cover
Contact Name
debie anggraini
Contact Email
scientificj.id@gmail.com
Phone
+6281277167619
Journal Mail Official
scientific.journal@scientic.id
Editorial Address
Jalan Khatib Sulaiman, Kel. Alai Parak Kopi, Kec. Padang Utara, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Scientific Journal
ISSN : 28100204     EISSN : 28100204     DOI : https://doi.org/10.56260/sciena
Core Subject : Health, Science,
Scientific Journal(SCIENA) published by an official of Scientific.id_considers the following types of original contribution for peer review and publication: Research Articles, Review Articles, Letters to Editor, Brief Communications, Case Reports, Book Reviews, Technological Reports, and Opinion Articles. It Is published six times a year and serves the need of scientific and non-scientific personals involved/interested in Natural Science (Physics, Chemistry, Electronics, Mathematics, Astronomy, Oceanography, Engineering), Social Science, Economics, Biology and Medicine. Each issue covers topics, which are of broad readership interest to personals from General Public, Industry, Clinicians, Academia, and Government. Scientic Journal is a must read journal for every one with curiosity in science.
Articles 188 Documents
Karakteristik Pasien Kanker Paru di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2021 Alfarisa, Sellyn; Mitra, Efriza; Wahyuni, Sri
Scientific Journal Vol. 2 No. 6 (2023): SCIENA Volume II No 6, November 2023
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v2i6.116

Abstract

Pendahuluan: Kanker paru adalah penyebab kematian utama dari seluruh kanker dengan angka 1,80 juta kematian dari 2,21 juta kasus. Tingginya kejadian, mortalitas, dan banyaknya pasien kanker paru yang datang dengan keadaan stadium lanjut membuat semakin tingginya kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan mengenai kanker paru. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien kanker paru di RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2021. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional deskriptif dengan desain penelitian cross-sectional menggunakan data sekunder yang diambil dari data rekam medis dengan jumlah sampel 87 orang. Hasil: Berdasarkan hasil analisis dari 87 sampel, usia pasien kanker paru terbanyak adalah >40 tahun sebanyak 83 orang (95,4%) dan mayoritas berjenis kelamin laki-laki sebanyak 62 orang (71,3%). Pasien dengan riwayat merokok >15 tahun sebanyak 54 orang (62,1%). Pasien yang tidak memiliki riwayat keluarga sebanyak 84 orang (96,6%). Berdasarkan jenis kanker terbanyak adalah adenokarsinoma sebanyak 51 orang (58,6%) serta stadium terbanyak pada stadium IVA sebanyak 56 orang (64,4%). Kesimpulan: Pasien kanker paru di RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2021 mayoritas berusia >40 tahun, berjenis kelamin laki-laki, riwayat merokok terbanyak >15 tahun, tidak memiliki riwayat keluarga, serta jenis terbanyak adenokarsinoma dengan stadium IVA.
Analisis Hasil Pemeriksaan Anemia dan Saturasi Oksigen pada Lansia Panti Jompo di Provinsi Sumatera Barat Setiawati, Erdanela; Rosmaini
Scientific Journal Vol. 2 No. 6 (2023): SCIENA Volume II No 6, November 2023
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v2i6.117

Abstract

Pendahuluan: Pemeriksaan anemia dan kadar saturasi oksigen pada lansia penting dilakukan, karena anemia dan kadar saturasi oksigen rendah pada lansia tidak memberikan gejala. Anemia terdiagnosis bila lansia mengalami perdarahan dan saturasi oksigen rendah terdeteksi bila lansia masuk rumah sakit dengan sesak nafas karena kelainan paru (pneumonia). Tujuan Penelitian: memeriksa kadar hemoglobin dan saturasi oksigen lansia panti jompo serta menganalisis hubungan anemia dengan kadar saturasi oksigen rendah pada lansia. Metode: Penelitian ini dilakukan  di panti jompo Jasa Ibu di Situjuah Kabupaten-Limapuluh-Kota Provinsi-Sumatera-Barat, menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross sectional,  menggunakan data primer dengan jumlah sampel 70 responden. Anemia didiagnosis melalui pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan alat Easy-Touch-GCHb-meter. Pemeriksaan kadar saturasi-oksigen menggunakan alat pulse-oximetry. Analisa data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: Dari 70 lansia yang diperiksa hemoglobin dan saturasi oksigennya didapatkan lansia yang anemia sebanyak 12 lansia (17,1%), lansia yang memiliki kadar saturasi oksigen rendah sebanyak 16 lansia (22,9%). Hasil uji statistik menunjukkan  terdapat hubungan antara anemia dengan kadar saturasi oksigen rendah dengan p-value=0,000. Kesimpulan: terdapat hubungan bermakna antara anemia dengan kadar saturasi oksigen yang rendah pada lansia di panti jompo Jasa Ibu Situjuah, Kabupaten-Limapuluh-Kota Provinsi-Sumatera-Barat.
The Effect of Stunting on Child Growth and Development Akbar, Resti Rahmadika; Kartika, Windy; Khairunnisa, Mutiara
Scientific Journal Vol. 2 No. 4 (2023): SCIENA Volume II No 4, July 2023
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v2i4.118

Abstract

Stunting is one of the leading public health problems in lower-middle-income countries, including Indonesia. Stunting is a problem of chronic malnutrition caused by insufficient nutritional intake over a long period due to food that does not meet the dietary needs required. Nutritional issues in young children can have serious consequences; according to the World Health Organization, stunting can cause cognitive or intelligence, motor, and verbal development to develop sub-optimally, increase the risk of obesity and other degenerative diseases, increase health costs, and increase the incidence of morbidity and death. This literature review aims to determine the effect of stunting on children's growth and development and the influencing factors. Search for keywords: Stunting, growth, and development of checking in children, children, cognitive and motor skills. The conclusion from the literature review is that there is a significant relationship between stunting influence on motoric development in children, and the factors that cause stunting do not only come from the child but many external factors that influence such as maternal, economic, environmental, and infectious diseases factors and not only that. Feeding patterns are also one of the factors causing stunting in children.  
Rhinitis Alergika pada Dewasa Muda di Rumah Sakit Siti Rahmah Padang: Case Report Triansyah, Irwan; Lesdamiati; Teti Vani, Ade; Zulkarnaini, Aryaldi
Scientific Journal Vol. 2 No. 4 (2023): SCIENA Volume II No 4, July 2023
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v2i4.119

Abstract

Latar belakang: Rhinitis alergika terjadi akibat peradangan kronis mukosa yang dimediasi oleh IgE karena terkena paparan alergen. Gejala utama rinitis berupa bersin, hidung tersumbat, hidung gatal, dan hidung berair atau rinore. Rhinitis alergika menyerang segala usia Metode: Metode penelitian berupa case report observasional deskriptif. yaitu berupa analisis anamnesis, pemeriksaan fisik, diagnosis kerja dan terapi. Hasil: pasien Perempuan berusia 22 tahun dengan keluhan bersin berulang dirasakan hampir setiap hari sejak 2 bulan yang lalu disertai ingus encer, bening, tidak berbau dengan jumlah yang tidak terlalu banyak. Pada pemeriksaan fisik didapatkan mucosa nasal dan konka inferior edema, terdapat sekret jernih.terdapat septum deviasi ke arah nasal sinistra. Kesimpulan:  pasien  menderita rinitis alergika persisten dan diberikan terapi medikamentosa antihistamin dan kortikosteroid.
V-Y FLAP pada Squamous Cell Carcinoma Mandibula: Laporan Kasus Fortuna, Fory; Fasril, Thira
Scientific Journal Vol. 2 No. 4 (2023): SCIENA Volume II No 4, July 2023
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v2i4.122

Abstract

Karsinoma sel skuamosa (SCC) merupakan kanker kulit non-melanoma. Karsinoma sel skuamosa adalah karsinoma keratinosit yang menjadi penyebab sebagian besar penyakit metastasis dan kematian akibat kanker kulit nonmelanoma. Histopatologi dan eksisi bedah yang benar tetap menjadi standar emas untuk diagnosis dan pengobatan SCC. Karsinoma sel skuamosa diklasifikan  menjadi  SCC in situ dan bentuk invasif. Peningkatan resiko SCC adalah usia lanjut, eksposur matahari, imunosupresi, dan riwayat kanker kulit sebelumnya. Histopatologi merupakan pemeriksaan untuk dasar tegaknya diagnosis SCC. Tulisan ini melaporkan seorang perempuan berusia 64 tahun dengan keluhan benjolan disekitar mulut dan rahang bawah. Benjolan dirasakan semakin membesar dalam tiga bulan terakhir. Pasien memiliki riwayat penurunan berat badan 10 kg dan merupakan seorang petani. Saat, dilakukan pemeriksaan fisik, pada regio mentalis ditemukan benjolan berukuran 6x4x3 cm. Pada pemeriksaan biopsi   diagnosis   pasien   adalah   keratinized   squamous   cell   carcinoma   moderate   to    poorly differentiated. Pada pasien dilakukan mandibulektomi dan dilanjutkan rekontruksi V-Y flap. Tahap pertama adalah membuat sayatan berbentuk huruf V. Tahap kedua bertujuan untuk membentuk bagian mandibular dengan menggeser membentuk huruf Y.
Hubungan Obesitas Terhadap Kejadian Gastroesophageal Reflux Disease Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Surya Dana, Teguh; Ivan, Muhamad; Anggraini, Debie
Scientific Journal Vol. 3 No. 1 (2024): SCIENA Volume III No 1, January 2024
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v3i1.123

Abstract

Latar Belakang: Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah suatu kondisi di mana isi lambung mengalir kembali naik ke esofagus yang menimbulkan berbagai gejala yang mengganggu. Obesitas merupakan suatu penimbunan lemak yang berlebihan di seluruh jaringan tubuh secara merata yang mengakibatkan gangguan kesehatan dan menimbulkan berbagai penyakit salah satunya GERD Tujuan: Mengetahui hubungan obesitas terhadap kejadian gastroesophageal reflux disease pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan metode cross sectional menggunakan data primer dengan jumlah sampel 37 responden. Analisa data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisia bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian ini mahasiswa yang positif mengalami GERD sebanyak 11 orang (45,8%) dengan obesitas I, sebanyak 1 orang (7,7%) dengan obesitas II. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan obesitas terhadap kejadian GERD (p=0,02). Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara obesitas terhadap kejadian Gastroesophageal Reflux Disease pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah.
Asfiksia Neonatorum Lydia Lestari, Dhina
Scientific Journal Vol. 3 No. 1 (2024): SCIENA Volume III No 1, January 2024
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v3i1.124

Abstract

Asfiksia neonatorum adalah suatu kegagalan bayi bernafas secara spontan dan teratur sesaat setelah dilahirkan. Asfiksia neonatorum dapat ditandai dengan gejala berupa rendahnya kadar oksigen dalam darah (hipoksemia), tingginya kadar karbon dioksida dalam darah (hiperkarbia), dan menumpuknya asam dalam darah (asidosis). asfiksia merupakan salah satu penyebab dari kematian tertinggi ketiga untuk neonatus di Indonesia. Asfiksia neonatorum yang tidak ditangani dengan baik akan diikuti dengan kegagalan banyak organ. Asfiksia dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risiko dari ibu dan bayi selama masa kehamilan dan persalinan.
Karakteristik Bayi Dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Gemilastari, Ranti; Zeffira, Laura; Malik, Rifkind; Tri Septiana, Vina
Scientific Journal Vol. 3 No. 1 (2024): SCIENA Volume III No 1, January 2024
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v3i1.125

Abstract

Pendahuluan : Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) tidak hanya menyebabkan angka kematian bayi tetapi juga pada masalah kesehatan lainnya. Bayi BBLR memiliki peluang kematian delapan kali lebih besar dibandingkan dengan bayi tidak BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kejadian BBLR di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang Tahun 2018-2021 berdasarkan indikator usia kehamilan, jenis kelamin, usia ibu, paritas, status gizi, ANC, cara persalinan, dan jarak kelahiran. Tujuan : Untuk mengetahui kejadian bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) di RSI Siti Rahmah Padang. Metode : Analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi observasional. Populasi pada penelitian ini yaitu ibu yang memiliki bayi BBLR di RSI Siti Rahmah Padang yang sudah mendapat perawatan. Teknik pengambilan sampel didalam penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi yang mengalami Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) sebesar 83.3% dan BBLSR sebesar 16.7%. Distribusi frekuensi usia kehamilan ibu terbanyak adalah tidak berisiko yaitu 20 orang (42.9%), jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki yaitu 23 orang (65.7%), usia ibu terbanyak adalah tidak berisiko yaitu 23 orang (65.7%), paritas terbanyak adalah berisiko yaitu 20 orang (57.1%), status gizi ibu (LILA) terbanyak adalah KEK yaitu 21 orang (60%), ANC terbanyak adalah tidak lengkap yaitu 23 orang (65.7%), jenis persalinan terbanyak adalah SC yaitu (91.4%), jarak kelahiran terbanyak adalah berisiko <2 tahun yaitu 14 orang (40%). Kesimpulan : Prevalensi BBLR adalah 83.3%, dengan kebanyakan bayi laki-laki (67.5%) dan ibu berusia 20-35 tahun (65.7%) mengalami kondisi ini. Faktor risiko termasuk status gizi ibu, frekuensi pemeriksaan kehamilan yang rendah, dan metode persalinan. BBLSR terjadi pada 16.7% kasus, dengan bayi perempuan dan ibu dengan pemeriksaan kehamilan 0-3 kali lebih berisiko. Data menunjukkan pentingnya pemantauan kehamilan dan nutrisi ibu untuk mengurangi risiko BBLR dan BBLSR.
Hubungan Kualitas Tidur dan Status Gizi Dengan Kejadian Akne Vulgaris Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Ramadhani, Sri Putri; Malik, Rifkind; Primawati, Irma; Rizki Saputra, Muhammad
Scientific Journal Vol. 3 No. 3 (2024): SCIENA Volume III No 3, May 2024
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v3i3.127

Abstract

Latar belakang : Akne vulgaris dapat terjadi akibat kualitas tidur yang buruk dan status gizi. Tidur terlalu larut malam menyebabkan peningkatan aktivitas hormon androgen yang berperan penting dalam regulasi mekanisme produksi sebum selain itu berat badan diatas normal juga berpengaruh terhadap produksi sebum. Sebum yang berlebihan akan menyebabkan kulit menjadi berminyak dan dapat menimbulkan sumbatan pada kelenjar pilosebasea yang mengakibatkan timbulnya akne vulgaris. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan status gizi dengan tingkat kejadian akne vulgaris pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Metode : Jenis penelitian adalah observasional analitik. Kualitas tidur dinilai menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), status gizi dinilai menggunakan rumus indek massa tubuh dan kejadian akne menggunakan klasifikasi lehmann. Sampel dipilih secara simple random sampling. Analisa data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi crosstab dan analisa bivariat menggunakan uji chi square serta pengolahan data menggunakan komputerisasi program SPSS versi IBM 25.0. Hasil : Sebagian besar responden yang mengalami akne vulgaris adalah perempuan yaitu 29 orang (29,0%), memiliki kualitas tidur buruk adalah perempuan yaitu 42 orang (42,0%), memiliki status gizi gemuk adalah perempuan yaitu 19 orang (19,0%), terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan kejadian akne vulgaris (p=0,019), dan terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian akne vulgaris (p=0,001). Kesimpulan : Terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian akne vulgaris pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah.
Separasi dan Rekonstruksi Polidaktili dan Sindaktili Kongenital : Laporan Kasus Saputra, Deddy
Scientific Journal Vol. 3 No. 2 (2024): SCIENA Volume III No 2, March 2024
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v3i2.128

Abstract

Polidaktili adalah beberapa bagian dari anomali kongenital ekstremitas yang  berasal dari prenatal hasil dari embriogenesis tidak normal atau kelainan intrinsik dalam proses pengembangan embryogenesis. Sindaktili  merupakan  salah  satu  anomali  tangan  bawaan  yang   paling umum yang disebabkan karena  kegagalan dalam proses pemisahan jari  dan  pembentukan  ruang  membran  yang  biasanya  terjadi  dengan apoptosis   pada   akhir   kehidupan   embrionik. Terapi utamanya adalah pembedahan untuk meningkatkan kosmetik dan fungsi. Dalam laporan ini, kami menyajikan kasus Sindaktili kongenital manus kompleks Polidaktili kongenital sentral pedis pada  bayi perempuan berusia sembilan  bulan, menjalani separasi dan rekonstruksi.

Page 9 of 19 | Total Record : 188