Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan
JURNAL INOVASI PENGABDIAN MASYARAKAT PENDIDIKAN ADDITIONAL MENU EDITORIAL TEAM PEER REVIEWER PEER REVIEW PROCESS PUBLICATION ETHICS FOCUS AND SCOPE AUTHOR GUIDELINES OPEN ACESS POLICY COPYRIGHT NOTICE ONLINE SUBMISSION TEMPLATE Hasil gambar untuk template icon VISITORS StatCounter - Free Web Tracker and Counter JIPMP Visitor TOOLS Crossref Member Badge Journal Help USER Username syafyadin Password ••••••••• Remember me NOTIFICATIONS View Subscribe LANGUAGE Select Language English JOURNAL CONTENT Search Search Scope All Browse By Issue By Author By Title Other Journals FONT SIZE Make font size smallerMake font size defaultMake font size larger INFORMATION For Readers For Authors For Librarians KEYWORDS Bee pollen, Biskuit, Pangan fungsional Big Book, Karakteristik, Keterampilan, Kognitif, Media Pembelajaran Bimtek Blended Learning, English Proficiency, TOEFL Brownies, Modified Cassava Flour, Produk Pangan, Ubi Kayu Democracy, Election, Beginner Voters, Political Education English ability Islamic FEFAC Karya ilmiah Labanu Village, Geological Map, Development Acceleration Mendeley PTK Pelatihan Pengelola sitasi dan referensi Tourism, Economy, Programs, Syari Beach. bahan ajar cerita, storytelling, Whatsapp Group kajian pustaka, genre-based method, artikel jurnal internasional, guru professional keterampilan membaca media pemanfaatan teknologi, google classroom, Pembelajaran Jarak Jauh HOME ABOUT LOGIN REGISTER SEARCH CURRENT ARCHIVES ANNOUNCEMENTS Home > About the Journal > Editorial Policies EDITORIAL POLICIES Focus and Scope Section Policies Peer Review Process Publication Frequency Open Access Policy Archiving Publication Ethics and Malpractice Statement Subscribe Policy Indexing and Abstracting Author Fees Author Guidelines Open Access Policy Screening for Plagiarism Copyright Notice FOCUS AND SCOPE The aim of this journal is to publish community service articles that explore the application of any field in education. This journal focuses on education practices. The article could be written in Indonesian or English. Sub topics can be as follows: 1. English Education 2. Language Education 3. Social Education 4. Natural Science Education 5. Primary Education 6 Sports Education 7. Educational Management 8. Technology of Education 9. Other fields of education
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 2 (2024)"
:
10 Documents
clear
The Assistance for Learning English Vocabulary Using Finger Puppets
Widiastuty, Hesty Widiastuty;
Normuliati, Sri Normuliati;
Firmansah, Yunus Firmansah;
Indriyani, Siska Indriyani;
Yuliana, Nur Melani Yuliana
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v4i2.28627
In teaching the language, they need effective media. It can improve the ability of learners to learnability. In addition, using media can make learning more interesting and exciting, resulting in better material retention. These finger puppets can be an alternative medium in language learning. In addition, finger puppets are perfect for educational games because they are easier to move according to the storyline and increase vocabulary. The purpose of this community service activity is to introduce the use of finger puppets as a medium in vocabulary learning. The vocabulary used is based on the folklore used entitled, "The Tale of Bawang Merah & Bawang Putih". By doing storytelling with finger puppets, students are expected to be able to understand and capture the vocabulary in the story and the use of finger puppets can attract their interest in learning the language. The method is divided into four stages: preparation, implementation, evaluation, and report preparation. The result of this activity is that participants become more active in interacting in class during the teaching and learning process; their vocabulary increases; their vocabulary mastery improves as a result of the given vocabulary exercises; and the participants' interest in learning English increased as a result of their interest in watching interesting and engaging finger puppet shows.
Workshop Penggunaan Moodle sebagai Learning Management System
Muthahharah Thahir;
Irvan Gunawan
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v4i2.30038
Pembelajaran digital menjadi keharusan di sekolah, tetapi SMP IT AL Nur Rahman Cimahi Jawa Barat menghadapi kendala utama, yaitu ketiadaan LMS yang dianggap mendukung pembelajaran digital. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan workshop pelatihan kepada guru di sekolah tersebut mengenai pengoperasian LMS Moodle. Kegiatan ini diadakan pada hari Jumat, 8 September 2023, dengan peserta yang terdiri dari seluruh guru di SMP IT AL Nur Rahman. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah workshop tentang penggunaan Moodle sebagai LMS. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa antusiasme guru terhadap penggunaan Moodle sangat tinggi, terlihat dari partisipasi dan kinerja mereka selama workshop. Semua guru mampu mengikuti instruksi dengan baik selama workshop berlangsung. Hasilnya, peserta dapat membuat kelas digital yang mencakup presensi kehadiran, materi (slide dan video), penugasan, evaluasi, dan penilaian. Secara keseluruhan, peserta berhasil memahami penggunaan Moodle sebagai LMS.
60 Hari Peningkatan Literasi Dan Pemberdayaan Potensi Generasi Muda Melalui Program Segitiga
Pasongli, Hernita;
Syam Tonra, Wilda;
Wahyudi, Dahlan;
Aswan, Marwis
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v4i2.30309
Persoalan pendidikan menjadi salah satu persoalan utama di Desa Mira, Pulau Morotai. Pendidikan di Desa Mira masih tertinggal jauh dengan pendidikan di desa-desa lain yang ada di pusat kota. Hal itu dikarenakan jarak antara Desa Mira dengan pusat kota lumayan jauh sekitar ± 42 kilometer, sehingga akses pendidikan terbatas. Salah satu penyebab ketertinggalan pendidikan di Desa Mira yaitu karena tidak terdapat satu pun perpustakaan di sekolah-sekolah desa tersebut. Selain permasalahan pendidikan, di Desa Mira terdapat beberapa kasus pernikahan dini. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pemahaman untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi yaitu merasakan bangku kuliah di kota. Dari segi seni dan budaya, desa ini memiliki seni yang beragam misalnya kerajinan tangan (susiru, tikar, dll). Solusi yang ditawarkan adalah program segitiga (Seni, Ekonomi, Literasi, Teknologi dan Agama). Pusat kegiatan program segitiga berupa tempat atau ruang yang terbuka yang dapat dimanfaatkan pelaksanaan berbagai kegiatan yaitu pengajaran baca tulis, pengajaran matematika, pelatihan susiru, pelatihan konten video, perlombaan pentas malam seni, budaya dan agama. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya perubahan fisik berupa pojok baca. Selain itu adanya publikasi media masa dan media elektronik. Keberlanjutan program Segitiga dengan melakukan penunjukan pengurus di tahun berikutnya.
Pelatihan Menjadi Guru Kreatif Dengan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Berbantuan Canva, Figma, Wordwall Di Era Merdeka Belajar
Raibowo, Septian;
Restu Ilahi, Bogy;
Wijanarko, Andang;
Hiasa, Fina
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v4i2.30328
Salah satu bentuk implementasi penggunaan teknologi informasi dalam bidang pendidikan yaitu dengan mengimplementasikan media-media pembelajaran interaktif dalam guna menunjang proses pembelajaran yang menarik. Pemanfaatan teknologi ini dianggap sebagai salah satu solusi pembelajaran dalam menyampaikan materi yang akan dibelajarkan kepada peserta guna mencapai tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran interaktif berbantuan canva, figma wordwall di era merdeka belajar di SD Negeri 149 Seluma. Tujuan dari kegiatan ini untuk menambah dan meningkatkan pemahaman guru tentang membuat media pembelajaran interaktif, komunikatif serta menarik dengan menggunakan aplikasi. Metode kegiatan pelatihan dilakukan selama 1 hari, dengan metode demonstrasi. Jumlah responden sebanyak 25 guru. Hasil kegiatan diperoleh peningkatan pemahaman guru dalam pembuatan media pembelajaran interaktif sebesar 80%. Melalui pelatihan ini ternyata dapat membuka wawasan pengetahuan dan pemahaman guru tentang bagaimana membuat media pembelajaran interaktif sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran siswa dengan capaian akhir pembelajaran yang diharapkan yaitu siswa dapat berpikir kritis dan kreatif sehingga dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya untuk menyelesaikan masalah yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari
Pendampingan Siswa/i Mutikultural dan Multiagama di Desa Suro Bali melalui Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Nilai-Nilai Moderasi Beragama
Apriani, Eka;
Cikdin;
Asri Karolina;
Dadan Supardan;
Muhammad Iqbal Ramdhani
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v4i2.30981
Tujuan dilaksankannya penelitian berbasis pengabdian ini adalah untuk melihat apakah Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Nilai-Nilai Moderasi Beragama dapat meningkatkan nilai bahasa Inggris bagi siswa/i Mutikultural dan Multiagama di Desa Suro Bali dan apakah Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Nilai-Nilai Moderasi Beragama dapat menanamkan pemahaman siswa terkait nilai-nilai moderasi beragama. Untuk itu, penulis melaksanakan penelitian ini dengan menggunakan metode PAR (Participatory Action Research). Metode ini dilaksanakan di Desa Suro Bali selama 2 bulan (September – oktober 2023). Dengan 30 siswa SDN 08 Desa Suro Bali yang menjadi partisipan dalam pengabdian ini. Pelaksanaan pengabdian ini menggunakan instrumen tes dan wawancara dalam mengumpulkan data. Dari pelaksanaan pengabdian ini, peneliti menemukan bahwa mengintegrasikan prinsip-prinsip moderasi agama ke dalam proses belajar bahasa Inggris dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, meringankan kecemasan yang terkait dengan belajar, dan meningkatkan prestasi akademik. Ini dibuktikan oleh hasil pra-test dan pasca-test, yang telah menunjukkan peningkatan yang luar biasa dari 65,36 menjadi 84,78. Selain itu, memasukkan prinsip-prinsip moderasi agama ke dalam instruksi bahasa Inggris membantu meningkatkan pemahaman siswa tentang pluralitas budaya dan agama, mempromosikan kapasitas yang lebih besar untuk merangkul dan menghormati perbedaan.
Pelatihan Penggunaan Multimodal Text dan Genre-Based Approach Dalam Proses Pembelajaran Bahasa Inggris
Yunita, Wisma;
Harahap, Alamsyah
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v4i2.31087
Multimodal Text dan Genre Based Approach adalah suatu bentuk teks dan pendekatan pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran kepada para peserta didik didalam kelas khususnya dalam implementasi kurikulum 2013. Namun demikian belum semua guru memahami tentang multimodal text dan genre-based approach. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru Bahasa Inggris di Kabupaten Kaur tentang penggunaan Genre based approach dan multimodal text dalam pembelajaran bahasa Inggris, membantu meningkatkan kualitas pembelajaran serta menumbuhkan semangat dan motivasi guru untuk mengajar menggunakan pendekatan baru. Pengabdian ini dilakukan dengan cara melakukan pelatihan penggunaan Multimodal Text dan Genre-Based Approach dalam proses pembelajaran bahasa Inggris bagi guru SMP dan SMA di Kabupaten Kaur. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan presentasi materi kepada para peserta pelatihan yang pada awal kegiatan diberikan pre-test dan diakhiri dengan post-test untuk mengetahui pengetahuan awal dan akhir peserta pelatihan. Kegiatan ini melibatkan 45 orang guru yang terdiri dari 23 orang guru SMA dan 22 orang guru SMP di Kabupaten Kaur. Instrumen yang digunakan dalam kegiatan ini berbentuk Google Forms yang berisi 15 pertanyaan dan kemudian dianalisis menggunakan persentase. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang diberikan maka diketahui bahwa para guru SMA dan SMP di Kabupaten Kaur dapat memahami jenis, langkah-langkah Genre Based Approach dan Multimodal Text beserta contohnya, serta sumber belajar yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran bahasa Inggris. Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini telah disajikan secara terstruktur oleh narasumber dan dapat menjadi wadah bagi guru dalam menambah wawasan dan pengetahuan mereka tentang multimodal text dan genre-based approach. Setelah pelatihan ini diharapkan peserta mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan ini dalam proses pembelajaran di SMP dan SMA khususnya di Kabupaten Kaur. Kata Kunci: Multimodal Text, Genre-based Approach, Bahasa Inggris
Pengembangan Ekowisata Marimbunna Melalui Pelatihan Berbasis Kreativitas
La'biran, Roni;
Theresyam Kabanga';
Roberto Salu Situru’;
Resnita Dewi;
Weldi Basongan
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v4i2.33151
Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pendampingan masyarakat Tikala dalam pengembangan ekowisata Marimbunna di Kelurahan Tikala, Kabupaten Toraja Utara. Pendidikan dan pemberdayaan masyarakat merupakan fokus utama penelitian ini, dengan tujuan meningkatkan partisipasi masyarakat setempat dalam pengelolaan ekowisata secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan dan analisis dokumen terkait pengembangan ekowisata Marimbunna. Responden utama adalah masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan masyarakat Tikala telah memberikan kontribusi positif dalam pengembangan ekowisata Marimbunna. Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan partisipan dan program pendidikan telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan ekowisata. Selain itu, adanya perencanaan strategis dan pengembangan produk wisata lokal telah memberikan nilai tambah bagi destinasi tersebut. Pendampingan juga memainkan peran penting dalam membangun kerjasama antara masyarakat setempat, pemerintah daerah, dan sektor swasta. Kerjasama ini diperlukan untuk mencapai tujuan bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, mempromosikan kebudayaan lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meskipun demikian, penelitian ini juga menyoroti beberapa tantangan yang dihadapi dalam pendampingan, seperti perubahan perilaku masyarakat, manajemen konflik, dan keberlanjutan sumber daya alam. Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut dalam mengatasi tantangan ini agar pengembangan ekowisata Marimbunna dapat berlangsung secara optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ekowisata berkelanjutan di daerah sejenis, serta menjadi referensi bagi pihak terkait dalam merancang program pendampingan masyarakat yang efektif dalam konteks pariwisata lokal.
Pembuatan Kerajinan Berbasis Limbah Kulit Kerang Sebagai Upaya Mendorong Perekonomian Masyarakat Pesisir Teluk Tomini
Kau, Magvirah El Walidayni;
Podungge, Rusni;
Umar, Irmawaty;
Payu, Citron;
Supu, Idawati
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v4i2.33217
Kegiatan untuk mendukung kegiatan perekonomian masayarakat Didaerah Pesisir Teluk khususnya di Desa Bukit hijau dimana sebagian besar wilayah Desa ini adalah wilayah pantai, sangat cocok untuk kegiatan pengembangan produk kerajinan berbasis hasil laut. Selain ikan, limbah kerang menjadi salah satu limbah yang perlu untuk diolah menjadi kerajinan yang bernilai tinggi. Kondisi limbah kerang sama sekali belum dikembangkan, sehingga membutuhkan usaha dalam mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi tersebut dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Kegiatan ini dilakukan pada Program KKN Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo, yang terdiri atas 17 peserta gabungan dari beberapa fakultas seperti Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Pendidikan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah diawali dengan pemebrian edukasi dan workshop, selanjutnya melakukan praktek langsung membuat kerajinan. Masyarakat juga dilatilatih mengenai metode pemasaran produk bukan hanya pada metode konvensional, tetapi lebih kepada pemasaran berbasis on line seperti melalui internet dan social media. Hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat ini berhasil dilaksanakan sampai dengan pembuatan kerajinan cangkang kerang. Hasil monitoring menunjukkan bahwa 85% peserta telah memahami proses pengolahan cangkang kerang menjadi kerajinan yang bernilai jual tinggi, sehingga pemanfaatan sumber daya alam demi meningkatkan perekonomian keluarga pada waktu-waktu khususnya low season dapat tercapai. Ketercapaian hasil kegiatan ini diperoleh melalui indikator keaktifan, antusias, semangat dan motivasi peserta mengikuti kegiatan. Kedepannya masyarakat perlu dilakukan kegiatan secara berkelanjutan sampai pada tahap pembuatan dalam jumlah besar dan dibutuhkan teknik desain khusus untuk membuat produk lebih menarik dan diminati oleh para konsumen. Selain itu, produk yang dihasilkan juga dapat direkomendasikan untuk dijadikan media pembelajaran siswa di sekolah.
Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Manajeman Jurnal Berbasis OJS dan Strategi Akreditasi Jurnal
Fitri Alya Okta Sukma;
Ridha Ilma;
Amalia Hasanah;
Annisa Astrid;
Dewi Warna;
Rizqy Dwi Amrina
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v4i2.33808
Artikel ini memaparkan inisiatif pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada penyelenggaraan pelatihan dan pendampingan dalam pengelolaan jurnal berbasis Open Journal Systems (OJS) serta strategi akreditasi jurnal sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Tujuannya adalah memberdayakan komunitas akademis dan penelitian dengan meningkatkan kemampuan mereka dalam menggunakan OJS untuk administrasi jurnal serta menerapkan strategi efektif untuk akreditasi jurnal. Program pengabdian ini melibatkan penyelenggaraan lokakarya dan sesi pendampingan, yang disesuaikan dengan kebutuhan khusus pengelola jurnal, editor, dan reviewer. Pelatihan menekankan pemanfaatan fitur OJS, alur kerja editorial, dan manajemen peer review yang efisien. Selain itu, program ini menjelajahi strategi komprehensif untuk mencapai dan menjaga akreditasi jurnal, meliputi pemahaman kriteria, proses evaluasi, dan adaptasi yang diperlukan. Metodologi melibatkan survei penilaian kebutuhan, analisis dokumen, dan interaksi langsung dengan anggota masyarakat yang terlibat dalam publikasi akademis. Hasil dari pelayanan masyarakat ini bertujuan memberikan wawasan praktis, alat, dan panduan untuk memberdayakan peserta dalam mengoptimalkan fungsionalitas OJS dan menghadapi kompleksitas standar akreditasi jurnal. Dengan melanjutkan inisiatif pengabdian ini, tujuannya adalah berkontribusi pada peningkatan kualitas dan visibilitas publikasi ilmiah berbasis masyarakat. Dampak yang diantisipasi melibatkan pembentukan budaya perbaikan terus-menerus dalam praktik pengelolaan jurnal, sehingga meningkatkan output ilmiah dan pengakuan terhadap upaya akademis lokal. Upaya pengabdian kepada masyarakat ini sejalan dengan tujuan lebih luas untuk memperkuat ekosistem penelitian dan mempromosikan keunggulan akademis di dalam komunitas. Kata Kunci: Pelatihan Jurnal Ilmiah; Pendampingan Manajemen Jurnal; Open Journal Systems (OJS); Strategi Akreditasi Jurnal
Membangun Budaya Literasi Lewat Komunitas Baca: Sebuah Inisiatif Pengabdian Masyarakat
Tulaktondok, Linerda;
Luther Patintingan, Mersilina;
Paembonan, Detisa;
Tri Palullungan, Elma;
Parinding, Aling
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v4i2.34491
Membentuk kualitas suatu bangsa salah satu caranya adalah membangun budaya literasi, yang dimulai dari komunitas kecil. Salah satunya adalah komunitas baca . Sehingga tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah membangun literasi lewat komunitas baca yang merupakan kebutuhan dan budaya Toraja. Masyarakat yang senang berkumpul, lingkungan yang membuat mereka nyaman dan berkembang bersama-sama dalam meningkatkan minat baca, oleh piker kritis dan membentuk kebiasaan baca dan menulis. Pengabdian ini dilakukan di Kecamatan Rantepao, Kab. Toraja Utara yang sasarannya kepada Anggota Perkantas Toraja Utara, dengan Metode PAR (Participatory Action Research. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan dari 50 orang peserta yang mengikuti workshop tentang proses membangun budaya literasi melalui komunitas baca ini ada 10 orang yang memiliki kebiasaan membaca dengan menyadur dan menerapkan tahap Neurocycle selama 3 x 21 hari atau selama 63 hari dengan langkah yang diberikan yakni: membaca, merefleksikan, menulis hal yang dipahami dan pengalaman dalam membaca serta membagikan apa yang diketahui. Selain ada pengalaman dalam membangun kebiasaan tahap refleksi akan menolong pembaca untuk memahami dan menghayati setiap isi bacaan yang mendorogn mereka untuk membagikan pengalaman tersebut dengan temannya dalam komunitas. Inilah yang membuat komunitas bertumbuh dan bisa menularkan semangat untuk membangun kebiasaan baca bagi anggota komunitas yang lain.