Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK)
Journal of Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) is a peer-reviewed journal which focuses on topics related to education and science in various teaching and learning fields. JPPK invites researchers, lecturers, teachers from various levels such as elementary and secondary levels of education, school principals, school supervisors, and students of Bachelor/Postgraduate/Doctoral programs to publish their research reports or literature review articles. JPPK receive all manuscripts related to original empirical research, theoretical or methodological contributions, literature reviews, and meta analyses on the topics related to teaching and learning in various field such as: 1. Science education 2. Social Education 3. Literature and Language Education 4. Primary Education 5. Sport Science Education 6. Educational Science
Articles
10,581 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN SISWA DENGAN WAWANCARA KLINIS PADA PEMECAHAN MASALAH ARITMETIKA SOSIAL KELAS VIII SMP
Fitri, Nur;
Hudiono, Bambang;
Ahmad, Dian
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 5 (2015): Mei 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penalaran siswa dengan wawancara klinis pada pemecahan masalah Aritmetika Sosial di kelas VIII MTs N 2 Pontianak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dan bentuk penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini adalah 24 orang siswa pada kelas VIII E yang kemudian dibagi menjadi 3 kelompok. Â Sebelum diberikan wawancara klinis, kemampuan penalaran siswa dalam pemecahan masalah aritmetika sosial masih rendah yakni 53,57%. Setelah diberikan wawancara klinis, kemampuan penalaran siswa dalam pemecahan masalah aritmetika sosial meningkat menjadi 63,32%. Hal ini menunjukkan bahwa wawancara klinis dapat meningkatkan kemampuan penalaran siswa pada pemecahan masalah aritmetika sosial. Kata kunci : kemampuan penalaran, wawancara klinis. Abstrak: This research aims to increase the reasoning capability of student through clinical interview on problem solving social arithmatic in class VIII E MTs N 2 Pontianak. The method used in this reaserch is descriptive and research design is case study. The subject in this reaserch is 24 students in class VIII E that divided to three groups. Before doing clinical interview, the reasoning capability of student on problem solving social arithmatic is low, about 53,57%. After doing clinical interview, the reasoning capability on problem solving of social arithmatic increase to 63,32%. This research show that clinical interview can increase the reasoning capability of student on problem solving social arithmatic. Â Key words : reasoning capability, clinical interview
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TENTANG TATA KRAMA PESERTA DIDIK KELAS IX SMP MUJAHIDIN PONTIANAK
Santri Tri Wansih;
Muhammad Asrori;
Luhur Wicaksono
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 7, No 5 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/jppk.v7i5.25680
Abstract Group guidance services are a way of providing assistance (guidance) to individuals (students) through group activities. One of the most expected in the implementation of group guidance on etiquette is to improve students' behavior and prevent them from unverified acts. The research problem is "How is the guidance service group about the manners of students of class IX SMP Mujahidin Pontianak?". Purpose of study to get description about group guidance service about the manners of students of class IX SMP Mujahidin Pontianak. The method used is descriptive with quantitative approach in the form of survey study. Research Population of 23 students. Data collection techniques used are indirect communication with data collection tools in the form of questionnaires. Data analysis technique is percentage. Overall the implementation of group guidance on manners reached 85% with good category, which means already implement the steps of group guidance in accordance with the theory. At the stage of forming the implementation of group guidance on etiquette achieve results 86.47% with good category. At the transition stage the implementation of group guidance on etiquette achieved 92% results with good category. At the core activity stage, group guidance on manners reaches 84% result with good category. At the termination stage, the group guidance on manners reaches 80% with good category. Keywords: Group Guidance Services, Etiquette
PENINGKATAN AKTIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKAMENGGUNAKANMETODE DEMONSTRASI
F34210367, Edianto;
., Kartono;
., Sugiyono
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Permasalahan aktivitas belajar Rendahnya aktivitas siswa di dalam pembelajaran disebabkan oleh faktor guru yang dominan di dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan peningkatan aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan metode demonstrasi di kelas V SD Negeri 02 Sungai Melayu Rayak Ketapang. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dalam bentuk survey (survey studies) dengan jenisnya yaitu survey kelembagaan (Institutional survey). Hasil penelitian yaitu (1) Peningkatan aktivitas fisik siswa sebesar 62,5% dengan kategori tinggi. (2) Peningkatan aktivitas mental siswa sebesar 67,5% dengan kategori tinggi. (3) Peningkatan aktivitas emosional siswa sebesar 69% dengan kategori tinggi. (4) Peningkatan aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika sebesar 66,5% dengan kategori tinggi. Kata Kunci : aktivitas belajar, metode demonstrasi , dan pembelajaran Matematika Abstract: The problem of low learning activities in the learning activities of students in the teacher due to the dominant factor in learning. The purpose of this study is to describe the increase in activity of students in learning mathematics using the demonstration in class V Elementary School 02 Sungai Melayu Rayak Ketapang. The method used in this research is descriptive method in the form of surveys with that kind of institutional surveys. The results of the study are (1) Increased physical activity of 62.5% of students with high category. (2) Increased mental activity of 67.5% of students with high category. (3) Increased emotional activity by 69% of students with high category. (4) Increased activity of students in learning mathematics by 66.5% to a high category. Keywords: learning activities, methods of demonstration, and learning Mathematics
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA UNTUK PEROLEHAN BELAJAR KETERAMPILAN INTELEKTUAL PADA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI KELAS IV SDN 15 PONTIANAK SELATAN
Julianti, Umi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 10 (2013): Oktober 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The goal of this research is to increase learning intellectual skill by using multimedia in form of compact disk (CD) that consist of material and using appropriate media for the better and nice atmosphere. This multimedia is designed with systematically program, and it is suitable which showed curriculum and performed with Slide how animation and Camtasia. The result of the research is hoped to give the beneficial theory and practice for appropriate user to increase science learning result in the fourth degree of elementary school. The purpose of this action is to find the learning design, to perform multimedia profile, and descriminative learning result. The intelectual skill risult is showed by the students attitude, birth usinglearning multimedia in form of Slide show and Camtasia. The problem solving that of this pros es is, how the teachers give eneough instructions by esing approriate process and madien. To buil the future skill. Keywords: Development, Multimedia, Intellectual Skills, Science Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perolehan belajar keterampilan intelektual dengan menggunakan multimedia yang dikemas dalam bentuk Compack Disk (CD) yang memenuhi kelayakan aspek materi dan aspek media sehingga menjadi baik dan menyenangkan. Multimedia yang dikembangkan ini dirancang secara sistematis dan terprogram sesuai dengan kurikulum yang ditampilkan dalam bentuk animasi Slide Show dan Camtasia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat teoritis dan praktis bagi semua pihak yang berkepentingan dalam upaya meningkatkan hasil belajar pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam kelas IV Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukandesainpembelajaran, menyajikanprofil multimedia, dan perolehan Belajar Keterampilan intelektual diskriminasi, konsep konkret konsep terdefinisi, aturan, dan pemecahan masalah.Perolehan belajar keterampilan intelektual siswa ditunjukkan dengan perilaku belajar siswa yang menggunakan multimedia pembelajaran yang dibuat dalam bentuk Slide Show dan Camtasia. Pemecahan masalah yang dicapai dilakukannya proses pembelajaran saat ini diharapkan dapat menjadi sebuah kecakapan bagi siswa untuk memecahkan masalah sebagai kebutuhan sehingga dapat membentuk life skill bagi masa depannya. Kata kunci : Pengembangan, Multimedia, Keterampilan Intelektual, IPA.
POLA INTERAKSI ANTAR SISWA BERBAGAI ETNIK DI KELAS XI IPS
Shalahudin, Muhammad;
Bahari, Yohanes;
Rivaie, Wanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 5 (2016): Mei 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kerjasama, akomodasi, persaingan dan konflik antar siswa berbagai etnik di kelas XI IPS SMA Santun Untan Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan mendeskripsikan mengenai pola interaksi antar siswa berbagai etnik di kelas XI IPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama berjalan dengan baik, tetapi belum terlaksanakan secara maksimal dikarenakanterdapat beberapa siswa membentuk kelompok dari etniknya sendiri. Akomodasi dilihat dengan adanya toleransi dan kompromi, sikap saling menghormati dan menghargai, sedangkan kompromi sudah mendukung kearah yang harmonis. Persaingan sehat berlangsung secara positif terjadi dalam merebutkan prestasi, persaingan tidak sehat yaitu menghalalkan segala cara untuk mendapatkan prestasi seperti menyontek. Konflik terjadi disebabkan karena saling mengejek, bergurau secara berlebihan, cenderung memilih kelompok dari etniknya sendiri.  Kata Kunci : Interaksi, Siswa, Etnik Abstract:The purpose of this research is to describe the cooperation,acomodation, competition, and conflict among the students in many kinds of ethnic in XI IPS at SMA Santun Untan Kota Pontianak. This research method using descriptif about how to the students interacting in many kinds of ethnic in XI IPS. The result of the research refers to the cooperation goes well, but it doesnt work optimally because some students make a group based on their ethnic. Acomodation can be found with tolerance and discussion, respect and appreciate, meanwhile the discussion has support to the harmonization. The fair competition that has happened positively consist on compete for the achievement, and the unfair competition is allow all the way to get achievement such as cheating. Conflict can be happened because mocking and joking too much. That’s why the students prefers to make their ethnic group.  Key Words : Interaction, Student, Ethnic
KORELASI PENGGUNAAN MEDIA GAMBARDENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IVSDN 20 PONTIANAK SELATAN
Nurjasadi, Abdi;
., Syamsiati;
T, Nursyamsiar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 4 (2014): April 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk untuk memperoleh informasi yang sejelas-jelasnya tentang korelasi anatara penggunaan media gambar dengan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS kelas IV SD Negeri 20 Pontianak Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif karena penelitian bermaksud mengungkapkan/ menggambarkan suatu permasalahan berdasarkan fakta sebagaimana adanya yang terjadi di lapangan.Sampel penelitian ini adalah 74 siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Penggunaan media gambar pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV Sekolah Dasar Negeri 20 Pontianak Selatan termasuk dalam kategori Baik. Hal ini diketahui dari jawaban yang diperoleh berdasarkan angket yang disebar oleh peneliti kepada siswa dengan memperoleh persentase sebesar 83,94%. Sedangkan Hasil belajar siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV Sekolah Dasar Negeri 20 Pontianak Selatan termasuk dalam kategori Cukup. Hal ini diketahui dari tes formatif belajar siswa pada akhir pembelajaran dengan memperoleh rata-rata sebesar 67,50. Kata Kunci : Korelasi, Media Gambar, Hasil Belajar. Abstrack :This study aimed to obtain very clear information about the correlation between the use of media images to the learning outcomes of students in fourth grade social studies of sd 20 southern pontianak.The method used in this research is descriptive method because the study intended to reveal / describe a problem based on the facts as they happened inthe field. The sample was 74 students.Results of data analysis showed that the use of media images on the Social Science instructional class IV Elementary School 20 South Pontianak. Are included in the category of "Good". It is known from the answers obtained by questionnaires distributed by the researchers to students to earn a percentage of 83.94%.While the learning outcomes of students in teaching fourth grade Social Science Public Elementary School 20 South Pontianak included in the category of "Enough".It is known from formative tests of student learning at the end of the study with an average gain of 67.50. Keywords: Correlation, Media Images, Results Learning.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MODEL KONTEKSTUAL KELAS IV
Kinsun, Anastasia;
Uliyanti, Endang;
., Sugiyono
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 7 (2014): Juli 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak : Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Materi Mendengarkan Pengumuman Menggunakan Model Kontektual Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 35 Teriang Kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia dengan materi mendengarkan pengumuman menggunakan model kontektual di kelas IV SDN 35 Teriang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian Penelitian Tindakan Kelas. Subyek penelitian ini adalah 1 orang guru SDN 35 Teriang dan 14Orang siswa kelas IV SDN 35 Teriang. Dalam penelitian ini diperoleh data berupa skor kemampuan guru dalam menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan data hasil belajar siswa. Berdasarkan rata-rata hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah : skor rata-rata kemampuan guru dalam merencanakan pembelajaran sebesar 2,83 padasiklus I meningkat menjadi 3,27 padasiklus II. Skor rata-rata kemampuan melaksanakan pembelajaran meningkatdari 2,78 padasiklus I menjadi 3,25 padasiklus II. Terjadi peningkatan hasilpenilaiansiswa dari 52,14 padasiklus I menjadi 71,07 padasiklus II.  Kata kunci : Hasil belajar, bahasa Indonesia, dan model kontekstual.  Abstract : Increase of Indonesian learning capability used Contextual Learning approximation method of fourth grade student in SDN35 Teriang Jangkang. The purpose of this research is to know increase of Indonesian learning capability used Contextual Learning approximation method of fourth grade student in SDN 35 Teriang Jangkang. The research method used descriptive method. The research type is classroom action research. The research subject is a teacher in SDN No 35 Teriang Jangkang and 14 student’s of fourth grade in SDN No 35 Teriang Jangkang. In this research can know plan learning capacity score data, perform learning capacity score data, and learning product score data.Based on result average in this research is : score average of plan learning capacity is 2,83 on first cycleand 3,27 on second siclus. Score average of perform learning capacity is 2,78 on first cycle and 3,25 on second siclus. Increase student’s learning capability is 52,14 on first cycle and 71,07 on second.  Key word : Learning capability, Indonesian, Contextual Learning.
ANALISIS PERAN GURU DALAM MENGATASI KENAKALAN SISWA PADA PEMBELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X MA MATLA’UL ANWAR
Giska Dewi;
Imran Imran;
Riama Alhidayah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/jppk.v9i1.38917
AbstractThe title of the study "Analysis of the Role of Teachers in Overcoming the Delinquency of Class X Students in Learning Sociology at MA Matla'ul Anwar Pontianak" Helps Teach Teachers' Role as Guides, Role of Teachers as Guides at MA Matla'ul Anwar Pontianak. The research method used is qualitative. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation studies. The data sources of this study were Sociology teachers and Social Sciences class X MA MA Matla'ul Anwar Pontianak students. The results of this study indicate that the teacher has facilitated overcoming the delinquency of students in class X IPS I. The role of the manager is that the teacher creates a conducive class before learning begins. The teacher also helps students who provide guidance to students who do delinquency. Then, the teacher also acts as a motivator, namely the teacher provides motivation and encourages motivation for students who commit delinquency. Keywords: Teacher Role, Sociology, Learnin Student Delinquency
PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA ANAK USIA 4 – 5 TAHUN
Anugrahwati, Deasy;
R, Marmawi;
., Yuline
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Penelitian ini mengunakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah anak yang berjumlah 14 orang anak dan 1 orang guru. Lokasi yang digunakan sebagai tempat penelitian adalah PAUD Kasih Ibu Kecamatan Pontianak Tenggara.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan hasil analisis data, maka secara umum dapat disimpulkan bahwa melalui metode bermain peran dapat meningkatkan keterampilan sosial anak pada anak usia 4 – 5.Peneliti dapat memberikan saran untuk perubahan demi kesempurnaan penelitian tindakan kelas pada masa mendatang adalah : Guru harus memahami peserta didik dan memberikan kesempatan pada anak untuk mencoba berbagai aktivitas yang dapat mengembangkan sosial anak, agar permbelajaran lebih kondusif dan menarik bagi anak sebaiknya guru lebih kreatif dalam merancang kegiatan pembelajaran dengan menyajikan dalam bentuk permainan. Kepada pihak PAUD Kasih Ibu Kecamatan Pontianak Tenggarahendaknya dapat melengkapi alat permainanagar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.  Kata Kunci : Keterampilan Sosial, Bermain Peran Abstract:This study uses a class action research. Subjects in this study were children who totaled 14 children and one teacher. The location was used as a place of research is early childhood Mother Love Pontianak Tenggara.Berdasarkan District of research that has been conducted and the results of data analysis, it can generally be concluded that through role-play method can improve the child's social skills in children aged 4 - 5. Researchers can provide suggestions for changes to the perfection of action research in the future are: teachers must understand learners and gives children the opportunity to try a variety of activities that can develop a child's social, so permbelajaran more conducive and attractive to children should be more creative teachers in designing learning activities present in the form of the game. To the ECD Kasih Ibu District of Southeast Pontianak should be able to complete the game tool for the implementation of activities run in accordance with the expected goals.  Keyword : Social Skills, Role Playing
TOURISM STUDENTS’ SOFT SKILLS TOWARD USING ENGLISH IN SMKN 1 PONTIANAK
Riyandani, Rio;
Sutapa Y, Y. Gatot;
Suhartono, Luwandi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 10 (2018): Oktober 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
AbstractThe purpose of this study was to find out students’ soft skills level toward using English. The method to conduct this study was case study and the subjects of this research were seven males and seven females of eleventh grade students of Tourism Service Major in SMK Negeri 1 Pontianak. The result of this study showed that there were 2 students that the total score of the questionnaire were 83 and 85. These results were considered that the students were having Very Good soft sills in both intrapersonal and interpersonal skills. These two students were categorized having more interpersonal skills as well as more social awareness and social skills. There were 12 students whose averages of total scores were 62 to 76 which considered were having Good soft skills. Five of them had more intrapersonal skills as well as self awareness and self skills, while seven of them had more interpersonal skills as well as social awareness and social skills. In conclusion, the students’ average level of soft skills was considered as Good. By recognizing level of students’ soft skills in intrapersonal and interpersonal skills, we are able to decide the suitable activities to develop and maximize their soft skills in tourism service. Keywords: Soft Skills, Tourism Service, Case Study