cover
Contact Name
-
Contact Email
staiddimakassar@gmail.com
Phone
+6285299775325
Journal Mail Official
staiddimakassar@gmail.com
Editorial Address
Sultan Alauddin
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
ISSN : 27457796     EISSN : 28097459     DOI : 10.55623
Core Subject : Religion, Education,
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam , 2809-7459 (ONLINE) dan 2745-7796 (PRINT) , merupakan jurnal OPEN ACCESS dan Peer-reviewed. Jurnal ini memiliki Focus and Scope dalam kaitannya dengan wacana-wacana keislaman dewasa ini serta menitikberatkan pada pembahasan Dinamika & Pergolakan Keislaman-Keindonesiaan yang membawa pengaruh terhadap kondisi kehidupan umat manusia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 179 Documents
Problematika Pendidikan Agama Islam di Era Modern M Yusri; Ali Akbar; Agus Basri
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): Education and Islamic Studies (Juni-Desember)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i2.331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai problematika yang dihadapi oleh pendidikan agama Islam di era modern. Pendidikan agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. Namun, di tengah kemajuan teknologi dan globalisasi, pendidikan agama Islam menghadapi berbagai tantangan yang kompleks. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika utama yang dihadapi meliputi kurangnya adaptasi kurikulum terhadap perkembangan teknologi, minimnya fasilitas dan sumber daya yang mendukung proses pembelajaran digital, serta kurangnya kompetensi tenaga pendidik dalam memanfaatkan teknologi. Selain itu, globalisasi membawa pengaruh budaya dan nilai-nilai yang bertentangan dengan ajaran Islam, sehingga mempengaruhi pola pikir dan perilaku peserta didik. Untuk mengatasi problematika tersebut, diperlukan upaya inovatif dalam pengembangan kurikulum yang integratif dan adaptif, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan teknologi, serta penguatan nilai-nilai Islam yang kontekstual dengan tetap mempertahankan esensinya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan strategi yang tepat, pendidikan agama Islam dapat tetap relevan dan efektif dalam menghadapi tantangan era modern.
Karakteristik dan Pendekatan Aspek Sosial Hukum Islam, Fungsi, Tujuan Hukum Islam serta Korelasinya dengan Pembinaan Masyarakat Abdul Rivai Poli; Misbahuddin; Kurniati
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): Education and Islamic Studies (Juni-Desember)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i2.335

Abstract

Artikel ini merupakan analisis konseptual tentang sifat dan penedekatan aspek sosial hukum Islam, fungsi dan tujuan hukum Islam serta korelasinya dengan pembinaan masyarakat.Analisis ini penting karena hukum Islam mencakup berbagai dimensi, yaitu dimensi abstrak, dalam wujud segala perintah dan larangan Allah dan Rasul-Nya, dan dimensi konkret, dalam wujud perilaku yang bersifat konsisten dikalangan orang Islam sebagai usaha untuk melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya itu.Selain itu, hukum Islam juga mencakup substansi yang terinternalisasi ke dalam berbagai pranata sosial.Oleh karena itu,analisis tentang pendekatan aspek sosial dalam hukum Islam dianggap sangat penting.Hukum Islam memiliki sifat ,yaitu keterkaitan dengan Ketuhanan (rabbaniyah),Universal (syumuliyah), Harmonis (wasthiyyah), Manusiawi (insaniyah), Tetap (tsabat) dan Dinamis (tathawwur), Kontekstual (waqi’iyyah) serta Optimis (ijabiyyah).Agama memiliki peran penting dalam Islam sebagai sistem hukum holistik yang berpengaruh pada kehidupan dunia dan akhirat. Hukum Islam memiliki empat fungsi utama yaitu landasan ibadah, penegakan kebaikan, penyelenggaraan kehidupan keluarga dan regulasi masyarakat. Pembentukan hukum Islam bertujuan untuk mencapai kemaslahatan manusia dengan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar, kebutuhan sekunder, dan aspek pelengkap yang meningkatkan kesejahteraan.Korelasi yang dalam antara hukum Islam dan Pembinaan masyarakat terletak pada perannya dalam membentuk komunitas yang adil,sejahtera dan bermoral.Hukum Islam tidak hanya sebagai panduan hukum, tetapi juga sebagai pedoman untuk menciptakan lingkungan yang memberdayakan.Selain itu,hukum Islam menjadi landasan bagi nilai-nilai pendidikan dan merangsang semangat pencarian ilmu pengetahuan, menjadikannya pijakan utama dalam membangun masyarakat yang berintegritas.
Problematika bagi Pelaku Pelecehan Seksual dalam Tinjauan Hukum Islam Rahmatiah HL; Abdul Rivai Poli; M. Saleh Ridwan
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): Education and Islamic Studies (Juni-Desember)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i2.336

Abstract

Artikel ini merupakan analisis konseptual tentang problematika bagi pelaku pelecehan seksual dalam tinjaun Hukum Islam. Manusia dikenal sebagai makhluk sosial, yaitu makhluk yang hidup dalam suatu kelompok masyarakat, yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Karenanya pelecehan sering muncul dalam kehidupan bermasyarakat, terutama pada kaum perempuan. Perilaku kekerasan terhadap perempuan adalah perilaku yang dapat menimbulkan perasaan tidak nyaman, rasa cemas bahkan trauma. Alquran tidak secara eksplisit membahas tentang pelecehan seksual tetapi melarang perbuatan yang mendekati zina.Apakah pelecehan seksual dapat dikategorikan sebagai perbuatan yang mendekati zinah?, bagaimanakah Islam memandang mengenai perbuatan pelecehan seksual, maka penelitian ini akan membahasnya dan menemukan solusi pencegahannya. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research) yang dilaksanakan dengan cara mengumpulkan data dengan cara mempelajari, menelaah, dan meneliti dari buku-buku literatur yang permasalahannya akan diteliti.Menurut Komnas Perempuan, terdapat 289.111 kasus pelecehan yang dicatat dalam CATAHU. Data ini menunjukkan penurunan kekerasan terhadap perempuan sebanyak 55.920 kasus, atau sekitar 12% dibandingkan tahun 2022. Kekerasan tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga non fisik,karena reaksi gender yang kompleks dalam kehidupan manusia. Pelecehan sering terjadi pada perempuan, tetapi juga dapat terjadi pada laki-laki.Bentuk pelecehan termasuk memaksakan kehendak pada korban terkait seksualitas. Dalam Islam,pelecehan seksual tidak dibenarkan dan dikenai hukuman. Alquran melarang tindakan yang mendekati zina, apalagi pelecehan seksual terhadap perempuan.
Kontroversi Ulama Kontemporer tentang Keberadaan Bank ASI Jufri; Hamzah Hasan; Muhammad Shuhufi
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): Education and Islamic Studies (Juni-Desember)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i2.341

Abstract

Kedudukan ibu yang menyusui seorang bayi, sama statusnya dengan ibu kandung sendiri, dikarenakan tidak boleh menikahi wanita tersebut beserta dengan keturunannya. Dalam Islam disebut saudara sepersusuan. Yang jadi permasalahan sekarang ini adalah air susu yang tersimpan di Bank ASI yang kapan saja dapat dimanfaatkan oleh seorang bayi, bagaimanakah hukumnya dalam perspektif Islam, sehingga menimbulkan khilafiah di kalangan ulama terkait dengan keberadaan bank ASI. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, yaitu penelaahan dokumen. Kontroversial ulama terkait dengan keberadaan bank ASI, Ada sebagian ulama membolehkan Bank ASI dengan alasan bayi yang meminum air susu dari bank ASI tidak bisa menjadi mahram bagi wanita yang mamiliki ASI tersebut, karena susuan yang mengharamkan adalah jika dia menyusui langsung menghisap puting payudara wanita yang mempunyai ASI, seperti halnya seorang anak bayi yang menyusu ibunya lansung. Sedangkan ulama yang menolak keberadaan bank ASI alasan mereka adalah akan mengakibatkan bercampurnya nasab, karena susuan yang mengharamkan bisa terjadi dengan masuknya susu ke dalam perut bayi tersebut, walaupun tanpa menyusui langsung, seperti seorang bayi yang menyusu pada ibunya lansung
Problematika Pemberlakuan Hukum Islam di Negara Nomokrasi Indonesia Muhammad Tahir; Kurniati; Marilang
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): Education and Islamic Studies (Juni-Desember)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i2.342

Abstract

Artikel ini membahas tentang bagaimana teori pemberlakuan hukum Islam di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah library research, yaitu dengan mencari dan mengumpulkan data dari perpustakaan seperti buku-buku sejarah. Hasil penelitian ini adalah sejarah hukum Islam di Indonesia diawali dengan masuknya Islam ke Indonesia yang dibawa para ulama yang kemudian masuk kepada wilayah kerajaan. Tantangan berlakunya hukum Islam di Indonesia adalah belum ditransformasinya hukum Islam ke dalam hukum nasional, tantangan politik, tantangan kultural, tantangan sosial. Solusi dalam penerapan hukum Islam di Inonesia adalah transformasi hukum Islam ke dalam hukum nasional, Adaptasi hukum Islam dan hukum nasional serta budaya masyarakat yang perlu menerapkan hukum Islam dalam kehidupan.
Upaya Guru dalam Membentuk Kemampuan Membaca Al Qur'an: Survei di SMKN 14 Jakarta Muhamad Abdu Ramadhan; Nadiah
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1 (2024): Education and Islamic Studies (Januari-Juni)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i1.343

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang timbul, yaitu rendahnya kemampuan membaca Al Qur’an. Peneliti berusaha mengungkap upaya apa yang dilakukan guru agama untuk meningkatkan kemampuan membaca Al Qur’an bagi peserta didik. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian field research dengan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lalu pemeriksaan atau pengecekan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya apa yang dilakukan guru agama untuk meningkatkan kemampuan membaca Al Qur’an yaitu dengan pemberian Motivasi mengadakan tes membaca Al Qur’an, diadakannya kegiatan tadarus pagi, membaca Al Qur’an secara bersama-sama didalam kelas, membuat kelompok belajar di dalam kelas, bekerjasama dengan orangtua, dan mengadakan kegiatan tahsin Al Qur’an setelah pulang sekolah. Upaya guru untuk meningkatkan kemampuan membaca Al Qur’an sudah terlaksana cukup baik dengan ditemukannya fakta bahwa terjadi peningkatan yang signifikan, mulai dari pengucapan makharijul huruf, pengucapan tajwid, hingga panjang pendek suatu bacaan dan dapat dilihat dari Tes Pertama yang dilakukan oleh peneliti hingga Tes Kedua. Sedangkan faktor penghambat masih ada diantaranya beberapa peserta didik saat pembacaan tadarus menggunakan huruf latin, guru agama yang tidak bisa mensamaratakan kemampuan membaca Al Qur’an peserta didik di awal pertemuan, usia yang mereka anggap sebagai usia yang bukan lagi usia menngenal huruf, dan sedikitnya peserta didik yang hadir dalam kegatan tahsin Al Qur’an setelah pulang sekolah. Sedangkan faktor pendukung, diantaranya dukungan dari lingkungan sekolah berupa fasilitas yang memadai, motivasi orangtua, dan adanya kegiatan pengajian Qur’an dirumah.
Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Rohis terhadap Pembentukan Karakter Siswa Khairil Tamimi; Suprapto; Soraiya
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1 (2024): Education and Islamic Studies (Januari-Juni)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i1.344

Abstract

Penelitian ini bertujuan umtuk menjelaskan pengaruh kegiatan ekstrakurikuler rohis terhadap pembentukan karakter siswa di SMK Tirta Sari Surya Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh dari penyebaran kusioner/angket kepada siswa SMK Tirta Sari Surya Jakarta mdmdnuhi standar yang sudah ditetapkan peneliti dengan jumlah populasi 175 siswa dan sampel dalam penelitian ini adalah sejumlah 64 siswa. Analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi sederhana dengan menggunakan bantuan program SPSS 25. Hasil penelitian ini menujukan bahwa kegiatan ekstrakurikuler berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter siswa di SMK Tirta Sari Surya Jakarta, yang dapat diartikan bahwa semakin siswa rutin melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler rohis maka akan meningkat pula pembentukan karakter siswa. Hasil penelitian perhitungan koefesien determinasi dari penelitian ini yaitu sebesar 87,2% yang berarti variabel pembentukan karakter siswa dapat dijelaskan oleh varibelkegiatan ekstrakurikuler rohis sebesar 87,2% sedangkan sisanya sebesar 12,8% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial terhadap Perkembangan Belajar Peserta Didik: Sebuah Survei di SMK Bina Pangudi Luhur Jakarta Fadlan Hawari Fachrully; Firdaus; Maria Ulfah; Nadia
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1 (2024): Education and Islamic Studies (Januari-Juni)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i1.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui dampak penggunaan media sosial terhadap perkembangan Belajar peserta didik. Peserta didik mengalami banyak dampak dan pengaruh, baik positif maupun negatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh dari penggunaan media sosial. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data meliputi observasi, catatan lapangan. Penelitian dilakukan di kelas XI SMK Bina Pangudi Luhur Jakarta dengan jumlah Peserta Didik 260  orang. dan sampel berdasarkan rumus slovin menjadi 40 peserta didik. Teknik metodologi penelitian menggunakan simple random sampling, untuk menganalisis data dengan korelasi product moment (rxy) dan uji hipotesis (Uji t) Data yang dihasil dari Korelasi procut moment rxy sebesar 0,653, dan Berdasarkan interpretasi data menunjukkan menunjukkan bahwa metode Kuantitatif memiliki korelasi yang lemah atau sangat rendah yaitu 0,60 – 0,80 Hasil dari penelitian ini adalah pengaruh penggunaan media sosial terhadap perkembangan belajar. yang artinya bahwa hipotesis dalam penelitian ini menolak H0 dan menerima Ha. Jadi dapat dikatakan bahwa “Pengaruh Penggunaan media sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perkembangan Belajar peserta didik di kelas 11 SMK Bina Pangudi Luhur Jakarta. Jumlah halaman permulaan :  11, jumlah isi skripsi : 90, jumlah table : 12, jumlah grafik : 2, jumlah gambar : 1, jumlah referensi : 27.
Konsep Orang Tua dalam Mendidik Anak menurut Ajaran Agama Islam Ahmad Sawkani; Firdaus Suhaimi; Kunaenih
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): Education and Islamic Studies (Juni-Desember)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i2.346

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dampak penggunaan alat komunikasi gawai (gadget) atau smartphone secara bebas tidak terkendali pada anak. Alat ini mendekatkan anak-anak pada digitalisasi dunia maya, sehingga memberikan jarak pada mereka dengan dunia nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan cara mencari, mengumpulkan, membaca, dan menganalisa buku-buku mengenai konsep orang tua dalam mendidik anak sesuai dengan ajaran Islam, skripsi, jurnal dan lain sebagainya yang ada reverensinya dengan masalah penelitian. Kemudian di olah sesuai dengan kemampuan peneliti. Kesimpulannya bahwa pendidikan anak yang pertama dan paling utama dalam Islam adalah pendidikan dalam keluarga. Pendidikan dalam keluarga yang perspektif Islam adalah pendidikan yang didasarkan pada tuntunan agama Islam yang diterapkan dalam keluarga yang dimaksudkan untuk membentuk anak agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berakhlak mulia yang mencakup etika, moral, budi pekerti, spiritual atau pemahaman dan pengalaman nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Kompetensi Guru terhadap Keberhasilan Proses Pembelajaran (Studi Survei di SMK Nurul Iman Jakarta) Andini Rahmawati; Syahrullah
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): Education and Islamic Studies (Juni-Desember)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i2.347

Abstract

Kompetensi guru terhadap keberhasilan proses pembelajaran di siswa SMK Nurul Iman Jakarta sangat berpengaruh adalah tujuan penelitian ini. Dikatakan berpengaruh karena hasil yang di dapat kuat atau tinggi yaitu 0,70 – 0.90. Penelitian ini menggunakan korelasi kuantitatif. Teknik metodologi penelitian menggunakan simple random sampling, menggunakan teknik probability sampling, dari 254 siswa menjadi 106 siswa dari SMK Nurul Iman Jakarta. sedangkan untuk analisis menggunakan metode korelasi product moment. Uji koefisien product moment menghasilkan 'rxy' atau 'ro' sebesar 85,4% , dengan 'rt' sebesar 16.772 atau positif dengan taraf signifikasi kurang dari 0,05 (0,000 < 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini Hipotesis Nol (Ho) menolak dan Hipotesis Alternatif (Ha) menerima.