cover
Contact Name
suparna wijaya
Contact Email
life.jurnalku@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
life.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Science
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28091167     DOI : https://doi.org/10.54957/ijhs
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Science is a place for disseminating research results in the field of health, including, but not limited to topics of public health, environmental health, occupational health, pharmacy, nutrition, epidemiology, medical laboratories, physiotherapy, or other general health.
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 5 (2025)" : 26 Documents clear
Pola penggunaan obat analgetik pada pasien BPJS di poli saraf rumah sakit x Fadillah, Muhammad Noval; Adiana, Sylvi; Arianti, Varda
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1635

Abstract

Penggunaan obat analgetik menjadi salah satu intervensi utama dalam pengelolaan nyeri. Nyeri adalah salah satu gejala yang paling sering dikeluhkan oleh masyarakat. Penggunaan obat analgetik pada pasien dengan gangguan syaraf memegang peranan penting dalam pengelolaan nyeri. Analgetik terdiri dari beberapa golongan obat, seperti Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAIDs), opioid, dan adjuvant analgesics. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat analgetik pada pasien peserta BPJS di poli saraf sebuah rumah sakit dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan retrospektif. Hasil penelitian ini untuk memastikan penggunaan obat yang rasional dalam pengobatan pasien saraf demi meningkatkan kualitas hidup pasien dan mencegah efek samping jangka panjang dari penggunaan analgetik yang tidak tepat. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik pasien yaitu jenis kelamin perempuan sebanyak 267 pasien (76,29%), berdasarkan usia yaitu usia lansia akhir sebanyak 109 pasien (31,14%), berdasarkan jenis pekerjaan yaitu pekerjaan Ibu rumah tangga sebanyak 277 pasien (79,15%). Selanjutnya hasil penelitian pola penggunaan obat didapatkan hasil berdasarkan diagnosa terbanyak adalah diagnosa neuropatik sebanyak 192 pasien (54,86%), berdasarkan jenis obat terbanyak  adalah paracetamol tablet sebanyak 158 pasien (45,14%), berdasarkan golongan obat analgetik terbanyak adalah golongan analgetik non opioid sebanyak 168 pasien (48%).
Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja bagian pengolahan dipabrik kelapa sawit PT.X Azri, Nabila Inne; Susanti, Nofi
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1659

Abstract

Hampir semua pekerjaan akan beresiko menimbulkan musculoskeletal disorders (MSDs). Keluhan musculoskeletal adalah keluhan pada bagian-bagian otot skeletal yang dirasakan oleh seseorang mulai dari keluhan sangat ringan sampai sangat sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja bagian pengolahan dipabrik kelapa sawit PT. X. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 35 responden yang merupakan populasi total pekerja bagian pengolahan. Penggumpulan data ini menggunakan kuesioner, observasi, Nordic Body Map (NBM), untuk menilai tingkat keluhan musculoskeletal dengan metoda QEC (Quick Expossure Check) untuk postur kerja. Uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara umur (P=0,042 <0,05) kebiasaan merokok (P=0,038 < 0,05) postur kerja (P=0,005 < 0,05) durasi kerja (P=0,005 < 0,05) dengan keluhan musculoskeletal pada pekerja pengolahan, dan faktor yang tidak berhubungan dengan keluhan musculoskeletal pada pekerja pengolahan yaitu masa kerja (P=0,135 > 0,05). Saran bagi peneliti yaitu memberikan arahan kepada pekerja pengolahan untuk melakukan peregangan ringan sebelum melakukan pekerjaan agar mengurangi nyeri yang dirasakan.
Pelaksanaan rujukan rawat jalan tingkat pertama peserta Jaminan Kesehatan Nasional di puskesmas x Andika, Wulan; Hasibuan, Rapotan
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1660

Abstract

Sistem rujukan merupakan salah satu upaya yang dilakukan dalam penguatan pelayanan system primer sebagai upaya untuk penyelenggaraan kendali mutu dan biaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan rujukan di Puskesmas Aek Raso masih belum berjalan sesuai standar, hal tersebut dapat dilihat masih terdapatnya rujukan atas permintaan sendiri (APS). Ketersediaan fasilitas dan sarana kesehatan sudah memenuhi standar. Ketersediaan obat-obatan, tenaga kesehatan yang masih belum memenuhi standar dan pengetahuan tentang konsep gatekapeer merupakan penyebab terjadinya rujukan di puskesmas. Adapun saran dalam penelitian ini adalah diharapkan Puskesmas Aek Raso dapat menjalankan rujukan sesuai dengan prosedur, memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang JKN khususnya sistem rujukan berjenjang dan tentang konsep gatekeeper, dan mengevaluasi kembali perencanaan obat. Dinas Kesehatan juga diharapkan bekerja sama dengan puskesmas dalam melengkapi fasilitas alat kesehatan,Tenaga kesehatan dan juga obat-obatan.
Asuhan keperawatan pada keluarga dengan balita di Gampong Lamtimpeung Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar Yanti, Dara; Hartaty, Neti; Hidayati, Husna
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1734

Abstract

Latar Belakang: Caries gigi dan masalah personal hygiene merupakan gangguan umum pada balita yang dapat menurunkan status kesehatan keluarga. Salah satu penyebabnya adalah ketidakmampuan keluarga dalam menjalankan fungsi kesehatan secara optimal, sehingga berisiko menimbulkan berbagai komplikasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan pada keluarga dengan balita yang mengalami caries gigi dan masalah personal hygiene. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan di desa Lamtimpeung Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Hasil: Berdasarkan hasil pengkajian yang dilakukan didapatkan diagnosa keperawatan prioritas yang muncul adalah ketidakefektifan perilaku pemeliharaan kesehatan: caries gigi dan ketidakefektifan perilaku pemeliharaan kesehatan: personal hygiene. Intervensi diberikan berdasarkan lima tugas utama kesehatan keluarga. Intervensi yang diberikan pada diagnosa pertama adalah memberikan pendidikan kesehatan tentang konsep caries gigi, mengajarkan cara menyikat gigi yang benar, pembatasan makanan manis, dan menganjurkan kontrol ke dokter gigi. Intervensi yang diberikan pada diagnosa kedua meliputi pendidikan kesehatan terkait personal hygiene, mengajarkan langkah mencuci tangan, menganjurkan untuk meletakkan sabun di tempat yang terlihat dan mudah dijangkau, serta memberikan informasi tentang sumber pelayanan kesehatan. Kesimpulan: Studi kasus menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam merawat anak dengan memenuhi lima tugas kesehatan keluarga. Saran: Perawat diharapkan dapat menyelenggarakan program edukasi melalui media edukatif seperti booklet dan video, serta demonstrasi langsung mengenai teknik menyikat gigi dan mencuci tangan. Pendekatan ini dinilai efektif untuk meningkatkan pemahaman orang tua dan anak, serta mencegah masalah kesehatan yang timbul akibat caries gigi dan buruknya personal hygiene.
Asuhan keperawatan pada bayi dengan Prematuritas-Berat Badan Lahir Sangat Rendah (BBLSR) dan Resipratory Distress Syndrom (RDS): Studi kasus Faliani, Indah; Fajri, Nova
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1735

Abstract

Berat badan lahir sangat rendah (BBLSR) memiliki risiko morbiditas dan mortalitas yang tinggi, terutama komplikasi respirasi seperti respiratory distress syndrom (RDS). RDS merupakan salah satu penyebab utama gangguan pernapasan pada neonatus prematur yang ditandai oleh surfaktan paru yang tidak adekuat. Neonatus prematur dengan BBLSR dan RDS jika tidak tidak ditangani secara tepat, maka kondisi tersebut dapat berujung pada kegagalan sistem pernapasan yang mengancam jiwa. Sehingga diperlukan penatalaksanaan yang komprehensif untuk meningkatkan kualitas hidup bayi prematur dengan BBLSR dan RDS. Tujuan dari studi kasus ini untuk menganalisis Asuhan Keperawatan Pada Bayi Dengan Prematuritas-Berat Badan Lahir Sangat Rendah (BBLSR) Dan Respiratory Distrees Sindrom (RDS). Penulisan ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dengan tahapan proses keperawatan yaitu pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Hasil yang diperoleh yaitu pasien mengalami masalah keperawatan pola napas tidak efektif, risiko termoregulasi tidak efektif, risiko syok, defisit nutrisi, risiko gangguan perkembangan dan risiko gangguan perlekatan. Intervensi yang diberikan diantaranya manajemen jalan napas, regulasi temperatur, manajemen syok, pencegahan infeksi, manajemen nutrisi, pemberian makan melalui enteral, perawatan perkembangan, promosi perlekatan dan promosi keutuhan keluarga. Penerapan evidence based nursing (EBN) yang diberikan diantaranya pemberian posisi untuk meningkatkan oksigenasi, memberikan nesting untuk kenyamanan dan stabilitas suhu tubuh, pencegahan infeksi pada bayi, stimulus motoric oral (PIOMI) dan non nutritive sucking untuk meningkatkan reflek hisap dan menelan pada bayi. Setelah dilakukan intervensi kondisi pasien mengalami perbaikan meskipun belum signifikan, terlihat dari peningkatan oksigenasi, asupan diet yang meningkat dan suhu tubuh yang stabil, namum reflek hisap pada bayi masih lemah. Diharapkan pendekatan EBN tersebut dapat menjadi referensi tambahan untuk penanganan pada bayi prematur dengan BBLSR dan RDS.
Hubungan perilaku pola makan pada status gizi ibu hamil untuk pencegahan resiko stunting di Puskesmas Kemayoran Jakarta Pusat tahun 2025 Mulyati, Susi; Mahanani, Dian; Kurniawan, Yang Fajar; Ayu, Irma Yudith; Budianto, Eko Teguh; Sekundaria, Ratna Dewi; Fakhirah, Annisa; Fatimah, Gefira Nur
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1755

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis utama di Indonesia dengan prevalensi 21,6% pada tahun 2022 dan target penurunan hingga 14% pada 2024. Kondisi gizi ibu hamil berpengaruh langsung terhadap status gizi janin dan perkembangan anak, sehingga menjadi faktor penting dalam pencegahan stunting. Perilaku pola makan ibu hamil memiliki peran sentral karena ketidakseimbangan konsumsi zat gizi makro dan mikro dapat menyebabkan defisiensi energi kronis, anemia, risiko bayi lahir dengan berat badan rendah, prematuritas, dan stunting. Namun, masih terdapat kesenjangan penelitian terkait hubungan langsung antara perilaku pola makan dan status gizi ibu hamil di wilayah urban, khususnya pada tingkat pelayanan primer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku pola makan dan status gizi ibu hamil dalam upaya pencegahan stunting di Puskesmas Kemayoran, Jakarta Pusat, tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional dan dilaksanakan pada Mei 2025. Sampel terdiri dari 100 ibu hamil trimester kedua dan ketiga yang dipilih secara purposive sampling. Perilaku pola makan diukur menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) yang dimodifikasi. Status gizi diukur melalui IMT pra-kehamilan dan Lingkar Lengan Atas (LILA). Hasil menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara perilaku pola makan ibu hamil dengan status gizi mereka (p-value = 0.032). Kelompok dengan pola makan kurang ideal memiliki prevalensi status gizi kurang optimal sekitar 1.5 kali lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok pola makan yang lebih baik (PR 1.497; 95% CI: 1.05–2.13). Intervensi gizi berbasis perilaku spesifik di lingkungan urban sangat penting untuk mencegah kasus stunting.
Hubungan antara postur kerja dan durasi kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada tenaga kesehatan di Puskesmas X Hilmi, Taufik; Tanjung, Nadya Ulfa
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1758

Abstract

Tenaga Kesehatan pada Puskesmas X memiliki peluang bahaya terkena keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) yang cukup tinggi karena bekerja dalam posisi tubuh yang tidak nyaman, seperti saat membantu mengangkat pasien, berdiri terlalu lama, memeriksa pasien posisi membungkuk dan posisi duduk yang terlalu lama. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan antara postur kerja dan durasi kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders pada tenaga kesehatan Puskesmas X. Variabel Independen penelitian ini adalah (postur kerja) diukur menggunakan REBA (Rapid Entire Body Assessment) dan (durasi kerja) menggunakan kuisoner serta Variabel Dependen pada penelitian ini adalah keluhan (Musculoskeletal Disorder) yang diukur menggunakan NBM (Nordic Body Map). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 62 orang terdiri dari Dokter Umum, Kesehatan Masyarakat, Perawat Gigi, Bidan dan Perawat. Hasil uji statistik Chi-Square postur kerja dengan Musculoskeletal Disorders (MSDs) menunjukkan angka (p = 0,007). Hasil uji statistik Chi-square durasi kerja dengan Musculoskeletal Disorders menunjukkan angka (p = 0,004). Terdapat hubungan antara postur kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Tenaga Kesehatan Puskesmas X dan terdapat hubungan antara durasi kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Tenaga Kesehatan Puskesmas X.
Hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan minum obat pada skizofrenia Qawima, Septia; Novitayani, Sri; Pertiwi, Eri Riana
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1512

Abstract

Pendahuluan: Pengetahuan seseorang terhadap penyakit akan membantunya untuk dapat membuat keputusan terkait pengobatan yang akan dijalaninya. Kepatuhan terhadap pengobatan pasien skizofrenia bergantung pada persepsi pasien terkait penyakitnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan pasien skizofrenia dan kepatuhan dalam mengonsumsi obat di Aceh Besar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskripstif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel yang diambil dengan menggunakan metode total sampling adalah 83 pasien. Instrumen yang digunakan adalah knowledge About Schizophrenia Questionnaire (KASQ) dan Behavior of Medication Adherence Questionnaire (BMAQ). Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa pasien dengan pengetahuan yang cukup memiliki kepatuhan minum obat yang tinggi (72,3%) dengan hasil uji chi-square yang memperlihatkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat (p=0,335). Diharapkan dari penelitian ini dapat menjadi rekomendasi untuk dilakukan penelitian lebih lanjut dalam mengidentifikasi faktor lain dari penyebab kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia.
Hubungan antara fungsi keluarga dengan patuh obat pada Skizofrenia Jannah, Miftahul; Novitayani, Sri; Hidayati, Husna
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1513

Abstract

Pendahuluan: Pasien skizofrenia mengalami ketidakseimbangan neurotransmiter di otak yang mempengaruhi fungsi kognitif, pikiran dan perilaku. Hal ini menyebabkan pasien skizofrenia membutuhkan bantuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya dalam proses pengobatan. Oleh karena itu, fungsi keluarga sangat penting dalam membantu keberhasilan pengobatan pasien dengan skizofrenia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara fungsi keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia rawat jalan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain descriptive correlative dengan pendekatan cross-sectional study. Sampel terdiri dari 123 pasien skizofrenia rawat jalan di Puskesmas Kuta Baro dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner The McMaster Family Assessment Device (FAD) dan Behavior of Medication Adherence Questionnaire (BMAQ), lalu dianalisis dengan uji Spearman rank correlation. Hasil: penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara fungsi keluarga dan kepatuhan minum obat (p < 0,001) dengan kekuatan korelasi sedang. Secara spesifik, aspek lainnya juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikat terutama dalam aspek komunikasi (p=0,006) dengan kekuatan korelasi lemah, responsivitas afektif.
Ketakutan terhadap KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) dan dampaknya terhadap kelengkapan imunisasi anak (literature review) Husniyah, A'idah; Hafrisa, Nadia; Dinanti, Denisya Marshaluna; Fauziyyah, Inayah Dzikra; Herbawani, Chahya Kharin
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1604

Abstract

Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan adanya tantangan dalam cakupan imunisasi dasar pada anak. Tercatat bahwa 56,9% anak usia 12-23 bulan belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Dari kelompok anak usia 0-59 bulan yang tidak diimunisasi, sebanyak 45,5% orang tua beralasan karena kekhawatiran akan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Penulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pengaruh KIPI terhadap pemberian imunisasi pada anak di berbagai daerah. Penelitian ini menyajikan faktor-faktor yang berkontribusi pada ketakutan terhadap KIPI, dampak KIPI terhadap pemberian imunisasi pada anak, serta strategi mengatasi ketakutan terhadap KIPI dan peningkatan kelengkapan imunisasi yang diharapkan dapat memperbaiki tingkat kepatuhan orangtua dalam memberikan imunisasi dasar lengkap kepada anak-anak mereka. Temuan ini dapat menjadi dasar untuk memperbaiki tingkat kepatuhan orang tua dalam memberikan imunisasi dasar lengkap kepada anak-anak mereka. Penulisan ini menggunakan metode tinjauan literatur (literature review) dalam penyusunan hasil dan pembahasan. Proses pencarian jurnal dilakukan secara sistematis pada tiga database: GARUDA, Google Scholar, dan ScienceDirect. Pada database GARUDA, pencarian menggunakan kata kunci "KIPI" dan menghasilkan 95 jurnal. Untuk Google Scholar, digunakan kombinasi kata kunci yaitu ("Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi" OR "KIPI") AND ("Adverse events following immunization" OR "AEFI") AND ("Immunization" OR "Imunisasi") -buku -literature -review -tinjauan -systematic -book yang menghasilkan 113 jurnal. Sementara itu, pencarian di ScienceDirect dengan kata kunci ("Adverse events following immunization" OR "AEFI") AND ("Immunization") menemukan 1.676 jurnal. Seluruh artikel yang ditemukan dari ketiga database tersebut kemudian melalui proses penyaringan berdasarkan kriteria eksklusi. Kriteria tersebut meliputi: terbit dalam kurun waktu lebih dari lima tahun, berjenis laporan kegiatan dan non-artikel penelitian, tidak dapat diakses secara penuh dan full text, serta artikel yang membahas KIPI namun tidak berhubungan dengan imunisasi anak. Setelah proses penyaringan ini didapatkan hasil akhir sebanyak 14 jurnal yang relevan untuk di-review terdiri atas 5 jurnal dari GARUDA, 5 dari Google Scholar, dan 4 dari ScienceDirect.

Page 1 of 3 | Total Record : 26