cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajsh/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28081447     EISSN : 28081307     DOI : 10.57250
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles 867 Documents
Perancangan Game Edukasi Pengenalan Angka untuk Anak Berkebutuhan Khusus (Abk) Tunagrahita di Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Palopo Pradana, Ari; Kasma, Safwan; Jumarniati
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan game edukasi pengenalan angka yang ditujukan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) tunagrahita di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Palopo. Anak tunagrahita cenderung memiliki keterbatasan dalam kemampuan kognitif dan daya konsentrasi, sehingga dibutuhkan media pembelajaran yang lebih visual, interaktif, dan menyenangkan. Game edukasi ini dikembangkan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri dari enam tahap, yaitu: concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Aplikasi dikembangkan dengan menggunakan Unity dan dirancang untuk berjalan pada platform Android agar mudah diakses. Pengujian dilakukan dengan metode black box serta validasi oleh ahli media dan ahli materi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa game edukasi ini layak digunakan sebagai media pembelajaran alternatif. Media ini tidak hanya membantu siswa dalam mengenal angka secara lebih menyenangkan, tetapi juga memudahkan guru dalam menyampaikan materi secara efektif. Dengan demikian, game edukasi ini diharapkan dapat menjadi solusi pembelajaran yang inklusif.
Rancang Bangun Multimedia Interaktif Tata Cara Ibadah Sekolah Minggu di Gereja Toraja Jemaat Mahanaim Salutikala Berbasis Android Ayunda, Cerly; Rusdi, Muhammad Idham
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah aplikasi multimedia interaktif berbasis Android yang menampilkan tata cara ibadah Sekolah Minggu di Gereja Toraja Jemaat Mahanaim Salutikala. Aplikasi ini dikembangkan sebagai media pembelajaran yang dirancang agar menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak, dengan tujuan meningkatkan pemahaman mereka terhadap liturgi serta nilai-nilai kekristenan. Pengembangan aplikasi dilakukan dengan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC), yang mencakup tahapan Concept, Design, Material Collecting, Assembly, Testing, dan Distribution. Proses perancangan dilakukan menggunakan perangkat lunak Unity, sementara pengujian dilakukan dengan metode black box serta divalidasi oleh ahli media dan ahli materi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh skor rata-rata sebesar 90,16% yang tergolong dalam kategori “Amat Baik”. Hal ini menunjukkan bahwa media ini layak dan efektif digunakan sebagai sarana bantu dalam proses pembelajaran di sekolah minggu, serta dapat mempermudah guru dalam menyampaikan materi ibadah secara lebih interaktif dan menyenangkan.
Literature Review: Integrasi Etnomatematika Budaya Bali dalam Pembelajaran Matematika SD Wisnawati, Anggi; Ekadayanti, Waode; Usman, Ashari; Anidi; Yanti, Noer Rakhmat
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri keterkaitan antara matematika dan budaya dengan menggunakan sudut pandang etnomatematika dalam konteks budaya Bali. Budaya Bali yang sarat dengan tradisi dan adat istiadat, dikenal memiliki kekayaan dan keunikan yang tinggi di Indonesia. Namun, pemanfaatan konsep etnomatematika dalam budaya ini masih belum banyak dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah berbagai studi yang membahas penerapan konsep matematika dalam praktik budaya Bali, serta menilai potensi pengintegrasian konsep-konsep tersebut ke dalam pembelajaran matematika di tingkat nasional. Metode yang digunakan adalah studi literatur, yang memungkinkan peneliti mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis informasi dari berbagai sumber tertulis yang relevan mengenai etnomatematika dalam konteks Bali. Proses pengumpulan data mencakup identifikasi sumber, pencarian referensi, seleksi dan evaluasi dokumen, pengumpulan dan pencatatan informasi penting, serta pengelolaan dokumentasi data. Hasil kajian menunjukkan adanya beragam bentuk penerapan etnomatematika dalam budaya Bali, seperti pada bangunan tradisional, sistem penanggalan, seni rupa, dan musik. Selain itu, studi ini mengungkapkan adanya peluang integrasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman siswa serta keterkaitan pembelajaran dengan konteks lokal. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pengkajian lebih lanjut terhadap peran etnomatematika dalam menjaga dan mengembangkan budaya Bali di masa yang akan datang.
Eksplorasi Perasaan Kesepian pada Mahasiswa Perantau dan Peran Komunikasi Interpersonal dalam Mengatasinya (Tinjauan Studi Psikologi Kesehatan) Hidayah, Nurul; Firdhausy, Shalshabella Azizia
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman kesepian yang dialami oleh mahasiswa perantau dan memahami peran komunikasi interpersonal dalam mengatasi perasaan tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan 100 mahasiswa perantau dari Kampus IIK Bhakti Wiyata Kediri sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan FGD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesepian pada mahasiswa perantau tidak hanya disebabkan oleh jarak fisik, melainkan juga dipengaruhi oleh kualitas komunikasi interpersonal, baik dengan keluarga di kampung halaman maupun dengan teman di lingkungan kampus. Ditemukan pula bahwa komunikasi interpersonal yang efektif, dukungan sosial, dan keterampilan membangun relasi sangat berperan dalam mengurangi perasaan kesepian dan meningkatkan kesejahteraan psikologis.
Analisis Masalah Sosio-Ekonomi dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang: Sebuah Studi Literatur Pambudi, Ken Adhitya Bagus; Febrianto, Arief; Mulyawan, Budy
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1630

Abstract

Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan kejahatan serius yang melanggar hak asasi manusia dan memanfaatkan kelompok masyarakat rentan secara terstruktur. TPPO melibatkan perekrutan dan eksploitasi korban melalui berbagai cara ilegal, seperti kerja paksa dan pelacuran yang tidak hanya berdampak fisik namun juga merusak ekosistem sosial. Faktor sosio-ekonomi seperti kemiskinan, keadilan pembangunan, pengangguran, dan rendahnya akses pendidikan menjadi pemicu utama terjadinya TPPO. Ketimpangan sosial dan tekanan ekonomi mendorong migrasi pencari kerja yang tidak aman dan membuka peluang bagi sindikat TPPO melakukan eksploitasi. Fenomena perpindahan penduduk dan perubahan sosial yang cepat turut mempengaruhi terjadinya penyimpangan sosial dalam bentuk perdagangan orang. Pendekatan sosiologi seperti teori perubahan sosial, struktur sosial, persepsi masyarakat, dan kondisi anomie memberikan pemahaman tentang penyebab dan mekanisme sosial yang melatarbelakangi TPPO. Pada aspek ekonomi, ketimpangan pembangunan dan migrasi ekonomi menjadi faktor kunci yang memicu kondisi rentan terhadap perdagangan manusia. Penanganan TPPO memerlukan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, swasta, masyarakat, dan akademisi guna menguatkan pengawasan dan perlindungan korban. Regulasi yang ada perlu dioptimalkan dengan implementasi yang efektif serta didukung oleh penguatan sosial dan ekonomi masyarakat. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur komprehensif untuk memberikan gambaran teoritis dan empiris tentang TPPO. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemberdayaan sosial dan ekonomi menjadi kunci pencegahan TPPO. Penelitian ini menegaskan pentingnya kebijakan nasional yang menyeluruh dan kolaboratif untuk melindungi hak korban dan memberantas pelaku TPPO dan pembangunan sosial-ekonomi yang merata guna menjadi solusi utama dalam mengurangi risiko perdagangan orang.
Hak Asuh Anak dalam Hukum Indonesia: Tinjauan Yuridis Serta Dampak Sosial Bagi Anak dan Keluarga Nuraini, Alika; Alfiana, Rita
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1632

Abstract

Hak asuh anak pasca perceraian merupakan isu yang kompleks dan berdampak signifikan, baik secara hukum maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia mengenai hak asuh anak setelah perceraian, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan juncto Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, serta untuk menganalisis sejauh mana upaya hukum dalam sistem keluarga di Indonesia mampu memberikan perlindungan yang efektif bagi anak dengan mempertimbangkan aspek sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan penelaahan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi hukum telah memberikan dasar yang jelas mengenai hak asuh anak, implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal perlindungan psikologis dan sosial anak. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan hukum yang lebih holistik dengan mengintegrasikan pertimbangan sosial dalam proses penetapan hak asuh, guna memastikan kepentingan terbaik bagi anak tetap menjadi prioritas utama.
Kedudukan Anak Luar Kawin dari Perkawinan yang tidak Tercatat (Studi Putusan No.81/Pdt.G/2020/Pa.Sbh) Anriasman, Muhamad Ashil Fazra; Olivia, Fitria
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1633

Abstract

Suatu perkawinan berdasarkan ketentuan hukum negara wajib didaftarkan, sebab apabila tidak dilakukan pencatatan, hal tersebut akan menimbulkan konsekuensi terhadap anak yang dilahirkan. Secara umum, kedudukan anak luar kawin hanya mempunyai relasi keperdataan dengan ibu beserta keluarga dari pihak ibu. Permasalahan dalam penelitian ini berkaitan dengan bagaimana ketentuan mengenai anak yang lahir dari perkawinan yang tidak tercatat sehingga hanya memiliki hubungan perdata dengan ibu dan keluarga ibunya dalam Undang-Undang Perkawinan, serta bagaimana status anak hasil hubungan yang tidak diakui ditinjau melalui Putusan No.81/Pdt.G/2020/PA.Sbh Jo Putusan MK/PUU-VIII/2010. Metodologi penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah yuridis normatif dengan bertumpu pada analisis kasus putusan dan regulasi mengenai perkawinan. Temuan serta pembahasan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pengaturan terhadap anak yang lahir di luar ikatan perkawinan hanya mencakup hubungan keperdataan dengan ibu serta keluarga dari pihak ibu sebagaimana diatur dalam Pasal 43, sedangkan Putusan MK No.46/PUU-VIII/2010 ada kata tambahan yaitu serta dengan laki-laki sebagai ayahnya yangdapat dibuktikan berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan/atau alat bukti lain menurut hukum mempunyai hubungan darah.
Penetapan Hak Asuh Anak kepada Ayah Kandung Akibat Istri yang Mengalami Penyakit Bipolar (Studi Putusan No. 78/Pdt.G/2020/Pa.Bdg) Avrilliandy, Audry; Zulfikar
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1635

Abstract

Dalam aturan hukum di Indonesia bahwa hak asuh anak pada umumnya jatuh ke tangan ibunya tapi dalam penetapan pengadilan Agama No. 78/Pdt.G/2020/PA.Bdg Hak asuh anak jatuh ke tangan ayahnya karena ibunya mengidap penyakit bipolar. Permasalahan Dalam penelitian ini mengkaji tentang aturan hak asuh anak menuturt KHI, dan alasan Hak Asuh Anak jatuh kepada ayah Akibat Bipolar yang di alami Ibu. Metode penelitian yang dipakai adalah normative yang mengandalkan studi kasus dan studi kepustakaan. karena bahan hukum yang dipakai Undang-undang perkawinan no 1 tahun 1975, Kompilasi hukum Islam dan Pasal 26 UU No. 23 Tahun 2002 perubahan UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Pengaturan hak asuh anak dalam hukum keluarga Indonesia pada dasarnya berlandaskan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan serta Kompilasi Hukum Islam (KHI). Berdasarkan studi Putusan No. 78/Pdt.G/2020/PA.Bdg, Majelis Hakim memutuskan untuk menyerahkan hak asuh anak kepada ayah. Pertimbangan hakim didasarkan pada Pasal 49 UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Pasal 109 KHI mengenai pencabutan perwalian, serta Pasal 26 UU No. 23 Tahun 2002 perubahan UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang menekankan kewajiban orang tua melindungi dan mengasuh anak demi kepentingan terbaik anak (the best interest of the child).
Inovasi Pelayanan Publik melalui Program La-Jebola (Layanan Jemput Bola) Oleh Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil Kabupaten Kolak Utara Hernanda; Mallapiseng , Arafat; Baso, Sudirman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1637

Abstract

Artikel ini dalah hasil penelitian yang bertujuan mengetahui dan mendeskripsikan mengenai implementasi sistem layanan administrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kolaka Utara pada pelaksanaan program layanan La-Jebola sebagai bentuk inovasi pelayaanan publik khususnya dilaksanakan di kecamatan Batuputih, dengan menggunakan pendekatan metode diskriftif kualitatip. Data diperoleh melalui wawancara,, observasi dan studi dokumentasi, kemudian data-data tersebut di analisis dengan menggunakan prosedur yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman yaitu, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan (verifikasi data). Hasil penelitian terkait dengan implementasi program layanan La-Jebola di Kecamatan Batuputih belum dapat berjalan dengan baik sesuai dengan harapan, ini disebabkan pemberian informasi kepada masyarakat belum dilakuan dengan baik dan masif dengan cara langsung ke masyarakat, tapi dilakukan hanya dengan cara memanfaatkan sosial media, hal ini mengakibatkan kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait pelaksanaan program layanan La-Jebola, sehingga masih banyaknya masyarakat yang belum terlayani. Selanjutnya pelaksanaan program ini juga sering terkendala akibat jaringan internet yang tidak stabil dan belum bisa teratasi, sehingga proses pencetakan dokumen kependudukan harus dilakukan dikantor, dan memerlukan waktu sekitar 3 hari kerja.
Pola Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (Studi Kasus Anak Down Syndrome di Skh Al-Mawaddah) Kota Serang Junaidi, Arif; Fadliansyah , Fauzi; Putri, Miftah Komala
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pendidikan anak Down Syndrome di SKH Al-Mawaddah Kota Serang. Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya pemahaman mengenai strategi pembelajaran yang sesuai bagi anak Down Syndrome, padahal kondisi ini bukan sekadar hambatan, melainkan perbedaan perkembangan yang membutuhkan pendekatan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah dua siswa dengan Down Syndrome. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pendidikan yang diterapkan menggabungkan pembelajaran berbasis aktivitas dan pembelajaran individual, dengan tantangan utama pada aspek konsentrasi, kemandirian, serta keterlambatan perkembangan. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan anak Down Syndrome dapat membantu meningkatkan efektivitas belajar sekaligus membentuk keterampilan hidup sehari-hari mereka.