Al-Mu'awanah
This journal was first published in 2020 and is periodically published twice per year in June and December. Since 2020 this journal has been online. Al Muawanah: Journal of Community Service is a communication medium used by researchers, lecturers, teachers, practitioners, and students to convey information or concepts and research results that have been achieved in the field of community service. All articles published by Al Muawanah Journal will have a unique DOI number. In 2022, Al Muawanah Journal will apply for accreditation to the Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Republic of Indonesia to ensure that the authors have chosen the Al Muawanah Journal as a place to publish their community service articles. The focus of this journal is a scientific multidisciplinary journal published by Pusat Pengabdian kepada Masyarakat - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Raden Intan Lampung. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. The Al Muawanah Journal aimed to gather information or concepts and the results of research that has been achieved in the field of community services. Al Muawanah Journal published the multi-disciplinary scope article, including Field of Community Studies, Technology Innovation for Village Communities, Village Community Development, Policy for Village Communities, Village government governance, and All fields related to Community Service.
Articles
64 Documents
Sukseskan Gerakan Masyarakat Melalui Cuci Tangan yang Baik dan Benar
Apriningrum, Nelly;
Andriani, Eka;
Sopiah, Oon;
Rahayu, Sri
Al-Mu'awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/almuawanah.v2i1.8873
Upaya pemerintah melalui Kementerian Kesehatan adalah dengan mencanangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat sebagai upaya promotif dan preventif tanpa mengesampingkan upaya kuratif dan rehabilitatif. Indikator perilaku hidup bersih sehat diantaranya adalah perilaku cuci tangan yang baik dan benar, mengingat perilaku tidak sehat menjadi penyebab permasalahan kesehatan. Terkadang, mencuci tangan dianggap merupaka hal yang sepele. Pentingnya cuci tangan yang baik dan benar serta masih rendahnya kesadaran masyarakat akan cuci tangan yang baik dan benar menjadi alasan dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat di SMA 1 Telukjambe Karawang ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan melalui cermaah tanya jawab dan demonstrasi dengan menggunakan media audio visual, leaflet dan lembar balik. Kegiatan ini berlangsung lancar dan responden mengikuti kegiatan dengan antusias. Hasil kegiatan menggambarkan bahwa seluruh responden telah mampu mempraktekkan kmbali cara melakukan cuci tangan yang baik dan benar. Perilaku cuci tangan dengan baik dan benar yang telah dilakukan responden dalam kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemanfaatan Budidaya serta Pengolahan Daun Cincau
Arania, Resti;
Erza, Rahma Fauzia Al;
Yuwaka, Radimas Lingga;
Lutfia, Qonita;
Citra, Putri Permata;
Purwanto, Rara Razetha
Al-Mu'awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/almuawanah.v2i1.8896
Tanaman daun cincau kaya akan zat aktif flavonoid dan alkaloid. Penelitian Lokesh dan Amitsankar (2012), kandungan zat aktif flavonoid dapat berperan sebagai anti-hepatotoksik, anti-HIV 1, anti-tumor, anti-inflamasi dan dapat memberikan efek vasodilatasi terhadap pembuluh darah yang membantu melindungi fungsi jantung. Penyuluhan ini ditujukkan pada 15 santri dan 2 guru di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum di Desa Ketapang, Lampung Utara pada 27 Maret 2021. Tujuan dari penyuluhan ini memberikan arahan apa itu daun cincau, pengetahuan kepada guru dan santri apa saja manfaat dari daun cincau, dan upaya bagaimana cara membudidayakan serta pengolahan daun cincau. Hasil sebelum pemaparan materi tingkat pengetahuan para santri sekitar 50% setelah pemaparan materi dan hasil kuisioner serta tanya jawab para santri sudah memahami materi penyuluhan sekitar 90% daripada sebelum dilakukan pemaparan materi.
Pelatihan Kader Pendamping Gizi bagi Ibu Hamil KEK dan Anemia dengan Model Paket Pendampingan Gizi
Sutrio, Sutrio;
Mulyani, Roza;
Lupiana, Mindo
Al-Mu'awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/almuawanah.v2i1.8900
Indonesia menghadapi berbagai masalah gizi pada periode 1000 HPK, terlihat dari masih tingginya kejadian ibu hamil Kurang Energi Kronik (KEK), anemia dan luaran kehamilan berupa bayi lahir dengan BBLR. Lebih dari 20 juta bayi di dunia (15,5% dari seluruh kelahiran) mengalami BBLR dan 95% diantaranya terjadi di negara-negara berkembang. Laporan Riskesdas pada tahun 2010 mencatat prevalensi BBLR di secara nasional sebesar 11,5%. Faktor risiko kejadian BBLR diawali dengan ibu yang hamil kondisi KEK, dan risikonya lebih tinggi pada ibu hamil usia remaja (15-19 tahun), sementara proporsi ibu hamil KEK usia 15-19 tahun masih sebesar 31%. Pendampingan gizi yang selama ini berjalan difokuskan pada pencegahan dan penanggulangan masalah Gizi pada usia bayi dan balita, sangat terbatas pendampingan dan pemberdayaan yang memfokuskan pada ibu hamil dengan masalah KEK dan Anemia. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang Pendampingan Gizi Ibu Hamil KEK dan Anemia Pada Kader Kesehatan Dengan Model Paket Pendampingan Gizi di Wilayah Kerja Puskesmas Gedong Tataan Kab. Pesawaran. Pelatihan ini telah terlaksana dengan baik sehingga masyarakat mampu berperan dalam penanggulangan KEK dan anemia pada ibu hamil di wilayahnya. Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan Pendampingan Gizi Ibu Hamil KEK dan Anemia dengan Model Paket Pendampingan Gizi di Puskesmas Gedong Tataan.
Pemberdayaan Ekonomi melalui Program Kelompok Mingguan (PKKM) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Rabbani, Gian;
Muzzammil, Faisal;
Rojiati, Umi;
Kurniawan, Agus
Al-Mu'awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/almuawanah.v2i1.8902
Dalam penanggulangan masalah keterpurukan ekonomi tentu memerlukan keterlibatan pemerintahan maupun swasta, dintaranya Program Kredit Kelompok Mingguan (PKKM), yang menjadi produk PT BPR Parasahabat dalam mengatasi pemasalahan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan gambaran umum mengenai produk pemberdayaan ekonomi yang di lakukan oleh PT BPR Para sahabat yaitu Program Kredit Kelompok Mingguan (PKKM) yang di dalamnya mencakup perencanaan, pelaksanaan dan hasil. Penelitian ini mengacu kepada teori pemberdayaan Rubin bahawa dalam pemberdayaan setiap proses harus memberikan hasil, pemberdayaan dalam pelaksanaan dan perencanaanya selalu melibatkan masyarakat, dalam kegiatan pemberdayaan kegiatan pelatihan dan pembangunan fisik harus berjalan beriringan, pemberdayaan harus dapat memaksimalkan sumber daya dan terakhir pemberdaya harus bisa memfungsikan diri sebagai penggerak. Hasil pengabdian menunjukan bahwa dalam perencanaan, pelaksanaan dan hasil PKKM yang dilaksanakan oleh PT BPR Parasahabat dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat dimana dalam perencanaan dan pelaksanaan PKKM sesuai dengan konsep – konsep pemberdayaan masyarakat, yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan.
Pembentukan dan Pelatihan Event Organizer sebagai Sarana Promosi Potensi Desa
Suherman, Muhammad Tanziil;
Istiani, Ade Nur;
Satriawan, Dedi;
Iqbal, Muhammad
Al-Mu'awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/almuawanah.v2i1.8903
Pengabdian ini berjudul pembentukan dan pelatihan event organizer di Desa Taman Jaya sebagai sarana promosi potensi desa. Tujuan dari pengabdian ini Masyarakat mengetahui Pembentukan EO dan meningkatnya pengetahuan mengenai EO di Desa Taman Jayap. Lingkup kegiatan pada kegiatan ini yaitu pelatihan dan pembentukan EO pada pemuda dan karang taruna mengenai EO sebagai sarana promosi potensi desa. Metode pada pengabdian ini yaitu melakukan survey pada desa, PAPSI, dan masyarakat lalu pada kegiatan dilakukan presentasi, diskusi, dan tanya jawab mengenai materi. Hasil pengabdian ini yaitu pemuda dan karang taruna mengetahui pentingnya pelatihan dan pembentukan EO di Desa Taman Jaya sebai saran promosi potensi wisata desa mereka. simpulan dari kegiatan pengabdian ini para pemuda memahami arti pentingnya EO sebagai wadah untuk promosi wisata alam unutk meningkatkan jumlah wisatawan dan perekonomian masyarakat
Pelatihan Guru dalam Penggunaan Website Grammar sebagai Media Pembelajaran Selama Pandemi
Ayu, Mutiara;
Sari, Fatimah Mulya;
Muhaqiqin, Muhaqiqin
Al-Mu'awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/almuawanah.v2i1.8904
Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar Dasar Grammar bahasa Inggris dalam bentuk website dan memberikan pelatihan kepada para guru dalam menggunakan website grammar. Pengabdian dilakukan di SMA Muhammadiyah Gading Rejo untuk meningkatkan tata bahasa Inggris Dasar siswa kelas X. Metode pengembangan media pembelajaran yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Media pembelajaran yang dikembangkan adalah media berbasis website. Dalam mengembangkan dan mendesain website terdapat tahap-tahap yang dilakukan yaitu mengidentifikasi tujuan dan sasaran, melakukan analisis instruksional, menentukan perilaku masuk dan karakteristik pelajar, menulis tujuan kinerja, mengembangkan penilaian e-Learning yang mengacu pada kriteria, mengembangkan instruksional Strategi e-Learning, memilih materi pembelajaran dan aktivitas online, melakukan evaluasi formatif, dan melakukan evaluasi sumatif. Kemudian dilaksanakan pelatihan untuk para guru dengan tujuan meningkatkan penguasaan kompetensi guru dalam menggunakan website sebagai inovasi pembelajaran e-leraning.Pelatihan dilakukan dalam bentuk ceramah, tanya jawab, diskusi dan demonstrasi. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah para guru peserta pelatihan telah meningkatkan kemampuannya dalam mengupload materi pembelajaran, menyampaikan materi dan tugas serta melakukan evaluasi berbasis website.
Pelatihan Pembuatan dan Pemanfaatan Media Pemasaran Online pada Pengrajin Kain Tapis
Pradikta, Hervin Yoki;
Nurleli, Nurleli;
Dayani, Tiara Rica
Al-Mu'awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/almuawanah.v2i1.8916
Kain Tapis merupakan pakaian Adat Suku Lampung berbentuk kain sarung yang dibuat dari tenunan benang kapas dengan motif-motif seperti motif alam, flora dan fauna. Tapis disulam dengan benang emas dan benang perak. Desa Banjar Agung Ilir Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung merupakan salah satu desa yang beberapa masyarakat khususnya ibu-ibu bekerja sebagai pengrajin kain tapis. Adapun mitra pada pengabdian masyarakat ini adalah ibu-ibu pengrajin kain tapis berjumlah satu kelompok yang berjumlah 5 orang yang diketuai oleh ibu Leni Marlina. Produk yang dihasilkan oleh mitra yakni kain tapis dengan berbagai motif dan juga pernak pernik yang lain seperti; peci, tas dan dompet. Saat ini mitra sudah melakukan pemasaran hasil kerajinannya. Namun, pemasaran yang dilakukan masih secara tradisonal, yakni dengan pemasaran yang mengandalkan informasi dari mulut ke mulut. Pembeli datang langsung ke pengrajin. Hal ini menyebabkan pemasaran dan hasil penjualan kain tapis kurang maksimal. Selain itu, yang menjadi penyebab lain kurang maksimalnya pemasaran tersebut karena para pengrajin masih minim pemahaman tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk pemasaran melaui jalur online. Merujuk dari masalah diatas maka solusi yang akan dilaksanakan pada pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan pelatihan pembuatan dan pemanfaatan media pemasaran online kepada mitra supaya pemasarannya lebih luas dan penghasilannya meningkat. Selain itu juga bisa mengenalkan kain tapis Lampung Desa Banjar Agung Ilir pada skala nasional.
Peningkatan Usaha Kerupuk Kremes menuju UKM yang Berdaya Saing
Sudarto, Aye;
Haryadi, Haryadi;
Malik, Anas;
Syarif, Ahmad Hazas
Al-Mu'awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/almuawanah.v2i1.8928
Kegiatan pengabdian dilaksanakan di sekolah PKBM Cendikia diikuti sebanyak 20 pengusaha kerupuk dan pemilik UKM kerupuk di desa Mojopahit. Kegiatan dapat dilaksanakan dan berjalan dengan baik. Peserta cukup antusias dalam mengikuti pelatihan dapat dilihat dari jumlah kehadiran, dan mengikuti kegiatan dari awal hingga ahir. Peserta cukup antusias terlihat dalam seluruh kegiatan dan proses pelatihan, seperti kerja kelompok bermaian peran, diskuri dan tanya jawab. Dari kegiatan pengabdian peserta memiliki tambahan pengetahuan terkaiat dengan menegement usaha dan pengembangan usaha, peluang pasar dan pesaiang usaha. Peserta mampu meningkatkan pemahaman dan kemampuan usaha membuat dan melaksanakan management usaha yang baik melalui tatakelola usaha dengam pendekatan menegemnt modern.
Pemanfaatan Limbah Ampas Kopi untuk Pembuatan Parfum
Diningrat, Diky Setya;
Harahap, Novita Sari;
Zulaini, Zulaini;
Maulana, Bagoes;
Sari, Ayu Nirmala;
Dewi, Gustianti
Al-Mu'awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/almuawanah.v2i2.9601
Seiring perkembangan zaman, generasi milenial memiliki budaya baru yaitu melakukan segala aktivitas di warung kopi atau Cafe. Kebiasaan baru ini telah meningkatkan pertumbuhan warung-warung kopi dan cafe kopi di kota-kota besar termasuk Medan. Dari hasil wawancara dengan pemilik warung kopi dan cafe konsumsi kopi mencapai minimal 1 sampai dengan 5 kg perhari dan setelah diseduh semuanya jadi ampas kopi, limbah tersebut kemudian dimanfaatkan oleh tim abdimas untuk disuling dengan menjadi minyak kopi untuk bahan baku parfum kopi. Pelarut untuk parfum digunakan minyak nilam, sehingga parfum ini menjadi parfum bebas alkohol. Mesin suling yang dimanfaatkan untuk produksi minyak kopi ini kapasitasnya kecil sehingga portable. Pendampingan produksi minyak kopi untuk parfum kopi diberikan kepada karyawan Cafe Kopakopi dan Dikopipasti yang terdampak pandemik COVID-19. Kegiatan ini akan memberi nilai tambah untuk karyawan cafe yang terdampak dan untuk cafe nya sendiri. Dampak pandemik cukup memukul bisnis cafe, sehingga kegiatan ini diharapkan dapat membantu daya tahan masyarakat terdampak COVID-19. Untuk pemasaran sendiri cafe dan warung kopi menjadi pasar yang potensial. Kegiatan PKM ini akan memberikan pendampingan produksi sampai desain kemasan dan strategi pemasaran. Kegiatan PKM ini diawali dengan FGD mengenai tatalaksana kegiatan PKM dengan mitra yaitu Warung Kopi Kopakopi dan Cafe DiKopipasti. Dilanjutkan dengan pendampingan produksi minyak kopi. Pendampingan produksi parfum kopi, desain kemasan dan strategi pemasaran. Kegiatan ini dilakukan dan di evaluasi setiap tahapannya. Kegiatan ini memberikan TTG berupa mesin suling portable kepada mitra. Semua kegiatan akan dipublikasikan di media massa.
Pemanfaatan Limbah Kain Perca menjadi Produk yang Mempunyai Nilai Jual pada Ibu-ibu Rumah Tangga
Mulyani, Laras dwi;
Nopriansyah, Untung;
Syarif, Ahmad Hazas;
Susanti, Eka Desy
Al-Mu'awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/almuawanah.v2i2.9606
Kain perca yaitu kain sisa atau limbah dari konveksi, pabrik atau garmen yang memproduksi pakaian, sprei dan lain sebagainya yang menggunakan bahan dasar kain. produksi pakaian yang dilakukan oleh para penjahit atau konveksi sebagai perusahaan pakaian jadi, menghasilkan banyak limbah kain yang bisa disebut kain perca. limbah kain merupakan salah satu jenis anorganik yang sulit diolah karena tidak dapat terurai dan tidak dapat di kompos, dan apabila dibakar akan menimbulkan asap dan gas beracun yang berbahaya bagi lingkungan dan sekitar. Melihat permasalahan tersebut, perlu adanya penanganan untuk meminimalisir adanya pencemaran lingkungan akibat limbah kain perca dengan memanfaatkannya menjadi produk yang memiliki nilai jual dan nilai estetika. Kegiatan pengabdian ini dilakukan bersama ibu-ibu muda di desa Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan untuk mendaur ulang limbah kain perca menjadi produk yang memiliki nilai jual dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari seperti konektor masker yang saat ini sedang banyak dibutuhkan terkhusus oleh wanita yang menggunakan hijab di masa pandemi Seperti sekarang ini. Metode dalam kegiatan ini yaitu observasi awal mengenai keadaan lingkungan desa Jatimulyo, penawaran solusi dan sosialisasi kegiatan kewirausahaan, Pelaksanaan kegiatan yang diawali dengan ceramah mengenai pentingnya pemanfaatan limbah kain perca, demonstrasi serta praktek pembuatan konektor masker. Tujuan dari kegiatan ini untuk membekali ibu-ibu Dalam pengelolaan limbah kain perca menjadi barang yang memiliki daya jual sehingga dapat membantu perekonomian keluarga.