cover
Contact Name
Yasinta Maria Fono
Contact Email
yasintamariafono@gmail.com
Phone
+6285338387959
Journal Mail Official
jurnal.jcp@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Pendidikan
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : 27751589     EISSN : 27751589     DOI : -
Jurnal Citra Pendidikan (JCP) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti. Jurnal Citra Pendidikan (JCP) didekasikan untuk karya tulis berupa kajian pustaka, hasil penelitian, dan kajian meta-analisis dalam bidang pendidikan dan ilmu pendidikan (pendidikan dasar, pendidikan anak usia dini, pendidikan matematika, pendidikan musik dan pendidikan IPA). JCP menggunakan Turnitin untuk mengecek plagiasi naskah artikel. JCP diterbitkan 4 kali dalam setahun yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 539 Documents
KAJIAN LITERATUR: SCAFFOLDING BERBASIS MEDIA DALAM MENDUKUNG ZONE OF PROXIMAL DEVELOPMENT (ZPD) PESERTA DIDIK Anjani, Nenti; Nisfi Setiana, Leli; Turahmat
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i2.5402

Abstract

Abstract This study aims to critically examine the concept that the Zone of Proximal Development (ZPD) within the school in the process can be affectively supported through scaffolding in the form of creative media provided by teachers as learning facilitators. The research employs a descriptive qualitative method through a literature review, focusing on previous scholarly articles obtained from Google Schoolar that discuss scaffolding media and ZPD. The findings indicate that intructional media can function as effective scaffolding to support student; ZPD, as it serves multiple roles: enchancing learning engagement, supporting differentiated intruction, expanding knowledge and creativity, fostering problem-solving skills, and ultimately improving students’ academic performance. AbstrakPenelitian ini hadir dengan tujuan untuk mengkaji secara kritis bahwa ZPD dalam proses pembelajaran di sekolah, dapat ditangani dengan bantuan atau scaffolding berupa media kreatif dari guru sebagai fasilitator pembelajaran. Penggunaan metode dalam pnelitian ini yaitu deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan fokus penelitian ini berkaitan dengan jurnal penelitian sebelumnya yang didapatkan melalui google cendekia berkaitan dengan scaffolding media dan ZPD. Hasil temuan yang didapatkan dalam penelitian bahwa media pembelajaran terbukti dapat berfungsi sebagai scaffolding yang tepat dalam mendukung ZPD peserta didik karena memiliki peran yang beragam yaitu dapat meningkatkan daya tarik pembelajaran, mendukung pembelajaran diferensiasi, menambah wawasan dan kreativitas, meningkatkan pemecahan masalah, serta dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
UJI VALIDITAS MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY (AR) DALAM MENGENAL HEWAN BUAS PADA ANAK USIA DINI Permata, Rista Dwi; Ekayati, Ifa Aristia Sandra; Allan Firman , Allan Firman
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i2.5410

Abstract

This study aims to develop Augmented Reality (AR) based media in recognizing wild animals in early childhood. This study is a Research and Development (R n D) study with a development model described by Sugiyono (potential and problems, data collection, product design, design validation, design revision, product trial, product revision, usage trial, product revision, and mass production). The data used in this study is validation from experts who are lecturers in charge of courses at the PG PAUD UNIROW Study Program. Data collection used is observation and interviews. The results of this study are the validity of Augmented Reality-based media of 91.1% with quality research that Augmented Reality (AR) based media can be used in learning for early childhood.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM LINGKUP SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Baharuddin
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i2.5411

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis adalah keterampilan penting yang mendukung keberhasilan siswa dalam mempelajari dan memahami konsep-konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa SMP berdasarkan studi literatur yang relevan. Dengan mengumpulkan artikel dan penelitian terkini antara tahun 2020 hingga 2024, penelitian ini menganalisis berbagai faktor yang mempengaruhi kemampuan komunikasi matematis, termasuk penggunaan metode pembelajaran, interaksi sosial, serta teknologi dalam pembelajaran matematika. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis masalah, kolaboratif, dan teknologi digital memainkan peran kunci dalam meningkatkan komunikasi matematis siswa. Pembelajaran yang melibatkan diskusi dan presentasi memungkinkan siswa untuk mengartikulasikan pemikiran matematis mereka dengan lebih baik. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pendidik untuk merancang metode pengajaran yang mendukung pengembangan komunikasi matematis siswa secara efektif.
ANALISIS HAMBATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V DALAM MATA PEBELAJARAN IPA SDN 09 RANGKANG Tombuku, Angel Desiana; Melati, Felisitas Victoria
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i2.5416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor hambatan yang memengaruhi motivasi belajar siswa kelas V dalam mata pelajaran IPA di SDN 09 Rangkang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan motivasi belajar berasal dari faktor internal seperti kurangnya minat dan rasa percaya diri siswa, serta faktor eksternal seperti metode pembelajaran yang monoton, kurangnya dukungan orang tua, dan minimnya fasilitas belajar. Selain itu, karakteristik mata pelajaran IPA yang dianggap sulit juga menjadi kendala tersendiri. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan dukungan dari berbagai pihak untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
PERAN GURU MELALUI MAXIM OF TEACHING DALAM MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN YANG BERPIHAK PADA PESERTA DIDIK Nursyita Laelatul Fitriyah; Azizah, Aida; Setiana, Leli Nisfi
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i2.5421

Abstract

Guru terampil memiliki kecakapan yang baik dalam mengolah pembelajaran. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk memilih strategi dan prinsip-prinsip pembelajaran yang tepat. Tujuannya agar proses pembelajaran dapat berjalan efektif. Dalam hal ini, salah satu konsep pendekatan pembelajaran, yakni yang dapat berpihak pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara menciptakan pembelajaran yang berpihak pada peserta didik melalui prinsip maxim of teaching. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh merupakan data dari berbagai literatur artikel, jurnal, dan sumber-sumber lain yang relevan dengan topik penelitian. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik Interaktif Analysis Model, yaitu dengan mengumpulkan, mereduksi, mendisplay, dan memverifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sebagai pengajar memiliki peran yang penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Prinisip maxim of teaching yang berisi prinsip-prinsip pedoman pengajaran dapat menjadi pedoman bagi guru agar pembelajaran lebih berpihak pada peserta didik, pembelajaran inklusif, bermakna, dan dapat menjadi wadah peserta didik untuk mengambangkan potensi, kemampuan yang dimiliki tiap peserta didik.
KUALITAS LAYANAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA IPA BERDASARKAN PERSPEKTIF MAHASISWA Taslim, A. Mutmainnah; Yunus, Ayyub; Alim, Bahrul
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i2.5423

Abstract

Matematika IPA sebagai mata kuliah pendukung agar mahasiswa mampu menggunakan matematika sebagai alat bantu dalam penguasaan materi-materi IPA sangat membutuhkan penilaian dari mahasiswa sebagai pengguna layanan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kualitas layanan pembelajaran Matematika IPA dan untuk mengetahui dimensi dan layanan apa saja yang menjadi prioritas dalam meningkatkan layanan pembelajaran Matematika IPA kedepannya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian ini yaitu semua mahasiswa semester 1 yang mempelajari mata kuliah Matematika IPA salah satu perguruan tinggi di Sulawesi Barat.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan kuesioner. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data yang diperoleh diolah menggunakan metode Importance Performance Analysis. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah kualitas layanan pembelajaran Matematika IPA secara keseluruhan sudah berkualitas karena rata-rata tingkat kesesuaian layanan yang dialami dan layanan yang diharapkan mencapai 98,07%. Terdapat 5 dari 20 butir layanan yang menjadi prioritas utama perbaikan yang tersebar pada empat dimensi yaitu dimensi keandalan, daya tanggap, jaminan, dan bukti fisik.
PREFERENSI DIGITAL AUDIO WORKSTATION (DAW) DAN PENGARUHNYA TERHADAP GAYA ESTETIKA MAHASISWA MINAT STUDI MUSIK TEKNOLOGI Jaohari, Enry Johan; Karyono, Tri; Sukmayadi, Yudi; Purwanto, Andrian
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i2.5425

Abstract

AbstractThis study explores the preference for Digital Audio Workstation (DAW) and its influence on the musical aesthetics of students majoring in Music Technology. Employing a qualitative descriptive approach with a practice-based research framework, the research involved active students at the Music Study Program, School of Art and Design Education, Universitas Pendidikan Indonesia. Data were collected through open-ended questionnaires, semi-structured interviews, and documentation of students’ digital music works. The findings reveal that DAW selection is influenced by a combination of technical, pedagogical, and creative factors, with Studio One being the most preferred. The features most utilized by students include mixing effects, MIDI sequencing, and preset plugins. Approximately one-third of the students acknowledged that DAW significantly impacted the structure and aesthetic style of their works, while others emphasized personal identity over technological influence. These results indicate that DAWs act not only as production tools but also as mediators of musical thought and expression. The study suggests the necessity of pedagogical frameworks that encourage both technical proficiency and critical reflection in digital music education. The findings also highlight the need for curriculum development that provides students with diverse DAW platforms to support artistic exploration and identity formation. Key Words DAW, music technology, musical aesthetics, digital creativity, music education AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi preferensi penggunaan Digital Audio Workstation (DAW) dan pengaruhnya terhadap estetika musikal mahasiswa aktif Program Studi Musik yang mengambil Minat Studi Musik Teknologi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan kerangka practice-based research. Data dikumpulkan melalui angket terbuka, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi karya musik digital mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan DAW dipengaruhi oleh kombinasi faktor teknis, pedagogis, dan kreatif, dengan Studio One menjadi platform yang paling dominan. Fitur yang paling sering digunakan mahasiswa meliputi efek mixing, editor MIDI, dan preset plugin. Sekitar sepertiga mahasiswa mengakui bahwa DAW berkontribusi signifikan dalam membentuk struktur dan gaya estetika karya mereka, sedangkan sebagian besar lainnya menilai bahwa identitas musikal pribadi lebih berpengaruh. Temuan ini menunjukkan bahwa DAW berperan tidak hanya sebagai alat produksi, tetapi juga sebagai mediator dalam berpikir dan mengekspresikan ide musikal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum musik digital yang menyeimbangkan penguasaan teknis dengan refleksi kritis terhadap penggunaan teknologi. Kata Kunci DAW, teknologi musik, estetika musikal, kreativitas digital, Pendidikan musik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) BERBASIS COMPUTATIONAL THINKING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI TITL DI SMKN 5 SURABAYA Shinta Putri Ikadayani; Sefia Tirania Stefani; Taufik Galih Bayu Wicaksono; Oky Dwi Hartriyono; Solihah, Zumrotus; Syaifulizan Nur Ikhsan Hanif; Nur Kholis; Donafian Indratama
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i2.5427

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik kelas XI Teknik Instalasi Tenaga Listrik di SMKN 5 Surabaya akibat ketidakterlaksanaan tahapan PjBL secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model PjBL berbasis computational thinking. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari 32 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar dari 62,50% pada pra tindakan menjadi 90,63% pada siklus II, serta peningkatan keterlaksanaan model pembelajaran dari 83,33% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Model PjBL berbasis computational thinking terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF ABJAD DENGAN BALOK HURUF PADA ANAK KELOMPOK B DI KB ILHAM MAUKARO Ainun, Nur; Ngura, Elisabeth Tantiana; Ita, Efrida; Dua Dhiu, Konstantinus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i2.5444

Abstract

Abstract This study aims to improve the ability to recognize alphabetic letters in early childhood group B in KB Ilham Maukaro through the use of letter blocks. The research method used is class action research (PTK) with qualitative and quantitative approaches. The subjects of this study were 15 children aged 5-6 years. The research was conducted in two cycles, where each cycle consisted of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data was collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using qualitative and quantitative descriptive techniques. The results of the study show that the systematic use of letter blocks can improve children's ability to recognize the letters of the alphabet. In the pre-cycle, only 40% of children are able to recognize letters well. After the implementation of learning using letter blocks in the first cycle, the percentage increased t o 65%. Improvements were made in the second cycle, so that children's learning outcomes increased significantly with 90% of children being able to recognize and pronounce the letters of the alphabet well. Children become more active, enthusiastic, and show an overall improvement in literacy skills. Children become more active, enthusiastic, and show an overall improvement in literacy skills. Based on the results of the study, it is recommended that educators in early childhood education (PAUD) use letter block media as an effective learning tool.
PENGUATAN MANAJEMEN SARANA PRASARANA PENDIDIKAN MELALUI PENDEKATAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DI SDIT LAMPU IMAN Raffi Zaki Rabbani; Hilman Akhmad Sadikin; Adelia Aulia Putri; Azahra Salsabila; Hinggil Permana
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i2.5457

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di SDIT Lampu Iman Karawang dalam kaitannya dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Fokus analisis ini adalah mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam pengelolaan sarana dan prasarana sekolah, beserta rekomendasi untuk peningkatannya. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana kelas, perpustakaan, dan masjid sudah memadai, sedangkan kendala yang ditemukan adalah sarana sanitasi sekolah dan penerapan prinsip-prinsip SDGs secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan alokasi anggaran, keterlibatan masyarakat, dan peningkatan kesadaran akan praktik berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan pengelolaan prasarana sekolah dan mendorong keselarasan yang lebih baik dengan SDGs.