cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
ANALISIS METODE PELAKSANAAN KONSTRUKSI PADA PROYEK BREAKWATER KABUPATEN MEMPAWAH Jimmy Lo; Syahrudin Syahrudin; Safaruddin M Nuh
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.49481

Abstract

Perencanaan pemecah gelombang (breakwater) kian bertambah termasuk pada kawasan Kabupaten Mempawah yang memiliki juga memiliki banyak daerah pesisir pantai yang perlu dipehatikan . Akhirnya demi menjaga kawasan pesisir demi menunjang kebutuhan masyarakat sekitar dibutuhkanlah bangunan pemecah gelombang (breakwater) ini. Oleh karena itu di sini sangat diperlukan suatu analisa metode pelaksanaan yang menjadi penunjang untuk mempertimbangkan biaya yang akan dikeluarkan untuk pelaksanaanan setiap item pekerjaan di samping mempertajam prioritas, dalam memaksimalkan sumber daya untuk meningkatkan efisiensi dalam pekerjaan proyek. Semuanya itu untuk mencapai tujuan dari pembangunan pemecah gelombang (breakwater) ini. Dalam merencanakan proyek pemecah gelombang (breakwater), tentunya mempunyai pembeda yang signifikan dengan bangunan lain seperti gedung atau jembatan . Data-data seperti data pasang surut, data tanah , dan data angin sangat perlu diperhitungkan dalam merencanakan sebuah proyek pemecah gelombang ini. Ditambah dengan metode pelaksanaan oleh pelaksana/kontraktor yang sangat baik dalam mengerjakan pembangunan dan mengambilan keputusan yang baik di lapangan ketika menghadapi masalah akan memberikan dampak positif pada pembangunan proyek pemecah gelombang (breakwater) di kawasan Kabupatren Mempawah. Dalam proyek breakwater ini memerlukan waktu dan biaya sebesar Rp 2.481.377.901 dengan mendesain Precedence Diagram Method (PDM) yang waktu pelaksaan menjadi 185 hari kalender dengan 10 hari libur.Kata Kunci: Analisa Metode, Efisiensi Waktu dan Biaya, Metode Pelaksanaan yang Baik
EVALUASI U-TURN (PUTARAN BALIK) PADA RUAS JALAN TANJUNGPURA PONTIANAK Yogi -; Siti Nurlaily Kadarini
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.44795

Abstract

Adanya U-turn mengakibatkan Arus jalan menjadi tidak stabil terutama pada jam-jam sibuk. Pada Jalan Tanjungpura terdapat beberapa U-Turn telah di tutup. Hal ini menandakan adanya konflik lalu lintas yang diakibatkan oleh fasilitas putar balik tersebut sehingga harus di tutup. Hal ini yang menjadi dasar dilakukannya analisis U-Turn pada Jalan Tanjungpura dengan tujuan mengetahui pengaruh U-Turn terhadap terhadap tingkat pelayanan lalu lintas. Metode penelitian yang digunakan berupa pengumpulan data primer dan skunder kemudian dilakukan analisis untuk mencari nilai Level of Service menggunakan aplikasi vissim. Data primer diperoleh dengan survei langsung di lapangan sehingga di dapat data volume, kecepatan, dan geometrik jalan. Analisis dilakukan pada setiap titik U-turn dengan parameter yang ditinjau berupa tingkat pelayanan (Level of Service) berdasarkan panjang antrian dan tundaan. Berdasarkan analisis pada kondisi eksisting, diketahui bahwa terdapat tingkat pelayanan yang kurang baik seperti pada putaran balik U-Turn 1 dengan LOS E. Namun juga terdapat titik U-Turn yang tingkat pelayanan jalannya sudah cukup baik seperti U-Turn 5. Karena terdapat beberapa nilai Level of Service yang kurang baik, maka diberikan rekomendasi skenario untuk meningkatkan pelayanan jalan tersebut. Rekomendasi terbaik yang diberikan adalah manajemen lalu lintas berupa pengalihan arus dengan pertimbangan berdasarkan kondisi pada lapangan.Kata Kunci: Level Of Service, Tundaan, U-Turn
ADAPTASI MASYARAKAT MENGHADAPI KERENTANAN AIR BERSIH AKIBAT KEMARAU BERKEPANJANGAN PADA KAWASAN TEPIAN AIR (STUDI KASUS: KELURAHAN BANJAR SERASAN, KECAMATAN PONTIANAK TIMUR) Vanesa, Meithree Rury; Mulki, Gusti Zulkifli; Fitriani, Meta Indah
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.45252

Abstract

Kemarau berkepanjangan merupakan perubahan iklim yang sering melanda Kota Pontianak sehingga menyebabkan kekeringan. akibatnya Kelurahan Banjar Serasan mengalami kerentanan air bersih karena kemarau berkepanjangan yang terjadi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi bentuk adaptasi masyarakat dalam menghadapi kerentanan air saat terjadinya kemarau berkepanjangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui kebutuhan air bersih domestik 10 tahun yang akan datang dan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kerentanan dan bentuk adaptasi masyarakat dalam menghadapi kerentanan air bersih. Berdasarkan hasil analisis proyeksi diperoleh bahwa kebutuhan air bersih domestik 10 yang akan datang pada tahun 2029 sebesar 1.333.900l/hari. Hasil identifikasi tingkat kerentanan diketahui bahwa kawasan tepian sungai lebih rentan dibandingkan kawasan daratan sungai. Hal ini disebabkan oleh tingkat kerentanan yang dialami oleh kawasan tepian sungai tinggi karena terkena dampak iklim secara langsung namun tingkat kapasitas adaptasi yang dilakukan masyarakat masih rendah. Adaptasi yang dilakukan masyarakat merupakan adaptasi proaktif yaitu masyarakat melakukan adaptasi lama seperti penampungan air hujan, dan memanfaatkan air sungai sebagai kebutuhan air bersih. Sedangkan adaptasi baru seperti pengelolaan alternatif air bersih, pengelolaan sampah dan menerapkan program kampung iklim.Kata Kunci : adaptasi masyarakat, air bersih domestik, kerentanan air bersih
KAPASITAS DAN DEBIT BANJIR SUNGAI MAHAP SERTA PERMODELAN ALIRANNYA MENGGUNAKAN HEC-RAS Cristoforus Leonardo; Henny Herawati; - Kartini
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i2.42470

Abstract

Desa Nanga Mahap berada di Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat. Desa ini dilewati Sungai Mahap dan Sungai Sekadau. Pertemuan dua sungai ini mengakibatkan Desa Nanga Mahap rentan terkena banjir, bila hujan dengan intensitas tinggi dan menyebabkan kedua sungai tersebut meluap dan menggenangi desa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kapasitas tampung Sungai Mahap, debit yang mengalir ke Sungai Mahap akibat curah hujan dan mengetahui tinggi muka air banjir. Permodelan yang dilakukan adalah simulasi aliran tidak tetap (unsteady flow), dari hasil permodelan akan didapatkan ketinggian muka air banjir. Hasil perhitungan debit maksimum menggunakan HSS Nakayasu didapat debit maksimum periode ulang 2, 5, 10 dan 20 tahun berturut-turut adalah 521,4 m3/det; 777 m3/det; 942,3 m3/det dan 1.103,2 m3/det. Dari hasil perhitungan didapatkan kapasitas tampung Sungai Mahap berkisar antara 5,3 – 334,8 m3/detik. Tinggi muka air saat banjir terhadap muka tanah bervariasi tergantung tinggi elevasi permukaan tanah penampang saluran. Dari permodelan diperoleh tinggi muka air saat banjir untuk periode ulang 2 tahun  antara 0,17 – 3,88 meter, 5 tahun 0,04 – 4,30 meter, 10 tahun 0,27 – 4,58 meter, dan periode ulang 20 tahun 0,17 – 4,88 meter.Kata kunci : banjir, debit , HEC-RAS, hujan, Sungai Mahap.
PENGARUH USIA, PENGALAMAN KERJA, DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS PEKERJA PADA PEKERJAAN PEMASANGAN DINDING BATAKO Almutahar, Fajar Fahlevi; , MT, Ir. Nurul Wardhani
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.9815

Abstract

Suatu keberhasilan proyek konstruksi secara keseluruhan tergantung dari keberhasilan setiap pekerjaan yang ada dalam proyek tersebut, sedangkan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan suatu pekerjaan adalah produktivitas tenaga kerjanya. Produktivitas tenaga kerja harus dimaksimalkan untuk meminimalkan anggaran dan waktu guna memperoleh hasil maksimal. Beberapa faktor yang menyebabkan pekerjaan menjadi kurang produktif antara lain dipengaruhi oleh faktor usia, pengalaman kerja, disiplin kerja dan motivasi kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat produktivitas tenaga kerja dan mengetahui pengaruh usia, pengalaman kerja, disiplin kerja, dan motivasi kerja terhadap tingkat produktivitas tenaga kerja. Penelitian ini dilakukan di proyek pembangunan perumahan “De Perdana City” dan pada proyek pembangunan perumahan “Kurnia Asri” di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Penelitian dilakukan dengan cara mengamati tingkat produktivitas 28 tenaga kerja dan disertai pengisian kuesioner. Pengamatan tingkat produktivitas dilakukan selama 3 hari pada masing-masing pekerja. Dari hasil pengumpulan data kuisioner, kemudian dilakukan proses pengolahan data dengan menggunakan metode Likert’s Sumatted Rating (LSR). Dari analisis data yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa tingkat produktivitas pekerja rata-rata pada pekerjaan pemasangan batako di proyek pembangunan perumahan “De Perdana City sebesar 20,93 m2/hari/orang, dan tingkat produktivitas pekerja rata-rata pada pekerjaan pemasangan batako di proyek pembangunan perumahan “Kurnia Asri” adalah sebesar 21,25 m2/hari/orang. Variabel yang telah ditentukan masing-masing mempunyai tingkat pengaruh yang berbeda terhadap produktivitas pekerja, variabel usia memiliki tingkat pengaruh sebesar 66,96 %, variabel pengalaman kerja memiliki tingkat pengaruh sebesar 80,42 %, variable disiplin kerja memiliki tingkat pengaruh sebesar 69,64 %, dan variabel motivasi kerja memiliki tingkat pengaruh sebesar 65,10 %.Dari keempat variabel tersebut, variabel pengalaman pengalaman kerja mempunyai tingkat pengaruh yang paling dominan dengan tingkat persentase sebesar 80,42 %. Kata – Kata Kunci :Kerja, Usia, Pengalaman, Disiplin, Motivasi
ANALISIS KETERLAMBATAN DAN KUALITAS HASIL PEKERJAAN PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG Ananda, Rizky; Mulyani, Endang; Rafie, Rafie
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.46036

Abstract

Keterlambatan menjadi masalah yang sangat sering terjadi di tiap proyek konstruksi di Indonesia. Banyak faktor yang  dapat menyebabkan keterlambatan pada pelaksanaan proyek konstruksi. Penyebab keterlambatan yang sering terjadi adalah adanya perbedaan kondisi lokasi, perubahan desain, faktor cuaca, kurangnya tenaga kerja, material & peralatan, kesalahan dalam perencanaan, dan pengaruh terlibatnya pemilik proyek (owner).  Kualitas konstruksi adalah kesesuain spesifikasi hasil pekerjaan dengan standar yang telah ditentukan. Keterlambatan suatu proyek dapat menyebabkan turunnya kualitas suatu pekerjaan karena pekerjaan tersebut terpaksa dilakukan lebih cepat daripada yang seharusnya sehingga ada kemungkinan terjadinya beberapa pelanggaran demi mengurangi waktu keterlambatan proyek. Seiring semakin pesatnya perkembangan proyek konstruksi, kualitas menjadi permasalahan yang harus disoroti oleh para kontraktor untuk dapat bersaing sebagai penyedia jasa konstruksi. Data hasil kuesioner dianalisis dengan menggunakan uji AHP dan analisis level dampak untuk mendapatkan faktor-faktor utama. Hasil analisis menyatakan metode konstruksi yang tidak tepat sebagai faktor utama penyebab keterlambatan dan rendahnya kualitas hasil pekerjaan. Kata kunci: Manajemen Proyek, Keterlambatan Proyek, Kualitas Hasil Pekerjaan.
PENGGUNAAN METERIAL KAYU BENGKIRAI SEBAGAI BAHAN PEMBUTAN BETON RINGAN Setiawan, M. Imam; Sutandar, Erwin; Supriyadi, Asep
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i2.42486

Abstract

Bahan agregat kasar ringan yang digunakan merupakan limbah kayu bengkirai dari pengrajin kusen pintu dan jendela. Penelitian ini bertujuan mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan agregat Kayu Bengkirai terhadap berat volume, kuat tekan, kuat tarik belah dan modulus elastisitas beton, serta mendapatkan variasi optimal dari variasi jumlah agregat Kayu Bengkirai. Perhitungan campuran beton mengunakan metode SNI  7656-2012 dengan kuat tekan rencana 22,5 MPa. Variasi campuran  agregat Kayu Bengkirai yaitu sebesar  90%, 100% dan 110% dari banyaknya agregat kasar yang digunakan, serta dibuat beton normal sebagai pembanding. Benda uji yang dibuat berbentuk slinder dengan  diameter 15  cm dan tinggi 30 cm.  Dari penelitian,  didapat hasil  berat volume beton ringan dengan agregat Kayu Bengkirai  berkisar antara 1737-1788 kg/m3 lebih ringan dari beton normal yaitu 2361 kg/m3. Nilai kuat tekan rata-rata beton ringan dengan agregat Kayu Bengkirai berkisar 11,04-12,55 MPa lebih kecil dari beton normal yaitu 24,91 MPa. Nilai modulus elastisitas beton ringan dengan agregat Kayu Bengkirai berkisar 9912,63-12682,19 MPa lebih kecil dari beton normal yaitu 34919,25 MPa.  Dari penelitian ini dapat disimpulkan beton agregat Kayu Bengkirai masih tergolong kedalam beton ringan dan agregat  Kayu Bengkirai tidak direkomendasikan sebagai pengganti agregat kasar pada pembuatan beton ringan, jika tidak ada perbaikan/peningkatan daya ikat  antara agregat Kayu Bengkirai dengan semen.Kata kunci: beton ringan, agregat Kayu Bengkirai, berat volume, kuat tekan , modulus elastisitas
STUDI PERBANDINGAN NILAI KOEFISIEN PERMEABILITAS (HYDRAULIC CONDUCTIVITY) (k) YANG DIPEROLEH DARI PERCOBAAN LAPANGAN DAN LABORATORIUM Sutandra, Harlen; ., Aprianto; ., Marsudi
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.10506

Abstract

Tanah adalah granul struktur yang membentuk pori-pori yang saling berhubungan.Kemampuan air untuk menembus tanah media dilambangkan sebagai koefisien permeabilitas (k). Penelitian ini dilakukan dengan open-end falling-head, falling head dan konsolidasi test. Dari test ini diperoleh k nilai ini dibandingkan dengan beberapa nilai-nilai k yang dinyatakan dalam literatur. Nilai k dalam test berkisar  9,390 E-07 cm/dt - 1,130 E-04 cm/dt. Nilai k permeabilitas lapangan  lebih besar dari permeabilitas laboratorium. Perbedaan nilai k  antara 8,100 E-06 cm/dt - 1,130 E-04 cm/dt dan 9,390 E-07 cm/dt - 1,050 E-06 cm/dt oleh permeabilitas lapangan dan laboratorium, Perbedaan kedua adalah dalam kisaran E-07 cm/dt E-04 cm/dt. Rasio perbandingan (r) k lapangan – k laboratorium antara 0.008 – 0.211 dan Rasio perbandingan (r) k lapangan – k konsolidasi antara 0.071 – 0.127.   Kata kunci: Metode open-end falling–head, falling  head permeameter dan konsolidasi test.
PENENTUAN SKALA PRIORITAS LOKASI SUMBER AIR BAKU BAGI PDAM KOTA PONTIANAK Kurniawan, Dedi
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.1810

Abstract

Sungai Ambawang, Sungai Bawas, Sungai Benuah maupun Danau lait merupakan salah satu sumber air baku yang bisa dimanfaatkan oleh penduduk setempat, namun masih perlu dikaji ulang untuk dijadikan salah satu sumber air baku bagi PDAM Kota Pontiank. Oleh karena itu sampai kajian ini dilakukan, Sungai Ambawang, Sungai Bawas, Sungai Benuah maupun Danau lait belum memiliki sarana dan prasarana penyediaan air bersih yang memadai, pendistribusian yang ada saat ini berupa hasil dari swadaya masyarakat tanpa teknik pendistribusian yang baik yakni tanpa menggunakan sistem tampungan, transmisi dan pengolahan. Skripsi ini berisi tentang Penentuan Skala Prioritas Lokasi Sumber Air Baku Bagi PDAM Kota Pontianak sampai dengan tahun 2031. Dari analisa kebutuhan air dan ketersediaan air didapatkan nilai debit andalan 99% dari masing-masing sumber air baku adalah untuk sungai Ambawang 1.712.070 lt/det dimana debit tersebut masih memadai kebutuhan air penduduk sebesar 4.620,55 lt/det, Sungai Bawas 4.597,40 lt/det dimana debit tersebut tidak memenuhi kebutuhan air penduduk sebesar 4.620,55 lt/det, Sungai Benuah 4.597,40 lt/det dimana debit tersebut tidak memenuhi kebutuan air penduduk sebesar 4.620,55 lt/det sedangkan untung Danau Lait 24.890,69 lt/det dimana debit tersebut masih dapat memenuhi kebutuhan air penduduk sebesar 4.620,55 lt/det. Dari hasil keseluruhan analisa disimpulkan bahwa Sungai Ambawang dan Danau Lait dapat dijadikan sebagai sumber air baku bagi PDAM Kota Pontianak dengan catatan kondisi lingkungan disekitarnya harus tetap dijaga kelestariannya agar kualitas, kuantitas dan kontinuitas air nya dapat selalu terpelihara hingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang.
IDENTIFIKASI TINGKAT PELAYANAN PASAR SERUNI KELURAHAN SAIGON KECAMATAN PONTIANAK TIMUR Ghaibiyah, Husnol; Wulandari, Agustiah; Ayuningtyas, Riska A.
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.48285

Abstract

Pelayanan pasar yang baik dapat dilihat dari tingkat pelayanan apakah tinggi, sedang atau rendah. Tingkat pelayanan terdiri atas kondisi sarana dan prasarana pasar, aktivitas pasar, karakteristik pedagang, komoditas jual, jenis barang dagangan, model penjualan, jumlah item, luas lahan parkir, luas lantai usaha, kebersihan dan kenyamanan, dan aksesibilitas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat pelayanan pasar. Sasaran yang akan dicapai yaitu mengidentifikasi gambaran umum kondisi pasar Seruni, menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan pelayanan pasar Seruni, serta mengidentifikasi tingkat pelayanan pasar Seruni. Teknik pengumpulan data observasi dan survei dengan menggunakan kuesioner dan dokumentasi foto. Pada penelitian ini menggunakan metode analisis distribusi frekuensi, data populasi dengan jumlah yang diamati dari hasil observasi yaitu 11 toko. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat pelayanan di Pasar Seruni berada pada tingkat sedang, kekurangan yang ada pada fasilitas di pasar dapat ditutupi dengan variabel lain seperti kenyamanan dan kebersihan serta pelayanan yang diberikan oleh pedagang selalu diusahakan untuk meningkat.Kata kunci: pasar seruni, kondisi pasar, faktor yang berpengaruh, tingkat pelayanan pasar

Page 64 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue