cover
Contact Name
Purwono
Contact Email
purwono@uhb.ac.id
Phone
+6285327779177
Journal Mail Official
pimas@uhb.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Patah No.100, Kedunglongsir, Ledug, Kec. Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53182
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 28280814     EISSN : 28280814     DOI : https://doi.org/10.35960/pimas.v1i1
Ruang lingkup Jurnal Pengabdian Masyarakat (PIMAS) adalah Kesehatan, Bisnis, Sains Teknologi, Sosial, Pendidikan, Ekonomi dan semua kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal ini memuat hasil-hasil pengabdian masyarakat berbasis penelitian seperti PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, dan metodologi lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2025): November" : 15 Documents clear
Inisiasi Fun Sport Tourism Guna Menambah Ragam Kegiatan Kepariwisataan di Desa Banyubiru Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang Setiawan, Avi Budi; Fafurida; Bowo, Prasetyo Ari; Marpaung, Grace Natalia; Yusfi, Reikha Habibah; Widyawati, Retno Febriyastuti; Kusuma, Putri Patria
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.2021

Abstract

Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, merupakan wilayah dengan potensi wisata alam yang besar, terutama melalui keberadaan Rawa Pening dan lanskap perbukitan yang indah. Namun, potensi tersebut belum termanfaatkan secara optimal karena kegiatan wisata masih didominasi oleh wisata alam pasif sehingga wisatawan cenderung hanya singgah dalam waktu singkat. Kondisi ini berdampak pada rendahnya lama tinggal wisatawan dan terbatasnya manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan program pengabdian masyarakat dengan menginisiasi konsep Fun Sport Tourism sebagai strategi diversifikasi atraksi wisata. Metode pelaksanaan program dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat melalui tahapan inisiasi, sosialisasi, focus group discussion (FGD), pendampingan penyusunan rencana, pelatihan dan praktek, serta pendampingan implementasi program. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pemahaman baru tentang pentingnya diversifikasi wisata, terbentuk kesepakatan kegiatan prioritas seperti fun bike, trail run, festival permainan tradisional di Rawa Pening. Selain itu, tersusun rencana jangka pendek dan menengah untuk mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan. Uji coba kegiatan fun bike juga berhasil menarik wisatawan dari luar daerah serta meningkatkan penjualan produk UMKM lokal. Dengan demikian, inisiasi Fun Sport Tourism terbukti efektif dalam menambah ragam kegiatan wisata, meningkatkan keterlibatan masyarakat, serta membuka peluang ekonomi baru di Desa Banyubiru. Ke depan, keberhasilan program ini memerlukan kesinambungan pendampingan, penguatan promosi digital, dan kolaborasi lintas pihak agar dapat berkembang menjadi ikon pariwisata berbasis olahraga di Kabupaten Semarang.
Penguatan Literasi Digital dan Kesadaran Hukum Pidana Bagi UMKM Sebagai Kaum Rentan Terhadap Kejahatan Siber Berbasis AI di Wilayah Banyumas Apitta Fitria Rahmawati; Yuris Tri Naili
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.2037

Abstract

ABSTRACT Cybercrime is becoming more sophisticated as a result of the advancement of digital technology and the use of artificial intelligence in many different industries. Due to their poor level of digital literacy and comprehension of criminal law, Micro, Small, and Medium-Sized Enterprises (MSMEs), which are significant economic actors, have become a vulnerable group. In order to combat AI-based criminality, this article seeks to analyze the significance of improving digital literacy and criminal law comprehension among MSME actors in the Banyumas region. In addition to using a qualitative-descriptive methodology and a sociological-juridical approach, this study collects data via literature analysis, interviews, and observation. According to the study's findings, MSME actors are more susceptible to crimes including phishing, online fraud, and AI-based data manipulation because of their limited digital capabilities and ignorance of criminal law tools. Therefore, to develop an MSME ecosystem that is both legally aware and digitally robust, educational, cooperative, and sustainable techniques are required. Keywords: AI, Banyumas, Cybercrime, Criminal Law, Digital Literacy, and MSMEs ABSTRAK Perkembangan teknologi digital dan penerapan kecerdasan buatan di berbagai bidang menghadirkan tantangan baru berupa kejahatan siber yang semakin rumit. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pelaku ekonomi penting malah menjadi kelompok yang rentan akibat kurangnya literasi digital dan rendahnya pemahaman hukum pidana. Artikel ini bertujuan untuk menelaah pentingnya peningkatan literasi digital dan pemahaman hukum pidana di kalangan pelaku UMKM di daerah Banyumas dalam berhadapan dengan kejahatan siber yang berlandaskan AI. Penelitian ini menerapkan pendekatan sosiologis-yuridis dengan metode kualitatif-deskriptif, serta pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas digital yang rendah dan kurangnya pengetahuan tentang instrumen hukum pidana membuat pelaku UMKM rentan terhadap kejahatan seperti phishing, penipuan daring, dan manipulasi data yang berbasis AI. Oleh sebab itu, dibutuhkan strategi pendidikan, kolaboratif, dan berkelanjutan untuk menciptakan ekosistem UMKM yang kuat secara digital dan memahami hukum. Kata kunci: AI, Banyumas, Hukum Pidana, Kejahatan Siber, Literasi Digital, UMKM
Business Model Canvas: Strategi Praktis Memetakan Usaha UMKM ASPIKMAS Patikraja Putri, Puspita Lianti; Iin Dyah Indrawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.2041

Abstract

Tantangan utama yang dihadapi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Patikraja adalah terbatasnya kemampuan dalam merancang strategi bisnis yang terstruktur dan terdokumentasi. Minimnya literasi manajerial dan belum digunakannya alat bantu visual seperti Business Model Canvas (BMC) menjadi hambatan dalam pengembangan usaha yang berorientasi jangka panjang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas berpikir strategis pelaku UMKM melalui pelatihan dan pendampingan penyusunan BMC. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif dalam lima tahapan: sosialisasi, pemaparan konsep, praktik penyusunan, diskusi reflektif, dan evaluasi pembelajaran. Sebanyak 25 peserta anggota ASPIKMAS Patikraja mengikuti kegiatan dan berhasil menghasilkan dokumen BMC yang relevan dengan karakteristik usahanya. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, dengan rata-rata skor pre-test 56,4 meningkat menjadi 84,7 pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dengan pendekatan kontekstual efektif dalam membangun literasi strategi bisnis, sekaligus memperkuat peran komunitas sebagai katalis pengembangan UMKM secara berkelanjutan.
Implementasi Aplikasi Android Pada Antrian Pelayanan Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palangka Raya Sam'ani; Haris, Ferdiyani; Rosmiati; Ichsan, Mochammad; Suparno; Sulistyowati; Haris Qamaruzzaman, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.2049

Abstract

Effective and efficient population administration services are a primary requirement in improving the quality of public services. However, the manual queuing system currently used by the Population and Civil Registration Office (Disdukcapil) of Palangka Raya City often leads to public complaints due to long queues, extended waiting times, and a lack of accessible information regarding service procedures. This community service activity aims to address these issues through the implementation of an Android-based queuing application. The program began with a needs analysis and identification of the partner's problems through field observations and interviews with staff and service users, followed by training on the use of the application for employees at the Population and Civil Registration Office of Palangka Raya. The next phase involved the development and implementation of a digital queuing application that allows citizens to take queue numbers online. The application is designed so that users can digitally obtain their queue numbers, view estimated service times, and receive real-time notifications via their mobile devices. The results of this activity indicate that the digital queuing application significantly accelerates the service process and helps reduce crowding at the service location. Based on the results of an evaluation questionnaire distributed during the community service program, the application received high satisfaction ratings, reflecting its positive impact on digital service delivery.
Pengabdian Sebagai Dewan Juri Bidang Teknik Desain Laman Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025 Novita Ranti Muntiari; Denis Prayogi
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i4.2186

Abstract

Student Competency Competition is an annual competition between students at the vocational high school level according to the areas of expertise taught at participating vocational schools. This LKS is equivalent to the OSN (National Science Olympiad) held in junior high schools/high schools. This activity is one part of a series of selections to get the best students from all over Indonesia who will be further guided by their respective competition field teams and will be included in international level expertise competitions. The purpose of the community service activities carried out through this LKS competition activity is for the Community Service Team to contribute as a jury in the Page Design Technique competition. The role of the jury is very important as the determinant of the final results of the provincial level LKS, so that the best students can represent North Kalimantan Province to compete at the national level. The final result of this community service activity is an official decision from the jury on the competition assessment process in determining the winner of the 2025 North Kalimantan Provincial Level SMK LKS.

Page 2 of 2 | Total Record : 15