cover
Contact Name
Abdimas Langkanae
Contact Email
junallangkanae11@gmail.com
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
junallangkanae11@gmail.com
Editorial Address
Komp. Perumahan Griya Lumandi Permai
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Abdimas Langkanae
ISSN : -     EISSN : 28087682     DOI : https://doi.org/9.jpm/006
Abdimas Langkanae adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 237 Documents
Pemberdayaan Perempuan melalui Literasi Komunikasi dan Budaya di Thailand Iva Fikrani Deslia; Lungguh Ariang Bangga; Nunik Hariyanti; Fitrinanda An Nur; Nicho Desvasyawindra Kalwa; Shafira Amalia Chandra
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i1.430

Abstract

Abstrak Meskipun Thailand memiliki kemajuan dalam beberapa bidang, perempuan seringkali masih menghadapi ketidaksetaraan dalam akses pendidikan, ekonomi, dan partisipasi sosial. Program pemberdayaan bertujuan untuk mengatasi hal ini. Literasi komunikasi dan budaya yang baik memungkinkan perempuan untuk mengakses informasi, berkomunikasi dengan efektif, dan memperjuangkan hak-hak mereka. Dengan keterampilan ini, perempuan dapat lebih aktif dalam komunitas dan pengambilan keputusan. Kegiatan Pengabdian pada masyarakat yang telah dilaksanakan ini berupa pelatihan terprogram serta pendampingan komunitas muslim perempuan yang berada di Thailand. Topik pelatihan adalah mengenai pemberdayaan literasi budaya melalui aspek kuliner serta pelatihan pemberdayaan perempuan di ruang digital. Selanjutnya pendampingan diberikan dalam pembuatan kuliner Indonesia serta aktualisasi diri di media sosial. Evaluasi dilakukan untuk mengukur tingkat pemahaman peserta pelatihan dengan memberikan kuesioner dan telah dianalisis hasilnya. Hasil survei menunjukkan bahwa terdapat peningkatan literasi komunikasi sejumlah 13.3% dan peningkatan literasi budaya sejumlah 9.6% pada komunitas muslim perempuan di Thailand. Dapat dilihat bahwa aspek literasi budaya memperoleh nilai peningkatan yang lebih rendah dibandingkan literasi komunikasi. Hal ini mengindikasikan bahwa masih terdapat ruang perbaikan untuk mendorong literasi budaya komunitas muslim perempuan di Thailand.
Pelatihan Pembuatan Maskot Sebagai Penguatan Kreativitas Warga Desa Wisata Potorono Fery Setyaningrum; Moch. Yordan Rismarinandyo; Destri Ratna Ma’rifah; Nunik Hariyanti; Novi Febrianti; Siwi Purwanti; Jenny Steven; Leli Fatmawati
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i1.432

Abstract

Terdapat masalah yang diperoleh berdasarkan hasil wawancara kepada pengelola yaitu ketiadaan souvenir berupa boneka buatan sendiri sebagai penguatan desa wisata Potorono Edupark (PEP), padahal warga memiliki kemampuan untuk menjahit. Keberadaan maskot berupa boneka dapat memberikan nilai tambah bagi lokasi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk menguatkan PEP yang memiliki keunggulan literasi visual tentang dinosaurus dan budaya agar menjadi ciri khas Kalurahan Potorono. Ada 3 sesi yang dilakukan dalam pengabdian ini, sesi 1 mengenai peningkatan pemahaman dasar mengenai maskot. Sesi 1 hasil pre-test sebesar 29,6% dan mengalami peningkatan sebesar 43,6% pada post-test. Sesi 2 praktik membentuk pola boneka dinosaurus yang memperoleh data, yaitu saat pre-test terlihat kekurangan pengetahuan dan pengalaman terkait pembuatan dan desain maskot. Namun, setelah mendapatkan informasi, terjadi peningkatan di mana peserta menjadi tahu mengenai aspek-aspek yang terkait dengan proses pembuatan pola dan boneka dinosaurus. Sesi 3 praktik finishing pembuatan boneka dinosaurus, pada sesi ini diperoleh hasil pre-test dan post-test yang mengindikasikan bahwa sebelum pelatihan, Potorono Edupark memiliki keterbatasan dalam pengetahuan dan pengalaman terkait aspek-aspek kunci dalam pengembangan maskot. Meskipun demikian, terjadi perkembangan yang signifikan setelah pelatihan, yakni tindakan yang diambil telah memberikan dampak positif bagi Desa Wisata Potorono
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendampingan Usaha Pembuatan Seserahan di Kelompok Bundo Kanduang Gonjong Limo Kota Dumai Riau Lis Hafrida; Wetri Febrina; Nuryasin Abdillah; Sony Adiya Putra
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i1.433

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini pertama, adalah untuk memberdayakan perempuan melalui pelatihan keterampilan pembuatan seserahan kepada kelompok ibu-ibu Bundo Kanduang Gonjong Limo di Kota Dumai. Kedua, pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan, memanfaatkan waktu secara produktif, serta melestarikan budaya lokal. Metode pelaksanaan mencakup survei awal minat peserta, penyusunan materi dan modul pelatihan, pemberian materi teoritis, praktik langsung pembuatan seserahan, dan evaluasi hasil keterampilan peserta. Kegiatan berlangsung selama 12 hari dan diikuti oleh 28 peserta. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar peserta belum pernah membuat seserahan sebelumnya, namun 92,8% menyatakan tertarik menjadikannya sebagai ide usaha. Setelah pelatihan, peserta tidak hanya memahami teknik pembuatan seserahan, tetapi juga aspek estetika, makna budaya, serta potensi bisnis dari keterampilan tersebut. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kreativitas, motivasi, dan semangat kewirausahaan peserta. Pelatihan ini menunjukkan bahwa perempuan, khususnya ibu rumah tangga, dapat menjadi pelaku usaha kreatif jika diberikan ruang dan bimbingan yang tepat. Kegiatan ini membuktikan pentingnya pelibatan masyarakat dalam pelestarian budaya dan penguatan ekonomi keluarga
Sosialisasi Hasil Pengukuran Geolistrik untuk Eksplorasi Air Tanah di Desa Kuranji Lombok Barat Aji Syailendra Ubaidillah; Melinda Dwi Erintina; Syamsul Hidayat; Khatib Syarbini; Andi Faesal; Iwan Dermawan; Wahyu Hermansyah; ZA Munarfan Putra; Maritsha Safa Felisha; Aditya Tri Fahmi
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i1.437

Abstract

Air tanah merupakan sumber daya vital yang sangat dibutuhkan untuk menunjang kehidupan, terutama di daerah pedesaan yang belum sepenuhnya terlayani jaringan air bersih. Desa Kuranji, Lombok Barat, merupakan wilayah pesisir yang menghadapi permasalahan keterbatasan air bersih akibat penggunaan sumur gali dangkal yang tidak memenuhi standar kelayakan konsumsi. Permasalahan ini disebabkan oleh minimnya pengetahuan masyarakat terkait kedalaman dan potensi air tanah yang layak. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pengabdian dari Program Studi D3 Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Mataram melakukan kegiatan eksplorasi potensi air tanah dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 27 April–4 Mei 2025 dan diawali dengan survei lapangan serta observasi kondisi sumur warga. Selanjutnya dilakukan akuisisi data menggunakan alat resistivitymeter, diikuti dengan pengolahan dan pemodelan data satu dimensi untuk menginterpretasi keberadaan lapisan akuifer. Hasil pengukuran menunjukkan adanya lapisan batupasir sebagai akuifer potensial yang terletak mulai dari kedalaman 12 meter. Temuan ini kemudian disosialisasikan kepada masyarakat melalui diskusi terbuka dan rekomendasi teknis mengenai kedalaman dan lokasi ideal pengeboran sumur. Kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi teknis untuk memperoleh air bersih, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pendekatan ilmiah dalam pengelolaan sumber daya air tanah secara berkelanjutan.
Pelatihan Analisis Wacana Kritis untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Ideologi dan Relasi Kuasa dalam Teks Digital Faisal Faisal; Muhammad Rapi; Suriadi Suriadi; Suarni Syam Saguni; Irma Satriani
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.881

Abstract

Pelatihan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Teun A. van Dijk dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi kritis anggota eLTIM FBS UNM dalam membaca ideologi dan relasi kuasa pada teks digital. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya intensitas mahasiswa dalam mengakses berita daring, opini, dan media sosial yang belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan analisis kritis dan sistematis. Pelatihan dilaksanakan melalui empat tahap utama, yaitu pemaparan konsep, praktik analisis teks digital, diskusi kelompok, dan presentasi hasil analisis. Materi difokuskan pada tiga dimensi AWK van Dijk, yaitu struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Hasil kegiatan menunjukkan capaian rata-rata peserta sekitar 82%. Sebanyak 88% peserta mampu memahami struktur teks, 84% memahami kognisi sosial, 82% memahami konteks sosial, 80% mampu mengidentifikasi ideologi, dan 78% mampu membaca relasi kuasa dalam teks digital. Peserta juga menunjukkan kemampuan menghubungkan bukti tekstual dengan konteks sosial serta menyusun dan mempresentasikan hasil analisis secara sistematis. Pelatihan ini mendorong pergeseran pola membaca dari pemahaman isi menuju pembacaan yang lebih kritis, berbasis bukti, dan kontekstual. Dengan demikian, AWK model Teun A. van Dijk dapat digunakan sebagai perangkat penguatan literasi kritis mahasiswa dalam memahami teks digital sebagai ruang konstruksi representasi, ideologi, dan relasi kuasa.
Internalisasi Filosofi Perempuan Bugis-Makassar melalui Workshop Interpretasi Tradisi dan Tari Pakarena sebagai Model Penguatan Pendidikan Siswa SMP Negeri 33 Makassar Bungatang Bungatang; Andi Agussalim AJ; Fitriansal Fitriansal; Suriadi Suriadi; M Faidil; Nur Asmi Suci Ramadhani
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.883

Abstract

Globalisasi dan modernisasi menjadi tantangan bagi keberlanjutan nilai budaya lokal di kalangan generasi muda. Kondisi ini ditemukan di SMP Negeri 33 Makassar, di mana sekitar 65–70% siswa mengenal bentuk simbolik tradisi, cerita, dan kesenian daerah, tetapi belum memahami makna filosofisnya. Pembelajaran budaya juga cenderung teoritis, sementara nilai lokal seperti Siri’ na Pacce belum terintegrasi secara sistematis dalam pendidikan karakter. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan menginternalisasikan filosofi perempuan Bugis-Makassar melalui workshop interpretasi tradisi dan Tari Pakarena sebagai model penguatan pendidikan karakter siswa. Program dilaksanakan pada 23 Juli, 26 Agustus, dan 27 Agustus 2026 di SMP Negeri 33 Makassar dengan melibatkan 80 siswa. Metode yang digunakan meliputi participatory learning, pendekatan interpretasi budaya, dan experiential learning. Tahapan kegiatan mencakup sosialisasi, workshop interpretasi tradisi melalui cerita rakyat dan pappaseng, pemanfaatan media audiovisual, interpretasi dan praktik Tari Pakarena, pendampingan, evaluasi, serta perancangan keberlanjutan. Keberhasilan program diukur melalui pre-test, post-test, observasi partisipasi, dan refleksi tertulis siswa. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif mitra dan peningkatan pemahaman siswa dari sekadar mengenali bentuk budaya menjadi mampu menginterpretasikan makna simbolik dan filosofisnya. Siswa memahami nilai Siri’ na Pacce dan filosofi perempuan Bugis-Makassar, khususnya malebbi sebagai sikap bermartabat, santun, tangguh, cerdas, dan bertanggung jawab. Praktik Tari Pakarena juga menumbuhkan kesabaran, kedisiplinan, ketekunan, dan kerja sama. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan melampaui indikator minimal 70%. Program menghasilkan model pembelajaran karakter berbasis seni tradisional yang kontekstual dan berkelanjutan serta mendukung SDGs, khususnya pendidikan berkualitas dan kesetaraan gender.
Implementasi Sistem Kontrol Nutrisi Otomatis Berbasis Mikrokontroler pada Rumah Hidroponik Kelompok Tani Hortikultura Latuppa Aulia Azani Umair; Sintia Sintia; Siti Nurfadila Jahrir; Baso Ali
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.526

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan sistem kontrol nutrisi otomatis berbasis mikrokontroler pada rumah hidroponik Kelompok Tani Hortikultura Latuppa di Kelurahan Murante, Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo. Kondisi awal menunjukkan kepekatan larutan nutrisi sekitar 150-250 ppm, pH 4-5, serta proses pemantauan yang masih dilakukan secara manual. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatori dan kolaboratif melalui observasi dan wawancara, FGD, perancangan dan pemrograman sistem, perakitan, pemasangan teknologi, pelatihan pengoperasian, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Sistem memanfaatkan mikrokontroler dan sensor untuk membaca kondisi larutan serta menyediakan pengendalian melalui antarmuka Telegram dalam mode otomatis dan manual. Hasil program menunjukkan peningkatan tanaman yang bertahan sampai panen dari sekitar 500-600 menjadi 1.168 dari 1.200 bibit atau 97,3%. Bobot rata-rata tanaman meningkat dari sekitar 175 gram menjadi 275 gram per tanaman, harga jual meningkat dari Rp3.500 menjadi Rp5.000 per tanaman, dan omzet per siklus meningkat dari Rp1,75-2,10 juta menjadi sekitar Rp5,84 juta. Penerapan teknologi yang disertai pelatihan dan buku pedoman membantu mitra mengurangi ketergantungan pada pemeriksaan manual serta memperkuat pengelolaan budidaya hidroponik yang lebih terukur, efisien, dan produktif.