cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan Melalui Penganekaragaman Olahan Daun Cincau Hitam (Mesona Palustris BL) Ardhea Mustika Sari; Sumani Sumani; Diffah Hanim; Supriyadi Supriyadi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.388 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.422

Abstract

Black cincau leaf (Mesona palustris BL) is one of the main commodities of Nawangan District, Pacitan Regency which has high fiber and antioxidant content. In general, the cincau leaves produced at Nawangan are only sold in the form of dried leaves so that their economic value is low. Processing of dried black grass jelly leaves into processed food products can increase its economic value. The problem faced by the Nawangan community in an effort to increase the economic value of cincau leaves is that the Nawangan people do not yet have the skills and knowledge regarding various forms of processed which have a higher selling value. Through the Community Empowerment Community Service program, efforts are made to diversify processed products of black cincau leaves in the form of pastry products (nastar and cookies). This program aims to improve the skills of the Nawangan community in processing black cincau leaves into several food products that have high selling value. This activity was carried out in three stages, namely socialization, implementation of training and monitoring. The outputs produced in this activity are processed products of black cincau leaves which are expected to be the superior products of the Nawangan District
Optimalisasi Peran Orangtua Melalui Edukasi Parental Emotional Coaching Dalam Upaya Meningkatkan Keterampilan Merespon Emosi Negatif Anak Tunarungu Di Slb X Kecamatan Karangpilang Starry Kireida Kusnadi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.149 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.423

Abstract

Tunarungu adalah seseorang yang mengalami gangguan pendengaran yang meliputi seluruh gradasi ringan, sedang, dan sangat berat yang menyebabkan terganggunya proses perolehan informasi atau bahasa sebagai alat komunikasi. Gangguan pendengaran (tunarungu) seringkali menimbulkan masalah tersendiri. Masalah utama pada anak tunarungu tidak hanya aspek itu saja yang terpengaruh, melainkan seluruh aspek perkembangannya dan aspek kehidupannya juga terpengaruh. Penderitaan anak tunarungu berpangkal dari kesulitannya mendengar, sehingga pembentukan bahasa sebagai salah satu cara komunikasi menjadi terhambat. Dengan ketidakmampuan berbahasa khususnya secara verbal, anak akan mengalami kesulitan dalam menyampaikan pikiran, perasaan, gagasan, kebutuhan dan kehendaknya pada orang lain, sehingga kebutuhan mereka tidak terpuaskan secara sempurna. Disamping tidak dimengerti oleh orang lain, anak tunarungu juga sulit memahami orang lain, sehingga tidak jarang mereka merasa terkucil atau terisolasi dari lingkungan sosialnya. Respon orangtua terhadap momen emosional anak memengaruhi pemahaman anak mengenai emosi, misalnya mengenai bagaimana cara mengekspresikan suatu emosi atau bagaimana cara meregulasi emosi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan orangtua dalam merespon emosi negatif anak tunarungu menggunakan emotional coaching. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah memberikan edukasi tentang parental emotional coaching kepada orangtua yang memiliki anak tunarungu. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini para orangtua dapat lebih terampil dalam merespon emosi negatif anak sehingga orangtua dapat memberikan respon yang tepat dan menjadi pelatih emosi yang baik baik anak.
Pembekalan Kewirausahaan Kepada Pelajar SMA Muhammadiyah Melalui Metode Business Model Canvas (BMC) Beny Tan; Klemens Wedanaji Prasastyo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.879 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.426

Abstract

Kewirausahaan merupakan hal universal yang dapat dilakukan dari berbagai kalangan usia termasuk pelajar SMA. Pelajar SMA patut mendapat pembekalan kiat-kiat untuk berwirausaha yang baik sejak dini. Berwirausaha tentu tidak hanya berbicara tentang hal teoritis melainkan juga aplikasi daripada ilmu kewirausahaan yang sudah dipelajari. Beberapa sekolah saat ini pun sudah memiliki kurikulum kewirausahaan di dalam proses belajar mengajarnya, namun proses tersebut belum dapat secara optimal mendorong para pelajar untuk menciptakan suatu ide bisnis yang dituangkan ke dalam sebuah proposal bisnis. Trisakti School of Management sebagai suatu lembaga pendidikan tinggi yang berfokus pada bidang akuntansi dan manajemen memberikan pembekalan kepada para pelajar dari SMA Muhammadiyah mengenai bagaimana cara mengaplikasi ilmu kewirausahaan yang telah dipelajari sebelumnya. Pembekalan dilakukan dengan memperkenalkan suatu metode perencanaan bisnis yakni Business Model Canvas (BMC). Business Model Canvas mempresentasikan perencanaan bisnis melalui tiga unsur utama yaitu product, value, dan Market. Business Model Canvas dapat memberikan gambaran perencanaan bisnis yang lebih komprehensif namun relatif lebih mudah untuk dimengerti dan diaplikasikan. Melalui pengenalan akan Business Model Canvas ini, para pelajar SMA Muhammadiyah diharapkan dapat menuangkan ide bisnis mereka dengan lebih terstruktur dan terperinci sehingga mempermudah proses penyusunan proposal bisnis.
Optimalisasi Kader Posyandu Remaja Guna Mengembangkan Character Building Di Kecamatan Pakal aironi zuroida; Ardianti Agustin
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.78 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.427

Abstract

Masa remaja merupakan masa storm and stress, karena remaja mengalami banyak tantangan baik dari diri mereka sendiri ataupun lingkungan. Apabila mereka tidak memiliki kemampuan untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut, mereka dapat berakhir pada berbagai masalah salah satunya adalah masalah kesehatan. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Berbasis Sekolah di Indonesia tahun 2015 (GSHS) diketahui bahwa sebanyak 41,8% laki-laki dan 4,1% perempuan mengaku pernah merokok. Data yang sama juga menunjukkan 14,4% laki-laki dan 5,6% perempuan pernah mengkonsumsi alkohol. Gambaran faktor risiko kesehatan lainnya adalah didapatkan 8,26% pelajar laki-laki dan 4,17% pelajar perempuan usia 12-18 tahun pernah melakukan hubungan seksual. Character building merupakan suatu upaya untuk membangun dan membentuk akhlak dan budi pekerti seseorang menjadi baik. Pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai tujuan unutuk mengembangkan kemampuan remaja dalam upaya membangun karakter positif. Kegiatan ini dilakukan dengan dua metode yaitu dengan pemberian materi Character Building dan praktik. Setelah dilakukan pemberian pelatihan tentang Character Building dan praktik, kader mampu memahami dan melakukan apa yang dicontohkan oleh pemateri. Kegiatan ini membuat kader posyanadu remaja memahami akan pentingnya membangun karakter positif pada diri.
Bank Sampah Lontar Mandiri : Pemberdayaan Ibu-Ibu Pkk Kelurahan Lontar Kecamatan Sambikerep Mei - Indrawati; Hidayat Hidayat; Chamariyah Chamariyah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.554 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.429

Abstract

Sampah / limbah rumah tangga di satu sisi merupakan masalah bagi perkotaan di Surabaya, namun jika sampah / limbah rumah tangga dimanfaatkan dapat mendatangkan nilai ekonomi berupa tambahan pendapatan/income bagi rumah tangga. Dalam rangka memanfaatkan sampah / limbah rumah tangga inilah, maka kegiatan ini dilaksanakan. Kegiatan ini dilaksanakan di RT 05 RW 02 Kelurahan Lontar Kecamatan Sambikerep Kota Surabaya. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah : 1) Peningkatan pendapatan rumah tangga; 2) Peningkatan jiwa wirausaha bagi ibu-ibu PKK di RT 05 RW 02 Kelurahan Lontar; dan 3) Penataan administrasi Bank Sampah Lontar Mandiri. Kegiatan ini menggunakan dua metode yaitu metode pelatihan dan pendampingan. Metode pelatihan meliputi : 1) Pelatihan kewirausahaan; 2) Pelatihan tertib administrasi dan 3) Pelatihan pemasaran. Sedangkan metode pendampingan meliputi :1) Pendampingan penguatan jaringan kegiatan pemasaran dan 2) Pendampingan penguatan kelembagaan. Hasil dari kegiatan ini adalah : 1) Terdapat tambahan pendapatan rumah tangga antara Rp. 50.000 sampai dengan Rp. 150.000 per bulan; 2) Munculnya jiwa wirausaha bagi ibu-ibu PKK di RT 05 RW 02 Kelurahan Lontar; dan 3) Tersusunnya dokumen-dokumen administrasi Bank Sampah Lontar Mandiri.
Student-Led Community Service Activities In Indonesia International Institute For Lfe Sciences (I3l) For Building Collaborative Work And Social Awareness Siti Aisyah FD; Siti Muslimatun; Maria Damayanti G
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.499 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.432

Abstract

The i3L student-led community service and responsibility (CSR) activities are aimed to foster values of collaborative work and to possess social concerns and responsibility for people and environment. Started in 2014/2015, Student Council and Student Community Clubs managed the CSR activities under the supervision of Centre for Student Development Department. It is compulsory for every student to participate in at least five CSR activities. The CSR activities cover three themes, namely education, environment, and social-economy-culture (SEC). The education theme includes English tutoring program to orphanage children and Science tutoring program for underprivileged primary age children. The Environment theme includes campus waste management program and Clean Up Jakarta. The SEC themes include blood donation, Ramadhan event of charity and iftar, Ribbon Run for mental health awareness, and Animal Shelter visit. In academic year 2018/2019, there were 5, 2, 4 activities conducted under education, environment and SEC themes respectively, involving over 724 participants from students, faculty and educational personnel. The activities were conducted in collaboration with 11 partner institutions. The CSR activities have built collaborative work and social awareness among students and faculties. In future, the impacts of CSR activity for students’ soft-skill competencies and for the society need to be evaluated.
TTG Mesin Penghalus Pipa Roll Conveyor Pengganti Mesin Bubut Wilayah Surabaya Barat Mochammad Muchid Muchid; Dwi Yustianto; Subaderi Subaderi; Andianto Wahyu Nugroho
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.494 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.433

Abstract

The right technology for roll conveyor smoothing machine is in West Surabaya, precisely in Kandangan Village, Benowo District. Mortek Suraindo is a workshop that is engaged in the service and manufacture of aspry spryer machines, car body, silo, and conveyor, which consists of roll and bracket. Mortek Suraindo as a partner in the Community Partnership Program, the dominant activity is the manufacture of roll conveyors, roll conveyors consisting of rollers and brackets. The implementation of making a roller consists of several parts that are in it, namely: pipes, house bearings, 6203 bearings, bearing covers, snap bearings and axles, roller production production there are several parts that are worked out on the grounds of machine inventory and time, the type of work done outside need a lathe for leveling and cleaning the results of welding between pipes with house bearing, this work every 1pc Rp. 7,000 every week can work 200pcs, the price of services is 1 month = Rp. 5,600,000 to cut expenses, the University of Wijaya Putra PKM team made a roll conveyor smoothing machine with a prototype at SolidWork to ensure the success of making the machine, after the roll conveyor smoothing machine was socialized and used for 10 months it was capable of ± 14,000 pcs and able to obtain profits Rp. 21,000,000 and can buy roll conveyor smoothing machines
Edukasi Diabetes, Pemeriksaan Gula Darah Dan Kolesterol Di Gereja Kristen Pasundan Yeruel Cibubur Michael Recard Sihombing; Theresia Theresia; Riama Marlyn Sihombing; Ineke Patrisia
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.421 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.434

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit yang dapat mengakibatkan terjadinya berbagai penyulit menahun dan juga biasa disebut the silent killer sehingga perlu dilakukan tindakan pencegahan yang efektif dan efisien. Tim PkM dari Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Universitas Pelita Harapan bekerja sama dengan Komisi Pelayanan Kesehatan Gereja Kristen Pasundan Yeruel Cibubur telah melakukan edukasi dan pemeriksaan pada tanggal 3 November 2018. Pada saat kegiatan ditemukan peserta berjenis kelamin perempuan (66,67%) lebih banyak dibandingkan dengan peserta berjenis kelamin laki-laki (33,33%), distribusi kelompok umur ditemukan jumlah yang terbanyak (41,67%) peserta berusia antara 45 – 59 tahun. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan ditemukan kurang dari setengah (40%) peserta memiliki tekanan darah prehipertensi, kurang dari setengah (45%) mempunyai IMT normal, lebih dari setengah (78,33%) kolesterol normal dan hanya sebagian kecil (3,33%) ditemukan kadar gula darah sewaktu yang meningkat sedangkan lebih dari setengah (66,67%) kadar asam urat dalam batas normal. Dari kegiatan edukasi diabetes dan pelatihan pengukuran tekanan darah menunjukkan adanya peningkatan nilai pre-test dan post test. Kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan lancar dan terjalin kerjasama tim yang baik. Untuk kegiatan selanjutnya komisi kesehatan perlu melakukan pengukuran tekanan darah secara rutin kepada anggota jemaat khususnya penderita hipertensi agar jemaat terhindar dari komplikasi penyakit hipertensi.
Pola Hidup Sehat Mencegah Osteoporosis Dan Nyeri Sendi Pada Kelompok Umur Diatas 35 Tahun Shinta Yuliana Hasibuan; Deborah Siregar; Riama Marlyn; Juhdeliena Juhdeliena; Eva Berthy
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.762 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.435

Abstract

Osteoporosis adalah penyakit tulang yang ditandai dengan menurunnya massa tulang (kepadatan tulang) secara keseluruhan akibat ketidakmampuan tubuh dalam mengatur kandungan mineral dalam tulang dan disertai dengan rusaknya arsitektur tulang yang akan mengakibatkan penuruan kekuatan tulang yang dalam hal ini adalah pengeroposan tulang, sehingga mengandung risiko mudah terjadi patah tulang. Selama ini osteoporosis identik dengan otangtua, namun faktanya pengeroposan tulang bisa menyerang siapa saja termasuk usia muda. Osteoporosis dapat menimbulkan beban, tidak hanya bagi penderita juga bagi keluarga. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakt ini adalah sebagai bentuk pencegahan sejak dini karena begitu tinggi morbiditas yang terkait dengan patah tulang. Upaya pencegahan dimulai dengan promosi, memberi pemahaman kepada masyarakt luas bahwa osteoporosis dapat dicegah dari kanak-kanak dengan asupan kalsium yuang cukup. Pola hidup aktif juga merupakan hal penting untuk menghindari osteoporosis. Dari hasil pemeriksaan asam urat jemaat GPIB Efata Batujajar didapatkan data bahwa 42.5% reposnden mengalami asam urat dengan kategori rendah dan dari hasil pemeriksaan kepadatan tulang didapatkan data bahwa 42.5% responden mengalami kepadatan tulang dengan hasil normal.
Penguatan Pemasaran, Desain Produk Dan Keselamatan Kerja Sebagai Upaya Pemberdayaan Usaha Mikro Souvenir Yuyun Widiatuti Widiastuti; Trisa Indrawati; Nugroho Mardi Wibowo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.249 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.437

Abstract

Usaha souvenir merupakan bisnis yang menjanjikan. Dalam interaksi sosial kehidupatan masyarakat tidak lepas adanya budaya saling memberikan hadiah berupa souvenir. Disamping itu souvenir tidak hanya sebagai hadiah tetapi juga bisa digunakan untuk keperluan lain seperti tempat penyimpatan perhiasan, tempat tisu, tempat foto, cermin dan keperluan yang lain. Kabupaten Jombang adalah salah satu daerah yang banyak dijumpai pengusaha mikro souvenir tepatnya di Desa Jatipelem Kecamatan Diwek. Namun pengusaha mikro banyak mengalami permasalahan bisnis: (i) belum memiliki standar keselamatan dan kesehatan kerja karyawan; (ii) belum melakukan inovasi dan deferensiasi produk; dan (iii) tidak memahami kondisi persaingan pasar souvenir. Berdasarkan permasalahan tersebut Tim Pelaksana melakukan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pada pengusaha mikro souvenir. Adapun tujuan PPM ini adalah 1)mengembangkan desain produk; 2)meningkatkan keselamatan kerja; 3)meningkatkan penjualan; dan 4) memperluas segmen pasar. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pendampingan, pelatihan, dan monitoring melalui kegiatan: 1)penambahan peralatan produksi; 2)pendampingan dan pelatihan pengembangan desain produk; 3))pelatihan dan pendampingan keselamatan kerja; 4)pelatihan dan pendampingan strategi pemasaran. Pelaksanaan PPM menghasilkan: (i) tersedianya tambahan peralatan produksi yaitu jig saw dan circular saw; (ii) adanya 4 (empat) desain produk baru; (iii) semua karyawan sudah mengenakan masker pada saat bekerja; (iv) adanya peningkatan penjualan dan (v) adanya tambahan wilayah pemasaran baru.

Page 30 of 138 | Total Record : 1378