cover
Contact Name
Dietriech G. Bengen
Contact Email
dieter@indo.net.id
Phone
+62251-8627323
Journal Mail Official
dieter@indo.net.id
Editorial Address
Departement of Marine Science and Technology Faculty of fisheries and marine science, IPB University Jln. Lingkar Akademik, Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680, Indonesia
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
ISSN : 20879423     EISSN : 2620309X     DOI : https://doi.org/10.29244/jitkt
Core Subject : Science,
Aims and Scope Journal of Tropical Marine Science and Technology (Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis) is a scientific journal in the field of tropical marine science and technology. We have a aims and scope to focus in publishing a good quality scientific articles for dissemination of research results in the field of marine science and technology. Aims As an media of information and dissemination of research results in the field of marine science and technology, especially in the waters of Indonesia and Southeast Asia region, Could actively and continuously disseminate the best research results to various stakeholders, and; This Journal of Tropical Marine Science and Technology can improve the quality of research results and benefit stakeholders. Scope The article, published in this Journal of Tropical Marine Science and Technology covers a wide range of research topics in the field of: marine biology, marine ecology, biological oceanography, chemical oceanography, physical oceanography, dynamical oceanography, coral reef ecology, marine acoustic, marine remote sensing, marine geographical information system, marine microbiology, marine polution, marine aquaculture, post-harvest fisheries technology, integrated coastal management (ICM) marine biotechnology, air-sea interaction, ocean engineering,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 656 Documents
AKUMULASI LOGAM BERAT (Pb, Cd, Hg) PADA KARANG Acropora aspera DI PERAIRAN POMALAA SULAWESI TENGGARA Tasabaramo, Ilham Antariksa; Neviaty P. Zamani; Lalang; Syadiah, Essa Annisa; Riska, Riska
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v14i1.37553

Abstract

Karang merupakan salah satu organisme yang sensitif terhadap perubahan fisik dan kimia lingkungan laut. Terumbu karang di perairan Pomalaa mulai terancam karena adanya pertambangan Nikel. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kualitas perairan terhadap terumbu karang, dan tingkat akumulasi logam berat (Pb, Cd, dan Hg) di perairan dan pada karang (Acropora aspera) di perairan Pomalaa. Sampel diambil pada 4 stasiun dengan parameter yang diukur adalah suhu, oksigen terlarut, pH, salinitas, kecerahan perairan, kecepatan arus, nitrat dan fosfat. Sampel air laut pada setiap stasiun diambil menggunakan botol sampel berukuran 500 ml dan ditambahkan HNO3 sebanyak 5 ml. Sampel karang diambil pada kedalaman 5-10 m sebesar 3-5 cm, kemudian dipreparasi dan dianalisis menggunakan metode Atomic Absorption Spectrometer (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi logam di air dan karang memiliki nilai yang berbeda. Akumulasi logam berat pada sampel air melebihi ambang batas baku mutu air laut untuk biota laut. Akumulasi logam berat pada kerangka karang memiliki konsentrasi yang berbeda untuk setiap jenis logam. Konsentrasi logam Pb yang terakumulasi pada karang berkisar antara 1,20-28,40 mg/kg. Konsentrasi logam Cd berkisar antara 12,06-18,53 mg/kg, sedangkan konsentrasi logam Hg yang terakumulasi berkisar antara 0,03-1,70 mg/kg. Konsentrasi logam yang terakumulasi pada karang lebih besar dari pada di air. Karang memiliki kecenderungan tinggi dalam mengakumulasi logam sehingga dapat dijadikan sebagai bioindikator dalam melihat tingkat pencemaran perairan.
MONITORING KAWASAN EKOWISATA MANGROVE MENGGUNAKAN NDVI, NDWI, DAN CMRI DI PULAU DODOLA, KABUPATEN PULAU MOROTAI, INDONESIA Singgalen, Yerik Afrianto; Manongga, Danny
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v14i1.37605

Abstract

Pembangunan infrastruktur pariwisata menyebabkan alih fungsi lahan atau konversi lahan dari ruang terbuka hijau menjadi kawasan ekonomi pariwisata. Pemanfaatan kawasan mangrove sebagai daya tarik ekowisata perlu dimonitoring secara berkala agar pembangunan sarana dan prasarana tidak mengancam keberlanjutan vegetasi mangrove. Artikel ini bertujuan mengidentifikasi sebaran mangrove menggunakan model normalized difference vegetation index (NDVI), normalized difference water index (NDWI), combined mangrove recognize index (CMRI) di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, Indonesia. Perspektif ekowisata berkelanjutan digunakan untuk mendiskusikan konteks sosio-kultural masyarakat Morotai khususnya masyarakat Pulau Kolorai. Penelitian ini mengadopsi metode campuran. Pengolahan data terbagi menjadi dua tahap yakni: tahap pertama, pemetaan sebaran mangrove Pulau Dodola menggunakan citra satelit Landsat 8 Operational Land Imager (OLI) dari tahun 2013-2021 berdasarkan kalkulasi NDVI, NDWI, dan CMRI; tahap kedua, trianggulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2017, terjadi penurunan nilai NDVI dan CMRI di Zona 1, Zona, 2, dan Zona 3 sebagai kawasan ekowisata mangrove Pulau Dodola.. Hal ini menunjukkan adanya ancaman ekosistem mangrove apabila pembangunan infrastruktur menyebabkan penurunan nilai indeks vegetasi secara signifikan dari tahun ke tahun. Dengan demikian, diperlukan program pengendalian terhadap program pembangunan infrastruktur dengan melibatkan masyarakat lokal dalam pemeliharaan ekosistem mangrove.
ANALISIS KAWASAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) BERDASARKAN INDIKATOR KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG DI PESISIR KOTA BAUBAU Widigdo, Bambang; Zairion; Al Mualam, Al Mualam
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v14i1.37659

Abstract

Kappaphycus alvarezii merupakan salah satu spesies rumput laut yang mayoritas dikembangkan di kawasan pesisir dan memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Upaya dalam mengembangkan kawasan budidaya rumput laut membutuhkan pendekatan yang memperhatikan indikator kesesuaian dan daya dukung untuk menjamin keberlanjutan produksi rumput laut jenis tersebut di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kawasan budidaya rumput laut jenis K. alvarezii berdasarkan analisis kesesuaian dan daya dukung perairan dengan pendekatan konsentrasi nitrat (NO3-). Penelitian ini dilakukan di Pesisir Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara pada bulan Februari–Maret 2020. Data parameter fisik dan kimia perairan dikumpulkan secara langsung di lokasi penelitian, sementara satuan konsentrasi nitrat yang mampu diserap rumput laut diperoleh dari data sekunder yang tersedia. Data parameter lingkungan diolah dengan metode weight sum overlay pada aplikasi image processing dan dilanjutkan dengan analisis daya dukung berdasarkan konsentrasi nitrat. Hasil analisis kesesuaian perairan diperoleh mencapai 3240,6 ha. Kategori sangat sesuai seluas 920,58 ha dan kategori sesuai 2320 ha. Daya dukung berdasarkan konsentrasi nitrat yang dapat ditampung oleh perairan adalah 0,497 kg-N/hari dengan total jumlah rumput laut yang dapat dibudidayakan dalam satu tahun adalah 7317,90 ton. Berdasarkan angka tersebut maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar Pesisir Kota Baubau potensial untuk dijadikan sebagai kawasan pengembangan budidaya rumput laut dengan jumlah produksi yang tinggi.
IDENTIFIKASI MIKROALGA LAUT POTENSIAL SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL DI KECAMATAN BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE Erlangga; Imanullah; Imamshadiqin; Syahrin, Alfi; Siregar, Dodi Fanhalen; Ramadansyah, Syahrul; Yudho Andika
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v14i1.39258

Abstract

Banyak penelitian yang telah dilakukan untuk menemukan potensi sumber energi alternatif dari bahan-bahan yang dapat diperbarui dan ramah lingkungan akibat dari menipisnya sumber energi fosil. Salah satu upaya dalam meningkatkan kemandirian energi adalah dengan menyiapkan bahan bakar alternatif potensial yang berasal dari mikroalga. Kecamatan Banda Sakti memiliki potensi sumberdaya pesisir dan lautan yang belum banyak dikaji, salah satunya adalah mikroalga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis mikroalga yang berpotensi sebagai bahan baku biodiesel di Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober – November 2021 di Perairan Laut Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe dengan menggunakan metode purposive sampling. Ditemukan sebanyak 143 jenis mikroalga dan ditemukan 4 jenis mikroalga yang telah dikembangkan sebagai bahan biodiesel yaitu Cholera sp., Spirulina sp., Nitzschia sp., dan Chaetoceros sp. Jenis mikroalga yang paling melimpah yaitu Raphidonema sp., jenis ini perlu diteliti lebih lanjut untuk melihat potensi sebagai bahan baku biodiesel. Kelimpahan total mikroalga berkisar antara 350,00–561,11 ind/L. Nilai parameter kualitas perairan masih dalam kondisi baik untuk kehidupan mikroalga. Perairan laut Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe memiliki potensi mikroalga untuk dikembangkan sebagai bahan baku biodiesel.
KEBIASAAN MAKAN DAN FREKUENSI KEMUNCULAN HIU PAUS (Rhincodon typus) DI PERAIRAN KWATISORE DALAM HAK ULAYAT LAUT KAMPUNG AKUDIOMI DI TAMAN NASIONAL TELUK CENDERAWASIH Maruanaya, Yan; Tuhumury, S. F.; Abrahamzs, James; Retraubun, Prof. Alex
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v14i1.39648

Abstract

Hiu paus (Rhincodon typus) adalah ikan terbesar di dunia yang sangat berpotensi dalam bidang wisata, namun potensi ancamannya juga tinggi jika tidak dikelola dengan baik. Perairan Kwatisore merupakan salah satu habitat hiu paus di Indonesia yang terlihat sering muncul. Hal tersebut menjadi fenomena yang unik karena hiu paus muncul setiap hari dan sepanjang tahun, sehingga berpeluang untuk pengembangan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik pola makan hiu paus dan agregasinya, terutama total jumlah kemunculan dan jumlah individu di perairan Kwatisore. Pengambilan data dalam penelitian ini berupa data primer dan dilakukan dari bulan Juli sampai September 2020. Metode pengambilan data dilakukan sekali setiap bulan (time series) melalui koleksi untuk mengkaji pola makan antar individu hiu paus dengan pengamatan secara langsung ketika hiu paus naik ke permukaan perairan dan berada di dalam bagan yang berjumlah 5 unit alat tangkap bagan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi 275 kemunculan hiu paus, yang terdiri dari 18 individu. Jumlah kemunculan dan jumlah individu hiu paus sangat tergantung pada hasil tangkapan ikan teri oleh setiap unit alat tangkap bagan. Kemunculan hiu paus berada dalam petuanan hak ulayat laut Kampung Akudiomi. Kemunculan hiu paus dominan terjadi pada pagi hari dan persentase kemunculan 100% berjenis kelamin jantan dengan ukuran panjang total berkisar antara 3 hingga 7,5 m.
PENGARUH PAKAN EKSOGEN AWAL TERHADAP AKTIVITAS ENZIM PENCERNAAN DAN PERTUMBUHAN LARVA Epinephelus fuscoguttatus (Forsskal, 1775) melianawati, Regina; Pratiwi, Rarastoeti
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v14i1.39801

Abstract

Pemberian pakan eksogen awal merupakan hal yang penting dilakukan dalam kegiatan pembenihan ikan laut, termasuk ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus). Peralihan dari pakan endogen ke pakan eksogen merupakan fase kritis bagi kelangsungan hidup larva ikan kerapu macan pada stadia awal. Keberadaan pakan eksogen dapat berpengaruh terhadap aktivitas enzim pencernaan dan pertumbuhan larva. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peranan pakan eksogen awal terhadap aktivitas enzim pencernaan dan pertumbuhan larva stadia awal. Dua perlakuan yang diujicobakan adalah larva diberi pakan eksogen dan larva tidak diberi pakan eksogen. Pakan eksogen awal yang diberikan berupa zooplankton rotifer Brachionus rotundiformis. Parameter yang diamati adalah aktivitas enzim pencernaan yang meliputi protease, amilase dan lipase; penyerapan pakan endogen; dan pertumbuhan larva yang meliputi panjang total dan bobot tubuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas enzim pencernaan larva umur 3 hari yang tidak diberi pakan awal adalah lebih tinggi dibandingkan dengan larva yang diberi pakan eksogen awal. Pakan endogen habis terserap pada larva umur 3 hari. Panjang total larva pada kedua perlakuan adalah cenderung sama, sedangkan bobot tubuh pada larva yang diberi pakan awal lebih besar dibandingkan yang tidak diberi pakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pakan eksogen awal berpengaruh terhadap aktivitas enzim pencernaan dan pertumbuhan larva ikan kerapu macan pada stadia awal.
PENGARUH PENAMBAHAN TRIPSIN TERHADAP KARAKTERISTIK SURIMI IKAN NILA MERAH (Oreochromis niloticus) Nurhayati, Tati; Ibrahim, Bustami; Abdullah, Asadatun; Nurjanah; Pamungkas, Irama Dramawanti
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v14i2.33622

Abstract

Ikan nila memiliki daging yang berwarna putih sehingga sangat baik digunakan dalam pembuatan surimi. Dari segi tekstur surimi ikan nila memiliki tekstur daging yang agak padat yang menjadikan hasil akhir kamabokonya agak keras. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penambahan enzim pada surimi ikan nila sehingga mendapatkan tekstur kamaboko lebih lembut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik surimi ikan nila merah dengan penambahan enzim tripsin yang diekstrak dari usus ikan. Metode yang digunakan yaitu rancangan percobaan sederhana dengan penambahan enzim tripsin 0%, 1%, 2%, 3% dan 4%. Parameter yang diamati yaitu analisis proksimat, protein larut garam (PLG), pH, derajat putih, particle size analysis (PSA), texture profile analysis (TPA), water holding capacity (WHC) dan analisis sensori. Berdasarkan hasil analisis, penambahan enzim tripsin mampu meningkatkan karakteristik dari surimi ikan nila merah. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil parameter yang diukur yaitu pada chewiness, hardness, gummines, uji lipat dan uji gigit yang menunjukkan bahwa tekstur dari surimi ikan nila menjadi lebih baik serta lebih lembut.
KLASIFIKASI TIGA GENUS IKAN KARANG MENGGUNAKAN CONVOLUTION NEURAL NETWORK Arifin, Willdan Aprizal; Rosalia, Ayang Armelita; Lukman; Tufailah, Nabila; Ariawan, Ishak
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v14i2.33633

Abstract

Ikan karang adalah salah satu organisme penting dalam kajian ekosistem terumbu karang, perlu dilakukan proses identifikasi untuk memahami pola, struktur dan distribusi keanekaragaman ikan karang. Selain itu, ikan karang memiliki jumlah yang sangat banyak dan hampir mirip satu sama lain. Oleh karena itu, untuk mempercepat proses identifikasi ikan dapat dilakukan secara komputerisasi. Salah satu teknik komputerisasi yang dapat dilakukan adalah pengolahan citra digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan citra genus Ikan (Epinephelus spp., Halichoeres spp., dan Lutjanus spp.) ekonomis penting. Data citra diperoleh dari situs https://www.kaggle.com/. Metode klasifikasi citra yang digunakan adalah Convolutional Neural Network (CNN) yang terdiri dari dua tahapan. Tahapan yang pertama adalah melakukan pelatihan dengan metode backpropagation, dan tahapan yang kedua adalah melakukan klasifikasi citra menggunakan feedforward. Hasil dari kombinasi dua metode tersebut diperoleh accuracy sebesar 85,31%. Selain itu, model yang dibangun cukup bagus karena selisih nilai rataan antara precision dan sensitivity tidak terlalu besar, precision sebesar 89,92% dan sensitivity sebesar 86,49%. Hasil analisis dan evaluasi yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa metode klasifikasi CNN dapat digunakan dengan baik dalam mengelompokkan citra Ikan berdasarkan genus.
PERFORMA PERTUMBUHAN DAN KUALITAS AIR PADA PENDEDERAN LOBSTER PASIR Panulirus homarus YANG DIPELIHARA DENGAN SISTEM RESIRKULASI Prama, Ega Aditya; Kurniaji, Ardana
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v14i2.37116

Abstract

Ketersediaan benih yang berukuran sama pada budidaya lobster pasir Panulirus homarus menjadi salah satu kendala. Pendederan dengan sistem resirkulasi merupakan teknologi alternatif yang dapat digunakan untuk menyeragamkan ukuran benih. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa pertumbuhan dan kualitas air pada lobster P. homarus yang dipelihara dengan menggunakan sistem resirkulasi. Penelitian ini dilaksanakan dengan 4 perlakuan dan 2 ulangan yakni bak kontrol (K) menggunakan sistem flow trough, bak perlakuan (SK) dilengkapi skimmer, bak perlakuan (F) dilengkapi dengan trickle filter, bak perlakuan (SKF) dilengkapi kombinasi skimmer dan trickle filter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan harian (LPH) dan FCR tidak berbeda nyata pada semua perlakuan (P>0,05). Bobot tertinggi diperoleh dari kontrol 1,09 g dan panjang tertinggi pada perlakuan SK yakni 3,58±0,09 cm. Suhu relatif stabil pada 25,6-27,1oC, DO 4,6–6,3 mg/L, salinitas 33,4–37,4 ppt, TDS 33,5-36,9 mg/L, pH 7,6-7,9, kadar nitrit (NO2) berkisar antara 0,03–4,1 mg/L. Nilai nitrat (NO3) selama penelitian berkisar antara 0,9–15,5 mg/L. Nilai amonia (NH3) selama penelitian berkisar antara 0,001–0,049 mg/L. Sistem filtrasi (skimmer dan trickle filter) mampu menyediakan kualitas air yang optimal untuk pertumbuhan lobster pasir.
KERAGAMAN DAN KELIMPAHAN RUMPUT LAUT HIJAU Caulerpa (Chlorophyta) DI PERAIRAN PESISIR INDONESIA DENGAN KANDUNGAN NUTRIEN YANG BERBEDA: Pulau Bintan, Jepara, dan Pulau Osi Darmawan, Muhamad; Putri Zamani, Neviaty; Eko Irianto, Hari; H. Madduppa, Hawis
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v14i2.37745

Abstract

Rumput laut hijau Caulerpa dapat ditemukan di setiap daerah pesisir Indonesia, dan merupakan salah satu rumput laut dengan potensi besar untuk dikembangkan di masa depan. Parameter kimia, terutama konsentrasi nutrisi di kolom perairan (nitrat, nitrit, fosfat, dan amonia), memainkan peran penting dalam distribusi dan keanekaragaman rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelimpahan, indeks ekologi, dan hubungan antara konsentrasi nutrisi di kolom perairan dengan keanekaragaman Caulerpa dari tiga lokasi yang berbeda (Pulau Bintan, Jepara, dan Pulau Osi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara kadar nutrisi di perairan dengan kelimpahan dan keanekaragaman Caulerpa di tiga lokasi. Kadar nitrat, amonia, dan rasio DIN:P berbeda secara signifikan berbeda di semua lokasi. Namun demikian, kadar nitrit dan fosfat tidak berbeda secara signifikan di ketiga lokasi. Kadar nitrat dan fosfat tertinggi ditemukan di Pulau Osi. Kadar nitrit dan amonia mencirikan kondisi yang ada di Pulau Bintan. Kadar nitrat merupakan karakteristik utama yang membedakan nutrisi perairan di semua lokasi. Spesies Caulerpa yang ditemukan pada penelitian ini adalah Caulerpa racemosa, Caulerpa lentilifera, Caulerpa serrulata, Caulerpa sertularoides, dan Caulerpa cupresoides. Faktor pertumbuhan rumput laut hijau Caulerpa lentilifera dipengaruhi oleh kadar nitrat dan fosfat. Di sisi lain, kadar amonia menentukan pertumbuhan Caulerpa racemosa dan Caulerpa serrulata. Keragaman dan kelimpahan Caulerpa cupresoides dipengaruhi oleh kadar nitrit. Hasil analisis korespondensi kanonik menunjukkan bahwa parameter nitrat, fosfat, dan amonia menjadi parameter dominan yang mempengaruhi distribusi Caulerpa di tiga lokasi.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 17 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 16 No. 3 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 15 No. 3 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 13 No. 3 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 13 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 3 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 11 No. 3 (2019): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 11 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 10 No. 3 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 9 No. 2 (2017): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 9 No. 1 (2017): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 8 No. 2 (2016): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 8 No. 1 (2016): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 7 No. 2 (2015): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 7 No. 1 (2015): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 6 No. 2 (2014): Electronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 6 No. 1 (2014): Electronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 5 No. 2 (2013): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 5 No. 1 (2013): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 4 No. 2 (2012): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 4 No. 1 (2012): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 3 No. 2 (2011): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 3 No. 1 (2011): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 2 No. 2 (2010): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 2 No. 1 (2010): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 1 No. 2 (2009): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 1 No. 1 (2009): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis More Issue