cover
Contact Name
Rolan Rusli
Contact Email
rolan@farmasi.unmul.ac.id
Phone
+6285222221907
Journal Mail Official
admin@farmasi.unmul.ac.id
Editorial Address
Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus Unmul Gunung Kelua, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 26144778     DOI : https://doi.org/10.25026/mpc
Core Subject : Health, Science,
LINGKUP DAN TUJUAN Lingkup naskah mencakup bidang ilmu: Kimia Farmasi Biologi Farmasi Farmakologi Teknologi Farmasi dan Farmasetika Farmasi Klinik dan Komunitas Kedokteran dan Bidang ilmu lain yang terkait Tujuan penerbitan adalah memberikan informasi ilmiah tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang Farmasi dan yang terkait
Articles 612 Documents
Aktivitas Tabir Surya Ekstrak Etanol Herba Kerokot (Lygodium microphyllum) Monalyta Panjaitan; Adam M. Ramadhan; Dewi Rahmawati
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 5 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.178 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v5i1.234

Abstract

Herba Kerokot ( Lygodium microphyllum ) memiliki potensi beraktivitas sebagai tabir surya karena mengandung senyawa fenol dan flavonoid yang mampu menyerap sinar ultraviolet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kategori aktivitas tabir surya dari ektrak dan fraksi herba kerokot. Dilakukan ekstraksi herba kerokot lalu fraksinasi, kemudian ekstrak dan fraksi diukur menggunakan instrument spektofotometer pada panjang gelombang 292,5 -372,5 nm, Hasil pengukuran menunjukkan bahwa aktivitas tabir surya herba kerokot berdasarkan nilai presentase transmisi eritema( %Te) dan presentase pigmentasi (%Tp). berdasarkan presentase transmisi eritema aktvitas tabir surya herba kerokot termasuk dalam kategori fast tanning, proteksi ekstra dan suntan standar, sedangkan aktivitas tabir surya ekstrak herba kerokot berdasarkan presentase transmisi pigmentasi termasuk kategori sunblock dan potensi ekstra
Pengaruh Pemberian Ekstrak Taoge (Vigna radiata L.) Pada Mencit Jantan (Mus musculus) Terhadap Jumlah Anak Yang Dilahirkan Nunuk Hidayanti; Riski Sulistiarini; Adam M. Ramadhan; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 5 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.236 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v5i1.235

Abstract

Infertilitas merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang serius yang dihadapi oleh sebagian masyarakat. Taoge (Vigna radiata L.) diyakini masyarakat sebagai peningkat kesuburan alami. Taoge memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi yaitu vitamin E, vitamin C, fenol, flavonoid, fitosterol dan beberapa mineral seperti selenium, mangan, tembaga, zink dan besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak taoge terhadap perubahan jumlah anak pada hewan uji mencit. Hewan uji dibagi menjadi 4 kelompok secara acak yaitu kontrol normal tanpa pemberian ekstrak taoge, kelompok uji 1,2 dan 3 diberi ekstrak taoge dengan konsentrasi 12,5 %; 25 % dan 50 %. Pengujian ini menggunakan metode breeding sistem poligami dengan cara mengawinkan mencit jantan dan betina (1:2) hingga diperoleh anak mencit selanjutnya dihitung jumlah anak dan ditimbang bobot lahir anak mencit secara keseluruhan dan dianalisis secara deskriptif. Pemberian ekstrak taoge memberikan pengaruh terhadap perubahan jumlah anak pada hewan coba mencit jika dibandingkan dengan kontrol normal. Konsentrasi terbaik ekstrak taoge dalam meningkatkan jumlah anak kelahiran dan bobot lahir adalah konsentrasi 25 %.
Kesesuaian Waktu Pemberian Obat Hemodialisa Di RSUD A.W Sjahranie Samarinda Nur Anggreani; Rolan Rusli; Nurul Annisa
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 5 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.946 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v5i1.236

Abstract

Hemodialisa didefinisikan sebagai pergerakan larutan dan air dari darah pasien melewati membran semipermeabel (dialyzer) ke dalam dialysate. Pemberian obat pada penyakit hemodialisa ditinjau berdasarkan kesesuaian obat (terdialisis atau tidak) serta waktu pemberian obat (sebelum atau sesudah hemodialisis). Tujuan dari penelitian ini mengetahui kesesuaian obat pada pasien dengan hemodialisis. Studi ini merupakan penelitian observasi dan data disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat-obatan yang pemberiannya sesuai adalah amlodipine, calos, amoxicilin, dan isosorbit dinitrat. Obat-obatan yang tidak sesuai pemberiannya adalah asam folat, diazepam, valsartan, tramadol dan furosemide.
Aktivitas Antioksidan dan Tabir Surya Ekstrak Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del.) Petrina Febrianti; Wisnu Cahyo Prabowo; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 5 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.272 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v5i1.237

Abstract

Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del.) adalah salah satu tanaman obat yang secara empiris berpotensi sebagai obat antidiabetes, obat antimalaria dan obat antikanker. Daun Afrika diharapkan dapat menghambat peningkatan radikal bebas yang disebabkan oleh paparan sinar matahari karena Daun Afrika mengandung senyawa flavanoid yang merupakan senyawa antioksidan dan senyawa fotoprotektif. Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai IC50 sebagai nilai aktivitas antioksidan Daun Afrika menggunakan metode DPPH, dan juga mengetahui nilai persentase transmisi eritema (% Te) dan persentase transmisi pigmentasi (% Tp) ekstrak yang kemudian dimasukkan kedalam kategori profil aktivitas tabir surya. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak metanol Daun Afrika memiliki nilai IC50 sebesar 175, 021 ppm. Aktivitas tabir surya pada konsentrasi 50 ppm-250 ppm sangat baik digunakan sebagai pencegahan dari pigmentasi kulit dengan profil tabir surya sunblock dan perlindungan ekstra, namun aktivitasnya sangat rendah dalam mencegah terjadinya eritema pada kulit dengan nilai % Te yang berada di atas 18%.
Kajian Efektivitas Penggunaan Antibiotik pada Pasien Infeksi Saluran Kemih (ISK) di Rumah Sakit Samarinda Medika Citra (SMC) Kota Samarinda Risa Yusnita; Lisna Meylina; Arsyik Ibrahim; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 5 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.604 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v5i1.238

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi yang paling umum terjadi di masyarakat yang mengakibatkan kenaikan secara signifikan angka kejadian morbiditas serta mortilitas. Efektivitas penggunaan antibiotika akan berperan penting dalam pengobatan ISK, oleh karena itu dilakukan penelitian kajian efektivitas penggunaan antibiotika pada pasien Infeksi Saluran Kemih (ISK) di Rumah Sakit Samarinda Medika Citra (SMC) Periode Desember 2014 – Desember 2016. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan angka kejadian ISK dengan jenis kelamin pria 21% dan wanita 79%, serta angka kejadian ISK terbesar pada rentan usia 17 - 35 tahun baik pada pria ataupun wanita. Jenis antibiotika yang digunakan antara lain, seftriakson, sefotaksim, sefiksim, siprofloksasin, levofloksasin, amoksisilin, ampisilin dan kombinasi sefoperazone dengan sulfabaktam. Kesesuaian penggunaan antibiotika pada pasien ISK di Rumah Sakit Samarinda Medika Citra (SMC) belum sepenuhnya sesuai dengan pedoman diagnosis dan terapi Rumah Sakit Samarinda Medika Citra (SMC) dan efektivitas penggunaan antibiotika pada pasien ISK di Rumah Sakit Samarinda Medika Citra (SMC) sepenuhnya efektif berdasarkan kondisi pasien.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi dari Daun Pandan Duri (Pandanus tectorius) Sulton Ulfadha; Mirhansyah Ardana; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 5 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.545 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v5i1.239

Abstract

Pandan Duri (Pandanus Tectorius) merupakan tumbuhan yang termasuk dalam keluarga Pandanaceae (pandan-pandanan). Tumbuhan-tumbuhan dari keluarga pandan-pandanan telah diketahui memiliki banyak manfaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan daun pandan duri. Pada penelitian ini dilakukan ekstraksi dan fraksinasi sehingga diperoleh ekstrak metanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi n-butanol. Aktivitas antioksidan daun pandan duri diuji dengan metode DPPH. Nilai IC50 ekstrak metanol, fraksi n-heksana, fraksi etil asetat, dan fraksi n-butanol berturut-turut adalah 305,11 ppm, 398,29 ppm, 178,78 ppm, dan 118,47 ppm.
Kajian Terapi Asma dan Tingkat Kontrol Asma Berdasarkan Asthma Control Test (ACT) Ana Nur Yasin; Risna Agustina; Jaka Fadraersada
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.064 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.246

Abstract

Asma adalah penyakit saluran pernapasan yang ditandai adanya inflamasi, peningkatan reaktivitas terhadap berbagai stimulus, dan sumbatan saluran napas yang bersifat reversibel dengan atau tanpa pengobatan yang sesuai. Prioritas pengobatan penyakit asma sejauh ini ditujukan untuk mengontrol gejala agar tidak terjadi serangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan faktor risiko yang mempengaruhi terjadinya asma berupa riwayat keturunan, riwayat merokok, riwayat terpapar asap rokok dan alergi serta penggunaan terapi kontroler dan tingkat kontrol asma dengan menggunaan kuisioner Asthma Control Test (ACT). Jenis penelitian yang dilakukan yaitu dengan menggunakan metode prospektif dengan pemaparan hasil secara deskriptif. Sampel penelitian ialah pasien dengan usia > 18 tahun dan diagnosis utama asma di Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda sebanyak 26 orang. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik berupa jenis kelamin perempuan (57,69%), usia 45-59 tahun (42,30%). Faktor risiko yang mempengaruhi asma berupa riwayat keturunan (53,84%), riwayat merokok (34,63%), riwayat terapar asap rokok (70,07%) dan alergi (57,69%). Penggunaan terapi kontroler symbicort® yang berisi Budesonid dan Formoterol fumarate dihydrate (15,38%) dengan frekuensi penggunan rutin (23,08%). Terapi yang diberikan dari Rumah Sakit yaitu Symbicort® dan N-Asetilsistein (46,16%). Tingkat kontrol asma berdasarkan skor ACT yang memiliki proporsi tertinggi yaitu pasien dengan asma tidak terkontrol sebanyak (84,62%).
Eksplorasi Jenis Pisang Sebagai Penurun Keasaman Lambung Secara In Vitro Anisha Putri; Nur Mita; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.487 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.247

Abstract

Pisang (Musa sp.) merupakan buah tropis yang memiliki manfaat dalam mengurangi iritasi lambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai perlakuan dan jenis buah pisang terhadap tingkat keasaman cairan lambung. Penelitian dilakukan dengan membandingkan 4 jenis pisang yaitu Mauli, Raja, Kepok, dan Ambon, dimana perlakuan uji divariasikan terhadap daging buah segar, rebusan, dan daging buah yang digunakan bersama dengan beberapa obat golongan antasida dalam bentuk sediaan tablet, serbuk, dan suspensi. Penurunan keasaman lambung dilakukan secara in vitro dengan alat uji disolusi menggunakan media cairan lambung buatan sebanyak 300 ml, dimana pH diukur setiap 15 menit selama 2 jam. Dari penelitian ini diperoleh bahwa rebusan pisang menghasilkan pH yang lebih rendah dibandingkan buah segar pada cairan lambung. Daging buah pisang raja menghasilkan kemampuan menaikkan pH cairan lambung tertinggi pada pemberian tunggal. Adapun penggunaan pisang ambon bersama gerusan tablet antasida terbukti memiliki kapasitas penurun keasaman lambung terbaik dibanding antasida tunggal, dimana dalam waktu 15 menit telah mampu mengubah pH cairan lambung buatan dari 1,3 menjadi 3,5.
Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Terhadap Pertumbuhan Kalus Pada Eksplan Daun Sirih Hitam (Piper acre Blume) Hidayat Hidayat; Hajrah Hajrah; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.02 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.248

Abstract

Sirih hitam memiliki banyak manfaat dibidang kefarmasian hanya penggunaannya masih sangat terbatas karena sulit untuk diperoleh oleh karena itu dilakukan upaya pengembangbiakan dengan menggunakan metode kultur jaringan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi efektif zat pengatur tumbuh yang dapat menumbuhkan kalus daun sirih hitam. Eksplan daun sirih hitam ditumbuhkan pada medium Murashige Skoog dengan variasi konsentrasi zat pengatur tumbuh Indole Butyric Acid (IBA) dan 6-Benzyl Amino Purine (BAP) dengan perbandingan beruturut-turut IBA 1 ppm : BAP 2 ppm; IBA 1,5 ppm : BAP 2 ppm; IBA 2 ppm : BAP 2 ppm; IBA 2,5 ppm : BAP 2 ppm; dan IBA 3 ppm : BAP 2 ppm. Hasil yang didapatkan adalah kalus tumbuh pada medium Murashige Skoog dengan konsentrasi zat pengatur tumbuh IBA 1,5 ppm : BAP 2 ppm.
Pola Penggunaan Obat Hipoglikemik Oral Pada Pasien Geriatri Diabetes Mellitus Tipe 2 di Instalasi Rawat Jalan RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Ayu Nursidah; Rolan Rusli; Dewi Rahmawati
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.531 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.249

Abstract

Penggunaan obat antibiabetes pada pasien geriatri, berpeluang menyebabkan hipoglikemik sehingga diperlukan pengobatan yang tepat dan rasional untuk keberhasilan pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik, pola penggunaan obat, dan angka kejadian hipoglikemik pada pasien geriatri diabetes mellitus tipe 2 di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2017. Penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling berdasarkan rekam medik dan lembar pertanyaan. Data karakteristik jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan pasien geriatri diabetes mellitus yang terbanyak perempuan 27 pasien (54 %), pendidikan rendah 27 pasien (54 %), tidak bekerja 26 pasien (52 %). Penggunaan obat tunggal terbanyak adalah metformin 7 pasien (58,30 %), sedangkan penggunaan kombinasi 2 obat oral terbanyak adalah glimepirid dan metformin 16 pasien (57,14 %) serta penggunaan kombinasi 3 obat oral terbanyak adalah glimepirid,metformin,akarbose 6 pasien (60 %). Persentase angka kejadian pasien diabetes mellitus tipe 2 geriatri yang mengalami gejala hipoglikemik 18 pasien (36 %).

Filter by Year

2015 2023