cover
Contact Name
Intan Maulina
Contact Email
intanmaulina1509@gmail.com
Phone
+6281377776163
Journal Mail Official
pendidikansainsdankomputer@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sugeng. Komp. Griya Makmur 7. No D29. Deli Serdang.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer
ISSN : -     EISSN : 2809476X     DOI : 10.47709/jpsk
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer (JPSK) merupakan jurnal akses terbuka nasional yang meliputi hasil kajian ilmiah interdisipliner, orisinal dan diulas oleh mitra bestari yang kompeten di bidangnya. Lingkup jurnal ini meliputi pendidikan sains baik teori dan praktek dengan bidang ilmu pendidikan Matematika, Fisika, Kimia, IPA dan komputer. Jurnal ini juga menyediakan artikel-artikel berkualitas dengan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan terbaru. JPSK diterbitkan 2x setahun yaitu pada bulan Februari dan Oktober.
Articles 198 Documents
Critical Thinking Skills of Teacher Prospective Students; A Study on Students of the Mathematics Department of Unima Mangelep, Navel Oktaviandy; Moroki, Imriani; Bander, Silvana E.; Larenggam, Jesicha V.; Pinontoan, Kinzie F.
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 5 No. 01 (2025): Call for Papers February 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v5i01.5584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menggambarkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa calon guru matematika di Universitas Negeri Manado (Unima). Dalam konteks pendidikan matematika, kemampuan berpikir kritis sangat diperlukan untuk memahami konsep-konsep abstrak dan menerapkannya dalam pemecahan masalah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui tes kemampuan berpikir kritis, wawancara mendalam, dan observasi di kelas. Sampel penelitian ini terdiri dari 30 mahasiswa jurusan pendidikan matematika di Unima yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa mengalami kesulitan dalam aspek evaluasi dan analisis masalah matematika, meskipun sebagian mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan yang baik dalam aspek interpretasi dan eksplanasi. Wawancara mendalam mengungkapkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya berpikir kritis, namun kesulitan dalam menerapkannya dalam soal matematika yang lebih kompleks. Observasi menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung mengikuti langkah-langkah prosedural dan kurang aktif dalam berpikir kritis. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang berfokus pada hafalan dan prosedur rutin dapat menghambat pengembangan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pembelajaran berbasis pemecahan masalah dan diskusi kelompok untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa calon guru matematika di Unima. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam pendidikan matematika.
Pendekatan Problem Based Learning sebagai Model Pembelajaran pada Siswa Kelas VII SMP Almanhettami, Alexander Oktario; Sulastri, Agustina
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 5 No. 01 (2025): Call for Papers February 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v5i01.5604

Abstract

Pendidikan merupakan suatu hal penting yang dibutuhkan dalam kemajuan suatu bangsa, khususnya peningkatan pada sumber daya manusia. Pendidikan agar dapat optimal perlu mendapat dukungan dari berbagai hal, seperti dengan melakukan penerapan model pembelajaran yang sesuai. Model pembelajaran yang salah satunya dapat digunakan dan memiliki peran dalam mendorong perkembangan sdm yakni Problem Based Learning. Penelitian bertujuan untuk memberikan gambaran berupa kajian mengenai penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam peranannya terhadap pembelajaran pada siswa tingkat kelas VII SMP. Metode dalam penelitian ini menggunakan kajian literatur yang dilakukan dengan cara pengumpulkan referensi, membaca literatur yang berkaitan pada pokok kajian, lalu melakukan pemahaman dengan fokus serta ketelitian yang penuh sehingga terdapat hasil temuan-temuan dari penelitian terdahulu. Proses pencarian naskah kajian dengan database google scholar yang terbatas pada literatur teindeks Garuda, Sinta 4 dan Sinta 5. Hasil tinjauan literatur adalah Problem Based Learning (PBL) memiliki peran penting dalam peningkatan dinamika pembelajaran seperti ketercapaian hasil belajar belajar, aplikasi modul efektifitas pembelajaran dan perkembangan kemampuan siswa didik, seperti kemampuan pemecahan masalah matematika, keterampilan numerik, aspek kognitif dan refleksi diri, berfikir kritis, serta mampu menyelesaikan masalah sendiri. Pembelajaran dengan model PBL dapat mendukung siswa untuk belajar lebih kondusif, dalam mengutarakan pendapat maupun ide. Tinjauan ini diharapkan dapat memberi informasi peranan penting PBL dalam membantu pengajar maupun guru dalam memaksimalkan pembelajaran pada tingkat kelas VII SMP.
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Partisipasi Masyarakat dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di SDIT Al-Fattah Sukahurip: Principal Leadership Strategy and Community Participation in Improving the Quality of Education at SDIT Al-Fattah Sukahurip Dahlan, Salma Zaini; Kosasih, Kosasih; Sedarmayanti, Sedarmayanti
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 5 No. 01 (2025): Artikel Riset February 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v5i01.5338

Abstract

This study aims to analyze the role of principal leadership in improving the quality of education, explain the contribution of community participation to enhancing the quality of education, and identify factors that influence principal leadership and community participation in these efforts. This study uses a qualitative approach with data collection techniques in the form of in-depth interviews, direct observation, content analysis, and narrative analysis. The primary data sources were obtained from key informants at SDIT Al-Fattah Sukahurip, with a focus on empirical data that reflects the dynamics of the school environment as part of field research. The results of the study indicate that principal leadership has a significant role in improving the quality of education. Principals encourage the professionalism of educators through training, competency development, strategic direction, and motivation. This leadership also reflects the function of the principal as an educator, manager, administrator, supervisor, leader, innovator, and motivator.On the other hand, community participation, especially parents, makes a real contribution through involvement in the school committee, cooperation in education programs, and financial and moral support. Factors that influence the success of principal leadership include dynamic interactions between internal elements of the school and the external environment. Community participation, although significant, is influenced by the level of awareness, socio-economic conditions, and time constraints. This finding emphasizes the importance of synergy between principal leadership and community support to achieve better quality education.
Sistem Informasi Penjualan Minyak Bulus Secara Online pada Produksi Rumah Tangga Berbasis Web: Online Bulus Oil Sales Information System for Web-Based Household Production Putra, Riko Andrian; Hartati, Yuli
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 5 No. 01 (2025): Artikel Riset February 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v5i01.5370

Abstract

Almost every aspect of human life has been influenced by advances in information technology (IT) in recent decades. These advances have redefined the way we communicate, work, and interact with each other. Bulus oil is one of the traditional products that has long been known in Indonesian culture. It comes from the process of processing bulus fat, a type of freshwater turtle (genus Amyda), which is considered to have many benefits, especially for health. However, the process of promotion and management of information at Dayat Bulus Oil Household Production has not yet maximized the development of computer technology. To facilitate sales at Dayat Bulus Oil Household Production from ordering to transactions, as well as accurate and updated information that can be viewed without having to come directly to the Dayat Bulus Oil Store, the author provides a solution for building a web-based information system. In this study, the author uses the RAD method to develop the system and UML to model the system framework created. This method is designed to accelerate software development by reducing planning time and prioritizing rapid functional prototyping. The language used in this study is PHP. The results of this web-based information system research provide consumers with the ability to view various information directly from anywhere and anytime. Then, it makes it easier for the store to monitor all operations, such as checking orders, viewing sales reports, and providing the latest information to customers and visitors.
Analisis Kelayakan Booklet Pembuatan Lipbalm Bahan Alam Ekstrak Daun Karamunting dan Kayu Secang sebagai Sumber Belajar Matakuliah Bioteknologi: Feasibility Analysis of Lip Balm Making Booklet from Natural Ingredients of Karamunting Leaf and Secang Wood Extract as a Learning Resource for Biotechnology Course Damayanti, Dera; Lestariningsih, Nanik; Ayastussa’adah, Ayastussa’adah
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 5 No. 01 (2025): Artikel Riset February 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v5i01.5398

Abstract

Learning is an interactive process between educators and students; the goal is to achieve optimal learning outcomes. Learning resources are an important component to support the learning process, especially in the field of biotechnology. Adequate learning resources can improve student understanding and facilitate practical activities. Initial analysis shows that students are still less familiar with the use of booklets as learning resources, with 76.7% of students not familiar and 86.7% rarely used. The development of a booklet on lip balm with natural ingredients is important. This booklet presents information clearly and attractively. This research method uses R&D with the ADDIE model, involving two expert validators to assess the feasibility of the booklet. The validation results show that the developed booklet meets the feasibility criteria with values ??of 85.5% and 81.6% in the first stage and 95.5% and 97.5% after improvement. The developed booklet is suitable for use as a learning resource for biotechnology courses. Thus, it is hoped that this booklet can improve student motivation and learning outcomes in biotechnology courses.
Problematik Penggunaan Kalimat Efektif dalam Berita Mardi, Melia; Putri, Desmimi Eka; Ramayeni, Sri; Harlita, Harlita; Yasmanelly, Yasmanelly; Nurmaini, Nurmaini; Roza, Welya
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 5 No. 01 (2025): Artikel Riset February 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v5i01.5433

Abstract

Tujuan utama artikel ini adalah untuk mendeskripsikan problematik penggunaan kalimat efektif dalam dunia jurnalistik, khususnya dalam pemberitaan. Penggunaan kalimat yang efektif sangat penting dalam menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada pembaca. Sebab, kalimat yang tidak efektif dapat menyebabkan kesalahpahaman atau kebingungan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam artikel ini adalah metode deskriptif kualitatif, yang mengandalkan analisis terhadap berbagai teks tertulis yang relevan, seperti buku teks mengenai penulisan, artikel jurnal, dan contoh berita yang ada di media massa. Data-data tersebut kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi masalah utama yang sering muncul terkait dengan penggunaan kalimat efektif dalam berita. Artikel ini tidak hanya membahas definisi kalimat efektif yang diartikan sebagai kalimat yang jelas, padat, dan mudah dipahami, tetapi juga mengidentifikasi berbagai permasalahan yang sering timbul dalam penggunaannya. Salah satu masalah utama adalah kecenderungan jurnalis untuk menggunakan kalimat yang terlalu panjang atau rumit, yang justru mengaburkan maksud yang ingin disampaikan. Selain itu, penggunaan kalimat yang ambigu atau bertele-tele juga sering ditemukan dalam pemberitaan. Selanjutnya, artikel ini menguraikan dampak negatif dari penggunaan kalimat yang tidak efektif, seperti hilangnya kredibilitas berita dan ketidakjelasan informasi. Terakhir, artikel ini memberikan solusi untuk meningkatkan penggunaan kalimat efektif oleh jurnalis, dengan cara melatih keterampilan menulis, menyederhanakan struktur kalimat, dan memperhatikan audiens yang akan menerima informasi tersebut.
Permasalahan dalam Metode Pembelajaran Sastra Mardi, Melia; Rahmaizar, Rahmaizar; Syofiani, Syofiani
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 5 No. 01 (2025): Artikel Riset February 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v5i01.5434

Abstract

Pembelajaran sastra memegang peran yang sangat penting dalam mengembangkan keterampilan literasi siswa dan menumbuhkan apresiasi terhadap karya sastra. Sastra tidak hanya mengajarkan tentang keindahan bahasa, tetapi juga membantu siswa memahami nilai-nilai kehidupan, budaya, dan pemikiran kritis. Namun, dalam pelaksanaannya, terdapat berbagai permasalahan yang menghambat efektivitas metode pembelajaran sastra. Salah satu masalah utama yang sering dihadapi adalah terbatasnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Banyak siswa yang merasa kurang tertarik atau bahkan cenderung tidak peduli dengan materi sastra, karena pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran terkesan monoton dan tidak relevan dengan pengalaman mereka. Selain itu, pemahaman yang kurang mengenai pentingnya sastra dalam pendidikan juga menjadi tantangan besar. Beberapa siswa dan bahkan pendidik sering kali memandang sastra sebagai pelajaran yang kurang praktis atau tidak langsung berguna dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kurangnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sastra juga menjadi kendala. Di era digital ini, teknologi dapat dimanfaatkan untuk membawa sastra lebih dekat dengan dunia nyata siswa, seperti melalui media sosial, film, atau aplikasi literasi interaktif. Tantangan lainnya adalah mengajarkan apresiasi estetika karya sastra yang menghubungkan materi dengan pengalaman serta minat siswa. Model pembelajaran yang masih konvensional, seperti ceramah atau diskusi biasa, cenderung tidak mampu memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam menggali dan mengapresiasi karya sastra. Kurikulum yang kaku dan tidak relevan memperburuk situasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi masalah dan memberi rekomendasi pengembangan metode pembelajaran sastra yang lebih efektif, interaktif, dan kontekstual.
Pemanfaatan Aplikasi Kipin School Mengatasi Problematika Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa SD Kelas Rendah dalam Kemampuan Berbicara Novita, Yumelta; Maryati, Roni; Putri, Desmimi Eka; Rahmayeni, Sri; Lestari, Frida Nur; Syofiani, Syofiani
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 5 No. 01 (2025): Artikel Riset February 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v5i01.5444

Abstract

Dari Asesmen Nasional (AN) 2021 kita dapat mengetahui bahwa capaian kompetensi literasi siswa sekolah dasar (SD) masih rendah. Di tingkat SD, satu dari dua perserta didik belum mencapai kompetensi minimum literasi. Artinya, tidak sedikit anak didik kita yang jauh dari tuntutan kompetensi literasi masa kini dan masih sulit memahami informasi dari teks yang ia baca. Hal demikian menyebabkan rendahnya kemampuan siswa dalam berbagai aspek keteramilan berbahasa yang harus mereka miliki di tingkat sekolah dasar ini. Salah satu keterampilan yang menjadi perhatian bagi guru sekolah dasar adalah bagaimana menumbuhkan Kemamuan berbicara .Keterampilan berbicara adalah kemampuan mengucap bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan, menyatakan, serta menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan. Penelitian ini memiliki tujuan dalam memanfaatkan aplikasi Kipin School Sebagai Literasi Digital untuk menumbuhkan keterampilan berbicara pada anak SD Kelas Rendah. Metode studi pustaka dipakai dalam penelitian dengan memakai data sekunder, data bersumber pada buku dan artikel di jurnal lokal maupun in ternasional dalam internet. Topik pembahasan mencakup keterampilan berbicara, anak SD Kelas Rendah, dan aplikasi Kipin School. Data bersumber dari buku dan artikel yang terbit di Indonesia maupun internasional. Dengan teknik mengumpulkan data memakai teori milik Mary W. George derngan menerapkan 9 langkah proses penelitian studi pustaka. Simpulan dari penelitian ini adalah Kemampuan berbicara pada siswa kelas rendah perlu diasah dan dilatih dengan meningkatkan kemamuan literasi baca tulis terlebih dahulu dengan Aplikasi Kipin Scholl sebagai media literasi digital. Dengan Buku cerita digital dan video cerita rakyat ada Kipin Scool dan strategi bembelajaran yang tepat mendorong kemampuan berbicara anak SD kelas rendah untuk mampu berbicara berdasarkan literasinya terhadap informasi yang ia peroleh dari sumber literasinya.
Determinan Perilaku Menabung dengan Perilaku Konsumtif sebagai Moderasi Puspitaningrum, Yuliastuty; Wahyudin, Agus; Pujiati, Amin
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 5 No. 01 (2025): Artikel Riset February 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v5i01.5449

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, sosial ekonomi orang tua, dan financial technology terhadap perilaku menabung dengan perilaku konsumtif sebagai moderasi pada mahasiswa pendidikan ekonomi Universitas Negeri Semarang angkatan 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Semarang Angkatan 2021 yang aktif pada Tahun 2023. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 205 mahasiswa dihitung menggunakan rumus Slovin dengan teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku menabung sebesar 14,36%. Sedangkan, sosial ekonomi orang tua dan financial technology tidak berpengaruh terhadap perilaku menabung. Perilaku konsumtif tidak mampu memoderasi pengaruh literasi keuangan, sosial ekonomi orang tua, dan financial technology terhadap perilaku menabung. Saran yang dapat diberikan yaitu mahasiswa diharapkan tetap meningkatkan perilaku menabung, dapat mengurangi perilaku konsumtif dengan mengurangi pembelian produk karena tawaran hadiah apabila tidak terlalu membutuhkan, dapat meningkatkan literasi keuangannya agar lebih baik lagi terutama dalam hal pinjaman, investasi, dan asuransi.
Peran Pendidikan Pancasila dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Sekolah Dasar 050668 Lubuk Dalam Stabat Nanda, Ficha Aulia
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 5 No. 01 (2025): Artikel Riset February 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v5i01.5478

Abstract

Pendidikan Pancasila berperan penting dalam membentuk karakter bangsa, karena karakter yang berkualitas akan memberikan landasan yang kokoh bagi pembangunan bangsa yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan dalam jurnal ini adalah studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan Pancasila memiliki peran yang signifikan dalam membentuk karakter peserta didik di sekolah. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya perhatian lebih terhadap pendidikan Pancasila baik pada pendidikan formal maupun nonformal. Pendidikan Pancasila juga harus diselenggarakan secara sistematis dan terintegrasi dalam kurikulum, serta didukung dengan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif. Di tingkat SD, penerapan nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan melalui berbagai aktivitas yang langsung mengarah pada pembentukan karakter. Misalnya, dalam kegiatan gotong royong, menghormati perbedaan, serta menjunjung tinggi keadilan dan kemanusiaan. Dengan demikian, pendidikan Pancasila tidak hanya berfungsi untuk memberikan pemahaman teoretis, tetapi juga untuk membentuk perilaku positif yang menjadi dasar karakter siswa. Melalui pendekatan ini, siswa dapat menanamkan nilai-nilai moral yang kuat yang akan membimbing mereka sepanjang hidup. Selain itu, pendidikan Pancasila dapat mendorong siswa untuk menjadi individu yang bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari diharapkan dapat membantu mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas dalam bidang akademik, tetapi juga matang dalam sikap sosial dan moral. Oleh karena itu, peran pendidikan Pancasila di sekolah dasar sangat vital dalam mencetak karakter peserta didik yang berkualitas dan memiliki integritas yang tinggi.