cover
Contact Name
Elan Jaelan
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Published by Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28073878     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi adalah jurnal peer-review yang memiliki ISSN (2807-3878) yang diterbitkan oleh Penerbit Widina di bawah Badan Hukum CV. Widina Media Utama sejak tahun 2021. JPI merupakan media terintegrasi untuk komunikasi berkelanjutan terkait dengan temuan penelitian baru yang signifikan terkait dengan pendidikan, termasuk: bidang penelitian pendidikan dalam pengajaran, pembelajaran dan pengajaran, pengembangan kurikulum, lingkungan belajar, pendidikan guru, teknologi pendidikan, dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 258 Documents
Search results for , issue "Vol 5" : 258 Documents clear
Penerapan Model Pembelajaran Collaborative Learning Dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) Aryani, Wiwik Dyah; Purwanti, Eka; Siroj, Sri Azizah; Taufiq, Ridwan; Wayudi, Adji Wahab
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1741

Abstract

This study aims to examine the implementation of the Collaborative Learning model in Islamic Religious Education (PAI) and its effectiveness in enhancing students' comprehension of religious content, active participation, and character development. Collaborative Learning emphasizes small-group cooperation among students to achieve common learning goals, with the teacher acting as a facilitator. A descriptive qualitative approach was adopted through a case study in class 4B at SDN Kamal Muara 01. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using content analysis and data triangulation. The findings indicate that this model fosters a conducive learning environment, enhances positive peer interaction, and strengthens students' understanding of Islamic teachings. Despite challenges such as unequal group participation, these can be mitigated through proper role distribution and teacher facilitation strategies. Therefore, Collaborative Learning is a relevant and applicable model for creating a transformative, interactive, and character-oriented Islamic education process.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan model pembelajaran Collaborative Learning dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) serta efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman materi keagamaan, partisipasi aktif siswa, dan pembentukan karakter Islami. Pendekatan Collaborative Learning menitikberatkan pada kerja sama antar peserta didik dalam kelompok kecil untuk mencapai tujuan pembelajaran bersama, dengan peran guru sebagai fasilitator. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi kasus di kelas 4B SDN Kamal Muara 01. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang dianalisis dengan pendekatan analisis isi dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif, meningkatkan interaksi sosial yang positif antar siswa, serta memperkuat penguasaan konsep ajaran Islam. Meskipun ditemukan kendala berupa ketimpangan partisipasi dalam kelompok, hal tersebut dapat diatasi melalui strategi fasilitasi dan pembagian peran yang tepat oleh guru. Dengan demikian, Collaborative Learning menjadi pendekatan yang relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran PAI yang transformatif, interaktif, dan berorientasi karakter.
Tren Penelitian Kurikulum Bahasa Arab di Indonesia 2020–2024: Tinjauan Sistematis terhadap Artikel Jurnal Amin, Muhammad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1758

Abstract

The research about the trend of Arabic language curriculum research systematically has not been widely conducted, the research that had been conducted are still divided into curriculum derivatives or general Arabic language research trends. This study aims to 1) identify trends in Arabic language curriculum research in journals in Indonesia in terms of research type, research subjects, data collection techniques, and data analysis techniques, 2) provide recommendations for further research related to Arabic language curriculum research, especially in Indonesia. The research method used is Systematic Literature Review (SLR). The results of the study show that quantitative and Research and Development research type must be conducted more often to give real solution based on needs and measurable data. Elementary school subject and also university scholars should get more intention so Arabic curriculum update could be done across levels of education. Data collection technique variation and tecnology integration to Arabic curriculum need to be primary focus in the next research. Using bibliometric application to solve this research limitation. ABSTRAKPenelitian mengenai tren penelitian kurikulum bahasa Arab secara sistematis belum banyak dilakukan, mayoritas masih terpecah pada turunan kurikulum atau tren penelitian Bahasa Arab secara umum sehingga penelitian ini bertujuan untuk 1) mengidentifikasi tren penelitian kurikulum bahasa Arab pada jurnal di Indonesia dilihat dari sisi tipe riset, subjek penelitian, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data, 2) memberikan rekomendasi penelitian berikutnya terkait penelitian kurikulum bahasa Arab, terutama di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Tinjuan Pustaka Sistematis (SLR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe riset kuantitatif dan RnD perlu digalakkan guna memberi solusi nyata berbasis kebutuhan dan data yang terukur. Subjek SD/MI dan perguruan tinggi perlu mendapat perhatian agar pembaruan kurikulum bahasa Arab menyentuh semua jenjang pendidikan. Variasi penggunaan teknik pengumpulan data dan integrasi teknologi dalam kurikulum bahasa Arab perlu jadi fokus utama penelitian berikutnya. Penggunaan berbagai aplikasi bibliometrik dapat digunakan untuk menjawab keterbatasan penelitian ini.
Peran Teknologi, ICT, dan Media Sosial Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Nurhadi, M Wiran Jaya; Wijaya, Andri; Baiturrahman, Ridwan; Solihah, Rika
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1727

Abstract

This article aims to analyze the role of information and communication technology (ICT) and social media in enhancing the effectiveness of PAI learning in the digital era. Employing a descriptive qualitative approach through literature review, the study finds that digital technology and social media integration can improve interactivity, learning motivation, and flexible access to Islamic content. Platforms such as YouTube, WhatsApp, and Instagram contribute to creating engaging learning environments aligned with the characteristics of digital-native students. However, challenges such as low ICT competence among teachers and the spread of unverified content remain critical issues. Thus, effective PAI learning strategies should combine digital tools with reinforcement of Islamic values and ethical digital literacy. The study recommends ongoing teacher training and the development of educational policies that support ethical and transformative technology integration in PAI learning.ABSTRAKArtikel ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi informasi dan komunikasi (ICT) serta media sosial dalam mendukung efektivitas pembelajaran PAI di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka, kajian ini menemukan bahwa integrasi teknologi digital dan media sosial dapat meningkatkan interaktivitas, motivasi belajar, serta akses terhadap materi keislaman secara fleksibel dan kontekstual. Platform seperti YouTube, WhatsApp, dan Instagram berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik generasi digital. Namun, pemanfaatan teknologi juga menghadirkan tantangan, seperti rendahnya kompetensi TIK guru dan potensi penyebaran konten yang tidak valid. Oleh karena itu, strategi pembelajaran PAI yang efektif perlu memadukan teknologi digital dengan penguatan nilai-nilai Islami dan literasi etika digital. Hasil kajian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan bagi guru serta pengembangan kebijakan pendidikan yang mendukung integrasi teknologi secara beretika dan transformatif dalam pembelajaran PAI.
Students’ Proficiency Of Cultural Values In Literature-Based Reading Materials: An Experimental Study Primasari, Yusniarsi; Sari, Hesty Puspita
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1889

Abstract

This study explores the impact of literature-based reading instruction on students’ ability to identify cultural values in texts. Conducted with 17 second-semester students at Balitar Islamic University, it employed a one-group pre-test post-test design. Participants engaged in three learning sessions using varied literary genres (novels, comics, and storybooks). Statistical tests (Shapiro-Wilk, Levene’s, and paired-sample t-test) indicated significant improvement in post-test scores (p 0.05). The instruction enhanced cultural literacy and reading skills, notably in vocabulary acquisition, identifying main ideas, and recognizing supporting details. However, students showed limited progress in inferring moral lessons or implied meanings. These findings highlight the pedagogical value of integrating literature into English as a Foreign Language (EFL) programs to promote intercultural awareness and responsive reading in higher education.ABSTRAKPenelitian ini mengeksplorasi dampak pembelajaran membaca berbasis sastra terhadap kemampuan mahasiswa dalam mengenali nilai budaya dalam teks. Melibatkan 17 mahasiswa semester dua di Universitas Islam Balitar, studi ini menggunakan desain pre-test post-test satu kelompok. Mahasiswa mengikuti tiga sesi pembelajaran dengan berbagai genre sastra seperti novel, komik, dan cerita anak. Analisis data menggunakan uji statistic termasuk uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji-t sampel berpasangan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan membaca (p 0,05). Pembelajaran berbasis sastra terbukti meningkatkan penguasaan kosakata, identifikasi gagasan utama, dan detail pendukung. Namun, peningkatan dalam menyimpulkan nilai moral atau makna tersirat masih terbatas. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi sastra dalam pembelajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) untuk meningkatkan literasi budaya dan membaca responsif di pendidikan tinggi.
Pengaruh Model Pembelajaran Game Based Learning (GBL) Berbantuan Baamboozle Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Kejuruan di SMK Negeri 1 Medan T.A 2024/2025 Purba, Tiwi Claudia; Simanullang, Rotua SP
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1756

Abstract

This study aims to determine the effect of the Game Based Learning (GBL) model assisted by Baamboozle on the learning outcomes of class X MPLB students in the basic vocational subjects of Communication elements. This study is an experimental study conducted at SMK Negeri 1 Medan which consists of 2 classes, namely X MPLB-1 and X MPLB-2, as many as 71 students who are samples from the total population of 135. The sampling technique used is purposive sampling. The data collection technique in this study was a multiple choice learning outcome test of 20 questions that were first tested for validity, reliability, test difficulty level and test discriminatory power. The data analysis techniques used were normality test, homogeneity test and hypothesis testing. The results of the data analysis found that the average pre-test and post-test scores with the Game Based Learning (GBL) learning model were 62.71 and 82.57 and the average scores in the control class which implemented a conventional learning model assisted by Powerpoint media were 64.03 and 74.31. Based on the results of the hypothesis test, student learning outcomes using the Game Based Learning (GBL) learning model increased by 55.51%. In the t-test, the t-count value was 3.024% with decision making lower than 0.05 on df 35, so the t-table was 1.68, so the t-count t-table (3.024 1.68). It can be concluded that the Game Based Learning (GBL) learning model assisted by Baamboozle has a positive and significant effect on student learning outcomes in the Basic Vocational subjects of Information Systems and Digital Communication Elements at SMK Negeri 1 Medan in the 2024/2025 academic year.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Game Based Learning (GBL) berbantuan Baamboozle terhadap hasil belajar siswa kelas X MPLB pada mata pelajaran dasar-dasar kejuruan elemen Komunikasi . Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Medan yang terdiri dari 2 kelas yaitu X MPLB-1 dan X MPLB-2 sebanyak 71 siswa yang menjadi sampel dari total keseluruhan jumlah populasi yaitu 135. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 20 soal yang terlebih dahulu diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran tes dan uji daya pembeda tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan pengujian hipotesis. Hasil analisis data ditemukan nilai rata-rata pre-test dan post-test dengan model pembelajaran Game Based Learning (Gbl) adalah  62.71 dan 82.57 dan nilai rata-rata pada kelas kontrol yang dimana menerapkan model pembelajaran konvensional berbantuan media Powerpoint adalah 64.03 dan 74.31. Berdasarkan hasil uji hipotesis hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Game Based Learning (GBL) mengalami peningkatan sebesar 55,51 %.  Pada pengujian uji t diperoleh hasil nilai thitung sebesar 3,024% dengan pengambilan keputusan lebih rendah dari 0,05 pada df 35 maka diperoleh ttabel 1,68 maka thitung ttabel (3,0241,68). Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Game Based Learning (GBL) Berbantuan Baamboozle berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar-Dasar Kejuruan Elemen Sistem informasi dan Komunikasi Digital di SMK Negeri 1 Medan T.A 2024/2025.
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Cooperatif Script Berbantuan Media Prezi Terhadap Hasil Belajar Siswa Irawati, Irawati; Syamsuria, Syamsuria; Yany, Muhammad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1699

Abstract

Education is a crucial tool for improving human resource quality. However, monotonous learning methods and unengaging media remain challenges in enhancing learning outcomes. This study aims to investigate the effect of the Cooperative Script learning model assisted by Prezi media on the learning outcomes of eighth-grade students at SMP Negeri SATAP 2 Patimpeng. The study employed a quasi-experimental method using a One-Group Pretest-Posttest design. The subjects were 23 eighth-grade students. Instruments included learning outcome tests, observation, and questionnaires. The results showed an increase in the average score from 74.79 (pretest) to 88.04 (posttest). A t-test indicated that tcount 5.82 ttable 2.015 at a significance level of 0.05. These findings demonstrate that the Cooperative Script model assisted by Prezi media significantly influences students' learning outcomes. This model fosters student participation, group interaction, and better understanding of the subject matter.ABSTRAKPendidikan merupakan sarana penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun, pembelajaran yang monoton dan media yang kurang menarik menjadi tantangan dalam meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Script berbantuan media Prezi terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri SATAP 2 Patimpeng. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah 23 siswa kelas VIII. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari 74,79 (pretest) menjadi 88,04 (posttest). Uji-t menunjukkan thitung 5,82 ttabel 2,015 pada taraf signifikansi 0,05. Hasil ini membuktikan bahwa model pembelajaran Cooperative Script berbantuan media Prezi berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Pembelajaran dengan model ini mampu meningkatkan partisipasi siswa, interaksi kelompok, serta pemahaman materi.
Nilai-Nilai Karakter dalam Adab al-’Alim wa al-Muta’allim KH. Hasyim Asy’ari dan Implikasinya bagi Pendidikan Islam Kontemporer Fuadi, Ahmad Najih Musoffa; Azis, Achmad Abdul
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1885

Abstract

The decline in students' character and the ethical relationship between teachers and students are significant contemporary challenges in Islamic education. Amid this moral crisis, KH. Hasyim Asy'ari offers principles of adab and character that remain relevant today. This study examines the character values in the book and analyzes their implications for developing an Islamic education paradigm that incorporates character in the modern era. This study employs a qualitative research method with a library research design, conducting an in-depth review of the text and supporting scientific literature. The results show that sincerity of intention, tawadhu', obedience, enthusiasm for learning, zuhud, wara', and istiqamah are the main foundations of character building. The study emphasizes that adab must precede knowledge. A harmonious relationship between teacher and student, based on adab and noble character, is seen as a prerequisite for successful learning. Therefore, integrating these values into the modern Islamic education system could strengthen teachers' professionalism and produce students who excel academically, spiritually, and ethically.ABSTRAKPenurunan kualitas karakter peserta didik dan hubungan etis antara guru dan murid menjadi tantangan signifikan dalam pendidikan Islam kontemporer. Di tengah krisis moral ini, kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta’allim karya KH. Hasyim Asy’ari menawarkan prinsip-prinsip adab dan karakter yang masih relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai karakter yang termuat dalam kitab tersebut serta menganalisis implikasi terhadap pembentukan paradigma pendidikan Islam yang berkarakter di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi pustaka (library research) melalui telaah mendalam terhadap naskah dan literatur ilmiah pendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai keikhlasan niat, tawadhu’, kepatuhan, semangat belajar, zuhud, wara’, dan istiqamah menjadi fondasi utama pembentukan karakter, dengan penekanan bahwa adab harus mendahului ilmu. Relasi yang harmonis antara guru dan murid yang dilandasi adab dan akhlak mulia dipandang sebagai prasyarat keberhasilan proses pembelajaran. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai tersebut alam sistem pendidikan Islam modern berpotensi memperkuat profesionalitas guru dan menghasilkan peserta didik yang unggul secara akademik, spiritual, dan etis.
KONTRIBUSI PENGAMAT INTRAKURIKULER DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN; STUDI KASUS DI SDN KANGGRAKSAN Wulandari, Anggianita Putri; Khaerunisa, Neila Febry
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1908

Abstract

This study aims to analyze the role of intrakurikuler observers in enhancing the quality of classroom learning. Using a qualitative approach and a case study design at SDN Kanggraksaan from April 2025, this research involved four key informants: one intrakurikuler observer, two classroom teachers, and one principal. Data were collected through non-participant observation, in-depth interviews, and document analysis, and were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The findings reveal that the consistency of intrakurikuler implementation and the proactive role of teachers as mentors have established a strong foundation for learning, marked by high student participation. The intrakurikuler observer acts as a catalyst for continuous improvement by providing specific and formative feedback. This feedback supports teachers in identifying areas for development in teaching methods, technology integration, students’ critical thinking skills, and the creation of an inclusive classroom environment. Therefore, intrakurikuler observers play a significant role in driving pedagogical innovation and fostering a culture of continuous learning improvement in schools.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis peran pengamat intrakurikuler dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus di SDN Kanggraksaan pada April 2025, penelitian ini melibatkan empat informan utama, yaitu satu pengamat intrakurikuler, dua guru kelas, dan satu kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan non-aktif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsistensi pelaksanaan intrakurikuler dan peran guru sebagai pembina telah menciptakan fondasi pembelajaran yang kuat dengan partisipasi siswa yang tinggi. Pengamat intrakurikuler berperan sebagai katalisator perbaikan berkelanjutan melalui pemberian umpan balik formatif yang spesifik dan terarah. Umpan balik ini membantu guru mengidentifikasi area peningkatan dalam variasi metode, integrasi teknologi, pengembangan keterampilan berpikir siswa, dan penciptaan lingkungan inklusif. Dengan demikian, pengamat intrakurikuler memainkan peran penting dalam mendorong inovasi pedagogis dan budaya peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.
Pengembangan Aplikasi Mobile Untuk Meningkatkan Minat Belajar Matematika Anak Berbasis Research and Development Efriani, Laura; Sanjaya, Muhamad Rama; Paradina, Sevia; Pronika, Ginta; Angraini, Lisa; Ghifari, M. Farhan
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1909

Abstract

This study aims to design a mobile application as an interactive learning medium to increase children's interest in learning mathematics. The background of this research is the low level of interest and motivation to learn mathematics often found in elementary school-aged children. The application development method uses the Waterfall model, starting from the needs analysis stage, interface design, implementation, and testing. The developed application includes various features such as learning videos, interactive practice questions, and educational games based on mathematics. The study involved 40 elementary school students from grades 3 to 5. Based on the results of a 1–10 scale questionnaire, the average student learning interest increased from 5.0 to 8.2 after using the application. In addition, the average time spent studying mathematics increased by 128%, from 35 minutes to 80 minutes per week. Surveys showed that 65% of students preferred the educational games feature, followed by practice questions (20%) and learning videos (15%). User satisfaction was also high, with 95% of students and parents stating they were satisfied with the application. The test results indicate that the application can enhance children's engagement in learning math through a more enjoyable and less monotonous approach. With this application, it is expected to assist teachers and parents in providing a more engaging learning experience and improving children's understanding of mathematical concepts.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah aplikasi mobile sebagai media pembelajaran interaktif guna meningkatkan minat belajar matematika pada anak-anak. Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya minat serta motivasi belajar matematika yang sering ditemukan pada anak usia sekolah dasar. Metode pengembangan aplikasi menggunakan model Waterfall, mulai dari tahap analisis kebutuhan, desain antarmuka, implementasi, hingga pengujian. Aplikasi yang dikembangkan memuat berbagai fitur seperti video pembelajaran, latihan soal interaktif, dan permainan edukatif berbasis matematika. Penelitian melibatkan 40 siswa sekolah dasar dari kelas 3 hingga kelas 5. Berdasarkan hasil kuesioner skala 1–10, rata-rata minat belajar siswa meningkat dari 5,0 menjadi 8,2 setelah menggunakan aplikasi. Selain itu, rata-rata waktu belajar matematika meningkat sebesar 128%, dari 35 menit menjadi 80 menit per minggu. Survei menunjukkan bahwa 65% siswa paling menyukai fitur permainan edukatif, diikuti oleh latihan soal (20%) dan video pembelajaran (15%). Tingkat kepuasan pengguna juga tinggi, dengan 95% siswa dan orang tua menyatakan puas terhadap aplikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi dapat meningkatkan ketertarikan anak dalam mempelajari materi matematika dengan pendekatan yang lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan dapat membantu guru dan orang tua dalam memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik serta mampu meningkatkan pemahaman konsep matematika pada anak.
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KOLABORASI SISWA PADA MATERI ZAKAT FITRAH DI SMKN PP CIANJUR Aryani, Wiwik Dyah; Sahdan, Sahdan; Susanti, Susanti; Gunawan, Apip
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1847

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Project Based Learning (PjBL) model in improving students’ creativity and collaboration in the topic of zakat fitrah within Islamic Religious Education learning at SMKN PP Cianjur. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation.The results showed that the PjBL model is effective in fostering students’ creativity through various project activities such as creating zakat educational media, simulating zakat distribution, and presenting zakat fitrah campaigns. Moreover, PjBL encourages active and productive student collaboration through group work, deliberation, and fair division of roles within teams. Islamic religious values such as responsibility, empathy, and cooperation are also internalized during the learning process.In conclusion, the implementation of PjBL in zakat fitrah learning creates a contextual, participatory, and meaningful learning process. This model can be an innovative alternative in developing Islamic Religious Education strategies oriented towards 21st-century skill enhancement.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kreativitas dan kolaborasi siswa pada materi zakat fitrah dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL efektif meningkatkan kreativitas siswa melalui kegiatan proyek seperti pembuatan media edukasi zakat, simulasi distribusi zakat, dan kampanye zakat fitrah. Selain itu, model ini mendorong kolaborasi aktif antar siswa melalui kerja kelompok, musyawarah, dan pembagian peran yang adil. Nilai-nilai religius seperti tanggung jawab dan empati turut terinternalisasi selama pembelajaran. Model PjBL terbukti menciptakan pembelajaran yang kontekstual, partisipatif, dan bermakna, serta relevan untuk penguatan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 6 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 5 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 5 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 6 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 5 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 4 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 3 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 1 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi More Issue