cover
Contact Name
suparna wijaya
Contact Email
life.jurnalku@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
life.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Science
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28091167     DOI : https://doi.org/10.54957/ijhs
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Science is a place for disseminating research results in the field of health, including, but not limited to topics of public health, environmental health, occupational health, pharmacy, nutrition, epidemiology, medical laboratories, physiotherapy, or other general health.
Articles 319 Documents
Karakterisasi Dan Uji Aktivitas Antioksidan Serum Nanopartikel Ekstrak Daun Binahong Merah (Anredera cordifolia) Farlina, Nur; Saputri, Romadhiyana Kisno; Basith, Abdul
Indonesian Journal of Health Science Vol 3 No 2a (2023): Terus Melaju Untuk Indonesia Maju
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v3i2a.604

Abstract

Serum merupakan sediaan kosmetik dengan konsentrasi tinggi dan memiliki kemampuan lebih dalam mengangkut bahan aktif ke kulit sehingga lebih efektif dalam mengatasi permasalah kulit akibat radikal bebas. Daun binahong merah (Anredera cordifolia) diketetahui mengandung metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antioksidan yaitu flavonoid, fenol, tanin, dan vitamin C. Serum dengan kandungan antioksidan dapat dibuat dalam bentuk nanopartikel karena memiliki tetesan kecil dan luas permukaan yang besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan aktivitas antioksidan serum nanopartikel ekstrak daun binahong merah (Anredera cordifolia). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan model penelitian true experimental laboratory dan desain rancangan acak lengkap. Pembuatan NLC dilakukan dengan metode emulsifikasi-sonikasi, karakteristisasi serum meliputi ukuran partikel NLC dengan metode PSA dan efisiensi penjerapan NLC dengan spektrofotometer UV-Viss, kemudian serum di evaluasi dengan parameter uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji iritasi, uji kelembapan, dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Data yang dihasilkan dianalisis menggunakan ANOVA one way. Karakteristik NLC belum memenuhi ukuran partikel dengan rata-rata 3,811 µm dan efisiensi penjerapan 99,96%. Parameter evaluasi sediaan sudah memenuhi standar sediaan topikal pada uji organoleptis menghasilkan warna hijau muda, bau khas dan tekstur cair; hasil homogen; pH 5; dan daya sebar 5,5-7,5 cm. Serum tidak mengiritasi kulit dan memenuhi standar kelembapan kulit dengan rentang 46%-55%. Nilai IC50 F0, F1, F2, F3 berturut-turut 834,12 ppm, 149,71 ppm, 130,24 ppm, 99,44 ppm. Serum memiliki karakteristik, sifat fisik dan kimia sesuai dengan sediaan topikal dan aktivitas antioksidan dalam kategori kuat pada F3.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. U Umur 32 Tahun Dengan Faktor Resiko Jarak Kehamilan Terlalu Jauh Di Wilayah Puskesmas Paguyangan Tahun 2023 Rahmawati, Neneng Anisa
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i2.609

Abstract

Latar Belakang: Data yang dirilis oleh World Health Organization memperkirakan 800 ibu meninggal akibat komplikasi kehamilan dan persalinan, salah satu penyebab AKI adalah kehamilan risiko tinggi seperti jarak kehamilan terlalu jauh dan usia ibu sebanyak 257 kasus, dimana AKI juga meningkat tajam melebihi kasus pada tahun 2017 sebesar 88,05% (Dinkes Jateng, 2020). Jarak kehamilan yang terlalu jauh merupakan kehamilan yang termasuk dalam risiko tinggi, dimana jarak kehamilan ibu lebih dari atau sama dengan 10 tahun dengan anak sebelumnya. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus komprehensif. Hasil: Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. U ditemukan masalah pada awal kehamilan dengan TFU yang tidak sesuai dengan usia kehamilan. Persalinan dilakukan secara normal pervaginam, dan bayi baru lahir normal, terdapat masalah bayi tidak mendapatkan ASI eksklusif.Pada masa nifas sampai KB tidak ditemukan komplikasi namun terdapat masalah pada masa nifas yaitu ASI ibu sedikit.Kesimpulan: Asuhan Kebidanan Komprehensif yang telah dilakukan pada Ny. U dengan Faktor Resiko Jarak Kehamilan Terlalu Jauh sudah sesuai dengan asuhan kebidanan dan tidak terjadi komplikasi.
Asuhan Keperawatan Keluarga Pada NY. M Dengan Hipertensi Mirdawati, Eli; Hidayati, Husna; Atika, Syarifah
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i1.626

Abstract

Background: Hypertension is one of the common non-communicable diseases in Indonesia. This might happen because of the need for more knowledge and interest in adopting a healthy lifestyle. Aim of Research: This research aimed to describe the family nursing care for hypertension. Research Method: This research used a descriptive qualitative method with a case study approach to nursing care, including reviewing, establishing diagnosis, intervening, implementing, and evaluating. Result of Study: Nursing intervention referred to 5 tasks of family health, including introducing hypertension problem, giving support and motivation to the family in taking care of family members related to hypertension, demonstrating a DASH (Dietary Approach to Stop Hypertension) diet, providing a comfortable environment, suggesting family having use the nearby facility. Conclusion: Family nursing care was based on five essential family tasks in improving interest and family motivation to apply a healthy life style to achieve better health status. Latar Belakang: Hipertensi menjadi salah satu penyakit tidak menular dengan angka kejadian yang cukup tinggi di Indonesia. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan dan minat dalam menerapkan pola hidup sehat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan pada keluarga dengan hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosa, intervensi, impelementasi dan evaluasi. Hasil: Intervensi keperawatan keluarga yang diberikan merujuk pada lima tugas kesehatan keluarga yaitu pengenalan masalah hipertensi, memberikan dukungan dan motivasi pada keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan hipertensi, demonstrasi diet DASH (Dietary Approach to Stop Hypertension), menciptakan lingkungan yang nyaman, serta menganjurkan keluarga untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan terdekat. Kesimpulan: Asuhan keperawatan keluarga berdasarkan lima tugas kesehatan sangat penting dalam meningkatkan minat dan motivasi untuk menerapkan pola hidup sehat sehingga dapat tercapai status kesehatan yang lebih baik.
Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Bambu Tali (Gigantochloa apus) Sebagai Penyembuhan Luka Secara In Vivo Adrianto, Dimas; Rianty Lakoan, Milda; Arianti, Varda
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i1.680

Abstract

Luka adalah gangguan normal hilangnya integritas epitel kulit. Diikuti dengan gangguan anatomi dan fungsinya. Penyembuhan luka dapat dibagi menjadi tiga tahap; hemostasis atau peradangan, proliferasi, remodeling atau terminasi. Namun proses ini dapat dihambat oleh infeksi bakteri. Ekstrak tanaman bambu tali diduga mengandung senyawa golongan triterpenoid yang berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa yang terkandung pada ekstrak etanol daun bambu tali dan mengetahui efektivitas ekstrak tanaman bambu tali sebagai penyembuh luka. Pengujian ini menggunakan 28 mencit yang dibagi menjadi 4 kelompok. Luka sayatan pada mencit dibuat pada bagian punggung mencit dengan panjang 1,5 cm dan kedalaman 2 mm, setelah itu diberikan perlakuan sesuai dengan masing-masing kelompok. Hasil identifikasi skrining fitokimia menunjukan adanya kandungan pada ekstrak daun bambu tali seperti flavonoid (positif) dan triterpenoid (positif). Hasil dari penyembuhan luka memiliki efektivitas terhadap luka sayat pada mencit ditunjukkan oleh ekstraksi daun bambu tali.
Epigenetik Pada Sindrom Ovarium Polikistik: Gangguan Proses Folikulogenesis Yang Melibatkan Gen Reseptor Androgen, Reseptor Follicle-Stimulating Hormone Dan Reseptor Luteinizing Hormone Arianto, Steven; Radhina, Afifa; Shari, Amalia; Jannah, Insani Fitrahulil; Sari, Mike Permata
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i1.683

Abstract

Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK) merupakan salah satu gangguan hormonal yang dialami oleh wanita. Gangguan ini menyebabkan disregulasi proses neuroendokrin dan mengganggu proses pembentukan folikel (folikulogenesis). Etiologi gangguan folikulogenesis pada Sindrom Ovarium Polikistik disebabkan oleh reseptor androgen, reseptor follicle stimulating hormone (FSH), dan reseptor luteinizing hormone (LH). Beberapa pendekatan ilmiah digunakan untuk memahami penyebab gangguan folikulogenesis pada Sindrom Ovarium Polikistik, salah satunya epigenetik. Faktor epigenetik seperti metilasi DNA dan modifikasi histon diduga menjadi salah satu penyebab gangguan pengaturan sinyal luteinizing hormone dan follicle stimulating hormone pada folikulogenesis. Sinyal luteinizing hormone dan follicle-stimulating hormone diatur oleh reseptor luteinizing hormone dan reseptor follicle stimulating hormone yang memiliki ekspresi messenger RNA (mRNA) yang berbeda dibandingkan dengan kondisi normal. Reseptor luteinizing hormone diekspresikan secara berlebihan pada sel teka dan sel granulosa, sedangkan reseptor follicle stimulating hormone mengalami represi ekspresi gen pada sel granulosa. Hiperandrogenisme yang dimediasi reseptor androgen juga diatur secara berbeda pada Sindrom Ovarium Polikistik.
Evaluasi Dan Outcome Terapi Penggunaan Antibiotik Profilaksis Pada Pasien Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring Jakarta Sjahid Latief, Mutawalli; Destian, Lutfi
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i1.732

Abstract

Background: Penggunaan antibiotik profilaksis pada saat operasi sesar telah terbukti mengurangi risiko infeksi luka, Intensnya penggunaan dan penyalahgunaan antibiotik tidak diragukan lagi, merupakan faktor utama yang terkait dengan tingginya jumlah bakteri patogen, untuk mengurangi dampak dan membatasi penyebaran resistensi salah satunya dengan penggunaan obat antimikroba secara rasional, komplikasi yang paling sering terjadi pada operasi adalah sectio saesarea timbulnya demam diserta naiknya angka leukosit. Tujuan: untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien Sectio Caesarea secara kualitatif menggunakan metode gyssens dan untuk mengetahui outcome terapi penggunaan antibiotik profilaksis setelah operasi sesar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan pendekatan cross sectional, pengambilan data dilakukan secara retrospektif, berupa data rekam medis sebanyak 84 pasien di rumah sakit Muhammadiyah Taman Puring Jakarta. Hasil: evaluasi menggunakan gyssens menunjukkan bahwa penggunan antibiotik profilaksis pada pasien sectio caesarea di rumah sakit Muhammadiyah Taman Puring Jakarta sudah tepat obat dan dosis sesuai pedoman, namun terdapat penggunaan antibiotika profilaksis yang terlalu lama (III A)  68%, ada antibiotik yang lebih murah (IV C) 22%, ada antibiotik lain yang spektrumnya lebih sempit (IV D) 6% dan penggunaan antibiotik tidak tepat waktu (I) 4%, sedangkan berdasarkan outcome terapi setelah operasi sesar menunjukkan angka leukosit <11.000/mcL dan suhu tubuh <37,5°C sehingga cefazolin, cefuroxime, ceftriaxone, cefotaxime memiliki efektivitas yang sama. Kesimpulan: penggunaan obat yang terlalu lama perlu menjadi perhatian pada penggunaan antibiotika profilaksis pada pasien Sectio Caesarea.
Perbedaan Parameter Eritrosit Dan Retikulosit Pada Pasien Talasemia Beta Minor Dan Anemia Defisiensi Besi Ringan Roes, Bellya Affan; Prihatni, Delita; Tristina, Nina
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i1.749

Abstract

Beta thalassemia and iron deficiency anemia (IDA) are most common microcytic hypochromic anemia. It is difficult to distinguish minor β thalassemia from mild iron deficiency anemia only by clinical findings and routine hematology examinations, it requires confirmatory tests which are limited in availability and relatively expensive. The presence of additional erythrocyte and reticulocyte parameters (RDW-CV, RBC-He, %MicroR, %Hypo-He, Ret-He, IRF) in hematology analysers are expected to be screening parameters in differentiating minor β thalassemia from mild IDA. The purpose of this study was to determine the differences in the values ​​of RDW-CV, RBC-He, %MicroR, %Hypo-He, Ret-He, and IRF between minor β thalassemia patients and mild IDA.              This study was an observational, analytical, comparative, with a cross sectional design. Research was conducted at RSU Kota Tangerang Selatan from July to October 2020. Subjects were children who went to an outpatient clinic/medical check-up, or with laboratory data of minor β thalassemia or had β thalassemia families. Samples were analysed using Sysmex XN 1000. Statistical analysis was performed by the independent t test for normally distributed data and the Mann Whitney difference test for abnormally distributed data.     The RBC-He and Ret-He values ​​were lower in minor β thalassemia than mild IDA and significantly different with p value 0.005 and 0.004, respectively. The %MicroR and %Hypo-He values were higher in minor β thalassemia than mild IDA and significantly different with p values ​ 0.000 and 0.003, respectively. The RDW-CV and IRF values ​​were higher in minor β thalassemia than mild IDA but were not significantly different with the p value 0.076 and 0.528 respectively.     Conclusion: RBC-He and Ret-He values which reflect hemoglobin content in erythrocytes and reticulocytes ​​were lower in minor β thalassemia patients compared to mild IDA and were significantly different. The values ​​of %MicroR and %Hypo-He which reflect microcytic and hypochromic in erythrocyte population were higher in patients with minor β thalassemia than mild IDA and were significantly different. RDW-CV which reflects variation size of erythrocytes and IRF which reflects erythropoiesis activity and ineffective erythropoiesis were higher in patients with minor β thalassemia than mild IDA and were not significantly different.
Perbandingan Profil Hematologi Antara Pasien COVID-19 Bergejala Dan Tanpa Gejala Di RSU Kota Tangerang Selatan Marziah, Cut; Parwati, Ida; Lismayanti , Leni
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i1.751

Abstract

Amplifikasi RNA virus oleh RT-PCR merupakan baku emas untuk konfirmasi infeksi penyakit COVID-19. Parameter hematologi berperan dalam respon imun suatu infeksi, di antaranya adalah jumlah leukosit, neutrofil absolut, limfosit absolut, monosit absolut, jumlah trombosit, Neutrofil Limfosit Rasio. Parameter-parameter tersebut berpotensi menjadi parameter skrining pada penderita COVID-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan profil hematologi antara penderita COVID-19 bergejala dan tidak bergejala pada berbagai periode lonjakan kasus (masa varian Alpha/Beta, Delta dan Omicron). Metode penelitian berupa observasional deskriptif komparatif dengan rancangan potong lintang yang dilakukan pada bulan Mei-Agustus 2020, Juni-Juli 2021, dan Januari-Februari 2022 di RSU Kota Tangerang Selatan, Banten, sebanyak 380 subjek. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar subjek memiliki gejala (88,9%), subjek terbanyak pada periode Januari – Februari 2022. Median usia subjek 42 tahun, dengan proporsi yang hampir sama antara laki-laki dan perempuan. Hasil uji beda profil hematologi menunjukkan terdapat perbedaan bermakna untuk parameter jumlah trombosit (p=0,002), eosinofil (p<0,001), limfosit (p<0,001), NLR (p<0,001) antara kelompok COVID-19 bergejala dibandingkan dengan kelompok tidak bergejala. Tidak terdapat perbedaan bermakna untuk parameter jumlah leukosit (p=0,702), neutrofil (p=0,061) dan monosit (p=0,368) di antara kedua kelompok tersebut.
Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Motivasi Dengan Perilaku Mobilisasi Dini Pada Ibu Post Seksio Sesarea Di RSIA ‘Aisyiyah Samarinda Hasanah, Rahmatin
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 3 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i3.753

Abstract

Background: The importance of early mobilization in post-cesarean section mothers, the role of an officer is very necessary to provide explanation and motivation, accompany and guide post-cesarean section mothers to mobilize as early as possible. A preliminary study conducted by researchers on five post-section mothers found the phenomenon of three post-cesarean section mothers claiming to be still afraid to do early mobilization for various reasons, including because they still feel pain and still feel weak to move. Excessive fear of postpartum mothers causes them to experience dependence on health workers in the implementation  of early mobilization Objective: Analyze the relationship of knowledge, attitudes and motivations towards early mobilization behavior in postpartum mothers with SC at RSIA 'Aisyiyah Samarinda. Methodology: This study uses correlational picture method and cross sectional research design, the sample technique with purposive sampling so that 75 respondents are obtained and uses multiple linear regression tests. Results: After analysis, the results were 0.000 smaller than 0.05 α which means that there is a significant relationship between knowledge, attitudes and motivation of mothers towards early mobilization in post-cesarean section mothers at RSIA 'Aisyiyah Samarinda. Benefits: The results of this study are to add insight for postpartum mothers with SC so as not to have concerns about early mobilization which is useful to do after undergoing a cesarean section. Tujuan studi: menganalisis dihubungan pengetahuan, sikap dan motivasi terhadap perilaku dimobilisasinya secara dini pada ibu yang pasca melahirkan dengan SC di RSIA ’Aisyiyah Samarinda. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode gambaran korelasional dan desainnya penelitian cross sectional, diteknik sampelnnya dengan purposive sampling sehingga diperoleh 75 responden dan menggunakan uji diregresi linier berganda. Hasil: Setelah dianalisis didapatkannya hasil 0,000 lebih kecil dari 0,05 α yang artinya adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan motivasi ibu terhadap mobilisasi dini di pada ibu post seksio sesarea di RSIA ‘Aisyiyah Samarinda. Manfaat: Hasil dipenelitian ini agar menambah wawasan bagi ibu pasca persalinan dengan SC supaya tidak memiliki kekhawatiran mengenai mobilisasi dini yang berguna untuk dilakukan setelah menjalani operasi Caesar.
Pemanfaatan Daun Saga Rambat Sebagai Antibakteri Shari, Amalia
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 3 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i3.807

Abstract

Keanekaragaman hayati, termasuk hutan tropis di Indonesia banyak yang belum teridentifikasi. Kawasan hutan tersebut memiliki potensi tanaman obat yang tinggi. Pemanfaatan tanaman obat herbal sebagai pengobatan alternatif telah diterapkan sejak dahulu. Tanaman obat yang digunakan dengan tepat memiliki risiko kecil efek samping dibandingkan dengan obat-obatan berbahan dasar sintesis. Salah satu tanaman obat yang dapat dimanfaatkan adalah tanaman saga rambat (Abrus precatorius L) digunakan untuk mengatasi batuk, sariawan, radang tenggorokan, dan sakit gigi. Menurut beberapa penelitian, daun saga rambat (Abrus precatorius L) memiliki aktivitas antibakteri. Cara alternatif untuk mencegah resistensi bakteri adalah dengan pemberian antibakteri salah satunya dengan menggunakan tanaman herbal. Daun saga rambat (Abrus precatorius L) memiliki kandungan senyawa aktif seperti flavonoid, saponi, alkaloid, dan tannin yang bersifat sebagai antibakteri. Senyawa aktif dapat merusak dinding sel bakteri, mempengaruhi permeabilitas sel bakteri, mempengaruhi protein dan asam nukleat, serta menghambat kerja enzim.

Page 9 of 32 | Total Record : 319