cover
Contact Name
Nurnazmi
Contact Email
nurnazmi578@gmail.com
Phone
+6285253833464
Journal Mail Official
jurnal.edusociata@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Sosiologi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pedidikan (STKIP) Bima Jl. Piere Tendean - Mande Kota Bima Kode Pos 84119 Tlpn. (0374) 43195/42801
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
ISSN : 26850524     EISSN : 25992511     DOI : https://doi.org/10.33627/es.v4i1
Edu Sociata adalah jurnal program studi pendidikan sosiologi STKIP Bima yang merupakan jurnal online (online journal system), dimana para dosen dapat mempublikasikan hasil penelitiannya secara berkala. Di jurnal ini para dosen aktif melakukan penelitian sebagaimana tuntutan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Edu Sociata merupakan terbitan jurnal berkala antara bulan Juni dan bulan Desember. Kehadiran OJS Edu Sociata memberi ruang kepada civitas akademika khususnya Program Studi Pendidikan Sosiologi untuk tetap berpacu dalam meningkatkan proses penelitian sesuai dengan bidang studi masing-masing.
Articles 577 Documents
Pola Pergeseran Strategi Nafkah Masyarakat Desa (Studi Kasus Petani di Desa Sindangsari Kec, Pabuaran Serang Banten) Agustin, Nurmalasari; Hayat, Nurul; Afrizal, Stevany
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2818

Abstract

This research constructs a shift in livelihood strategies in the Sindangsari Village community from the agricultural sector to the non-agricultural sector. The livelihood strategy adopted by the people of Sindangsari Village is generally to become farmers who own land and farm laborers. This research is also aimed at analyzing the economic welfare of farmers after making the shift and what livelihood strategies are being implemented now. The area was determined deliberately, namely (purposively) in the Pabuaran sub-district, Serang district. This research uses a qualitative research method with an ethnographic approach. The data is obtained through interviews, observations and literature studies so that findings can be found which are expected to be used to develop knowledge regarding the changing livelihood strategies of the Pabuaran sub-district community. The results of this research reveal that a shift in livelihood strategies occurred in the Sindangsri village farming community due to inappropriate economic factors, minimal wage income, agricultural problems and a shift in the function of agricultural land. so that many people are making the shift, especially farmers. So it requires the people of Sindangsrai Village to implement a livelihood strategy by trading and opening other businesses. This research is linked to the farmer's moral economic theory (Jamesscotes safy firs) self-preservation theory.
Kendala Guru IPS dalam Pembelajaran Mata Pelajaran Sosiologi Kelas XI SMA Negeri 2 Langgudu Irfan, Irfan; Yuliastri, Yuliastri; Waluyati, Ida; susanto, Irman
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2820

Abstract

Guru merupakan Sumbeer Daya yaang dibutuhkan dalam pendidikan untuk memanusiakan manusia, namun dalam penerapan pembelajaran sering mengalami kendala. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi guru IPS dalam menerapkan pembelajaran Mata pelejaran Sosiologi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian sebanyak 6 guru yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yakni guru IPS yang memegang Mata Pelajaran Sosiologi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kendala guru IPS dalam menerapkan pembelajaran Mata Pelajaran Sosiologi adalah kurangnya kemampuan guru tentang media IT, tidak adanya kewajiban dari pihak sekolah agar guru mengajar menggunakan IT, karakteristik siswa yang latar belakangnya berbeda dan sulit dibimbing sesuai ketercapaian pembelajaran, kesulitan guru dalam penyesuaian penggunaan kurikulum merdeka belajar masih membutuhkan waktu dan pendampingan, praktek pembelajara P5 yang belum maksimal dikarenakan waktu yang disiapkan sekolah terbatas.
Analisis Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Terhadap Kemandirian Perekonomian Masyarakat Irmansah, Irmansah; Mulfauzi, Ratihas; Nurhasanah, Nurhasanah; Nurnazmi, Nurnazmi
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2823

Abstract

BUMDes is a village business managed by the local government and has a legal entity with the aim of making the community economically independent and the obstacles experienced by BumDesa in carrying out its management as BumDes. This research uses descriptive qualitative research approach. Research informants are village heads, BumDes administrators and community beneficiaries of the BumDes budget. Data collection by observation, interviews and documentation. Data analysis uses data display, data verification and data validity testing, then conclusions. The results of the research are that of all the people of Ntoke Village who have used assistance from BumDes funds, on average they have become economically independent, because while using BumDesa money, the community manages it by buying cattle, buying fishing trawls, building kiosk businesses. The obstacles for BumDesa in managing its budget are that there are people who do not return the loan money according to the agreed terms, BumDesa administrators do not understand the duties and activities of BumDesa.
Hubungan Konsep Diri Dengan Penerimaan Diri Siswa Afifah, Hani Nur; Khairun, Deasy Yunika; Nurmala, Meilla Dwi
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara variabel konsep diri dengan variabel penerimaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 10 Kota Serang. Penelitian ini berdasarkan aspek konsep diri yang dikemukakan oleh William H. Fitts dan juga ciri penerimaan diri yang oleh Sheerer. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi penerimaan diri individu adalah adanya konsep diri individu. Penelitian ini didasarkan dari fenomena yang terjadi di sekolah, dimana terdapat siswa yang menunjukkan konsep diri yang kurang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis korelasi untuk mengetahui adakah hubungan antara konsep diri dengan penerimaan diri. Pelaksanaan penelitian ini dengan cara membagikan instrumen kuisioner berupa checklist dengan skala Likert pada subjek. Subjek penelitian ini merupakan sisa kelas VII SMP Negeri 10 Kota Serang tahun ajaran 2024/2025 berjumlah 192 siswa. Hasil penelitian ini didapatkan terdapat 125 siswa atau 65% subjek yang memiliki konsep diri tinggi, 67 siswa atau 35% subjek yang memiliki konsep diri sedang, sedangkan tidak terdapat siswa yang memiliki konsep diri dengan kategori rendah. Terdapat 87% siswa atau 45% subjek yang memilikipenerimaan diri tinggi, 105 siswa atau 55% subjek yang memiliki penerimaan diri dengan kategori sedang, dan tidak terdapat siswa yang masuk kedalam kategori rendah. Kemudian dilakukan analisis correlation product moment pearson mendapat nilai pearson correlation 0,614 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan antara konsep diri dengan penerimaan diri pada siswa dengan arah hubungan yang positif, yang artinya jika konsep diri rendah maka penerimaan dirinya juga akan rendah. Begitupun sebaliknya, jika konsep dirinya tinggi maka akan tinggi pula penerimaan dirinya. Pada SMP Negeri 10 Kota Serang terdapat 131 siswa yang memiliki arah hubungan positif antara variabel konsep diri dengan variabel penerimaan diri atau sebesar 68%. Sedangkan 61 siswa lainnya atau 32% responden memiliki arah hubungan yang negatif antara variabel konsep diri dengan penerimaan diri.
Peran Yayasan Embun Pelangi Dalam Penanganan Kekerasan Perempuan Dan Anak Di Kota Batam Fadillah, Adiba Raihana; .S, Tifani Cris Cahaya Kasih; Rahmadhani, Ummu; Casiavera, Casiavera
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2838

Abstract

Penelitian ini melihat Peran Yayasan Embun Pelangi dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kepulauan Riau, di mana tercatat 1.157 kasus kekerasan yang memprihatinkan. Kekerasan terhadap anak dan perempuan mencakup berbagai bentuk tindakan merugikan, baik fisik, psikologis, maupun seksual, yang sering kali berakar dari ketimpangan gender dan norma sosial diskriminatif. Meskipun ada undang-undang yang melindungi hak-hak mereka, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa kekerasan masih terjadi luas, baik di lingkungan domestik maupun publik. Tujuan dilakukannya penelitian ini, untuk mengetahui peran daripada Yayasan Embun Pelangi dalam penanganan terhadap anak dan perempuan-perempuan yang menjadi korban . Penelitian yang dilakukan adalah penelitian dengan jenis analisis deskriptif, dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Sedangkan dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik observasi partisipasi, wawancara serta dokumentasi. Dari penelitian yang dilakukan, menunjukkan hasil bahwa Yayasan Embun Pelangi melakukan beberapa upaya, yaitu: penanganan langsung terhadap korban, pendirian shelter "rumah aman" sebagai tempat perlindungan dan pemulihan, advokasi serta sosialisasi untuk mencegah kekerasan. Melalui program-program ini, Yayasan Embun Pelangi berusaha meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya penanganan atas kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak.
Peran Komunitas Orang Muda Anti Perdagangan Orang Dan Eksploitasi Seksual Anak (Kompak) Dalam Pencegahan Eksploitasi Seksual Anak Di Kota Batam Medisa, Rani; Sitio, Maria Mahdalena Br; Habibie, Andre Khoirul; Casiavera, Casiavera
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2840

Abstract

Jurnal ini membahas peran Komunitas Orang Muda Anti Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak (KOMPAK) dalam upaya pencegahan eksploitasi seksual anak di Kota Batam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus pelecehan seksual di Kota Batam yang memerlukan perhatian serius. KOMPAK bergerak di bidang advokasi terhadap perdagangan orang dan eksploitasi seksual anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi kegiatan komunitas. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai profil komunitas, termasuk latar belakang terbentuknya komunitas, serta berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Observasi dilakukan dengan mengamati secara langsung kegiatan komunitas, Hasil penelitian menunjukkan bahwa KOMPAK memiliki peran signifikan dalam pencegahan eksploitasi seksual anak melalui berbagai upaya, seperti edukasi, sosialisasi, penyebaran konten edukatif di media sosial, seminar lintas komunitas, serta penguatan kapasitas anggota. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya eksploitasi seksual anak. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih aman dan mendukung perlindungan anak-anak di Kota Batam.
Peran Puspaga Dalam Mencegah Serta Mengatasi Bullying Pada Anak Di Kota Tanjungpinang Cahyani, Septiana Tri; Feisha, Syah Rani; Nugraha, Daffa Afif; Wahyuni, Sri
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2847

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perilaku bullying yang dialami anak-anak, dengan tujuan untuk menggambarkan peran PUSPAGA Gurindam dalam mencegah dan mengatasi bullying melalui sosialisasi, pengaduan, konseling, mediasi, rujukan ke psikolog, dan jalur hukum. Metode penelitian kualitatif digunakan pada data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi melalui pihak yang bersangkutan. Penelitian ini menunjukkan bahwa PUSPAGA Gurindam tidak hanya menangani kasus yang dilaporkan, tetapi juga proaktif dalam upaya edukasi untuk meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap bullying. Langkah-langkah mediasi dilakukan untuk menyelesaikan konflik antara pelaku dan korban secara damai. Jika mediasi tidak berhasil, kasus dapat dilanjutkan ke jalur hukum dengan dukungan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Kolaborasi dengan sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari bullying dan mendukung perkembangan positif anak. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan holistik dan kolaboratif oleh PUSPAGA dalam mengatasi fenomena bullying demi menghasilkan tempat yang aman bagi anak-anak.
Peran Strategis Guru Dalam Mengimplementasikan Pendidikan Karakter Pada Era Kurikulum Merdeka di SMAN 3 Wera Syaifullah, Syaifullah; Waluyati, Ida
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2857

Abstract

Peran strategis guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter sangat penting. Pendidikan karakter saat ini menjadi wacana utama dalam dunia pendidikan nasional di Indonesia. Menanamkan nilai-nilai karakter yang efektif dalam kehidupan siswa agar memiliki etika, tanggung jawab, dan kepedulian antar sesama. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk peran dan strategi guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter di SMAN 3 Wera. Jenis penelilitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Kemudian teknik pengumpulan melalui tiga tahap yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengecekan keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi dan terakhir teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter di SMAN 3 Wera masih cukup baik. Nilai yang diterapkan dalam pelaksanaan pembelajaran seperti membentuk siswa yang memiliki sikap, perilaku dan pola pikir yang baik serta berintegritas tinggi, individu akan mampu bertindak dengan bijaksana, bertanggung jawab, jujur, disiplin dan empati terhadap sesama, berakademik tinggi, bertakwa kepada Tuhan, berakhlak mulia, jiwa sosial yang tinggi, religius, disiplin, mandiri, ber-kebhinekaan, kreatif, bernalar kritis, bergotong royong, peduli sosial, rasa ingin tahu, toleransi, komunikatif.
Peran DP3APM Dalam Penanganan Kasus KDRT di Kota Tanjungpinang Nurleli, Dhea; Savana, Raja Musyaffa Abiyyu; Wahyuni, Sri
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) dalam penanganan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kota Tanjungpinang. Penanganan KDRT adalah salah satu tugas krusial DP3APM yang berfokus pada pencegahan, perlindungan korban, dan pemberdayaan keluarga. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi literatur, dan observasi. Penelitian menunjukkan bahwa DP3APM berperan aktif dalam menyediakan pendampingan hukum, psikologis, dan sosial bagi korban KDRT. DP3APM juga berkolaborasi dengan instansi terkait, termasuk kepolisian, lembaga sosial, dan masyarakat, untuk menyediakan perlindungan komprehensif bagi korban. Namun, tantangan seperti keterbatasan anggaran, kurangnya tenaga pendamping, dan rendahnya kesadaran masyarakat mengenai KDRT masih menghambat optimalisasi peran DP3APM. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas institusi dan pendidikan masyarakat perlu dilaksanakan untuk mengurangi angka KDRT di Kota Tanjungpinang.
Ketergantungan Petani Terhadap Tradisi Weha Rima di Desa Kaboro Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima Mandyara, Dewi Ratna Muchlisa; Nurbayan, ST.; Mauludin, Muh.; Nurhasanah, Nurhasanah
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2875

Abstract

Ketergantungan masyarakat Desa Kaboro terhadap tradisi cepe rima menjadi sangat kuat dan akan memberikan kesulitan bagi masyarakat petani yang memiliki pekerjaan lain selain petani. Kendalanya masyarakat yang tidak memiliki waktu untuk terlibat pada tradisi cepe rima tidak mendapatkan tenaga buruh tani untuk membantu dalam menggarap lahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketergantungan masyarakat pada tradisi cepe rima. Pengumpulan data dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan risert, teknik pengumpulan data yakni wawancara, observasi dan dokumentasi, informan penelitian adalah petani yang ditentukan dengan cara purposive sampling. Analisis data menggunakan diisplay data, verifikasi data dan uji keabsahan data lalu kesimpulan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa praktik tradisi cepe rima bagi masyarakat Desa Kaboro sangat kuat dan masyarakat menggarap lahan tidak menggunakan modal untuk mendapatkan tenaga buruh, cukup memberikan tenaga dan akan digantikan dengan tenaga. Namun masyarakat yang tidak memiliki waktu dalam memberikan tenaga memiliki kesulitan dalam mendapatakan tenaga buruh tani untuk diberikan upah, karena masing-masing petani memiliki lahan