cover
Contact Name
Fariz Nizar
Contact Email
fariz.nizar.lukman@gmail.com
Phone
+6285156340961
Journal Mail Official
fariz.nizar.lukman@gmail.com
Editorial Address
Dusun Cimangu RT 09 RW 03 Desa Pamanukan Hilir Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang Jawa Barat
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Merdeka Indonesia Jurnal International
  • MerdekaIndonesiaJournalInternati
  • Website
ISSN : -     EISSN : 27979326     DOI : -
Merdeka Indonesia Journal International (MIJI) is a journal with a scientific family in the general field, the scope of this journal is not limited to any scientific family, you can submit journals to the Independent Indonesia Journal International, for publications in June - July 2021, you will get a cost cut to upload to the journal. Merdeka Indonesia Journal International (MIJI). Journal Copyright Protected By Merdeka Indonesia Institute, Journal is Open Access.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 204 Documents
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DAN PROFIL PELAJAR ROHMATAN LIL A’LAMIN OLEH GURU PAI DI MAN 2 BANYUMAS Bachtiar Al Fatih, Rifqi; Purbo Waseso, Hendri
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.373

Abstract

Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Ālamīn (P2RA) oleh Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di MAN 2 Banyumas. Perubahan kurikulum dan kebijakan pendidikan Islam menuntut guru PAI untuk mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dan moderasi beragama dalam kegiatan projek yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan perencanaan P5 dan P2RA, (2) menganalisis pelaksanaan P5 dan P2RA, dan (3) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi kedua projek tersebut oleh guru PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang berlokasi di MAN 2 Banyumas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan guru PAI, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, dan Koordinator Projek, serta observasi terhadap kegiatan projek, dan dokumentasi berupa modul ajar dan laporan projek. Data dianalisis menggunakan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan proyek telah dilakukan secara kolaboratif antar guru PAI dan tim madrasah dengan mengintegrasikan dimensi P5 (misalnya, Berkebinekaan Global dan Gotong Royong) dan nilai P2RA (misalnya, Tawassuṭ/Moderat dan Tasāmuh/Toleran) dalam modul projek. Pelaksanaan projek berjalan efektif melalui tahapan pengenalan, kontekstualisasi, aksi, dan refleksi, dengan guru PAI berperan sebagai fasilitator utama dan teladan. Adapun faktor pendukung utama meliputi komitmen dan kolaborasi tim guru PAI, dukungan penuh dari kepala madrasah, serta tersedianya sarana prasarana yang memadai. Sementara itu, faktor penghambat yang teridentifikasi adalah manajemen waktu yang terkadang bentrok dengan jadwal pelajaran reguler dan kebutuhan pelatihan yang lebih mendalam terkait penilaian autentik dalam projek. Secara keseluruhan, implementasi P5 dan P2RA oleh guru PAI di MAN 2 Banyumas menunjukkan keberhasilan dalam membentuk karakter siswa yang sesuai dengan falsafah negara dan ajaran Islam yang moderat. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan alokasi waktu dan pengembangan instrumen penilaian projek yang terstandardisasi untuk optimalisasi hasil belajar siswa.
IMPLEMENTASI METODE YANBU’A DALAM PROGRAM TAHSIN SISWA KELAS VII DI SMPIT AL MARWAT LEMAHABANG CIREBON Afifah, Alya; Rohmat
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.375

Abstract

Permasalahan yang umum ditemui dalam proses pembelajaran membaca Al-Qur’an di kalangan siswa meliputi kurangnya kelancaran, kesalahan dalam pelafalan huruf, serta keterbatasan dalam memahami dan menerapkan kaidah tajwid. Untuk mengatasi masalah tersebut, program tahsin Al-Qur’an dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas bacaan, khususnya dalam aspek pelafalan huruf yang benar dan penerapan tajwid secara tepat. Pelaksanaannya memerlukan metode pengajaran yang sesuai dengan mempertimbangkan perbedaan kemampuan siswa. Salah satu metode yang diterapkan adalah metode yanbu’a, yang dirancang untuk pembelajaran Al-Qur’an siswa kelas VII. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan metode yanbu’a dalam program tahsin Al-Qur’an siswa kelas VII di SMP IT Al-Marwat Lemahabang Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode yanbu’a dalam program tahsin dilakukan melalui beberapa tahap: pembukaan, membaca tawasul, musyafahah (menirukan artikulasi dan gerakan bibir guru), ‘ardul qirā’ah (membaca langsung di hadapan guru), nderes (latihan pengulangan bacaan), latihan menulis huruf hijaiyah berdasarkan kitab Yanbu’a, dan penutup. Metode ini memberikan dampak positif bagi siswa, antara lain: (1) mampu membaca Al-Qur’an dengan pelafalan (makhraj) yang benar, (2) memahami dan mengamalkan kaidah tajwid, (3) menulis huruf Arab sesuai aturan penulisan, dan (4) membaca Al-Qur’an dengan tartil.
INTERNALISASI BERPIKIR KRITIS MELALUI METODE GALLERY WALK PADA PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTS AL-HIDAYAH PURWOKERTO Nur Auliyah Putri, Sheylla; Nurhalim, Muhammad
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.376

Abstract

Proses pembelajaran yang sering digunakan dalam pembelajaran Akidah Akhlak seperti metode ceramah terkesan monoton cenderung membuat peserta didik kurang tertarik dan terlibat aktif dalam pembelajaran sehingga kurang memberikan ruang untuk berpikir kritis, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui internalisasi berpikir kritis melalui metode Gallery Walk pada pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Al Hidayah Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Penelitian ini berlokasi di MTs Al Hidayah Purwokerto, yang yang terletak di Jalan Letjen Pol. Soemarto VI No. 63 Watumas, Purwokerto Utara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif mellaui studi kasus dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini mendeskripsikan pelaksanaan metode Gallery Walk melalui 3 tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian berdasarkan data observasi dan wawancara menunjukkan bahwa metode Gallery Walk ini sudah diterapkan dan melalui metode Gallery Walk dapat menginternalisasi ketrampilan berpikir kritis peserta didik seperti berani mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan serta menyelesaikan permasalahan secara logis.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) DALAM MENANAMKAN SIKAP MODERASI BERAGAMA PADA MATA PELAJARAN FIKIH DI MAN 1 BANYUMAS Wijaya F, M, Astri; M. Misbah
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.377

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai implementasi model pembelajaran Problem-Based Learning dalam menanamkan sikap Moderasi Beragama pada mata pelajarann Fikih di MAN 1 Banyumas. Fokus penelitian ini yaitu pada pelaksanaan Problem-Based Learning dalam menanamkan sikap moderasi beragama. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui dan mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning dalam menanamkan sikap moderasi beragama pada mata pelajaran Fikih di MAN 1 Banyumas. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan menggunakan pendekatan kualitatif dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data dan penyajian data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Problem-Based Learning dalam menanamkan sikap moderasi beragama melalui tiga tahap, diantaranya : (1) Kegiatan Awal dilakukan untuk membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa, memeriksa kehadiran peserta didik, menyampaikan tujuan pembelajaran menggunakan PBL dengan permasalahan yang diintegrasikan dengan nilai moderasi beragama, memberikan motivasi dan mengkondisikan kelas agar kondusif. (2) Kegiatan Inti, dilakukan dengan menggunakan model PBL dengan bahasan materi yang telah diintegrasikan dengan nilai moderasi beragama yang dimulai dengan orientasi masalah kepada peserta didik, pengorganisasian peserta didik, membimbing penyelidikan kelompok, menyajikan hasil karya, menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. (3) Kegiatan Penutup, dilakukan dengan guru bersama peserta didik membuat simpulan jawaban dari materi yang dibahas, menguatkan kembali nilai moderasi beragama, memberikan motivasi, berdoa dan salam.
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PEBELAJARAN SENI KARAWITAN DI SMK N 3 BANYUMAS ul janah, Lulu; Toifur
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.380

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses internalisasi pendidikan Islam dalam pembelajaran seni karawitan. Dalam pendidikan Islam, nilai-nilai merupakan upaya sangat penting dalam menumbuhkan nilai-nilai budaya dan juga ciri khas bangsa pada siswa. Semakin maju ilmu pengetahuan dan teknologi pada era globalisasi ini sangat berpengaruh terhadap pergeseran norma agama dan adat istiadat yang ada di masyarakat. Hal tersebut menyebabkan lunturnya rasa cinta tanah air pada generasi bangsa karena kelestarian budaya Indonesia khususnya seni karawitan dizaman modern ini sudah jarang dijumpai. Padahal kebudayaan Indonesia yang telah ada penuh dengan estetika, keharmonisan, ajaran-ajaran, filsafat-filsafat, tatakrama, kemasyarakatan, toleransi serta pembentukan manusia yang berakhlakul karimah. Metodologi penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan penekanan pada pembelajaran pendidikan islam dan seni karawitan di SMK N 3 Banyumas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai seperti nilai akidah, akhlak dan ibadah. Serta rasa syukur, kerja sama, kesabaran, rasa hormat, cinta tanah air, dan kemandirian yang tercermin dalam interaksi sehari-hari, proses latihan dan penampilan. Selain itu, hal itu mendorong partisipasi aktif dari siswa, guru dan kepala sekolah. penelitian ini memberikan contoh bagaimana Pendidikan Islam berpegang teguh pada prinsip-prinsipnya dan mempengaruhi perkembangan moral religius siswa melalui seni karawitan. Dengan demikian, seni karawitan bukan hanya bentuk seni tetapi juga cara untuk mengembangkan karakter dan beretika, mempengaruhi perkembangan moral siswa melalui seni karawitan.
STRATEGI GURU PAI DALAM MENGINTERNALISASIKAN NILAI KEIMANAN DAN KETAKWAAN DI SMPN 1 PURWOKERTO Naila El Muna, Aghitsna; Nur Atika, Faizah
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.382

Abstract

Nilai keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan bagian penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Namun dalam praktiknya, tidak semua siswa mampu mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi ini menunjukkan perlunya strategi yang tepat dari guru untuk membantu siswa tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga menginternalisasikan nilai keimanan dan ketakwaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi yang digunakan guru PAI dalam menginternalisasikan nilai keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMPN 1 Purwokerto, serta mendeskripsikan dan menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan guru PAI meliputi: (a) keteladanan, melalui pemberian contoh sikap positif seperti disiplin dan sopan santun; (b) pembiasaan, dengan doa, tadarus, dan Asmaul Husna sebelum pembelajaran serta pembiasaan sikap jujur ​​dan disiplin; (c) nasihat, yang disampaikan secara lembut dan relevan dengan kehidupan siswa; (d) ibrah dan amtsal, melalui kisah teladan dan perumamaan; (e) targhib dan tarhib, dengan memberi motivasi melalui janji kebaikan dan peringatan akibat perilaku buruk; (f) kedisiplinan, melalui teguran mendidik dan konsekuensi yang membangun. Faktor pendukungnya meliputi dukungan sekolah berupa fasilitas dan kebijakan yang mempermudah pembelajaran, serta dukungan orang tua melalui pembiasaan positif di rumah. Faktor penghambatnya berasal dari kurangnya motivasi sebagian siswa, guru yang belum optimal dalam memanfaatkan metode pembelajaran inovatif, serta pengaruh lingkungan dan media sosial yang tidak sesuai dengan nilai keagamaan.
ANALISIS RELEVANSI TEORI TAKSONOMI BLOOM DALAM CAPAIAN PEMBELAJARAN PAI & BP Ali Ma’sum, Ahmad; Hidayat, Fahri
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.383

Abstract

Penelitian “Analisis Relevansi Taksonomi Bloom dalam Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti” ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis sejauh mana ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik Taksonomi Bloom relevan dengan Capaian Pembelajaran (CP) PAI & BP dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pengumpulan data melalui dokumentasi (buku, jurnal, silabus, RPP, skripsi) dan analisis isi secara deskriptif-kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa CP PAI & BP (Fase A–F) secara konseptual selaras dengan Taksonomi Bloom dari C1 ke C6, A1 ke A5, dan P1 ke P5/P7 namun implementasinya terhambat oleh keterbatasan pemahaman guru, minimnya instrumen penilaian untuk ranah afektif dan psikomotorik, serta praktik pembelajaran yang masih konvensional. Disimpulkan bahwa Taksonomi Bloom layak menjadi landasan perumusan CP yang holistik, dengan rekomendasi peningkatan kapasitas guru, pengembangan instrumen penilaian, dan penerapan metode pembelajaran kontekstual.
STRATEGI PENDIDIKAN AKHLAKUL KARIMAH DALAM KITAB TANWIRUL QULUB DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN DI ERA 5.0 Habiburohman
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.384

Abstract

Pendidikan akhlakul karimah merupakan aspek fundamental dalam pembentukan karakter generasi muda. Era 5.0 yang ditandai dengan integrasi manusia dan teknologi melahirkan tantangan moral yang kompleks sekaligus peluang baru bagi pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pendidikan akhlakul karimah dalam kitab Tanwirul Qulub karya Syaikh Muhammad Amin al-Kurdi serta menelaah relevansinya dengan pendidikan di era 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka dan analisis isi. Data primer diperoleh dari kitab Tanwirul Qulub fi Mu‘amalati ‘Allam al-Ghuyub, sedangkan data sekunder bersumber dari jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab Tanwirul Qulub menawarkan lima strategi pendidikan akhlakul karimah: (1) pendekatan tauhid, (2) penyucian jiwa, (3) pembiasaan, (4) keteladanan, dan (5) pembinaan. Strategi ini menekankan pembentukan karakter melalui landasan spiritual, etis, dan praksis. Relevansinya dengan era 5.0 terletak pada pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pendidikan karakter, seperti melalui platform pembelajaran daring, aplikasi pendidikan moral, serta penggunaan media sosial secara positif. Penelitian ini merekomendasikan integrasi nilai-nilai akhlak dengan literasi digital dalam kurikulum agar peserta didik mampu menghadapi dinamika moral di era teknologi.
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KESADARAN BERAGAMA SISWA DI MA AL-IKHSAN BEJI PURWOKERTO Hama, Aeromsee; Ellen Prima
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.385

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk kesadaran beragama siswa di MA Al-Ikhsan Beji Purwokerto. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pembelajaran yang diterapkan guru dalam meningkatkan kesadaran beragama siswa, proses pembelajaran, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran PAI dilakukan melalui integrasi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik melalui berbagai aktivitas, antara lain pembelajaran di kelas, pembiasaan keagamaan, serta keteladanan dari guru. Temuan juga menunjukkan bahwa strategi guru dalam membentuk kesadaran beragama siswa meliputi internalisasi nilai-nilai agama, pembentukan budaya religius sekolah, serta pembiasaan ibadah secara rutin. Faktor pendukung terdiri atas kebijakan sekolah, kompetensi guru, dan keterlibatan orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan latar belakang keagamaan siswa, kurangnya motivasi, serta keterbatasan sarana sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran PAI berperan signifikan dalam meningkatkan kesadaran beragama siswa melalui proses pembinaan, pembiasaan, dan internalisasi nilai secara berkelanjutan.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI MTS MA’ARIF NU 1 PURWOJATI Nurfaizah, Tika; Sholeh, Muhammad
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.386

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan model pembelajaran yang mampu mengaitkan materi ajar dengan konteks kehidupan nyata peserta didik, khususnya pada mata pelajaran Aqidah Akhlak yang berperan dalam pembentukan karakter dan akhlak mulia. Peneliti tertarik melakukan penelitian ini karena ingin mengetahui sejauh mana penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan keaktifan, pemahaman, serta pengamalan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru Aqidah Akhlak, kepala madrasah, dan peserta didik kelas VIII di MTs Ma’arif NU 1 Purwojati. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model CTL pada mata pelajaran Aqidah Akhlak telah dilaksanakan melalui tahapan relating, experiencing, applying, cooperating, dan transferring. Guru berupaya mengaitkan materi ajar dengan pengalaman nyata peserta didik, melibatkan mereka secara aktif dalam proses pembelajaran, serta menanamkan nilai-nilai akhlak dalam konteks kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan CTL di madrasah ini telah menunjukkan keterkaitan yang kuat antara teori dan praktik pembelajaran, meskipun masih ditemui beberapa kendala seperti keterbatasan waktu, variasi kemampuan siswa, dan ketersediaan media pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di MTs Ma’arif NU 1 Purwojati terlaksana sesuai dengan prinsip dan tahapan CTL, serta memberikan kontribusi positif terhadap keterlibatan belajar dan pemahaman nilai-nilai akhlak peserta didik.