cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
Pengembangan Geowisata Berbasis Folklore Di Desa Gentan Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo Umi Yulliati; Rara Sugiarti; Tiwuk Kusuma Hastuti; Suryandari Istiqomah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.417 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.779

Abstract

Desa Gentan berpotensi untuk dikembangkan menjadi destinasi pariwisata karena memiliki daya tarik geowisata. Potensi wisata yang dimiliki desa Gentan meliputi potensi alam, budaya, sejarah, kuliner, wisata minat khusus maupun wisata buatan. Akan tetapi, potensi tersebut belum dikelola secara optimal. Deretan pegunungan yang melingkupi Desa Gentan adalah bagian Unesco Geopark Gunung Sewu Gunung Kidul-Wonogiri-Pacitan. Gunung dan bukit “batuan memanjang”, bahkan folklore lisan Desa Gentan tidak terpisahkan dengan legenda keberadaan Gunung Segendong dan Gunung Sepikul, legenda batu seribu, mitos sendang lele, mitos platar ombo, dan mitos embung pacinan. Folklore sebagian lisan yang berkembang di Gentan yaitu upacara bersih desa, dan folklore bukan lisan meliputi makanan khas (tiwul, bothok mlanding, pecel gendhar), jamu, dan rumah joglo. Tujuan pengabdian yaitu mengembangkan Kawasan Geowisata berbasis folklore yang menitikberatkan pada diversifikasi bentuk dengan menggali potensi alam dan kearifan lokal warga desa. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah observasi, diskusi, pelatihan dan pendampingan secara langsung. Kegiatan pengabdian meliputi pelatihan pembuatan storytelling folklore lisan, Pembuatan guide book “Buku Saku Gentan Geopark Village”, pendampingan pembuatan paket wisata, pelatihan guiding untuk pemandu lokal, pelatihan pembuatan makanan khas, penataan lokasi atraksi wisata. Kegiatan pengabdian menghasilkan Guide Book “Buku Saku Gentan Geopark Village”, paket wisata, storytelling folklor lisan, penambahan atraksi wisata, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan terbentuknya Asosiasi Boga Citra Gentan.
Pendampingan Budidaya Dan Usaha Tanai Talas Jepang (Colocasia Esculenta Var. Antiquorum) Di Sinjai Sulawesi Selatan Masyhur Syafiuddin; Nurbaya Busthanul; Muhammad Jayadi; Andi Masniawati; Tamzil Ibrahim
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.462 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.780

Abstract

Penerapan teknologi budidaya dan usaha talas jepang (Colocasia esculenta var. antiquorum) untuk produksi massal dan berkualitas telah dikembangkan di beberapa wilayah. Namun demikian, teknologi yang memang jadi tuntutan para buyer utama khususnya dari Jepang, belum diterapkan secara baik di kalangan petani dan calon petani talas potensial. Karena itu diperlukan sosialisasi dan desiminasi teknologi secara intensif melalui pendampingan. Tujuan pendampingan talas yang sering juga disebut satoimo ini adalah untuk meningkatkan kemampuan petani dan calon petani mitra/binaan Perusahaan khususnya di Kabupaten Sinjai melalui pelibatan masyarakat Perguruan Tinggi. Sedang target khususnya adalah meningkatnya ketrampilan patani dalam teknik budidaya dan usaha tani yang ditandai dengan tingkat ketepatan menjawab dan mempraktikkannya, serta meningkatnya produktivitas dan kualitas hasil panennya. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan dengan sarana DEMPLOT (petak percontohan) yang ditunjang dengan pembelajaran teori di kelas. Secara garis besar, materi pelatihan terdiri atas: teknik pembibitan, budidaya di lapangan (kebun pembesaran), dan aspek usaha taninya. Keseluruhan proses tersebut memakan waktu tujuh bulan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan 85 persen dari peserta dapat menjawab dengan benar secara tertulis, dan 70 dapat melakukan dengan benar secara praktik (mempraktikkan). Hasil analisis usaha tani talas satoimo untuk lokasi pelatihan menguntungkan petani dengan BCR 1,82. Pada pasca pelatihan, terdapat delapan puluh presen peserta mengaku akan melanjutkan rencana usaha budidaya satoimo, meningkat dari yang sebelumnya kurang dari separuhnya. Secara keseluruhan pelatihan cukup efektif.
Cupcake Brownies Satoiomo (Cc-Browsa) CV Firici Group Nurbaya Busthanul; Masyhur Syafiuddin; Heliawati Heliawati; Rasyidah Bakri; Rima Rahmawati; Cindy Fatika Sunaryani; Moh. Fiqry Rosaldi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.432 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.781

Abstract

Satoimo (Colocasia esculenta var. antiquorum) atau biasa dikenal dengan talas jepang merupakan salah satu sumber pangan karbohidrat tak-biasa karena kaya akan hyaluronic acid (HA), suatu zat yang diproduksi alami dalam tubuh dan menghasilkan kolagen alami. Bahan pangan yang kaya energi, namun rendah karbohidrat ini juga dekenal sebagai anti-oksidan dan anti-aging. Selain itu dapat dibuat berbagai macam makanan yang lezat, namun belum banyak dalam bentuk brownies. Tujuan pendirian ‘pra-starup’ CV. FIRICI GROUP adalah untuk melakukan percoban produksi dan pemasaran cupcake brownies satoimo berbasis inovasi yang lezat dan bergizi, higienis, harga terjangkau, dan ekonomis sehingga dapat dikembangkan sebagai usaha (bisnis). Usaha yang dibentuk dan dikelola oleh tiga mahasiswa di bawah binaan para dosen pembimbing telah berproduksi dan hasilnya dipasarkan sesuai rencana (target); yakni minimal 450 box sebulan, dengan total target 5.400 unit. Dengan harga jual sebesar Rp7.000/box, maka diperoleh hasil penjualan sebesar Rp3.150.000/bulan. Sementara total modal awal yang dibutuhkan hanya sebesar Rp2.787.000 atau masing-masing Rp929.000 per orang. Hasil analisis ekonomi denga beberapa indicator, menunjukkan bahwa usaha CC-BROWSA yang diinisiasi oleh ‘CV FIRICI GROUP’ layak untuk dikembangkan di Makassar.
Workshop Pengayaan Materi Bidang Travel Bagi Guru & Siswa SMK Ancop Dusun Likotuden Desa Kawalelo, Flores Timur Ina Ginting
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.716 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.782

Abstract

Pendidikan vokasi menjadi perhatian pemerintah dalam upaya meningkatkan sumber dayamanusia agar memiliki keterampilan daya saing yang baik. Pendidikan vokasi mendukung ketersediaanSDM pariwisata di destinasi pariwisata di Indonesia. Pendidikan vokasi SMK Pariwisata jugamemberikan pengalaman kerja dan penerapan pengetahuan dan keterampilan bagi siswanya. Dalampengembangan kapasitas sekolah menghasilkan SDM yang berkualitas, SMK ANCOP Larantuka dapatmemenuhi tenaga pendidik yang berkualitas hingga sekarang.Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama 10 hari dan melibatkan program StudiManajemen Bisnis Perjalanan, STP Bandung dengan tujuan memberikan pengayaan materi keterampilanterkait dengan bidang Travel dan meningkatan kemampuan intra dan interpersonal (soft skill) baikpendampingan bagi guru maupun penguatan materi bagi siswa SMK Ancop Larantuka. Metode yangdigunakan untuk materi keterampilan melalui praktikum yang sangat sederhana dan prasarana yangsangat terbatas untuk penggunaan global informasi seperti Computer Reservation System, TicketingDomestik dan Ticketing International baik teori maupun praktik untuk materi soft skill melalui paparandengan diskusi dalam kelas maupun diluar sekolah. Hasil dari kegiatan ini berupa kemampuan mengajarbagi guru-guru Jurusan Usaha Perjalanan Wisata serta pemahaman bagi siswa SMK dibidang TravelServices sehingga memiliki pengetahuan dan keterampilan, disiplin, kemandirian, inisiatif beradaptasidengan professional pariwisata
Pendidikan Keterampilan Perdamaian Untuk Siswa Sekolah Lentera Harapan Jati Agung Elyzabeth Nasution; Edwin Tambunan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.972 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.783

Abstract

Menciptakan dan mempertahankan perdamaian secara berkesinambungan harus menjadi prioritas dalam bangsa yang memiliki keragaman seperti bangsa Indonesia. Salah satu upaya konkrit yang bisa dilakukan untuk mewujudkan hal ini adalah melalui proses pendidikan. Caranya adalah dengan menjangkau dan melatih sebanyak mungkin kelompok-kelompok yang ada dalam masyarakat untuk memiliki keterampilan perdamaian. Kelompok usia yang menjadi sasaran strategis untuk dijangkau dalam masyarakat adalah kelompok remaja. Sekolah Lentera Harapan Jati Agung dirasakan perlu mendapatkan pendidikan keterampilan perdamaian karena berada di Provinsi Lampung yang tinggi tingkat kriminalitas, rawan konflik, dengan mayoritas siswa berasal dari keluarga dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah yang rawan terpapar faktor-faktor penyebab konflik. Kegiatan berlangsung dalam bentuk pelatihan partisipatoris dengan menggunakan sembilan modul yang melibatkan siswa sekolah dalam serangkaian kegiatan interaktif. Pendekatan yang digunakan ialah Konstruktivisme dengan beberapa metode, antara lain curah pendapat, diskusi, studi kasus, dinamika kelompok, kerja kelompok, bermain peran, bercerita, visualisasi, dan dramatisasi. Hasil kegiatan mengacu pada tujuan awal yaitu agar para siswa diperlengkapi dengan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan perdamaian. Hal ini terukur dari instrumen pre-test dan post-test, evaluasi para fasilitator, serta evaluasi peserta. Secara keseluruhan kegiatan berlangsung baik dan memberi pengaruh terhadap pengetahuan siswa mengenai konflik dan perdamaian.
Edukasi Visual Sebagai Media Pembantu Pembelajaran Jarak Jauh Pada Siswa Sekolah Dasar Andreana Sekarasri; Ardi Gunawan; Nugroho Utomo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.502 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.784

Abstract

Pembelajaran Jarak Jauh yang berlangsung selama pandemi covid 19 tidak berjalan efektif di semua tingkat pendidikan dan semua daerah, sekalipun di Jabodetabek yang tergolong daerah Urban. Termasuk di SDN Jurang Mangu Timur 02 Tangerang Selatan, di mana tidak semua guru dapat mengoperasikan medium pembelajaran daring karena tidak memiliki fasilitas seperti laptop, wifi, serta kemampuan untuk menyusun materi secara daring. Dosen dan mahasiswa DKV Pradita bekerjasama dengan guru SDN Jurang Mangu Timur 02 membuat edukasi visual untuk membantu menjelaskan materi yang diajarkan agar pembelajaran lebih efektif dan menarik. Dengan berdasarkan metode kualitatif, kegiatan ini akan menghasilkan materi edukasi berupa motion graphic. Dengan menggabungkan unsur audio, visual, dan tekstual, diharapkan menjadi sebuah pengalaman baru bagi guru dan siswa serta menjadi stimulus agar kegiatan belajar mengajar menjadi lebih aktif, efektif, dan menarik meskipun dilakukan secara jarak jauh.
Pemberdayaan UMKM Kuliner Dalam Manajemen dan Pemasaran Produk Secara Online Pada UMKM di Kecamatan Jebres Surakarta BAMBANG HADI NUGROHO; Yohana Tamara; Harmadi Harmadi; Endang Suhari; Narjanto Narjanto; Ignatia Sri Seventi Pujiastuti; Heru Agustanto; Sri Hartoko
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.617 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.785

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Indonesia merupakan bagian terbesar jumlahnya dibanding dengan pelaku ekonomi di Negara Indonesia. Namun perlu diingat bahwa perkembangan UMKM yang berkaitan dengan kemajuan teknologi informasi (IT), dirasa masih belum sesuai yang diharapkan. Proporsi UMKM yang menggunakan penjualan online masih kurang. Hal itu disebabkan, banyak UMKM yang belum kenal secara detail tentang penjualan online, untung ruginya, dan bagaimana prosedur aplikasinya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan UMKM dalam manajemen secara umum, keuangan, pemasaran secara online, serta dapat mempromosikan produknya melalui penjualan online, dan bermitra dengan Go-Jek. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan, pendampingan, dan memberikan petunjuk aplikasi dalam penjualan online melalui Go-Food. Peserta pelatihan sebanyak 15 usaha kuliner yang diberikan pelatihan tentang manajemen yang mereka butuhkan seperti di atas. Pelatihan ini diikuti dengan pendampingan terhadap mitra binaan tersebut sampai mereka benar-benar dapat melakukan penjualan secara online, dan juga dapat mengelola usaha dengan baik. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah terbentuknya kelompok mitra binaan kuliner yang lebih maju dalam pengelolaan dan penjualan produk secara online, dan mereka sudah bergabung dengan Go-Jek untuk menjual produk melalui Go-Food.
Pelatihan manajemen editing video pembelajaran Pada MGMP otomatisasi dan tata kelola perkantoran di Surakarta C. Dyah Sulistyaningrum Indrawati; Patni Ninghardjanti; Anton Subarno; Chairul Huda Atma Dirgatama; Arif Wahyu Wirawan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.597 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.787

Abstract

Era Digitalisasi ditandai dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat, sehingga dikebutuhan suatu konsep dan mekanisme belajar mengajar berbasis teknologi informasi yang dikemas dalam bentuk video interaktif. Video memberikan harapan baru sebagai alternatif solusi pada salah satu permasalahan pendidikan di Indonesia. Permasalahan dilapangan banyaknya guru belum dapat membuat media pembelajaran berbasis teknologi informasi berbentuk video interaktif dalam mendukung kualitas dan keberhasilan kegiatan pembelajaran. Tujuan dari pelatihan ini yaitu: Meningkatkan kinerja guru dalam pembuatan video pembelajaran menuju guru yang profesional dan mahir dalam merancang perangkat pembelajaran dan menerapkannya dalam kegiatan pembelajaran. Motode pengabdian menggunakan desain transfer ilmu pengetahuan dan teknologi meliputi kegiatan: (1) Workshop, (2) Pelatihan dan Pendampingan, dan (3) Evaluasi Hasil Kegiatan. Pelaksanaan pelatihan berjalan dengan baik, dihadiri oleh 15 guru otomatisasi dan tata kelola perkantoran dari wilayah Surakarta. Hasil akhir dari kegiatan yaitu guru dapat meningkatkan keterampilan dalam melaksanakan dan mengimplementasikan manajemen editing video pembelajaran interaktif yang berdampak pada peningkatan kinerja guru dan menciptakan guru yang profesional. Kata Kunci: Pelatihan, Manajemen Editing, Video Pembelajaran
Pelatihan Teknik Penulisan Penelitian Tindakan Kelas Pada Guru Otomatisasi Dan Tata Kelola Perkantoran Di Kabupaten Wonogiri Patni Ninghardjanti; Cicilia Dyah Indrawati; Chairul Dirgatama; Arif Wirawan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.149 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.788

Abstract

Peningkatan kualitas guru pada bidang pendidikan sangat dibutuhkan sehingga perlu adanya penilaian kinerja guru yang dilakukan guru di semua satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat. Hasil yang didapatkan dari adanya penilaian kinerja guru dan evaluasi diri digunakan dalam menyusun sebuah profil kinerja guru sebagai dasar penyusunan program Pengembangan Keprofesian Guru Berkelanjutan. Permasalahannya sebagian besar guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bidang Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran, dalam pengembangan karier dan kepangkatan masih menghadapi kendala, yaitu: 1) guru kurang terampil dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas, dan 2) guru kurang terampil dalam penulisan karya tulis ilmiah. tujuan dari pelatihan yaitu: meningkatkan keterampilan guru dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas dan penulisan karya tulis ilmiah. Metode pengabdian menggunakan desain transfer ilmu pengetahuan dan teknologi meliputi kegiatan: (1) Workshop, (2) Pelatihan dan Pendampingan, dan (3) Evaluasi Hasil Kegiatan. Pelaksanaan pelatihan berjalan dengan baik, dihadiri oleh 20 guru otomatisasi dan tata kelola perkantoran dari Kabupaten Wonogiri. Hasil akhir dari kegiatan guru dapat mengingkatkan keterampilan dalam melaksanakan dan menyusun laporan Penelitian Tindakan Kelas yang berdampak pada peningkatan kinerja seorang guru dan dapat digunakan untuk meningkatkan angka kredit guru. Kata Kunci: Pelatihan, Penulisan, PTK
Pemberdayaan Komunitas Pelaku Usaha Melalui Pembentukan KUBE Kuliner di Cangakan Karanganyar sarjiyanto sarjiyanto; Sarwoto Sarwoto; Joko Suyono; Risgiyanti Risgiyanti
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.117 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.791

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah pemberdayaan dan penguatan kelembagaan komunitas pelaku usaha secara mandiri melalui pembentukan KUBE (Kelompok Usaha Bersama). Mitra komunitas pelaku usaha dalam program ini adalah komunitas pelaku usaha kuliner di Cangakan, Karangnyar. Permasalahan yang dihadapi oleh Mitra yaitu aspek kelembagaan, aspek permodalan dan aspek manajerial. Metode yang dipakai untuk menyelesaikan masalah adalah pendampingan pembentukan kelembagaan kelompok dalam KUBE Kuliner, sekaligus pemberdayaan anggota komunitas melalui pelatihan pemasaran dan manajerial. Hasil akhir dari program ini adalah terbentuknya kelembagaan yang kuat dari komunitas pelaku usaha kuliner di Cangakan Karangnyar. Melalui KUBE Kuliner yang terbentuk diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan daya saing dan keberlanjutan usaha.

Page 46 of 138 | Total Record : 1378