cover
Contact Name
Fariz Nizar
Contact Email
fariz.nizar.lukman@gmail.com
Phone
+6285156340961
Journal Mail Official
fariz.nizar.lukman@gmail.com
Editorial Address
Dusun Cimangu RT 09 RW 03 Desa Pamanukan Hilir Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang Jawa Barat
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Merdeka Indonesia Jurnal International
  • MerdekaIndonesiaJournalInternati
  • Website
ISSN : -     EISSN : 27979326     DOI : -
Merdeka Indonesia Journal International (MIJI) is a journal with a scientific family in the general field, the scope of this journal is not limited to any scientific family, you can submit journals to the Independent Indonesia Journal International, for publications in June - July 2021, you will get a cost cut to upload to the journal. Merdeka Indonesia Journal International (MIJI). Journal Copyright Protected By Merdeka Indonesia Institute, Journal is Open Access.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 204 Documents
BROWNIES PANGGANG TEPUNG KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TINGGI FLAVONOID DAN ANTIOKSIDAN Purwasih, Ratih; Dwi Agustin, Arum
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 1 (2025): Vol 5 No 1 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i1.338

Abstract

Kulit buah naga merah memiliki kandungan senyawa antioksidan yaitu fenolik, flavonoid total dan betasianin. Kulit buah naga merah tinggi antioksidan tetapi belum banyak dimanfaatkan menjadi olahan pangan fungsional yaitu brownies panggang. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan mutu, kadar flavonoid, dan aktivitas antioksidan brownies panggang tepung kulit buah naga merah. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Formulasi brownies panggang yang dibuat yaitu F0(1:0), F1(5:1), F2(1:1), F3(1:5). Brownies panggang dilakukan uji organoleptik, kadar air, kadar abu dan flavonoid serta aktivitas antioksidan dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Organoleptik F0 memiliki warna dan aroma khas cokelat, rasa manis dengan tekstur lembut. Brownies panggang F1, F2, dan F3 memiliki warna cokelat gelap, aroma khas perpaduan antara cokelat dan kulit buah naga merah, rasa manis dengan tekstur lembut. Kadar air F0, F1, F2, dan F3 secara berturut-turut sebesar 37,58%; 34,46%; 24,25%; dan 20,69%. Kadar abu pada brownies panggang F0, F1, F2, dan F3 sebesar 1,00%; 1,13%; 1,42%; dan 1,62%. Kadar flavonoid pada brownies panggang F0, F1, F2, dan 0,016 mg/g; 0,506 mg/g; 1,372 mg/g; dan 2,009 mg/g. Aktivitas antioksidan pada F0, F1, F2, dan F3 diperoleh nilai IC50 sebesar 369,07 ppm (sangat lemah); 125,39 ppm (sedang); 101,49 ppm (sedang), dan 81,04 ppm (kuat).
PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SANTRI TAKHASSUS DI PONDOK PESANTREN ATH-THOHIRIYYAH KARANGSALAM KIDUL KEDUNGBANTENG BANYUMAS Alfiatul Amal, Akhmad; Ardy Wiyani, Novan
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 1 (2025): Vol 5 No 1 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i1.339

Abstract

Pondok Pesantren Ath-Thohiriyyah Karangsalam Kidul, Banyumas dikenal luas sebagai salah satu pesantren yang berhasil mencetak santri dengan kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik dan fasih. Di balik keberhasilan tersebut, terdapat berbagai metode pembelajaran yang diterapkan secara sistematis, salah satunya adalah metode tutor sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode tutor sebaya dalam mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada santri takhasus, yaitu santri baru yang menjalani masa pembelajaran dasar selama satu tahun pertama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tutor sebaya diterapkan melalui tiga tahap: perencanaan tutor, pelaksanaan bimbingan secara berkelompok maupun individual, serta evaluasi berkala oleh pengasuh. Metode ini terbukti efektif meningkatkan kelancaran, ketepatan tajwid, dan semangat belajar santri takhasus. Selain itu, metode ini juga memberi dampak positif terhadap tutor, seperti meningkatnya rasa tanggung jawab dan kepercayaan diri. Dengan demikian, metode tutor sebaya menjadi salah satu kunci keberhasilan Pondok Pesantren Ath-Thohiriyyah dalam mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an para santrinya. Adapun keterbatasan penelitian ini adalah hanya mengambil sedikit sampel dan hanya berfokus pada satu lembaga, diharapkan penelitian selanjutnya melibatkan banyak partisipan dan mempertimbangkan faktor lain yang mempengaruhi efektivitas metode.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN SPIRITUAL PESERTA DIDIK DI SMAN 1 PETARUKAN KABUPATEN PEMALANG Apriliyani Putri, Nigel; Wicaksono, Herman
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 1 (2025): Vol 5 No 1 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i1.340

Abstract

Studi ini dilatarbelakangi oleh munculnya penurunan ajaran spiritual di kalangan siswa, seperti penggunaan kata-kata yang kurang pantas, lemahnya pemahaman praktik ibadah dasar dan nilai spiritual. Studi ini bertujuan guna menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam dalam mengoptimalkan kecerdasan spiritual siswa di SMAN 1 Petarukan, Kabupaten Pemalang. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan. Teknik pengumpulan data yang diterapkan yakni dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi, Subjek pada studi ini meliputi kepala SMAN 1 Petarukan, guru Pendidikan Agama Islam, serta siswa kelas XI. Menggunakan teknik analisi data seperti; reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil studi menunjukan bahwasanya guru PAI SMAN 1 Petarukan telah menjalankan perannya sebagai pendidik, sebagai pengajar, sebagai pembimbing, sebagai fasilitator, sebagai teladan, motivator, evaluator dan pelatih. Dalam menanamkan ajaran spiritual, guru bukan sekadar dengan menyampaikan materi, tetapi juga melalui pembiasaan kegiatan keagamaan, seperti shalat dhuha jamaah, doa bersama, shalat dzuhur berjamaah, dan kegiatan Rohani Islam (Rohis). Simpulan dari studi ini menunjukan bahwasanya peran guru PAI sangat penting guna membina dan mengoptimalkan kecerdasan spiritual siswa.
IMPLEMENTASI METODE 3T+2M PADA PROGRAM TAḤFῙẒUL QUR’ĀN DI MTS AL-MUKARROMAH SAMPANG KABUPATEN CILACAP Faizalluqyana, Nilna; Suwito
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 1 (2025): Vol 5 No 1 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i1.341

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan metode 3T+2M dalam program Taḥfīẓul Qur’ān di MTs Al-Mukarromah Sampang, Kabupaten Cilacap. Metode 3T+2M terdiri dari lima langkah utama: talqīn (pembacaan oleh guru), takrār (pengulangan oleh siswa), tasmīʿ (penyetoran kepada teman atau guru), musyāfahah (penyetoran langsung kepada guru), dan murājaʿah (pengulangan hafalan). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam meningkatkan kemampuan hafalan siswa, meskipun masih terdapat kendala pada aspek perencanaan, seperti belum adanya kurikulum atau SOP khusus. Evaluasi dilakukan melalui penilaian harian dan akhir semester, dengan menunjukkan perkembangan hafalan siswa yang signifikan. Penerapan metode 3T+2M berjalan secara sistematis dan berkesinambungan dalam tiga tahapan: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode 3T+2M dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung program taḥfīẓul Qur’ān dan dapat diadopsi oleh lembaga pendidikan lainnya yang memiliki program serupa.
IMPLEMENTASI PROGRAM KELAS TAHFIDZUL QUR’AN PADA LEMBAGA PENDIDIKAN FORMAL: STUDI DI MTS RAUDLATUL HUDA ADIPALA Aryani, Regina; Nurfuadi
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 1 (2025): Vol 5 No 1 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i1.342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program kelas Tahfidzul Qur’an dalam meningkatkan kemampuan hafalan peserta didik di MTs Raudlatul Huda Adipala, Kabupaten Cilacap. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada urgensi pendidikan Al-Qur’an dalam membentuk karakter serta memperkuat nilai spiritual siswa, khususnya dalam konteks lembaga pendidikan formal yang mulai mengintegrasikan program tahfidz secara sistematis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, koordinator tahfidz, guru tahfidz, dan siswa program tahfidz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Tahfidz di MTs Raudlatul Huda Adipala dirancang secara khusus dan terstruktur, berbeda dengan kelas reguler. Program ini dimulai sejak awal hari dengan kegiatan keagamaan seperti sholat dhuha berjamaah, dilanjutkan dengan sesi tahfidz pagi dan sore hari. Kegiatan pembelajaran berlangsung di tiga lingkungan utama, rumah tahfidz, madrasah, dan pondok pesantren. Metode pembelajaran yang diterapkan mencakup talaqqi, tahsin, dan muraja’ah (disingkat metode taltahmur), serta metode binadhor untuk memperkuat penguasaan hafalan dan bacaan yang benar. Evaluasi program dilakukan melalui beberapa tahapan, seperti tasmi’ pada setiap semester, muraja’ah berkala untuk menjaga kualitas hafalan, dan ujian terbuka sebagai bentuk penghargaan dan pengukuran kemampuan secara publik. Penilaian tidak hanya fokus pada jumlah hafalan, tetapi juga ketepatan bacaan, pemahaman isi, serta etika dalam membaca Al-Qur’an. Hasil temuan penelitian menunjukan bahwa, implementasi program Tahfidzul Qur’an di MTs Raudlatul Huda Adipala terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang religius, disiplin, dan membentuk karakter Islami. Program ini menjadi sarana strategis untuk membina generasi muda yang tidak hanya mampu menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
PERAN GURU PAI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BERBASIS AGAMA DI MUASASAH ASSAQOFAH AL-ISLAMIAH POMBING, PATANI SELATAN, THAILAND Salaeh, Subhee; Misbah, H.M.
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 1 (2025): Vol 5 No 1 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i1.343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler berbasis agama di Muasasah Assaqofah Al-Islamiah Pombing, Patani Selatan, Thailand. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai pembina, motivator, fasilitator, dan teladan. Kegiatan seperti latihan khutbah, pengajian, dan pelatihan mengajar di TADIKA berkontribusi besar terhadap pembentukan disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial peserta didik. Penelitian ini menegaskan pentingnya keterlibatan guru dalam pendidikan karakter serta menunjukkan efektivitas kegiatan ekstrakurikuler berbasis agama dalam membentuk karakter Islami.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN COLLECT POINT PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MTS MA’ARIF NU 1 PURWOKERTO Aprilia, Vika; Sunhaji
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 1 (2025): Vol 5 No 1 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i1.344

Abstract

Dalam pembelajaran sejarah kebudayaan Islam (SKI), guru dituntut untuk menyajikan materi dengan cara yang menarik dan efektif. Namun, di MTs Ma’arif NU 1 Purwokerto masih ditemukan kendala anggapan bahwa mata pelajaran SKI membosankan yang berdampak pada rendahnya motivasi belajar siswa. Untuk mengatasi hal tersebut, sejak tahun 2023 guru menerapkan strategi pembelajaran collect point sebagai inovasi guna meningkatkan semangat, motivasi, dan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran collect point pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam di MTs Ma’arif NU 1 Purwokerto. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Proses Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh mencangkup penerapan strategi pembelajaran collect point pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam di MTs Ma’arif NU 1 Purwokerto terbagi menjadi tiga tahapan, perencanaan, penerapan yang meliputi tahap pembuka, tahap inti dan tahap penutup, dan evaluasi. Penerapan strategi pembelajaran collect point tak hanya berdampak positif terhadap suasana pembelajaran tetapi juga pada keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran.
PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN HEWAN TERNAK MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR DI KELURAHAN BAMBANKEREP KECAMATAN NGALIYAN Sukaryo; Purwaningrum, Shintawati Dyah; Agustin, Niyar Candra; Sportyawan, Candra Wahyu; Jefry Prasetya, Januari
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 1 (2025): Vol 5 No 1 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i1.345

Abstract

Pelaksanaan pengabdian pada masyarakat oleh tim pelaksana dari Universitas Pandanaran pada pelatihan pembuatan pupuk dari kotoran hewan ternak menjadi pupuk organik cair bertujuan untuk menjadikan lingkungan menjadi sehat. Hasilnya dapat di manfaatkan untuk memupuk tanamannya di pekarangannya, disamping itu dapat dijual sebagai income tambahan dari penduduk Kelurahan Bambankerep Kecamatan Ngaliyan. Disamping itu warga dapat memperoleh pengetahuan cara pengolahan limbah kotoran hewan ternak menjadi pupuk dan dapat mengolah secara mandiri. Dengan pengolahan limbah kotoran hewan ini warga dapat hidup dengan lingkungan besih dan tidak kumuh sehingga mengurangi limbah.
RANCANG BANGUN ALAT PENGEKSTRAK MADU ELEKTRIK Sukaryo; M, Samsul M; Agustin, Niyar Candra; Purwaningrum, Shintawati Dyah; Sportyawan, Candra Wahyu; Jefry Prasetya, January
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 1 (2025): Vol 5 No 1 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i1.346

Abstract

Metode yang digunakan dalam membuat rancang bangun alat pengekstrak madu elektrik ini menggunakan metode rancang bangun yang terdiri dari beberapa tahap yaitu: (1) desain alat (2) menyiapkan alat dan bahan (3) pembuatan komponen (4) pemeriksaan ukuran (5) perakitan (6) pengujian alathasil pengujian. Pada proses perancangan alat pengekstrak madu elektrik diperoleh (1) Dynamo tanpa kapasitor hanya berputar dengan kecepatan 1.350 rotasi permenit dengan daya yang digunakan 29 watt, (2) Kapasitor 6µf memiliki kecepatan putaran 1.400 rotasi per menit dengan daya 48 watt lebih cepat dan daya yang digunakan lebih besar dibandingankan dengan dynamo tanpa kapasitor, (3) Kapasitor 8µf memiliki kecepatan putaran 1.480 rotasi permenit dengan daya 50 watt lebih cepat dan daya yang digunakan lebih besar dibandingkan dengan kapasitor 6µf, (4) Pada percobaan menggunakan kapasitor 10µf yang menyebabkan dynamo gosong dan tidak berfungsi. Setelah melakukan beberapa percobaan diatas maka diperoleh kapasitor dengan dinamo yang sesuai pada alat pengekstrak madu elektrik ini yaitu kapasitor 6µf.
MENATA KELOLA USAHA KECIL KEMITRAAN UNTUK PENINGKATAN KELANJUTAN USAHA KELOMPOK UMKM (Studi Pada UMKM Empon Empon di Kelurahan Jabungan Semarang) Sri Wulan , Heru Sri Wulan; Fathoni, Azis
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 1 (2025): Vol 5 No 1 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i1.347

Abstract

Salah satu rantai niaga pertanian empon empon adalah usaha rumahan untuk jamu tradisional dan industri menengah pengolahan jamu tardisional dan UMKM minuman yang sudah terjalin kuat di lokasi kelurahan Jabungan. Ini adalah pertemuan antara model hubungan mutualisme antara petani, pengepul empon empon dan industri jamu dan minuman. Saat ini UMKM empon empon mulai berkompetisi dan mendapatkan porsi lebih dalam penentuan price maker dari barang barang hasil tanam dari empon empon ini di Wilayah Kota semarang. Permasalahan utama UMKM empon empon adalah terbenturnya kondisi yang masih menggunakan konsep manajemen keluarga dalam penanganan usaha ini. Hl ini menunjukkan adanya pengelolaan yang kurang tepat dalam manajemen. Teknik pengabdian dan counceling yang tersusun dalam pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari dua metode pendekatan pelaksanaan yakni dengan Metode Pelaksanaan dalam bidang Manajemen dan keuangan serta pendekatan kuantitative. Hasil Kegiatan Pengabdian terbagi menjadi beberapa pertama: pelatihan manajemen dan pemberdayaan model dan rencana Bisnis, dan kedua: menjadi bagian dari komunitas UMKM Empon empon dibawah kemenkop-UMKM . Hasil analisis Kuantitative data tentang tingkat pengetahuan usaha Empon empon menunjukkan bahwa subyek telah memiliki pengetahuan pada pretest. Pada posttest didapatkan kurang lebih 70% dari subyek memperoleh nilai lebih dari rata-rata. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan bahwa penyuluhan pada pengabdian berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan keberhasilan mengelola usaha empon empon dan kelompok sosial lainnya bisa diterima.