cover
Contact Name
Aenor Rofek
Contact Email
biro3@unars.ac.id
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Universitas Abdurachman Saleh Situbondo Jl. Pb. Sudirman No.7, Karangasem, Patokan, Kec. Situbondo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur 68312
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Education and Counseling Journal
ISSN : 27761223     EISSN : 27759466     DOI : 10.36841
Core Subject : Education, Social,
Jurnal consilium adalah jurnal bidang pendidikan dan konseling untuk semua jenjang pendidikan yakni Sekolah Dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi (PT). jurnal consilium merupakan cerminan aspirasi guru-guru di SD – SMA yang membutuhkan jurnal pendidikan dan juga konseling, jurnal ini mewadahi segala bentuk penelitian yang diharapkan mampu memberikan publikasi kepada masyarakat luas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 447 Documents
HUBUNGAN ANTARA PERCEIVED SOCIAL SUPPORT DENGAN HOMESICKNESS PADA MAHASISWA RANTAU FAKULTAS EKONOMI UST Andina Aulia Putri; Hartosujono Hartosujono; Jatu Anggraeni
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perceived social support dengan homesickness pada mahasiswa rantau Fakultas Ekonomi UST. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian berjumlah 135 mahasiswa rantau tahun pertama Fakultas Ekonomi UST yang terdiri dari mahasiswa Program Studi Manajemen dan Akuntansi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Skala Perceived Social Support yang diadaptasi dari Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dan Skala Homesickness. Analisis data menggunakan Teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara perceived social support dengan homesickness pada mahasiswa rantau Fakultas Ekonomi UST dengan koefisien korelasi sebesar r = -0,427 dan nilai signifikansi p < 0,001 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi perceived social support yang dimiliki mahasiswa rantau, maka semakin rendah tingkat homesickness yang dialami. Sebaliknya, semakin rendah perceived social support, maka semakin tinggi tingkat homesickness. Variabel perceived social support memberikan sumbangan efektif sebesar 18,2% terhadap homesickness, sedangkan 81,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi terhadap dukungan sosial merupakan salah satu faktor yang berhubungan dengan tingkat homesickness pada mahasiswa rantau. Semakin positif mahasiswa mempersepsikan dukungan sosial yang diterima, maka kecenderungan mengalami homesickness akan semakin rendah.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS METAKOGNISI Rizki Ananda; Ilmi Fitriani; Bella Andhara; Zahra Ramadhani
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8375

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis metakognisi dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan meliputi buku, jurnal, artikel, skripsi, dan tesis yang berkaitan dengan LKPD, metakognisi, dan Kurikulum Merdeka. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan mengidentifikasi pola, hubungan, dan temuan dari berbagai penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa LKPD berbasis metakognisi memiliki karakteristik unggul berupa tahapan perencanaan, pemantauan, dan evaluasi yang mendorong peserta didik berpikir mandiri, melakukan refleksi belajar secara terstruktur, serta meningkatkan kesadaran terhadap strategi belajar yang efektif. Meskipun terdapat kendala seperti kebutuhan waktu lebih lama dan perlunya pendampingan guru, LKPD berbasis metakognisi terbukti mampu meningkatkan hasil belajar dan kemampuan metakognitif peserta didik secara signifikan. Dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis metakognisi layak dijadikan bahan ajar unggulan yang selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka dalam membentuk peserta didik yang mandiri dan reflektif. Kata kunci: LKPD, Metakognisi, Kurikulum Merdeka.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA GAME EDUKASI TERHADAP MINAT BELAJAR IPS SISWA SMP NEGERI 2 TELAGA Elsa Hasan; Agil Bahsoan; Abdulrahim Maruwae; Ardiansyah Ardiansyah; Rierind Koniyo
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8492

Abstract

Low student interest in social studies due to monotonous learning backgrounds this study. This study aims to analyze the effect of implementing the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by educational game media (Canva and Quizizz) on students' social studies learning interest at SMP Negeri 2 Telaga. A quantitative quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group Design was applied to all eighth-grade students, using class VIII-1 (experimental) and class VIII-2 (control) selected via purposive sampling. Data were collected through learning interest questionnaires and observation sheets. Data analysis involved prerequisite tests and hypothesis testing via the Paired Sample T-Test using SPSS. The normality test indicated normally distributed data (pre-test significance 0.914; post-test 0.210) and the homogeneity test confirmed homogeneous variance (significance 0.075). Descriptively, the average learning interest score in the experimental class increased by 26.92 points (from 86.41 to 113.33). The Paired Sample T-Test yielded a Sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05, rejecting and accepting . The main conclusion proves that the implementation of the TGT cooperative learning model assisted by educational game media has a positive and significant effect on students' social studies learning interest at SMP Negeri 2 Telaga.
EMOTIONAL REGULATION AMONG ENGLISH STUDENTS IN FACING ACADEMIC PRESSURE Dedy Wahyudi; Fatma Insania Sakinah; Nur Ismi Ramadhani; Mhd Hafidz Ridho
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8333

Abstract

This study aims to examine emotional regulation among English department students in dealing with academic pressure. Academic pressure is a common condition experienced by students due to assignments, examinations, presentations, and the demands of mastering English language skills actively. These conditions may trigger various negative emotions such as anxiety, frustration, and stress, which can affect the learning process. This study employs a literature review method by analyzing various academic sources, including books, journals, articles, and previous studies relevant to the topic. The data were analyzed descriptively to obtain an overview of the forms of academic pressure, students' emotional responses, and the strategies they use to regulate their emotions. The findings show that English students apply several emotional regulation strategies, such as time management, social support, and relaxation activities, to cope with academic pressure. Effective emotional regulation helps students maintain focus, improve learning motivation, and support academic achievement. In contrast, poor emotional management may negatively affect academic performance and mental health. Therefore, emotional regulation is an important aspect in supporting students' academic success. Keywords: Emotional Regulation, English Students, Academic Pressure
Hubungan Antara Tingkat Stres Akademik Dengan Perilaku Prokrastinasi Pada Siswa SMP Negeri 2 Suli Lutfiah Muftih; Marhani Marhani; Taslim Taslim
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres akademik dengan perilaku prokrastinasi pada siswa SMP Negeri 2 Suli. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan sampel sebanyak 118 siswa yang dipilih menggunakan rumus Slovin dari total populasi 168 siswa. Pengumpulan data menggunakan skala stres akademik dan skala prokrastinasi. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan persamaan Y = 37,474 + 1,152X dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,497. Temuan ini membuktikan bahwa stres akademik berkontribusi sebesar 49,7% terhadap perilaku prokrastinasi siswa, sedangkan 50,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara stres akademik dengan prokrastinasi, yang berarti semakin tinggi tingkat stres akademik maka semakin tinggi pula perilaku prokrastinasi siswa. Kesimpulannya, stres akademik merupakan salah satu prediktor penting dalam memicu prokrastinasi di kalangan siswa.
KONSELING KELOMPOK DALAM MENGATASI MASALAH KESEPIAN PADA LANSIA DI PANTI WERDA PUSAKA 32 YAYASAN HJ HASMAH NOOR Syifa Syafiyatu Nisa; Nur Azmi Wiantina; Aceng Akhmad Munanzdar Alkafi Billah
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi kesepian pada lansia serta mendeskripsikan pelaksanaan layanan konseling kelompok dalam mengatasi masalah kesepian di Panti Werda Pusaka 32 Yayasan Hj. Hasmah Noor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 6 orang lansia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pelaksanaan konseling kelompok. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesepian pada lansia dipengaruhi oleh jarangnya kunjungan keluarga, kerinduan terhadap anak dan cucu, kehilangan pasangan hidup, keterbatasan hubungan sosial, kesulitan beradaptasi dengan lingkungan panti, serta kurangnya teman untuk berbagi cerita. Pelaksanaan konseling kelompok dilakukan melalui tahap pembentukan, peralihan, kegiatan, dan pengakhiran. Hasil layanan menunjukkan bahwa konseling kelompok membantu lansia mengungkapkan perasaan, meningkatkan interaksi sosial, membangun rasa kebersamaan, serta mengurangi perasaan kesepian. Dengan demikian, konseling kelompok dapat menjadi layanan yang efektif dalam membantu lansia mengatasi kesepian dan meningkatkan kesejahteraan psikologisnya.
HUBUNGAN ANTARA SELF-COMPASSION DENGAN ACADEMIC ADJUSTMENT PADA MAHASISWA BARU DI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALOPO Karlos Kamagi; Nur Saqinah Galugu; Marhani Marhani
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8775

Abstract

Fase awal perkuliahan yang penuh tekanan menuntut penyesuaian akademik (academic adjustment) yang adaptif bagi mahasiswa baru. Kemampuan psikologis internal seperti self-compassion dipandang krusial dalam menunjang ketahanan mahasiswa melewati masa transisi tersebut. Penelitian ini bertujuan menguji korelasi antara self-compassion dengan academic adjustment pada mahasiswa baru FKIP Universitas Muhammadiyah Palopo. Melalui pendekatan kuantitatif korelasional, data dihimpun secara daring dari 151 responden menggunakan teknik stratified random sampling. Pengujian hipotesis menerapkan statistik non-parametrik korelasi Spearman’s Rho karena sebaran data tidak normal dan tidak linear. Hasil analisis membuktikan adanya keterkaitan positif yang signifikan dan kuat di antara kedua variabel (r = 0,766; p = 0,000). Temuan ini bermakna bahwa peningkatan belas kasih diri berdampak nyata terhadap keberhasilan mahasiswa dalam menyelaraskan diri dengan tuntutan perkuliahan. Simpulannya, penerimaan diri yang positif menjadi benteng emosional penting untuk mereduksi stres akademik. Pihak fakultas direkomendasikan memfasilitasi program bimbingan berbasis psikologis emosional pada masa orientasi.
KONSELING INDIVIDU DENGAN TEKNIK SELF CONTROL UNTUK MENINGKATKAN KEDISPLINAN SISWA MTSN 4 JAKARTA Salma Azzahra; Nur Azmi Wiantina; Miftachudin Miftachudin
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman, deskripsi, dan meningkatkan kedisiplinan pada siswa MTSN 4 Jakarta dengan teknik self control. Metode penelitian pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada seorang siswa kelas VIII di MTSN 4 Jakarta yang mengalami ketidakdisiplinan terhadap peraturan yang ada disekolah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis data yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan konseling individu dengan teknik self control lebih efektif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dengan tiga tahapan teknik self control meliputi self monitoring (pemantuan diri), self evalution (evaluasi diri), dan self reinforcement (penguatan diri). Setelah mengikuti tiga sesi konseling individu siswa menujukan perubahan perilaku yang signifikan lebih positif terhadap kedisiplinan peraturan yang ada disekolah, serta mampu mengendalikkan diri dari pengaruh negatif teman sebaya, siswa juga menunjukkan yang lebih baik dalam mengatur waktu dan bertanggung jawab terhadap kedisiplinan.Teknik self control menbantu siswa untuk mengenali perilaku kurang disiplin, meningkatkan kemampuan pengendalian diri, serta membentuk kebiasaan yang lebih positif yang mendukung terciptanya kedisiplinan terhadap peraturan yang ada di lingkungan sekolah.
Efektivitas Konseling Individu Berbasis Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Dalam Mengurangi Kecemasan Menghadapi Tes Pada Siswa Kelas XII SMKS Al-Badri Tahun Ajaran 2025/2026 Siti Rochayah; Duwi Sitoresmi
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling individu dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) dalam mengurangi kecemasan menghadapi ujian pada siswa kelas XII SMKS Al-Badri Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen menggunakan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas enam siswa kelas XII SMKS Al-Badri yang memiliki tingkat kecemasan menghadapi ujian tinggi berdasarkan hasil angket kecemasan menghadapi ujian. Instrumen penelitian yang digunakan berupa skala kecemasan menghadapi ujian dengan model skala Likert. Teknik analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan siswa setelah memperoleh layanan konseling individu dengan pendekatan CBT yang ditunjukkan oleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan konseling individu dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) efektif dalam mengurangi kecemasan siswa dalam menghadapi ujian. Oleh karena itu, pendekatan CBT dapat digunakan sebagai salah satu strategi layanan bimbingan dan konseling untuk membantu siswa mengatasi kecemasan akademik.
EFEKTIVITAS PERMAINAN SNEAKY POLY TERHADAP KESADARAN PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TENTANG PERILAKU BULLYING Rahma Daniyah Oktaviani; Ririanti Rachmayanie Jamain; Hendro Yulius Suryo Putro
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8625

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat menimbulkan dampak negatif bagi peserta didik. Rendahnya kesadaran terhadap perilaku bullying menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tindakan tersebut terus terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas permainan sneaky poly terhadap kesadaran peserta didik tentang perilaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experiment dengan desain one group pre-test post-test. Sampel penelitian berjumlah 25 peserta didik kelas VIII D di SMP Negeri 27 Banjarmasin yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa angket kesadaran perilaku bullying yang diadopsi dari penelitian sebelumnya terdiri atas aspek penginderaan, pikiran, perasaan, dan tindakan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji N-Gain, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai N-Gain sebesar -0.1484 berada pada kategori tidak efektif. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,623 (>0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test. Permainan sneaky poly dalam layanan bimbingan klasikal tidak efektif untuk meningkatkan kesadaran peserta didik tentang perilaku bullying pada peserta didik kelas VIII D di SMP Negeri 27 Banjarmasin.