kualitas lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui UMKM cerdas. Dalam aspek lingkungan, program ini melibatkan pembuatan dan distribusi tong sampah di area strategis untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik, serta kampanye sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya kebersihan lingkungan. Di sisi lain, program ini juga mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan memperkenalkan dan memfasilitasi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai alat pembayaran digital. Pelatihan dan pendampingan diberikan kepada pelaku UMKM agar mereka dapat memanfaatkan teknologi digital ini untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan pasar. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah serta adopsi QRIS oleh pelaku UMKM di Kelurahan Umban Sari, yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Ibu-Ibu Cibi-Cibi Lele melalui Solar Panel untuk Diversifikasi Produk Olahan Ikan Lele di Cibinong, Bogor, Jawa Barat Rosalina, Rosalina; Rahayu, Leni Sri; Pratiwi, Nunik; Sinduningrum, Estu; Gunadi, Reza; Miftahuddin, Miftahuddin; Widodo, Muhammad Adnan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1386

Abstract

Pengmas kemendikbud 2024 kali ini ditujukan pada kelompok Ibu-ibu Pengajian “Cibi-cibi Lele” berlokasi di Kampung Poncol Pakansari RT 02 RW 05 Kel. Nanggewer Mekar Kec. Cibinong. Diketuai oleh Ibu Putri Arie Rahayu. Produktifitas telah berjalan selama 1 tahun mulai bulan Maret 2023. Program diversifikasi pemberdayaan ibu-ibu Cibi-Cibi Lele ini mampu meningkatkan kreativitas dalam mengolah makanan sehat untuk peningkatan gizi keluarga, khususnya gizi anak, dan juga menjadi peluang besar untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Tujuan dari kegiatan pengmas ini adalah membantu mengembangan produksi pengolahan ikan lele berupa makanan olahan siap saji yang selama ini penjualan berputar hanya sebatas tetangga sekitar. Diharapkan kedepan menjadi komoditas ekspor. Tim akan menyediakan alat bantu memasak berupa kompor induksi. Sumber energy listrik untuk memanaskan kompor induksi akan dipasang Panel Surya pendamping listrik PLN. Hasil olahan ikan lele akan dikemas rapi dengan logo khusus dan akan dipasarkan lewat penjualan kuliner e-commerce. Metode yang digunakan dimulai dari tahapan persiapan, sosialisasi, praktik lapangan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan untuk menilai keberhasilan program dan respons peserta terhadap pelatihan yang diberikan. Hasil kegiatan yang dicapai adalah ibu-ibu Cibi-Cibi Lele memiliki keterampilan dalam memproduksi ikan lele crispy dan nugget lele serta sudah terbuka peluang market e-commerce.
Pemberdayaan Perempuan melalui Inovasi Pemanfaatan Daun Kelor dan Digital Marketing di Desa Titik, Sekaran, Lamongan, Jawa Timur Rahmalia, Arsella; Hanani, Filzah; Bardani, Ahmad Roqib; Arifatin, Fais Wahidatul
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JAMSI - Januari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1389

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan di Desa Titik, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, melalui inovasi pemanfaatan daun kelor yang diolah menjadi camilan sehat bernilai jual. Program ini bertujuan untuk mengolah daun kelor menjadi camilan sehat yang bernilai jual serta memberikan pengetahuan tentang digital marketing untuk mendukung kewirausahaan. Tahap pertama yakni persiapan, kedua yakni pelaksanaan, dan ketiga adalah evaluasi. Dalam tahap persiapan yakni mempersiapkan pembuatan camilan dan segala informasi terkait daun kelor dan digital marketing. Pada tahap pelaksanaan, kegiatan berjalan dengan lancar dan peserta terlihat begitu antusias. Sedangkan pada tahap evaluasi, tim PKM menyebarkan angket dalam bentuk google form kepada peserta. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi dan praktik pengolahan camilan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 56,3% anggota PKK merasa lebih percaya diri dalam berbisnis setelah mengikuti pelatihan, meskipun masih terdapat tantangan seperti akses teknologi dan dukungan sosial. Pemanfaatan daun kelor memiliki potensi besar untuk kesehatan dan ekonomi, namun penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari masih rendah. Digital marketing dapat meningkatkan pemasaran produk, tetapi pengetahuan dan akses internet menjadi kendala. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan peran sosial perempuan dalam komunitas. Rekomendasi untuk keberlanjutan program mencakup pelatihan lanjutan dan kolaborasi dengan organisasi non-pemerintah.