cover
Contact Name
Aenor Rofek
Contact Email
biro3@unars.ac.id
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Universitas Abdurachman Saleh Situbondo Jl. Pb. Sudirman No.7, Karangasem, Patokan, Kec. Situbondo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur 68312
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Education and Counseling Journal
ISSN : 27761223     EISSN : 27759466     DOI : 10.36841
Core Subject : Education, Social,
Jurnal consilium adalah jurnal bidang pendidikan dan konseling untuk semua jenjang pendidikan yakni Sekolah Dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi (PT). jurnal consilium merupakan cerminan aspirasi guru-guru di SD – SMA yang membutuhkan jurnal pendidikan dan juga konseling, jurnal ini mewadahi segala bentuk penelitian yang diharapkan mampu memberikan publikasi kepada masyarakat luas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 434 Documents
EKOLOGI SPIRITUAL MADRASAH, MOTIVASI IBADAH, DAN RESILIENSI BELAJAR SISWA Didit Darmawan; Bonafid Ikrom
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.8094

Abstract

This study conducts a literature review on the influence of the madrasah's religious school environment on students' worship motivation and discipline, and how these elements serve as a foundation for Islamic Education learning outcomes and strengthen learning resilience. Using a qualitative library research approach, this study analyzes relevant academic sources to construct a conceptual synthesis. The findings indicate that the spiritual ecology of madrasah shapes students' spiritual awareness through habituation, role modeling, and value internalization. This awareness fosters intrinsic worship motivation and authentic self-discipline, which are crucial for achieving meaningful Islamic Education outcomes beyond mere cognitive mastery. Furthermore, worship motivation provides inner peace and a life orientation that transcends academic achievements, enabling students to reframe difficulties as opportunities for growth. Worship discipline cultivates self-control, time management, and consistency essential for academic persistence. Both variables function as psychological resources that bolster students' resilience in navigating competitive school environments. The study concludes that a well-designed spiritual ecology in madrasah is not merely an emblem of Islamic identity but a strategic foundation for developing resilient learners capable of achieving maximum learning outcomes while maintaining spiritual integrity. These findings imply the need for systematic integration of spiritual development with academic capacity building in madrasah policies and practices.
PENGARUH METODE ROLE PLAYING “TOKO SEDERHANA” TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL NILAI MATA UANG ANAK USIA 5-6 TAHUN Nanik Nur Afni; Naili Sa’ida; Wahono Wahono
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.8123

Abstract

Permasalahan yang ditemui di RA Darul Hikmah Surabaya adalah rendahnya pemahaman anak mengenal konsep dan nilai mata uang dalam transaksi sederhana. Permasalahan ini dapat diatasi dengan cara menerapkan pembelajaran menggunakan metode role playing “Toko Sederhana”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode role playing “Toko Sederhana” terhadap kemampuan mengenal nilai mata uang pada anak usia 5-6 tahun kelompok B di RA Darul Hikmah Surabaya. Penelitian kuantitatif ini menggunakan Pre-Experimental Design dengan jenis One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun kelompok B di RA Darul Hikmah Surabaya sebanyak 15 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes (pretest dan posttest). Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan rubrik penilaian kemampuan menggunakan nilai mata uang (mengenal, menyebutkan, dan menggunakannya dalam simulasi jual beli). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada kemampuan anak dalam mengenal nilai mata uang setelah diterapkannya metode role playing “Toko Sederhana”. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode role playing “Toko Sederhana” memiliki pengaruh positif dan efektif dalam meningkatkan kemampuan anak usia 5-6 tahun kelompok B RA Darul Hikmah Surabaya dalam mengenal nilai mata uang secara praktis.
PENGARUH PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PSIKOMOTORIK CALON GURU SD PADA MATERI WUJUD BENDA DAN PERUBAHANNYA Nurul Hidayah; Dwi Swastanti Ridianingsih; Harun Arrasyid
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.8054

Abstract

The aim of this study was to determine the effect of implementing the Project Based Learning (PjBL) model on the psychomotor abilities of prospective elementary school teachers on the topic of the states of matter and their changes. This study involved 9 students from the Elementary School Teacher Education Study Program (Pendidikan Guru Sekolah Dasar/PGSD). The research employed a quantitative approach, with data collected through an observation sheet used to assess students’ psychomotor abilities during the learning process. The assessed aspects included the abilities to collect information, observe, experiment, associate, and communicate. The results showed that the implementation of the Project Based Learning model produced positive outcomes for students’ psychomotor abilities. The average score for the collecting information aspect was 3.67 with a percentage of 91.67%, the observing aspect obtained an average of 3.56 with 88.89%, and the experimenting aspect achieved the highest average of 3.72 with 93.06%, all categorized as very good. Meanwhile, the associating aspect obtained an average score of 2.50 with 62.50%, and the communicating aspect obtained 2.39 with 59.72%, both categorized as sufficient. Based on these results, it can be concluded that the Project Based Learning model has a positive influence on the psychomotor abilities of prospective elementary school teachers in learning about the states of matter and their changes, particularly in improving skills related to conducting practical activities, observations, and information gathering during the learning process.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERADAP KEMAMPUAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI TK TUNAS MERDEKA Putri Utami; Ratnasari Dwi Ade Chandra; Wijaya Adi Putra
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.7988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) terhadap kemampuan kreativitas anak usia dini di TK Tunas Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen. Subjek penelitian adalah anak kelompok B TK Tunas Merdeka. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dan dokumentasi menggunakan instrumen penilaian kreativitas anak yang disusun berdasarkan indikator kreativitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk mengetahui perbedaan kemampuan kreativitas anak sebelum dan sesudah penerapan model PJBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan kreativitas anak usia dini. Anak menunjukkan peningkatan dalam keberanian mengemukakan ide, kemampuan menghasilkan karya yang beragam, serta keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, model pembelajaran Project Based Learning efektif digunakan untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini karena mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan berpusat pada anak.
TRANSFORMASI MANAJEMEN PEMBELAJARAN PPKN DI SEKOLAH TERTINGGAL MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS KOMUNITAS TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL Haikal Azwar Hazmi; Supriadi Supriadi; Rahmad Rafid
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.8113

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kualitas manajemen pembelajaran PPKn di sekolah tertinggal yang cenderung belum kontekstual, minim partisipasi, serta kurang mengintegrasikan potensi kearifan lokal dan komunitas. Kondisi ini menunjukkan adanya kebutuhan akan model pembelajaran yang lebih adaptif dan berbasis konteks sosial budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model konseptual manajemen pembelajaran PPKn berbasis komunitas yang terintegrasi dengan kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis systematic literature review (SLR), melalui analisis terhadap artikel jurnal bereputasi, buku akademik, serta sumber kredibel lainnya dalam sepuluh tahun terakhir. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis dan thematic synthesis untuk mengidentifikasi pola dan hubungan antar konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi manajemen pembelajaran, pembelajaran berbasis komunitas, dan kearifan lokal menghasilkan model konseptual dengan komponen input, proses, dan output serta sintaks implementatif yang sistematis. Model ini berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih kontekstual, partisipatif, dan bermakna. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model pembelajaran PPKn berbasis bukti serta menjadi acuan praktis bagi pendidik dan pemangku kebijakan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tertinggal.
RELEVANSI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP REFORMASI ADMINISTRASI PUBLIK DI KOTA MALANG Nasir, Mohammad; Sudrajat, Wahyu; Supriadi, Supriadi; Dhayinta, Shellya Tanaya; Dores, Dedi
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.8115

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi Pendidikan Kewarganegaraan terhadap reformasi administrasi publik di Kota Malang, dengan fokus pada dimensi nilai, etika, dan kesadaran kewarganegaraan aparatur negara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode normatif-empiris melalui studi kepustakaan, analisis dokumen kebijakan, serta wawancara mendalam dengan aparatur sipil negara dan akademisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi administrasi publik di Kota Malang masih didominasi oleh pendekatan struktural dan teknokratis sementara integrasi nilai-nilai kewarganegaraan dalam pembinaan aparatur belum dilakukan secara sistematis. Pendidikan Kewarganegaraan terbukti memiliki peran penting sebagai fondasi normatif dalam membentuk etika pelayanan, tanggung jawab publik, dan orientasi aparatur terhadap kepentingan masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan reformasi administrasi publik memerlukan integrasi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia aparatur guna mewujudkan birokrasi yang demokratis, berintegritas, dan berkelanjutan.
MEMPERKUAT MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK: IMPLIKASI BAGI MANAJEMEN KURIKULUM DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Wasiati, Herlina; Haya, Haya; Eksantoso, Sugiono; Puspito, Agung Nugroho
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.8099

Abstract

Implementasi model pembelajaran inovatif yang berorientasi pada keterlibatan aktif peserta didik menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah menengah kejuruan. Project-Based Learning (PjBL) merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan kegiatan berbasis proyek sehingga siswa dapat belajar melalui pengalaman nyata, kolaborasi, serta pemecahan masalah secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi model Project-Based Learning dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta mengkaji implikasinya terhadap penguatan manajemen kurikulum di SMKN 1 Cermee. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru, dan siswa yang terlibat dalam penerapan pembelajaran berbasis proyek. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Project-Based Learning mampu meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditandai dengan meningkatnya partisipasi aktif dalam pembelajaran, meningkatnya tanggung jawab terhadap tugas proyek, berkembangnya kemandirian belajar, serta meningkatnya antusiasme siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, penerapan PjBL juga memberikan implikasi terhadap penguatan manajemen kurikulum melalui perencanaan pembelajaran yang lebih kontekstual, pengelolaan pembelajaran yang fleksibel, peningkatan kolaborasi antar guru, serta penerapan evaluasi pembelajaran yang autentik. Dengan demikian, model Project-Based Learning tidak hanya efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat sistem manajemen kurikulum di sekolah vokasi.
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN OPTIMISME PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR STIE EKA PRASETYA DALAM MERAIH PELUANG KERJA Jason Presley Salim; Andini Zahrani Lubis; Estetika Vieby Hagaina; Eltalina Br. Tarigan; Rina Mirza
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.8153

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan mengetahui hubungan antara efikasi diri serta optimisme pada mahasiswa tingkat akhir STIE Eka Prasetya terutama pada konteks meraih peluang kerja di tengah persaingan kerja yang semakin ketat. Studi ini memakai pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 161 mahasiswa tingkat akhir yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang diapakai ialah skala efikasi diri serta skala optimisme yang sudah melalui uji validitas serta reliabilitas.Hasil analisis memperlihatkan adanya hubungan positif signifikan antara efikasi diri serta optimisme dengan koefisien korelasi r = 0,634 serta nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Hal ini memperlihatkan semakin tinggi tingkat efikasi diri, maka semakin tinggi pula tingkat optimisme yang dimiliki mahasiswa. Efikasi diri berkontribusi sebesar 40,2% pada tingkat optimisme, sementara 59,8% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada studi ini. Sebab itu, bisa disimpulkan mengembangkan efikasi diri ialah faktor krusial dalam membentuk optimisme mahasiswa tingkat akhir, terutama dalam menghadapi dunia kerja.
DUKUNGAN SOSIAL MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENGURANGI TEKANAN PSIKOLOGIS PADA SISWA DI SANGGAR BIMBINGAN MALAYSIA Maulia, Rizka; Wastuti, Sri Ngayomi Yudha
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.8109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial melalui bimbingan kelompok dengan tekanan psikologis pada siswa di Sanggar Bimbingan Malaysia. Siswa di Sanggar Bimbingan, khususnya anak pekerja migran Indonesia, menghadapi berbagai tekanan akademik dan psikososial yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan mental mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian terdiri dari 9 siswa aktif Sanggar Bimbingan Malaysia yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa skala dukungan sosial dan skala tekanan psikologis yang disusun menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, dan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara dukungan sosial dan tekanan psikologis, namun hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun siswa memiliki tingkat dukungan sosial yang cukup baik, tekanan psikologis masih dialami pada tingkat sedang hingga tinggi, sehingga diperlukan intervensi psikososial yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kesejahteraan mental siswa di Sanggar Bimbingan Malaysia
Peran Konseling Individu Berbasis Feminis dalam Penguatan Diri Mahasiswi dengan Peran Ganda sebagai Ibu Bekerja Rita Handayani; Nur Hermatasiyah; Desi Setiyadi
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2026): Edisi In Progres Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i2.8323

Abstract

Mahasiswi yang menjalankan peran ganda sebagai ibu bekerja tidak hanya menghadapi tekanan akademik dan tuntutan pekerjaan, tetapi juga beban emosional yang muncul dari tanggung jawab yang harus dijalankan secara bersamaan. Kondisi tersebut seringkali memunculkan kelelahan fisik, konflik peran, serta perasaan tertekan dan bersalah ketika mereka belum mampu menjalankan seluruh perannya secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran konseling individu berbasis feminis dalam penguatan diri mahasiswi dengan peran ganda sebagai ibu bekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan penerapan konseling individu berbasis feminis sebagai bagian dari proses penggalian data, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan tiga mahasiswi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan pada salah satu perguruan tinggi di Kota Tangerang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum konseling, semua partisipan mengalami kelelahan emosional, konflik peran, tekanan sosial, dan kecenderungan untuk memendam perasaan mereka. Proses konseling feminis yang dilakukan dalam dua sesi per partisipan menggunakan tiga mekanisme utama: membingkai ulang pengalaman negatif, memvalidasi perasaan partisipan, dan memperkuat identitas pribadi mereka. Setelah sesi konseling, partisipan menunjukkan peningkatan dalam tiga dimensi penguatan diri: intrapersonal (peningkatan kesadaran diri dan kepercayaan diri), interaksional (pemahaman kritis tentang peran gender dan dinamika hubungan sosial), dan perilaku (peningkatan kapasitas untuk pengambilan keputusan dan negosiasi peran yang lebih sehat). Penelitian ini menunjukkan bahwa konseling individual berbasis feminis merupakan pendekatan yang efektif dalam mendukung kesejahteraan psikologis dan penguatan diri mahasiswi yang menjalani peran ganda sebagai ibu bekerja.