cover
Contact Name
Aenor Rofek
Contact Email
biro3@unars.ac.id
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Universitas Abdurachman Saleh Situbondo Jl. Pb. Sudirman No.7, Karangasem, Patokan, Kec. Situbondo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur 68312
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Education and Counseling Journal
ISSN : 27761223     EISSN : 27759466     DOI : 10.36841
Core Subject : Education, Social,
Jurnal consilium adalah jurnal bidang pendidikan dan konseling untuk semua jenjang pendidikan yakni Sekolah Dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi (PT). jurnal consilium merupakan cerminan aspirasi guru-guru di SD – SMA yang membutuhkan jurnal pendidikan dan juga konseling, jurnal ini mewadahi segala bentuk penelitian yang diharapkan mampu memberikan publikasi kepada masyarakat luas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 434 Documents
TEKANAN SANDWICH SYNDROME: MENGUNGKAP DUKUNGAN SOSIAL DAN KEBERSYUKURAN TERHADAP KEPUASAN HIDUP GENERASI Z DI KARAWANG Dedi Mulyani; Wina Lova Riza; Devi Marganing Tyas
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi In Progres Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8517

Abstract

Fenomena sandwich syndrome sudah dialami oleh generasi Z yang harus menyeimbangkan kebutuhan pribadi dan keluarga sekaligus wajib bertanggung jawab terhadap orang tua. Kepuasan hidup individu dapat terpengaruh oleh kondisi ini, terutama karena adanya tekanan finansial, emosional, dan psikologis. Dukungan sosial dan kebersyukuran dipandang sebagai faktor yang dapat meningkatkan kepuasan hidup generasi Z dengan sandwich syndrome. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan kebersyukuran terhadap kepuasan hidup generasi Z dengan sandwich syndrome di Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode snowball sampling. Penelitian ini melibatkan 385 sampel yang diperoleh berdasarkan rumus cochran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dukungan sosial dan kebersyukuran memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan hidup generasi Z dengan sandwich syndrome di Karawang. Kebersyukuran memiliki fungsi internal sebesar 2,1% yang membantu individu memaknai kehidupannya secara positif, sedangkan dukungan sosial adalah faktor yang paling dominan sebesar 57% dalam meningkatkan kepuasan hidup.
PENGARUH PENGGUNAAN MODUL HOTS TERHADAP HASIL BELAJAR IPS Rizki Ananda; Azzahra Fadilla; Felisa Azwira; Harizatunnisha Harizatunnisha
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi In Progres Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan modul berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan bentuk one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas tinggi sekolah dasar yang dipilih sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Tes digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan modul HOTS, sedangkan observasi digunakan untuk melihat aktivitas siswa selama pembelajaran berlangsung. Data dianalisis menggunakan uji statistik sederhana, yaitu uji regresi linear untuk mengetahui pengaruh penggunaan modul terhadap hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan modul HOTS berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh nyata penggunaan modul HOTS terhadap hasil belajar IPS siswa. Dengan demikian, modul berbasis HOTS dapat digunakan sebagai bahan ajar inovatif untuk meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Kata kunci: modul HOTS, hasil belajar, IPS, sekolah dasar
EKSPLORASI PENGALAMAN ANAK DALAM MENGHADAPI POLA KOMUNIKASI DISFUNGSIONAL DI KELUARGA BROKEN HOME Sri Rahmah Ramadhoni; Hera Wahyuni
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.8449

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi mengenai pengalaman anak dalam menghadapi pola komunikasi disfungsional di keluarga broken home. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami makna pengalaman hidup subjek secara mendalam. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan dua remaja berusia 19 hingga 21 tahun yang mengalami pola komunikasi disfungsional dalam keluarga broken home. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang disfungsional, seperti kritik tajam, komunikasi pasif-agresif, dan kurangnya dukungan emosional, berdampak negatif pada perkembangan emosional, psikologis, dan sosial anak. Anak-anak sering merasa terisolasi, tertekan, dan mencari pelarian dalam perilaku merusak. Pentingnya pola komunikasi yang sehat dalam keluarga dan dukungan dari lingkungan sosial serta intervensi yang tepat untuk membantu anak-anak menghadapi tantangan ini. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi keluarga, praktisi, dan peneliti dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan anak-anak di keluarga broken home.
Self-Efficacy Dan Dukungan Sosial Sebagai Prediktor Motivasi Belajar Siswa Kelas X Di SMK Bhineka Karawang Muhamad Hibatur Rahman; Randwitya Ayu Ganis Hemasti; Yulyanti Minarsih
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi In Progres Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8516

Abstract

Perkembangan pendidikan di Indonesia menunjukkan adanya tantangan serius terkait rendahnya motivasi belajar siswa, khususnya di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh self-efficacy dan dukungan sosial terhadap motivasi belajar siswa kelas X di SMK Bhinneka Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksplanasi. Populasi penelitian melibatkan seluruh siswa kelas X berjumlah 156 orang yang sekaligus dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian terdiri dari Academic Motivation Scale (AMS), General Self-efficacy Scale (GSES-12), dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy dan dukungan sosial berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi belajar siswa kelas X di SMK Bhinneka Karawang. Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 37,7% terhadap motivasi belajar siswa.
STRATEGI PENGGALANGAN DANA ABADI DI PERGURUAN TINGGI NEGERI BERBADAN HUKUM (PTNBH) Anis Ardianti; Sari Viciawati Machdum
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi In Progres Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8387

Abstract

Di Indonesia, era baru pendidikan tinggi hadir pada tahun 1999 dengan pemberian otonomi lebih luas kepada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui status hukum Badan Hukum Milik Negara (BHMN). Dinamika perubahan status PTN terjadi hingga disahkannya UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, yang mengubah status PTN menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). Hingga 2025 terdapat 24 PTN yang sudah dianggap mapan secara organisasinya dan berubah status mejadi PTNBH. Perubahan status ini memberikan otonomi lebih luas kepada PTN dalam pengelolaan akademik, sumber daya manusia, juga keuangannya. Di sisi lain dengan semakin terbatasnya APBN yang dianggarkan untuk pendidikan tinggi, PTNBH dituntut lebih kreatif dalam mencari sumber pendanaannya agar dapat beroperasi dengan baik. Saat ini porsi terbesar pendanaan PTNBH adalah UKT. Namun, bergantung pada UKT tentu tidak bijak karena akan menyebabkan biaya pendidikan yang semakin tinggi dan tidak terjangkau oleh masyarakat. Sumber pendanaan lain yang juga diatur oleh undang-undang selain usaha PTNBH, dan kerjasama tridarma perguruan tinggi adalah hasil pengelolaan dana abadi. Namun, dana abadi PTNBH saat ini terbilang sangat kecil jika dibandingkan perguruan tingi besar dunia seperti Harvard University, bahkan National University of Singapore dan University Malaya di negara tetangga. Oleh karenanya, diperlukan strategi penggalangan dana abadi yang mumpuni, demi mencapai nilai dana abadi yang diharapkan dan dapat bersaing di kancah global. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi penggalangan dana abadi yang telah di lakukan di dua PTNBH, yaitu UI dan ITB. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
EVALUASI PEMBELAJARAN IPS BERBASIS OUTCOME-BASED EDUCATION (OBE) DI SEKOLAH DASAR Rizki Ananda; Widya Yunita; Yosi Puspita Sari; Dzaki Afrizal
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi In Progres Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji evaluasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial berbasis Outcome-Based Education di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kajian pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, seperti buku, jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Kajian ini membahas konsep dasar evaluasi pembelajaran, penerapan OBE dalam pembelajaran IPS, perencanaan dan pelaksanaan evaluasi, serta instrumen evaluasi yang digunakan. Selain itu, kajian ini juga mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi guru dalam menerapkan evaluasi berbasis OBE di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran IPS berbasis OBE menekankan ketercapaian hasil belajar siswa secara menyeluruh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penerapan evaluasi ini mendukung pembelajaran yang lebih bermakna karena berorientasi pada capaian kompetensi siswa. Dengan demikian, evaluasi berbasis OBE dapat menjadi pendekatan yang relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di sekolah dasar sesuai tuntutan pendidikan abad ke-21. Kata kunci: Evaluasi Pembelajaran, IPS, OBE, Sekolah Dasar
PENGEMBANGAN MODUL IPS BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) Rizki Ananda; Lutfiah Tul Jannah Yonita; Nur Sarah; Miranda Miranda; Tisya Wulandari
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi In Progres Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada siswa sekolah dasar. Pengembangan modul dilakukan sebagai upaya menyediakan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21 serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Modul ini dirancang untuk membantu siswa memahami materi IPS secara lebih kontekstual sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahap, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas siswa sekolah dasar kelas tinggi, guru kelas, serta validator ahli yang meliputi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui tingkat kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas modul yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul memperoleh kategori layak berdasarkan validasi para ahli, praktis digunakan oleh guru dan siswa, serta efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada pembelajaran IPS. Dengan demikian, modul IPS berbasis HOTS dapat dijadikan alternatif bahan ajar inovatif yang mendukung pembelajaran aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa di sekolah dasar. Kata kunci: Modul Pembelajaran, IPS, HOTS, Sekolah Dasar, Pengembangan
Internalisasi Nilai Peduli Lingkungan melalui Budaya Sekolah pada Peserta Didik Sekolah Dasar Anti Fitri; Rian Nurizka
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi In Progres Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8521

Abstract

Karakter peduli lingkungan penting ditanamkan sejak dini melalui budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembentukan karakter peduli lingkungan pada peserta didik di SD Negeri Gedongkiwo Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek kepala sekolah, koordinator Tim Adiwiyata, guru, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter peduli lingkungan dilaksanakan melalui empat komponen utama, yaitu kebijakan sekolah berwawasan lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan. Implementasi dilakukan melalui berbagai pembiasaan seperti SEMUTLIS, piket kelas, Jumat Bersih, pengelolaan sampah, pembuatan kompos, penghijauan, dan hemat energi. Faktor pendukung meliputi Program Adiwiyata, dukungan kepala sekolah, guru, dan orang tua, sedangkan hambatan berupa rendahnya kesadaran sebagian peserta didik terhadap kebersihan dan pemilahan sampah. Implementasi tersebut berhasil menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan sehingga tercipta budaya sekolah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan.
KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS WARGA BINAAN: PERAN DUKUNGAN SOSIAL DAN RELIGIUSITAS DI LAPAS KELAS IIA KARAWANG Sonia Puspitasari; Cempaka Putrie Dimala; Anggun Pertiwi
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi In Progres Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan religiusitas terhadap kesejahteraan psikologis pada warga binaan pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 242 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan psikologis pada warga binaan pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Karawang. Religiusitas juga berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan psikologis pada warga binaan pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Karawang. Selain itu, dukungan sosial dan religiusitas secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan psikologis. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,189 menunjukkan bahwa dukungan sosial dan religiusitas mampu menjelaskan 18,9% variasi kesejahteraan psikologis. Hasil analisis kontribusi efektif menunjukkan bahwa religiusitas memberikan kontribusi yang lebih besar (15,2%) dibandingkan dukungan sosial (3,6%) terhadap kesejahteraan psikologis warga binaan pemasyarakatan. Temuan ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan psikologis warga binaan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN SISWA KELAS V SD NEGERI 122382 PEMATANGSIANTAR Chintani Sihombing; Oktavianus Rolan Tampubolon
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi In Progres Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS, khususnya materi perubahan lingkungan. Penelitian dilatar belakangi oleh rendahnya partisipasi aktif dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 122382 Pematangsiantar akibat penggunaan metode pembelajaran konvensional yang kurang menarik. Model STAD diterapkan sebagai strategi alternatif yang mendorong kerja sama kelompok serta tanggung jawab individu. Sebelum perlakuan, dilakukan uji instrumen di sekolah berbeda yang menghasilkan 20 soal valid dan 5 soal tidak valid. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,8782 > 0,70 yang berarti instrumen reliabel. Uji tingkat kesukaran menunjukkan soal tergolong cukup hingga mudah. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest, yang menjadi sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 122382 Pematangsiantar yang melibatkan 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 65,60 (pretest) menjadi 86,00 (posttest), yang menandakan adanya pengaruh positif. Uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,00 < 0,005, dengan thit sebesar 15,833 > ttab sebesar 2,064 sehingga dapat disimpulkan bahwa model STAD berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 122382 Pematangsiantar pada materi perubahan lingkungan.