cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalcomserva@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalcomserva@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence No. RG-04, Sendang, Kec. Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Published by Publikasi Indonesia
ISSN : 27985652     EISSN : 27985210     DOI : 10.36418/comserva
The mission of COMSERVA : Indonesian Jurnal of Community Services and Devleopment as the result of community services activities. The activities are including the implementation of science development and applied technology to empower society and realize sustainable development. The journal highlights the existing issues that happened in various fields to empower the community. The issues including, but not limited to, increasing the community capacity, applying appropriate technology, applying research result in the community, improving the people knowledge, and also the innovation in the purpose to empower people.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,375 Documents
Topical Antibiotics Without Wound Dressing After Circumcision to Prevent Post-Surgical Infection: Serial Case Report Rachmanio, Nicko; Fredianto, Meiky; Shobastian, Wahyu Derajat
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i10.2908

Abstract

Treatment of post-circumcision wounds usually uses tulle and gauze to prevent bleeding and infection. Treatment of advanced wounds in the form of removing the attached gauze causes a feeling of insecurity in the patient because the pain caused by the gauze becomes stuck with an injury that has not healed and often causes bleeding. Antibiotic ointments have been studied to act as a barrier instead of gauze to protect against contamination and keep moisture. It is hoped that using antibiotic ointments without gauze pads can prevent the formation of post-circumcision infection and prevent pain when removing the gauze. Method: Observations were made on eight children aged 7 to 15 years who underwent mass circumcision at PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta and wound care using only the antibiotic chloramphenicol ointment after circumcision without using gauze. Detailed wound care instructions are given to sufferers and their families at home post-surgery. Monitoring and dialogue through online media are carried out if problems arise during wound treatment. Assessments were carried out daily by sending pictures of wounds via online media until five days after circumcision. Result: From the results of observations, one patient with surgical wound inflammation based on the ASEPSIS score was categorized as having "impaired healing," and seven other patients did not experience post-circumcision inflammation with wound treatment using only chloramphenicol antibiotic ointment. The risk aspect found in this patient as an infectious etiology is the early age, which is difficult in treating wounds coupled with the treatment of wounds carried out by non-professional personnel. Conclusion: Topical antibiotic chloramphenicol without wound dressings can be an option for maintaining post-circumcision wounds.
Prevalence of The Most Common Disease Among the Community in Gili Iyang, Sumenep, Madura Island Athiyyah, Alpha Fardah; Sulistiawati, Sulistiawati; Fatimah, Nurmawati; Dewanti, Linda; Christian Susianto, Steven; Edi Suharno, Novianto
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 12 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is currently experiencing a shift in disease trends, this is marked by an increase in the prevalence of non-communicable diseases (NCDs). The prevalence of these NCDs is also increasingly observed among younger age groups due to rising risk factors such as overweight and obesity. This study aimed to determining the prevalence of the most common diseases and the health profile of the community in Gili Iyang, Sumenep. The samples included in this study were participant in Airlangga Community Hub 2024 in Gili Iyang Island, Sumenep Regency. There were several services in this community development including anthropometry measurement, physical examination and simple lab test. Data was collected and processed using a data processing application, Microsoft Excel. A total of 114 participant were included in this study, hypertension was the most prevalent disease during the community development program 30.1%, followed by hypercholesterolemia as the second most common condition 28.16%, and myalgia as the third leading cause of illness 17.48%. Urgent need for comprehensive health interventions, including routine screening, early management, and targeted health education programs to address the growing burden of NCDs.
Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Dan Minat Berkunjung Kembali di Unit Rawat Inap Rumah Sakit Ibu Dan Anak Fadhila Fitri, Shafni; Verinita, Verinita; Semiarty, Rima
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i10.2910

Abstract

Kualitas layanan dapat mempengaruhi kepuasan pasien serta minat berkunjung kembali. Kualitas layanan yang baik akan menciptakan kepuasan pasien. Pasien yang merasa puas akan berpotensi untuk berkunjung kembali menggunakan layanan di rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pasien dan minat berkunjung kembali di unit rawat inap Rumah Sakit Ibu dan Anak Fadhila. Metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini 125 orang. Data yang digunakan dalam penelitian ini data primer. Metode pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pasien p value 0,000 < 0,05 dan t statistik 13,982 > 1,96 koefisien jalur positif sebesar 0,707. Pengaruh kepuasan pasien terhadap minat berkunjung kembali p value 0,000 < 0,05 dan T statistik 4,260 > 1,96 dan koefisien jalur positif sebesar 0,595. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kualitas layanan berpengaruh terhadap minat berkunjung kembali yang di mediasi oleh kepuasan pasien.
Dinamika Perdagangan Gelap Narkoba dalam Pembentukan Kerjasama Kepolisian di Asia Tenggara (1976-1981) Nugroho, Tito Tri; Sunarti, Linda; Abdurakhman, Abdurakhman
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i10.2911

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika perdagangan gelap narkoba dan dampaknya terhadap pembentukan kerjasama kepolisian regional di Asia Tenggara pada tahun 1976-1981. Dengan menggunakan pendekatan historis, penelitian ini menganalisis bagaimana ancaman narkoba mendorong negara-negara ASEAN untuk meningkatkan kerjasama lintas batas. Studi ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan tantangan dalam upaya memberantas perdagangan narkoba, serta dampaknya bagi keamanan regional. Perlawanan terhadap narkoba juga turut ditingkatkan, puncaknya pada tahun 1971, Presiden Amerika Serikat, Richard Nixon mendeklarasikan “War on Drugs” atau perang total terhadap narkoba dan menyatakan narkoba sebagai “musuh masyarakat nomor satu”. Deklarasi yang dipicu oleh meningkatnya perdagangan narkoba, terutama heroin di Amerika Serikat. Hal ini juga memicu gerakan serupa di Asia Tenggara karena salah satu wilayah distributor narkoba berada di sebuah kawasan yang dikenal sebagai “the Golden Triangle” (Segitiga Emas). Kepolisian sebagai lembaga penegak hukum menjadi aktor penting dalam mengatasi perdagangan gelap narkoba di Asia Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam pembentukan kerjasama regional antar kepolisian di Asia Tenggara dipengaruhi oleh dinamika kejahatan transnasional perdagangan gelap narkoba. Gerakan yang dipicu oleh deklarasi perang terhadap narkoba di Amerika Serikat yang kemudian menciptakan berbagai skema kerjasama internasional di lingkup regional Asia Tenggara, hingga pembentukan Perhimpunan Kepolisian Asia Tenggara (ASEANAPOL) pada tahun 1981. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi
Pengabdian Masyarakat: Pemeriksaan Kadar Kolesterol pada Lansia dengan Point of Care Testing (POCT) di Banjar Puseh, Desa Angantaka, Badung Komang Juwita, Endrawati; A.A Bulan, Ginitri; Ngurah Krishna, Priyaka I Gusti; Shelly Kartika, Wardani; Elisya Nathania, Fidela Ni Putu; Puspa Juwita, Manuaba I.A
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i10.2912

Abstract

Internal Control-Based QR Code Inventory System of Maintenance and Repair Application at Manado State Polytechnic Marentek , Susy; Lumunon, Edwin; Limpeleh, Esrie; Pesik, Heidy
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i10.2913

Abstract

The implementation of maintenance and repair activities at the Manado State Polytechnic is currently still manual so the evaluation of these activities cannot be monitored properly. Apart from that, reporting of damage to goods and repairs from units and departments is still manual with a letter signed directly and taken to Deputy Director 2 for approval. This will slow down the work process because UPT MR will carry out another evaluation which will then be reported to Deputy Director 2 for improvements. Therefore, we need an application that can make the steps for proposing repairs and maintenance digitally based on a website so that it can be done via a laptop, computer, or Android device. Apart from that, the existing inventory items are not properly recorded. Where no application can display the quantity and condition of goods, whether the goods are in good condition, damaged, or can still be repaired. This inventory process will be created in an integrated application through this system so that agency and unit leaders can monitor the condition and quantity of existing goods directly anywhere. Therefore, this application speeds up the process of collecting data on goods and can also repair all existing goods based on the correct rules and steps. Likewise, leaders can print reports on the condition and quantity of goods at any time for any purpose without needing to search for these data. Apart from this application being able to store data digitally, this application will also speed up and simplify the process of collecting data on goods by simply scanning the QR Code to see data on certain goods. This application will also speed up and make it easier for units and departments to propose repairs and maintenance of goods at the Manado State Polytechnic.
Tinjauan Hukum Peran Kepala Desa Sebagai Paralegal Hakim Perdamaian Guna Mewujudkan Desa Damai Dan Berkeadilan Jafar, Faisal Herisetiawan; Haerani, Yeni; Aditya, Femas; Adha, Nurul; Mahrani, Mahrani
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i10.2914

Abstract

Undang-undang Dasar mengamanatkan bahwa Setiap warga negara indonesia harus mendapatkan perlakukan yang sama di muka hukum dan pemerintahan, tanpa adanya perbedaan suku, agama, ras dan golongan, namun salah satu permasalahan penyelesaian sengketa hukum yang terjadi di indonesia saat ini adalah tidak meratanya jumlah penegak hukum yang berada di wilayah perkotaan dan pedesaan. mendorong pemerintah melaksanakan mempercepat sertifikasi kepala desa sebagai paralegal dan mediator. tujuannya adalah untuk mengoptimalisasikan peran kepala desa berdasarkan amanat undang-undang desa bahwa setiap kepala desa wajib menyelesaikan perselisihan masyarakat di desa. sehingga penelitian ini ingin mengkaji peran kepala desa sebagai paralegal hakim perdamaian guna mewujudkan desa damai dan berkeadilan. metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif yang menekankan pada data sekunder. Kepala Desa sebagai Paralegal hakim perdamaian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial di masyarakat desa dengan menyelesaikan konflik secara damai tanpa harus melibatkan sistem peradilan formal. Peran ini memanfaatkan pengetahuan mendalam tentang aspek sosial, budaya, dan nilai lokal yang dimiliki kepala desa, sehingga penyelesaian konflik dapat lebih efektif dan sesuai dengan norma masyarakat setempat. pemerintah desa harus dibekali dengan pelatihan dan sertifikasi paralegal sehingga dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai hakim perdamaian desa kepala desa dapat bekerja sesuai dengan norma hukum yang berlaku.
Analisis Dampak Teknologi 5G terhadap Kecepatan dan Performa Jaringan Komputer Dearniwati, Erma; Jaenul, Ariep; Setiawan, Antonius Darma
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i10.2915

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saat ini telah mengantarkan era konektivitas dan kemampuan komunikasi yang lebih modern, lebih canggih dan belum pernah ada sebelumnya. Salah satu perkembangan paling menonjol dalam beberapa tahun terakhir adalah munculnya teknologi jaringan seluler generasi kelima (5G). Teknologi 5G, sebagai generasi kelima dari jaringan seluler, menawarkan kecepatan dan performa yang jauh lebih baik dibandingkan dengan teknologi sebelumnya, yaitu 4G. Dengan kemampuan untuk mencapai kecepatan data hingga 20 Gbps dan latensi serendah 1 ms, 5G berpotensi merevolusi cara kita berkomunikasi dan berinteraksi dengan teknologi. Dikenal dengan kecepatan data yang jauh lebih tinggi, latensi yang rendah, dan kapasitas yang besar, teknologi 5G diyakini mampu merevolusi berbagai industri, termasuk sektor telekomunikasi. Dalam konteks jaringan komputer, implementasi teknologi 5G diharapkan dapat meningkatkan secara signifikan kecepatan dan performa jaringan. Hal ini akan membuka peluang baru untuk pengembangan aplikasi dan layanan yang lebih canggih, seperti Internet of Things (IoT), kendaraan otonom, dan realitas virtual. Dengan mengkaji tren terbaru, perbandingan metode, dan aplikasi praktis dari berbagai teknologi jaringan, artikel ini memberikan gambaran menyeluruh tentang bagaimana 5G mengubah lanskap jaringan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa 5G tidak hanya meningkatkan kecepatan data tetapi juga mendukung integrasi teknologi baru seperti IoT, big data, hingga kemajuan di bidang kesehatan, ekonomi serta bisnis. Namun, di sisi lain, implementasi teknologi 5G juga menghadirkan tantangan dan kompleksitas tersendiri, baik dari segi teknis maupun non-teknis.
Diagnosis and Management of Sphenoid and Ethmoid Fungal Sinusitis Parama Arthika, Komang Tri; Wartawan, I N
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i10.2916

Abstract

Rhinosinusitis is a common disorder affecting 20% of the population. Chronic sinus infections unresponsive to antibiotics should raise suspicion for fungal rhinosinusitis. Various types of fungi cause inflammation of the sinus mucosa. Sinusitis is an inflammation of the mucosa of the paranasal sinuses that can be caused by viruses, bacteria, parasites, or fungi. Fungal sinusitis is the rarest form of sinusitis. Fungal sinusitis can be classified based on the severity into invasive and non-invasive types. The severity of fungal sinusitis depends on the patient's immune status. Consequently, invasive fungal sinusitis often occurs in patients with chronic diseases that impair the immune system, such as diabetes mellitus (DM). This condition can lead to dangerous complications, including the rapid spread of the fungus to the eyes, brain, and surrounding tissues. Therefore, the diagnosis and management of invasive fungal sinusitis should be conducted promptly and accurately. The incidence of fungal sinusitis is rarely encountered; however, in recent decades, the incidence has been reported to be increasing. In Asia, the incidence of fungal sinusitis accounts for 42% of all rhinosinusitis cases. Symptoms vary depending on the patient's immune status. CT scan is one of the imaging methods that can be used to assist in the diagnosis of invasive fungal sinusitis and provide important information for appropriate management, leading to more accurate and rapid treatment. Fungal sinusitis occurs when airborne fungi adhere to the mucous membrane of the nasal cavity and sinuses through respiratory inhalation. Fungal sinusitis manifests in various forms, ranging from simple irritation of the sinus mucosa to life-threatening disease. Fungal sinusitis may be asymptomatic, but common symptoms include purulent rhinorrhea, facial pain, and postnasal drip. Diagnosing fungal sinusitis through nasal endoscopy is challenging. In computed tomography (CT), fungal sinusitis is characterized by observations such as calcifications, heterogeneous soft tissue density lesions, and periosteal thickening. The treatment involves endoscopic removal of fungal masses, which fully widen the sinus ostium8.
Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Dalam Meningkatkan Daya Saing Perusahaan di Era Globalisasi Nendi, Ikhsan
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i10.2917

Abstract

Era globalisasi ditandai dengan persaingan yang semakin ketat dan perubahan yang cepat dalam dunia bisnis. Hal ini mendorong perusahaan untuk meningkatkan daya saing mereka agar dapat bertahan dan berkembang. Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu faktor kunci dalam meningkatkan daya saing perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi manajemen SDM yang efektif dalam meningkatkan daya saing perusahaan di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan teknik studi pustaka yakni dengan mengeksplorasi literatur buku, jurnal dan informasi lain yang relevan dengan penelitian. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dalam tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa strategi manajemen SDM yang efektif dalam meningkatkan daya saing perusahaan di era globalisasi, antara lain perencanaan sdm yang strategis, rekrutmen dan seleksi yang efektif, pelatihan dan pengembangan, penilaian kinerja, pengelolaan kompensasi dan benefit, dan membangun budaya kerja yang positif.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 12 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 11 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 9 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 11 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 10 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 09 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 8 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 7 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 07 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 06 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 03 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 11 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 10 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 09 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 11 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 8 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 9 (2022): COMSERVA : (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 8 (2021): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 7 (2021): COMSERVA: (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 6 (2021): COMSERVA: (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 5 (2021): COMSERVA: Indonesian Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 4 (2021): COMSERVA: Indonesian Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 3 (2021): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Special Issue COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat More Issue