cover
Contact Name
Aenor Rofek
Contact Email
biro3@unars.ac.id
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Universitas Abdurachman Saleh Situbondo Jl. Pb. Sudirman No.7, Karangasem, Patokan, Kec. Situbondo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur 68312
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Education and Counseling Journal
ISSN : 27761223     EISSN : 27759466     DOI : 10.36841
Core Subject : Education, Social,
Jurnal consilium adalah jurnal bidang pendidikan dan konseling untuk semua jenjang pendidikan yakni Sekolah Dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi (PT). jurnal consilium merupakan cerminan aspirasi guru-guru di SD – SMA yang membutuhkan jurnal pendidikan dan juga konseling, jurnal ini mewadahi segala bentuk penelitian yang diharapkan mampu memberikan publikasi kepada masyarakat luas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 378 Documents
ANALISIS STRUKTUR KEBAHASAAN TEKS IKLAN LAYANAN MASYARAKAT Bram Suryantoro
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 3 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v3i2.3692

Abstract

Iklan layanan masyarakat merupakan salah satu iklan yang bersifat non komersil. Iklan layanan masyarakat ditujukan untuk kepentingan sosial. Agar pembuatan iklan layanan masyarakat harus memperhatikan penggunaan bahasa yang menarik agar masyarakat dapat memahami isi dan maksud dari iklan layanan masyarakat tersebut. Analisis struktur kebahasanaan teks iklan layanan masyarakat ini yaitu menganalisis struktur kebahasaan teks iklan layanan masyarakat yang dibuat oleh 27 (dua puluh tujuh) mahasiswa. Penyajian data hasil analisis yaitu secara deskriptif. Menggambarkan hasil analisis struktur kebahasaan teks iklan layanan masyarakat berdasarkan ciri-ciri menggunakan slogan, menggunakan kalimat persuasif, dan menggunakan sudut pandang. Hasil dari analisis struktur kebahasaan teks iklan layanan masyarakat yang dibuat oleh 27 (dua puluh tujuh) mahasiswa terdapat slogan, kalimat persuasif sedangkan penggunaan sudut pandang hanya ada 14 (empat belas) teks iklan layanan masyarakat.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Yuniarta Sari, Refa; Bahrudin, Febrian Alwan; Raharja, Reza Mauldy
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.4543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansinya pengaruh model pembelajaran examples non examples terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh peserta didik kelas IX SMP Negeri 1 Pabuaran, adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah teknik purposive sampling dan kelas yang dijadikan sampel pada penelitian ini ialah kelas IX D (Kelas Eksperimen) dan kelas IX C (Kelas Kontrol). Untuk mengukur keterampilan berpikir kritis peserta didik dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa tes tertulis dalam bentuk soal pilihan ganda sebanyak 30 butir soal yang telah melalui tahap validitas dan reliabilitas. Berdasarkan hasil penelitian yang menggunakan dua kelas tersebut dimana hasil keduanya berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan Independent Sampel T-Test mendapatkan hasil adanya pengaruh yang signifikan, hal tersebut dapat dilihat dari hasil perhitungan dimana diperoleh nilai rhitung sig(2-tailed) yaitu 0,000 < rtabel yaitu 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan Ho ditolak yang artinya terdapat pengaruh model pembelajaran examples non examples terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (quasi eksperimen pada peserta didik kelas IX SMP Negeri 1 Pabuaran) pada materi keberagaman masyarakat dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.
THE REVIEW OF HIGH-QUALITY EDUCATION IN THE DIGITAL ERA: EMPLOYING APPLICATIONS AS LEARNING MEDIA IN RELEVANT RESEARCH Aris, Affandy Agusman; Feriyanti, Yang Gusti; Lutfi, Nafisatul; Utami, Agnes Nora Eko Wahyu; Murthada, Murthada
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4129

Abstract

The paper aims to investigate high-quality education in the digital era: the use of applications as learning media in relevant research. Judging from its type, this research is literary in nature, including the type of library research. Library research is research in which data collectionsis carried out by collecting data from various literature. The literature studied is not limited to bookssbut can also include documentation materials, magazines, journalssand newspapers. Advances in communication technology havesinfluenced many people's views on things in everyday life, including views on parenting. Parents used to allow their children to play traditional games with other children outside. However, parents are currently relying more on digital technology as a gaming medium for their children. Education in the digital age is education that must integrate information and communication technology into all subjects. Currently, information and communication technology, including smartphone technology, is developing very rapidly. Smartphones come with different operatingssystems, and one of the most popular operating systems currently is Android. Android is an operating system based on open source. The Androidsoperating system, with its diverse application development, can create representative learning media. With Android-based technology, learning is no longer monotonous with text, but audio or visual elements or even animations can be created to help students understand the material.
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) (Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas XI MAS Al Barokah) Ratnawati, Ratnawati; Filahanasari, Eka; Saharani, Amanda Putri
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4480

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematikanya. Upaya penanggulangan permasalahan tersebut memerlukan model Problem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana model PBL terhadap pencapaian kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan One Group Pretest-Posttest Design. Dalam penelitian ini menggunakan Sampling jenuh jika semua populasi dijadikan sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MAS Al Barokah Dharmasraya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest berupa tes tertulis dengan total 5 soal esai. Berdasarkan hasil uji normalitas, distribusinya cenderung normal. Hasil uji-t (paired sample t-test) menghasilkan nilai sig (two-tailed) = 0,001 0,05 Ho ditolak berarti terdapat efektivitas model PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Namun indikator indikator 1,3,4 tidak menunjukkan perbedaan antara hasil belajar untuk pretest dan posttest pada indikator pemecahan masalah, indikator 2 terdapat perbedaan hasil belajar untuk pretest dan posttest pada indikator pemecahan masalah
PENERAPAN INOVASI TES PEMBELAJARAN BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILL DI SEKOLAH MENGENGAH KEJURUAN Karnando, Karnando; Waskito, Waskito
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i1.3977

Abstract

Melihat perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat saat ini, menuntut Sekolah Menengah Kejuruan agar dapat menghasilkan generasi dengan keterampilan yang mampu mengikuti dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan informasi tersebut. Pendidikan dengan konsep moderen abad 21, siswa diberi keleluasaan dalam berfikir serta menunjukkan kemampuan berfikir pada level tingkat tinggi HOTS (Higher Order Thinking Skills). Higher order thinking skills (HOTS) merupakan kemampuan berpikir pada tingkatan yang tinggi meliputi kemampuan untuk melakukan analisis, evaluasi, menafsirkan, serta mampu memberikan kesimpulan. Tujuan pembelajaran abad 21 memiliki karakteristik 4Cs, yaitu berpikir kritis (criticial thinking), kreatif dan inovasi (creative and innovative), kemampuan berkomunikasi (communication skill), kemampuan bekerja sama (collaboration). Melihat hal tersebut, kemampuan HOTS merupakan solusi dari tantangan pembelajaran abad 21. Makalah ini memberikan gambaran studi literatur bagaimana evaluasi program pembelajaran dengan penerapan instrumen penilaian berbasis HOTS. Adanya penggunaan instrumen penilaian berbasis pemikiran level tinggi dapat menjadikan siswa untuk berpikir secara kritis, sehingga siswa dapat memahami konsep tersebut secara mendalam. Pada abad ke-21, kegiatan penilaian tidak hanya dilakukan secara tertulis saja, namun dapat menggunakan aplikasi sebagai media dalam kegiatan penilaian dengan memanfaatkan media ICT (Information and Communication Technologies). Aplikasi tersebut antara lain: Easy Test Maker, Online Quiz Creator, Help Teaching, dan Kahoot!. Berdasarkan uraian tersebut, diperlukan pengembangan instrumen penilaian berbasis higher order thinking skills pada tes kompetensi dasar mata pelajaran di SMK. Tujuan dari makalah ini adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan, hambatan, dan solusi dari pembelajaran berbasis HOTS termasuk penerapan tes berbasis HOTS di SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan Analisa jurnal dan paper serta makalah makalah online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tes berbasis HOT dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam berfikir kritis berkomunikasi, bekerja sama dan berkreasi serta berinovasi.
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK POSITIVE REINFORCEMENNT UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS VII MTS MIFTAHUL MUBTADIIN BANYUWANGI Iskandar, Muhammad; Maghfiroh, Nasruliyah Hikmatul; Mawaddati, Ika Romika
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.5096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah konseling kelompok dengan Teknik positife reinforcement efektif untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa kelas VII MTs Miftahul Mubtatiin Banyuwangi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Kuantitatif. Dengan desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini 112 siswa kelas VII MTs Miftahul Mubtadiin Banyuwangi. Subjek Penelitian dipilih secara porposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 30 siswa dan subjeknya sebanyak 10 siswa dengan kriteria kedisiplinan belajar sedang dan rendah. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket skala kedisiplinan belajar. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis data yaitu uji wilcoxon dengan bantuan SPSS versi 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan belajar pada 10 siswa mengalami peningkatan setelah memperoleh treatment menggunakan teknik positive reinforcement, dari nilai pretest ke nilai posttest. Mean ranks meningkat sebesar 5,50 sedangkan jumlah sum of ranks sebesar 55,00. Dari negatif ranks sebesar 0 menunjukkan tidak ada penurunan tingkat kedisilinan belajar siswa nilai pretest ke nilai posttest. Dan hasil uji wilcoxon diperoleh nilai Z sebesar -2,887 dengan simpotik uji dua arah sebesar 0,004. Dari hasil pengujian, diketahui nilai Asymp. Sig. (2 tailed) sebesar 0,004<0,04 maka hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa treatment menggunakan teknik positive reinforcement efektif untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa kelas VII MTs Miftahul Mubtadiin Banyuwangi.
PENGUATAN AKHLAK PADA SISWA KELAS IV DALAM PENDIDIKAN ISLAM MELALUI PENDEKATAN KAPITA SELEKTA DI SDN 06 KAMPUNG LAPAI Hendrizal, Hendrizal; Shoriah, Kamilah An; Putri, Rini Irmata; Fajri N, Eldi; Pikri, Hayatul; Ningsih, Fitria Dian
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i1.4607

Abstract

Studi ini menganalisis tentang penguatan akhlak pada siswa kelas IV dalam pendidikan islam melalui pendekatan kapita selekta di SDN 06 Kampung Lapai Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, penelitian ini menyoroti tentang memberikan penguatan akhlak pada siswa kelas IV dalam pendidikan islam melalui pendekatan kapita selekta yang mena penelitian ini dilakukan di SDN 06 Kampung Lapai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian penguatan akhlak kepada siswa melalui pendidikan islam pendekatan kapita selekta berpengaruh terhadap pembentukan akhlak siswa seperti dengan cara melakukan sholat dhuda bersama, bersedekah dihari jumat, menceritakan kisah-kisah nabi Muhammad SAW dengan begitu siswa termotivasi dam belajar membentuk akhlaknya
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB BULLYING PADA SISWA SD NEGERI KEMBARAN DI GENERASI ALPHA ERA 5.0 Puspitaningrum, Astri Trias; Febrianta, Yudha
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.4765

Abstract

Bullying ialah perilaku negative yang dijalankan Orang atau sekelompok orang yang melakukan tindakan berulang dengan maksud menyakiti orang lain baik secara mental maupun fisik yang menyebabkan perasaan tidak aman dan tidak nyaman bagi orang lain. Siswa kelas II SD Negeri Kembaran beberapa peserta didik masih suka membully sesama teman sebaya. Dengan begitu, studi ini tujuannya untuk memahami bagaimana karakteristik perilaku bullying, dan bentuk bullying yang dilakukan peserta didik serta faktor yang menyebabkan timbulnya perilaku bullying pada SD Negeri Kembaran. Metode penelitian yang dimanfaatkan studi ini ialah kualitatif. Subjek studi ini yaitu guru kelas, murid, dan orang tua. Teknik pengumpulan data dijalankan melewati wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwasanya perilaku bullying pada murid kelas II SD N Kembaran terjadi karena peserta didik menghadapi bullying dari teman di sekolah dan lingkungan rumahnya karena keadaan fisiknya yang gemuk. Peran guru dianggap sangat berpengaruh dalam menangani masalah ini, hal ini berdampak besar terhadap aktivitas belajar dan kesejahteraan emosional peserta didik. Pendidik dan orang tua harus memberikan dukungan tambahan untuk mengatasi efek negatif. Tindakan sekolah mencakup penanggulangan bullying secara langsung, serta pelayanan konseling dan bimbingan.
DAMPAK BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SELF MANAGEMENT DALAM MENGURANGI PERILAKU PHUBBING SISWA SMK 17 AGUSTUS 1945 GENTENG Setiawan, Bambang
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i1.5190

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMK 17 Agustus 1945 Genteng. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 11 SMK 17 Agustus 1945 Genteng. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 siswa dari kelas 11 AK-1 SMK 17 Agustus 1945 Genteng. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling area yaitu teknik penentuan sampel dengan beberapa pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2016).Penelitian mengenai Dampak Bimbingan Kelompok Teknik Self Management dalam Mengurangi Perilaku Phubbing Siswa SMK 17 Agustus 1945 Genteng adalah sebagai berikut Dari hasil uji hipotesis penelitian terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pre test dan post test pada kelompok eksperimen dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pre test dan post test pada kelompok kontrol. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji-t pada kelompok eksperimen yang menunjukkan bahwa t-hitung sebesar 30,940 dengan df atau derajat kebebasan = 14 dan diperoleh Sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Nilai Sig. (2-tailed) lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 atau (0,000 < 0,05). Analisis uji-t pre test dan post test kelompok kontrol diperoleh t-hitung sebesar 1,784 dengan df atau derajat kebebasan = 14 dan diperoleh Sig. (2-tailed) sebesar 0,096. Nilai Sig. (2-tailed) lebih besar dari taraf signifikansi 0,05 atau (0,096 > 0,05). Sehingga dapat dinyatakan hipotesis yang menyatakan “Bimbingan Kelompok dengan Teknik Self Management efektif untuk mereduksi perilaku phubbing Siswa” diterima.
KESIAPAN BELAJAR SISWA KELAS 1 DITINJAU DARI PENGALAMAN PENDIDIKAN PRASEKOLAH DAN PERAN ORANG TUA Susilo Wardhani, Hanifah; Wiarsih, Cicih
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.4686

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan karena adanya urgensi kesiapan belajar siswa kelas I yang mempengaruhi dampak jangka panjang terkait prestasi akademik maupun sosial seorang siswa di sekolah, serta kritisnya fase ini karena merupakan masa transisi antara prasekolah ke sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis kesiapan belajar siswa kelas I di SD Negeri 1 Tambaksogra; 2) Menganalisis kontribusi pendidikan prasekolah terhadap kesiapan belajar siswa kelas I di SD Negeri 1 Tambaksogra; dan 3) Menganalisis peran orang tua siswa kelas I dalam membentuk anak yang siap belajar di SD Negeri 1 Tambaksogra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengamatan mendalam secara langsung dengan sumber utama atau informan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di SD Negeri 1 Tambaksogra dengan data primer diperoleh dari guru kelas 1, guru TK, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian ini adalah: 1) Kesiapan belajar siswa kelas 1 sudah baik pada aspek kematangan yaitu kematangan fisik, pemilihan tugas sesuai minat, keteraturan berpikir, serta kecerdasan pada aspek bahasa dan matematika dasar. Namun, perkembangan mental, kemampuan berkonsentrasi, dan penyelesaian tugas tepat waktu masih perlu ditingkatkan; 2) Pendidikan prasekolah berperan penting dalam membentuk dasar keterampilan kognitif, sosial, dan emosional anak, dengan kolaborasi antara guru dan orang tua yang dapat memperkuat pembelajaran di TK dan membantu anak lebih siap dan percaya diri saat masuk kelas 1; 3) Peran orang tua dalam membentuk kesiapan belajar anak sudah terbentuk melalui keterlibatan dalam pembelajaran, dukungan emosional, ketersediaan sumber belajar, komunikasi dengan guru, dan model perilaku positif, meskipun masih ada permasalahan seperti kesulitan orang tua memahami materi pelajaran dan kurangnya komunikasi dengan guru.