cover
Contact Name
Halwan Alfisa Saifullah
Contact Email
halwan@ft.uns.ac.id
Phone
+6282133085744
Journal Mail Official
halwan@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Matriks Teknik Sipil Gedung IV lt. 1 Jurusan Teknik Sipil Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta Jawa Tengah - Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Matriks Teknik Sipil
ISSN : 23548630     EISSN : 27234223     DOI : -
Matrik Teknik Sipil adalah open access journal yang mempublikasikan penelitian di bidang struktur, hidrologi, transportasi, geoteknik dan management proyek. Matriks Teknik Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Jurnal ini menyediakan open access yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 118 Documents
KAJIAN SERAPAN KLORIDA PADA BETON BUBUK REAKTIF DENGAN SILICA FUME 15% DAN VARIASI PASIR KUARSA Wibowo Wibowo; Endah Safitri; Daka Arkananta Kastara
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i4.76145

Abstract

Seiring dengan pesatnya pembangunan infrastruktur dan kebutuhan beton yang tinggi, maka beton dituntut untuk terus berkembang lebih baik lagi. Salah satu inovasi beton mutu tinggi adalah Beton Bubuk Reaktif (Reactive Powder Concrete). Beton bubuk reaktif merupakan inovasi beton yang menggantikan agregat kasar dalam campurannya dengan agregat halus sehingga meningkatkan homogenitasnya yang membuat beton memiliki kuat tekan, durabilitas, dan impermeabilitas yang tinggi. Indonesia merupakan negara kepulauan yang disatukan oleh lautan luas. Hal ini menyebabkan bangunan di daerah pantai dan laut rentan terhadap serangan klorida yang berbahaya pada beton. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh penggunaan pasir kuarsa 0%; 15%; 20%; 25%; 30%; 35% dan 40% dari berat agregat halus terhadap serapan klorida pada Beton Bubuk Reaktif. Metode yang digunakan adalah eksperimental. Benda uji yang digunakan yaitu beton berbentuk silinder dengan diameter 7,5 cm dan tinggi 15 cm. Pengujian serapan klorida dilakukan dengan cara merendam beton ke dalam larutan klorida 4% selama 10+0,5 menit dan 24 jam kemudian menimbangnya dalam keadaan SSD dan membandingkannya dengan berat kering ovennya. Nilai serapan klorida terendah terjadi saat kadar pasir kuarsa 30% dengan nilai serapan 0,68% untuk perendaman 10+0,5 menit dan 1,58% untuk perendaman 24 jam.Kata Kunci : beton bubuk reaktif, impermeabilitas, pasir kuarsa, serapan klorida, silica fume
PREDIKSI SISA UMUR LAYAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) PADA RUAS JALAN LINGKAR PATI Ary Setiawan; Florentina Pungky Pramesti; Zein Siddiq Rikiaifuni
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i3.72538

Abstract

Kinerja perkerasan jalan merupakan fungsi dari kemampuan relative dari perkerasan untuk melayani lalu lintas dalam suatu periode tertentu. Beban kendaraan yang berlebih (overload) pada asumsi desain perkerasan jalan dapat menyebabkan umur layan jalan menjadi habis sebelum waktu yang telah ditentukan. Prediksi sisa umur layan dapat digunakan sebagai acuan dalam pemilihan jenis penanganan atau pemeliharaan yang tepat untuk kinerja jalan agar dapat kembali seperti kondisi semula atau tidak menurun drastis. Penelitian ini akan membahas tentang kondisi perkerasan jalan dan memprediksi sisa umur layan pada ruas Jalan Lingkar Pati menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis yaitu memberikan gambaran tentang kondisi perkerasan jalan yang diteliti dengan metode PCI. Data yang digunakan adalah data sekunder yang didapatkan dari BBPJN Jawa tengah dan DIY tahun 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan perkerasan ruas Jalan Lingkar Pati memiliki nilai PCI rata-rata 75,91 dari 13 segmen dengan kondisi Satisfactory. Ruas Jalan Lingkar Pati memiliki sisa umur layan di bawah 1 tahun pada segmen 13, kemudian untuk sisa umur layan antara 1-10 tahun terdapat pada segmen 6, 7, 8, 9, 10, 11, dan 12, serta untuk sisa umur layan antara 11-20 tahun terdapat pada segmen 1, 2, 3, 4, dan 5.
ANALISIS PERCEPATAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG MTSN 4 SRAGEN DENGAN METODE TIME COST TRADE OFF ANALYSIS DENGAN SOFTWARE PRIMAVERA 6.0 Himawan, Alif Yudhi; Setiono, Setiono; Rifai, Muji
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i2.71921

Abstract

Percepatan proyek ialah usaha menyelesaikan suatu proyek agar lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya. Pelaksanaan proyek pembangunan gedung MTSN 4 Sragen harus dipercepat karena Pemerintah Kabupaten Sragen memprioritaskan proyek ini agar segera bisa dilakukan kegiatan mengajar di sekolah. Percepatan proyek pembangunan gedung MTSN 4 Sragen menggunakan metode TCTO (Time Cost Trade Off) dan dibantu aplikasi Primavera 6.0 guna mempermudah penjadwalan waktu dan perancangan biaya proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total durasi dan biaya untuk menyelesaikan proyek sebelum dan setelah dilakukan percepatan dengan skenario penambahan tenaga kerja maupun waktu kerja, dan alternatif yang lebih ekonomis dari skenario tersebut. Hasil analisis percepatan proyek didapatkan total waktu penyelesaian proyek memakai metode penambahan jam kerja adalah 139 hari (lebih cepat 20 hari daripada waktu eksisting) menyebabkan kenaikan biaya yang ditunjukkan dengan total kenaikan biaya penyelesaian proyek sebesar Rp63.117.565,13. menjadi Rp3.586.859.474,13., sedangkan dengan metode penambahan tenaga kerja ialah 141 hari (lebih cepat 18 hari daripada waktu eksisting) dan mengalami penurunan biaya sebesar Rp22.376.088,9. menjadi Rp3.501.365.820,02. dari biaya proyek normal yaitu Rp3.523.741.909. dengan durasi normal proyek 159 hari. Alternatif yang lebih ekonomis untuk menyelesaikan proyek adalah dengan menggunakan metode penambahan jumlah tenaga kerja dikarenakan adanya penurunan biaya total dan lebih cepat dari waktu normal proyek.Kata Kunci : Time Cost Trade Off, Primavera 6.0
ANALISIS POTENSI DEMAND, ABILITY TO PAY (ATP) DAN WILLINGNESS TO PAY (WTP) BATIK SOLO TRANS (BST) KORIDOR 6 PADA SEKOLAH Yulianto, Budi; Mahmudah, Amirotul Musthofiah Hidayah; Mardi G.R.S., Wennya Ajeng
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i2.70171

Abstract

Transportasi umum merupakan transportasi yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat pada suatu kota dengan dikenakannya tarif untuk menggunakan transportasi umum, oleh karena itu, pada penelitian ini kami melakukan penelitian terhadap potensi demand, Ability to Pay (ATP) atau kemampuan untuk membayar tarif, dan Willingness to Pay (WTP) atau kesediaan untuk membayar tarif pada bus Batik Solo Trans (BST) pada rute pelayanan koridor 6 di kota Surakarta, yang bertujuan untuk mengetahui potensi permintaan penumpang BST koridor 6 dan juga desain tarif yang sesuai pada penumpang dan calon penumpang BST koridor 6. Penelitian ini menggunakan metode survei terhadap pelajar yang dilakukan di sekolahsekolah yang dilalui oleh BST koridor 6. Hasil analisis dari survei yang dilakukan didapatkan nilai potensi demand dari BST koridor 6 sebesar 3067 orang yang merupakan 64% dari total populasi pelajar sekolah pada rute BST koridor 6. Nilai ATP dan WTP yang diperoleh dari analisis berdasarkan hasil survei berturut-turut sebesar Rp 466,57 dan Rp 2.384,00.
Analisis Pengaruh Pemberian Probiotik Produk Komersial pada Air Limbah Tahu terhadap Kadar DO dan Pertumbuhan Tanaman Hidroponik Budi Utomo; Siti Qomariah; Salsabila Nur Annisa
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i4.76802

Abstract

Produksi tahu merupakan salah satu sektor di Indonesia yang sedang berkembang dan terus akan meningkat. Produksi limbah tahu tentu akan meningkat seiring dengan meningkatnya aktivitas industri tahu. Maka dari itu limbah industri tahu harus terlebih dahulu diolah untuk memenuhi baku mutu sebelum dilepaskan ke lingkungan sekitar. Probiotik dapat digunakan untuk mengolah limbah cair tahu karena mengandung bakteri yang membantu mengurai bahan organik limbah dan kontaminan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari probiotik produk komersial pada air limbah tahu terhadap kadar DO dan pertumbuhan tanaman hidroponik.Penelitian analisis kadar DO dilaksanakan di Laboratorium Rekayasa Lingkungan dan Penyehatan Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret sedangkan pertumbuhan tanaman hidroponik dilaksanakan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret. Penelitian tahap pertama yaitu melakukan uji kandungan pH dan DO (Dissolved Oxygen) pada air limbah tahu dan pada air limbah tahu yang telah dicampur dengan probiotik produk komersial dengan perbandingan 1:1. Selanjutnya tahap kedua dilakukan pelaksanaan pertumbuhan tanaman hidroponik di Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan konsentrasi yaitu K0 (0%), K1 (30%), dan K4 (30%) dengan konsentrasi campuran yang berbeda dan larutan nutrisi tersebut berasal dari air limbah tahu yang telah dicampur dengan probiotik produk komersial dengan perbandingan 1:1 dan 1:2. Tanaman yang digunakan adalah tanaman kangkung. Penelitian dilakukan selama 4 minggu dengan pengukuran dan pengamatan dilakukan sebanyak 4 kali yaitu 1 minggu sekali. Parameter yang diukur dan diamati adalah warna tanaman, tinggi batang, jumlah daun, dan lebar daun.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan K1 dan K4 yang diberikan tambahan larutan air limbah tahu dengan probiotik memiliki pengaruh yang lebih baik daripada perlakuan K0 yang hanya menggunakan air murni. Kemudian hasil analisis data menunjukkan bahwa perlakuan K1 memiliki pengaruh terbaik dibandingkan perlakuan lain.
ANALISIS BIAYA DAN WAKTU MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE MANAGEMENT (EVM) PADA PROYEK PEMBANGUNAN ARJUNO AGRO TECHNO PARK Reky Muhamad Fairuz; Daimil Ihsan; Sucipto Sucipto
Matriks Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v13i2.107504

Abstract

In construction project management, cost and time are two crucial, interconnected elements. Delays in project completion and cost increases are common issues that are often encountered. This research aimed to evaluate and control the cost and time of the Arjuno Agro Techno Park development project using the Earned Value Management (EVM) method. EVM is an integrated method that combines scope, cost, and time measurements to objectively assess project performance. The primary focus of this study was to identify cost and time deviations from the initial plan and determine the project's performance status at specific periods.The approach applied in this research was quantitative, involving data collection related to the Budget Estimate Plan, project schedule, and actual progress reports from the Arjuno Agro Techno Park project. The data was analyzed using EVM indicators such as, BCWS, ACWP, SV, CV, SPI, CPI, ETC, EAC, EAS, and ETS. The research findings indicated that the project experienced schedule delays, evidenced by an (SPI < 1) from the 7th to the 21st week. Nevertheless, the project was successfully completed in the 22nd week, which was initially targeted for completion in the 21st week. However, the project's completion cost tended to be more efficient compared to the initial contract value, as indicated by a (CPI > 1). Keywords: Arjuno Agro Technopark; Earned Value Management (EVM); project cost; project performance; project time
Analisis Emisi Gas Rumah Kaca Dengan Pendekatan Life Cycle Assessment Pada Tahap Konstruksi Perkerasan Lentur Fly Over Cakung Soeryodarundio, Koosdaryani; Setiono, Setiono; Daniswara, Dandy Rayhan
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i1.65852

Abstract

Pembangunan adalah usaha yang terancang dan terjadwal secara berkelanjutan oleh suatu Negara dalam rangka mewujudkan masyarakat yang lebih baik sehingga berperan penting dalam proses tercapainya kesejahteraan masyarakat. Pembangunan ini disisi lain juga berdampak kepada lingkungan yaitu dengan mengeluarkan emisi gas rumah kaca dan mengkonsumsi energi yang cukup banyak selama pelaksanaannya sehingga diperlukan upaya untuk mengidentifikasi dan mengestimasi dampak yang dihasilkan pada pekerjaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi unit proses yang berpotensi menghasilkan emisi gas rumah kaca, menganalisis jumlah emisi gas rumah kaca yang dihasilkan tiap unit, menentukan unit proses mana yang menghasilkan emisi gas rumah kaca terbanyak, dan mengidentifikasi potensi dampak pemanasan global terhadap proyek Fly Over Cakung. Penelitian ini menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA) untuk mengestimasi pelepasan emisi gas karbon dioksida (CO2)  ke lingkungan, analisis perhitungan emisi menggunakan database ecoinvent dengan TRACI 2.1 untuk mengkonversi satuan polutan menjadi kgCO2e.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 15 unit proses pada konstruksi perkerasan jalan lentur Fly Over Cakung. Unit proses yang menghasilkan emisi gas rumah kaca terbanyak adalah proses produksi agregat dengan kontribusi emisi gas rumah kaca sebesar 64.088,89 Kg CO2e atau sebanyak 33,3423 % dari 15 unit proses. Dampak dari pemanasan global terhadap proyek Fly Over Cakung yaitu aspal menjadi lebih rentan terhadap deformasi, kerusakan struktur lebih mungkin terjadi, mengurangi kerataan jalan, mengurangi kenyamanan berkendara, dan mempengaruhi stabilitas berkendara.
EVALUASI NILAI KONDISI PERKERASAN JALAN NASIONAL DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) (Studi Kasus : Ruas Jalan Simpang 3 Lingkar Kudus Timur-Batas Kabupaten Pati/Kudus, Ruas Jalan Lingkar Pati, dan Ruas Jalan Wangon-Menganti) Setyawan, Ary; Handayani, Fajar Sri; Islamia, Adellona Merry
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i1.64779

Abstract

Kondisi fungsional jalan yang kurang baik dapat mengakibatkan ketidak-nyamanan bagi pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kondisi fungsional jalan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dengan mobil Hawkeye 2000. Hasil analisis kondisi fungsional perkerasan jalan didapatkan nilai Pavement Condition Index pada ruas Jalan Simpang 3 Lingkar Kudus Timur-Batas Kabupaten Pati/Kudus sebesar 31,50 (Very Poor); Jalan Lingkar Pati sebesar 60,09 (Fair); dan Jalan Wangon Menganti sebesar 57,80 (Fair).
PREDIKSI SISA UMUR LAYAN MENGGUNAKAN DATA KINERJA JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) PADA RUAS JALAN LINGKAR DEMAK Safe'i, Kholid Ma'sum; Setyawan, Ary; Pramesti, Florentina Pungky
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i2.64908

Abstract

Permasalahan kerusakan jalan dapat mempengaruhi kondisi perkerasan jalan bahkan menyebabkan penurunan umur layan jalan khususnya pada Jalan Lingkar Demak, sehingga perlu adanya upaya peningkatan atau pemeliharaan jalan. Hal tersebut disebabkan volume lalu lintas yang terus mengalami peningkatan dan ruas Jalan Lingkar Demak merupakan salah satu bagian dari Jalan Nasional di Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kondisi perkerasan jalan dan memprediksi sisa umur layan perkerasan menggunakan Metode Pavement Condition Index (PCI). Penelitian ini diawali dengan pembagian segmen berdasarkan kondisi perkerasan jalan yang bervariasi secara visual dan selanjutnya menganalisis nilai Pavement Condition Index (PCI) yang didapatkan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII Jawa Tengah dan Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ruas Jalan Lingkar Demak terdapat satu segmen yang memiliki kondisi poor yaitu pada segmen 2, kondisi fair pada segmen 1 dan 6, kondisi satisfactory pada segmen 3,5, dan 7, dan kondisi good yaitu pada segmen 4. Prediksi sisa umur layan pada ruas Jalan Lingkar Demak mempunyai sisa umur layan di bawah 1 tahun yaitu segmen 2 sebesar 0,53 tahun dan terdapat segmen jalan yang mempunyai sisa umur lebih dari 1 tahun yaitu segmen 1, 3, 4, 5, 6, dan 7.
PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU KOMPONEN DINDING MENGGUNAKAN SISTEM KONVENSIONAL DAN SISTEM MODULAR GEDUNG FPSD UPI Ary Setyawan; Adji Retno Kurniawati; Budi Utomo
Matriks Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v12i1.77641

Abstract

Over time, Indonesia's development is advancing. Conventional techniques are now thought to be less efficient in terms of time and expense. Because of this, we require a construction innovation which specifically the development of a modular system in order to decrease the cost and duration of construction activity. The factory-fabricated materials used in the modular technique are installed using a tower crane. For the conventional approach and the modular method which uses precast concrete for wall component work, the comparison research uses lightweight brick material. This research used cost and time variables as a comparison of wall work with conventional methods and modular methods. This study used the FPSD Building project of the Indonesian University of Education (UPI) for data collection which was then processed with Microsoft Excel software. This study aimed to analyze cost and time efficiency to determine the percentage of savings in the use of precast concrete as an alternative in the future. The results of this study for light brick wall work require a fee of IDR 5,648,755,562.71 and walls using precast concrete materials at a price of IDR 6,916,150,235.52. Meanwhile, in terms of time, the fastest wall work duration was wall work using precast concrete material, which was 138 days. Whereas the longest time for wall work was using lightweight brick material with a duration of 231 days.

Page 10 of 12 | Total Record : 118