cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH/about/editorialTeam
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Language and Health
ISSN : 27220311     EISSN : 27223965     DOI : https://doi.org/10.37287/jlh
Core Subject : Health, Education,
Journal of Language and Health (JLH) is a peer-reviewed journal which promotes discussion on a broad range of the relationships between language and health. Catering for the linguistic expressions of health condition (including clinical and pathological), the journal publishes conceptual and empirical articles in the area. Submissions may include experimental, review, and theoretical discussion articles, with studies of either quantitative and/or qualitative frameworks. Articles may relate to any area of the intersections between language and health with regard, but not limited, to etiological issues, diagnosis, intervention, and theoretical frameworks.
Articles 451 Documents
Pengaruh System Quality, Information Quality, Service Quality melalui Mediasi Human Satisfaction dan Environment terhadap Net Benefit dalam Implementasi RME Zuhriya Aryati; Yeny Sulistyowati; Achda Ferdians
Journal of Language and Health Vol. 7 No. 2 (2026): Journal of Language and Health: June 2026
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v7i2.343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh System Quality, Information Quality, Service Quality Melalui Mediasi Human Satisfaction Dan Environment Terhadap Net Benefit Dalam Implementasi RME Di RSUD HAMBA di Batang Hari. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif. Data dikumpulkan dari kuesioner yang dikirim ke  sampel penelitian yaitu pegawai rumah sakit RSUD HAMBA berjumlah 191 dengan menggunakan metode sampling sensus. Data dianalisis mengggunakan metode Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variabel Environment memiliki pengaruh paling kuat dan signifikan terhadap peningkatan Net Benefit penggunaan RME, diikuti oleh Information Quality, Service Quality, dan System Quality yang berkontribusi melalui jalur mediasi seperti Satisfaction dan Environment. Secara langsung, Information Quality dan Service Quality tidak memberikan dampak langsung yang signifikan terhadap Net Benefit, keduanya efektif bila dimediasi oleh kepuasan pengguna dan lingkungan kerja. Satisfaction terbukti menjadi mediator penting dalam menghubungkan kualitas informasi dan layanan dengan manfaat sistem. Sebaliknya, System Quality tidak menunjukkan pengaruh langsung ataupun dengan mediasi yang signifikan terhadap Net Benefit, sehingga pendekatan berbasis sistem perlu dikombinasikan dengan strategi yang lebih berorientasi pada pengalaman pengguna dan dukungan organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi RME lebih ditentukan oleh faktor-faktor psikososial dan operasional daripada teknis semata.
Pengaruh Virtual Reality terhadap Nyeri Pasien Post Operasi Fera Alfina Dinita; Okti Sri Purwanti
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.347

Abstract

Nyeri pascaoperasi merupakan masalah utama yang berdampak pada kualitas pemulihan pasien dan kerap dikelola dengan analgesik farmakologis, meski metode ini membawa risiko efek samping dan tidak selalu memberikan pengendalian nyeri optimal. Studi ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan Virtual Reality (VR) terhadap penurunan nyeri pasien post operasi. Metode yang digunakan adalah literature review dengan penelusuran artikel dari database Pubmed, Google Scholar, dan ResearchGate menggunakan kata kunci “virtual reality”, “nyeri”, dan “pasien post operasi” didapatkan 220 artikel dari tiga database tahun 2020-2025 yang kemudia dilakukan pemilihan artikel sesuai kriteria inklusi menggunakan metode PRISMA sehingga didapatkan 10 artikel terpilih yang akan di telaah. Hasil telaah menunjukkan bahwa intervensi VR secara signifikan mampu mengurangi nyeri, meningkatkan kenyamanan dan relaksasi, serta menurunkan kecemasan dan kebutuhan analgesik pada pasien pasca operasi. Efektivitas VR sangat dipengaruhi waktu pemberian, dengan hasil lebih optimal bila diberikan pada fase intraoperatif dan dini pascapembedahan. Selain VR tidak memiliki efek samping yang kompleks, penerapan VR membawa dampak positif untuk pasien, sehingga dapat diimplementasikan secara luas, termasuk pada pasien lansia. Studi juga menegaskan bahwa VR berperan sebagai distraktor visual sensorik yang mengalihkan fokus dari stimulus nyeri ke dunia virtual imersif, memodulasi persepsi nyeri secara neurofisiologis. VR merupakan inovasi efektif dan aman untuk terapi nyeri post operasi serta berpotensi memperkuat manajemen nyeri berbasis teknologi digital.
Kesejahteraan Emosional Pekerja Migran Indonesia dalam Perawatan Lansia Informal di Taiwan: Sebuah Pendekatan Naratif Zafria Atsna; Meida Laely Ramdhani; Reni Purwo Aniarti; Umi Sholikha; Dedy Purwito
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.348

Abstract

Pertumbuhan jumlah lansia di Taiwan menyebabkan meningkatnya kebutuhan terhadap tenaga perawat informal, yang sebagian besar dipenuhi oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI). Meski menawarkan peluang ekonomi, kondisi kerja sebagai live-in caregiver menimbulkan berbagai tantangan, seperti tekanan emosional, isolasi sosial, dan keterbatasan perlindungan hukum. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pengalaman kesejahteraan emosional PMI di sektor perawatan informal lansia di Taiwan, menggunakan pendekatan naratif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan narrative inquiry. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap tiga partisipan perempuan yang dipilih secara purposif, masing-masing memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun. Analisis dilakukan dengan pendekatan tematik reflektif, mencakup lima dimensi kesejahteraan: emosional, sosial, spiritual, fisik, dan struktural. Penelitian ini menunjukkan bahwa PMI menghadapi tekanan psikososial kompleks, tetapi menunjukkan ketahanan melalui strategi koping spiritual, makna kerja, serta relasi interpersonal terbatas. Faktor struktural seperti relasi kuasa dengan majikan dan tidak adanya batas waktu kerja formal turut memengaruhi kesejahteraan emosional. Temuan ini menekankan pentingnya pelatihan pra-penempatan yang menyeluruh, penguatan dukungan komunitas, dan kebijakan bilateral yang menjamin perlindungan menyeluruh bagi pekerja migran.
Hubungan Ketepatan Terminologi Medis dengan Keakuratan Kode Diagnosa Penyakit Respirasi Irma Novitasari Br. Sihotang; Hotmarina Lumban Gaol; Arjuna Ginting
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.349

Abstract

Keakuratan dalam pemberian kode diagnosa merupakan hal yang harus diperhatikan oleh tenaga rekam medis, ketepatan kode diagnosa sangat penting dibidang manjemen data klinis, penagihan biaya, beserta hal-hal yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan. Faktor penyebab ketidakakuratan kode diagnosis adalah penggunaan singkatan diagnosis, dan penulisan diagnosis tidak menggunakan istilah terminologi medis. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan ketepatan terminologi medis dengan keakuratan kode diagnosis penyakit sistem respirasi di Rumah Sakit Advent Medan Tahun 2025. Jenis rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini data resume medis pasien, sebanyak 72 sampel. Instrument yang digunakan dalam penelitian ialah lembar checklist. Analisa data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian diperoleh bahwa ketepatan terminologi medis sebanyak 33 dan dan keakuratan kode diagnosa penyakit sistem respirasi sebanyak 44. Hasil uji statistik chi-square diperoleh p-value 0,000 (p<0,05) sehingga disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara ketepatan terminologi medis dengan keakuratan kode diagnosa penyakit sistem respirasi di Rumah Sakit Advent Medan Tahun 2025. Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan rumah sakit untuk mendorong dan memberikan pelatihan berkelanjutan kepada dokter dan tenaga kesehatan lain mengenai pentingnya dokumentasi rekam medis yang lengkap, jelas, dan menggunakan terminologi medis yang standar dan konsisten.
Prediksi Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronis dengan Kuesioner Puma Lila Kartika; Bagus Rahmat Santoso; Rian Tasalim
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.356

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Penyakit ini ditandai dengan adanya hambatan aliran udara yang progresif dan tidak sepenuhnya reversibel, umumnya disebabkan oleh kebiasaan merokok, paparan polusi, serta faktor risiko lainnya. Deteksi dini PPOK di layanan primer sangat penting untuk mencegah progresivitas penyakit. Salah satu instrumen skrining yang dapat digunakan adalah kuesioner PUMA, yang dikembangkan untuk mengidentifikasi pasien berisiko tinggi PPOK secara cepat dan sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kejadian PPOK berdasarkan hasil kuesioner PUMA di Puskesmas Tewang Pajangan. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 30 orang masyarakat usia ≥40 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner PUMA yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara univariat. Mayoritas responden berusia 50–59 tahun (63%), berjenis kelamin laki-laki (76,7%), serta memiliki kebiasaan merokok (90%). Berdasarkan skor PUMA, sebanyak 80% responden tergolong memiliki risiko tinggi PPOK, sedangkan 20% lainnya berada pada kategori risiko rendah. Sebagian besar responden di Puskesmas Tewang Pajangan berisiko tinggi menderita PPOK, sehingga diperlukan penerapan skrining rutin menggunakan PUMA di layanan primer.
Penerapan Terapi Okupasi Memasak: Studi Kasus pada Pasien dengan Masalah Keperawatan Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi Pendengaran Iffah Amirotul Umah; Wita Oktaviana; Joko Purnomo
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.372

Abstract

The present study aims to analyze paradigm shifts in the philosophy of science for health promotion through a systematic literature review spanning the period of 2017–2025. This review adhered to the PRISMA 2020 guidelines and employed a narrative-thematic analysis of eight articles retrieved from five reputable international databases (Scopus, PubMed, ScienceDirect, SAGE, and Wiley). Quality appraisal was conducted using the Critical Appraisal Skills Programme (CASP) and the Joanna Briggs Institute (JBI) Checklist. Sixty-eight articles met the criteria for full-text reading, with eight articles passing the final selection based on the defined criteria. The findings indicate that the paradigm of health promotion has shifted from a biomedical-positivistic approach toward a paradigm that is pluralistic, reflective, and humanistic. The thematic analysis yielded four main themes: the shift from the biomedical paradigm toward pluralistic epistemology, the importance of context and mechanisms in the critical-realist approach, epistemic justice and ethical reflection in knowledge production, and community and social resilience as the basis of the new paradigm. This shift suggests that modern health promotion no longer focuses solely on technical interventions but on the construction of knowledge that is contextual, equitable, and rooted in human values. These findings are expected to form the basis for developing more participatory and inclusive health promotion policies and practices.
Analisa Kepatuhan Tanggung Jawab Hukum Perawat dalam Pelaksanaan Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Intensif Romi Akbar; Sumijatun Sumijatun; Ismail Sangadji
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dokumentasi asuhan keperawatan, kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), dan pengetahuan hukum terhadap tanggung jawab hukum perawat di RSUD Kabupaten Konawe tahun 2025, dengan mempertimbangkan karakteristik sosial demografi sebagai variabel moderator. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional dan pendekatan Multiple Regression Analysis (MRA). Sebanyak 47 perawat menjadi responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan empat instrumen yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, pendidikan, lama kerja, dan pelatihan memiliki kontribusi dalam memperkuat pengaruh dokumentasi asuhan, kepatuhan SOP, dan pengetahuan etika hukum terhadap tanggung jawab hukum perawat. Temuan ini mempertegas pentingnya penguatan edukasi hukum dan pelatihan dokumentasi dalam praktik keperawatan untuk meminimalisasi risiko hukum dan meningkatkan kualitas asuhan.
Analysis of the Relationship Between Workload, Work Stress, and Work Motivation of Healthcare Providers and Medical Staff on Patient Loyalty Muhammad Dezha Detiro; Sonya Dewi Wulandari; Dicky Yulius Pangkey
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.410

Abstract

High-quality healthcare services in outpatient units largely depend on the effectiveness of human resources, particularly in relation to workload, work stress, and work motivation among healthcare workers. This study aims to analyze the relationship between workload, work stress, and work motivation on patient loyalty at the Outpatient Unit of the Dental and Oral Hospital (RSGM) UNJANI. This research employed an analytical quantitative method with a cross-sectional approach. The sample consisted of 69 healthcare workers and 100 outpatients. Data collection instruments included the NASA-TLX questionnaire to assess workload, the PSS-10 to measure work stress, an adapted Minnesota Work Motivation Questionnaire to evaluate work motivation, and SERVQUAL to assess patient loyalty. Validity testing showed p-values < 0.05, indicating that all instruments were valid, while reliability testing revealed Cronbach’s Alpha values > 0.7, confirming the instruments’ reliability. Data analysis was performed using Spearman correlation and multiple linear regression tests. The results showed a significant relationship between workload and work stress with patient loyalty (ρ = -0.569 and -0.513; p < 0.01), as well as a positive relationship between work motivation and patient loyalty (ρ = 0.556; p < 0.01). Multivariate analysis indicated that work motivation was the most dominant factor influencing patient loyalty compared to workload and work stress. These findings highlight the importance of effective human resource management in improving service quality and maintaining patient loyalty in outpatient settings.
Analisis Faktor-faktor Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Riska Fauza; Lisna Rahayu; Lia Fadliah; Yuliana Yuliana
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.429

Abstract

Anemia kondisi ketika jumlah sel darah merah dalam tubuh rendah dan tidak berfungsi dengan baik. Kondisi ini membuat tubuh tidak mendapat cukup oksigen sehingga kulit akan terlihat lebih pucat dan tubuh terasa mudah lelah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Ujong Rimba Kabupaten Pidie. Metode penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 ibu hamil yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Ujong Rimba Kabupaten Pidie. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling yaitu 30 orang ibu hamil. Hasil dalam penelitian ini yaitu ada hubungan umur dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai p-value (0.027<0.05), ada hubungan status ekonomi dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai p-value (0.000<0.05), ada hubungan pendidikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai p-value (0.000<0.05), ada hubungan pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai p-value (0,00<0.05). kesimpulan dari ini penelitian ini yaitu ada hubungan umur, status ekonomi, pendidikan, pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Ujong Rimba Kabupaten Pidie.
Pengaruh Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Kadar Protein Tempe Kedelai (Glycine max L) dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis Lia Fadliah; Riska Fauza; Yuliana Yuliana; Kasrawati Kasrawati
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.430

Abstract

Tepung daun kelor (Moringa olefera) merupakan bahan pangan yang tinggi kandungan gizi dan protein. Terdapatnya kandungan tersebut baik digunakan  sebagai  bahan  tambahan  pembuatan  tempe  kedelai  untuk meningkatkan kadar ptotein. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kadar protein pada tempe kedelai (Glycine max L.) dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Metode dalam penelitian yaitu eksperimental laboratorium dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dan menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil   kadar protein yang didapatkan dalam penambahan tepung daun kelor  K0  (0 g) kadar proteinya yaitu (0,32%),  K1 (4 g) kadar proteinya yaitu (0,33 %), K2 (10 g) kadar proteinya yaitu (0,34%)  dan  K3 (20 g) kadar proteinya yaitu (0,35%), hasil uji one way Anova didapatkan nilai p- value yaitu 0.000<0.05 jadi Ho ditolak dan Ha  diterima sehingga ada pegaruh secara nyata penambahan tepung daun kelor (moringa oleifera) terhadap kadar protein tempe kedelai (Glycine Max L.) dengan menggunakan metode Spektrofotometri Uv-Vis.