Education and Counseling Journal
Jurnal consilium adalah jurnal bidang pendidikan dan konseling untuk semua jenjang pendidikan yakni Sekolah Dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi (PT). jurnal consilium merupakan cerminan aspirasi guru-guru di SD – SMA yang membutuhkan jurnal pendidikan dan juga konseling, jurnal ini mewadahi segala bentuk penelitian yang diharapkan mampu memberikan publikasi kepada masyarakat luas.
Articles
378 Documents
INOVASI PEMAKAIAN E-LEARNING CHAMILO BAGI GURU DAN SISWA DI SMK NEGERI 1 SULIKI
Janani, Janani;
Waskito, Waskito
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4062
Tujuan penelitian untuk mengetahui tutorial E-learning Chamilo oleh siswa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka (library research) yang menggunkan buku-buku dan literatur-literatur lainnya sebagai objek yang utama. Hasil penelitian ini ialah nilai tugas yang diperoleh siswa cendrung sama, kemungkinan disebabkan siswa saling memberikan contekan kepada teman-temannya melalui media online lainnya misalnya whatsaap. Mayoritas siswa merasa tugas-tugas yang diberikan oleh guru tidak mereka pahami, karena kecendrungan siswa langsung ke konten tugas tanpa mereka baca dan pahami materi terlebih dahulu. Siswa yang tergolong rajin merasa pembelajaran dengan elearning chamilo sangat efektif dan efisien, mereka bisa belajar kapan dan dimanapun tanpa harus datang ke sekolah yang membutuhkan ongkos yang besar. Dilihat dari nilai quiz yang diperoleh siswa pada menu test, hasil perolehan nilai siswa cendrung lebih bagus kemungkinan dikarenakan quiz/test onlinenya bisa diulangi sebanyak tiga kali dan nilai yang diambil adalah nilai yang tertinggi
PENGARUH TEKNIK SKIMMING DAN SCANNING TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SDN 9 PATOKAN KABUPATEN SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2023/2024
Rofek, Aenor
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4244
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada dan tidaknya Pengaruh Teknik Skimming dan Scanning terhadap keterampilan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V semester ganjil di SDN 9 Patokan Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2023/2024.Dalam penelitian ini rancangan yang digunakan adalah eksperimen. Dengan membandingkan kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol peneliti ingin mengetahui perbedaan antara variabel X dan variabel Y.Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh harga t = 2,810 dilanjutkan harga t hitung dibandingkan dengan harga t tabel dengan taraf signifikan 5 % dan derajat kebebasan (db) = 38 adalah 0,312 sesuai dengan konsensus yang ada pada bab analisis data, ketentuan pengujian hipotesis adalah sebagai berikut : 1) Menerima hipotesis nihil (Ho) jika “t†hitung < “t†tabel ( t hitung lebih kecil dari t tabel ). 2) Menerima hipotesis kerja (Ha) jika “t†hitung > “t†tabel ( t hitung lebih besar dari t tabel ). Hasil perhitungan diperoleh harga t hitung adalah bila hasil ini dibandingkan dangan harga t tabel pad taraf signifikansi 5 % dan derajat kebebasan (db) = 38, maka harga t- hitung lebih besar dari t- tabel yaitu 2,810 > 0,312 hasil tersebut sesuai dengan konsensus nomer dua yaitu menerima hipotesa kerja. Berdasarkan keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan keterampilan membaca antara siswa yang belajar dengan Teknik Skimming dan Scanning dengan siswa yang belajar secara Konvensional pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dengan demikian belajar dengan Teknik Skimming dan Scanning lebih baik dari pada belajar secara Konvensional.
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR DI ERA HYBRID LEARNING: TANTANGAN ATAU PELUANG
Muhammad Herlan Yudo Winarno;
Encep Andriana;
Siti Rokmanah
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 3 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/consilium.v3i2.3858
Pendidikan di era hybrid learning menuntut perubahan signifikan dalam peran guru, terutama di tingkat sekolah dasar. Studi ini menginvestigasi tantangan dan peluang yang dihadapi guru dalam mengadaptasi pendidikan di era hybrid learning. Melalui metode penelitian yang melibatkan survei, wawancara, dan analisis dokumen, hasil penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang perubahan dalam lingkungan pembelajaran dan dampaknya terhadap pendidikan guru di tingkat dasar.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA DITINJAU DARI SIKAP SOSIAL SISWA KELAS 2 KECAMATAN LEDOKOMBO JEMBER
Wijaksono, Agus;
Stefani, Stefani
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/consilium.v4i2.4595
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh interaksi antara model PBL dan sikap sosial terhadap hasil belajar bahasa indonesia siswa kelas 2. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, objek penelitiannya di SDN Lembengan 01 Ledokombo Jember tepatnya dikelas 2 yang berjumlah 28 siswa. Adapun model pembelajaran PBL sebagai variabel bebas, sikap sosial sebagai variabel moderator, dan bahasa indonesia sebagai variabel terikat. Terdapat pengaruh penggunaan model PBL terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia dengan tarap signifikansi sebesar Sig 0,001< 0,05 untuk hipotesis pertama, sedangkan untuk hipotesis kedua terdapat perbedaan hasil belajar penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai hasil belajar siswa yang menggunakan model PBL dengan sikap sosial tinggi sebesar 83,97 lebih tinggi dari pada nilai hasil belajar siswa yang menggunakan model konvensional dengan sikap sosial tinggi yaitu sebesar 77,69. Hasil uji anava menunjukkan bahwa nilai nilai F hitung sebesar 22,284 > F tabel yang sebesar 3,93 yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia
MEREDUKSI PHUBBING: STUDI EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DAN TEKNIK SELF MANAGEMENT PADA SISWA SMKN 1 TEGALSARI
Fazira, Era;
Isriyah, Mudafiatun;
Syamsiyah, ST.Fanatus
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4208
Perilaku phubbing merujuk pada pengabaian orang-orang disekitar akibat penggunaan ponsel atau gadget, telah menjadi masalah yang semakin mengkhawatirkan di kalangan siswa. Studi ini mengkaji apakah konseling kelompok dan tekniklself management dapat efektif mereduksi perilaku phubbing dikalangan siswa SMKN 1 Tegalsari. partisipan penelitian terdiri dari 70 siswa yang kecenderungan perilaku phubbing. Tinjauan kuasi eksperimental rencana kelompok desain pre-test post-test.Kelompok eksperimen kelas 11 AK-1 dari 35 peserta didik diperoleh 8 perilaku phubbing yang tinggi. kelompok eksperimen menerima konseling kelompok dengan metodetself management selama 4 kali pertemuan, sedangkan kelompok pembanding tidak mendapatkan perlakuan. Analisis uji t digunakan pada penelitian menguji sampel berpasangan. Menunjukkan pra test-post test tim eksperimen diperoleh sig. (2tailed) yang cenderung kecil daripada taraf signifikasi 0,05 dapat diartikan bahwa (0,000<0,05). Sehingga bisa diambil simpulan diperoleh perbedaan yang signifikan antar skor pretest-posttest eksperimen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa eksperimen mengalami penurunan nsignifikan dalam perilaku phubbing. Sehingga bisa diambil simpulan jika konseling kelompokiself management terbukti mampu untuk mengurangi perilaku phubbing peserta didik SMKN 1 Tegalsari. penelitian ini memberikan implementasi penting bagi praktisi Bk untuk mengimplementasikaniself management dalam intervensi phubbing serta memberikan kesadaran terhadap dampak negatif phubbing pada kesejahteraan sosial siswa.
WORKSHOP PENINGKATAN KREATIVITAS GURU DALAM MEMFASILITASI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DI POS PAUD KEMUNING JEMBER
Dewi, Eka Olivia
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/consilium.v4i2.4509
Guru memiliki peran penting dalam dunia pendidikan, karena guru sebagai fasilitator, model, tokoh untuk anak-anak didiknya. Kesuksesan lembaga pendidikan tidak lepas dari peran guru dalam menjalankan roda pendidikan. Dari peran penting inilah pendidik harus mampu mengfasilitasi dirinya dengan kemampuan kreatifitasnya sehingga nantinya mampu memberikan fasilitas untuk anak-anak didiknya. Metode yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan ini yaitu ceramah, diskusi, latihan dan juga pendampingan pada saat guru melaksanakan Latihan. Adapun materi yang disampaikan yaitu tentang kreativitas seorang guru dan juga perkembangan anak usia dini. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu kreativitas guru dalam perkembangan anak usia dini sudah meningkat.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANIMASI MENGGUNAKAN APLIKASI MACROFLASH CS6 PADA MATA PELAJARAN DASAR DESAIN GRAFIS SISWA KELAS X MULTIMEDIA DI SMK NEGERI 1 CERME
Firdausiyah, Firdausiyah;
Shofan Rizaqi, Rahmat;
Seituni, Siti
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 3 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/consilium.v3i2.4161
Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis animasi dan menguji kelayakan media pembelajaran berbasis Animasi menggunakan aplikasi Macroflash CS06 pada mata pelajaran Dasar Desain Grafis pada siswa kelas X Multimedia di SMK Negeri 1 Cermee. Jenis penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model Waterfall yang memiliki 5 tahapan yaitu tahap : Analisis Kebutuhan, Desain Produk, Validasi, Uji Coba Produk dan Pemeliharaan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah sampling jenuh, yakni seluruh siswa kelas X Multimedia SMK Negeri 1 Cermee. Teknik pengumpulan data pada penelitian adalah observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian menunujukkkan bahwa media pembelajaran berbasis animasi menggunakan aplikasi Macroflash CS06 berdasarkan ahli materi memperoleh kategori sangat layak dengan skor rata-rata 41 dan ahli media memperoleh kategori sangat layak dengan skor rata-rata 45. Berdasarkan respon siswa media pembelajaran interaktif berbasis PowerPoint memperoleh kategori sangat layak dengan skor rata-rata 50. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis animasi menggunakan aplikasi Macroflah CS06 sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.
PENERAPAN STRATEGI EXAMPLE NON EXAMPLE DENGAN BANTUAN MEDIA GAMBAR PADA KEMAMPUAN ANAK MEMAHAMI GAMBAR DAN BENTUK MACAM-MACAM BENDA DI TK PERTIWI MAYANG TAHUN PELAJARAN 2022/2023
Setya Utama, Karunia Muda
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 3 No 1 (2023): EDISI MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/consilium.v3i1.4280
Materi pelajaran yang disampaikan guru kepada siswa di TK seharusnya senantiasa diingat agar siswa nantinya siap melanjutkan ke SD. Seorang guru harus mencari cara atau strategi untuk membangkitkan ingatan siswa terhadap segala materi yang sudah pernah diterimanya dalam proses pembelajaran. Pembelajaran adalah proses yang dapat mempengaruhi perubahan dari segi perilaku dan cara berfikir pada diri manusia yang dapat ditingkatkan. Strategi yang digunakan dalam penelitian ini adalah strategi Example Non Example. Example Non Example adalah strategi yang dapat digunakan untuk mengajarkan definisi konsep. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas sebanyak 2 siklus. Siklus I terdiri dari tahap identifikasi masalah, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Siklus II terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Sasaran penelitian adalah siswa TK Pertiwi Mayang. Data yang diperoleh berupa hasil kerja kelompok, tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan hasil belajar dari siklus I menuju siklus II, yaitu masing-masing 71,43% dan 100%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi Example Non Example dengan bantuan media gambar dapat berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa TK Pertiwi Mayang dimana siswa mampu mengenal macam-macam benda yang ada di sekitar lingkungan dengan cukup baik
STRATEGI MEWUJUDKAN JIWA ENTREPRENEURSHIP SANTRI MELALUI EKONOMI KREATIF
Agusti, Agusti
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 3 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/consilium.v3i2.4055
Tujuan penelitian ini mengetahui Strategi Mewujudkan Jiwa Entrepreneurship Santri dipondok peantren elsada .Metode penelitian ini ialah penelitian lapangan dengan kata lain permasalahan yang ada didalamnya ditetetapkan oleh permasalahan operasional. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan demikian rangkaian tentang teori penelitian kualitatif ini penulis bermaksud buat memakai tata cara penelitian deskriptif. Karena penelitian ini berpusat pada deskriptif informasi berbentuk kalimat yang mendalam ialah yang berasal dari pelaku serta informan dalam bermacam perihal yang berhubungan dengan Pondok Pesantren Islam Salafiyah Dawuhan Hasil penelitian Program mewujudkan Jiwa Entrepreneurship Santri Pondok Pesantren El- Sada Pondok pesantren membuat program usaha: Kripik (tempe kedelay kacang) Taylor produk,Desain Produk El-Sada Net Koperasi Santria dapun implementasi yang dilakukan Pondok Pesantren dalam membentuk jiwa enterpreneurship santri yaitu: Memberikan pelatihan entrepreneurship, Mengembangkan usaha-usaha yang ada di pondok, dengan suksesnya usaha-usaha yang ada di pondok maka bisa memotivasi para santri untuk belajar entrepreneurship, Memberitahu santri akan keuntungan yang di peroleh. Sehingga para santri jadi termotivasi untuk berwirausaha
LANGUAGE ATTITUDES AND INDONESIAN LANGUAGE LEARNING IN HIGHER EDUCATION: A RELEVANT STUDY
Sanulita, Henny;
Judijanto, Loso;
Prananda, Gingga;
Fauzi, Muhammad Sukron;
HD, Moh. Imam
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4235
This research aims to explore language attitudes and Indonesian language learning in higher education. The design of this research is a literature review or literature review. A literature review is a description of theories, findings and other research materials obtained from reference materials as a basis for research activities. A literature review contains reviews, abstracts and the author's thoughts from various library sources (articles, books, slides, Internet information) about the topic in question. The Indonesian language course is one of the higher education courses designed to train students to acquire Indonesian language skills, especially academic writing and scientific presentations as a means of learning science. Indonesian is designed to improve students' ability to speak Indonesian fluently and accurately, because it can be an indicator of students' sense of nationalism as Indonesians. In addition, the course aims to cultivate students' skills in structuring and conveying ideas or concepts to facilitate ongoing dialogue and ensure efficient dissemination and management of knowledge