cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,797 Documents
Peningkatan Pendapatan Kelompok Wanita Tani Citra Bersatu Melalui Program Community Development PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Poso: Increasing the income of the Citra Bersatu Women Farmer Group through the PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Poso Community Development Program Ari Fahry; Achmad Budiawan Putra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i9.4100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Program Community Development yang dijalankan oleh PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Poso terhadap peningkatan pendapatan Kelompok Wanita Tani Citra Bersatu. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Community Development yang diterapkan telah memberikan berbagai pelatihan dan fasilitas kepada Kelompok Wanita Tani Citra Bersatu, seperti pelatihan budidaya tanaman, manajemen keuangan, serta pemasaran produk. Pelatihan-pelatihan tersebut telah memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi anggota kelompok, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas, diversifikasi produk, dan penguasaan pasar yang lebih baik. Kenaikan pendapatan kelompok mencerminkan keberhasilan pelaksanaan program, dengan pendapatan rata-rata per anggota kelompok meningkat sekitar 35% setelah pelaksanaan program. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa program Community Development oleh PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Poso telah berhasil meningkatkan kapasitas dan pendapatan Kelompok Wanita Tani Citra Bersatu. Dengan demikian, program tersebut dapat dijadikan sebagai model bagi inisiatif serupa di wilayah lain untuk memberdayakan kelompok-kelompok masyarakat setempat, khususnya wanita tani, dalam meningkatkan kualitas hidup mereka.
Menelaah Eksistensi Legislator Wakil Rakyat Atau Wakil Partai Dalam Kajian Ketatanegaraan Indonesia: Examining the Existence of People's Representatives or Party Representatives Legislators in Indonesian Constitutional Studies Moh Ikbal
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i9.4101

Abstract

Representasi rakyat melalui DPR belum sepenuhnya memenuhi syarat, karena pengaruh anggota dewan partai lebih dominan daripada keberadaannya sebagai wakil rakyat yang dipilih langsung oleh rakyat. Sebagai lembaga perwakilan rakyat, sudah seharusnya setiap anggota DPR menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat. Di saat yang bersamaan, dalam UU No. 2 Tahun 2018 dan UU No. 2 Tahun 2011 dikenal adanya fraksi partai politik dalam kelembagaan DPR. Keberadaan fraksi dalam kelembagaan DPR merupakan kepanjangan partai politik dan hal ini membawa implikasi lain berupa terganggunya pelaksanaan fungsi perwakilan rakyat oleh setiap anggota DPR menjadi perwakilan partai. Penelitian ini fokus pada anggota legislatif wakil rakyat ataukah wakil partai, mengingat bahwa selama ini yang terjadi partai lebih mendominasi keberadaan legislator sebagai wakil partai. Adapun metode penelitian bersifat yuridis normatif yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder. Implikasinya ialah menjadi suatu gambaran bagaimana pelaksanaan dan penerapan wakil rakyat dengan keterwakilan anggota legislatif.
Tingkah Laku Bertelur dan Karakteristik Fisik Sarang Burung Maleo (Macrocephalon maleo) di Cagar Alam Morowali Desa Sumara Jaya Kabupaten Morowali Utara: Egg-laying Behavior and Nest Physical Characteristics of Maleo Bird (Marcocephalon maleo) in Morowali Nature Preserve, Sumara Jaya Village, North Morowali Regency Achmad Budiawan Putra; Ari Fahry; Nasrul; Steven V. Lanongbuka; Bambang Dwi Prasetyo; Umi Latifah Fathoni; Megawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i9.4102

Abstract

Cagar Alam Morowali merupakan kawasan yang memiliki potensi flora dan fauna serta ekosistem yang beranekaragam. Salah satu keanekaragaman hayati yang berada di Cagar Alam Morowali adalah burung Maleo (Macrocephalon maleo) yang merupakan spesies burung endemik Sulawesi. Tujuan Dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkah Laku dan Karakteristik Sarang Burung Maleo (Macrocephalon maleo) di Cagar Alam Morowali Desa Sumara Jaya Kabupaten Morowali Utara. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Maret dan Juni 2023 di dalam Kawasan Cagar Alam Morowali Desa Sumara Jaya, Kecamatan Soyo Jaya, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah dengan menggunakan metode pengamatan langsung. Hasil dari penelitian ini adalah jumlah burung maleo yang berhasil diamati pada periode Maret dan Juni 2023 di lokasi area nesting ground sebanyak 76 pasang atau 152 ekor dengan rata-rata kunjungan perharinya adalah 3,8 pasang per 20 hari pengamatan. Rata-rata lama waktu peneluran berada pada interval waktu 2 – 3 jam dan maleo betina memerlukan waktu selama 5 – 10 menit untuk bertelur. Ukuran kedalaman luban peneluran burung maleo berkisar 50 cm dan lebar lubang sebesar 56,66 cm. Kondisi habitat burung maleo di Desa Sumarajaya sedikit terancam dikarenakan dekat dengan pemukiman masyarakat yang berjarak ± 0,5 km serta sering dilintasi Suku Wana (asli pedalaman) untuk menjual hasil Dammar. Jumlah burung maleo yang berhasil diamati berjumlah 152 ekor atau 76 pasang sementara jumlah telur yang berhasil dipindahkan sebanyak 78 telur dan yang sementara berhasil menetas sebanyak 5 ekor dan telah dilepasliarkan.
Kedudukan Hukum Simpanan Nasabah Non-Muslim Terhadap Perubahan Bank Konvensional Menjadi Bank Syariah: Non-Muslim Consumer Savings Law Position Against Conventional Bank Transformation into Sharia Bank Nakzim Khalid Siddiq; Adinda Mutia Gani; Tri Wahyudi Kasimillah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i10.4106

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui akibat hukum simpanan nasabah non-muslim dari perubahan Bank Konvensional menjadi Bank Syariah serta kedudukan hukum dari dana nasabah non-muslim pada Bank Syariah yang semulanya merupakan Bank Konvensional yang telah melakukan konversi. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu normative dengan melakukan pendekatan konseptual (Conceptual Approach) dan pendekatan perundang-undangan (Statue Approach). Teknik pengumpulan bahan hukum yaitu dengan melakukan studi kepustakaan dan adapun bahan hukum yang diperoleh ialah bahan hukum primer, sekunder dan tersier yang kemudian hasilnya dianalisis dengan metode analisis normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa akibat hukum simpanan atau dana nasabah non-muslim dari perubahan status bank konvensional menjadi bank syariah dapat diketahui melalui perjanjian antar nasabah dan bank ketika melanjutkan untuk menjadi nasabah bank syariah, kemudian hubungan ini dapat dilandasi dengan asas konsensualisme pada pasal 1320 KUH Perdata serta asas kebebasan berkontrak pada pasal 1338 KUH Perdata mengenai kedudukan hukum simpanan nasabah non-muslim setelah terjadi konversi yaitu tidak ada undang-undang yang menjelaskan secara detail mengenai hal itu namun untuk pengaturan umumnya dapat mengacu pada POJK No. 64/POJK.03/2016 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Konvensional menjadi Bank Syariah.
Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 23/PUU-XIX/2021 terhadap Undang-Undang No 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) atas Dibenarkannya Mengajukan Upaya Kasasi yang Sebelumnya tidak Diben: Analysis of the Decision of the Constitutional Court of the Republic of Indonesia Number 23/PUU-XIX/2021 regarding Law No. 37 of 2004 concerning Bankruptcy and Postponement of Debt Payment Obligations (PKPU) due to the Justification of Filing Sahlan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i9.4109

Abstract

Kepailitan merupakan keadaan dimana debitur tidak mampu melakukan pembayaran atas utang-utang krediturnya. Kondisi tidak mampu membayar tersebut disebabkan oleh kesulitan keuangan (Financial distress) dari usaha debitur yang mengalami kemunduran. Tidak sedikit ketika suatu perusahaan dinyatakan pailit mempunyai dampak yang besar terhadap kerugian yang diderita oleh para kreditur khususnya karyawan terhadap perusahaan yang dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertimbangan hukum Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia dalam memutus perkara Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) untuk Pembenaran Mengajukan Upaya Kasasi yang Sebelumnya Tidak Dapat Dibenarkan dan perkara apa dan apa saja yang dapat dilakukan dalam upaya hukum kasasi dan teknis melaksanakan upaya kasasi nantinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak kebangkrutan terhadap karyawan dapat mengakibatkan pemutusan hubungan kerja yang mengakibatkan hilangnya status sebagai pekerja. Kedudukan pegawai pada perusahaan pailit, pegawai diberikan keistimewaan sebagai kreditur preferen yang mana pemenuhan hak-haknya menjadi prioritas utama, sehingga perusahaan harus membayar tagihan gaji pegawainya, sesuai dengan hukum kepailitan dalam UU Indonesia No 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.
Pengolahan Limbah Tulang Ikan Tongkol menjadi Tepung Tinggi Kalsium : Waste Treatment of Tuna Fish Bone into High Calcium Flour Tri Septian Maksum; Dizky Ramadani Putri Papeo
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i9.4116

Abstract

Kabupaten Boalemo memiliki potensi sumberdaya alam yang cukup besar khususnya pada sektor perikanan dan kelautan, dan ikan tongkol (Euthynnus affinis) menjadi salah satu produksi ikan yang menjadi andalan bagi masyarakat setempat. Tulang ikan merupakan salah satu produk sampingan dalam proses pengolahan ikan, namun memiliki kandungan kalsium terbanyak diantara bagian tubuh ikan yang lain. Salah satu bentuk pemanfaatan tulang ikan yaitu dengan mengolahnya menjadi tepung tulang ikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat pesisir Desa Pentadu Timur Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo melalui edukasi dan pelatihan/simulasi pengolahan limbah tulang ikan tongkol menjadi tepung tinggi kalsium. Metode yang digunakan berupa ceramah, tanya jawab, diskusi, dan praktik/simulasi. Lokasi kegiatan di Desa Pentadu Timur Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo, yang akan berlangsung selama 48 hari terhitung mulai 17 Juli – 2 September 2023. Hasil pengabdian menunjukkan nilai rata-rata saat pre-test adalah 52,25 dan meningkat menjadi 84,50 pada saat post-test. Nilai maksimal yang dihasilkan oleh peserta juga meningkat dari 60 menjadi 100. Sementara itu, pada program simulasi, masyarakat sudah mampu dalam membuat/mengolah limbah tulang ikan tongkol menjadi produk tepung tinggi kalsium, serta mampu mengemas dan memasarkan produk secara mandiri, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dinilai berhasil.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Protokol Isolasi Mandiri pada Kasus Suspek Covid-19 di Kota Baubau: Factors Related to Adherence to the Self-Isolation Protocol in Suspected Cases of Covid-19 in Baubau City Andi Yaumil Bay R Thaifur; Eky Endriana Amiruddin; Ni’ma Meilani; Rininta Andirani; Mariani; Wahyuddin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i9.4117

Abstract

Covid-19 menghebohkan seluruh masyarakat Kota Baubau dengan munculnya kasus suspek sebanyak 15 kasus pada bulan Agustus 2020. Dengan munculnya Covid-19 di Kota Baubau, Dinas Kesehatan mengeluarkan himbauan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari dan dipantau oleh petugas kesehatan puskesmas yang masuk dalam wilayah kerjanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan protokol isolasi mandiri pada kasus suspek Covid-19 di Kota Baubau. Jenis penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh masyarakat yang terkonfirmasi kasus suspek dan melakukan isolasi mandiri sebanyak 1794 orang dengan jumlah sampel sebanyak 95 orang dengan menggunakan Quota Sampling, waktu penelitian dilakukan pada bulan Desember 2021 - Januari 2022. Pengumpulan data melalui data primer yaitu kuisioner dan data sekunder. Analisis data dalam penelitian ini adalah Univariat dan Bivariat, dengan menggunakan uji statistik Fisher’s exact test dengan meninjau uji p-value jika alpha (? = 0.05) maka dikatakan bermakna. Hasil penelitian uji statistik didapatkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kepatuhan protokol isolasi mandiri adalah pengetahuan (p=0.000, <?=0.05), dukungan keluarga (p=0.000, <?=0.05), status ekonomi (p=0.000, <?=0.05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan, dukungan keluarga, status ekonomi dengan kepatuhan protokol isolasi mandiri pada kasus suspek Covid-19 di Kota Baubau. Diharapkan agar protokol isolasi mandiri menjadi perhatian bagi pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Angka Kejadian TB Paru Kota Baubau: Factors Associated with the Incidence Rate of Pulmonary TB in Baubau City Nuzul Yustian; LD. Yusman Muriman; Wahyuddin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i9.4125

Abstract

Di Kota Baubau angka kejadian TB paru dapat dikatakan masih cukup tinggi dengan jumlah kasus terdeteksi adalah sebanyak 202 kasus yang tersebar di 17 Puskesmas yang ada di Kota Baubau dengan Puskesmas Wajo sebagai Puskesmas dengan angka kejadian tertinggi yakni 32 kasus. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Angka Kejadian TB Paru Kota Baubau. Penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi adalah seluruh programer TB di seluruh Puskesmas di Kota Baubau beserta pendampingnya dan wasor TB yang berada di Dinas Kesehatan Kota Baubau yang berjumlah 35 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian tentang Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Angka Kejadian TB Paru Kota Baubau di Kota Baubau diperoleh Fasilitas Kesehatan dengan nilai p = 0.536 ? ? = 0.05, Layanan Kesehatan dengan nilai p = 0.536 ? ? = 0.05, Peran Petugas Kesehatan dengan nilai p = 0.463 ? ? = 0.05 dan Peran Petugas Lapangan dengan nilai p = 0.034 ? ? = 0.05. Kesimpulan, yaitu tidak ada hubungan antara Fasilitas Kesehatan, Layanan Kesehatan, serta Peran Petugas Kesehatan, dengan Angka Kejadian TB Paru Kota Baubau dengan nilai p ? ? = 0.05, dan ada hubungan antara Peran Petugas Lapangan dengan Angka Kejadian TB Paru Kota Baubau dengan nilai p < ? = 0.05. Saran bagi petugas, walapun peran sebagai petugas sudah dilakukan, ada baiknya jika melakukan peranan sebagai tenaga kesehatan dilakukan secara rutin, agar penyebaran TB dapat ditekan.
Pendampingan Kader Kesehatan dalam Melakukan Deteksi Dini Penyakit Katarak dengan Metode "LIHAT" : Mentoring the Health Cadres to Carrying out Early Detection of Cataracts Using the "LIHAT" Method Sri Manovita Pateda; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i9.4126

Abstract

Mata adalah organ yang sangat penting dalam kehidupan manusia dimana sebagian besar informasi visual dapat diserap dan digunakan dalam berbagai bentuk kegiatan. Secara global, diperkirakan bahwa setidaknya 285 juta orang mengalami gangguan penglihatan, 39 juta buta dan 246 juta orang penglihatan berkurang (low vision) di seluruh dunia. Katarak merupakan penyebab terbanyak kebutaan. Katarak merupakan kelainan mata yang terjadi akibat adanya perubahan lensa yang semula jernih dan tembus cahaya menjadi keruh. Hasil Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018, menyebutkan bahwa terdapat 2,5 persen masyarakat Indonesia mengalami kebutaan akibat katarak. Penduduk yang tinggal di daerah pantai lebih berisiko mengalami penyakit katarak daripada penduduk yang tinggal di daerah pegunungan. Hal ini disebabkan penduduk di daerah dataran rendah lebih banyak terkena sinar ultraviolet dibandingkan dengan di daerah dataran tinggi. Kegiatan pengabdian yang dilakukan berupa deteksi dini penyakit katarak pada masyarakat pesisir pantai melalui pendampingan kader kesehatan. Sasaran kegiatan tersebut adalah kader kesehatan yang ada di Desa Bongo. Kegiatan pendampingan kader berjalan dengan efektif karena masyarakat yang ada di Desa Bongo turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Pencegahan Angka Kejadian Pernikahan Dini Melalui Pembentukan dan Pemberdayaan Kader Remaja: Preventing Early Marriage Rates Through the Formation and Empowerment of Youth Cadres Ika Wulansari; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i9.4127

Abstract

Saat ini di Indonesia pernikahan dini masih marak terjadi. Trend pernikahan usia dini saat ini lebih banyak terjadi pada perempuan di daerah pedesaan dibanding dengan perkotaan. Hal ini terlihat dari hasil statistik bahwa perempuan yang menikah sebelum usia 18 tahun di daerah pedesaan sebanyak 16,87% sementara di daerah perkotaan hanyak 7,15%. Berdasarkan data juga diketahui bahwa provinsi di Indonesia yang paling banyak kejadian pernikahan dininya (menikah < 18 tahun adalah provinsi Sulawesi Barat sebesar 19,43%, sementara provinsi Gorontalo kejadian pernikahan dininya mencapai 15,29%. Tujuan kegiatan adalah untuk membantu menurunkan angka pernikahan dini dengan memberikan pengetahuan tentang dampak dari pernikahan dini dan bahayanya seks bebas kepada remaja di modelomo dan membentuk kader agar mereka bisa memberikan informasi yang di dapat kepada teman-teman remaja yang lain dan juga agar mempunyai aktifitas yang bermanfaat. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah dengan memberikan sosialisasi tentang kesehatan reproduksi kepada remaja untuk mencegah angka pernikahan dini. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Modelomo. Pada pada tanggal 05 Agustus 2023 - 06 Agustus 2023. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan dengan melalui beberapa tahapan yaitu mengidentifikasi remaja yang ada di Desa Modelomo, kemudian melakukan observasi awal dengan pemberian kuesioner untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang pernikahan dini, membentuk kader remaja kemudian melakukan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi dan pernikahan dini. Sasaran kegiatan adalah remaja yang tinggal di Desa Modelomo.

Page 82 of 280 | Total Record : 2797


Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue