cover
Contact Name
Sri Haryani
Contact Email
sri.ani37@gmail.com
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
qualityjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Wijayakusuma Raya No. 47-48 Cilandak - Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Quality : Jurnal Kesehatan
ISSN : 19784325     EISSN : 26552434     DOI : https://doi.org/10.36082/qjk.v15i2.240
Core Subject : Health,
Quality : Jurnal Kesehatan aims to facilitate researchers, especially in the field of health to disseminate the results of his research. And disseminate knowledge to build new knowledge to the general public. This journal contains a script on Health Sciences that includes: Dental Nursing Orthotic Prosthetics Nursing Midwifery Health research in general
Articles 141 Documents
PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT WALI MURID TK SEBELUM DAN SETELAH PENYULUHAN DENGAN MEDIA POSTER: DIFFERENCES IN THE LEVEL OF KNOWLEDGE OF DENTAL AND ORAL HEALTH OF KINDERGARTEN STUDENTS' PARENTS BEFORE AND AFTER COUNSELING WITH POSTER Aulia Kinanthi Anssy; Widi Endah Yani, Ristya; Hadnyanawati, Hestieyonini; Tri Wanodyo Handayani, Ari; Surartono, Surartono; Akhya Afida Misrohmasari, Elyda
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2025): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v19i1.2372

Abstract

Latar belakang: Kecamatan Jelbuk menjadi pusat penanganan stunting di Kabupaten Jember. Penyebab stunting salah satunya adalah rendahnya upaya menjaga kesehatan gigi dan mulut sehingga menimbulkan penyakit gigi dan mulut dalam jangka panjang misalnya karies yang dapat memengaruhi kondisi gizi. Pemeliharaan kesehatan gigi anak melibatkan interaksi antara anak, orang tua dan dokter gigi. Sikap dan perilaku orang tua dalam pemeliharaan kesehatan gigi berpengaruh signifikan terhadap perilaku anak.  Pemberdayaan keluarga melalui kegiatan penyuluhan digunakan untuk meningkatkan kesehatan gig dan mulut anak. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada walimurid di Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember sebelum dan setelah penyuluhan. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experiment post test dan post test design. Penelitian dilakukan di TK Dharma Wanita dan TK Tunas Bangsa Jelbuk dengan teknik accidental sampling sejumlah wali murid yang hadir pada hari penelitian. Hasil: penelitian menunjukkan terdapat perubahan peningkatan nilai pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada wali murid di kedua TK, dengan mean pre test 16.92 ± 2.515 dan mean post test 19.48± 1.358. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0.00 (<0.05) dapat diartikan adanya perbedaan rata-rata hasil pre test dan post test. Kesimpulan: Ada perbedaan tingkat pengetahuan pada wali murid TK Dharmawanita dan TK Tunas Bangsa setelah penyuluhan.
THE EFFECT OF HEALTH EDUCATION IN DIABETIC MELLITUS ON KNOWLEDGE LEVEL USING LEAFLET IN LAUT DENDANG VILLAGE Tambunan, Dior Manta; Silaen, Harsudianto; Tambun, Yetty Mariani
Quality: Jurnal Kesehatan Vol 19 No 2 (2025): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v19i2.2047

Abstract

Blood glucose levels rise in diabetic mellitus (DM), a metabolic disorder that is not communicable. The cause is impaired insulin function and abnormal insulin secretion. Diabetes mellitus causes various complications. One way to prevent and overcome these complications is through health education. This study sought to determine whether health education about diabetes mellitus had an impact on Laut Dendang Village residents' level of knowledge. This kind of study is quantitative pre-experimental and uses a total sampling technique with a pre-experimental pre-posttest design with one group without control and the number of respondents were 30 people. Evaluation of knowledge scores was measured using the Diabetic Knowledge Questionnaire (DKQ-24) with 24 question items. Data analysis used the Wilcoxon test. The results of the study used wilcoxon test that there was effect of health education in diabetic mellitus management on knowledge level in Laut Dendang Village with p-value = 0.001 (? < 0.05). It is suggested for future research to add variables of Medication Compliance, Medication Supervisor, Family Support, Quality of life and Health Locus of Control.
PENGARUH TERAPI BEKAM BASAH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN Meitasari Nurhidayah, Meitasari Nurhidayah; Joko Suwito; Sri Utami; Lembunai Tat Alberta
Quality: Jurnal Kesehatan Vol 19 No 2 (2025): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v19i2.2305

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi medis dengan tekanan darah yang lebih tinggi dari normal, sehingga dapat meningkatkan risiko gangguan pada jantung, pembuluh darah, dan organ lainnya. Terapi bekam basah adalah salah satu metode tradisional yang digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah dengan cara mengeluarkan darah melalui sayatan kecil pada kulit, sehingga sirkulasi darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah dapat terkontrol. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh terapi bekam basah terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini merupakan quasi-eksperimen dengan desain one group pretest posttest, melibatkan 23 responden yang dipilih secara purposive sampling. Pelaksanaan intervensi pada variabel independen melibatkan Standar Operasional Prosedur (SOP) terapi bekam basah dari Persatuan Bekam Indonesia (PBI). Variabel dependen diukur menggunakan tensimeter digital, hasilnya dicatat pada lembar observasi, sementara variabel perancu diperhitungkan melalui karakteristik sampel. Uji Wilcoxon digunakan untuk analisis ketika data tidak normal. Tekanan darah sistolik dan diastolik menurun secara signifikan setelah terapi, menurut hasil penelitian dengan nilai p 0,000 (<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi bekam basah efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Oleh sebab itu, terapi ini bisa digunakan bersama dengan obat antihipertensi dalam mengelola hipertensi
INOVASI KORSET BERBAHAN POLYESTER SEBAGAI SOLUSI NYERI PUNGGUNG BAWAH BAGI IBU POSTPARTUM Handayani, Sri; Kartilah, Tetet; Februanti, Sofia
Quality: Jurnal Kesehatan Vol 19 No 2 (2025): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v19i2.2408

Abstract

Perubahan yang terjadi pada pasca postpartum adalah terjadinya perubahan drastis diastasis rectus abdominis pada ibu postpartum. Pada kondisi ini, diastasis rektus abdominis (DRA) memiliki peluang dalam mengganggu aktivitas, biasanya para ibu akan mengalami nyeri punggung bagian bawah. Seiring dengan perkembangan teknologi di bidang tekstil kebutuhan akan bengkung menurun karena masyarakat lebih memilih menggunakan korset yang dianggap lebih praktis dari pada stagen atau bengkung. Tujuan penelitian dengan penggunaan korset berbahan polyester dapat mengurangi nyeri punggung bawah dan memperbaiki postur tubuh ibu setelah melahirkan. Populasi adalah seluruh ibu postpartum dengan sampel penelitian diambil secara quota sampling selama rentang waktu penelitian dengan jumlah sampel kelompok intervensi sebanyak 15 orang dan kelompok kontrol sebanyak 15 orang. Metode penelitian menggunakan desain kuasi eksperiment dengan uji analisis General Linear Model Repeated Measures (GLM RM) yaitu pada kedua kelompok dilakukan pengukuran setiap bulan selama 3 bulan dan dibandingkan hasilnya, diperoleh hasil ada perbedaan pengukuran skor nyeri punggung bagian bawah pada pengukuran ketiga level, pada analisis interaksi terdapat slope penurunan yang signifikan terhadap nyeri punggung bawah. Hal ini terbukti bahwa penggunaan korset dengan bahan polyester dapat memberi kenyamanan dan efektif mengurangi nyeri punggung bawah selama pemakaian yang tepat dan benar.
PENERAPAN RELAKSASI NAFAS DALAM DENGAN PROGRESIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI POST SECTIO CAESAREA putri, dimelda14; Kartilah, Tetet
Quality: Jurnal Kesehatan Vol 19 No 2 (2025): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v19i2.2450

Abstract

Tindakan sectio caesarea akan menimbulkan ketidaknyamanan post operasi yang disebabkan dari rasa nyeri, sehingga diperlukan penggunaan teknik nonfarmakologis yang dapat membantu meringankan keluhan. Terapi nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah teknik relaksasi nafas dalam dan progresive muscle relaxation (PMR) tindakan ini dapat mengurangi nyeri yang dirasakan, karena dapat mengaktifkan saraf parasimpatis yang memicu respons relaksasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan relaksasi nafas dalam dengan progresive muscle relaxation (PMR) terhadap penurunan tingkat nyeri pada ibu post sectio caesarea. Metode pada penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus serta observasi partisifatif pada 2 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik serta penilaian instrument NRS yang digunakan untuk mengetahui skala nyeri yang rasakan kedua responden. Penelitian dilakukan selama 3 hari, dengan waktu intervensi 30 menit perharinya. Penulis melakukan observasi pada skala nyeri yang dirasakan  sebelum dan sesudah dilakukannya tindakan. Hasil dilakukannya intervensi selama 3 hari, kedua responden mengalami penurunan skala nyeri dari skala nyeri sedang ke skala nyeri ringan dengan kategori yang sama tetapi dengan skala nyeri yang berbeda. Skala nyeri pada  klien 1  yaitu dari skala 6 menjadi skala 2  dan pada klien 2 dari skala 6 menjadi skala 3. Kesimpulannya bahwa teknik relaksasi nafas dalam dengan progresive muscle relaxation (PMR) dapat mempercepat penurunkan tingkat nyeri pada ibu post sectio caesarea sehingga diharapkan pemberian relaksasi nafas dalam dengan progresive muscle relaxation (PMR) ini dapat  menjadi alternatif pendamping terapi farmakologis dalam menurunkan tingkat nyeri post sectio caesarea.
PENGARUH BUTTERFLY HUG DAN DZIKIR TERHADAP KECEMASAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III Silvy Khaerunnisa; Kartilah, Tetet; Februanti, Sofia
Quality: Jurnal Kesehatan Vol 19 No 2 (2025): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v19i2.2470

Abstract

Kehamilan pertama dapat menjadi pengalaman yang menimbulkan kecemasan, terutama pada trimester III menjelang persalinan. Kecemasan yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak negatif pada kesehatan ibu dan janin. Intervensi non-farmakologis seperti teknik butterfly hug dan dzikir merupakan pendekatan yang dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan secara aman dan mudah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi teknik butterfly hug dan terapi dzikir terhadap kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III di wilayah kerja Puskesmas Kahuripan. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah 15 ibu hamil primigravida trimester III, dan seluruhnya dijadikan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Skor kecemasan diukur menggunakan Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS) sebelum dan sesudah intervensi, analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan setelah intevensi dengan rata-rata skor kecemasan 30,07 dan menurun menjadi 19,67  dengan nilai sig. (2-tailed) 0,001 (p<0,05), yang mengindikasikan bahwa kombinasi teknik Butterfly Hug dan terapi dzikir memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kecemasan ibu hamil primigravida trimester III.  Teknik butterfly hug dan dzikir berpengaruh dalam menurunkan kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif non-farmakologis dalam upaya promotif dan preventif di pelayanan kesehatan maternal.
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU SEKSUAL DAN REPRODUKSI DENGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA KAMELIA, DINA; Widaningsih2, Neneng; Ferina3, Ferina; Fatimah, Yulia Ulfah
Quality: Jurnal Kesehatan Vol 19 No 2 (2025): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v19i2.2531

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan periode yang rentan terhadap masalah kesehatan mental, yang saat ini menjadi salah satu beban penyakit global. Gangguan mental emosional dapat memengaruhi kualitas hidup remaja secara signifikan. Data situasi anak di Indonesia menunjukan lebih dari 5% murid usia 13–17 tahun pernah secara serius mempertimbangkan bunuh diri dan paling banyak terjadi pada usia 16–17 tahun. Selain itu, mayoritas remaja mulai aktif secara seksual pada fase ini, sehingga meningkatkan risiko masalah kesehatan seksual dan reproduksi yang turut berdampak pada kondisi kesehatan mental. Tujuan: mengetahui hubungan antara perilaku seksual dan reproduksi dengan kesehatan mental remaja di SMA Wilayah Kota Bandung. Metode: Penelitian analitik dengan menggunakan desain Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling jenis Simple Random Sampling sebanyak 300 sampel. Sampel tersebut adalah remaja berusia 15-18 tahun. Perilaku seksual dan reproduksi diukur menggunakan kuesioner perilaku seksual dan kesehatan mental diukur menggunakan kuesioner self-reporting questionnaire (SRQ-20). Data dianalisis menggunakan uji statistik bivariat berupa uji Chi-square. Hasil: Hasil uji analisis Chi-square diperoleh nilai p-value 0,008 artinya terdapat hubungan bermakna antara perilaku seksual dan reproduksi terhadap kesehatan mental. Kesimpulan: Perilaku seksual dan reproduksi yang beresiko memiliki peluang 1,943 kali lebih besar untuk menimbulkan masalah kesehatan mental. Bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian kualitatif agar lebih mengeksplor faktor lainnya seperti faktor sosial budaya, keluarga dan peer influence yang dapat mempengaruhi perilaku seksual reproduksi dan kesehatan mental remaja.
PENANGANAN PSIKOSOSIAL DENGAN KARTU SEHAT PSIKOSOSIAL: Kartu Sehat Psikososial Pendampingan Keluarga NurhaeniQJK, Heni; Dinarti; Ani NUraeni; Aprianti, Tutty
Quality: Jurnal Kesehatan Vol 19 No 2 (2025): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v19i2.2546

Abstract

Masalah psikososial merupakan tantangan utama dalam kesehatan jiwa masyarakat, dengan dampak sistemik terhadap keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peran keluarga dan kader kesehatan jiwa dalam intervensi psikososial melalui penggunaan Kartu Sehat Pendampingan Keluarga. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pre-post test dan kelompok kontrol, melibatkan 44 keluarga yang memiliki anggota dengan masalah psikososial. Intervensi dilakukan selama delapan minggu melalui diskusi keluarga yang dipandu kader menggunakan kartu pendampingan. Hasil menunjukkan keterlibatan aktif keluarga dan kader berdampak signifikan terhadap penurunan tingkat stres klien dan peningkatan kepatuhan terapi. Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif antara dukungan kader dan kepuasan diskusi keluarga. Kesimpulannya, intervensi psikososial berbasis keluarga menggunakan kartu pendampingan efektif meningkatkan keterlibatan dan kepatuhan klien, serta dapat direplikasi dalam program kesehatan jiwa komunitas.
PENERAPAN EDUKASI DAN RENJANA TERHADAP TEKANAN DARAH; STUDI KASUS KELUARGA DENGAN HIPERTENSI Audy Hijriyah, Adeen; Bahtiar, Yanyan; Kusmiyati, Kusmiyati
Quality: Jurnal Kesehatan Vol 19 No 2 (2025): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v19i2.2583

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan kronis yang berdampak pada peningkatan morbiditas dan mortalitas. Upaya nonfarmakologis seperti teknik relaksasi dapat menjadi strategi pendamping pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi dan relaksasi genggam jari serta napas dalam (RENJANA) terhadap tekanan darah pada keluarga dengan anggota penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sindangkasih. Desain penelitian menggunakan studi kasus pada dua keluarga dengan intervensi RENJANA selama tiga hari, satu kali per hari dengan durasi 30 menit. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan penurunan tekanan darah pada kedua keluarga dengan rata-rata penurunan 6/4 mmHg pada Ny I dan 4/3 mmHg pada Ny J. Edukasi keluarga turut meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam merawat anggota keluarga yang mengalami hipertensi. Kesimpulannya, RENJANA berpotensi sebagai intervensi komplementer untuk mendukung pengendalian tekanan darah keluarga dengan hipertensi.
FACTORS INFLUENCING THE INCIDENCE OF PRE-ECLAMPSIA IN PREGNANT WOMEN IN JEMBER DISTRICT Kholifah, Siti; Permatasari, Elok; Endah Yani, Ristya Widi
Quality: Jurnal Kesehatan Vol 19 No 2 (2025): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v19i2.2587

Abstract

Background: Pre eclampsia is a pregnancy complication characterized by high blood pressure that the sistole and diastole exceed 140/90 mm/Hg and protein in the urine (>300 mg/24 hours). Edema (Edema refers to swelling caused by excess fluid trapped in the body's tissues) develops during the 20 weeks of pregnancy until the last day of a week postpartum. This condition is  one of the causes of maternal death in the world, including in Indonesia.Method: This research is an analytical observational quantitative research with a cross-sectional approach.Result: Based on the logistic regression test it is concluded that the main factor of the occurrence of pre-eclampsia in pregnant women in Jember are : utilization of health services, consumes of highblood pressure drugs and blood boosting tablet,phisycal activities, health services acces, ANC complience, adequate social support and health care with  p value < 0.005.Conclusion: Pregant women’s knowledge influences their behavior, a proper education and guidance for health checks before and during pregnancy must be given, a support is necessary wether from husband, family and friends, medical team has a very important role in assisting and taking care of mothers and babbies health.