cover
Contact Name
Doni Pranata
Contact Email
up4i@fkip.untan.ac.id
Phone
+6283125507573
Journal Mail Official
up4i@fkip.untan.ac.id
Editorial Address
Faculty of Teacher Training and Education, Pontianak. Universitas Tanjungpura, Jl. Profesor Dokter H. Hadari Nawawi, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78115
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK)
ISSN : -     EISSN : 27152723     DOI : https://doi.org/10.26418/jppk
Core Subject : Science, Education,
Journal of Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) is a peer-reviewed journal which focuses on topics related to education and science in various teaching and learning fields. JPPK invites researchers, lecturers, teachers from various levels such as elementary and secondary levels of education, school principals, school supervisors, and students of Bachelor/Postgraduate/Doctoral programs to publish their research reports or literature review articles. JPPK receive all manuscripts related to original empirical research, theoretical or methodological contributions, literature reviews, and meta analyses on the topics related to teaching and learning in various field such as: 1. Science education 2. Social Education 3. Literature and Language Education 4. Primary Education 5. Sport Science Education 6. Educational Science
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 117 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014" : 117 Documents clear
IMPLEMENTASI STANDAR PEMBIAYAAN PENDIDIKAN OLEH KEPALA SDN SE KECAMATAN SUNGAI RAYA KEPULAUAN Mauluddin, U.; Matsum, Junaidi H.; Asriati, Nuraini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi standar pembiayaan pendidikan oleh kepala Sekolah Dasar Negeri se Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kab. Bengkayang dan faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pengelolaan pembiayaan pendidikan.Penelitian ini merupakan penelitian survey. Penelitian ini dilakukan di SDN 1 Sungai Raya, SDN 14 Persak, SDN 2 Sungai Keran, SDN 16 Batu Payung, SDN 6 Pulau Lemukutan, dan SDN 11 Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kab. Bengkayang.Sumber data penelitian ini adalah kepala sekolah, Data diperoleh melalui angket, telaah dokumentasi, dan wawancara.Analisis data dilakukan melalui 3 alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pengelolaan pembiayaan pendidikan sudah berjalan dengan baik.Kendala yang dihadapi sekolah yaitu 1) belum berjalannya menejemen berbasis sekolah terutama di sekolah yang belum terakreditasi sehingga berdampak pada pengelolaan biaya pendidikan, 2) masih kurangnya pelatihan bagi pengelola keuangan sekolah (bendahara sekolah) tentang pengelolaan pembiayaan pendidikan sehingga pembukuan keuangan sekolah belum sesuai dengan standar yang ditetapkan. dan 3) komite sekolah kurang berperan aktif dalam pengelolaan pembiayaan pendidikan Kata kunci: Pelaksanaan, PembiayaanPendidikan   Abstract: This study aims to determine the default implementation of education financing by the head of the State Primary School at Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kab. Bengkayangand factors which become obstacles in the management of education funding.This study is a survey research. This research was conducted at SDN 1 Sungai raya, SDN 14 Persak, SDN 2 Sungai Keran, SDN 16 Batu Payung, SDN 6 Pulau Lemukutan, and SDN 11 Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kab. Bengkayang. The data source of this research is head master. Data were obtained through questionnaires, review of documentation, and interviews. Data analysis was performed through three flow of activities of data reduction, data presentation, and data verification.The results of this study showed that the implementation of management education funding has a enough good category. Problems in the school, namely 1) ​​has not progressed the school-based management (SBM), especially in schools that have not been accredited so the impact on cost management education, 2) the lack of training for financial management of the school (the school treasurer) on the management of the education funding so that school financial records have not been accordance with established standards. and 3) lack of school committees play an active role in the management of education financing. Keywords: Implementation, Education Funding
PENGARUH MODEL LEARNING COMMUNITY TERHADAP HASIL BELAJAR LEMPAR CAKRAM SISWA IXA SMPK IMMANUEL II Ameng, Hendra; Yunitaningrum, Wiwik; Supriatna, Eka
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh model learningcommunity terhadap hasil belajar lempar cakram siswa kelas IXA SMP KristenImmanuel II Kubu Raya. Metode penelitian adalah metode eksperimen denganbentuk pre-eksperimental design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IX SMPKristen Immanuel II Kubu Raya sebanyak 140 siswa. Teknik pengambilan sampeldengan sampling purposive mengambil 35 siswa kelas IXA SMP KristenImmanuel II Kubu Raya. Analisis data menggunakan analisis uji-t. Hasilpenelitian diperoleh rata-rata tes awal 14,46 dan rata-rata tes akhir 19,2 (rentangsebesar 4,74). Analisis uji pengaruh nilai thitung yaitu 27,02 lebih besar dari nilaittabel yaitu 2,032, artinya hipotesis diterima dan terdapat pengaruh model learningcommunity terhadap hasil belajar lempar cakram siswa kelas IXA SMP KristenImmanuel II Kubu Raya. Adapun persentase peningkatan adalah sebesar 32,36%.Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model learning communitymemiliki pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan lempar cakram gayamenyamping.Kata kunci : Model learning community, lempar cakramThe purpose of this research is to investigate the influence of community learningmodels to the learning outcomes of students throwing Immanuel Christian juniorclass II IXA Kubu Raya. The research method is a method of experimentationwith form pre-experimental design. The study population was Christian juniorhigh school students of class IX Immanuel II Kubu Raya many as 140 students.The sampling technique purposive sampling took 35 students of class II IXAImmanuel Christian junior Kubu Raya. Data analysis using t-test analysis. Theresults obtained by the average initial test average of 14.46 and a final test of 19.2(range 4.74). Test analysis of the influence of 27.02 tcount ie greater than thevalue ttable is 2,032, meaning that the hypothesis is accepted and there is alearning community models influence on learning outcomes of students throwingImmanuel Christian junior class II IXA Kubu Raya. The percentage increase isequal to 32.36%. Based on these results, it can be concluded that the model oflearning community has a positive influence on the improvement of the ability ofthrowing a sideways force.Keywords : Community learning models, throwing
ETOS KERJA MASYARAKAT YANG TERCERMIN DALAM LEGENDA PONTIANAK Utami, Novi; Syam, Christanto; Wartiningsih, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan etos kerja masyarakat yang tercermin dalam legenda Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Hasil analisis data yang dilakukan dalam legenda Pontianak, terdapat tiga bentuk etos kerja yaitu kerja bersifat  amanah, kerja bersifat aktualisasi, dan kerja bersifat ibadah. Kerja bersifat  amanah ialah bekerja benar penuh tanggungjawab yang terdiri dari amanat dan pengembambangan diri; amanat, karakter, kompetensi dan kinerja. Kerja bersifat  aktualisasi ialah bekerja keras penuh semangat yang terdiri dari visi dan target mengilhami kerja keras; mengembangkan potensi diri; bekerja keras menyehatkan dan menguatkan. Kerja bersifat  ibadah ialah bekerja serius penuh kecintaan yang terdiri dari mengenal keagungan kerja; benih keagungan dalam diri manusia; pengabdian penuh cinta. Kata kunci: Etos kerja, Legenda Pontianak, Deskriptif Abstract: The purpose of this research is to describe the society’s work ethic that is reflected in the legends of Pontianak. The researcher used descriptive method in this research. The results of data analysis is done in legend of Pontianak, there are three types of work, they are mandately working, actualization working and  worship working. Mandately working is working actually  full mandate  responsibility and self development; mandate, character, competence and performance. The actualization working is hard at work full of vision and targets inspired hard work; potential development ; nourish and strengthen  hard working.  The worship working is serious work which is full of  love which consists of familiar grandeur of work; the seeds of greatness in man; loving devotion. Keywords: Work ethic, The legend of Pontianak, Descriptive
PENINGKATAN KEMANDIRIAN MELALUI METODE PEMBERIAN TUGAS PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI RA AMALIYAH SEKADAU Ningsih, Yuyun; ., Fadilah; Lestari, Sri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemandiriaan melalui metode pemberian tugas  pada anak usia 4-5 tahun di RA Amaliyah  Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Subjek penelitian satu guru dan anak  usia 5-6 tahun yang berjumlah 20 orang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tingkat persentase aktivitas peningkatan kemandirian anak bersedia mengerjakan tugas tanpa ketergantungan orang tua atau guru sebesar 100%, Anak bertanggung jawab menyelesaikan tugas sebesar  85 %, dan anak membuat keputusan sendiri membereskan alat-alat yang sudah digunakan dalam belajar sebesar 90%. Ketiga indikator menunjukkan kriteria sangat tinggi karena memiliki rata-rata 91,66%.   Kata kunci: peningkatan kemandirian, metode pemberian tugas. Abstract: This study aimed to describe the increase kemandiriaan through the method of administration tasks in children aged 4-5 years in RA Amaliyah District of Sekadau Downstream Sekadau. This research is a form of action research with descriptive method. One research subject teachers and children aged 5-6 years, amounting to 20 people. The results showed that the percentage level of activity increase the child's independence is willing to do the work without the dependence of parents or teachers at 100%, the Son responsible for completing the task by 85%, and the children make their own decisions cleared the tools that have been used in the study by 90% . The third indicator shows the very high criteria because it has an average of 91.66%. Key words: increased independence, the method of administration tasks.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PKn ., Adriana; Thomas, Yosef; ., Warneri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this study to determine the design implementation jigsaw cooperative learning model, to increase the activity belaajar learners and learning outcomes PKn. Prior to the implementation of measures average student active 5 people or 20.00%. After the implementation of the measures the average first cycle rising to 11 students or 44.00% and after the implementation of the second cycle of the average rose again to 16 students or 64.00% pserta . While the acquisition of learning outcomes of students prior to the implementation of the action shows learners who completed only 10 learners or only 40.00% of the total number of students, and after the first cycle of implementation actions are completed enrollment increased to 16 students or 64.00%, whereas after the implementation of the second cycle of learners who completed increased to 20 students or 80.00%. use a jigsaw cooperative learning model can improve learners' learning activities and the acquisition of learning outcomes of students in learning PKn. Keyword: Jigsaw Learning Model Type Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui rancangan pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, untuk meningkatkan aktivitas belaajar peserta didik dan hasil belajar PKn. Sebelum pelaksanaan tindakan rata-rata siswa aktif 5 orang atau 20.00%. Setelah pelaksanaan tindakan siklus I rata-ratanya naiknya menjadi 11 orang peserta didik atau 44,00% dan setelah pelaksanaan tindakan siklus II rata-ratanya naik lagi menjadi 16 orang pserta didik atau 64,00%. Sedangkan perolehan hasil belajar peserta didik sebelum pelaksanaan tindakan menunjukkan peserta didik yang tuntas hanya 10 orang peserta didik atau hanya  40,00% dari jumlah siswa, dan setelah pelaksanaan tindakan siklus I jumlah peserta didik yang tuntas meningkat menjadi 16 orang peserta didik  atau 64,00%, sedangkan setelah pelaksanaan tindakan siklus II peserta didik yang tuntas meningkat lagi menjadi 20 orang peserta didik atau 80,00 %. penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dan perolehan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran PKn. Kata Kunci: Model Pembelajaran Tipe Jigsaw
PENINGKATAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NEGERI 1 MATAN HILIR SELATAN KETAPANG Anita, .; ., Fadillah; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar peserta didik pada pembelajaran IPA kelas V Sekolah Dasar Negeri 04 Kelumpang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Sedangkan bentuk penelitian pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Sampel penelitian ini adalah 8 orang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas fisik peserta didik pada pembelajaran IPA dengan menggunakan pendekatan discovery sebesar 46 % (sangat meningkat), aktivitas mental sebesar 52,5 % (sangat meningkat) dan aktivitas emosional sebesar 50,5 % (sangat meningkat). Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan discovery dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di kelas V Sekolah Dasar Negeri 04 Kelumpang. Kata kunci : Aktivitas belajar, pendekatan discovery Abstract: This research aims to enhancement of learning activities of learners in learning science in grade V SDN 04 Kelumpang. The research method that used in this research is a descriptive method. Whereas the form of research in this research is a action research. The study sample is 8 students. The research of data analysis  showed that the enhancement of physical activity of learners in learning science with discovery  approach by 46% (very rise), mental activity by 25,5% (very rise) and emotional activity by 50,5% (very rise). This suggests that discovery approach can enhancement of learning activities of learners in learning science in grade V SDN 04 Kelumpang. Keywords: Learning activity, discovery approach
PENINGKATAN AKTIVITAS PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS IV SEKOLAH DASAR F34211746, Dabik; ., Kartono; Utami, Sri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  peningkatan aktivitas peserta didik dalam  pembelajaran  Tematik menggunakan metode Ekspositori di  Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Nomor 17 Mukok Sanggau. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan bentuk penelitian survey kelembagaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan sifat kualitatif. Sampelnya berjumlah 11 orang. Hasil penelitian ini adalah bahwa secara umum terdapat peningkatan aktivitas peserta didik dalam  pembelajaran  Tematik dengan menggunakan metode ekspositori di  Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Nomor 17 Mukok Sanggau.   Kata kunci: aktivitas, model pembelajaran tematik.   Abstrak: This research’s aim is to determine the increasing of students’ activity in thematic learning  by using the expository methods in the Class IV Sekolah Dasar Negeri Nomor 17 Mukok Sanggau. The research method is descriptive in the form of institutional survey. The research is in the class action rersearch form and qualitative. Total sample are 11 students. The result of this research showed that there is an increasing in students’ activity by using the expository methods in the Class IV Sekolah Dasar Negeri Nomor 17 Mukok Sanggau   Key words: motivation, real media, Maths.
PENINGKATAN AKTIVITAS PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINTIFIK DI KELAS I Mashunah, ST Jauhar; Hasjmy, Maridjo Abdul; ., Marzuki
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikanpeningkatanaktivitas peserta didik dalam pembelajaran tematik terpadu dengan  menggunakan pendekatan saintifik di kelas I Sekolah Dasar Negeri 14 Manis Mata Ketapang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif Bentuk penelitiannya adalah survey studies.Jenis penelitiannya tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah pendidik dan peserta didik yang berjumlah 9 orang.Hasil penelitian menentukan hal-hal sebagai berikut: (a) Aktivitas fisik peserta didik dalam pembelajaran tematik terpadu dengan pendekatan saintifik telah meningkat dari baseline 24,99 % ke siklus III 77,77 % meningkat sebesar 52,78 %. (b) Aktivitas mental peserta didik dalam pembelajaran tematik terpadu dengan pendekatan saintifik telah meningkat dari baseline 30,55 % ke siklus III 74,99 % meningkat sebesar 44,44%. (c) Aktivitas emosional peserta didik dalam pembelajaran tematik terpadu dengan pendekatan saintifik telah meningkat dari baseline 36,10% ke siklus III 86,10 % meningkat sebesar 50 %.Dengan pendekatan saintifik dalam pembelajaran tematik berdampak positif dan bermakna bagi peserta didik.   Kata kunci : Peningkatan aktivitas, tematik terpadu, saintifik. Abstract :The purpose of this study to describe the increase in the activity of learners in an integrated thematic learning by using the scientific approach in Public Elementary School first grade 14 Manis Mata Ketapang. The method used in this research is descriptive method of research is a survey studies Form. Type class action research. Subjects in this study were educators and learners, amounting to 9 people. The results of the study determine the following matters: (a) physical activity of students in an integrated thematic learning with scientific approach has increased from baseline 24.99% to 77.77% the third cycle increased by 52.78%. (b) the mental activity of students in an integrated thematic learning with scientific approach has increased from a baseline of 30.55% to 74.99% the third cycle increased by 44.44%. (c) emotional activity learners in thematic learning integrated with scientific approach has increased from a baseline of 36.10% to 86.10% the third cycle increased by 50% .The scientific capproachin thematic learning have meaning ful and positive impact for learners.   Keywords :Increasedactivity, integratedthematic, scientific.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN DALAM PEMBELAJARAN PKn DI SEKOLAH DASAR Afrianti, Fitria; ., Rosnita; Halidjah, Siti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siwa pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dengan menggunakan metode bermain peran di kelas V SD Negeri 7 Dusun Bawing Kecamatan Sadaniang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang berbentuk penelitian tindakan kelas(PTK) dan bersifat kolaboratif.Hasil yang diperoleh dari penerapan metode bermain peran dalam pembelajaran PKn di kelas V SDNegeri 7 Dusun Bawing Kecamatan Sadaniang, yaitu: (1). aktivitas fisik siswa dari siklus I rata-rata sebesar 75% ke siklus II sebesar 87,5% dan mengalami peningkatan sebesar 12,5%. (2). aktivitas mental siswa dari siklus I rata-rata sebesar 52,78% ke siklus II menjadi sebesar 80,6% dan mengalami peningkatan sebesar 27,82%. (3). aktivitas emosional siswa dari siklus I rata-rata sebesar 72,62% ke siklus II menjadi 84,52%, dan mengalami peningkatan sebesar 11,9%.   Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Metode Bermain Peran, Pembelajaran PKn   Abstract: The aim of this research to improve student’s learning activity in learning Citizenship Study (PKn) by using role play methodin fifth grade of SD  State 7 Bawing Village Sadaniang Subdistrict. The method that is used in this reseach is descriptive method in the form of Class Action Research (CAR) and collaborative.The result in applying the role play method in learning citizenship study in fifth grade of SDN 7 Bawing Village Sadaniang Subdistrict, that are : (1) students’ physical activity from cycle I is 75% to cycle II is 87,5% which is having improvement 12,5%. (2) students’ mental activity from cycle I is 52,78% to cycle II become 80,6% which is having improvement 27,82%. (3) students’ emotional activity from cycle 1 is 72,62% to cycle II become 84,52% which is having improvement 11,9%.   Keywords:Learning Activity, Role Play Method, Learning PKn
PENANAMAN PERILAKU DISIPLIN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PRIMANDA UNTAN PONTIANAK Efirlin, Martha; ., Fadillah; ., Marmawi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan  perilaku disiplin, cara guru menanamkan perilaku disiplin cara guru mengatasi pelanggaran perilaku disiplin pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Primanda Untan Pontianak Penelitian ini menggunakan  metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel penelitian terdiri dari guru kelas B1  sebanyak 2 orang dan anak usia 5-6 tahun  kelas B1 sebanyak 15 orang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Tingkat persentase perilaku disiplin anak secara keseluruhan tergolong kriteria “Sedang” dengan persentase mencapai 69%,  Cara guru menanamkan perilaku disiplin dengan cara menetapkan peraturan yang harus di patuhi dan ditaati oleh setiap anak. Sedangkan cara guru mengatasi pelanggaran perilaku disiplin yaitu dengan cara guru berkomunikasi dengan anak untuk membicarakan tentang tata tertib yang telah disepakati bersama, kemudian melalui peringatan dan hukuman yang ringan. Kata Kunci : Perilaku disiplin, Anak usia 5-6 tahun. Abstract : This study aimed to describe the behavior of the discipline , the way teachers instill discipline the behavior of how teachers cope with violations of discipline behavior in children aged 5-6 years in kindergarten Primanda Untan Pontianak This study used a descriptive method with qualitative approach . The study sample consisted of classroom teachers B1 by 2 people and children aged 5-6 years as many as 15 people a class B1 . The results of data analysis showed that the percentage rate of the overall behavior of the child discipline classified criteria " Medium " with the percentage reaches 69 % , the way teachers instill discipline behavior by specifying rules to be obeyed and followed by every child . As for how teachers cope with violations of discipline behavior that is the way teachers communicate with children to talk about the order that has been agreed , then through the warnings and a light sentence .   Keywords : Behavior discipline , Children aged 5-6 years .

Page 1 of 12 | Total Record : 117


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 11 (2025): November 2025 Vol 14, No 10 (2025): OKTOBER 2025 Vol 14, No 9 (2025): September 2025 Vol 14, No 8 (2025): Agustus 2025 Vol 14, No 7 (2025): Juli 2025 Vol 14, No 6 (2025): JUNI 2025 Vol 14, No 5 (2025): MEI 2025 Vol 14, No 4 (2025): APRIL 2025 Vol 14, No 3 (2025): Maret 2025 Vol 14, No 2 (2025): Februari 2025 Vol 14, No 1 (2025): Januari 2025 Vol 13, No 12 (2024): Desember 2024 Vol 13, No 11 (2024): November 2024 Vol 13, No 10 (2024): Oktober 2024 Vol 13, No 9 (2024): September 2024 Vol 13, No 8 (2024): Agustus 2024 Vol 13, No 7 (2024): Juli 2024 Vol 13, No 6 (2024): Juni, 2024 Vol 13, No 5 (2024): Mei, 2024 Vol 13, No 4 (2024): APRIL 2024 Vol 13, No 3 (2024): Maret 2024 Vol 13, No 2 (2024): Februari 2024 Vol 13, No 1 (2024): Januari 2024 Vol 1, No 01 (2024): Seminar Nasional Pendidikan (SNP) Tahun 2024 Vol 12, No 12 (2023): Desember 2023 Vol 12, No 11 (2023): NOVEMBER 2023 Vol 12, No 10 (2023): OkTOBER 2023 Vol 12, No 9 (2023): September 2023 Vol 12, No 8 (2023): Agustus 2023 Vol 12, No 7 (2023): Juli, 2023 Vol 12, No 6 (2023): JUNI 2023 Vol 12, No 5 (2023): Mei, 2023 Vol 12, No 4 (2023): April, 2023 Vol 12, No 3 (2023): Maret 2023 Vol 12, No 2 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 1 (2023): Januari 2023 Vol 11, No 12 (2022): DESEMBER 2022 Vol 11, No 11 (2022): NOVEMBER 2022 Vol 11, No 9 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 8 (2022): Agustus 2022 Vol 11, No 7 (2022): Juli 2022 Vol 11, No 6 (2022): Juni 2022 Vol 11, No 5 (2022): Mei, 2022 Vol 11, No 4 (2022): April, 2022 Vol 11, No 3 (2022): Maret, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Februari 2022 Vol 11, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11, No 10 (2022): OKTOBER Vol 10, No 12 (2021): Desember 2021 Vol 10, No 11 (2021): NOVEMBER 2021 Vol 10, No 10 (2021): OKTOBER 2021 Vol 10, No 9 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 8 (2021): AGUSTUS 2021 Vol 10, No 7 (2021): JULI 2021 Vol 10, No 6 (2021): Juni 2021 Vol 10, No 5 (2021): MEI 2021 Vol 10, No 4 (2021): APRIL 2021 Vol 10, No 3 (2021): Maret 2021 Vol 10, No 2 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 1 (2021): Januari, 2021 Vol 9, No 12 (2020): Desember 2020 Vol 9, No 11 (2020): November : 2020 Vol 9, No 10 (2020): Oktober 2020 Vol 9, No 9 (2020): September 2020 Vol 9, No 8 (2020): Agustus 2020 Vol 9, No 7 (2020): Juli 2020 Vol 9, No 6 (2020): Juni 2020 Vol 9, No 5 (2020): Mei 2020 Vol 9, No 4 (2020): April 2020 Vol 9, No 3 (2020): Maret 2020 Vol 9, No 2 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 8, No 12 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 11 (2019): Nopember 2019 Vol 8, No 10 (2019): Oktober 2019 Vol 8, No 9 (2019): September 2019 Vol 8, No 8 (2019): AGUSTUS 2019 Vol 8, No 7 (2019): JULI 2019 Vol 8, No 6 (2019): JUNI 2019 Vol 8, No 5 (2019): MEI 2019 Vol 8, No 4 (2019): April 2019 Vol 8, No 3 (2019): Maret 2019 Vol 8, No 2 (2019): Februari 2019 Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 7, No 12 (2018): Desember 2018 Vol 7, No 11 (2018): Nopember 2018 Vol 7, No 10 (2018): Oktober 2018 Vol 7, No 9 (2018): September 2018 Vol 7, No 8 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 7, No 7 (2018): Juli 2018 Vol 7, No 6 (2018): Juni 2018 Vol 7, No 5 (2018): Mei 2018 Vol 7, No 4 (2018): April 2018 Vol 7, No 3 (2018): Maret 2018 Vol 7, No 2 (2018): Februari (2018) Vol 7, No 1 (2018): Januari (2018) Vol 6, No 11 (2017): Nopember 2017 Vol 6, No 10 (2017): Oktober 2017 Vol 6, No 9 (2017): September 2017 Vol 6, No 8 (2017): Agustus 2017 Vol 6, No 7 (2017): Juli 2017 Vol 6, No 6 (2017): Juni 2017 Vol 6, No 5 (2017): Mei 2017 Vol 6, No 4 (2017): April 2017 Vol 6, No 3 (2017): Maret 2017 Vol 6, No 2 (2017): Februari 2017 Vol 6, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 6, No 12 (2017): Desember Vol 5, No 12 (2016): Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): Nopember 2016 Vol 5, No 10 (2016): Oktober 2016 Vol 5, No 06 (2016): Juni 2016 Vol 5, No 9 (2016): September 2016 Vol 5, No 8 (2016): Agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): JULI 2016 Vol 5, No 5 (2016): Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): April 2016 Vol 5, No 3 (2016): Maret 2016 Vol 5, No 2 (2016): Februari 2016 Vol 5, No 1 (2016): JANUARI 2016 Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Nopember 2015 Vol 4, No 10 (2015): Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015 Vol 4, No 8 (2015): AGUSTUS 2015 Vol 4, No 6 (2015): JUNI 2015 Vol 4, No 5 (2015): Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Vol 4, No 7 (2015): Juli Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014 Vol 3, No 11 (2014): Nopember 2014 Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Nopember 2013 Vol 2, No 10 (2013): Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013 Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013 Vol 1, No 1 (2012): November 2012 More Issue