cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,609 Documents
Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja terhadap Seks Pranikah di SMA Negeri 1 Susut Ni Wayan Fitri Asih Lestari; M. Adreng Pamungkas; I Nyoman Asdiwinata; Ni Luh Gede Intan Saraswati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10228

Abstract

ABSTRAK Seks pranikah pada remaja masih menjadi permasalahan kesehatan reproduksi yang berdampak pada meningkatnya risiko kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual, serta masalah psikososial. Rendahnya pengetahuan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi perilaku seksual berisiko pada remaja. Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja terhadap seks pranikah di SMA Negeri 1 Susut. Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Susut sebanyak 639 siswa, dengan sampel 246 responden yang dipilih menggunakan proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan seks pranikah yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat. Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 209 orang (85%), pengetahuan cukup sebanyak 33 orang (13,4%), dan pengetahuan kurang sebanyak 4 orang (1,6%). Mayoritas remaja di SMA Negeri 1 Susut memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang seks pranikah. Namun, penguatan edukasi kesehatan reproduksi tetap diperlukan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pengetahuan agar dapat diterapkan dalam perilaku yang sehat dan bertanggung jawab. ABSTRACT Premarital sex among adolescents remains a reproductive health issue that increases the risk of unintended pregnancy, sexually transmitted infections, and psychosocial problems. Inadequate knowledge is a key factor contributing to risky sexual behavior among adolescents. To describe adolescents’ level of knowledge regarding premarital sex at SMA Negeri 1 Susut. This study employed a quantitative descriptive design with a cross-sectional approach. The population consisted of 639 students, with 246 respondents selected using proportionate stratified random sampling. Data were collected using a validated and reliable questionnaire on premarital sex knowledge. Data analysis was conducted using univariate analysis. The majority of respondents had a good level of knowledge (85%), followed by moderate knowledge (13.4%) and poor knowledge (1.6%). Most adolescents at SMA Negeri 1 Susut have a good understanding of premarital sex. Nevertheless, continuous and structured reproductive health education is necessary to sustain and enhance adolescents’ knowledge and promote responsible behavior.
Pengaruh Pengetahuan Akuntansi Dan Pengalaman Berwirausaha Terhadap Keberhasilan Usaha Beatrix Mowa
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10239

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisa Pengetahuan Akuntansi dan Pengelaman Berwirausaha Terhadap Keberhasilan Usaha Di Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang. Di implementasikan pada pengelola UMKM di Kecamatan Telukjambe Timur. Dengan memakai data primer yang didapat melalui proses menyebarkan kuesioner pada responden. Populasi yang ada pada penelitian ini ialah UMKM di Kecamatan Telukjambe Timur. Teknik sampling yang dipakai adalah simple random sampling dengan hasil sebanyak 93 responden. Alat untuk analisa data yang dipakai yaitu Software SPSS IBM V 21, dengan hasil analisis variabel pengetahuan akuntansi dan varibael pengalaman berwirasuaha memiliki pengaruh positif terhadap keberhasilan usaha. Dampak dari hasil penelitian ini dapat digunakan untuk kontribusi pengetahuan bagi UMKM di Kecamatan Telukjambe Timur tentang keberhasilan usaha dengan memperhitungkan pengetahuan akuntansi dan pengalaman berwirausaha. ABSTRACT This research was carried out to analyze Accounting Knowledge and Entrepreneurial Experience on Business Success in East Telukjambe District, Karawang Regency. It is implemented in MSME managers in East Telukjambe District. By using primary data obtained through the process of distributing questionnaires to respondents. The population in this study is MSMEs in East Telukjambe District. The sampling technique used was simple random sampling with the results of 93 respondents. The tool for data analysis used is the IBM SPSS Software V 21, with the results of the analysis of accounting knowledge variables and the variability of experience in authority have a positive influence on business success. The impact of the results of this study can be used to contribute knowledge to MSMEs in East Telukjambe District about business success by taking into account accounting knowledge and entrepreneurial experience.
Kandungan Biokimia, Mekanisme Biokimia Farmasi, dan Potensi Farmasi Jeruk Purut (Citrus hystrix D.C.) dan Daun Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Okti Sonya Rahmadani; Esa Margareta; Nanik Apriyanti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10255

Abstract

ABSTRAK Jeruk purut (Citrus hystrix D.C.) dan daun ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan tanaman yang banyak dimanfaatkan secara tradisional dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku obat berbasis alam. Jeruk purut dikenal mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, terpenoid, serta minyak atsiri dengan komponen utama sitronelal, limonen, dan linalool yang berperan dalam aktivitas analgesik, antiinflamasi, antioksidan, dan sedatif ringan. Sementara itu, daun ubi jalar kaya akan polifenol, flavonoid, antosianin, vitamin, dan mineral yang berperan sebagai antioksidan dan imunomodulator, serta memiliki potensi dalam meningkatkan kadar trombosit pada kondisi trombositopenia, khususnya pada pasien demam berdarah dengue. Secara mekanisme biokimia farmasi, aktivitas jeruk purut terutama bekerja melalui penghambatan enzim siklooksigenase dan lipoksigenase yang menurunkan produksi prostaglandin sebagai mediator nyeri dan inflamasi, serta melalui aktivitas antioksidan senyawa fenoliknya. Daun ubi jalar bekerja melalui mekanisme penangkapan radikal bebas dan stimulasi faktor pertumbuhan hematopoietik seperti granulocyte-macrophage colony-stimulating factor (GM-CSF) dan interleukin-3 (IL-3) yang berperan dalam pembentukan trombosit. Kajian ini bertujuan untuk menelaah kandungan biokimia, mekanisme biokimia farmasi, serta potensi farmasi jeruk purut dan daun ubi jalar berdasarkan studi literatur dari berbagai penelitian eksperimental dan klinis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kedua tanaman tersebut memiliki aktivitas farmakologis yang saling melengkapi dan berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku fitofarmaka, baik sebagai agen analgesik, antiinflamasi, antioksidan, maupun terapi pendukung berbasis bahan alam yang relatif aman. ABSTRACT Kaffir lime (Citrus hystrix D.C.) and sweet potato leaves (Ipomoea batatas L.) are plants that are widely used traditionally and have great potential to be developed as raw materials for natural-based medicines. Kaffir lime is known to contain bioactive compounds such as flavonoids, alkaloids, tannins, saponins, terpenoids, and essential oils with main components of citronellal, limonene, and linalool, which play a role in analgesic, anti-inflammatory, antioxidant, and mild sedative activities. Meanwhile, sweet potato leaves are rich in polyphenols, flavonoids, anthocyanins, vitamins, and minerals that act as antioxidants and immunomodulators, and have the potential to increase platelet levels in thrombocytopenia, especially in patients with dengue hemorrhagic fever. In terms of pharmaceutical biochemistry, kaffir lime's activity primarily works by inhibiting the enzymes cyclooxygenase and lipoxygenase, which reduce the production of prostaglandins as mediators of pain and inflammation, as well as through the antioxidant activity of its phenolic compounds. Sweet potato leaves work through a mechanism of free radical scavenging and stimulation of hematopoietic growth factors such as granulocyte-macrophage colony-stimulating factor (GM-CSF) and interleukin-3 (IL-3), which play a role in platelet formation. This study aims to examine the biochemical content, pharmaceutical biochemical mechanisms, and pharmaceutical potential of kaffir lime and sweet potato leaves based on a literature review of various experimental and clinical studies. The results of the study show that both plants have complementary pharmacological activities and have the potential to be developed as raw materials for phytopharmaceuticals, both as analgesic, anti-inflammatory, antioxidant, and natural-based supportive therapy agents that are relatively safe.
Analisis Persepsi Pembeli terhadap Produk Kriya Kain Perca dalam Mendukung SDGs Poin 12 Nabillaila Qurotunnisa; Primanita Sholihah Rosmana; Desy Fitriani Mukti; Luthfiah Hanifah; Nailla Ayu Shovia
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pembeli terhadap produk kriya kain perca Chèrrie Charm dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12, yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 20 responden pengunjung bazar kewirausahaan. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert (1–4) untuk menilai tiga aspek utama: kualitas produk, kemasan, dan harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penilaian keseluruhan berada di atas 3,40 yang termasuk kategori sangat baik. Rincian hasil yaitu: kualitas produk (3,75), kemasan (3,45), dan harga (3,60). Temuan ini menunjukkan bahwa produk kriya kain perca Chèrrie Charm diterima dengan sangat baik oleh konsumen. Aspek kemasan, meskipun dinilai baik, tetap memerlukan pengembangan agar lebih menarik, informatif, dan ramah lingkungan. Penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi produk berkelanjutan dalam mendukung ekonomi hijau dan praktik konsumsi bertanggung jawab.
Penggunaan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Miniatur Pohon untuk Peningkatan Pemahaman Konsep IPAS di Kelas IV SD Andi Hanifah Muthmainnah; Desy Fitriani Mukti; Dinda Hudaya Nur Fadilah; Fathan Tamam; Luthfiah Hanifah; Semilir Inas Khairani; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10258

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Sekolah Dasar, khususnya pada siswa kelas IV, masih menghadapi tantangan dalam hal tingkat pemahaman konsep yang masih rendah. Situasi ini terjadi karena materi yang diajarkan cenderung abstrak dan minimnya penerapan model pembelajaran yang mendorong siswa untuk terlibat secara aktif serta penggunaan media pembelajaran yang bersifat konkret. Maka dari itu, dibutuhkan inovasi dalam strategi pembelajaran yang tidak hanya membuat siswa menjadi lebih aktif, tetapi juga dapat membantu mereka dalam memahami konseptual secara mendalam dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa efektif penerapan Model Problem Based Learning (PBL) yang menggunakan media miniatur pohon dalam membantu siswa SD kelas IV memahami konsep IPAS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Design jenis One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian terdiri dari 18 siswa kelas IV SD. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep IPAS yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji Wilcoxon Signed Rank Test, serta perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman konsep IPAS siswa, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari pretest sebesar 46,67 menjadi 64,44 pada posttest, dengan nilai Asymp. Sig. sebesar 0,012 (< 0,05). Selain itu, nilai N-Gain sebesar 0,366 berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Model Problem Based Learning berbantuan media miniatur pohon berhasil meningkatkan pemahaman konsep IPAS para siswa, karena mampu mengaitkan permasalahan kontekstual dengan media konkret sehingga dapat membantu siswa memahami konsep yang bersifat abstrak secara lebih mendalam dan bermakna
Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Mengenai Pencegahan Kehamilan Usia Dini di SMA Saraswati 1 Denpasar Ni Desak Made Mirah Permita Dewi; Ni Komang Sukra Andini; I Dewa Agung Ketut Sudarsana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10259

Abstract

ABSTRAK Kehamilan usia dini merupakan permasalahan kesehatan reproduksi yang sering terjadi pada remaja dan dapat menimbulkan dampak negatif secara fisik, psikologis, maupun sosial. Rendahnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi serta paparan informasi yang tidak tepat dari lingkungan sosial menjadi faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya kehamilan usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja putri mengenai pencegahan kehamilan usia dini di SMA Saraswati 1 Denpasar. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan sampel sebanyak 115 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi yaitu 108 orang (93,9%), pengetahuan cukup sebanyak 7 orang (6,1%), dan tidak terdapat responden dengan pengetahuan rendah. Temuan ini menggambarkan bahwa mayoritas remaja putri telah memiliki pemahaman yang baik mengenai upaya pencegahan kehamilan usia dini. Kesimpulan penelitian menegaskan pentingnya edukasi kesehatan reproduksi yang berkelanjutan melalui sekolah, tenaga kesehatan, dan orang tua untuk memperkuat pengetahuan remaja serta mencegah terjadinya kehamilan pada usia muda. ABSTRACT Early pregnancy is one of the reproductive health issues frequently experienced by adolescents and can lead to various negative physical, psychological, and social impacts. Low levels of knowledge regarding reproductive health and exposure to inaccurate information from the social environment are contributing factors to early pregnancy. This study aims to describe the knowledge level of female adolescents regarding the prevention of early pregnancy at SMA Saraswati 1 Denpasar. This research employed a descriptive design with a quantitative approach, involving 115 respondents selected using purposive sampling. The research instrument was a knowledge questionnaire that had been tested for validity and reliability. The results showed that most respondents had a high level of knowledge, with 108 participants (93.9%), while 7 participants (6.1%) had a moderate level of knowledge, and none showed a low level of knowledge. These findings indicate that the majority of female adolescents already possess a good understanding of efforts to prevent early pregnancy. The study concludes that continuous reproductive health education through schools, health workers, and parents is essential to strengthen adolescents’ knowledge and prevent pregnancy at a young age.
Hubungan Stres dengan Kejadian Preeklamsia pada Ibu Hamil Dhea Cempaka Putri; Catur Leny Wulandari
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10265

Abstract

ABSTRAK Preeklamsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang ditandai dengan hipertensi dan kelainan organ, yang berisiko tinggi terhadap morbiditas dan mortalitas ibu serta janin. Faktor risiko preeklamsia bersifat multifaktorial, termasuk riwayat preeklamsia sebelumnya, obesitas, kelengkapan pemeriksaan antenatal, status pekerjaan, dan stres. Penelitian ini merupakan systematic literature review yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres dan kejadian preeklamsia pada ibu hamil. Pencarian literatur dilakukan melalui database elektronik dengan kata kunci: preeklamsia, stres, ibu hamil/kehamilan, faktor psikososial, dan kecemasan, serta disaring menggunakan metode PRISMA. Dari sepuluh jurnal yang dianalisis, sebagian besar menunjukkan hubungan signifikan antara tingkat stres ibu hamil dengan kejadian preeklamsia. Selain itu, faktor lain seperti status pekerjaan, riwayat preeklamsia, obesitas, dan pemeriksaan antenatal juga memengaruhi risiko preeklamsia. Hasil kajian ini menegaskan pentingnya manajemen stres dan dukungan psikososial selama kehamilan sebagai bagian dari upaya pencegahan preeklamsia. ABSTRACT Preeclampsia is a pregnancy complication characterized by hypertension and organ dysfunction, which poses a high risk of maternal and fetal morbidity and mortality. The risk factors for preeclampsia are multifactorial, including a history of preeclampsia, obesity, completeness of antenatal care, employment status, and stress. This study is a systematic literature review aimed at analyzing the relationship between stress and the incidence of preeclampsia in pregnant women. Literature searches were conducted through electronic databases using the keywords: preeclampsia, stress, pregnant women/pregnancy, psychosocial factors, and anxiety, and were filtered using the PRISMA method. Of the ten journals analyzed, most showed a significant relationship between stress levels in pregnant women and the occurrence of preeclampsia. In addition, other factors such as employment status, history of preeclampsia, obesity, and antenatal care also influence the risk of preeclampsia. These findings emphasize the importance of stress management and psychosocial support during pregnancy as part of preeclampsia prevention efforts.
Kolusi Sistemik dalam Birokrasi dan Kesenjangan Implementasi Kebijakan Parkir di Jakarta Utara Nur Azizah; Chilyatul Auliya; Najwa Cholidah; Yunita Zahra; Dulcia Maria Neves Barreto
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10266

Abstract

ABSTRAK Permasalahan parkir liar dan pungutan liar oleh juru parkir ilegal masih menjadi isu krusial dalam pengelolaan perparkiran di wilayah perkotaan, khususnya di Jakarta Utara. Meskipun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Perparkiran sebagai dasar pengendalian dan penataan parkir, praktik di lapangan menunjukkan masih adanya kesenjangan antara regulasi dan implementasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan tersebut serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas implementasi kebijakan pengendalian pungutan liar oleh juru parkir di Jakarta Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan kerangka teori implementasi kebijakan George C. Edwards III yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pungutan liar tidak hanya disebabkan oleh lemahnya pengawasan dan keterbatasan sumber daya, tetapi juga dipengaruhi oleh relasi informal dan indikasi kolusi antara juru parkir liar dan oknum aparat di lapangan. Selain itu, lemahnya komunikasi kebijakan dan rendahnya kesadaran masyarakat turut memperkuat normalisasi praktik parkir liar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengendalian pungutan liar memerlukan upaya yang lebih komprehensif melalui penguatan integritas aparat, perbaikan koordinasi antarinstansi, serta penegakan hukum yang konsisten agar kesenjangan antara regulasi dan praktik dapat diminimalkan. ABSTRACT Illegal parking and illegal fees charged by illegal parking attendants remain a crucial issue in parking management in urban areas, particularly in North Jakarta. Although the Jakarta Provincial Government has enacted Regional Regulation No. 5 of 2014 on Parking as the basis for parking control and management, practices in the field show that there is still a gap between regulation and implementation. This study aims to analyze these gaps and identify the factors that influence the effectiveness of the implementation of policies to control illegal fees by parking attendants in North Jakarta. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data was obtained through in-depth interviews, field observations, and documentation studies, then analyzed using George C. Edwards III's policy implementation theoretical framework, which includes aspects of communication, resources, implementer disposition, and bureaucratic structure. The results of the study show that illegal parking fees are not only caused by weak supervision and limited resources, but are also influenced by informal relationships and indications of collusion between illegal parking attendants and unscrupulous officials in the field. In addition, weak policy communication and low public awareness contribute to the normalization of illegal parking practices. This study concludes that controlling illegal levies requires more comprehensive efforts through strengthening the integrity of officials, improving inter-agency coordination, and consistent law enforcement so that the gap between regulations and practices can be minimized.
ANALISIS PENGARUH BEBAN KERJA DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT TANAMAS INDUSTRY CIREBON Arya Ramanda Putra; Triya Al Bahktiar; Ilham Zul Qhornain; Eteh Resa Asyifa
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam pengaruh beban kerja dan kompensasi terhadap kinerja karyawan pada PT Tanamas Industry Cirebon, perusahaan manufaktur furnitur berbahan rotan dan kayu jati. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap 83 karyawan bagian produksi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja yang tinggi berdampak pada kelelahan fisik dan mental, menurunkan efisiensi, ketelitian, serta konsentrasi kerja. Sementara itu, sistem kompensasi yang masih terbatas pada gaji pokok dan uang kehadiran belum sepenuhnya mencerminkan keadilan dan proporsionalitas terhadap beban kerja yang dihadapi. Ketidakseimbangan ini menimbulkan persepsi ketidakadilan, menurunkan motivasi, dan berdampak negatif pada kinerja. Penelitian ini menegaskan bahwa keseimbangan antara beban kerja dan kompensasi merupakan faktor kunci dalam menjaga motivasi serta kinerja karyawan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, disarankan agar perusahaan melakukan penataan ulang beban kerja secara proporsional dan mengembangkan sistem kompensasi berbasis kinerja yang lebih adil dan adaptif terhadap kontribusi karyawan.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue