cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,284 Documents
Optimasi Penyesuaian Derajat Keasaman dan Kekentalan Untuk Mencapai Spesifikasi Sampo Secara Simultan: Optimization of Acidity and Viscosity Adjustments to Achieve Shampoo Specifications Simultaneously Achmad Rendy Dwi Yulianto; Zami Furqon
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9277

Abstract

Sektor sampo mengalami pertumbuhan pesat yang menuntut penekanan ketat terhadap parameter kualitas produk, terutama derajat keasaman (pH) dan kekentalan (viskositas). Secara biologis, penyesuaian pH pada rentang ideal (pH 5.0?6.0) esensial untuk menjaga kutikula rambut dan mempertahankan ekosistem kulit kepala yang sehat. Dalam formulasi, pH diatur menggunakan sistem penyangga sitrat (Citric Acid/Sodium Citrate), sementara kekentalan dikendalikan oleh NaCl (peningkat) dan sodium xilena sulfonat (SXS) (penurun). Sifat interdependen dari agen penyesuai ini menimbulkan komplikasi dalam proses produksi untuk mencapai spesifikasi ganda secara serentak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi dan memvalidasi penyesuaian simultan derajat keasaman dan kekentalan formulasi sampo menggunakan sistem Citrate/NaCl/SXS demi efisiensi proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimasi simultan berhasil memodelkan interaksi antar agen terhadap spesifikasi. Peneliti berhasil menemukan titik optimal dosis untuk mencapai pH dan viskositas agar sesuai target. Dosis kuantitatif yang presisi dibutuhkan 3 kg asam sitrat atau sodium sitrat untuk penyesuaian 0.5 satuan pH. Lalu 10 kg larutan NaCl 20% untuk menaikkan 90 cP kekentalan dan 1 kg SXS untuk menurunkan 140 cP kekentalan. Model ini diharapkan berguna sebagai solusi industri yang meminimalkan trial-and-error dan menghemat biaya produksi secara signifikan
Paradigma Baru Hukum Pidana Nasional: Analisis Normatif Terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana: New Paradigm of National Criminal Law: Normative Analysis of Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code Karolus Charlaes Bego; Kastubi; Christian Ade Wijaya; Yanto Irianto; Halisma Amili
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9285

Abstract

Reformasi hukum pidana Indonesia mencapai momentum penting dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang menggantikan Wetboek van Strafrecht peninggalan kolonial Belanda. Perubahan ini tidak sekadar pembaruan teknis terhadap aturan pidana, melainkan mencerminkan pergeseran paradigma yang fundamental dalam sistem hukum pidana nasional. Artikel ini mengkaji KUHP 2023 melalui pendekatan analisis normatif untuk memahami bagaimana prinsip-prinsip utama, konsep dasar, serta orientasi kebijakan pidana mengalami transformasi. Fokus kajian mencakup rekonstruksi asas legalitas, perluasan pertanggungjawaban pidana, pembaruan kebijakan kriminalisasi dan dekriminalisasi, serta penguatan pendekatan pemidanaan yang lebih humanistik dan proporsional. Penelitian ini menemukan bahwa KUHP 2023 berupaya menegaskan identitas hukum pidana Indonesia melalui pengintegrasian nilai Pancasila, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta pengakuan terbatas terhadap hukum yang hidup di masyarakat. Selain itu, perubahan norma pemidanaan memperlihatkan orientasi baru yang menekankan keseimbangan antara kepentingan negara, korban, dan pelaku. Model pemidanaan alternatif seperti pidana pengawasan dan kerja sosial menunjukkan upaya negara untuk mengurangi ketergantungan pada pidana penjara. Di sisi lain, kodifikasi sejumlah delik baru turut memperlihatkan respons hukum terhadap dinamika sosial kontemporer. Secara keseluruhan, KUHP 2023 menghadirkan kerangka hukum pidana yang lebih modern, responsif, dan kontekstual. Namun demikian, implementasinya memerlukan kesiapan kelembagaan dan penegak hukum agar esensi pembaruan benar-benar dapat diwujudkan dalam praktik dan memberikan kontribusi nyata bagi sistem peradilan pidana nasional.
Pandangan Syari’at Islam Tentang Hari Sial Untuk Melansungkan Pernikahan: Views of Islamic Sharia regarding unlucky days for holding a wedding Said Syaripuddin Abu Baedah; Syarifah Raehana; Nur Farida Hamid; Syaharani
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9328

Abstract

Sosialisasi pandangan syari’at Islam mengenai angggapan masyarakat tentang keberadaan hari sial untuk melansungkan pernikahan dilakukan melalui workshop dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat/PkM oleh Dosen FAI UMI Makassar. Materi workshop bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya perbuatan tatayyur perlu dilakukan, demi menjauhkann masyarakat dari perilaku syirik. Kegiatan workshop berlansung selama tiga kali pertemuan bekerja sama dengan majlis taklim Baiturrahman Bontomatene selaku mitra. Penyajian materi seputar ketentuan syari’at Islam terhadap hari sial untuk menikah berlansung melalui ceramah dan diskusi intraktif, guna memberikan edukasi dan pencerahan kepada mitra. Setelah mengikuti kegiatan workshop, mitra pengabdian telah memahami ketentuan syari’at Islam tentang larangan menggantungkan nasib pernikahan dengan hari atau bulan yang dipilih untuk melansungkan pernikahan, karena perilaku semacam itu termasuk perbuatan tatayyur yang berujung pada syirik. Agama Islam mencela perilaku tatayyur, karena orang yang melakukan perbuatan tatayyur meyakini ada kekuatan yang dapat mendatangkan kebaikan atau keburukan selain dari pada Allah. Perbuatan tatayyur juga bertentangan dengan prinsip tawakkal kepada Allah. Karena itu, memilih hari atau bulan untuk melansungkan pernikahan hendaknya berpijak pada petunjuk agama dan melalui pertimbangan yang rasional, bukan berdasarkan khurafat yang bersumber dari dongen-dongeng kebohongan. Majlis taklim Baiturrahman Bontomatene sebagai mitra pengabdian merupakan tumpuan harapan dalam mensosialisasikan materi workshop pengabdian kepada masyarakat secara luas tentang bahaya perilaku tatayyur yang dapat meruntuhkan sendi-sendi aqidah seseorang.
Analisis Potensi Dampak Investasi JIIPE Sebagai Bakal Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik Terhadap Perekonomian Jawa Timur: Analysis on the Potential Impact of JIIPE Investment on East Java Economy Ristiyanti Hayu Pertiwi; Nala Syifa Dewanti
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari investasi pada Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) sebagai bakal KEK Gresik di Jawa Timur. Analisis dilakukan menggunakan Tabel IO Provinsi Jawa Timur tahun 2015 dengan metode agregasi 17 sektor dan perhitungan angka pengganda (multiplier). Dari pengolahan tersebut, dilakukan analisis dampak terhadap output, pendapatan, jumlah tenaga kerja, dan Nilai Tambah Bruto. Selain itu, studi ini juga menganalisis kebutuhan investasi yang dibutuhkan apabila Provinsi Jawa Timur memiliki target pertumbuhan ekonomi tertentu. Secara umum, investasi total JIIPE pada tahun 2030 akan berdampak pada peningkatan output sebesar Rp 148 triliun (4,65%), total peningkatan pendapatan pegawai sebesar Rp 17 triliun (1,01%), peningkatan penyerapan tenaga kerja sebanyak 765.624 orang, dan peningkatan Nilai Tambah Bruto sebesar Rp 69 triliun (4.09%). Peningkatan ini masih berada di bawah target pertumbuhan ekonomi pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan kebutuhan investasi senilai Rp 1.395 triliun.
Hubungan Penggunaan Kacamata Las Dengan Kelelahan Mata Pada Pekerja Bengkel Las Di Desa Tanjung Selamat: The Relationship Between the Use of Welding Goggles and Eye Fatigue in Welding Workshop Workers in Tanjung Selamat Village Maisyah Ardila; Zuhrina Aidha
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9375

Abstract

Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di sektor informal seperti bengkel las sering kali kurang diperhatikan, khususnya dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti kacamata las. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan kacamata las dengan kejadian kelelahan mata pada pekerja bengkel las di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 32 orang pekerja yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (56,3%) selalu menggunakan kacamata las, dan mayoritas mengalami kelelahan mata tingkat sedang (68,8%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan kacamata las dengan kelelahan mata (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini ialah pekerja yang hanya kadang-kadang menggunakan kacamata las memiliki risiko 5,143 kali lebih besar mengalami kelelahan mata tinggi dibandingkan pekerja yang selalu menggunakannya. Disarankan agar pekerja selalu menggunakan kacamata las saat bekerja, serta pentingnya edukasi dari pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran akan perlindungan mata.
Dari Qadian ke Dunia: Sejarah Kemunculan dan Persebaran Ahmadiyah: From Qadian to The World: The History of The Emergence and Spread of The Ahmadiyya Movement Nurul Islamiah; Indo Santalia; Agus Masykur
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9376

Abstract

Gerakan Ahmadiyah merupakan salah satu fenomena keagamaan paling penting dan kontroversial dalam sejarah islam modern. Didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad pada akhir abad ke-19 di Qadian, India, Ahmadiyah muncul dalam konteks kolonialisme, krisis otoritas keagamaan, dan kebutuhan pembaharuan pemikiran islam. Gerakan ini menawarkan penafsiran baru mengenai konsep kenabian, jihad, serta pembaruan moral-spiritual umat, yang kemudian memicu respon luas dari masyarakat muslim, mulai dari penerimaan terbatas hingga penolakan keras. Penelitian ini membahas latar historis kemunculan Ahmadiyah, tahapan perkembangannya, perpecahan internal antara Ahmadiyah Qadian dan Lahore, serta penyebarannya ke berbagai kawasan dunia islam. Dengan pendekatan historis dan sosiologis, penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif tentang bagaimana ahmadiyah tumbuh, bertahan, dan terus memainkan peran signifikan dalam diskursus keislaman global.
Hubungan Penggunaan Kacamata Las Dengan Kelelahan Mata Pada Pekerja Bengkel Las Di Desa Tanjung Anom: The Relationship Between the Use of Welding Goggles and Eye Fatigue in Welding Workshop Workers in Tanjung Anom Village Haogowolo'o Gea; Salianto
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9382

Abstract

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sangat penting untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan akibat paparan bahaya di lingkungan kerja, salah satunya pada sektor informal seperti bengkel las. Pekerja las memiliki risiko tinggi terhadap kelelahan mata akibat paparan intensitas cahaya dan radiasi saat proses pengelasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan kacamata las dengan kejadian kelelahan mata pada pekerja bengkel las di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja las pada sembilan bengkel di wilayah tersebut, yang dipilih secara total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Visual Fatigue Index (VFI) yang telah dimodifikasi, dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan kacamata las dan tingkat kelelahan mata (p < 0,05). Faktor lain seperti usia, masa kerja, dan lama paparan juga ditemukan memiliki kontribusi terhadap kejadian kelelahan mata. Penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan alat pelindung diri, khususnya kacamata las, sebagai upaya preventif terhadap risiko gangguan penglihatan pada pekerja las. Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran dan penerapan prinsip K3 di sektor informal.
Pengaruh Expressive Writing Therapy Terhadap Penurunan Tingkat Stres Pada Pasien Yang Menjalani Hemodialisis Di Rsud Undata Sulawesi Tengah: The Effect of Expressive Writing Therapy on Reducing Stress Levels in Patients Undergoing Hemodialysis at Undata Regional Hospital, Central Sulawesi Wildianty M. Manggi; Masri Dg. Taha; Ahmil
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9386

Abstract

Latar Belakang: Penyakit ginjal merupakan masalah kesehatan dunia dengan peningkatan insidensi dan prevelensi yang cukup tinggi. secara rutin sehingga mengakibatkan terjadi gangguan psikologi salah satunya yaitu stres. Expressive Writing Therapy merupakan terapi psikologis yang dapat menurunkan tingkat stres dengan cara menulis untuk merefleksikan pikiran dan perasaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan perbedaan tingkat stres pada pasien penderita penyakit ginjal yang menjalani hemodialisis di RSUD Undata sebelum dan setelah diberikan Expressive Writing Therapy. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Pre-Experimen menggunakan rancangan One Grup Pre Test And Post Test Desain. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 87 orang dan sampel berjumlah 47 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan uji yang digunakan yaitu Mc.Nemar. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa nilai p=0.00 (p ? 0,05). Tingkat stres responden sebelum melakukan Expressive Writing Therapy adalah stres berat (66.0%), stres sedang (29.8%), dan stres ringan (4.3%). Sedangkan tingkat stres setelah dilakukan Expressive Writing Therapy adalah stres ringan (23.4%), stres sedang (55.3%), dan stres berat (21.3%). Kesimpulan: Ada pengaruh Expressive Writing Therapy terhadap penurunan tingkat stres pada pasien yang menjalani hemodialisis di RSUD Undata Sulawesi tengah. Saran: Di harapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan dan masukan sebagai intervensi nonfarmakologi dalam penurunan stress.
Analisis Dampak Kondisi Infrastruktur Jalan terhadap Efisiensi Akomodasi Masyarakat di Kecamatan Ngamprah: Analysis of the Impact of Road Infrastructure Conditions on the Efficiency of Community Accommodation in Ngamprah District Nasywa Kusumaningtyas; Serly Marsha Fadhiilah; Gania Syawalia Winara; Dian Fitriani Afifah
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kondisi infrastruktur jalan rusak terhadap Efisiensi Akomodasi Masyarakat di wilayah Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat, sekaligus mengenali berbagai tantangan kelembagaan dan fiskal yang mempengaruhinya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa meskipun perbaikan jalan menjadi prioritas utama sesuai dengan Misi Utama ke-4 dari Bupati terpilih Kabupaten Bandung Barat untuk periode 2025-2030, yang menyatakan "Mempercepat pembangunan infrastruktur dan aksesibilitas wilayah," kenyataannya Kabupaten Bandung Barat, yang memiliki topografi geografis berbukit, kontur yang curam, dan rentan terhadap pergerakan tanah, masih sering mengalami kerusakan jalan yang signifikan. Hal ini berpengaruh secara langsung terhadap kenyamanan perjalanan dan mengganggu kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui survei lapangan dan wawancara mendalam dengan narasumber dari Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Bandung Barat, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengolahan data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan
Analisis Tata Kelola Penerangan Jalan Umum (PJU) oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang dan Dinas Perhubungan serta Pengaruhnya terhadap Risiko Kecelakaan Lalu Lintas di Kecamatan Ngamprah: Analysis of Street Lighting Management (PJU) by the Public Works and Spatial Planning Department and the Transportation Department and its Impact on Traffic Accident Risk in Ngamprah District Nasywa Fitri Verdianti; Nabilasyifa Aika Putri; Asmazahira; Dian Fitriani Afifah
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas tata kelola Penerangan Jalan Umum (PJU) yang melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat, serta mengkaji pengaruh kondisi PJU terhadap risiko kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Ngamprah. PJU merupakan fasilitas keselamatan vital, namun laporan kerusakan dan ketidakmerataan distribusi di Ngamprah mengindikasikan bahwa keberadaannya belum menjamin peningkatan keselamatan tanpa tata kelola yang efisien. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode survei lapangan dan wawancara mendalam dengan informan dari Dishub Kabupaten Bandung Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun telah ada komitmen penambahan PJU dan inisiatif pelaporan publik melalui LADANG (Lapor Datang Caang), defisit jumlah titik PJU dan fungsionalitas yang tidak konsisten menjadi masalah utama. Pembagian tugas antara DPUTR (aset fisik) dan Dishub (operasional) menuntut koordinasi terpadu yang jika terhambat, akan menunda perbaikan dan mengakibatkan area gelap (dark spots) di malam hari. Kondisi PJU yang buruk berkorelasi langsung dengan tingginya risiko kecelakaan di Ngamprah. Simpulan utamanya adalah bahwa risiko kecelakaan lalu lintas tidak hanya dipengaruhi oleh kuantitas, tetapi secara dominan oleh kualitas pengelolaan PJU, termasuk kecepatan respons dan pemeliharaan preventif

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 8: Agustus - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 7: Juli 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 4: April 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 3: Maret 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 9: September 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 6: Juni 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 5: Mei 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 4: April 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 6: Juni 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 7: JULI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 6: JUNI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 5: MEI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 4: APRIL 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 3: MARET 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 1: JANUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2021 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 4: JULI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 2: MEI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) More Issue