cover
Contact Name
Mohamad Jamil
Contact Email
jamil@unkhair.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kmj@unkhair.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Khairun, Jl. Jusuf Abdulrahman Kotak Pos 53 Gambesi kota ternate selatan
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Kieraha Medical Journal
Published by Universitas Khairun
ISSN : 28098757     EISSN : 26865912     DOI : http://dx.doi.org/10.33387/kmj
Core Subject : Health, Science,
KMJ (Kieraha Medical Journal) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Khairun. KMJ menerbitkan hasil-hasil penelitian dibidang Kesehatan yang mencakup semua aspek ilmu kedokteran yang berasal dari kedokteran dasar, klinis, keperawata, dan farmasi baik study berupa hewan ataupun pada manusia.
Articles 181 Documents
KEKUATAN GENGGAM TANGAN, KESEIMBANGAN, DAN RISIKO JATUH SERTA SARKOPENIA PADA LANSIA DI SENIOR LIVING SURABAYA Fau, Yohanes Deo; Abdillah, Najlah; Maharani, Marsa Mukita; Setyo, Hanif
Kieraha Medical Journal Vol 7, No 1 (2025): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v7i1.9712

Abstract

Sarkopenia merupakan sindrom geriatri yang ditandai dengan penurunan massa dan kekuatan otot rangka, serta dapat menurunkan kapasitas fungsional lansia. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kekuatan otot adalah aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan kekuatan otot ekstremitas bawah pada lansia dengan sarkopenia. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional dan dilaksanakan di komunitas senior   Senior Living Surabaya. Sebanyak 34 lansia dipilih sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Aktivitas fisik dinilai menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), kekuatan otot dievaluasi dengan hand held dynamometer, keseimbangan menggunakan Single Leg Balance Test, dan mobilitas menggunakan Timed Up and Go (TUG) test. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kekuatan genggam tangan dan risiko sarkopenia (p = 0,000), serta antara keseimbangan (Single Leg Balance) dan risiko jatuh (p = 0,000), dan antara hasil TUG dan risiko jatuh (p = 0,000). Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dan usia dengan risiko sarkopenia maupun risiko jatuh (p 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa kekuatan otot, keseimbangan, dan kemampuan mobilitas fungsional berperan penting dalam menentukan risiko sarkopenia dan risiko jatuh pada lansia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa faktor fungsional seperti kekuatan otot dan keseimbangan memiliki hubungan yang signifikan terhadap risiko sarkopenia dan jatuh pada lansia.
FORMULASI DAN UJI KARAKTERISTIK PANGAN FUNGSIONAL BISKUIT KOMBINASI TEPUNG RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) DAN TEPUNG IKAN GABUS (Ophiocephalus striatus) Putri, Dian Cantika; Rahim, Abdul; Taufiqurrahman, Muh
Kieraha Medical Journal Vol 7, No 1 (2025): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v7i1.9987

Abstract

Pangan fungsional merupakan salah satu inovasi kesehatan untuk menurunkan stunting di Indonesia. Salah satu pangan fungsional yang dapat dibuat yaitu biskuit. Rumput laut mengandung Karbohidrat, Protein, Serat, Mineral, Vitamin A dan C, Antioksidan dan Karagenan. Ikan gabus mengandung protein, albumin, asam amino dan mineral. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik fisik dan kimia dari formula biskuit kombinasi tepung rumput laut dan tepung ikan gabus. Metode yang dilakukan dengan membuat Formula biskuit yang terdiri dari 3 formula dengan perbandingan (0,5 tepung rumput laut  : 1,5 tepung ikan gabus), (1 tepung rumput laut  : 1 tepung ikan gabus) dan (1,5 tepung rumput laut : 0,5 tepung ikan gabus) lalu digunakan metode jenis kuantitaif secara eksperimental antara lain, menganalisis data organoleptik yang dilakukan oleh  30 responden dengan menguji rasa, warna, aroma dan tekstur. Selain itu, dilakuakn analisa kadar air menggunakan oven dengan suhu 105C, analisa kadar abu total dan kadar abu tidak larut asam menggunakan tannur dengan suhu 600 C. Hasil penelitian menujukkan bahwa formula biskuit kombinasi memliki karateristik ialah formula 3 dengan presentase 85,33% merupakan formulasi yang paling disukai oleh panelis dibandingkan dua formula lainnya baik dari warna, aroma, rasa dan tekstur. Evaluasi kadar air mendapatkan presentase 0,13%; 0,81% dan 0,57 % ketiga formula tersebut memenuhi standar mutu Standar Nasional Indonesia (SNI). Evaluasi kadar abu total yang memenuhi standar mutu ada terdapat pada formula 2 dengan presentse 1,11%. Evaluasi kadar abu tidak larut asam belum ada yang memenuhi standar mutu Standar Nasional Indonesia (SNI).Kata kunci: Biskuit, Ikan Gabus, Pangan fungsional, Rumput Laut, Tepung
PENGARUH KOMBINASI TENS DAN MC. KENZIE EXERCISE TERHADAP NILAI NYERI PADA PASIEN HNP LUMBALIS DI KLINIK ZEN PHYSIO SURABAYA Fitriania, Fitriani; Faris, Achmad; Halimah, Nurul; Hargiani, Fransisca Xaveria
Kieraha Medical Journal Vol 7, No 1 (2025): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v7i1.9097

Abstract

Hernia Nucleus Pulposus (HNP) lumbalis adalah kondisi yang menyebabkan nyeri punggung bawah (LBP) serta mengganggu aktivitas sehari-hari. Berdasarkan data dari Klinik Zen Physio Surabaya, terdapat peningkatan kasus HNP secara signifikan selama periode 2020-2023. Untuk mengurangi nyeri pada pasien HNP lumbalis, terapi kombinasi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan latihan Mc. Kenzie dapat dijadikan pilihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi TENS dan Mc. Kenzie exercise dalam menurunkan nyeri pada pasien HNP lumbalis di Klinik Zen Physio Surabaya. Penelitian dilakukan menggunakan desain quasi-eksperimental dengan metode one group pre-post test design. Sampel terdiri dari 20 pasien HNP lumbalis yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Tingkat nyeri diukur menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan rata-rata nyeri sebelum intervensi sebesar 7,45, yang menurun menjadi 3,10 setelah intervensi. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai p=0,000 (0,05), menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari kombinasi TENS dan Mc. Kenzie exercise terhadap penurunan nyeri. Kombinasi TENS dan Mc. Kenzie exercise terbukti efektif dalam menurunkan nyeri pada pasien HNP lumbalis di Klinik Zen Physio Surabaya, dengan rata-rata penurunan nilai nyeri sebesar 4,35. Hasil ini menunjukkan bahwa terapi ini dapat digunakan sebagai salah satu modalitas fisioterapi yang efektif untuk menangani kasus HNP lumbalis.
Faktor Determinan Kejadian Pterigium pada Masyarakat Pesisir: Studi Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Pekerja Speed Boat di Kota Ternate Masrika, Nur Upik En; Nugroho, Aryandhito Widhi; Mandar, Mutmainnah Dj.; Wardana, Ganesa; Ahmad, Fadhlan
Kieraha Medical Journal Vol 7, No 1 (2025): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v7i1.10305

Abstract

Pterigium merupakan pertumbuhan jaringan berbentuk segitiga yang muncul dari konjungtiva menuju kornea, terutama akibat paparan sinar matahari berlebih. Prevalensi di Indonesia mencapai 8,3%, dan Provinsi Maluku Utara menempati urutan keempat tertinggi dengan angka 14,3%. Pekerja speed boat termasuk kelompok yang rentan terkena pterigium. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan perilaku terhadap kejadian pterigium pada pekerja speed boat di Kota Ternate. Desain penelitian yang digunakan adalah case control dengan pendekatan analitik. Data dikumpulkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan kuesioner. Sebanyak 60 responden dipilih secara accidental sampling di Pelabuhan Armada Semut Mangga Dua, Kota Ternate. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 46–55 tahun dan berpendidikan terakhir SD. Mayoritas memiliki pengetahuan dan perilaku kurang. Uji bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara ketiga variabel dengan kejadian pterigium (p=0,000). Hasil multivariat menunjukkan pengetahuan sebagai faktor paling berpengaruh (OR = 0,255; CI: 0,054–1,197). Disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, dan perilaku berhubungan dengan kejadian pterigium, dengan pengetahuan sebagai faktor dominan.
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS DIET DAN STATUS GIZI PADA PASIEN DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSU SIAGA MEDIKA PURBALINGGA Isnani, Radinda Andari Wisa; Damayanti, Irma Putri; Kusnadi, Sofina; Effendi, Lita Hati Dwi Purnami
Kieraha Medical Journal Vol 7, No 1 (2025): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v7i1.9407

Abstract

Penyakit jantung koroner terjadi karena terganggunya aliran darah menuju jantung akibat pengendapan lemak dan kolesterol. Salah satu upaya pencegahannya adalah dengan menjaga pola makan yang sehat. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengkaji kualitas diet pada pasien yang didiagnosis menderita penyakit jantung dan menganalisis hubungan antara kualitas diet dengan status gizi pada pasien penyakit jantung koroner. Desain penelitian ini bersifat observational dengan metode cross sectional. Data dikumpulkan menggunakan 24 hour recall questionnaire. Data dianalisis dengan Nutrisurvey dan DQI-I. Pengukuran berat badan dan tinggi badan pasien dilakukan dengan menggunakan alat yang telah dikalibrasi untuk menghitung Indeks Massa Tubuh sebagai indikator status gizi pasien. Subjek yang diambil sebanyak 121 pasien penyakit jantung koroner. Hasil yang didapatkan pasien laki-laki (54%), pasien perempuan (46%). Kualitas diet yang baik (79%) dan kualitas diet yang buruk (21%) dengan status gizi normal (95,86%). Uji Mann-Whitney dilakukan untuk menganalisis hubungan antara kualitas diet dan status gizi p value 0,39. Hasil tersebut dapat disimpukan tidak adanya hubungan antara kualitas diet dengan status gizi pada pasien penyakit jantung koroner.
Pengaruh Kombinasi Core Stability Exercise dan Latihan Keseimbangan Metode Bobath Terhadap Tingkat Keseimbangan Berjalan Pada Pasien Dengan Hemiparese Post Stroke Iskemik Di Klinik Meridian Surabaya Cahyanti, Meisa Alvalen; Deo Fau, Yohanes; Hargiani, Fransiska Xaveria; Endaryanto, Agung Hadi
Kieraha Medical Journal Vol 7, No 1 (2025): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v7i1.9120

Abstract

Stroke iskemik iskemik adalah penyumbatan yang terjadi pada aliran darah menuju otak  sehingga dapat menyebabkan otak kekurangan oksigen yang menyebabkan kematian jaringan. Stroke dapat ditandai dengan adanya defisit neurologis (sensorik) dengan sisi lesi atau kelumpuhan di salah satu anggota tubuh. Pada pasien stroke iskemik fase rehabilitasi lanjut yang sering terjadi meliputi gangguan motorik dan perubahan kekuatan otot. permasalahan tersebut menyebabkan terjadinya gangguan keseimbangan pada pasien post stroke. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi core stability exercise dan latihan keseimbangan metode bobath terhadap tingkat keseimbangan berjalan pada pasien dengan hemiparese post stroke iskemik di klinik meridian Surabaya. Peneliti menggunakan Berg Balance Scale (BBS) untuk mengukur tingkat gangguan keseimbangan. Peneliti menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan desain penelitian quasi eksperimental dengan one-grup pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan 20 sampel pasien dengan hemiparese post stroke iskemik di Klinik Utama Meridian. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh yang bermakna kombinasi core stability exercise dan latihan keseimbangan metode bobath terhadap tingkat keseimbangan berjalan pada pasien dengan hemiparese post stroke iskemik.
HUBUNGAN ANTARA KEBUGARAN JASMANI DENGAN KEJADIAN CEDERA PADA ATLET SEKOLAH SEPAK BOLA EL FAZA SURABAYA Nugraha, Dani Maulana; Pradita, Angria; Prasetiyo, Bagus Dadang; Halimah, Nurul
Kieraha Medical Journal Vol 7, No 1 (2025): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v7i1.9080

Abstract

Cedera olahraga adalah segala macam cedera yang terjadi selama latihan, selama pertandingan, atau setelah pertandingan. Cedera olahraga biasanya terjadi pada tulang, otot, tendo, dan ligamentum. Cedera dapat disebabkan oleh aktivitas fisik yang berlebihan, kesalahan teknik, benturan, atau tekanan fisik. Cedera juga dapat terjadi karena rendahnya kebugaran jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebugaran jasmani dan kejadian cedera pada atlit SSB El Faza Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian Cross Sectional yang menggambarkan hubungan antara kebugaran jasmani dengan kejadian cedera pada atlit Sekolah Sepak Bola. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer, yang diperoleh atau dikumpulkan langsung oleh peneliti dari atlit SSB El Faza Surabaya. Sumber data utama yang akan digunakan adalah: data kebugaran jasmani dan data kejadian cedera. Hasil tes kebugaran jasmani, seperti tes VO2 max, tes daya tahan otot, dan tes fleksibilitas, akan menjadi sumber data utama untuk mengukur tingkat kebugaran fisik pemain. Kuisioner pencatatan cedera yang mencakup informasi tentang jenis cedera, lokasi cedera, waktu terjadinya cedera, dan faktor-faktor terkait cedera akan menjadi sumber data tentang kejadian cedera pada pemain. Populasi dalam penelitian ini adalah atlit SSB El Faza Surabaya sebanyak 50 pemain baik pemain inti maupun pemain cadangan. Sampel dalam penelitian ini adalah semua populasi, atlit SSB El Faza Surabaya sebanyak 50 pemain baik pemain inti maupun pemain cadangan. Data primer dikumpulkan melalui wawancara langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan. Analisis data menggunakan uji Pearson. Berdasarkan analisis diketahui terdapat hubungan antara kebugaran jasmani (Vo2max, dan daya tahan otot) dengan kejadian cedera pada atlit SSB El Faza Surabaya. Sedangkan hubungan antara kebugaran jasmani (fleksibilitas otot) dengan kejadian cedera pada atlit SSB El Faza Surabaya tidak bisa diputuskan karena semua pemain memiliki fleksibilitas baik sekali
HUBUNGAN STATUS GIZI, JENIS KELAMIN, USIA, PEKERJAAN DAN RIWAYAT PENYAKIT PENYERTA DENGAN KADAR GULA DARAH PUASA PADA PASIEN RAWAT INAP DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD DR. SOEDARSO PONTIANAK PERIODE JANUARI - DESEMBER 2021 Mawarni, Irsa; Tejoyuyono, Agustina Arundina Triharja; Trianto, Heru Fajar
Kieraha Medical Journal Vol 7, No 1 (2025): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v7i1.9818

Abstract

Latar Belakang. Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu dari empat prioritas penyakit tidak menular. Tes glukosa darah puasa menggunakan darah vena merupakan penentuan baku emas untuk diagnosis diabetes mellitus tipe 2 dan sering digunakan di rumah sakit. Beberapa faktor yang diduga memengaruhi pengendalian kadar gula darah adalah status gizi, jenis kelamin, usia, pekerjaan dan riwayat penyakit penyerta. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi, jenis kelamin, usia, pekerjaan dan riwayat penyakit penyerta dengan kadar gula darah puasa pada pasien rawat inap DMT2 di RSUD Dr Soedarso Pontianak. Metode. Penelitian ini merupakan studi analitik korelasi dengan pendekatan potong lintang. Sebanyak 70 pasien terpilih melalui teknik total sampling menggunakan data rekam medis. Analisis bivariat menggunakan uji kruskal wallis dan chi square. Hasil. Hasil uji kruskal wallis dan chi square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kadar gula darah puasa (p = 0,020),  jenis kelamin dengan kadar gula darah puasa (p = 0,011),  usia dengan kadar gula darah puasa (p = 0,002), jenis pekerjaan dengan kadar gula darah puasa (p = 0,003), serta riwayat penyakit penyerta dengan kadar gula darah puasa (p = 0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara status gizi, jenis kelamin, usia, pekerjaan dan riwayat penyakit penyerta dengan kadar gula darah puasa pada pasien rawat inap DMT2 di RSUD Dr Soedarso Pontianak.
HUBUNGAN PENGGUNAAN GAWAI SELAMA PANDEMI COVID-19 TERHADAP KEJADIAN ASTENOPIA PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA Fardila, Tiara Fika; Asroruddin, Muhammad; Hermawati, Ery
Kieraha Medical Journal Vol 7, No 1 (2025): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v7i1.9805

Abstract

Latar Belakang. Keluhan mata lelah atau disebut juga dengan astenopia adalah istilah gejala somatik atau perseptif yang terjadi setelah seseorang melakukan aktivitas membaca, bekerja dengan komputer dan aktivitas visual lainnya dengan jarak dekat. Gawai adalah perangkat elektronik yang dipakai sebagai alat komunikasi modern seperti smartphone, komputer, laptop, tablet. Kebiasaan menggunakan gawai secara otomatis akan menyebabkan pengguna berlama-lama menatap layar. Berdasarkan studi epidemiologi faktor risiko dari astenopia salah satunya ialah faktor durasi penggunaan gawai yang dimana intensitasnya meningkat selama pandemi COVID-19 dikarenakan penggunaan gawai dapat menunjang pembelajaran daring. Tujuan. Menganalisis hubungan antara penggunaan gawai selama pandemi COVID-19 terhadap kejadian astenopia pada mahasiswa di Universitas Tanjungpura. Metodologi. Jenis penelitian ini ialah analitik observasional dengan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 146 mahasiswa. Teknik penarikan sampel dengan total sampling. Instrumen riset digunakan kuesioner Visual Fatigue Index (VFI) dan penggunaan gawai yang dimodifikasi. Hasil. Bedasarkan hasil penelitian yang mendominasi ialah, mahasiswa menggunakan jenis gawai laptop dan smartphone sebanyak (84,6%), durasi penggunaan gawai sering ≥ 4 jam (71,2%), posisi penggunaan gawai duduk (71,3%), dan tampilan pencahyaan penggunaan gawai terang (84,6%). Kesimpulan. Terdapat hubungan yang signifikan durasi penggunaan gawai selama pandemi COVID-19 terhadap kejadian astenopia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis, posisi, dan tampilan pencahayaan penggunaan gawai.
PENGARUH NECK CALLIET EXERCISE TERHADAP NILAI NYERI LEHER KARENA SPASME OTOT UPPER TRAPEZIUS PADA PETUGAS ADMINISTRASI Christian, Gideon May; Fariz, Achmad; Halimah, Nurul; Sartoyo, Sartoyo
Kieraha Medical Journal Vol 7, No 1 (2025): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v7i1.9219

Abstract

Nyeri dan spasme otot  merupakan gangguan muskuloskeletal yang paling umum terjadi pada individu yang bekerja dengan posisi leher yang statis dalam waktu lama, dengan gerakan berulang. Nyeri leher terkait pekerjaan merupakan perhatian utama di dunia industri. Gejala nyeri diyakini memburuk sebagai respons terhadap aktivitas otot statis yang berkepanjangan dan/atau tugas pekerjaan yang berulang, yang menyebabkan gangguan metabolisme otot . Nyeri leher merupakan masalah umum pada populasi umum dengan prevalensi antara 10% dan 15%. Survei berbasis populasi menunjukkan prevalensi nyeri leher antara 67% dan 87%. Angka   kejadian   nyeri leher  di  Indonesia  dalam  1  bulan  sebesar 10%,    dalam    1    tahun    mencapai    40%. Prevalensi     nyeri     leher     pada     pekerja mencapai   kisaran  6-67%  dan  lebih  banyak dialami oleh Wanita, dan 49% diantaranya  dialami  oleh  pekerja  garmen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Neck calliet exercise terhadap nilai nyeri leher karena spasme otot Upper Trapezius pada petugas administrasi di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental. Dengan desain penelitian mengacu pada one group pretest-posttes. Peneliti memberikan pre-test nyeri dan spasme leher kepada sampel yang akan diberikan perlakuan. Kemudian peneliti melakukan perlakuan berupa Neck calliet exercise. Setelah selesai perlakuan, peneliti memberikan post-test nyeri dan spasme leher. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya, pada Juni sampai Agustus 2024, yang diawali dengan pengurusan persuratan, pengumpulan sampel, pre test nyeri dan spasme leher, intervensi neck calliet exercise, post test nyeri dan spasme leher, dan penyusunan laporan. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer, yang diperoleh atau dikumpulkan langsung oleh peneliti dari petugas administrasi dengan keluhan nyeri dan spasme otot di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya. Populasi Peneliatan adalah semua pasien nyeri leher karena spasme otot Upper Trapezius pada petugas administrasi di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya. Sampel penelitian adalah pasien nyeri leher karena spasme otot Upper Trapezius yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Data primer dikumpulkan melalui wawancara langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan analisis diketahui terdapat pengaruh Neck calliet exercise terhadap nilai nyeri leher karena spasme otot Upper Trapezius pada petugas administrasi di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya. Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk peneliti selanjutnya untuk meneliti dengan sampel yang lebih besar.