cover
Contact Name
Meylani Aljeinie Tijow
Contact Email
ehMeland@gmail.com
Phone
+6282272434768
Journal Mail Official
nokenmpuncen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Soegarda Poerbakawatja, Abepura, Jayapura – Papua
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27457788     DOI : https://doi.org/10.31957/
Core Subject : Education,
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan adalah terbitan berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Universitas Cenderawasih. Ruang lingkup jurnal berfokus pada kajian pengelolaan di semua jenjang pendidikan, diterbitkan sebanyak dua kali dalam setahun, yakni bulan Juni dan Desember.
Articles 61 Documents
Peran Kepemimpinan Perempuan dalam Pendidikan: Systematic Literature Review Karim, Abdul; Febi Adriana Mutiara
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perempuan masih kurang terwakili dalam posisi kepemimpinan di sebagian besar organisasi. Penelitian ini menganalisis aspek kepemimpinan perempuan, seperti hambatan, pendorong, kekuatan, dan kelemahan, untuk memahami tantangan serta peluang yang mereka hadapi. Dengan menggunakan metode tinjauan literatur sistematis, studi ini mencakup artikel ilmiah dan buku yang dipublikasikan antara 2019 hingga 2024 dari aplikasi Publish or Perish 8. Hasil menunjukkan bahwa penelitian tentang kepemimpinan perempuan sebagian besar dilakukan di negara maju dalam bidang seperti ilmu sosial, bisnis, kedokteran, dan pendidikan. Negara maju maupun berkembang, perempuan pemimpin menghadapi hambatan serupa, seperti kesenjangan gender, hambatan karier "glass ceiling," bias organisasi, kurangnya keberanian bersikap tegas, dan jaringan profesional yang terbatas. Beberapa faktor pendorong dapat meningkatkan kepemimpinan perempuan, seperti program mentoring, pelatihan yang efektif, dan budaya kerja yang inklusif. Kekuatan perempuan pemimpin mencakup kecerdasan emosional tinggi, empati, gaya kepemimpinan demokratis, dan kemampuan mengambil keputusan di bawah tekanan, yang sangat bermanfaat bagi organisasi.
Pemanfaatan Cerita Rakyat Waropen Sebagai Pengembangan Pendidikan Karakter Bagi Masyarakat Waropen Di Kabupaten Yapen Waropen Iwong, Henry Christope
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerita rakyat Waropen merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Waropen di Kabupaten Yapen Waropen, Papua. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam cerita rakyat Waropen dan relevansinya dalam pembentukan karakter masyarakat. Pendekatan kualitatif dengan metode etnografi digunakan untuk menganalisis tiga belas judul cerita rakyat Waropen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Waropen mengandung berbagai nilai pendidikan karakter, antara lain cinta dan kasih sayang, kepedulian dan empati, kerja sama, berani, keteguhan hati dan komitmen, adil, suka menolong, humor, mandiri dan percaya diri, loyalitas, sabar, rasa bangga, banyak akal, dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini diinternalisasi oleh masyarakat Waropen melalui penceritaan dan keteladanan tokoh-tokoh dalam cerita. Penelitian ini menunjukkan bahwa cerita rakyat Waropen memiliki potensi besar dalam pengembangan pendidikan karakter masyarakat, terutama dalam menanamkan nilai-nilai moral dan etika.  
Implementasi Layanan Khusus UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) pada Indikator Pendidikan Kesehatan di SMA Kota Jayapura Juniasti, Helen Try; Tijow, Meylani Aljeinie
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan khusus UKS (Usaha Kesehatan Sekolah)  seyogyanya menjadi katalisator meningkatnya status kesehatan anak usia sekolah sehingga dapat mendorong peningkatan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan menerapkan PHBS. Tujuan, Mengidentifikasi implementasi program layanan khusus  UKS pada indikator pendidikan kesehatan. Metode, Penelitian ini menggunakan design penelitian survey dengan pendekatan deskriftif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan intrumen stratifikasi UKS/M jenjang SMA. Data dianalisis menggunakan analisis univariate mengacu pada indikator startifikasi UKS/M SMA dengan kategori Minimal, Standar, Optimal, dan Paripurna. sampel penelitian 25 meliputi SMA negeri dan swasta di wilayah kota jayapura. Hasil penelitian diperoleh  bahwa implementasi layanan khusus UKS SMA se- Kota Jayapura berdasarkan stratifikas UKS pada indikator pendidikan kesehatan mayoritas pada Strata Standar. Kesimpulan  implementasi layanan khusus UKS SMA se- Kota Jayapura pada indikator pendidikan kesehatan menujukkan kategori kurang baik.
GAME EDUKASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL Ningrum, Trimulya
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian systematic literature review (SLR) yang bertujuan untuk menganalisis peran game edukasi dalam pembelajaran bahasa Inggris untuk meningkatkan literasi digital. Penelitian ini mengidentifikasi, mensintesis, dan menganalisis artikel ilmiah yang relevan tentang penggunaan game edukasi dalam konteks peningkatan literasi digital di pembelajaran bahasa Inggris. Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasikan dan mereview artikel terkait game edukasi pada pembelajaran bahasa Inggris yang diterbitkan tahun 2020-2024. Artikel yang digunakan sebanyak 10 artikel nasional yang diperoleh dari database Google Scholar. Kata kunci yang digunakan yaitu game edukasi dalam pembelajaran bahasa Inggris untuk meningkatkan literasi digital. Artikel dikumpulkan dengan diagram PRISMA dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan game edukasi meningkatkan pembelajaran bahasa Inggris dan literasi digital dengan menciptakan lingkungan yang interaktif dan menarik di mana siswa mengembangkan keterampilan bahasa sekaligus kemampuan menggunakan alat digital. Tantangan penerapan game edukasi di pembelajaran bahasa Inggris antara lain masalah teknis dan infrastruktur, kesiapan guru, kemampuan siswa, kesesuaian dengan tujuan pembelajaran, dan keterbatasan evaluasi. Game edukasi yang dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris dapat dikelompokkan menjadi 5 jenis yaitu Vocabulary-focused games, Engagement and motivation games, Story-Based and Sentence formation games, Grammar and structure games, dan Multimedia-based games.
OPTIMALISASI MOTIVASI KERJA GURU MELALUI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH STUDI KASUS DI SD NEGERI 46 SONGING Muallim, Muallim; Fahmi Surya Abdi
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kerja guru di SD Negeri 46 Songing, Kabupaten Sinjai. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah adanya indikasi rendahnya kedisiplinan dan profesionalisme guru akibat kurangnya dorongan manajerial di wilayah terpencil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan empat strategi utama: pemberian penghargaan (reward), fasilitasi pendidikan dan pelatihan (diklat), penciptaan kondisi kerja yang menyenangkan, serta pembinaan hubungan kerja yang harmonis. Motivasi kerja guru bersumber dari faktor intrinsik, yaitu visi untuk menciptakan lingkungan belajar yang kreatif dan mencetak generasi berkualitas. Namun, efektivitas strategi ini terhambat oleh keberagaman karakter guru, keterbatasan sarana prasarana, rendahnya dukungan masyarakat, serta kendala akses internet. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kepemimpinan adaptif dan sinergi antara sekolah dengan pemangku kepentingan untuk mengatasi hambatan fasilitas demi optimalisasi kinerja pendidik.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENCEGAHAN BULLYING DI SMPN 13 JAYAPURA PAPUA Sada, Salomo; Mataputun, Yulius; Manalu, Etty Octaviani
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam pencegahan bullying pada peserta didik di SMP Negeri 13 Kota Jayapura, Papua. Kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin dalam dunia pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek administratif tetapi juga menciptakan lingkungan sekolah yang ama, damai, dan mendukung serta bebas dari tindakan kekerasan. Melalui penelitian ini, kinerja kepala sekolah dianalisis berdasarkan indikator utama, yaitu sebagai berikut: Peran Kepala Sekolah sebagai Perencana dan Pengorganisir dalam Pencegahan Kebijakan Anti-Bullying; Manajer dalam Program Anti-Bullying; dan Fasilitator dan Motivator dalam Pencegahan Bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pendekatan kualitatif meliputi teknik pengumpulan data seperti observasi, dokumentasi, dan wawancara. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, siswa, dan pihak terkait di SMP Negeri 13 Kota Jayapura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah berupaya optimal dalam menjalankan tiga peran tersebut meskipun masih terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya, rendahnya kesadaran sebagian warga sekolah, serta budaya permisif terhadap perilaku bullying. Namun demikian, strategi pencegahan yang diterapkan melalui kebijakan sekolah, program pembinaan karakter, pembentukan tim anti- bullying, dan pelibatan orang tua dianggap efektif dalam menurunkan angka kasus bullying. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peran kepala sekolah sebagai agen perubahan budaya sekolah sangat penting untuk menciptakan iklim pendidikan yang inklusif dan humanis.
PENGARUH KEMAMPUAN MANAJEMEN WAKTU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Rianda, Intan Yuki; Purnama Sari, Helena; Akbar, Sahrul
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya motivasi belajar mahasiswa dalam menunjang keberhasilan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan manajemen waktu terhadap motivasi belajar mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi Manajemen dan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman angkatan 2018–2020 sebanyak 654 mahasiswa, dengan sampel 247 responden yang diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert lima tingkat yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif untuk menggambarkan kecenderungan jawaban responden serta analisis inferensial menggunakan uji t untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan manajemen waktu mahasiswa berada pada kategori baik dengan rata-rata persentase 78,7% dan berpengaruh positif serta signifikan terhadap motivasi belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik cenderung memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi, mampu menentukan prioritas kegiatan, serta menyeimbangkan aktivitas akademik dan nonakademik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kemampuan manajemen waktu merupakan strategi penting dalam meningkatkan motivasi dan keberhasilan belajar mahasiswa di perguruan tinggi
MANAJEMEN KURIKULUM SEKOLAH PENGGERAK: ANALISIS PERSPEKTIF POAC DI SD NEGERI 109 CAPPAGALUNG KABUPATEN SINJAI Muallim, Muallim; Asmansyah, Asmansyah
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan melalui Program Sekolah Penggerak menuntut manajemen kurikulum yang adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen kurikulum di SD Negeri 109 Cappagalung melalui perspektif fungsional POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan manajemen kurikulum terlaksana secara sistematis dan optimal. Pada tahap Planning, sekolah menyusun KOSP secara partisipatif. Tahap Organizing menerapkan prinsip shared leadership dan team-based management berbasis fase perkembangan siswa. Tahap Actuating diwujudkan melalui pembelajaran berdiferensiasi dan integrasi teknologi digital yang masif. Tahap Controlling dilakukan melalui evaluasi rutin berkala dengan pendekatan formatif dan sumatif sebagai basis perbaikan berkelanjutan (feedback loop). Keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah ini didorong oleh sinergi kepemimpinan instruksional kepala sekolah, budaya kolaboratif guru dalam komunitas belajar, serta pemanfaatan teknologi yang terencana. Penelitian ini memberikan gambaran praktik terbaik (best practice) tata kelola kurikulum bagi institusi pendidikan dasar dalam ekosistem Sekolah Penggerak
PENGARUH STUDENTS CENTERED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Aprilia, Kurnia; Mangando, Widyaskara
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan transformasi pembelajaran abad ke-21 yang menekankan pengembangan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, dan komunikasi melalui pendekatan yang berpusat pada siswa. Namun, praktik pembelajaran di sekolah menengah masih banyak didominasi pendekatan teacher-centered yang berpotensi membatasi keterlibatan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Student-Centered Learning (SCL) terhadap hasil belajar siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa dari kelas X di SMA Negeri 5 Toraja Utara yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji paired sample t-test dan regresi linear sederhana pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari 64,07 (pretest) menjadi 81,00 (posttest) dengan selisih 16,93 poin. Uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Analisis regresi menunjukkan hubungan yang sangat kuat (R=0,990) dengan kontribusi sebesar 97,9% terhadap variasi hasil belajar. Disimpulkan bahwa penerapan SCL berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa, sehingga direkomendasikan untuk diimplementasikan secara sistematis guna meningkatkan kualitas pembelajaran.
KEPEMIMPINAN BERKARAKTER BUDAYA PAPUA: STUDI PADA PRAKTIK DEMONSTRASI MAHASISWA Fernandez, Richardo; Pekey, Cerry Hanna Grace
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan mahasiswa berkarakter budaya Papua melalui praktik mereka dalam berdemonstrasi, serta mengeksplorasi potensi transformasi kebiasaan demonstrasi untuk menjadi wadah pengembangan kepemimpinan yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan mahasiswa Papua dalam konteks demonstrasi mencerminkan nilai-nilai budaya lokal. Keterampilan kepemimpinan mahasiswa yang dimaksud dilihat dari kemampuan interpersonal, administratif, dan konseptual. Sedangkan nilai-nilai budaya Papua yang ditunjukkan cenderung mengarah pada konsep kepemimpinan "Big Man" yang meliputi kemampuan individu, kemampuan berdiplomasi atau berpidato, keberanian, kekuatan fisik yang besar, dan sifat bermurah hati serta adanya pengaruh religiusitas. Keterampilan interpersonal yang berkarakter budaya Papua mengacu pada  sensitivitas sosial tinggi, integrasi elemen religius dalam menyuarakan aspirasi, sifat bermurah hati, tampilan fisik yang meyakinkan, serta keberanian dan keterampilan berpidato untuk menyuarakan aspirasi sehingga mampu untuk menggerakan masa. Sedangkan keterampilan administratif tercermin dalam kemampuan individu dalam koordinasi, pembagian tugas, dan pengelolaan sumber daya yang efektif. Adapun keterampilan konseptual ditunjukkan melalui kemampuan individu dalam pemahaman struktur aksi, pengambilan keputusan, dan kecakapan menyelesaikan masalah. Demonstrasi berpotensi menjadi arena pengembangan kepemimpinan yang efektif, memungkinkan mahasiswa mengasah keterampilan kepemimpinan praktis yang selaras dengan nilai-nilai budaya mereka. Transformasi kebiasaan demonstrasi menjadi wadah pengembangan kepemimpinan dapat melahirkan pemimpin Papua yang karismatik dan siap menghadapi tantangan masa depan, dengan catatan bahwa demonstrasi perlu dikelola dengan baik untuk menghindari dampak negatif.