cover
Contact Name
suparna wijaya
Contact Email
life.jurnalku@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
life.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Science
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28091167     DOI : https://doi.org/10.54957/ijhs
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Science is a place for disseminating research results in the field of health, including, but not limited to topics of public health, environmental health, occupational health, pharmacy, nutrition, epidemiology, medical laboratories, physiotherapy, or other general health.
Articles 332 Documents
Menutup kesenjangan kesehatan: Peningkatan kesetaraan akses dan kualitas layanan kesehatan Nabilah, Hanifah; El-Tsana, Ashfiya Vi'Aqila; Wasir, Riswandy
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1511

Abstract

Ketimpangan akses dan kualitas layanan kesehatan masih menjadi tantangan yang sistemik di Indonesia, terutama bagi kelompok rentan. Perbedaan pendapatan, tingkat pendidikan, dan lokasi geografis memperburuk utilisasi layanan dan luaran kesehatan. Kajian ini bertujuan untuk menelaah faktor struktural penyebab ketimpangan, mengevaluasi keterbatasan kebijakan yang ada seperti Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta mengidentifikasi strategi peningkatan kesetaraan yang dapat diterapkan. Tinjauan pustaka dilakukan terhadap enam sumber nasional dan internasional yang terbit pada 2016–2025. Hasil menunjukkan bahwa hambatan yang berkelanjutan—termasuk ketimpangan infrastruktur, keterbatasan distribusi tenaga kesehatan, dan pelaksanaan kebijakan yang belum terintegrasi—masih menghambat pencapaian kesetaraan. Harmonisasi kebijakan, optimalisasi alokasi sumber daya, dan pemanfaatan teknologi digital seperti telemedicine merupakan komponen penting dalam upaya mempersempit kesenjangan layanan. Pendekatan lintas sektor yang terkoordinasi diperlukan untuk membangun sistem kesehatan yang lebih inklusif dan tangguh.
Evaluasi kelengkapan dokumentasi Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT) keperawatan: Studi kasus Mardevian, Diva; Yuswardi, Yuswardi; Yusuf, Muhammad; Jannah, Noraliyatun; Mayasari, Putri
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1516

Abstract

Dokumentasi Catatan Perkembangan Keperawatan Terintegrasi (CPPT) merupakan alat pencatatan untuk mengevaluasi dan memantau tindakan asuhan keperawatan secara berkelanjutan guna melihat perkembangan kondisi pasien. Studi kasus ini bertujuan mengevaluasi kelengkapan dokumentasi CPPT di Ruang Rawat Inap neurologi RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Sampel terdiri dari 168 dokumen CPPT. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi 15 item. Hasil menunjukkan dokumentasi CPPT tidak lengkap 124 catatan (73,8%) dari 168 dokumen. Bagian subjektif lengkap (84,5%), sedangkan data objektif (86,3%), asesmen (93,5%), dan perencanaan (100%) tidak lengkap. Kualitas dokumentasi CPPT dapat ditingkatkan melalui supervisi berkala dan peningkatan kapasitas perawat melalui pelatihan secara berkelanjutan.
Kecukupan energi sarapan dan status gizi dengan prestasi belajar Harleli, Harleli; Irma, Irma
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i4.1517

Abstract

Sarapan pagi berperan penting dalam pemenuhan energi anak sekolah, dapat meningkatkan konsentrasi belajar dan mudah menyerap pelajaran, sehingga prestasi belajar menjadi baik. Status gizi baik dapat dipenuhi dari kecukupan gizi sarapan yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif sehingga mempengaruhi peningkatan prestasi belajar pada anak sekolah. Ukuran pencapaian peserta didik setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran dinilai dari prestasi belajar berupa skala penilaian. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kecukupan energi sarapan dan status gizi dengan prestasi belajar pada siswa SMA Negeri 1 Kusambi. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional dan menggunakan metode deskriptif analitik.. Sampel pada penelitian sebanyak 100 responden. Penentuan sample menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan November 2024 menggunakan kuesioner, perhitungan IMT/U dan metode food recall 2x24 jam kemudian dianalisis menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan asupan energi sarapan diperoleh P-value = 0,012, status gizi diperoleh P-value = 0,013. Kesimpulan ada hubungan asupan energy, status gizi dengan pretasi belajar.
Evaluasi strategi pembelian jasa kesehatan dalam JKN: Tantangan dan arah kebijakan 'Aisy, Afifah Rohadatul; Abdillah, Ratu Puanurani Anggitya; Wasir, Riswandy
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1534

Abstract

The implementation of strategic purchasing in Indonesia’s National Health Insurance (JKN) aims to enhance budget efficiency and service quality while preventing stagnant medical spending. This study seeks to evaluate the effectiveness of strategic purchasing, identify key implementation challenges, and formulate policy strategies to strengthen the scheme. Literature was sourced from Google Scholar and PubMed using relevant keywords and screened based on topic relevance and publication period (2015–2025). Six eligible articles were analyzed qualitatively. Findings suggest that strategic purchasing can improve access and quality of care, yet faces persistent issues such as unabsorbed capitation funds, overlapping regulations, and financial inefficiencies within BPJS Kesehatan. Strengthening governance, adopting digital health systems, and refining payment models are essential strategies to ensure a more sustainable and equitable JKN framework. Penerapan strategic purchasing dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pembiayaan dan mutu layanan, sekaligus mencegah stagnasi pengeluaran medis. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi strategic purchasing, mengidentifikasi tantangan utama, serta merumuskan arah kebijakan penguatan dalam konteks JKN. Literatur ditelusuri melalui Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci yang relevan, diseleksi berdasarkan kesesuaian topik dan periode publikasi 2015–2025. Sebanyak enam artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa strategic purchasing memiliki potensi dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan, namun implementasinya masih menghadapi kendala seperti sisa dana kapitasi yang tidak terserap, tumpang tindih regulasi, dan keterbatasan efisiensi keuangan BPJS Kesehatan. Penguatan tata kelola, integrasi teknologi informasi, dan penyempurnaan sistem pembayaran menjadi strategi penting untuk memastikan keberlanjutan dan keadilan sistem JKN.
Digitalisasi asuransi kesehatan: Peluang dan tantangan dalam meningkatkan efisiensi layanan kesehatan Rajebta, Nikita Alia; Ciptaningrum, Anggraeni Dian; Wasir, Riswandy; Arbitera, Cahya
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1538

Abstract

The digitalization of health insurance administration offers considerable potential to enhance efficiency, transparency, and service accessibility. However, its implementation in Indonesia continues to face structural and operational challenges. This article aims to identify the opportunities and key barriers to adopting digital technology in the health insurance sector. A literature review method was applied, analyzing seven articles published between 2020–2025 obtained from Google Scholar and PubMed. The findings indicate that digital tools such as mobile applications, blockchain, and telemedicine have improved administrative processes and user experience. Nevertheless, issues such as digital literacy gaps, infrastructure limitations, and weak system integration continue to hinder the full realization of digitalization benefits. This study underscores the importance of strengthening human resource capacity, regularly updating digital platforms, and reinforcing regulatory frameworks to support an inclusive and sustainable digital transformation in health insurance services. Digitalisasi dalam pengelolaan asuransi kesehatan menawarkan potensi signifikan dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan. Namun, implementasinya di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala struktural dan operasional. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang serta tantangan utama dalam penerapan teknologi digital di sektor asuransi kesehatan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap tujuh artikel yang dipublikasikan antara tahun 2020–2025, diperoleh melalui basis data Google Scholar dan PubMed. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi, melalui adopsi teknologi seperti aplikasi mobile, blockchain, dan telemedicine, dapat mempercepat proses administrasi dan meningkatkan pengalaman peserta. Namun, tantangan seperti kesenjangan literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan rendahnya integrasi sistem masih menghambat optimalisasi manfaat digitalisasi. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi peningkatan kapasitas SDM, pembaruan perangkat lunak secara berkala, serta penguatan regulasi untuk mendukung transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Asuhan kebidanan komprehensif terhadap Ny S usia 28 tahun G2P1A0 mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Puskesmas Bantarkawung Kabupaten Brebes tahun 2024 Hidayah, Anggi Nur; Khoeroh, Himatul; Mupliha, Mupliha
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i4.1543

Abstract

Latar Belakang: Faktor yang meningkatkan Angka Kematian Ibu (AKI) dapat berupa hipertensi gestasional dan Kekurangan Energi Kronis (KEK). Menurut WHO, di tahun 2023 AKI berjumlah 287.000 kasus, di Indonesia 4.129 kasus, di Jawa Tengah 183 kasus, di Brebes  54 kasus, dan di Puskesmas Bantarkawung 2 kasus. Tujuan: Yaitu untuk menelaah teknis Asuhan Kebidanan Komprehensif untuk Ny. S., 28 tahun, dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Puskesmas Bantarkawung. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah studi kasus deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik serta penunjang, buku KIA, dan rekam medis. Informan pertama adalah Ny. S, dan informan tambahan yaitu suami, keluarga, bidan desa, bidan puskesmas, dan dr.Sp.OG. Hasil: Berdasarkan asuhan kebidanan komprehensif terhadap Ny. S., 28 tahun, penderita kekurangan energi kronik, semasa kehamilannya terdeteksi adanya KEK pada kunjungan awal namun pada kunjungan selanjutnya masalah KEK telah dituntaskan. dikarenakan terdiagnosis hipertensi gestasional maka persalinan dilakukan secara Sectio Caesarea. Kunjungan Neonatus (KN) dilakukan sebanyak 3 kali, tidak ditemukan masalah apapun. Kunjungan Nifas (KF) dilakukan sebanyak 4 kali, tidak ditemukan komplikasi apapun. Ny. S, menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan.
Efektivitas Orthosiphon Stamineus sebagai terapi komplementer hipertensi: Tinjauan sistematik Maulina, Devi
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1544

Abstract

Hypertension remains a global health concern demanding effective, affordable, and safe treatment alternatives. Orthosiphon stamineus Benth. (Java tea) has long been used traditionally to manage elevated blood pressure, yet no systematic review has comprehensively evaluated its efficacy and safety. This study aims to synthesize experimental and clinical evidence on the antihypertensive effects, mechanisms of action, and safety profile of O. stamineus. A systematic literature search was conducted using PubMed, Scopus, and ScienceDirect with the keywords “Orthosiphon stamineus,” “hypertension,” “blood pressure,” and related study designs. Article selection followed PRISMA guidelines, and risk of bias was assessed using SYRCLE for animal studies and RoB 2 for clinical trials. Twenty three relevant studies met the inclusion criteria, revealing consistent blood pressure-lowering effects through diuretic activity, inhibition of angiotensin-converting enzyme (ACE), and vasorelaxation via endothelial nitric oxide pathways. However, substantial heterogeneity in extraction methods, doses, and study designs limits conclusive generalization. The findings suggest that O. stamineus holds promise as a complementary therapy for hypertension, although further robust clinical trials are necessary to confirm its clinical utility. Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang membutuhkan alternatif terapi yang efektif, aman, dan terjangkau. Orthosiphon stamineus (Kumis Kucing) telah lama digunakan secara tradisional untuk mengatasi tekanan darah tinggi, namun belum ada tinjauan sistematik yang mengevaluasi efektivitas dan keamanannya secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis bukti eksperimental dan klinis terkait efek antihipertensi, mekanisme kerja, dan profil keamanan O. stamineus. Pencarian literatur dilakukan secara sistematik pada basis data PubMed, Scopus, dan ScienceDirect dengan kata kunci ("Orthosiphon stamineus" OR "Java tea") AND ("hypertension" OR "blood pressure") AND ("clinical trial" OR "animal study" OR "in vitro"). Seleksi artikel mengikuti pedoman PRISMA, dengan penilaian risiko bias menggunakan SYRCLE untuk studi hewan dan RoB 2 untuk uji klinis. Sepuluh studi memenuhi kriteria inklusi, yang secara konsisten menunjukkan efek penurunan tekanan darah melalui aktivitas diuretik, inhibisi enzim pengubah angiotensin (ACE), dan vasorelaksasi yang dimediasi oleh nitric oxide endotel. Namun, terdapat heterogenitas dalam jenis ekstrak, dosis, dan desain studi yang membatasi generalisasi hasil. Temuan ini mendukung potensi O. stamineus sebagai terapi komplementer hipertensi, meskipun uji klinis lanjutan dengan kualitas metodologis tinggi masih diperlukan.
Health system transformation in Indonesia: Implementation and challenges of six policy pillars El-Tsana, Ashfiya Vi'aqila; Alvianty, Rizka Ayu; Octaviani, Putri; Syahidah, Raisha; Wasir, Riswandy
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1548

Abstract

Indonesia’s health system transformation is structured around six strategic pillars: primary care, referral services, system resilience, financing, human resources, and health technology. This study aims to assess the implementation progress and challenges associated with these pillars. A literature review was conducted using national and international databases (Google Scholar and ScienceDirect), focusing on peer-reviewed articles published between 2016 and 2025. Four studies were selected based on inclusion criteria that emphasized relevance to Indonesia’s health system transformation agenda. The review identified key challenges, including limited digital infrastructure, uneven distribution of the health workforce, rigid financing mechanisms, particularly within Public Service Agency (BLU) institutions and weak intersectoral coordination. Many facilities remain unprepared for digital integration, particularly the implementation of Electronic Medical Records (EMR). Although some improvements have been observed, structural barriers continue to hinder the overall progress. Strengthening digital readiness, enhancing workforce capacity, adopting more flexible budgeting mechanisms, and improving coordination, especially through platforms such as SATUSEHAT are recommended as strategic responses. However, this study has several limitations, such as the limited availability of articles that cover all six pillars comprehensively and most of the studies used emphasize legal and administrative aspects rather than specific analysis in the health sector. These limitations limit the generalization of the findings. These findings are expected to inform more adaptive and equitable health policy reforms in Indonesia.
Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S usia 46 tahun dengan faktor resiko umur, multipara dan preeklamsia berat di Puskesmas Bumiayu tahun 2024 Nurjanah, Amelia; Andi, Endang; Ringgam, Riyanti
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i4.1554

Abstract

Background: The Maternal Mortality Rate (MMR) worldwide will reach 189 per 100,000 Live Births (LBR) in 2023, and the Infant Mortality Rate (IMR) will reach 16.85 per 1,000 LBR. Objective: To reduce MMR, comprehensive midwifery care was provided to Mrs. S with risk factors of age, multiparity, and severe preeclampsia with methods in accordance with midwifery standards. Research method: This study used a qualitative descriptive method. Results: The second visit found obesity and severe preeclampsia was found on the third visit. Delivery by Sectio Caesarea (CS) with indications of superimposed severe preeclampsia. There were no problems at the neonatal visit and no problems were found during the postpartum visit. Mrs. S used MOW (Female Operative Method) KB. Conclusion: The care provided has been adjusted to midwifery standards to avoid complications during pregnancy, childbirth, newborns, postpartum, and Family Planning (KB). Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) di seluruh dunia mencapai 189 per 100.000 Kelahiran Hidup (KH) pada tahun 2023, dan Angka Kematian Bayi (AKB) mencapai 16,85 per 1.000 KH. Tujuan: Untuk menekan AKI, diberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S dengan faktor risiko umur, multipara, dan preeklampsia berat dengan metode yang sesuai dengan standar kebidanan. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil: Kunjungan kedua ditemukan obesitas dan pada kunjungan ketiga ditemukan preeklampsia berat. Persalinan secara Sectio Caesarea (SC) dengan indikasi preeklampsia berat superimposed. Pada kunjungan neonatus tidak ada masalah dan saat kunjungan nifas tidak ditemukan masalah. Ny. S menggunakan KB MOW (Metode Operatif Wanita). Kesimpulan: Perawatan yang diberikan telah disesuaikan dengan standar kebidanan untuk menghindari komplikasi selama kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, dan Keluarga Berencana (KB).
Pemanfaatan teknologi penginderaan jauh dalam pemantauan dan mitigasi risiko malaria di daerah kepulauan dan terpencil: Tinjauan literatur Bless Suryan, Marasi
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i4.1562

Abstract

Penelitian ini merupakan tinjauan literatur yang mengeksplorasi pemanfaatan teknologi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis (GIS) dalam pemantauan serta mitigasi risiko malaria, khususnya di wilayah kepulauan dan terpencil Indonesia. Studi ini menunjukkan bahwa data lingkungan dari satelit, seperti: curah hujan, kelembapan, suhu, dan vegetasi, data ini dapat digunakan untuk memetakan area berisiko tinggi penyebaran malaria secara efisien tanpa perlu survei lapangan yang mahal. Berbagai metode, termasuk penggunaan drone untuk intervensi langsung dan integrasi dengan sistem pengindraan jauh (remote sensing), terbukti mampu mendukung deteksi dini dan distribusi sumber daya secara tepat. Dengan adaptasi teknologi ini, pengendalian malaria di Indonesia dapat ditingkatkan secara signifikan, terutama di kawasan timur yang memiliki tantangan geografis dan aksesibilitas tinggi.