cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajsh/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28081447     EISSN : 28081307     DOI : 10.57250
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles 867 Documents
Hubungan Pernikahan Dini dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Tamalarea Hatima, Husnul; Ibriani, Jumriana
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1501

Abstract

Pernikahan dini yang terjadi pada usia muda bagi perempuan ini akan berimbas pada kehamilan di usia yang juga muda. Pernikahan dini dapat meningkatkan angka kejadian anemia pada ibu hamil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional, penelitian dilaksanakan di Puskesmas Tamalanrea kota Makassar pada februari 2025. Hasil peneletian ini Berdasarkan hasil analisis statistik dengan menggunakan uji Chi Square (Continuity correction), pada tabel 3 di atas yaitu nilai p (0,049) < α (0,05), artinya nilai p lebih kecil dari nilai α pada derajat kepercayaan 95% dengan derajat kebebasan 1. Dapat disimpulkan bahwa disimpulkan bahwa ada hubungan antara pernikahan di usia dini dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Tamalanrea Makassar.
Tanggung Jawab Badan Pertahanan Nasional (BPN) dalam Penerbitan Sertifikat Ilegal di Laut Harris , Freddy; Meilana
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1502

Abstract

Penelitian ini menganalisis tanggung jawab Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam penerbitan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) di wilayah laut yang secara hukum tidak dapat dijadikan objek hak atas tanah. Studi ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya ratusan bidang bersertifikat di atas perairan laut di pesisir utara Tangerang, yang menimbulkan dampak ekologis, sosial, dan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerbitan HGB oleh BPN di atas laut merupakan bentuk pelampauan kewenangan administratif (ultra vires), pelanggaran hukum lingkungan, dan inkonsistensi terhadap konstitusi, khususnya Pasal 33 UUD 1945 serta Putusan MK No. 85/PUU-XI/2013. Penegakan hukum terhadap praktik ini harus dilakukan melalui pendekatan multidimensi: administratif (pencabutan sertifikat dan reformasi prosedur), pidana (pengusutan pemalsuan dan penyalahgunaan wewenang), perdata (restorasi hak masyarakat), dan konstitusional (pemulihan ruang publik). Penelitian ini menekankan bahwa hukum tidak boleh menjadi alat privatisasi ruang hidup rakyat, melainkan sebagai pelindung atas ruang bersama.
Motivasi Diri pada Mantan Pecandu Narkoba Sebagai Konselor Adiksi di Yayasan Mutiara Maharani Syafitri, Aina Nur; Sidqiyah, Chamiyatus
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1504

Abstract

Penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan sosial yang menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kehidupan individu dan relasinya dengan lingkungan sosial. Namun, terdapat individu yang mampu bangkit dari ketergantungan dan bertransformasi menjadi konselor adiksi. Fenomena ini menunjukkan adanya motivasi internal yang kuat dalam proses pemulihan di Yayasan Mutiara Maharani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga informan utama dan beberapa informan pendukung dari yayasan. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan menggunakan teori Self-Determination dari Deci dan Ryan (1985) sebagai landasan, yang menekankan tiga kebutuhan psikologis dasar: otonomi, kompetensi, dan keterkaitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi diri mantan pecandu terbentuk karena kesadaran pribadi, dukungan sosial, serta pengalaman hidup yang bermakna. Aspek otonomi tampak dalam keputusan sadar untuk berubah, kompetensi berkembang melalui pelatihan dan pengalaman kerja, dan keterkaitan diperoleh dari hubungan yang positif dengan keluarga, rekan kerja, dan lembaga. Teori Self-Determination dalam penelitian ini relevan dalam menjelaskan proses pemulihan dan pembentukan motivasi intrinsik pada konselor adiksi.
Analisis Yuridis Putusan Peninjauan Kembalinomor 377/Pk/Pid.Sus/2025 dalam Perkaranarkotika terhadap Terpidana Atmadja, Rizka
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1505

Abstract

Narkotika di Indonesia menjadi isu utama yang mengguncang struktur sosial dan ketertiban hukum. Para kurir acap kali terdampak oleh sistem peradilan yang timpang, karena posisinya dianggap sejajar dengan bandar narkoba. Karya telaah ini dimaksudkan guna menelisik secara komprehensif dasar pertimbangan yuridis yang diambil oleh Mahkamah Agung dalam Amar Peninjauan Kembali Nomor 377/PK/Pid.Sus/2025 atas identitas Buyung Rahmat Kurnia Atmadja, sekaligus menakar keterpaduan amar tersebut dengan kaidah-kaidah hukum positif dan prinsip keadilan substantif. Metodologi yang diaplikasikan dalam risalah ini bersifat normatif-juridikal dengan aksentuasi pada penelaahan instrumen legislasi, sedangkan bahan yang dieksplorasi bersumber dari referensi sekunder berupa naskah normatif, pustaka ilmiah, serta replikasi resmi putusan peradilan. Temuan kajian mengindikasikan bahwa Mahkamah Agung mengafirmasi permintaan peninjauan lantaran teridentifikasi kekhilafan substansial dalam amar terdahulu, terutama terkait konstruksi fakta serta interpretasi terhadap ketentuan normatif yang relevan. Lembaga peradilan menaksir bahwa amar sebelumnya alpa dalam memilah peran substantif pihak terperiksa, sehingga memunculkan penyamarataan yang tidak merepresentasikan kedudukan yuridis terdakwa secara akurat. Amar ini mencerminkan implementasi asas keadilan esensial serta prinsip legalitas dalam ranah pidana, seraya menegaskan fungsi taktis Peninjauan Kembali sebagai wahana remedial guna menjamin proteksi atas hak konstitusional pihak terhukum. Hasil ini turut berkorespondensi dengan pelbagai riset sebelumnya yang menggarisbawahi urgensi asas proporsionalitas dalam penjatuhan sanksi atas perkara narkotika, serta peneguhan jaminan atas prerogatif hak asasi dalam tatanan sistem peradilan pidana.
Implementasi Kode Etik Jurnalistik dalam Penulisan Berita Online pada Media Tribunflores.Com Atulolon, Reiner Nandito Pratama; Kedoh , Lodowik N.; Sedu, Viktor Ariestyan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1506

Abstract

Kode etik jurnalistik merupakan seperangkat aturan moral yang menjadi suatu pedoman penting bagi para jurnalis agar bisa menjalankan tugasnya dengan cara yang profesional agar berita yang dipublikasikan kepada masyarakat agar terlihat lebih segar dan menarik perhatian.  Sebagai portal berita online terbesar di Flores, TribunFlores.com secara senantiasa harus bersaing dengan banyaknya persaingan dan kemunculan berbagai media online yang semakin masif menyebarkan berbagai informasi penting kepada masyarakat. Hal ini pun menjadi tantangan yang sangat besar bagi para jurnalis TribunFlores.com  yang di tuntut untuk menyajikan berita setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan informasi terkini mengenai berbagai peristiwa yang terjadi di Flores maupun luar Flores. Dengan begitu masyarakat bisa mendapatkan perspektif baru terhadap isu-isu yang sedang berlangsung.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis diterapkannya kode etik jurnalistik  yang diatur dalam Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers oleh dewan pers pada berita-berita terpilih yang dipublikasikan di TribunFlores.com pada edisi September dan November. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berita yang di unggah tersebut telah menerapkan kode etik jurnalistik pada lima  berita yang dianalisis dan mencakup lima aspek kode etik jurnalistik pada (1)Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk; (2) Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik; (3) Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah; (4) Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul; (5) Wartawan Indonesia menghormati hak narasumber tentang kehidupan pribadinya, kecuali untuk kepentingan publik.
Analisis Normatif dan Etis terhadap Bantuan Medis dalam Bunuh Diri dan Eutanasia (Perspektif Hukum Islam dan Bioetika) Suhaemi, Hamdan; Suadi Saad; Kurniawan, Ade Fakih
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1133

Abstract

Penelitian ini menganalisis bantuan medis dalam bunuh diri (physician-assisted suicide) dan eutanasia dari perspektif hukum Islam dan bioetika. Seiring dengan meningkatnya legalisasi eutanasia di berbagai negara, muncul dilema etis dan hukum yang memerlukan kajian lebih dalam. Dalam Islam, kehidupan adalah amanah yang harus dijaga sesuai dengan prinsip ḥifẓ al-nafs dalam maqāṣid al-sharī‘ah, sehingga euthanasia dan bantuan medis dalam bunuh diri umumnya dilarang. Namun, terdapat perdebatan mengenai konsep futility care, yaitu penghentian perawatan medis yang tidak lagi memberikan manfaat bagi pasien. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif untuk menganalisis fatwa, hukum Islam, serta prinsip-prinsip bioetika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Islam melarang eutanasia, terdapat fleksibilitas dalam penghentian perawatan medis dalam kasus tertentu. Kajian ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan hukum Islam kontemporer dan kebijakan kesehatan berbasis nilai Islam.
Tradisi Masyarakat Nahdliyin: Implementasi Fidyah Bidaur dengan Emas Bagi Orang Meninggal (Studi Kasus di Masyarakat Desa Muncung Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang) Supe’i; Ayubi, Sholahuddin Al; Masykur
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1135

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan tentang tradisi fidyah bidaur bagi orang meninggal di desa Muncung sebagai fenomena ditengah masyarakat yang masih menimbulkan kontroversi, baik dari segi pemahaman maupun praktiknya, dengan demikian, kalangan masyarakat desa Muncung, selalu melakukan tradisi fidyah bidaur yang dianngapnya tepat dengan ajaran hadis dan pandangan pendapat fuqoha yang termaktub dalam Fathul Muin dan kitabuthuros lainnya. Fidyah bidaur dalam perspektif ajaran agama Islam, adalah bentuk pengganti atau tebusan yang dilakukan ketika seseorang tidak dapat menjalankan kewajiban ibadah seperti sholat, puasa, dan kewajian lainnya. Studi ini bertujuan untuk memahami implementasi fidyah bidaur dalam konteks budaya dan religius masyarakat desa Muncung serta melihat bagaimana tradisi ini dipertahankan dan berkembang dari masa kemasa serta mengetahui pendapat ulama tentang  fidyah bidaur dengan emas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan menggunakan pendekatan fenomologi, etnografi, dan studi kasus. Untuk pengumpulan data, tokoh agama dan masyarakat yang terlibat dalam praktik fidyah bidaur diwawancarai dan diobservasi.
Kontemplasi Islam Kejawen: Fundamentalisme Ideologi Hingga Sinergitas Perwujudan Nilai-Nilai Kasunyatan Muchdor, Ahmad; Ahmad Gufron, Iffan; Aspandi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1136

Abstract

Penelitian ini mengkaji Islam Kejawen dalam konteks fundamentalisme ideologi serta perannya dalam mempertahankan nilai-nilai kasunyatan sebagai bentuk spiritualitas khas masyarakat Jawa. Islam Kejawen lahir dari perjumpaan antara ajaran Islam dan tradisi spiritual Jawa, membentuk praktik keberagamaan yang lebih kontekstual, reflektif, dan selaras dengan nilai-nilai lokal. Namun, keberadaannya kerap dipertanyakan oleh kelompok yang mengusung pemurnian Islam, yang menolak unsur-unsur budaya sebagai bagian dari ajaran agama. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menelaah berbagai literatur—baik buku, jurnal akademik, dan artikel ilmiah —untuk memahami bagaimana Islam Kejawen beradaptasi dalam dinamika sosial dan keagamaan. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa Islam Kejawen bukan sekadar warisan sinkretisme, melainkan juga wujud fleksibilitas Islam dalam merespons budaya setempat. Di tengah arus purifikasi agama, ajaran ini tetap bertahan karena menekankan keselarasan antara aspek lahiriah dan batiniah, menjadikannya lebih dari sekadar praktik keagamaan, tetapi juga refleksi mendalam tentang hubungan manusia dengan Tuhan dan realitas kehidupan.
Systematic Literature Review: Pengaruh Praktik Tarekat terhadap Tingkat Spiritualitas dan Kesalehan Individu Muslim di Indonesia Lenwinsky, Sefti Wiwin; Kurniawan, Ade Fakih; Ghufron, Iffan Ahmad
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1139

Abstract

Artikel ini mengkaji dampak Tarekat terhadap spiritualitas individu Muslim di Indonesia. Sebagai jalan tasawuf, Tarekat memiliki dampak besar dalam meningkatkan kualitas spiritual umat Islam melalui amalan seperti dzikir, mujahadah, dan suluk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami pengaruh praktik Tarekat terhadap tingkat spiritualitas dan kesalehan individu Muslim di Indonesia. Peneliti juga ingin mengetahui sejauh mana ajaran dan amalan Tarekat berkontribusi pada pembentukan perilaku sosial dan keagamaan para pengikutnya dalam masyarakat Muslim Indonesia. Studi ini mengaplikasikan metode systematic literature review (SLR). Artikel diperoleh dari google scholar dengan menggunakan aplikasi publish or perish. Dalam penelitian ini, terdapat sepuluh artikel yang memenuhi kriteria peneliti dan diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Dari hasil artikel yang di analisis menunjukkan bahwa partisipasi dalam Tarekat berkontribusi terhadap peningkatan disiplin ibadah, pengendalian diri, dan kedekatan dengan Allah SWT. Di samping itu, Tarekat memiliki peran penting dalam membentuk moral, menjauhkan mereka dari tindakan yang merugikan, serta mendorong partisipasi sosial yang positif. Sehingga, Tarekat tidak hanya meningkatkan aspek spiritual individu, tetapi juga memberikan pengaruh positif bagi kehidupan sosial komunitas Muslim di Indonesia. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat menambah variabel lain pada topik penelitian sehingga dapat diketahui faktor-faktor pengaruh praktik Tarekat terhadap spiritualitas dan kesalehan individu Muslim Indonesia.
Fenomena "The Nuruls": Kontestasi Budaya dan Keagamaan dalam Pembentukan Identitas Remaja Muslimah Murlayani, Yani; Ayubi, Solahuddin AL; Masykur
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1144

Abstract

Identitas remaja muslim diera kontemporer dipengaruhi oleh beberapa factor, seiring dengan perkembangan zaman dan perubahan social yang terjadi saat ini, Budaya memiliki peran penting dalam pembentukan identitas remaja muslim tidak hanya pengaruh ajaran agama tetapi juga dinamika budaya local, global dan media social yang ada disekitar dapat membentuk cara remaja Muslim berpikir, Berprilaku, dan berinteraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana remaja muslim membentuk identitas mereka melalui presepsi dan interpretasi terhadap aktivitas social dan keagamaan yang mereka lakukan. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali pandangan remaja muslim tentang nilai-nilai budaya, norma social serta praktik keagamaan yang mereka terima dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari.Hasil penelitian menunjukan bahwa identitas remaja muslim dibentuk melalui interaksi antara nilai agama yang diterima dalam keluarga dan Masyarakat serta pengaruh budaya pop dan media social yang lebih luas. Sementara remaja muslim cenderung menafsikan aktivitas social dan keagmaaan secara fleksibel yang mencerminkan upaya mereka untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman tampa mengabaikan aspek relegiusitas dalam kehidupan mereka, dengan demikian pembentukan identitas remaja muslim di era kontemporer merupakan proses dinamis yang melibatkan negoisasi antara tradisi, agama dan budaya modern. Karena budaya memiliki pengaruh signifikan terhadap pementukan identitas remaja muslim. Remaja muslim yang tumbuh dalam lingkungan budaya yang kuat cenderung memiliki identitas yang lebih kuat dan stabil. Identitas remaja muslim diera kontemporer dipengaruhi oleh beberapa factor, seiring dengan perkembangan zaman dan perubahan social yang terjadi saat ini, Budaya memiliki peran penting dalam pembentukan identitas remaja muslim tidak hanya pengaruh ajaran agama tetapi juga dinamika budaya local, global dan media social yang ada disekitar dapat membentuk cara remaja Muslim berpikir, Berprilaku, dan berinteraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana remaja muslim membentuk identitas mereka melalui presepsi dan interpretasi terhadap aktivitas social dan keagamaan yang mereka lakukan. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali pandangan remaja muslim tentang nilai-nilai budaya, norma social serta praktik keagamaan yang mereka terima dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari.Hasil penelitian menunjukan bahwa identitas remaja muslim dibentuk melalui interaksi antara nilai agama yang diterima dalam keluarga dan Masyarakat serta pengaruh budaya pop dan media social yang lebih luas. Sementara remaja muslim cenderung menafsikan aktivitas social dan keagmaaan secara fleksibel yang mencerminkan upaya mereka untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman tampa mengabaikan aspek relegiusitas dalam kehidupan mereka, dengan demikian pembentukan identitas remaja muslim di era kontemporer merupakan proses dinamis yang melibatkan negoisasi antara tradisi, agama dan budaya modern. Karena budaya memiliki pengaruh signifikan terhadap pementukan identitas remaja muslim. Remaja muslim yang tumbuh dalam lingkungan budaya yang kuat cenderung memiliki identitas yang lebih kuat dan stabil.