cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
ANALISA LAJU PERUBAHAN GARIS PANTAI MENGGUNAKAN CITRA SATELIT DI KECAMATAN SINGKAWANG UTARA Aprianus Kurniadi; Jasisca Meiranny; Arfena Deah Lestari
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.57235

Abstract

Perubahan garis pantai yang terjadi di daerah pantai dapat berupa erosi pantai (abrsasi) dan penambahan pantai  (akresi). Proses terjadinya pergerakan sedimen, arus dan gelombang secara terus menerus akan mengakibatkan  perubahan garis pantai seperti yang terjadi di Kecamatan Singkawang Utara yang disebabkan oleh Abrasi dan Akresi oleh karena itu penelitian ini dilakukan. Hasil yang didapatkan dengan menggunakan data citra satelit yang  didownload dari tahun 2011-2021, dan mengoverlay peta dengan bantuan software ArcGIS menunjukkan bahwa  terjadi yaitu abrasi sebesar 63176.913 m² dan akresi sebesar 37251.287 m². Ada banyak faktor yang menyebabkan  perubahan garis pantai yaitu faktor alam dan faktor manusia. Untuk meminimalisir perubahan garis pantai dapat  mengikutsertakan masyarakat pesisir dalam melestarikan lingkungan pesisisr serta membangu struktur yang dapat  melindungi pantai.Kata Kunci: Perubahan Garis Pantai, Abrasi, Akresi, ArcGIS..
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM PENGENDALIAN PROYEK (STUDI KASUS PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN GEDUNG POLRESTA PONTIANAK) Yulistia Rizky Pratiwi; M. Indrayadi; - Rafie
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.42584

Abstract

Dalam pekerjaan proyek konstruksi diperlukan suatu pengendalian terhadap waktu, mutu dan biaya untuk menghasilkan pekerjaan proyek yang tepat sasaran dan sesuai perencanaan. Langkah-langkah pengendalian yang dilakukan menentukan standar kualitas dari suatu pekerjaan. Pengendalian proyek konstruksi akan lebih mudah dikerjakan dengan Sistem Informasi Manajemen. Sistem Informasi Manajemen ini membantu untuk mengendalikan proyek lebih efektif dan efesien. Oleh karena itu dalam penelitian ini, dirancang Sistem Informasi Manajemen dalam Pengendalian Proyek pada Pekerjaan Pembangunan Gedung Polresta Pontianak. Perancangan sistem informasi ini menggunakan metode Earned Value Analysis dan tabel pengendalian biaya serta grafik pengendalian waktu sebagai hasil akhirnya. Perancangan sistem informasi yang dapat menampilkan informasi proyek berupa time schedule, rencana dan realisasi pekerjaan. Dalam penelitian ini hanya menganalisa biaya dan waktu untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Aplikasi yang dirancang juga dapat menampilkan data progres dalam bentuk diagram agar penyampaian informasi lebih mudah. Sistem yang dibuat adalah berbasis web, maka dapat dijalankan multiplatform yang memiliki jaringan internet dan internet browser. Kata kunci: diagram, earned value analysis, internet, proyek konstruksi, pengendalian waktu & biaya, sistem informasi manajemen.
PENENTUAN JENIS TANAMAN YANG SESUAI UNTUK LAHAN PERTANIAN DI KABUPATEN MEMPAWAH BERDASARKAN INDEKS POTENSI LAHAN Kurniadi, Tedi; Soeryamassoeka, Stefanus Berlian; Irwansyah, Muhammad Azhar
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i3.69048

Abstract

Pertanian memiliki peran dalam memenuhi kebutuhan pangan dan menggerakkan ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kesesuaian lahan di Kabupaten Mempawah berdasarkan indeks potensi lahan dan menentukan tingkat kesesuaian lahan terhadap jenis tanaman pangan yang potensial di setiap Kecamatan. Metode yang digunakan yaitu melakukan analisis overlay dengan bantuan aplikasi GIS untuk menghasilkan peta potensi lahan berdasarkan harkat indeks potensi lahan yang didapat. Kemudian analisis kesesuaian lahan untuk mengetahui kesesuaian lahan untuk tanaman pangan khususnya tanaman padi, jagung, kedelai dan kacang tanah. Berdasarkan indeks potensi lahan, daerah Kabupaten Mempawah didominasi oleh IPL dengan kategori sedang yang berarti dapat digunakan untuk segala usaha pertanian khususnya pada daerah kec. Toho, Anjungan, dan Mempawah Timur. Berdasarkan hasil lab uji tanah Kabupaten Mempawah, analisis kesesuaian lahan menunjukkan Kecamatan yang sangat sesuai (kategori S1) untuk tanaman padi adalah Kec. Siantan dan Mempawah Hilir. Kecamatan yang cukup sesuai (kategori S2) untuk tanaman jagung dan kedelai adalah Kec. Anjungan, Siantan, Segedong, Sungai Pinyuh, Mempawah Hilir, Mempawah Timur, dan Sungai Kunyit. Kecamatan yang sangat sesuai (kategori S1) untuk tanaman kacang tanah adalah Kec. Siantan dan Mempawah Hilir.Kata Kunci: indeks potensi lahan, kesesuaian lahan, pertanian kabupaten mempawah
ANALISIS KUALITAS LINGKUNGAN PERUMAHAN BERDASARKAN KARAKTERISTIK PERUMAHAN DI DESA SUNGAI RAYA DALAM KECAMATAN SUNGAI RAYA Rizki, Dina Aristia; Wulandari, Agustiah; Chairunnisa, Chairunnisa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52348

Abstract

Desa Sungai Raya Dalam merupakan wilayah peri urban sekunder yang berbatasan langsung dengan Kota Pontianak sebagai ibukota Provinsi Kalimantan Barat dan merupakan kawasan strategis ekonomi. Pertumbuhan penduduk mengakibatkan peningkatan pembangunan perumahan namun seringkali tidak diikuti dengan kelengkapan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) yang memadai. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kualitas lingkungan perumahan di Desa Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif dan skoring. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas lingkungan perumahan berdasarkan indikator prasarana memiliki kualitas baik dengan skor rata-rata 43,07 namun masih terdapat jalan dan drainase yang mengalami kerusakan, indikator sarana memiliki kualitas sedang dengan skor rata-rata 31,39 dimana sarana minimal perumahan kurang tersedia, dan indikator utilitas memiliki kualitas baik dengan skor rata-rata 46,66 dimana jaringan listrik dan penerangan jalan umum sudah tersedia di seluruh lingkungan perumahan. Kualitas lingkungan perumahan sudah cukup baik mulai dari ketersediaan hingga kondisi PSU, namun kurangnya ketersediaan sarana minimal dilingkungan perumahan terutama sarana peribadatan dan ruang terbuka.  Kata Kunci: karakteristik perumahan; kualitas lingkungan perumahan  
STUDI PENINJAUAN KERUSAKAN PANTAI PASIR PANJANG 1 KELURAHAN SEDAU KECAMATAN SINGKAWANG SELATAN KALIMANTAN BARAT Ghista Bella; Johnny Maruli Tua Simatupang; Arfena Deah Lestari
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.60427

Abstract

Abstrak            Pantai pasir panjang 1 Singkawang telah dibangun trestel untuk mengakomodir kegiatan bongkar muat batu bara yang digunakan sebagai bahan baku pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Akibat dari pembangunan tersebut telah tejadi kerusakan pada pantai yang cukup parah dan belum dapat di tanggulangi dengan optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh trestel tersebut terhadap kerusakan pantai pasir panjang 1 Singkawang. Data gelombang yang diperoleh dari konversi data angin yang diukur di daratan. Dari data tersebut didapatkan arah gelombang dominan berasal dari arah barat dan barat laut. Tinggi gelombang untuk arah barat sebesar 1,3 meter dengan periode gelombang 6,23 detik. Sedangkan untuk arah barat laut tinggi gelombang sebesar 1,66 meter dengan periode gelombang 7,56 detik. Tinggi gelombang pecah (HB) dari arah barat terjadi pada kedalaman 2,2 meter dengan tinggi gelombang pecahnya 1,8 meter dan sudut gelombang pecahnya 6°. Untuk tinggi gelombang pecah (HB) di arah barat laut terjadi pada kedalaman 2,4 meter dengaan tinggi pecah 2 meter dengan sudut datang gelombang pecahnya 6°. Penanganan kerusakan pantai yang tepat sangat diperlukan di wilayah ini dikarenakan wilayah tersebut merupakan daerah wisata. Selain itu terdapat juga pemukiman penduduk, dan adanya hotel yang di bangun tepat di bibir pantai.
Analisis Karakteristik Kampung Wisata Caping Pontianak Berdasarkan Kondisi Permukiman dan Wisata Dheyaulhaq, Diza Daffa; Pratiwi, Nana Novita; Yuniarti, Erni
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i2.79887

Abstract

Kampung Wisata Caping merupakan satu diantara objek wisata di Pontianak yang awalnya merupakan permukiman kumuh tepian sungai dengan kondisi yang tidak mendukung pariwisata. Namun, lokasi ini sejak dahulu telah menjadi pusat kreativitas kerajinan caping yang menjadi mata pencaharian utama warga. Oleh karena itu, di tahun 2018 mulai dilakukan program pengembangan kampung kreatif sebagai usaha untuk memperbaiki kawasan. Sejak mulai diperbaiki dan di-branding pada tahun 2019 sebagai kampung wisata, lokasi ini telah dikenal sebagai kawasan permukiman yang menawarkan wisata dengan tema utama kerajinan caping. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik Kampung Wisata Caping yang ditinjau dari kondisi permukiman dan wisata. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan variabel permukiman dengan sub-variabel berupa aspek fisik dan non-fisik permukiman dan variabel wisata dengan sub-variabel berupa sejarah, daya tarik dan kegiatan wisata. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa di lokasi ini fungsi bangunan didominasi oleh rumah tinggal, kondisi persampahan yang perlu ditingkatkan hingga kegiatan gotong royong yang masih dilestarikan. Sedangkan pada kondisi wisata, terdapat atraksi wisata seperti main kano, fasilitas lahan parkir hingga aksesibilitas yang mayoritas konstruksinya berupa jalan beton dan aspal.
ANALISIS TIPOLOGI WILAYAH PERI URBAN BERDASARKAN ASPEK FISIK DI KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Hukma Zulfinanda; Nana Novita Pratiwi; Agustiah Wulandari
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.42689

Abstract

Wilayah peri urban merupakan wilayah yang terletak antara wilayah yang memiliki ciri kekotaan dan ciri kedesaan, salah satunya yaitu Kecamatan Sungai Raya. Munculnya wilayah peri urban disebabkan oleh letak Kecamatan Sungai Raya yang berbatasan langsung dengan Kota Pontianak sebagai urban core dari Kalimantan Barat. Hal ini memicu pertumbuhan pembangunan di Kecamatan Sungai Raya sehingga memunculkan ciri kekotaan. Perkembangan serta pembangunan yang terjadi dikhawatirkan menjadi tidak terkendali, sehingga perlu dilakukan analisis tipologi wilayah peri urban di Kecamatan Sungai Raya yang menjadi tujuan dari penelitian. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis skoring. Skoring yang dilakukan menghasilkan 3 tipologi wilayah peri urban, yaitu peri urban primer, peri urban sekunder, dan rural peri urban. Hasil kajian menyimpulkan bahwa pemanfaatan lahan pertanian dan fasilitas umum cenderung menunjukkan hubungan yang searah dengan karakteristik wilayah peri urban baik dalam menggambarkan ciri kekotaan maupun kedesaan. Hal ini ditunjukkan dari nilai deviasi hubungan antara pemanfaatan lahan pertanian dan fasilitas umum dengan wilayah peri urban yaitu <50%, di mana masing-masing sebesar 35% dan 43%. Selanjutnya, hasil analisis skoring, menunjukkan bahwa 2 desa atau 10% wilayah Kecamatan Sungai Raya tergolong peri urban primer, 11 desa atau 55% tergolong peri urban sekunder dan 7 desa atau 35% tergolong rural peri urban.Kata kunci: Kecamatan Sungai Raya, peri urban, tipologi
PERENCANAAN STRUKTUR BAJA GEDUNG 8 LANTAI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK Arsanti, Peggi Yunda; Lestyowati, Yoke; Faisal, Faisal
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i4.73464

Abstract

ABSTRAKGedung 8 lantai Universitas Muhammadiyah Pontianak direncanakan menggunakan struktur baja dimana struktur asli gedung ini adalah struktur beton bertulang. Perencanaan ini dilakukan dengan menggunakan standar terbaru dengan metode Load and Resisance Factor Design (LRFD). Sistem struktur yang digunakan yaitu sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK) dengan desain struktur strong coloumn weak beam (SCWB). Dimensi struktur yang diperoleh dari perencanaan pendahuluan adalah pelat lantai setebal 100 mm, dimensi balok induk terdiri dari WF340 250 9 14, WF350 300 20 25, WF300 175 12 14, dan WF500 300 12 25, dimensi balok anak WF300 150 6,5 9, dimensi kolom gravitasi HC418 402 15 30 dan dimensi kolom SRPMK  HC448 422 35 45. Program analisis struktur digunakan untuk menghasilkan gaya dalam pada struktur balok, kolom dan sambungan dimana sambungan balok kolom direncanakan sebagai sambungan momen penampang balok tereduksi (PBR) dan shear tab connection sedangkan sambungan balok anak ke balok induk direncanakan sebagai sambungan geser all-bolted double-angle connection. Secara keseluruhan desain struktur bangunan baja gedung Universitas Muhammadiyah Pontianak memenuhi persyaratan sesuai standar yang digunakan berdasarkan pemeriksaan perilaku struktur dan kapasitas desain struktur.Kata Kunci: load and resistance factor design, sambungan, SRPMK, strong column weak beam, struktur baja.ABSTRACTThe 8-storey building of Muhammadiyah Pontianak of University is planned using steel structure where the original structure of this building is reinforced concrete structure. This planning is carried out using the latest standards with the Load and Resisance Factor Design (LRFD) method. The structural system used is a special moment bearing frame system (SMBFS) with a strong coloumn weak beam (SCWB) structural design. The structural dimensions obtained from preliminary planning are 100 mm thick floor slab, beams dimensions consisting of WF340×250×9×14, WF350×300×20×25, WF300×175×12×14, and WF500×300×12×25, secondary beam dimensions WF300×150×6.5×9, gravity column dimensions HC418×402×15×30 and SMBFS column dimensions HC448×422×35×45. The structural analysis program is used to generate internal forces in the beam, column and connection structures where the beam-column connection is planned as a reduced beam cross-section moment connection (PBR) and shear tab connection while the secondary beam to beams connection is planned as an all-bolted double-angle shear connection. Overall, the structural design of the steel building of Universitas Muhammadiyah Pontianak meets the requirements according to the standards used based on the examination of structural behavior and structural design capacity.Keywords: connection, load and resistance factor design, SMBFS, steel structure, strong column weak beam.
KLASIFIKASI TINGKAT EROSI LAHAN PONTIANAK UTARA Styawan, Dicky; Kartini, Kartini; Mukti, Elsa Tri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52344

Abstract

Sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk secara konsisten, kebutuhan akan lahan terus berkembang. Dorongan kebutuhan masyarakat akan tanah menyebabkan kelebihan tanah melebihi batas dan kapasitas angkutnya sehingga terjadi penurunan daya tampung tanah dan kerusakan tanah yang menyebabkan disintegrasi tanah. Alasan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat bahaya erosi di Pontianak bagian utara dan wilayah sekitar parit nanas yang terletak di sub-DAS Landak. Pemeriksaan ini diarahkan menggunakan informasi penting, khususnya 5 tanda pemeriksaan tanah, yang melibatkan informasi tambahan seperti curah hujan, peta tutupan lahan, peta jenis tanah, peta kemiringan, panduan tutupan lahan, dan nilai perlindungan tanah, penyelidikan potensi erosi menggunakan strategi USLE dan Data Geografis sebagai alat bantu pemeriksaan informasi berbasis komputerisasi. Berdasarkan hasil estimasi, daya hancur total untuk Pontianak Utara adalah 825.534 ton/tahun dengan luas 3.044.504 ha, untuk kisaran Parit Nanas nilai disintegrasi adalah 451.263 ton/tahun dengan luas 579.666 ha . Nilai Tolerable Soil Loss (TSL) di wilayah Parit Nanas adalah 5.193.807 ton/tahun, sedangkan nilai indeks erosi adalah 0,086, termasuk rekor erosi rendah. Sediment Delivery Ratio (SDR) diperoleh sebesar 0,087, sedangkan nilai sedimen (Y) sebesar 64.753 ton/tahun, untuk tingkat bahaya erosi Pontianak Utara dan lingkup Parit Nanas termasuk kelas resiko erosi sangat ringan sampai berat.Kata Kunci : Sediment Delivery Ratio (SDR), Tingkat erosi, USLE.
ANALISIS STABILITAS LERENG TAMBANG TANAH URUG DENGAN MENGGUNAKAN METODE FELLENIUS DI CV. CITRA PALAPA MINERAL DESA BUKIT BATU KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT Rio Risyanda Lumban Tobing; Budhi Purwoko; M. Khalid Syafrianto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.48480

Abstract

Longsoran sering terjadi di lereng-lereng alami maupun buatan. Analisis stabilitas lereng mempunyai peran yang sangat penting pada perencanaan konstruksi di CV. Citra Palapa Mineral karena lereng yang tidak stabil sangatlah berbahaya terhadap lingkungan sekitarnya. Penelitian bertujuan untuk menentukan faktor-faktor keamanan agar memperoleh produksi yang optimal. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Dalam pengumpulan data menggunakan metode survei yakni dengan geometri lereng dan pengambilan sampel. Untuk menentukan nilai dari faktor keamanannya menggunakan metode fellenius manual dan aplikasi software Roscience Slide. Data yang ada diolah dan dianalisis sehingga didapat nilai dari faktor keamanannya yang direkomendasikan. Berdasarkan penelitian faktor keamanan yang dihasilkan adalah single slope 1,31 dengan kemiringan 76° dan overall slope 1,23 dengan kemiringan 38°, sehingga dapat disimpulkan bahwa keamanan pada lereng dinyatakan aman sesuai Kepmen ESDM No.1827 K/30/MEM/2018.Kata Kunci: faktor keamanan, fellenius, kuat geser, roscience slide, stabilitas lereng

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue