cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,609 Documents
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecelakaan Kerja Pada Nelayan di Wilayah Kerja Puskesmas Betoambari Kota Baubau 2025: Analysis of Factors Related to Work Accidents Among Fishermen in the Working Area of Betoambari Health Center, Baubau City, 2025 Jumadi; Rininta Andriani; Andi Yaumil Bay R. Thaifur; Muhamad Asraf Muin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.8091

Abstract

Latar Belakang: Kecelakaan kerja ialah sebuah kejadian tidak terduga yang berpotensi menimbulkan kerusakan maupun cedera. Kejadian ini dapat terjadi akibat kelalaian baik dari pihak perusahaan maupun pekerja. Tujuan: untuk mengetahui relasi antara umur, lama bekerja, pemahaman, perilaku, sikap, alat pelindung diri (APD) dan bising dan insiden akibat bekerja pada nelayan di wilayah kerja Puskesmas Betoambari Kota Baubau. Metode: Studi ini ialah kuantitatif dengan survey analitik. Adapun jumlah sampel pada penelitian yaitu 57 nelayan. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuisioner, observasi dan dokumentasi. Hasil: ada hubungan antara umur dengan kecelakaan kerja pada nelayan p-value = 0,016 (< 0,05), ada hubungan lama bekerja dengan kecelakaan kerja pada nelayan p-value = 0,016 (< 0,05), ada hubungan pengetahuan dengan kecelakaan kerja pada nelayan p-value = 0,012 (< 0,05), ada hubungan perilaku dengan kecelakaan kerja pada nelayan p = 0.002 (< 0,05), ada hubungan sikap dengan kecelakaan kerja pada nelayan p-value = 0.004 (< 0,05), ada hubungan alat pelindung diri (APD) dengan kecelakaan kerja pada nelayan p-value = 0.005 (< 0,05) dan tidak ada hubungan bising suara mesin kapal dengan kecelakaan kerja pada nelayan p-value = 0.187 (> 0,05). Kesimpulan: dapat disimpulkan ialah apabila pengetahuan nelayan baik maka sikap dan perilaku nelayan ikut baik dalam mencegah terjadinya kecelakaan kerja saat melaut.
Analisis Kinerja Manajemen Sekolah Pada Sekolah Menegah Pertama (SMP) Negeri Dan Swasta Di Kota Palu : Analysis of School Management Performance in Public and Private Junior High Schools in Palu City Tri Nurbaiti; Moh. Saleh; A. Lahmuddin Hamid
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 4: April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i4.8184

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana kinerja manajemen berbasis sekolah pada sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan swasta di kota palu. (2) Apakah ada perbedaan kinerja MBS di sekolah menengah pertama negeri dan swasta di kota palu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) seberapa baik kinerja manajemen berbasis sekolah di SMP Negeri dan SMP Swasta di kota palu (2) Perbedaan kinerja manajemen berbasis sekolah di SMP negeri dan swasta di kota palu.Populasi penelitian ini berjumlahnya ada 48 SMP. Pengambilan sampel yang berjumlah 8 SMP Negeri dan 8 SMP Swasta dilakukan dengan teknik slovin sampling, berdasarkan letak wilayah dan akreditasi sekolah. Berdasarkan hasil penelitian skor rata-rata SMP negeri pada kompetensi kepala sekolah ratarata berjumlah 113.85 dan standar deviasi 3.57 manajemen kurikulum dan program pengajaran rata-rata berjumlah 138.85 dan standar deviasi 3.24, manajemen tenaga kependidikan rata-rata berjumlah 60.35 dan standar deviasi 1.6, manajemen kesiswaan ratarata berjumlah 60 dan standar deviasi 2.53, manajemen keuangan dan pembiayaan rata-rata berjumlah 24.7 dan standar deviasi 0.85, manajemen sarana prasarana rata-rata berjumlah 35.2 dan standar deviasi 0.63, manajemen hubungan masyarakat rata-rata berjumlah 28.7 dan standar deviasi 0.86, manajemen layanan khusus rata-rata berjumlah 31.75 dan standar deviasi 1.07, SMP swasta pada kompetensi kepala sekolah rata-rata berjumlah 125 dan standar deviasi 2.1, manajemen kurikulum dan program pengajaran rata-rata berjumlah 146.45 dan standar deviasi 3.04, manajemen tenaga kependidikan rata-rata berjumlah 62.25 dan standar deviasi 1.83, manajemen kesiswaan berrjumlah 57.1 dan standar deviasi 5.99, manajemen keuangan dan pembiayaan rata-rata berjumlah 27.35 dan standar deviasi 0.54, manajemen sarana prasarana rata-rata berjumlah 36.1 dan standar deviasi 0.69, manajemen hubungan masyarakat rata-rata berjumlah 31.65 dan standar deviasi 0.37, manajemen layanan khusus rata-rata berjumlah 33.7 dan standar deviasi 0.89 Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan
Tinjauan Normatif Terhadap Mekanisme Eksekusi Perkara Perdata Di Luar Pulau Jawa Dan Madura Berdasarkan Rbg Dan Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman: Normative Review of the Execution Mechanism for Civil Cases Outside Java and Madura Based on the Regional Regulations and Law Number 48 of 2009 Concerning Judicial Power Melani Indriana; Christina Bagenda; Herwantono; Wira Okta Viana; Liza Utama
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.8405

Abstract

Eksekusi putusan pengadilan merupakan tahapan yang sangat menentukan dalam sistem peradilan perdata karena menjadi sarana konkret untuk mewujudkan kepastian hukum, keadilan, serta perlindungan hak-hak para pihak yang berperkara. Tanpa pelaksanaan eksekusi yang efektif, putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap berpotensi kehilangan makna yuridis dan sosiologisnya. Dalam konteks hukum acara perdata Indonesia, mekanisme eksekusi masih diwarnai oleh dualisme pengaturan berdasarkan wilayah berlakunya hukum acara, yaitu Herziene Indonesisch Reglement (HIR) yang berlaku di Pulau Jawa dan Madura serta Rechtsreglement voor de Buitengewesten (RBg) yang berlaku di luar wilayah tersebut. Perbedaan rezim hukum acara ini menimbulkan implikasi normatif dalam praktik eksekusi, khususnya berkaitan dengan kewenangan pengadilan, prosedur pelaksanaan eksekusi, serta tingkat efektivitas dan efisiensi pelaksanaan putusan perdata. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara normatif mekanisme eksekusi perkara perdata di luar Pulau Jawa dan Madura berdasarkan ketentuan RBg serta menganalisis kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip kekuasaan kehakiman sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, yang bertumpu pada analisis terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun RBg secara normatif masih memberikan landasan hukum bagi pelaksanaan eksekusi perkara perdata di luar Jawa dan Madura, dalam praktiknya terdapat berbagai kendala struktural, prosedural, dan geografis yang berdampak pada tidak optimalnya penerapan asas peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan. Oleh karena itu, diperlukan upaya harmonisasi dan pembaruan hukum acara perdata nasional guna mewujudkan sistem eksekusi putusan pengadilan yang lebih efektif, adil, dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Tinjauan Kimia Medisinal Terhadap Potensi Ekstrak Minyak Atsiri Kunyit (Curcuma longa L.) Untuk Kesehatan: Medicinal Chemistry Review on the Potential of Turmeric (Curcuma longa L.) Essential Oil for Health Saeful Amin; Nurkholidatunnisa, Wulan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.8933

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi kemampuan alami yang dimiliki tanaman kunyit (Curcuma longa L.) sebagai penghasil senyawa bioaktif yang berperan dalam kimia medisinal melalui telaah pustaka terbaru. Metode yang diterapkan berupa literature review dengan penelusuran jurnal penelitian dari basis data Google Scholar, PubMed, serta ScienceDirect menggunakan kata kunci “minyak atsiri”, “kunyit”, serta “turmeron”. Berdasarkan penelusuran literatur yang dilakukan, teridentifikasi bahwa minyak atsiri kunyit mengandung senyawa volatil utama seperti ar-tumerone, ?-turmerone, ?-turmeron, curlone, dan ar-curcumene yang memiliki aktivitas farmakologis meliputi antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, analgesik, dan antikanker. Senyawa turmeron diketahui mampu menginduksi apoptosis sel kanker melalui jalur ROS-mitokondria, serta menunjukkan efektivitas tinggi dalam formulasi farmasi seperti gel topikal dan naoemulsi. Hasil telaah ini menunjukkan bahwa kunyit memiliki prospek yang sangat baik sebagai bahan dasar dalam pembuatan obat herbal dan produk kesehatan. Selain itu, diperlukan penelitian lanjutan guna mengoptimalkan pemanfaatannya dalam dunia medis.
Aktivitas Fisik Sebagai Faktor Risiko Hipertensi Pada Masyarakat Desa Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat: Physical Activity as a Risk Factor for Hypertension among the Community of Batu Layar Village, West Lombok Regency Saputra, I Putu Bayu Agus; Ni Made Wiasty Sukanty; Anisah; Laksmi Nur Fajrini; I Gede Angga Adnyana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9028

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan istirahat. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengidentifikasi masalah kesehatan, menentukan prioritas masalah, merencanakan intervensi pemecahan masalah khususnya terkait masyarakat desa Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat. Metode yang digunakan untuk menentukan prioritas masalah dari komunitas masyarakat desa Batu Layar yakni menggunakan metode delphi, prioritas masalah yang didapatkan pada komunitas masyarakat desa Batu Layar yaitu Hipertensi. Hasil penelitian dengan jumlah sampel 136 orang. Hasil dari penelitian ini didapatkan 61 orang. dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan (p<0,05) antara tingkat aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi. Analisis data statistik menunjukkan bahwa individu dengan aktivitas fisik rendah memiliki risiko lebih tinggi mengalami peningkatan tekanan darah dibandingkan dengan individu yang melakukan aktivitas fisik sedang hingga tinggi
Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Hangat Untuk Menurunkan Tekanan Darah Dengan Diagnosa Keperawatan Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif Pada Lansia Hipertensi Di Puskesmas Talise Kota Palu: Implementation Of Warm Water Foot Soak Therapy To Lower Blood Pressure With Nursing Diagnosis Of Cerebral Perfusion Risk Is Not Effective In The Elderly With Hypertension In Talise Health Center In Palu City Fadira Anggraini; Febrianti, Nur; Maryam
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9056

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama penyakit kardiovaskular pada lansia dan dapat memicu gangguan perfusi serebral. Penatalaksanaan hipertensi tidak hanya dilakukan dengan terapi farmakologi, tetapi juga memerlukan pendekatan non-farmakologis seperti terapi rendam kaki air hangat yang terbukti dapat melancarkan sirkulasi darah dan menurunkan tekanan darah. Studi kasus ini bertujuan Untuk mengetahui implementasi terapi rendam kaki air hangat dalam menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi dengan diagnosa keperawatan risiko perfusi serebral tidak efektif. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada seorang lansia berusia 75 tahun dengan riwayat hipertensi di Puskesmas Talise Kota Palu. Intervensi yang diberikan berupa terapi rendam kaki air hangat selama 20–30 menit selama 3 hari berturut-turut dengan suhu air 40,5–43°C. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah terapi. Setelah intervensi dilakukan selama 3 hari, terjadi penurunan tekanan darah dari 168/110 mmHg menjadi 140/90 mmHg. Pasien juga menunjukkan penurunan keluhan seperti sakit kepala dan rasa tegang di tengkuk. Intervensi berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan tidak ditemukan efek samping. Terapi rendam kaki air hangat terbukti efektif sebagai intervensi keperawatan non-farmakologis dalam membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko perfusi serebral tidak efektif pada lansia hipertensi. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer di fasilitas layanan kesehatan primer.
Asuhan Keperwatan Anak Usia 3 Tahun Dengan Bronkopneumonia Di Ruangan Catelia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Nursing Care For 3 Year Old Child With Bronchopneumonia In The Catelia Ward, Undata Hospital Central Sulawesi Provincial Tiwi; Iriani, Indri; Rabiah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9070

Abstract

Latar Belakang Bronkopneumonia merupakan salah satu jenis infeksi paru-paru yang umum terjadi pada anak-anak. Bronkopneumonia pada anak biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri, virus atau jamur yang menginfeksi saluran pernapasan bagian bawah, yaitu bronkiolus dan alveoli. Tujuan penelitian ini asuhan keperawatan pada anak usia 1-5 tahun dengan bronkopneumonia untuk mengatasi hipertermia, pola napas tidak efektif, defisit nutrisi. Desain penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah deskriptif yaitu dengan studi kasus. Penelitian ini ditunjukan untuk mengetahui hasil dari asuhan keperawatan pada anak usia 3 tahun dengan bronkopneumonia dengan masalah hipertermia, pola napas tidak efektif, defisit nutrisi. Lokasi penelitian dilakukan di Ruangan Catelia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Hasil penelitian dari pengkajian yang dilakukan ditemukan data subjektif ibu An. E mengatakan anaknya demam dengan diagnosis keperawatan yaitu hipertermia, ibu An. E mengatakan anaknya batuk bedahak dengan diagnosis pola napas tidak efektif, ibu An. E mengatakan anaknya kurang nafsu makan dengan diagnosis keperawatan defisit nutrisi. Setelah implementasi hari pertama pasien masih demam suhu tubuh 38,5ºC, pasien masih batuk berdahak, pasien kurang nafsu makan. Implementasi kedua pasien masih demam suhu tubuh 37,8ºC, pasien masih batuk berdahak, pasien kurang nafsu makan. Implementasi ketiga pasien sudah tidak demam suhu tubuh 37ºC, pasien sudah tidak/jarang batuk berdahak, pasien masih kurang nafsu makan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pada hari ke 3 suhu tubuh pasien menurun, batuk berdahak sudah tidak/jarang dan An. E sudah merasa nyaman intervensi dapat dihentikan.
Implementasi Senam Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kamonji : Implementation Of Exercise For The Elderly On Blood Pressure Reduction In Elderly Hypertension Patients In The Working Area Of The Kamonji Community Health Center Bantiang, Andina; Rabiah; Edy Pakaya
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9072

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah salah satu kondisi medis yang paling umum dialami oleh orang lanjut usia, dan itu berisiko menyebabkan komplikasi serius seperti stroke dan gagal jantung. Senam lansia adalah salah satu cara non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan : dari studi kasus ini adalah untuk mengetahui bagaimana senam lansia mempengaruhi penurunan tekanan darah pada orang tua yang memiliki hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif, yang melibatkan pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Intervensi dilakukan dengan memberikan senam senior tiga kali dalam seminggu selama tiga puluh menit. Untuk mengumpulkan data, observasi, wawancara, dan pengukuran tekanan darah dengan sphygmomanometer digunakan. Hasil: Mengikuti program senam lansia secara teratur menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Setelah intervensi, tekanan darah yang awalnya 160/90 mmHg turun menjadi 140/80 mmHg, yang merupakan batas normal. Kesimpulan: Senam untuk lansia yang menderita hipertensi menurunkan tekanan darah secara efektif sebagai terapi non-obat. Ini juga dapat disarankan sebagai bagian dari intervensi keperawatan gerontik.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Asma Bronchial Di Instalasi Gawat Darurat Di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Sulawesi Tengah: Nursing Care For Bronchial Asthma Patients In The Emergency Department In Hospitals Provincial Undata Regional General Central Sulawesi Ananda, Dea; Iriani, Indri; Asrum, Muhamad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9075

Abstract

Asma bronkial merupakan penyakit saluran napas kronis yang ditandai oleh inflamasi dan penyempitan jalan napas, sehingga menimbulkan gejala seperti sesak napas, batuk, dan wheezing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan pada pasien asma bronkial di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah Undata, Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada Tn. Y, laki-laki usia 50 tahun, yang datang dengan keluhan sesak napas berat, gelisah, serta penggunaan otot bantu napas. Hasil pengkajian menunjukkan frekuensi napas 29 kali/menit, saturasi oksigen 93%, dan adanya suara napas tambahan berupa wheezing. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan meliputi: bersihan jalan napas tidak efektif, pola napas tidak efektif, dan intoleransi aktivitas. Intervensi keperawatan yang dilakukan mencakup pemberian oksigen melalui non-rebreathing mask 10–15 L/menit, posisi semi-Fowler, edukasi teknik batuk efektif, serta kolaborasi pemberian bronkodilator (Meptin) melalui nebulisasi. Evaluasi menunjukkan adanya perbaikan pada bersihan jalan napas dan pola napas, serta penyelesaian masalah intoleransi aktivitas ditandai dengan berkurangnya keluhan sesak napas dan stabilisasi tanda vital. Hasil studi ini menegaskan pentingnya asuhan keperawatan yang sistematis dan kolaboratif dalam penatalaksanaan pasien asma bronkial. Saran peningkatan kemampuan pengkajian perawat, pelaksanaan penelitian lanjutan dengan pendekatan kuantitatif atau kualitatif, serta edukasi kepada pasien dan keluarga untuk mendukung manajemen asma yang optimal
Penerapan Teori Komplementer Allium Sativum Untuk Mengurangi Nyeri Akut Pada Keluarga Ny.S Penderita Hipertensi Di Puskesmas Talise Kota Palu: Application Of Complementary Theory Of Allium Sativum To Reduce Acute Pain In The Family Of Mrs. S With Hypertension At Talise Public Health Center, Palu City Afiatun; Rabiah; Iriani , Indri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9078

Abstract

Latar belakang Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah melebihi batas normal, yang mana sistolik mencapai 140 mmHg atau lebih, dan diastolik mencapai 90 mmHg atau lebih. Penyakit ini sering dikenal the silent killer karena banyak orang tidak menyadari mereka memiliki hipertensi sampai mereka memeriksa tekanan darah di tempat layanan kesehatan. Tujuan dari penjelasan ini adalah untuk menggambarkan bagaimana terapi menggunakan allium sativum dilaksanakan pada keluarga Ny. S yang mengalami hipertensi dengan diagnosis nyeri akut Di Wilayah Kerja Puskesmas Talise. Metode penelitian kasus ini digunakan untuk mengatasi hipertensi dan nyeri akut pada pasien Ny. S. Pendekatan penelitian ini bersifat deskriptif dan bertujuan untuk menerapkan terapi dengan Allium sativum (bawang putih) bagi pasien yang mengalami hipertensi dan nyeri akut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai hasil dari penerapan terapi tersebut terhadap keluhan nyeri yang dirasakan oleh pasien. Hasil penelitian dan pembahsan Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pengobatan dengan Allium sativum (bawang putih) dalam menurunkan rasa sakit akut pada pasien yang mengalami hipertensi di Puskesmas Talise Kota Palu. Pada hari pertama penelitian, pasien bernama Ny. S menunjukkan tingkat nyeri yang tinggi, yang tercatat 8 pada skala VAS (Visual Analog Scale). Setelah melakukan intervensi menggunakan ramuan bawang putih selama tiga hari berturut-turut, pada hari ketiga, level nyeri pasien menurun secara signifikan hingga mencapai 3. Penurunan ini mengindikasikan bahwa terapi non-obat Allium sativum bisa efektif dalam meredakan nyeri akut pada pasien dengan hipertensi. Kesimpulan Dari penggunaan terapi Allium sativum untuk mengurangi rasa sakit akut pada pasien Ny. S yang memiliki hipertensi di Puskesmas Talise Kota Palu, dapat ditarik kesimpulan bahwa terapi dengan seduhan bawang putih terbukti berhasil dalam meredakan nyeri akut yang Pasien Ny. S mengalami penurunan tingkat nyeri dari 8 menjadi 3 pada skala VAS. Hal ini menunjukkan bahwa terapi ini berperan positif dalam mengurangi nyeri akut akibat hipertensi. Saran untuk meningkatkan efektivitas terapi adalah agar tenaga kesehatan memaksimalkan penggunaan terapi komplementer, seperti Allium sativum, dalam merawat pasien hipertensi, terutama bagi mereka yang mengalami nyeri akut.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue