cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 919 Documents
Pelatihan Kualitas Pelayanan di Kafe Kilabret, Jakarta Estaswara, Helpris; Sudarto, Sudarto; Himam, Muhammad; Salsabila, Putri; Tayana, Olyvia
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1413

Abstract

Loyalitas bisa tercapai jika coffee shop memiliki kualitas pelayanan. Sedangkan kualitas pelayanan adalah sikap pelanggan dari hasil perbandingan penghargaan kualitas pelayanan dengan kinerja perusahaan. Perbandingan tersebut jika ditempatkan pada pelanggan merupakan persepsi, yaitu atensi untuk melihat dan merasakan kualitas pelayanan dan kebutuhannya yang kemudian dipersepsikannya. Sehingga, jika pelayanan yang diterimanya dapat memenuhi apa yang diharapkan atau bahkan melampaui harapan pelanggan, maka dipersepsikan memuaskan. Terkait dengan hal itu, Kafe Kilabret membutuhkan kualtas pelayanan, karena pelayanannya masih buruk dan pelayannya tidak senyum. Maka tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah pelatihan kualitas pelayanan di Kafe Kilabret, Jakarta. Pelatihan dilakukan melalui tiga langkah. Pertama, membuat modul pelatihan. Kedua, melakukan pelatihan yaitu memberikan pengertian dan menunjukkan contoh tentang kualitas pelayanan. Ketiga, pekerja dan pemilik mempraktekkan. Ketiga, evaluasi dilakukan secara kualitatif. Pertama, setelah melakukan pelatihan, tim kami mengisi apa saja pelayanan yang kurang. Kedua, mengawasi praktek pekerja setelah pelatihan dengan observasi. Ketiga, satu minggu setelahnya, mengobservasi hasil pelatihan. Hasilnya, Kafe Kilabret belum mempunyai SOP terkait dengan standar pelayanan, serta SOP pemilihan bahan baku dan pengawasan kualitas, maka pekerja hanya melakukan sesuai dengan pemahaman di pelatihan. Satu minggu kemudian, kami melakukan observasi di mana hasilnya Kafe Kilabret sudah berubah menggunakan kualitas pelayanan dalam melayani pelanggan, meskipun tidak ada SOP. Maka, tim kami memiliki dua rekomendasi. Pertama, segera membuat SOP tentang kualitas pelayanan, setelah SOP dibuat, harus melakukan pelatihan terhadap karyawan. Kedua, harus melakukan evaluasi secara berkala terkait dengan kualitas pelayanan.
Pendampingan Produk Halal bagi UMKM dan Masyarakat untuk Peningkatan Kesadaran Gaya Hidup Halal di Desa Kramat Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan Faizal, Bhismoadi Tri Wahyu; Harisah, Harisah; Zulaekah, Zulaekah; Taufikkurrahman, Taufikkurrahman
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1415

Abstract

Regulasi tentang jaminan produk halal yang diatur dalam Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal belum banyak diketahui oleh Masyarakat di pedesaan terpencil. Program pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan untuk menyampaikan sosialisasi dan informasi penting tentang jaminan produk halal serta pentingnya mengurus sertifikasi halal atas produk yang dihasilkan dari usaha yang dijalankan sehingga diharapkan dapat menambah pemahaman kepada pelaku UMKM dan Masyarakat di Desa Kramat Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan Madura. Pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) meliputi tahap rapat awal, pemetaan masalah dan kebutuhan berama, keterlibatan secara partisipatif, pembentukan tim, pengembangan program dan kegiatan, pelaksanaan dan evaluasi, serta pembelajaran dan penyebarluasan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Tingkat pengetahuan Masyarakat dan pelaku UMKM di Desa Kramat Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan tentang regulasi Jaminan Produk Halal masih tergolong lemah, adanya kegiatan pengabdian tentang pendampingan sertifikasi halal di Desa Kramat ini sangat bermanfaat bagi Masyarakat dan pelaku UMKM dalam menambah wawasan dan pemahaman tentang pentingnya sertifikasi halal dalam usaha produksi yang dijalankan. Selain itu, pelaku UMKM sangat bersemangat dan antusias untuk mengurus pendaftaran sertifikasi halal atas produk yang dihasilkan agar lebih memberi kepastian kepada konsumen.
Optimalisasi Program Green-School di SMP dan SMA Bhakti Mulya Suoh, Lampung Barat: Inovasi Pemanfaatan Barang Bekas untuk Instalasi Hidroponik dan Ecobrick Solviana, Meita Dwi; Satitiningrum, Yuni; Haka, Nukhbatul Bidayati; Handoko, Akbar; Puspita, Laila; Novitasari, Aulia; Pratama, Anisa Oktina Sari; Oktafiani, Raicha; Amelia, Iqlima; Kesumawardani, Aryani Dwi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1417

Abstract

Program Green School telah menjadi strategi penting dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan mengembangkan karakter peduli lingkungan di kalangan peserta didik. Salah satu cara untuk memaksimalkan program ini adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan barang bekas dalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan. Namun, perlu adanya sosialisasi terkait implementasi program ini yang dapat dijadikan suatu pengabdian Masyarakat. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk (1) menciptakan lingkungan pendidikan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan melalui optimalisasi penanaman tanaman obat di sebuah Taman Tanaman Obat Keluarga Minimalis; (2) mengurangi limbah dengan pemanfaatan barang bekas untuk dibuat ecobrick dalam pembuatan instalasi hidroponik; (3) meningkatkan kesadaran dan partisipasi lingkungan; (4) memaksimalkan potensi lahan sekolah untuk area hijau keberlanjutan sebagai evaluasi dan program berkelanjutan. Metode yang digunakan ialah metode sosialisasi dan pelatihan atau praktik pembuatan produk. Tempat pelaksanaan pengabdian ini di SMP dan SMA Bhakti Mulya Suoh, Desa Tugu Ratu, Lampung Barat, melibatkan 156. Hasil pengabdian menunjukkan optimalnya pengelolaan limbah plastik dan peningkatan kesadaran lingkungan di kalangan pendidik dan peserta didik. Keberhasilan ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai keberlanjutan dalam pendidikan. Evaluasi dan keberlanjutan program green school menjadi fokus utama untuk memastikan dampak positif yang diharapkan akan terus dirasakan dalam jangka panjang.
Edukasi Swamedikasi kepada Masyarakat tentang Gejala Penyakit Degeneratif di Klinik PKU Muhammadiyah Comal, Pemalang Handayani, Widyastuti; Muthoharoh, Ainun; Kusuma, Nur Intan; Tina, Nilna Saada; Nabiilah, Alya
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JAMSI - Januari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1418

Abstract

Dalam Kehidupan ini yang dialami semua orang adalah penuaan, Pada tingkat usia tertentu terjadi perubahan tubuh yang biasanya bersifat degeneratif cenderung mengakumulasi perubahan. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk Melakukan edukasi swamediakasi sesuai dengan gejala penyakitnya. Populasi yang digunakan adalah Pasien Prolanis di Klinik Pratama Rawat Inap PKU Muhammadiyah Comal Pemalang dan sekitarnya. Permasalahan yang dihadapi Pasien Prolanis di Klinik PKU adalah kurangnya pemantauan dari keluarga sehingga terapi tidak tercapai. Sehingga perlu dilakukan edukasi ini untuk meningkatkan pengetahuan Pasien prolanis tentang swamedikasi ini. Metode yang digunakan adalah studi prospektif yang melibatkan analisis data hasil prosentase pretest dan post test peserta yang mengikuti edukasi. Metode ini dapat dilakukan dalam praktek klinis untuk memberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dari peserta Pasien prolanis. Data yang dikumpulkan meliputi hasil pre test dan hasil post test dan prosentase peningkatan pengetahuan dari peserta. Hasil edukasi swamedikasi diharapkan dapat menunjukkan gambaran tingkat pengetahuan peserta dan dapat membantu mitra dalam mengurangi swamedikasi yang tidak rasional. Hasil dari pengambilan sampel sejumlah 14 orang, prosentase rata pretest sebesar 95,71 % dan post test sebesar 99,29%. Setelah dilakukan Edukasi peningkatan pengetahuan sampel sebesar 3,57%. Kesimpulan dari Edukasi ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat setelah mendapatkan Edukasi swamedikasi kepada masyarakat tentang gejala penyakit degenerative.
Deteksi Dini Autisme: Pembekalan untuk Guru di Kota Depok Sutadi, Rudy; Muti'ah, Rahma; Adetya, Sandra; Yunanto, Kuncono Teguh; Arneliza, Arneliza
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1419

Abstract

Deteksi dini autisme adalah hal yang sangat penting agar anak mendapatkan intervensi secara dini. Namun keterbatasan akses informasi menyebabkan banyak orangtua dan guru yang belum mengetahui cara melakukan deteksi dini autisme. Hal ini berdampak pada keterlambatan intervensi, sehingga anak disekolahkan dalam kondisi belum siap. Kondisi ini mempengaruhi proses belajar mengajar di sekolah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi melalui pembekalan kepada guru disekolah reguler dilingkungan Kota Depok tentang Deteksi dini Autisme. Metode meliputi ceramah, diskusi, dan simulasi wawancara deteksi dini autisme. Sebanyak lebih kurang 90 orang guru mengikuti pembekalan ini. Setelah pembekalan ini melalui wawancara dengan beberapa guru, mereka menyampaikan bahwa mereka sudah bisa menerapkan tahapan deteksi dini Autisme yang diberikan pada pembekalan. Beberapa anak dirujuk kepada professional untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari pembekalan ini, diharapkan guru-guru dapat menjadi garda terdepan dan berkontribusi dalam melakukan deteksi dini pada anak-anak autisi, terutama saat penerimaan siswa baru. Pembekalan ini sangat penting untuk dilaksanakan secara berkelanjutan diseluruh Indonesia, agar dari sekolah dapat dilakukan deteksi dini Autisme
Penguatan Anggota Sanggar Tari melalui Sosialisasi Edukasi Perencanaan Bisnis dengan Metode BMC Ilhami, Susanti Dwi; Dewi, Nurma Gupita
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1420

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada Sanggar Tari Retno Wulung Kecamatan Rembang. Para anggota sanggar ini pada saat lulus sekolah maupun perguruan tinggi ingin mandiri dan tidak menjadi beban orang tua. Salah satunya dengan menjadi wirausahawan. Namun ketakutan adanya resiko kegagalan yang besar menjadi tantangan tersediri. Ketakutan tersebut karema kurangnya kemampuan dan pengetahuan perencanaan bisnis bagi anggota Sanggar Tari Retno Wulung. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian: untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan perencanaan bisnis pada Anggota Sanggar Tari Retno Wulung sehingga anggota mampu membangun bisnis dengan baik. Metode pada pelaksanaan kegiatan pengabdian ini diterapkan beberapa tahapan yang dilakukan yakni 1) analisis situasi; 2) persiapan; 3) pelaksanaan melalui kegiatan sosialisasi edukasi dan demontrasi secara langsung kepada peserta; 4) monitoring dan evaluasi. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan telah berhasil meningkatkan kemampuan dan pengetahuan peserta yang merupakan anggota Sanggar Tari Retno Wulung. Kesimpulan bahwa Anngota Sanggar Tari Retno Wulung telah mampu menyusun BMC dan memahami penggunaan BMC.
Pendampingan Pengelolaan Usaha UMKM di Kampung Emas Seyegan, Daerah Istimewa Yogyakarta untuk Peningkatan Daya Saing dan Pemasaran Digital Siswanto, Siswanto; Sutirman, Sutirman; Mustofa, Mustofa; Widayati, Ani; Darmawati, Arum; Yuliansah, Yuliansah; Wibawa, Eka Ary; Susilowati, Nenden
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1421

Abstract

Kampung Emas Seyegan merupakan kawasan pemukiman yang terletak di Dusun Krapyak, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Kampung Emas Seyegan memiliki banyak potensi ekonomi, salah satunya adanya UMKM lokal yang diharapkan dapat tumbuh dan berkembang. Beberapa kendala yang dihadapi oleh pengelola UMKM diantaranya belum memahami bagaimana perhitungan harga pokok produk (HPP), sebagian besar pemasaran dilakukan dengan cara konvensional, para pelaku UMKM masih belum memahami proses pemasaran secara digital. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM di Kampung Emas Seyegan dalam menghitung HPP dan memasarkan produk melalui platform digital. Metode kegiatan pengabdian yaitu terdiri dari survei, perumusan solusi dan pelaksanaan melalui ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah 1) telah selesainya pemaparan materi oleh tim pengabdi kepada para peserta 2) sebagian besar atau 80% peserta telah berhasil melakukan praktik perhitungan HPP, pembuatan toko online di Shopee dan pembuatan google profil bisnis,  3) 100% peserta menunjukkan sikap puas terhadap kegiatan pengabdian apabila dilihat dari aspek materi, pembicara, fasilitas dan penyelenggaraan. Kendala pada kegiatan pengabdian ini karena sebagian besar belum mempunyai foto produk yang menarik untuk ditampilkan pada Shopee dan google profil bisnis. Dampak dari kegiatan ini adalah pengelola UMKM siap  bersaing dengan memanfaatkan platform e-commerce untuk pemasaran dan memiliki daya saing pada era ekonomi digital saat ini.
Pentingnya Data dan Informasi bagi Perencanaan Pembangunan Desa Berkelanjutan Lino, Maria Magdalena; Djani, William; Neolaka, Melkisedek Noh Bernabas Cervesius
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JAMSI - Januari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1422

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan sosialisasi dalam rangka memberikan pemahaman yang benar tentang pembangunan desa berkelanjutan dan juga pemahaman yang benar tentang arti pentingnya data dan informasi bagi perencanaan pembangunan. Hal ini disebabkan karena pemerintah desa dan aparatur desa masih sering mengalami persoalan dalam pemanfaatan data dan informasi dalam perencanaan pembangunan ; karena masih kurangnya pengetahuan tentang arti pentingnya data bagi perencanaan pembangunan desa berkelanjutan sehingga data yang ada di desa stagnan tidak diperbaharui setiap tahun .Sosialisasi ini diberikan kepada 40 peserta yang berasal dari kepala desa, BPD dan perangkat desa, serta semua unsur yang terlibat dalam perencanaan pembangunan desa yakni RT, RW, Kadus, PKK, karang taruna, LKMD dan pemangku adat Desa Sanggoen. Hasil sosialisasi 95 % peserta menyatakan bahwa pengabdian tersebut sangat bermanfaat dan merasa memiliki pengetahuan dan kesadaran akan arti pentingnya data dan informasi. 78% peserta melanjutkan ke tahap pendampingan pengisian kelengkapan monografi/profil desa dan 83% peserta berharap Desa Sanggoen dapat menjadi desa binaan Universitas Nusa Cendana. Kendala dan hambatan terkait keterbatasan waktu dan keterbatasan internet, namun dapat teratasi dengan baik selama kegiatan.
Senam Hipertensi untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Lanjut Usia di Posyandu Lansia Dusun Kubung, Kabupaten Malang, Jawa Timur Afkan, Indah Aulia; Yulianti, Atika; Zainiyah, Nanik
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1424

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi pada lanjut usia dapat menyebabkan masalah yang serius. Selain menggunakan obat-obatan, pengelolaan hipertensi pada lansia juga dapat melibatkan pendekatan non-farmakologi seperti senam hipertensi. Senam hipertensi merupakan jenis latihan yang dapat meningkatkan aliran darah dan pasokan oksigen ke otot-otot aktif, terutama otot jantung, sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk: mengedukasi masyarakat bahwa senam hipertensi dapat dilakukan sebagai upaya penurunan tekanan darah pada lanjut usia. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode diskusi interaktif atau penyuluhan dengan menggunakan media leaflet dan demonstrasi senam dengan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tekanan darah sebelum dilakukan senam dan setelah pemberian senam. Hasil penyuluhan berdasarkan kegiatan satu kali senam hipertensi belum menunjukkan perubahan signifikan pada tekanan darah lansia. Namun, ada potensi penurunan tekanan darah jika senam dilakukan secara rutin.
Perumusan Strategi Pengembangan Rumah Pendidikan Qur’An (RPQ) Masjid Izzatul Mu’Minin (MIM), Lembang, Jawa Barat Sutjipto, Mohammad Riza; Pasaribu, Rina Djunita; Gunawan, Arien Arianti; Fithriah, Khaulah Wardhatul; Shabira, Rafa Maisa
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1425

Abstract

Masjid Izzatul Mu'minin (MIM) di Lembang baru terlepas dari stagnansi pengelolaan dengan hadirnya pengurus baru. Ketua DKM baru hadir dengan visi baru untuk menjadikan MIM masjid makmur. Meskipun banyak rintangan, perbaikan signifikan terlihat dari berbagai kegiatan termasuk Rumah Pendidikan Quran (RPQ) anak-anak yang telah mempunyai 50 santri dalam waktu singkat. Namun, untuk pengembangan masjid lebih lanjut, termasuk pengembangan RPQ, MIM memerlukan tambahan kompetensi manajemen stratejik. Sehubungan hal tersebut, tujuan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah mendukung RPQ MIM untuk terus berkembang melalui Pelatihan dan Pendampingan. Metode utama PkM adalah pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan tim FEB Telkom University (Tel-U) kepada pengajar dan pengurus RPQ MIM. PkM juga membenahi sarana kelas. Evaluasi hasil PkM dilakukan dengan wawancara, observasi dan kuesioner. PkM menghasilkan perumusan 10 strategi pengembangan RPQ dengan prioritasnya. Sarana kelas bertambah 2 papan tulis dan 30 meja anak. Kegiatan ini telah memberikan perubahan signifikan dalam strategi pengembangan RPQ. Secara keseluruhan, hasil PkM sangat diapresiasi juga oleh RPQ MiM dan masyarakat sekitar