cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
ANALISA PENENTUAN URUTAN PRIORITAS PEMELIHARAAN JALAN DI KABUPATEN LANDAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT DENGAN MENGGUNAKAN PROSES HIRARKI ANALITIK Widyo Wiyono; Slamet Widodo; Siti Mayuni
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.115 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.17976

Abstract

The road network tends to decrease the conditions indicated by the occurrence of damage to the road. Road maintenance program should be carried out by local governments. With so many obstacles and problems, such as budget constraints, proposed that people continue to enter the Public Works Department, will require planning road network maintenance program to determine the order of priority maintenance This research was conducted in order to analyze and get an order of priority for road maintenance. In this study conducted at three (3) existing roads in Landak District namely roads Sp. Aur-Agak-Sebangki, Sebadu-Karangan roads and road Darit-Ladangan-Sompak is using various criteria. To determine the order of priority road maintenance used method Analytical Hierarchy Process (AHP). Analytical Hierarchy Process is an issue that will be resolved in a frame of mind that is organized, thus allowing can be expressed to take effective decisions on the issue. Criteria were influential in determining the order of priority road is the road conditions, traffic volume, and land use policies. By using Analytical Hierarchy Process, the order of priority road maintenance in Porcupine District based on the value of the highest weight to the lowest weighting is road Sebadu-Karangan 41.0% by weight of the first priority because it has the highest weight. Further road Darit-Ladangan-Sompak is 31.6% by weight, and the final sequence is roads Sp. Aur-Agak-Sebangki with a 27.4% weighting. Keywords: Road Maintenance, Landak District, Analytical Hierarchy Process,Priority Order
KINERJA SIMPANG EMPAT TIDAK BERSINYAL PADA PERSIMPANGAN JL. ADISUCIPTO – JL KH. ABDURAHMAN WAHID – JL. SUNGAI DURIAN LAUT DI KABUPATEN KUBU RAYA Fitriyanto, Azis; Widodo, Slamet; Summiyattinah, -
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1058.028 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v4i4.19229

Abstract

Volume lalulintas Kabupaten Kubu Raya mengalami peningkatan setiap tahunnya. Masalah kemacetan dan tidak tertib lalu lintas terjadi di persimpangan JL. Adisucipto – JL. KH. Abdurahman Wahid – JL. Sungai Durian Laut di Kabupaten Kubu Raya. Maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja simpang tak bersinyal dan memberikan solusi alternatif. Dalam menganalisa tingkat kinerja simpang tidak bersinyal maka diperlukan data primer dan data sekunder. Kemudian dihitung kapasitas dan tingkat kinerja persimpangan dengan metode MKJI 1997. Data lalulintas diperoleh dari pencacahan jumlah kendaraan di lapangan selama 3 hari 3-5 September 2016 pada jam 06.00-18.00. Dari hasil analisis didapat nilai kapasitas (C) sebesar 1778,30 smp/jam, arus lalu lintas (Q) sebesar 1678,45 smp/jam, tundaan (D) sebesar 16,80 det/smp sehingga menghasilkan derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,94 pada hari Sabtu jam 15.00-18.00 WIB. Nilai ini melebihi yang disarankan oleh MKJI 1997 untuk simpang tak bersinyal yaitu DS = 0,85. Rekayasa geometrik yang telah dilakukan sebagai alternatif  1 dan 2 belum dapat mencapai nilai derajat kejenuhan yang disarankan MKJI 1997. Oleh karena itu dilakukan alternatif 3 dengan manejemen arah arus lalu lintas pada hari Sabtu jam 15.00-18.00 dan menghasilkan nilai DS sebesar 0,64, sehingga manejemen arah arus lalu lintas merupakan alternatif terbaik dalam memecahkan masalah kinerja simpang ini.   Kata Kunci: Derajat Kejenuhan, Kapasitas, Simpang Tak Bersinyal, MKJI 1997
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL JALAN MAJOR ALIANYANG – JALAN RAYA DESA KAPUR Rumondang, Sara Paskaria; Akhmadali, -; Azwansyah, Heri
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.171 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.26382

Abstract

Simpang empat Jalan Major Alianyang dan Jalan Raya Desa Kapur merupakan salah satu persimpangan bersinyal di wilayah perbatasan Kota Pontianak yang arus kendaraannya ramai, hal ini disebabkan karena persimpangan ini terletak di wilayah perbatasan dan sebagai salah satu jalur untuk keluar kota yang banyak dilewati kendaraan ringan maupun kendaraan berat yang menyebabkan kemacetan pada jam sibuk di simpang tersebut, maka dari itu diperlukan  pengevaluasian kinerja dari persimpangan. Evaluasi ini dilakukan dengan ketentuan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia tahun 2014. Penelitian ini dilakukan selama 12 jam pukul 06.00-18.00 pada dua hari yaitu hari Sabtu dan Senin. Volume kendaraan kondisi eksiting pada jam sibuk terjadi pukul 15.45-16.45 pada hari Senin, 13 November 2017.Nilai derajat kejenuhan terbesar pada pendekat Jl. Raya Desa Kapur (Barat) didapat 1,94. Dengan tundaan simpang rata-rata 770,34 det/skr tingkat pelayanan simpang kondisi eksisting F (buruk sekali). Karena itu didapat solusi yang dipilih adalah perancangan waktu siklus, pelebaran pendekat, perubahan fase serta perencanaan jembatan layang pada pendekat utara dan selatan dan pada persimpangan dibawahnya masih memakai lampu lalu lintas dengan pengaturan 3 fase untuk mengendalikan lalu lintas yang ada. Hasil dari perubahan ini untuk tahun 2017 didapat derajat kejenuhan dan panjang antrian terbesar pada pendekat pada pendekat Jl. Raya Desa Kapur (Barat) didapat 0,61 m dengan panjang antrian 55,81 m. Tundaan simpang rata-rata 14,45 det/skr, tingkat pelayanan simpang B. Untuk 10 tahun kedepan simpang ini dikatakan masih layak  dengan derajat kejunuhan terbesar 0,64, panjang antrian terbesar 65,12 m pada pendekat barat . Dengan tundaan simpang rata-rata 14,57 det/skr, tingkat pelayanan simpang B. Kata-kata kunci:   simpang bersinyal, PKJI 2014, derajat kejenuhan
POLA SEBARAN DO DAN BOD DI PARIT TOKAYA PONTIANAK Pratiwi Putri Dwi Randy; - Nurhayati; Azwa Nirmala
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.721 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.32210

Abstract

Air saluran Parit Tokaya merupakan saluran terbuka yang mengalir melalui daerah permukiman, daerah pasar dan dekat dengan pusat perbelanjaan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pola sebaran konsentrasi DO (Dissolved Oxygen) dan BOD (Biological Oxygen Demand) pada saat pasang dan surut sehingga dapat memberikan informasi yang berguna untuk pemanfaatan sumber daya air Parit Tokaya. Penelitian dilakukan di ruas saluran sepanjang 1669 m dari GOR Pangsuma menuju Ramayana. Sampel air diambil pada tiga titik, yaitu di GOR Pangsuma (stasiun 1669), di Flamboyan (stasiun 370), dan di Ramayana (stasiun 0). Pemodelan sebaran DO dan BOD menggunakan perangkat lunak HEC-RAS. Konsentrasi kualitas air hasil simulasi dibandingan dengan hasil pengamatan memiliki nilai error tertinggi sebesar 9,09%. Hasil simulasi HEC-RAS menunjukkan pola sebaran DO dan BOD mengalami kenaikkan dan penurunan dari hilir ke hulu, penurunan terjadi antara stasiun 0 dan stasiun 60, stasiun 78 dan 460, stasiun 484 dan 1181, stasiun 1193 dan 1210, stasiun 1221 dan 1669 sementara kenaikkan terjadi diantara stasiun 60 dan 78, stasiun 460 dan 484, stasiun 1181 dan 1193, stasiun 1221 dan 1669. Kata kunci: Sebaran Kualitas Air, HEC-RAS, Dissolved Oxygen, Biological Oxygen Demand, Parit Tokaya
RANCANGAN DATABASE UNTUK PENGELOLAAN MATERIAL PADA PEMBANGUNAN GEDUNG TERMINAL SUPADIO ., Nurhafidzah; Indrayadi, M.; Wardhani, Nurul
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.085 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.12456

Abstract

Dalam suatu proyek konstruksi, material adalah salah satu sumber daya terbatas yang menjadikan pengadaannya sebagai salah satu fungsi utama dari kegiatan konstruksi yang nilainya antara 50 % bahkan mencapai 70 % dari anggaran proyek. Penerapan sistem manajemen yang salah pada material konstruksi akan berakibat buruk bagi finansial dan kemajuan pelaksanaan. Untuk memperkecil resiko, suatu proyek konstruksi perlu dilakukan suatu manajemen dengan merancang sistem pengelolaan material berbasis database. Dengan dibangunnya rancangan sistem pengelolaan material berbasis database dapat memberikan kemudahan memperoleh informasi yang diperlukan dalam pengendalian material. Rancangan ini diawali dengan pengumpulan data dan informasi dari perusahaan konstruksi PT. Hutama Karya (Persero) pada Proyek Pembangunan Gedung Terminal Supadio Pontianak. Infomasi yang dikumpulkan berupa form-form serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses manajemen yang terjadi pada perusahaan konstruksi PT. Hutama Karya (Persero). Desain rancangan ini berupa rancangan konseptual dan berfokus pada proses pengadaan, penerimaan dan pengeluaran material. Metode yang digunakan dalam pembuatan rancangan ini menggunakan metode rancangan tersetruktur yaitu menjelaskan tentang DFD, Diagram Konteks, ERD dan Tabel Relasi. Dengan adanya sistem rancangan ini dapat memudahkan penyimpanan data dan mempercepat pengolahan pencarian data, sehingga informasi dapat diperoleh dengan mudah dan pelaporan logistik dapat dibuat dengan tepat dan cepat.   Kata Kunci : material, manajemen material, sistem database
UJI KEKUATAN JALAN BETON BERSIRIP YANG DIPERKAKU DENGAN CARA PENEBALAN PADA BAGIAN SIRIP Jumadi, -; Yusuf, M.; Bachtiar, Vivi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.979 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v4i4.21886

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan pengujian secara eksperimental. Pengujian dilakukan dengan cara uji pembebanan terhadap pelat beton bersirip diatas perletakan kaku dengan ukuran skala laboratorium yaitu 40 x 40 x 20 cm dengan ketebalan 2,5 cm. Benda uji terdiri menjadi dua kelompok, yaitu 4 pelat beton bersiripdengan tulangan dan 7 tanpa tulangan. Penambahan penebalan pada sirip dilakukan dengan penebalan sisi dalam sebesar 0 °, 8,53 °, 10 °, 16,69 °, 20 °, 24,23 ° dan 30 °. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan penebalan pada sirip pelat beton dapat meningkatkan daya dukung pelat. Beban maksimum berdasarkan uji eksperimental   pelat beton dengan tulangan kemiringan 30 °, yaitu 5764,36 kg dan pelat beton tanpa tulangan kemiringan 30 ° sebesar 5694 kg. Pelat beton dengan tulangan kemiringan 20 ° yaitu 3899,33 kg dan pelat beton tanpa tulangan kemiringan 20 ° sebesar 3891,18 kg. Pelat beton dengan tulangan kemiringan 10 ° yaitu 2742,99 kg dan pelat beton tanpa tulangan kemiringan 10 ° sebesar 2931,64 kg. Pelat beton dengan tulangan kemiringan 0 ° yaitu 2457,48 kg dan pelat beton tanpa tulangan kemiringan 0 ° sebesar 2540,07 kg. Pelat beton tanpa tulangan kemiringan 24,23 ° yaitu 4498,92 kg, 16,69 ° sebesar 3487,37 kg dan 8,53 ° sebesar 3008,11 kg. Beban maksimum berdasarkan model simulasi   pelat beton dengan program SAP2000 kemiringan 0 °, yaitu 416 kg dan kemiringan 0 °, sebesar   423 kg. Perbandingan rata-rata daya dukung pelat beton bersirip berdasarkan model simulasi   dan uji eksperimental adalah sebesar 28,13%.Kata-kata kunci:           Perkerasan jalan beton, pelat beton bersirip, pelat dengan penebalan pada bagian sirip
EVALUASI KINERJA PELABUHAN RAKYAT NIPAH KUNING Apriani, Rianti; Akhmadali, -; Azwansyah, Heri
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.944 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.27772

Abstract

Pelabuhan Rakyat Nipah Kuning merupakan salah satu pelabuhan yang berada di wilayah Kota Pontianak, terletak ± 7 km dari pusat kota, dengan luas tanah daratan 26.855 m2 dan kolam pelabuhan 10,20 Ha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja Pelabuhan Rakyat Nipah Kuning pada bulan November 2017. Data yang digunakan dalam evaluasi kinerja pelabuhan ini melalui data primer seperti melakukan pengamatan langsung dan melakukan wawancara terhadap pihak terkait. Adapun data sekunder yang diperoleh yaitu data fisik pelabuhan, data jumlah bongkar muat barang, data jumlah kapal yang bertambat, data karakteristik kapal, layout pelabuhan, pedoman kinerja pelabuhan yang diperoleh dari PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero). Dari hasil evaluasi kinerja pelabuhan tersebut diperoleh kinerja arus kapal yang cukup baik berdasarkan standarisasi PT. Pelabuhan Indonesia II (Perero) Cabang Pontianak. Untuk realisasi kinerja bongkar muat barang rata-rata 11,011 ton/jam. Sedangkan realisasi untuk kinerja berdasarkan pemanfaatan utilitas dan sarana penunjang  bulan November 2017 diperoleh BTP 14,164 ton/m dan BOR 33,845%, dimana pada hasil evaluasi ini untuk BTP dan BOR tergolong cukup baik, maka dermaga Pelabuhan Rakyat Nipah Kuning tersebut masih dapat menerima kapal yang lebih banyak untuk melakukan bongkar muat.  Kata-kata kunci: Kinerja pelabuhan, Nipah Kuning, Bert Troughput (BTP), Kinerja Bongkar Muat, Berth Occupancy Ratio (BOR).
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR EKONOMI TERHADAP PERTUMBUHAN PENDAPATAN UMKM DI KELURAHAN PASIRAN, KECAMATAN SINGKAWANG BARAT, KOTA SINGKAWANG Rifa’ie, Irsyad Muhammad; Hernovianty, Firsta Rekayasa; Pratiwi, Nana Novita
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.174 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i2.34330

Abstract

Perkembangan UMKM di Kelurahan Pasiran sangat pesat, dilihat dari tingginya pertumbuhan UMKM yang ada, salah satu pemicu perkembangan UMKM adalah pembangunan mal. Meningkatnya jumlah UMKM yang ada menimbulkan dampak negatif yaitu adanya konversi lahan sedangkan dampak positifnya adalah terjadi peningkatan pendapatan Kota Singkawang. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor-faktor ekonomi yang berpengaruh terhadap pertumbuhan pendapatan UMKM di Kelurahan Pasiran. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan sampel sebanyak 96 responden. Teknik analisis menggunakan regresi yang dipadukan dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan jenis UMKM di Kelurahan Pasiran yang paling banyak adalah usaha kecil yaitu sebanyak 70 usaha dengan mayoritas produk yang dijual adalah bahan pokok. Hasil analisis statistik menunjukan faktor yang berpengaruh dominan dalam pertumbuhan pendapatan UMKM adalah modal. Ini terlihat dari sumbangan efektif (SE%) terbesar yaitu dari variabel besaran modal dengan persentase 19,7%. Kemudian jika dilihat dari Sumbangan Relatif (SR%) variabel besaran modal memiliki pengaruh sebesar 85% terhadap pendapatan UMKM di Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat. Kata kunci: UMKM, Pertumbuhan Pendapatan, Kota Singkawang
PERENCANAAN TRAFFIC LIGHT PADA SIMPANG JALAN JENDERAL URIP SUMOHARJO – JALAN HOS COKROAMINOTO – JALAN JOHAR – JALAN MERDEKA KOTA PONTIANAK Wirianata, Ade Dwija; AS, Syafaruddin; ., Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.483 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.14989

Abstract

Intersection is the concourse of three or more roads or intersect on the urban road network system. In the high volume of traffic, especially at rush hour at the intersection of often conflicting traffic flows that can be dangerous for road users. This can be seen from the congestion that occurs on the streets and intersections protocol unresolved generally in Pontianak, particularly at the intersection of Jl. General Urip S. - Jl. HOS Cokroaminoto -  Jl. Johar - Jl. Merdeka Although the police have to work extra hard regulate traffic, but traffic jams still occur. Based on this, the purpose of the writing of this study was to analyze and evaluate the existing condition of the crossing and arranging intersections into traffic light settings. So we get the planning traffic light at the intersection In writing this study researchers used survey methodology, namely to observe the conditions on the location of the intersection of Jl. JendralUrip S. - Jl. HOS Cokroaminoto - Jl. Johar - Jl. Freedom and collection of secondary data, traffic flow and non-motorized vehicles. Then compile the data that has been collected is processed by using theoretical calculations Indonesian Highway Capacity Manual (MKJI) 1997 quantitatively. Furthermore, the data that has been processed is the basis of researchers in preparing the plan of arrangement traffic lights that comply with the Indonesian Highway Capacity Manual (MKJI) 1997. Results from this study is the existing condition with diameter dimension span of the roundabout was not in accordance with the regulations MKJI 1997 and Guidelines for the Roundabout Intersection piece, which is 9 meters. And the threshold of traffic flow conditions on average per hour at the intersection that is> 750 veh / h, so it needs to re-planning to organize the intersection with the traffic light settings. From planning the traffic light settings in 2015, then obtained a green signal, namely Jl. Jend Urip Sumoharjo 13 sec, Jl. HOS Cokroaminoto 14 sec, Jl. Johar 26 sec and Jl. Merdeka 12 sec. For 2020 after analyzed. It turned out that the traffic light settings in 2015 can not be used anymore because it is based on current traffic conditions perpertumbuhan the degree of saturation (DS) to 1,363.   Keywords: intersection, IHCM, traffic, traffic light
ANALISA PENINGKATAN KAPASITAS JALAN AMPERA KOTA PONTIANAK UNTUK PERGERAKAN LALU LINTAS TAHUN 2025 Petamis, Adnan Gilang; AS, Syafaruddin; Kadarini, S. Nurlaily
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.602 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i1.23963

Abstract

Growth and development of the city is what brings the impact of problems on the traffic system. Where the increasing number of vehicles passing that is not comparable with the infrastructure and facilities that have been available. St. Ampera stretches along 2.9 km with a width of 6 meters road is one of the main roads located in the city of Pontianak. St. Ampera is categorized as the Secondary Arterial Road Network and is included in the upgrading of the inner ring road network in Pontianak. The government is building a new line of St. Ampera which is under construction. Although it is hampered by social problems, the government will continue to gradually build up 400 to 500 meters of roads annually and promise to complete the new route in an undetermined time. Therefore, this condition causes the need for performance analysis and how big the role of the new path in distributing traffic flow to St. Ampera based on the degree of saturation and speed of traffic flow at present (year 2015) up to 10 (ten) years to be coming (year 2025).In analyzing the effect of road capacity change, it is necessary to have traffic data in the form of traffic volume, side barrier and road geometry before and after the new road is constructed so that it can be seen and compared how big the influence of the new road to the performance on St. Ampera. And the need for an overview of changes in vehicle volume so it can be known how much influence the increase in road capacity to the degree of saturation and speed.Based on the comparison data can be seen in 2015 from traffic pattern survey results in 2015, seen peak hour flow for segment A occurred at 11:00 to 12:00 pm by 666 smp / hour and for segment B occurred at 17:00 to 18:00 WIB of 808 smp / hour. From the comparison of degree of saturation based on vehicle volume change in 2015 can be seen that St. Ampera is said to be not jammed that is the degree of saturation <0.85 that is with degree of saturation of 0.293 in segment A and 0.329 in segment B. For the projection in 2025 can be seen that to the degree saturation in all segments is> 0.85, this illustrates that in 2025 the level of service at St. Ampera is already very bad, level E ie traffic volume close to capacity, unstable current, speed sometimes stalled. For comparison of degree of saturation of projection result 2025 (2/2 UD) with change of road capacity (4/2 D) it can be seen there is decrease 59,33% for segment A and 59,31% for segment B. Based on the increase can be seen service level changes, by 2025 the projected service level is E turns to B where the current is stable, the speed begins to be limited by traffic conditions, the driver has enough freedom to choose speed.Keywords: Capacity Building, Congestion, Performance, Service Level

Page 19 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue