cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 919 Documents
Pelatihan dan Pendampingan Penerapan Digital Marketing bagi Pelaku UMKM Pengrajin Batik Tulis di Lingkungan Cungking, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur Wilujeng, Ita Prihatining; Zutiasari, Ika; Dewi, Dr. Titis Shinta; Sungkar, Alifia Ratna; Gandono, Arnela Ladyatma
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 5 (2024): JAMSI - September 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1350

Abstract

Industri UMKM yang menjamur memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian di Indonesia. Namun terjadinya wabah Covid-19 dua tahun lalu ternyata memberikan dampak negatif terhadap berjalannya UMKM dimana kebanyakan konsumen kehilangan daya belinya, sehingga para pelaku UMKM diharuskan bisa beradaptasi dengan keadaan yang ada, disinilah akhirnya peran digital dibutuhkan. Di era society 5.0 ini, hampir seluruh Masyarakat dari segala usia menggunakan smartphone dalam kehidupan sehari-hari, melihat peluang ini banyak pelaku UMKM yang melakukan peralihan pemasaran produknya ke pemasaran digital atau yang biasa disebut dengan digital marketing karena dirasa lebih efektif. Namun sayangnya masih banyak pelaku UMKM yang belum menggunakan platform digital untuk pemasarannya, salah satunya adalah UMKM pengrajin batik yang ada di Cungking Banyuwangi yang disayangkan melihat Batik merupakan salah satu produk khas Indonesia yang cukup menjanjikan apabila bisa mencapai target pasar yang lebih luas. Sehingga, pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pengoptimalan promosi pada penjualan di platform media digital seperti penguatan melalui social media sehingga UMKM sasaran memiliki keahlian dalam pembuatan konten dan penguatan branding pada e-commerce dan media sosial. Tahapan yang dilaksanakan penelitian ini meliputi tahapan persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Adapun Output dalam penelitian ini adalah kemaksimalan UMKM dalam melakukan penjualan digital sehingga bisa meraup target yang lebih besar. Setelah melakukan pelatihan dan pendampingan ini, pelaku UMKM di Lingkungan Cungking, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur mendapatkan insight baru mengenai bagaimana pengelolaan media social mereka supaya dapat bekerja dengan lebih optimal dan maksimal dengan digital marketing, dengan kegiatan ini, para pelaku UMKM akhirnya juga dapat melakukan pembuatan konten secara mandiri dan penyebarluaskan konten di social media dengan lebih efektif.
Peningkatan Pengetahuan mengenai Penyuluhan Cuci Tangan Pakai Sabun pada Anak Sekolah Dasar di SD Negeri 050578 Kwala Begumit Kec. Binjai Kab. Langkat Ashar, Yulia Khairina; Sagala, Rizqa Auliyah Shifah; Tanjung, Sophie Zafira; Ginting, Aloken Marwahta Br.
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 5 (2024): JAMSI - September 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1375

Abstract

Cuci tangan pakai sabun menjadi salah satu tindakan pencegahan yang efektif untuk meminimalkan risiko penyebaran penyakit. Namun, perilaku mencuci tangan belum menjadi budaya dalam masyarakat, dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang hal tersebut, khususnya pada anak usia sekolah dasar. Peningkatan pengetahuan tentang cuci tangan pakai sabun di kalangan siswa diharapkan tidak hanya memperbaiki praktik kebersihan sehari-hari, tetapi juga berdampak positif pada kesehatan jangka panjang mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan dan praktik cuci tangan pakai sabun di sekolah dasar. Kegiatan ini menggunakan metode kualitatif dengan dua pendekatan, yaitu intervensi dan pengukuran. Hasil kegiatan didapatkan bahwa responden menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi, dengan skor rata-rata pengetahuan responden meningkat dari 3,67 sebelum intervensi menjadi 8,27 setelah intervensi, menunjukan hasil yang positif dalam hal pengetahuan dan praktik kebiasaan cuci tangan yang baik. Kepala sekolah dan guru-guru disarankan untuk rutin memberikan sosialisasi tentang pentingnya cuci tangan pakai sabun serta meningkatan ketersediaan fasilitas sekolah.
Pelatihan Pemodelan Proses Bisnis Koperasi di Sentra Industri Kecil Somber Balikpapan Hamijaya, Prasis Damai Nursyam; Satyaninggrat, Luh Made Wisnu; Rahmah, Khairunnisa
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 5 (2024): JAMSI - September 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1381

Abstract

Somber adalah area industri pengolahan kedelai yang mendukung perekonomian Balikpapan. Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (PRIMKOPTI) Balikpapan merupakan koperasi yang menyediakan bahan baku untuk pengrajin tahu tempe di Sentra Industri Kecil (SIK) Somber. Pengelola koperasi mengalami kesulitan dalam manajemen proses bisnis karena tidak memiliki latar belakang pendidikan formal di bidang tersebut, sehingga mereka kesulitan mendokumentasikan proses bisnis sesuai standar Business Process Model and Notation (BPMN) dengan software Bizagi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pengembangan kewirausahaan di SIK Somber, terutama dalam manajemen tata kelola. Program ini dilaksanakan melalui diskusi kelompok terarah, pelatihan, dan pendampingan untuk meningkatkan pemahaman tentang manajemen proses bisnis bagi koperasi. Hasilnya, peserta program mengalami peningkatan pengetahuan tentang definisi, manfaat, dan notasi proses bisnis. Mereka berhasil mendokumentasikan proses bisnis utama dan pendukung, serta membuat model proses bisnis as-is sesuai standar BPMN. Dokumentasi ini memudahkan petugas dan admin koperasi untuk memahami tahapan proses bisnis dalam sistem layanan, sehingga meningkatkan kualitas pelayanan koperasi kepada pelanggan eksternal.
Pelatihan Kewirausahaan untuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMP Kanaan Banjarmasin, Kalimantan Selatan Kosasih, Nico; Diany, Adista Anjar; Suchida, Irma; Lestari, Tina; Amrulloh, Rifqi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 5 (2024): JAMSI - September 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1391

Abstract

Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka merupakan pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi seperti pengembangan soft skill dan karakter sesuai dengan profil pelajar pancasila. Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kanaan Banjarmasin mulai memasukkan kegiatan berwirausaha pada salah satu mata pelajaran keterampilan, namun latar belakang pendidik di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kanaan Banjarmasin masih belum banyak yang memiliki pengalaman menjadi entrepreneur sehingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kanaan Banjarmasin menyadari bahwa materi dari kegiatan kewirausahaan dapat menjadi solusi untuk mewujudkan pengembangan potensi diri dari siswa juga pengetahuan untuk para pendidik mengenai dunia usaha sesuai dengan profil pelajar Pancasila. Metode pelatihan menggunakan pendekatan persuasif edukatif, pemberian materi pelatihan kewirausahaan menggunakan metode ceramah, diskusi dan evaluasi diakhir kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam empat tahap: identifikasi masalah dan persiapan, pemberian materi kewirausahaan, diskusi, dan evaluasi kegiatan keterampilan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kanaan Banjarmasin. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan siswa dan para pendidik (guru) telah memahami mengenai kewirausahaan dan strategi yang dapat dilakukan untuk memulai dan menjalankan suatu usaha.
Peningkatan Kualitas Produksi Ecoprint Corak Pewarna Alam melalui Pendampingan Proses Teknik Pewarnaan di UMKM Ecorilife.Id Wahyuningsih, Sayekti; Rahardjo, Sentot Budi; Lestar, Witri Wahyu; Saraswati, Teguh Endah; Widjonarko, Dian Maruto; Pramono, Edi; Naufal, Widyan Muhammad; Faradilla, Radianita
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JAMSI - Januari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1301

Abstract

Ecorilife.id merupakan salah satu UMKM yang bergerak pada bidang produksi ecoprint. Akan tetapi, terdapat permasalahan prioritas dari mitra, yaitu kualitas warna pada produksi kain ecoprint yang tidak stabil, meliputi pewarnaan dasar gelap dan terang, pengaruh teknis pewarnaan, dan penggunaan bahan-bahan pewarna alam. Solusi yang diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan tersebut dilakukan melalui pendampingan proses produksi ecoprint pada Ecorilife.id. Kegiatan tersebut dilakukan dengan melakukan optimasi pada tahap pewarnaan dan mordanting menggunaan tawas (Al2(SO4)3), natrium asetat (Na-acetat), atau soda abu (Na2CO3) supaya produk ecoprint memiliki warna yang tidak mudah luntur serta bercampur secara sempurna dengan kain. Pewarna dasar kain dioptimasi dengan pewarna alam tingi dan jolawe. Tahapan pewarnaan ecoprint dilakukan dengan teknik steaming setelah tahap mordanting yang kemudian dikeringkan. Tahap pewarnaan dan pembentukan motif dilakukan dengan menggunakan motif yang muncul dari daun jati, daun akalipa, daun kalpataru, dan bunga cosmos. Fiksasi dilakukan dengan kapur untuk menghasilkan warna-warna ecoprint yang jelas. Hasil menunjukkan terciptanya produk ecoprint dengan kualitas warna tinggi yang dapat diamati melalui hasil pewarnaan yang terlihat detail, tidak berbaur, dan tidak luntur.
Kesiapan Produk Furnitur Indonesia dalam Memenuhi Regulasi Anti Deforestasi Uni Eropa dan Pengoptimalan Pasar Negara Mitra FTA (Studi Kasus PT. Masagena Maruarar Salawasna, Cirebon) Hasan, Zidny Ilma; Akbar, Adhadian; Bustaman, Arief
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1304

Abstract

Kegiatan ini bertujuan membantu PT. Masagena Maruarar Salawasna di Cirebon dalam menghadapi tantangan ekspor furnitur terkait regulasi EUDR atau Anti Deforestasi Uni Eropa, yang mewajibkan perusahaan memenuhi standar lingkungan yang ketat. Hal ini menjadi hambatan utama bagi ekspor karena memerlukan penyesuaian proses produksi dan sertifikasi keberlanjutan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada pilot project Free Trade Agreement Support Center Bandung, dilakukan pendampingan dan konsultasi bisnis untuk meningkatkan kesiapan perusahaan menghadapi regulasi ini serta memanfaatkan peluang pasar internasional melalui FTA. Metode yang digunakan meliputi konsultasi, analisis data, dan pendampingan bisnis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesiapan perusahaan dalam menghadapi regulasi EUDR serta kemampuan memanfaatkan FTA untuk meningkatkan daya saing di pasar global. Rekomendasi yang diberikan mencakup inovasi produk, adaptasi terhadap standar internasional, serta penguatan kerjasama dengan pengrajin lokal.
Penyuluhan Fisioterapi Mengenai Postur Tubuh sebagai Pencegahan Skoliosis pada Remaja di Madrasah Aliyah Al – Irtiqo’ Kota Malang Mudhari, Dewi Nanda Rosita; Rahmawati, Nurul Aini; Jumianti, Sri Eko
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1320

Abstract

Skoliosis merupakan kelengkungan abnormal pada vertebra dengan bentuk kurva “C” atau “S”, yang umumnya berkembang pada masa kanak-kanak atau remaja. Kebiasaan postur yang buruk ketika di sekolah seperti posisi duduk dan penggunaan ransel yang tidak tepat, berdampak buruk pada kesehatan tulang punggung remaja yang dapat menyebabkan terjadinya skoliosis. Sebagai Solusi untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai skoliosis, dilakukan kegiatan penyuluhan kepada 21 siswa Madrasah Aliyah Al-Irtiqo’. Penyuluhan ini menggunakan media poster dan leaflet, serta dilakukan pretest dan post-test ketika sebelum dan setelah penyuluhan untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa. Materi penyuluhan yang disampaikan mencakup definisi, tanda gejala, faktor resiko dan pencegahan skoliosis. Hasil pretest didapatkan 5%-48% siswa yang memahami mengenai skoliosis, namun melalui hasil post-test didapatkan 100% siswa yang memahami mengenai skoliosis. Para siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan penyuluhan, dan terdapat peningkatan pemahaman siswa setelah diberikan penyuluhan mengenai pentingnya postur tubuh yang tepat dan baik ketika belajar guna mencegah skoliosis. Dampak dari penyuluhan ini adalah meningkatnya kesadaran siswa tentang pentingnya postur tubuh yang tepat ketika belajar guna mencegah skoliosis, serta penerapan kebiasaan yang lebih baik dalam aktivitas sehari – hari yang dapat mendukung kesehatan tulang punggung.
Diversifikasi Produk Aice Ice Cream dan Buah Lokal untuk Peningkatan Ekonomi Pelaku Usaha di Panjer, Kota Denpasar Dekresano, Claverita Prima; Sariani, Ni Luh Putu; Sekunda, Maria Salestina
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1332

Abstract

Persaingan dunia usaha yang semakin ketat memacu pelaku usaha untuk terus berinovasi. Diversifikasi produk menjadi salah satu strategi utama untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha jus buah di Panjer, Denpasar Selatan, dalam melakukan diversifikasi produk dengan menggabungkan es krim Aice dan buah-buahan lokal.. Metode yang digunakan meliputi observasi, edukasi, pelatihan, dan pendampingan, yang dilaksanakan pada 25 Juni 2024. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku usaha memahami pentingnya diversifikasi produk untuk bersaing di pasar. Implementasi kolaborasi antara es krim Aice dan jus buah lokal terbukti meningkatkan daya tarik produk, serta dapat meningkatkan penjualan dan keuntungan. Dampak kegiatan ini terlihat pada peningkatan kreativitas pelaku usaha dan terbukanya peluang kerjasama dengan PT Aice. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian lokal dan pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Upaya Penurunan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Sosialisasi Program Juru Pemantau Jentik pada Kelurahan Panjer, Denpasar, Bali Gaizka, Andreas Andrew; Pramana, Ida Bagus Gde Agung Yoga
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JAMSI - Januari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1345

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit endemik yang menjadi tantangan kesehatan di Indonesia, khususnya di daerah perkotaan dengan kepadatan penduduk tinggi. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Di Kelurahan Panjer, Denpasar, Bali, kasus DBD cenderung meningkat akibat lingkungan yang tidak terawat dan rendahnya kesadaran masyarakat tentang pencegahan. Program Juru Pemantau Jentik (Jumantik) diperkenalkan sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemantauan jentik nyamuk di rumah masing-masing. Kegiatan ini melibatkan sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi perubahan perilaku warga. Sebelum kegiatan, masyarakat cenderung pasif dalam menjaga kebersihan lingkungan, hanya mengandalkan fogging dari pemerintah. Setelah sosialisasi, terjadi peningkatan kesadaran dan inisiatif warga untuk melakukan pemantauan jentik secara rutin dan menjaga kebersihan lingkungan. Dampak program terlihat dari adanya perubahan perilaku warga yang lebih proaktif dalam pencegahan DBD. Evaluasi menunjukkan terbentuknya kader Jumantik yang lebih aktif dan berkelanjutan, yang diharapkan dapat mengurangi risiko penyebaran DBD di masa depan.
Peningkatan Kualitas Pemandu Wisata di Sentani Foresta Madiun Jawa Timur melalui Pelatihan Bahasa Inggris Berbasis Role-Play Widiana, Yuli; Meilasari, Priska
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1351

Abstract

Penguasaan bahasa Inggris pelaku bisnis pariwisata di Kota Madiun masih perlu ditingkatkan karena masih rendahnya kemampuan mereka dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Salah satunya di wanawisata Sentani Foresta di Madiun, Jawa Timur. Sebagai obyek wisata baru, Sentani Foresta masih memerlukan pengembangan baik dari segi fasilitas maupun sumber daya manusianya. Penguasaan bahasa Inggris yang baik bagi para pemandu wisata sangat penting untuk pengembangan destinasi wisata tersebut. Program pelatihan bahasa Inggris untuk pemandu wisata yang dilaksanakan di Sentani Foresta Madiun adalah salah satu solusi untuk meningkatkan kemampuan pemandu wisata agar lebih fasih berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dengan turis asing. Pelatihan ini dilaksanakan melalui tahapan pembekalan materi, praktik dengan teknik Role-Play, dan praktik lapangan. Kegiatan praktik dilaksanakan di lapangan baik dengan sesama peserta pelatihan maupun dengan penutur asli bahasa Inggris. Program pengabdian masyarakat ini juga melibatkan dosen dan mahasiswa Bahasa Inggris sebagai narasumber pelatihan dan fasilitator. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan kemampuan penguasaan bahasa Inggris pemandu wisata. Selain itu, pelatihan ini juga mampu meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri mereka untuk berkomunikasi dengan turis asing yang datang berkunjung. Hal ini sangat berkontribusi pada pengembangan pariwisata di Kota Madiun ke level internasional sesuai dengan slogan Kota Madiun, yaitu “Madiun Maju Mendunia”.